[ DARING ] XI RPL 2 - Kegiatan Minggu Pertama
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Gimana kabarnya kalian
semuanya?
Sehat-sehat ya? Halo para developer masa
depan ya. Selamat kalian sudah naik ke
kelas 11. Udah ada dua orang yang gugur
di kelas sebelah ya. Saya harap kalian
tetap tahan tetap semangat. Jam 11.20 20
ini nanti kita pelajaran RPL2 di lab 2.
Tapi karena minggu pertama ini dipakai
untuk IPLS, jadi kalian daring. Saya di
lab kalian yang daring. Daring bukan
berarti kalian santai-santai di rumah.
Santai-santai ora usah diwarahi cah.
Santai-santai itu enggak usah diajarin.
Udah pada bisa santai-santai. Kalian
reban, scrolling, pusreng, enggak usah
diwarai, enggak usah diajarin, enggak
usah dilatih. Itu udah bisa sendiri.
Semuanya bisa. Sejak lahir bisa kayak
gitu. Nah, bisa santai maksudnya.
Nah, tapi kalau urusan pelajaran belajar
supaya kalian menjadi orang yang
bermanfaat, berguna, yaitu perlu dilatih
dan belajar
sedikit demi sedikit. Jadi jangan
ee
ojo sambat, ojo kagan sambat ngono.
Jangan [mendengus]
opo yo sambat ini bahasa Indonesianya?
Mm jangan mengeluh. Nah, jangan mengeluh
karena kalian mungkin banyak ee beban,
banyak tantangan, rintangan, kesulitan.
Justru malah bersyukurlah karena itu
yang akan membentuk kalian gitu.
Membentuk kalian menjadi super strong,
menjadi super
hero bukan ya, menjadi saitama kayak
gitu. Enggak. Jadi jelas
kesulitan-kesulitan itu akan membentuk
kalian yang bikin kalian jadi lebih
pintar karena kalian tahu, oh kayak gini
ini sulit, jadi saya perlu ngapain kayak
gitu ya. Sekarang jam 11.19. Oke,
sebentar lagi habis ini akan saya
posting di kelas apa yang akan kita
lakukan selama 1 tahun ke depan. 1 tahun
ke depan lalu kita pecah menjadi 1
semester. Ee tapi saya sementara ini
langsung menjelaskan apa yang kita
lakukan di semester ini, apa targetnya,
apa [mendengus] yang harus kalian
lakukan.
Kalau kelas 10 kalian se ee kemarin itu
dituntun, dituntun, diajarin mulai dari
awal karena memang kalian belajar
basic-nya untuk kelas 11 ini. Welcome to
the jungle ya, selamat datang di dunia
developer kalian. akan dibiasakan dengan
dunia developers itu cara mainnya
seperti apa gitu. Nah, ini panduan
belajar siswa. Saya sambil ngobrol
dengan Kemini
ini saya jelaskan panduan belajarnya
kita selama satu semester ini ya. Nih
judulnya pilih jalanmu, Bangun Proyekmu.
Apa sih yang dipilih? STK-nya. Jadi
mulai di awal semester, di awal tahun
ini kalian sudah harus membayangkan mau
bikin apa, pakai apa gitu ya. Jadi stack
stack itu teknologinya apa sih yang mau
dipakai? Misalnya pakai framework apa
Laravel
XJS atau apa itu stack. Terus nanti
misalnya database-nya pakai MySQL itu
stack. stack itu teknologinya,
teknologi apa yang akan kalian pakai
gitu.
Nah, jadi saya di kelas 11 ini akan
menjadi coach tempat kalian
brainstorming, konsultasi saat stuck.
Terus belajarnya gimana? Apa yang harus
dilakukan? Nah, gini. Alur belajarnya
ini kita di awal masuk fase pertama ini
saya batasi sampai 2 mingguan lah. 2
mingguan. Jadi minggu ini sampai minggu
depan.
