Khutbah Jum'at Paling Menyentuh. - Ustadz Adi Hidayat
Alhamdulillah wakafa, wassalatu wassalamu ala rasulillahil mustafa, wa ala alihi wa sahbihi wa man wafaa, amma ba'da, faya ibadallah, usi nafsi wa iyaakum mitaqwa Allahi, faqad fazal muttaqun, fa la tamutun illa wa antum muslimun, faqala ta'ala mudhakkiran mizanik,
Ya ayyuhal-lazeena amanu, ittaqallaha haqqa duqatihi, wa la tamu'tunna illa wa antum muslimun. Ya ayyuhal-lazeena amanu, idha nuriyahil salati min yawmil jumu'ati, fasa'u ila dhikri Allah, wa dhari al-bayyi'an, dhalikum khairul lakum in kuntum ta'limun. Hadirin, jema' jum'at.
yang insya Allah tanpa kecuali seluruhnya dimuliakan dirahmati oleh Allah SWT mengawali jumat ini khatib mengajak pada kita semua untuk bersyukur kepada Allah SWT masih diberikan kita semua kesempatan untuk menunaikan ibadah jumat berjamaah ini adalah bagian yang mesti kita syukur karena perintah jumat dalam Al-Quran dilekatkan dengan kalimat iman
sekaligus menandakan ukuran tingkat keimanan seorang hamba Quran surah ke-62 dengan namanya Al-Jumu'ah di ayat ke-9 ya ayyuhal latina amanu iza nudia lissalatimi yaumil jumu'ah hei seluruh orang-orang yang beriman tanpa kecuali
Panggilannya menggunakan kata al-lazina, disebutkan sebanyak 1080 kali dalam Al-Quran, menunjuk kepada objek tanpa batas, besarkah, kecilkah, tuakah, mudakah, sepanjang punya iman.
Diawali dengan kalimat ayyuha. Ayunya munada, ha'nya tanbih. Penguat, pengingat. Disebutkan 150 kali dalam Al-Quran. Seakan Allah ingin mengatakan, Hei semua orang yang beriman. Tanpa kecuali. Aku ingatkan kalian semua. Jika sudah tiba ada panggilan untuk menunaikan sholat jumat.
maka respon bergegas untuk ingat kepada Allah SWT. Rumus tafsir mengatakan, jika ada informasi dalam Al-Quran, apakah berupa perintah, atau larangan, atau sekedar informasi saja, namun dibuka dengan kalimat iman, maka informasi yang disampaikan sekaligus menjadi ukuran tingkat keimanan seorang hamba. Salat,
Perintahnya dibuka dengan kalimat iman. Al-Baqarah ayat ketiga. Sebelum dilakukan sholat, dibuka dengan iman. Maka sholat menunjukkan tingkat keimanan seorang hamba. Semakin semangat sholatnya, semakin menunjukkan imannya kuat. Semakin malas berkurang kuantitas sholatnya, semakin menunjukkan imannya lemah.
Jumat dibuka dengan kalimat iman sekaligus memberikan kesan tingkat keimanan seorang hamba. Alhamdulillah dari sekian Jumat yang pernah kita tunaiikan sampai detik ini kita masih diakui beriman kepada Allah SWT. Sampai ini kita masih dipanggil oleh Allah SWT. Karena tidak setiap hamba yang tinggal bisa mendapatkan panggilan iman dari sisi Allah SWT.
Namun hadirin, dari sekian jumat yang pernah kita tunaikan, dan kita dihadapan Allah SWT, berapa jumat yang telah berhasil kita lalui dalam pandangan Allah SWT? Dalam catatan khatib yang sederhana, seorang balir yang berusia 20 tahun, setidaknya telah menunaikan 650 kali jumat dalam hidupnya.
Jika ia berusia 30 tahun, setidaknya ia telah menunaikan 1150 kali jumat dalam hidupnya. Jika ia berusia 40 tahun, setidaknya ia telah menunaikan jumat 1650 kali dalam hidupnya. 100 ribu jumat yang telah kita tunaikan, pertanyaannya berhasilkah jumat yang telah kita tunaikan itu? Berkah jumat yang telah kita tunaikan dalam pandangan Allah itu?
maka perhatikanlah satu kalimat singkat yang menjadi ukuran keberhasilan jumat kita dalam pandangan Al-Quran jumat yang benar itu kata Allah bukan jumat yang sekedar datang untuk formalitas tidur lantas pulang begitu saja bukan itu yang diinginkan kata Al-Quran Allah yang didambakkan
Sekian pekan kita menunaikan Jumat ratusan ribuan kali tujuan utamanya dhikr Allah. Dhikr dalam Al-Quran. Setidaknya ketika diungkapkan oleh Allah SWT secara umum memiliki dua makna utama. Dhikr pertama keadaan yang mampu mengingatkan kita kepada Allah. Yang dengan ingat itu terdorong kita untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SWT.