Nah, ini kita masuk di fase 1. Tentukan
idenya terus masalahnya apa.
Jadi berbasis masalah. Kalau bisa
project itu berbasis masalah yang ada di
dunia nyata. Kalian menemukan masalah
apa ya. Nah, ini saya mau bikin
solusinya nih pakai apps ini. Mau bikin
apps ini untuk mengatasi masalah A gitu
misalnya. Jangan berangkat dari
teknologi dulu. Itu yang seharusnya
kayak gitu. Kalian bisa ee teknologi ini
misalnya teknologi A terus mau ee bikin
sesuatu. Nah, kalau kayak gitu itu apa
yang kalian bikin itu kurang bermanfaat.
Tapi ketika kalian berangkatnya dari
masalah real masalah ini ada masalah
kayak gini nih. Saya mau mengatasinya
dengan cara ini. Silakan masalahnya
bebas. Boleh di dalam sekolah, boleh di
dunia ya di luar, di dunia nyata ya atau
di dunia digital kalau ada masalah
boleh. Boleh. Boleh juga. Oh ini ada
masalah nih. Misalnya di dunia digital
di dunia Digimon bukan ya. Digimon apa
nih? Kalian main-main
mm Minecraft misalnya,
tapi terlalu jauh deh kalau kayak gitu.
Jadi yang mungkin realistis saja deh.
Kalau dunia digital mungkin perbankan
gitu ya, ada masalah di oh ini ketika
login ee di pembayaran sistem pembayaran
ini kayak gini ada masalah. Nah,
apalah wis masalahnya terserah kamu.
Cari aja masalahnya. Masalahnya apapun.
Contohnya kalau yang di sekolah nih
misalnya [mendengus] ee sejauh ini
jurnal guru, jurnal guru itu kan selalu
ditulis ya, tulis tangan. Nah, gimana ya
caranya supaya jurnal ini otomatis
terekap? Siapa hari ini yang enggak
masuk? Berapa anak alfa sakit izin itu
ada berapa? Langsung terekap otomatis di
server. Mungkin Bapak Ibu guru yang
sebagai manajemen itu langsung tahu, oh
kelas ini, jurusan ini misalnya ini
statistiknya seperti apa. Jurnal selama
ini kan kita masih tulis tangan. Nah,
itu juga masalah bisa didigitalisasi.
Itu salah satu contohnya. Jadi misalnya
ini atau aplikasi presensi sekolah
berbasis GPS ini contohnya atau
reservasi kafe atau e-commerce lokal
bebas.
Jadi di 2 minggu ini, 1 minggu ini
kalian di rumah dan minggu depan itu
kalian presentasi di lab itu menentukan
kalau minggu depan sudah presentasi.
Jadi menjelaskan ini Pak masalah yang
saya angkat idenya kayak gini saya mau
milih stacknya. Fase 1 dan 2 ini kita
gabung stacknya. Kalian milih
[mendengus]
milih ini kan kita dua 2 minggu ini
kalian proses mencari ide dan masalah 2
minggu ee minggu depannya langsung
presentasi. Presentasi itu ya saya
anggap kita sedang brainstorming di lab
dengan saya nanti bersama dengan
teman-teman yang lain itu masih proses
menemukan ide dan masalahnya. itu bisa
jadi berubah, bisa jadi ganti, bisa jadi
meluas, atau bisa jadi menyempit kayak
gitu. Oh, ini masalahnya kurang kompleks
ini, terlalu mudah. Misalnya ini
ditambahin kayak gini. Nah, itu bisa
jadi kita 2 minggu ini kayak gitu ee
menentukan ide dan masalah. Plus kalau
bisa kalian udah masuk ke fase du juga
pilih stacknya yang sesuai kayak gitu.
Kalian ngulik ngulik mencari tahu
kira-kira stack yang cocok untuk
mengatasi masalah saya ini apa ya?
Teknologi apa yang saya sukai. Misalnya
kalian lebih suka pakai JS bisa pakai
Typecript, NextJS dan lain-lain
macam-macam. Atau kalian lebih suka
pakai PHP bisa jadi pakai Laravel kayak
habis ini saya jelasin stack-stack yang
sedang naik populer dan potensial untuk
masa depan itu apa aja gitu.
Untuk stack ini tidak terlalu saya
tekankan. Yang paling penting temukan
idenya, masalahnya apa, idenya kayak
gimana. Itu itu dulu. Terus kalau bisa,
kalau bisa kalian tambahin, oh kira-kira
nanti saya mau pakai stack ini. Nah,
tapi stack ini nanti akan kita arahkan
lagi gitu minggu depan saat presentasi
itu. Nah, jadi setelah tahu mau bikin
apa, diskusikan dengan coach. Nah, ini
kan saat diskusi berarti minggu depan
stack mana yang paling cocok gitu. Jadi,
stack itu kecocokan dari kedua belah
pihak ya, antara kalian developernya
kecocokannya kayak gimana dan kecocokan
dengan masalahnya. Oh, masalah ini
masalah A misalnya ini lebih cocok,
lebih mudah diselesaikan dengan stack A.
Ee pakai PHP lebih cepat. ini lebih
cepat pengembangannya pakai Laravel
misalnya nih misalnya oh kalau masalah
yang si B masalahnya si B yang diangkat
oleh si B ini lebih cocok pakai goeng
misalnya
ya nanti tergantung dengan kebutuhan
butuh yang cepat jadi atau butuh yang
scalable gitu jadi ada pertimbangan
gitu.
Lalu yang ketiga,
setelah kalian sudah menentukan
ide, masalah terus tagnya apa, kita
pecah jadi yang kecil-kecil masuk ke
fase 3. Kita pecah-pecah menjadi
milestone, titik-titik checkpoint gitu
ya. Jangan langsung bikin semuanya, wah
saya mau bikin. Ah, capek kalau kayak
gitu mikirnya langsung global kayak
gitu. Jadi kita pecah jadi hal-hal yang
kecil-kecil.
Pak, terus belajarnya gimana gitu.
Misalnya, nah misalnya ee di minggu 1 2
kalian desain database
terus API-nya seperti apa? Berarti apa
yang harus pelajari saat minggu 12 itu?
Berarti kalian belajar database-nya,
desain database-nya gitu. Terus nanti
API-nya caranya bikin gimana minggu
berikutnya. Jadi kalian sendiri yang
bikin milestone-nya ini. Cuman bukan
berarti bebas sebebas-bebasnya. Kalian
wajib tiap pertemuan di lab itu ada
milestone yang atau tas. Kalau memang
kalian sudah nanti megang project ya
kita nyebutnya tas. Itu yang harus
kalian selesaikan, yang harus kalian
kerjakan. Jadi ada progresnya terus. Ora
enek ceritane nganggur enggak ada.
Bahkan serepot-repotnya misalnya nanti
ada Agustusan ya habis ini ya ada
Agustusan misalnya ada event apa tetap
tas harus jalan enggak ada istilahnya
tas berhenti gitu ya hidup tas
gitu. Jadi minggu ketiga sampai keempat
ini integrasi front end-nya dan
seterusnya lah. Nanti ee mungkin 1 bulan
ke depan apa nanti saya cek. Oh, ini
terlalu
ee [mendengus]
terlalu sulit ini kayaknya perlu dipecah
lagi. Nanti kita ee koordinasi di minggu
depan.
Jadi setelah milih stack minggu depan
kalau waktunya ada ya kita pecahkan.
Kita 1 minggu itu ada tiga pertemuan.
Kalau emang semuanya sudah presentasi
berarti masuk minggu kedua ya kita pecah
gitu. Kalau belum sempat ya minggu
ketiga, minggu depannya lagi kita bikin
ini proyek ee memecah proyeknya ini
milestone-nya seperti apa gitu.