Karena itu segala jenis ibadah dalam Al-Quran dinamakan dengan zikir. Kita menunaikan sholat, sholat disebut dengan zikir oleh Al-Quran. Quran surah ke-20 Taha ayat yang ke-14. Allah berfirman, Sungguh akulah Allah yang layak dipertuhankan, disembah selain aku kata Allah.
Bagaimana caranya ya Allah? Jadi saat kita menunaikan salat, itu adalah zikir kita kepada Allah SWT. Di Jumat diberikan tausiah, di Jumat diberikan pengingat, di Jumat diberikan wasiat meningkatkan taqwa, diantara.
adalah semakin banyaknya kita meningkatkan ibadah sholat kita kepada Allah SWT. Siapa orang taqwa ini? Sampai dengan Jumat ini, dari sekian ratus kali, berapa kuantitas dan kualitas sholat kita yang pernah ditingkatkan di hadapan Allah SWT. Di Jumat, sholatnya masih standar-standar saja. Masih yang fardu saja. Tapi,
masih belum mampu bangun, buha belum dikerjakan, selama hidup gak pernah sholat syuruk, bersuara dengan Rasulullah SAW, mana bakal kita dihadapan Allah, yang disebut dengan zikir, Quran surah ke-54, ayat 17, ayat 22, ayat 32, ayat ke-40, wa laqad yassaruna al-Qur'ana li zikri, kami telah mudahkan Al-Qur'an, sungguh kami telah mudahkan Al-Qur'an, untuk apa? li zikri,
Dikir kepada Allah SWT. Bacaan Quran itu dikir. Anda baca Al-Quran, Anda merasa lebih dekat dengan Allah SWT. Quran itu dikir. Kekaji tafsir Al-Quran, bukankah Anda merasa lebih dekat dengan Allah SWT. Quran itu dikir. Quran semakin dekat keadaannya dengan Allah SWT. Dari sekian aktivitas kehidupan yang telah kita lalui sampai dengan detik Jumat ini, berapa banyak Al-Quran telah kita hidupkan. Berapa banyak Al-Quran telah kita bacakan.
Saat ini pun belum sempat baca Al-Quran. Menghafal Al-Quran dengan baik. Salat belum dimengerti bacaannya. Puluhan tahun salat tidak mengerti apa yang dibaca dalam salat. Mau sampai kapan? Bagaimana salatnya bisa khusyuh kalau tidak paham apa yang dibacakan? Al-Quran belum sempat dipahami. Jangankan menghafal. Sudah puluhan, bacakan dengan baik. Berapa lama lagi waktu yang dibutuhkan? Bukankah hadisnya sahih? At-Tirmidhi. Memerhadis 2015 itu. Saat seseorang akan masuk surga...
membacakan Al-Quran yang ia biasa bacakan saat di muka bumi. Baca Quran yang biasa kau bacakan saat di dunia itu. Bacaan Quranmu, itulah kedudukanmu di surga di sisi Allah SWT. Bacakan anak-anak di Palestina dengan keadaan yang sangat terbatas. Anak-anak di Libya dengan keadaan yang tidak mudah karena cita-citanya menghadap Allah.
Alhamdulillah di Indonesia sekarang anak-anak kecil sudah menghafal Al-Quran. Yang lontak menghafal Al-Quran. Yang tidak bisa melihat menghafal Al-Quran. Dan kan mereka masih belum balil. Anak balil sebelum waktu sholat sudah berjamaah datang ke masjid.
Sudah mulai menghafal Al-Quran Sudah lancar bacaan Al-Quran Sudah banyak hafalan Al-Quran Duhai anda yang 40 tahun 50 tahun 60 tahun Berapa banyak bakal yang disiapkan untuk menghadap Allah SWT Kumpulkan selesai sudah Kematian tuntas Uang-uang itu tidak berguna lagi
yang dikumpulkan dipajang dipamerkan tidak ada manfaat lagi bakal apa yang kita bawa menghadap pada Allah subhanahu wa ta'ala zikir kita amal soleh kita apa yang anda gunakan dengan uang itu infaq itulah zikir kepada Allah subhanahu wa ta'ala sholat kendaraan yang mengantarkan anda untuk jumat untuk ta'lim
Bekerja beramal salih Itulah zikir kita di hadapan Allah SWT Sampai dengan detik Jumat ini Berapa banyak aset yang telah Allah titipkan kepada kita Digunakan untuk zikir kepada Allah SWT Hadirin yang kedua Jika disebutkan kalimat zikir dalam Al-Quran Maka diartikan oleh para ulama berdasarkan paparan Al-Quran Sebagai keadaan ingat kepada Allah Yang dengan ingat itu terjauh kita dari perbuatan ma'asyiat