Nah, ini pas kalian mau menentukan ini
mau bikin apa yaitu saat itu belajarnya
ya saat itu apa belajarnya dari mana ya
banyak sekarang
makanya saya bebaskan stake-nya itu
karena kita banyak sekali sumber
belajarnya terutama nah ini habis ini
saya jelasin di sini ya
nanti saya jelasin terutama yaitu
dokumentasi resmi.
dokumentasi itu selalu ada. Apalagi
proyek atau ee framework yang besar itu
selalu dibarengi dengan dokumentasi
resmi yang bagus. Gu oke saya lanjutkan
yang sini. Fase [berdehem] keempat.
Sering-seringlah gagal terus diperbaiki
ketika kodenya error. Nah, itu ya
normal. Sudah biasa ya 1 tahun ini
kalian sudah nyicipin jadi seorang
developer. Kalian sudah diangkat menjadi
seorang developer
junior developer. Ya, itu hal yang
normal. Gunakan debuging, baca
dokumentasi ya. Nanti kalau mentok nanti
saat coaching di lab itu kalian ee yang
dokum apa jenenge ee konsultasi gitu,
coaching gitu saat di lab gitu ya. Nanti
kalau ada yang mau ditanyakan silakan
sampaikan di kolom komentar atau di
chat WA di grup gitu ya. Oke, kita
lanjutkan ini yang ee alur belajarnya.
Apa yang harus kalian lakukan nanti?
Kayak gimana sih gitu ya? Jadi ngerjain
proyek langsung, Pak. Iya. Jadi
belajarnya sambil ngerjain proyek. Saya
mau bikin ini. Gimana ya caranya?
Kalau kalian sudah mentok enggak bisa,
nah nanti konsultasi gitu. Baca
dokumentasi. Nah, terus gimana sih
caranya? Saya pecah lagi. Yang pertama
kalian wajib tahu dokumentasinya.
Misalnya kalian belajar Laravel itu
selalu ada dokumentasinya. Saya kasih
contoh ya. Laravel
documentation
[mendengus] framework overview
search docs. Nah, ini dokumentasi
eh resource doc ini docs. Nah, instalasi
mulai dari instalasi itu seperti apa
instalasinya dan seterusnya. Ini rapi
banget ini Lara file. Enak
tuh. Oke, kita lanjut ke sini. Jadi
kalian harus tahu dokumentasinya resmi
itu seperti apa. Bersahabatlah dengan
dokumentasi. Ini skill wahid nomor satu.
Nomor satu itu bagi software engineering
bersahabat dengan dokumentasi. Kurangi
ketergantungan pada video tutorial 10
jam.
Oke. Ee sebenarnya itu bermanfaat
tutorial
kayak nonton video tutorial
ee 10 jam atau berapa jam itu untuk
tahapan pertama mempelajari,
amati, tiru, plek ketiplek kayak di
situ, terus dimodifikasi. Nah, itu bagus
prosesnya. Tapi ketika sudah ngerjain
project, kalau masih nonton video
tutorial itu kelamaan nanti. Jadi baca
dokumentasi karena sesuai dengan
kebutuhan mana sih yang saya butuhkan
kayak gitu.
Di awal-awal silakan cari tutorial di
manapun di YouTube banyak banget. Nah,
baca getting start di web resmi
framework kayak ini. Getting start mulai
pertama ini getting started. Nah, itu.
[mendengus]
Oke.
Terus ada konsep namanya Jit, just in
time learning. Jadi, jangan pelajari
seluruh isi framework. Kamu telan
habis-habis, wah gak ada habisnya itu
nanti karena dia selalu update.
Framework itu kalian pelajari mulai dari
A sampai Z. Kayak kalian misalnya baca
di W3 School itu ya [mendengus]
misalnya apa ya? PHP inilah
atau yang
mm React misalnya ini React. Oke, kalian
belajar mulai dari A sampai Z dari atas
sampai bawah.
Ya, bagus sih, bukan salah itu enggak
salah, tapi sebaiknya kalian pakai ini
just in time learning. Jadi, apa yang
kalian butuhkan, apa yang kalian
butuhkan saat itu silakan dicari.
Misalnya mau bikin login, saya mau bikin
login. Nah, pelajari tentang
authentication,
JWT, sumak
gimana? Ee mohon maaf saya agak pilek
jadi senap-senrup ya masuk suaranya.
ee flu dingin ya. [berdehem]
Oke, lanjut ke sini. Ee bikin login
berarti kalian harus mempelajari oh ini
form-nya. Kalau form kan UI-nya udah
biasa ya, kalian sudah pernah bikin di
kelas 10 UI-nya kayak gini. Tapi
teknologi di baliknya, backend-nya,
authentication-nya supaya aman kayak
gimana. Di kelas 10 kemarin kita masih
belum sampai di tahapan security-nya
karena kalian pakai native. Rata-rata
pakai native, enggak ada yang pakai
framework kayaknya ya. Itu di bagian
security jelas banyak celah. Tapi kalau
di kita pakai framework itu rata-rata
masalah autentikasi ini sudah ada yang
menangani. Jadi kita tinggal pakai gitu
aja. Tapi ya tetap diperhatikan
security-nya gitu ya. Terus gunakan AI
secara bijak. Ini sebagai asisten kalian
boleh pakai AI silakan loss seperti apa
ee seperti Gemini CGPT apapunlah untuk
menjelaskan kode yang error nyali solusi
supaya lebih efisien. Tapi jangan asal
kupas. Kalian harus paham setiap baris
kode yang kalian tulis atau yang AI
tulis. Jadi jangan cuman menghasilkan
sesuatu
dari AI langsung diboyong di jalan
running
gak ada error kayaknya enggak ada error
tapi ternyata salah kaprah kayak kemarin
yang seharusnya pakai database ternyata
enggak pakai database misalnya baru
ketahuan setelah dikonsultasikan, loh
ini database-nya mana ini enggak
nyambung. Nah, gitu ya. Jadi harus tahu,
paham setiap baris coding tulis misalnya
kalian mau minta nih bikinin ini
aplikasi kayak gini. Nah, itu kan kalian
kenapa enggak sekalian minta jelasin
jalannya program ini kayak gimana. Oke,
terus dibaca satu-satu kayak gitu. Oh,
ini kayak gini. Ini kalau saya modif
kayak gini gimana efeknya? Terus
misalnya ini gimana sih baris ini baris
ketiga sampai 30 ini maksudnya apa? ya
tanya ke AI-nya, jelasin ini maksudnya
kayak gimana, alurnya kayak gimana
sampai benar-benar paham dengan apa yang
ada di program kalian, gitu ya. Jadi itu
cara belajarnya. Setelah kita pecah
alurnya jadi fase ini, ini, ini, dan
seterusnya nanti kalian belajar sambil
ngerjain proyek langsung just in time
learning. Terus kalian pakai AI silakan,
terus sumber belajarnya apa sih?
Dokumentasi resmi itu yang wajib. Terus
platform belajar bisa masuk komunitas
juga roadmap SH. Ini bisa kalian cek
misalnya kalian mau belajar Rek, mau
belajar Laravel, mau belajar apapun
nanti di sana ada nih roadmap.s
peta atau jalan belajarnya apa yang
harus kalian kuasai, skill-skill apa
yang harus kalian dapatkan. Jadi kayak
kalian nggame di level 1 nih kalian
harus crafting apa dulu supaya
mendapatkan item apa? Kalian harus
ngapain dulu untuk dapat skill apa?