Pertama, terdorong kita mengumpulkan amal salih. Yang kedua, terjauh kita dari perbuatan ma'asyiat. Fikir, keadaan ingat kepada Allah SWT. Diawasi oleh Allah SWT. Rasa dilihat oleh Allah. Didengar oleh Allah. Kan mustahil dia bisa berbuat ma'asyiat dalam kehidupannya. Dari masjid mustahil tertukar sandal.
Ia akan gunakan Ia merasa dilihat oleh Allah SWT Mustahil berbuat curang dalam pekerjaannya Mustahil ia korupsi Mustahil ia mencuri Mustahil ia membegal Mustahil ia berselisih Mustahil ia membuat hoaks Mustahil ia berbuat maksiat Karena ia merasa dilihat dan didengar oleh Allah SWT Karena itulah sampai dengan detik Jumat ini Berapa banyak Jumat kita yang telah memberikan manfaat dalam hidup kita Dari Jumat ke Jumat
Amal apa yang telah Anda siapkan?
menghadap Allah dengan lumuran maasyid. Sama dengan Rasulullah. Perhatikan saudara. Bila sampai Jumat ini ratusan kali, ribuan kali belum membantu kita, membuat kita ingat kepada Allah. Maka perhatikanlah peringatan Allah yang disampaikan 15 abad yang lalu. Bahkan sejak di era sahabat Rasulullah SAW. Quran Surah ke-57 Al-Hadid di ayat yang ke-16. Ayat ini diturunkan pada dua kondisi. Satu,
Saat kalangan orang beriman dari sahabat-sahabat Rasulullah... ...yang semula berada di Mekah dalam keadaan terhimpit oleh kesulitan. Tiba-tiba hijrah ke Madinah merasakan kenikmatan. Dengan nikmat itu bisa nyaman makan kembali, minum kembali. Nyaman beraktifitas yang semula tertekan, terintimidasi saat berada di Mekah. Hijrah ke Madinah mendapatkan segala kenyamanan. Dengan lupa dengan Al-Quran. Dengan kualitas sholat yang sebelumnya khusyuh ditunaikan. Ingat kepada Allah...
maka turunlah Quran surah ke-57 ayat ke-16 ini. Hei, kata Allah, belum tiba kah waktu
Bagi orang-orang yang mengatakan dirinya beriman itu kepada Allah. Khusus imannya. Khusus menyembah Allah. Untuk ingat Allah. Siapkan bekal pulang. Kalian itu akan wafat. Pekerjaan Anda yang tinggi Anda dapatkan. Harta yang banyak Anda raih. Tetap Anda akan wafat. Yang dulu wafat. Yang kemarin wafat. Yang sekarang pun akan wafat. Tunjuk diri Anda di cermin. Tuhai adi hidayat. Anda wafat. Kata Allah masih tidak sadar juga. Ada juga kekhususan untuk ingat kepada Allah.
masih belum sadar juga akan dihisap mana sholat kalian yang satu amalan itu akan menjadi pendentu amalan yang lainnya sungguh amalan pertama yang akan dihisap oleh Allah di hari kiamat sholatnya amal sholat yang dikumpulkan apalagi banyak maksiat yang dikerjakan apa belum tiba waktunya untuk khusyuh menghadap mendekat kepada Allah subhanahu wa ta'ala duhai hadirin saudara saudariku sekalian iman disampaikan oleh Allah
Sekaligus memberikan kesan pengingat kepada kita. Agar kita setiap Jumat mulai mengevaluasi amalan kita. Jangan-jangan selama ini sibuk dengan dunia. Jangan-jangan selama ini sibuk dengan kehidupan dunia. Lupa menyiapkan kehidupan akhirat. Jangan sampai kata Allah seperti orang-orang sebelum kalian. Terlena dengan urusan dunia. Lupa dengan permainan dunia. Karena itulah waktu kemudian semakin dilewati.
Lupa dengan Allah SWT. Sehingga ibadah dan Al-Quran tidak memiliki kesan lagi. Al-Quran hanya sebelas menjadi pajangan saja. Ibadah jadi formalitas saja. Akhirnya Jumat pun tidak ada rasa lagi. Naik setelah itu pulang. Begitu saja. Menjadi pajangan. Hiasan saja dibaca. Sulit.
Salat cuma jadi formalitas saja. Kalau itu terjadi dalam kehidupan kita, maka tanda alarm harus dinyalakan dalam jiwa kita. Itu pertanda ada keadaan hati kita yang belum khusyuh menghadap Allah SWT. Maka ditutup kalimat ini, Maka kalau sudah seperti itu, kebanyakan lupa dengan Allah, ujung-ujungnya menjauh dan banyak berbuat maksiat.
Karena itu Khatib ingin mengajak kepada kita semua Dalam waktu Jumat yang singkat ini Mari jadikan Jumat ini sebagai evaluasi Untuk mendekat kepada Allah SWT Ingat-ingat suatu saat kita pun akan wafat Ingat anak-anak kita Ingat orang tua kita Demi Allah sebentar saja ranungkan Setiap anda berapapun usianya Pasti punya orang tua Mungkin diantara kita ada yang sudah wafat Yang ibunya berharap supaya anaknya mengantarkan amalan sholat Anaknya rajin sholat Anaknya bisa baca Al-Quran Sehingga di akhirat dikumpulkan kembali