Harus ngalahin monster apa dulu supaya
dapat skill apa? Nah, kayak gitu. Jadi
ada roadmnya ya titik-titiknya ini. Nah,
[mendengus] terus kalian juga wajib
pakai GitHub. Git kitab dipakai ini ya
untuk mencari contoh proyek yang open
source. Banyak nih di kitab itu. Saya
mau bikin ini. Coba ah cari di kitab ada
enggak. Oke, ada ternyata amati, tiru,
modifikasi boleh kayak gitu. Tapi jangan
plek ketipk terus kalian aku, kalian
akui itu menjadi proyek kalian. Jangan.
Itu haram kalau kayak gitu ya.
Terus bisa kalian mungkin enggak tahu
ini stack overflow ini. Kalau zaman dulu
saya kuliah ini sudah bersahabat dengan
stack overflow ini. Terus Discord kalian
cari Discord grup-grup yang membahas
tentang software engineering komunitas
ini untuk bertanya, diskusi dan lain
sebagainya. Grup WA, grup lokal misalnya
Tulungagung yang ada di militar, Kediri
dan sekitarnya silakan join cari tahu
gitu ya. Nah, oke. Sekarang kita masuk
ke rekomendasi teks-sakte rekomendasinya
yang saya rekomendasikan ini. Ini
referensi untuk kalian 20262027
ada empat aja. Empat. Nah, empat
[mendengus]
tags-teks yang saya rekomendasikan. Yang
pertama ini
dia enterprise reliable. ini Laravel
eh agak membingungkan mungkin di ee apa
ya di Circle kalian Laravel ini banyak
anak-anak yang membenci Laravel karena
enggak tahu ya salah satunya mungkin
karena banyak magicnya setahu saya sih
itu. Kenapa kok ee teman-teman ini
banyak yang membenci Laravel? Tapi mau
tidak mau Laravel ini
nih nih nih nih
ee mana-mana sangat banyak perusahaan
Indonesia dari startup hingga instansi
pemerintah yang infrastrukturnya ini
berbasis Laravel komunitasnya besar jadi
banyak yang dibangun pakai Laravel
ya mau enggak mau kalau pengin dapat
project kita paling enggak tahulah
pernah nyicipin Laravel. Jadi kalau ada
nanti ada project benerin atau
meneruskan proyek yang sudah ada atau
membuat yang baru terus ee perusahaannya
atau instansinya itu minta supaya bisa
nyambung ee atau masih bisa bersinergi
dengan proyek-proyek yang lain. Ya,
mungkin pakai karena pakai Laravel.
Jadi, mau enggak mau ini Laravel ini
tetap posisinya
masuk di peringkat atas.
Ya, perikat 1 2 3 lah. Dia selalu
nangkring di tempat atas Laravel ini.
Terus ditambahin
life wire bisa pakai inersia, pakai FU,
React. [mendengus] Dia bisa kawin dengan
macam-macam stack dia dan terus
berkembang. Di Indonesia besar, di
internasional juga besar gitu. Nah, ini
jadi kenapa kok layak dan naik daun?
Laravel ini tetap menjadi raja untuk
pengembangan web cepat dan aman.
Ekosistem modern ini pakai teks-teks
yang modern juga. Ini kalian bisa bikin
SPA single page application tanpa
kerumitan memisah backend dan front end
secara total gitu. Alasannya di industri
ya karena banyak gitu yang makai ini tuh
terus prospek ke depan sangat stabil.
sejauh ini masih stabil karena
Laravel-nya ini terus berevolusi karena
dia itu selalu ada versi baru di setiap
tahun di bulan April atau apa ya saya
lupa. Coba cek aja cari informasi terus
berevolusi terus ada perbaikan
terus dia integrasinya dengan AI ini
matang dan saya pun juga pakai pakai
Laravel gitu
beberapa proyek-proyek saya pakai
Laravel gitu.
Jadi, Laravel tetap dicari hingga
tahun-tahun ke depan ini ya. Prediksi
saya 3 tahun masih bertahan.
Karena ini era AI, saya bisa
membayangkannya ini 3 tahun aja sih. 5
tahun ke depan kurang tahu. Enggak tahu.