Tuhai anda yang para orang tua Saya yakin anda pun punya anak Punya keluarga Jangan sampai terpisah si Abdi akhirat nanti Jaga diri baik, jaga amalan kita Karena rasanya tiba lah waktunya sekarang
Apa yang disampaikan Nabi di masa-masa yang telah lalu. Hati-hati. Akan tiba masa di mana maksiat itu akan hadir di sekitaran kita tanpa bisa dibatasi. Sekarang datang kepada kita sendiri. Di handphone ada maksiat. Di TV ada maksiat. Di internet ada maksiat. Sehingga sulit membedakan mana yang benar, mana yang salah. Mana yang baik, mana yang keliru. Pada saat itulah Nabi berpesan kepada kita. Jika tiba masanya, segala berhijrah kepada Allah SWT untuk
Alhamdulillah
Hadirin sekalian, sebelum kita berdoa memohon kepada Allah SWT, perkenankan khatib, membacakan kembali surah Al-Jumu'ah ayat ke-9.
Yang menjadi inti perjumpaan, pertemuan dan ibadah kita pada kesempatan kali ini. Quran surah ke-62 ayat ke-9 Allah berfirman. Hei semua orang yang beriman, tanpa kecuali.
Jika telah diseru waktu hari Jumat untuk menunaikan sholat Jumat. Maka bergegaslah datang kepada Allah. Lalu renungkanlah dirimu dalam Jumat itu. Berapa banyak zikir yang telah kau kumpulkan sampai Jumat itu. Dan bayangkanlah sampai saat itu kau diwafatkan oleh Allah. Bagaimana anda menghadap kepada Allah? Renungkanlah sampai Jumat ini sebelum kita berdoa. Apakah telah cukup sholat kita sebagai bekal untuk pulang kepada Allah? Apapun profesi kita. Pengusaha kah anda? Pejabat tentara kah? Polisi kah? Ustadz kah? Rakyat biasa kah?
Berapa banyak bekal kita telah disiapkan menuju Allah Dan renungkanlah berapa banyak maksiat telah kita kumpulkan Malu dihadapan Allah kalau wafat dalam keadaan penuh maksiat Mata bermaksiat Telinga bermaksiat Berapa banyak lisan pernah digunakan untuk maksiat Mencelah orang lain, ribah Sehingga menjadikan hubungan tidak baik dengan sesama Berapa banyak tangan telah dituliskan berbuat maksiat Berapa banyak kaki melangkah pada perbuatan maksiat Sementara kita mengharap rahmat Allah SWT Fasa'u ila zikrillah Kata Allah sebelum kalian pulang selesai Jumat
Karena itu para ulama mengatakan sebelum pulang tunggulah sejenak Sampai kita merasakan perubahan perbedaan antara masuk Jumat dengan keluar Jumat Tentang Jumat dengan pulang hatinya hambar biasa-biasa saja Mungkin saat pulang di perjalanan kita wafat Mungkin saat kembali bertemu keluarga kita wafat
Maka saat kita menyadari keadaan kita itu, khusyuklah berdoa kepada Allah. Dan saat itulah sekejap datang bagian dari waktu yang mustajab itu. Untuk dikabulkan oleh Allah SWT. Bagaimana mungkin doa khusyuk dipanjatkan kalau hati kita belum khusyuk menghadap Allah SWT. Karena itu mari kita renungkan sejenak. Dalami keadaan diri kita. Dan boleh jadi dengan kekusyuan itu, apapun yang kita minta saat ini dikabulkan oleh Allah SWT.
Alhamdulillahirrahmanirrahim.
Allahumma inna nas'aluka ya arhamarrahimin Rabbana la tada'ala nafimakamina haza wa fikullimakamin dhamman illa gufartan Ya Allah kami mohon kepadamu ya Allah di Jumat yang mulia ini Jika ada satupun diantara hambamu datang di Jumat Pernah berbuat dosa dalam hidupnya Umur dosa dari sekejap tubuhnya Maka mohon ya Allah jangan biarkan dia meninggalkan Jumat ini Kecuali engkau telah ampuni segala dosa-dosanya Allahumma wa la hamman illa farrajtah
Ya Allah jika ada diantara kami di Jumat ini yang tengah diperasakan kegelisahan dalam jiwanya. Maka jangan biarkan ia pulang meninggalkan masjid ini. Kecuali kau telah tenangkan keadaan hatinya. Ya Allah jika ada diantara hambamu yang beriman di Jumat ini. Tengah diuji dengan kesulitan. Di rumah tangganya. Kerjaannya ya Allah.
Atau di kehidupan sosialnya ya Allah Maka mohon dengan ketulusan, keikhlasan Jumatnya ya Allah Angkat dan hilangkan segala kesulitan hidupnya ya Rahim Allahumma wa ladainan illa qadaitah Ya Allah Jika ada di antara kami yang tengah diuji ya Allah dengan sulitnya rizki Utang piutang Maka mohon ya Allah dengan keikhlasan Jumat yang ditunaikan Anugerahkan rizki terbaik untuk melunasi utang-utang Memperbaiki kehidupan dan mendekat kepadamu ya Rahim
Allahumma walamaridhan illa syafaitah Ya Allah Jika ada diantara kami yang tengah keuji dengan penyakit Seberat apapun maka mohon angkat dan sembuhkan penyakitnya Allahumma dhab'annal ba'asa wal bala wa khasatan korona Allahumma ya Rabb Allahumma ya rahmarahimin Hilangkan seluruh wabah penyakit di sekeliling kami ya rahmarahimin Berikan kami kekuatan ikhtiar kami ya Allah Untuk bersatu berpadu bersinergi ya Allah Menghadapi ujian ini Hilangkan segala wabah khususnya virus korona ya rahmarahimin
Allahumma nashhtahulil masajid Ya Allah kami untuk tenang melunaikan ibadah di masjid Ya Allah Lita'alimin untuk ta'lim ta'lim kami ya rahman rahimin Salat-salat kami ya Allah kami tukar kembali salat dengan tenang di masjid ya Allah Saf yang utuh ya Allah Ya Allah jangan hukum kami ya Allah Karena kemaksiatan kami, kami tidak mampu datang ke masjid lagi
Ya Allah jangan hukum kami ya Allah Karena kesalahan kami Kami dikeluarkan dijauhkan dari masjid-masjid kami Dari ibadah-ibadah kami Kami mohon ampun kepadamu ya Arham Rahim Ya Allah Dari ma'asiat kami ya Allah
Tawaffana muslimin wa alhaikna bisalihin Ya Allah Kami mohon ya Allah jika Jumat ini menjadi Jumat terakhir dalam kehidupan kami Dan kami memang harus wafat di hari ini Maka wafatkan kami ya Allah sebagai hambamu yang salih Jadikan wafat kami husdul khatimah Orang-orang baik dalam pandanganmu ya Alhamdulillah Iza kana hunalika ya Allah min bakiyati ayyabina Faj'al bakiyata ayyabina Hayatan tayyibah
Dan jika ada titian sebagian kehidupan dari kami yang masih mampi kau harus lalui ya Allah. Maka jadikan sisa hidup kami hidup yang lebih baik daripada sebelumnya. Allahumma wahid sufufana. Jadibna minatafraqa wahfat biladana andunisia ya Allah. Ya Allah kami mohon. Jaga negeri kami Indonesia yang kami cintai ya Allah. Perpecahan ya Allah. Anak negeri kami ya Allah. Jaga para pemimpin kami dalam kebaikan ya Allah.
Ya Allah
Allahumma taqabbal minna innaka antasami'u adadim wa tuba'adina innaka antatawabur rahim Allahumma hadiyya Allah kulal aasif yaadil jum'ah liyatubu ilayk Ya Allah jika ada perbuat maksiat Ya Allah pelaku maksiat pelaku kriminal datang di jum'at ini maka lembutkan hatinya untuk bertobat Ya Allah berikan kesempatan kepada untuk bertobat Ya Allah Ya Allah berikan kekuatan kepada keluarga kami untuk menjadi keluarga yang baik
Untuk gerakan kesolehan kepada istri kami ya Allah. Anak-anak kami ya Allah. Ampuni dosa kedua orang tua kami ya Allah. Jika memang keduanya masih bersama kami. Berikan kekuatan untuk membahagiakan keduanya ya Allah. Jika satu atau keduanya telah tidak bersama kami. Maka berikan kekuatan untuk beramal. Mengantarkan cahaya bagi keduanya dalam kuburnya ya Allah. Allahumma ya Rabbi. Nashdaq. Nashdaq. Nashdaq bi Rasulillah. Ya Allah kami merindukan perjumpaan dengan Rasulullah. Kami rindu dengan Rasulullah.
Kami rindu dengan Rasulullah Ya Allah Berikan kekuatan ya Allah Berikan kami kekuatan untuk beramal soleh Agar pun berjumpa dengan Rasulullah Jauhkan kami dari masyiat Ya Allah yang bisa menghambat pertemuan dengan Rasulullah Di surga mu, di firdaus mu Dengan rahmat mu Ya Allah Ya Allah nugrahkan segala kebaikan di dunia ini Yang mampu kami capai Dan kemuliaan di akhirat yang mampu kami raih Dan jauhkan kami dari segala siksa hu
Alhamdulillah
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

[ DARING ] XI RPL 2 - Kegiatan Minggu Pertama
ebadrus.com · Indonesian

Sesi 1 | Memahami Esai Secara Luas
Rita Primayuni · Indonesian

Why 99% of Power Bank Reviewers Are WRONG! (UGREEN Nexode 200W Test)
TechDayEveryDay · Polish

Milenial Anti Narkoba - BNN Short Movie
Lembaga Administrasi Negara RI · English

Hidrokarbon (1) | Kekhasan Dan Jenis-Jenis Atom Karbon (C) | Kimia kelas 11
Kimatika · Indonesian

IA GRÁTIS que Faz Cortes de Vídeos e Podcast - CELULAR e PC
Ygor Ortega Editor de Vídeos · Portuguese (Portugal, Brazil)

とあ - ツギハギスタッカート - ft.初音ミク ( Toa - Patchwork Staccato - ft.Hatsune Miku )
- Toa Official - · Japanese

El poder del autocoaching en 5 pasos
Psicólogo Abel Núñez · Spanish

CSL Pewarnaan Gram BEM FK UNIBOS
BEM FK UNIBOS · English

Gwen Visits Miles | Spider-Man: Across the Spider-Verse (2023) | Now Playing
NOW PLAYING · English

Apa Itu Manajemen Perkantoran? Dasar-Dasar yang Wajib Diketahui Siswa MPLB!
Ruang Edukatif · Indonesian

06 الخلوة في غار حراء | رحلة السيرة - الشيخ رجب أبو بسيسة
رجب أبوبسيسة · Arabic
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.