Karena
em susah diprediksi karena ada AI, ada
teknologi baru. Wah, tiba-tiba kayak
gini. Nah, jangan-jangan nanti ada
framework AI gitu.
Kalau sejauh ini kan framework-nya itu
berdasarkan ya stack-stack ini. Ini oh
ini pakai PHP, ini JS, front end-nya
pakai JS ya kayak gitu. Enggak
[mendengus] tahu nanti kalau itu udah
global jadi satu framework satuan global
gitu ya. Nanti tinggal milih nih ya
karena ada AI itu enggak tahu kayak
gitu. Wis.
Terus yang kedua ini yang high
performance ini favoritnya anak-anak
muda ini NextJS Nox JS ini yang pakai
JavaScript atau TypeScript ini sedang
naik di kalangan para developer juga
karena dia ini ada SSR server side
rendering terus jadi static side
generation jadi yang disend ke yang
dikirimkan ke apa namanya user ke klien
itu statik cepat ini makanya itu next JS
next JS pakai Vu terus ini
pembuatannya bisa cepat ramah SEO terus
bisa juga pakai script di stack ini
melatih kedisiplinan coding nah ini
untuk kalian nah larasan industrinya
industri global tek startup ini saat ini
hampir selalu memilih ekosistem
JavaScript atau TypeScript script. Nah,
yang baru-baru itu selalu milih
JavaScript atau TypeScript. Kalau yang
sudah kadung, udah terlanjur ada nih,
tinggal mengembangkan itu pakai Laravel
memang gitu.
Apalagi pemerintahan itu pakai paravel
gitu. [mendengus]
Nah, dan yang bikin senang itu UIUX-nya
interaktif. Tapi bukan berarti Laravel
enggak interaktif karena ada ini live
wire inersia
bisa pakai itu. Itu bisa interaktif
gitu.
Azan di sana saya pause dulu ya.
Oke kita lanjutkan. Tadi jelasin ini
type script.
[mendengus]
Oh, udah.
Alasan industri
ini interaktif UIUX-nya
masuk enggak, ya?
Oh, aman. Gak masuk. nih
ujian anu nih musalan nih.
Nah ee untuk JavaScript TypeScript
NextJS ini prospek ke depan ini mengarah
ke serverless dan aplikasi web yang
instan ini. Ke depan akan ada banyak
perkembangan dan bagus ini kalau kalian
ee mempelajari ini, memilih stack ini,
gitu.
dia juga akan menjadi raja suatu saat.
Prediksi saya sih kayak gitu.
Raja tag stack gitu ya. [mendengus]
Menguasa ini membuat siswa siap masuk ke
start up level menengah ke atas gitu.
Terus yang ketiga ini pakai fast API
atau jengo modern front end. Ini
basicnya pyon. Nah, ini Python ini bisa
kalau kalian belajar Python ini bisa ke
mana-mana arahnya. Dia bisa ke desktop,
Wi. Macam-macam lah. Bukan berarti AI
itu pakai Python. Enggak. AI itu bisa
pakai Excel pun juga bisa ya. Tapi
maksudnya Python ini banyak terintegrasi
di manapun nih. Kenapa kok layak dan
naik down? Aplikasi web hampir selalu
melibatkan fitur pintar AI. Ada AI. Jadi
mengintegrasikan AI di dalamnya. Jadi
fase API ini sangat naik down karena
kecepatannya yang luar biasa untuk
membuat API kodenya bersih dan langsung
terintegrasi baik dengan model-model
data Python atau AI. Itu sih tergantung
kalian mau pilih yang mana. Kalau mau
pilih ini ya silakan. [mendengus]
Terus mau belajar IoT juga pakai Python
gitu. Untuk alasan industrinya kebutuhan
integrasi web dengan sistem automasi.
Nah, ini automasinya bagus ini kalau
pakai button data analitik dan LLM ini
yang sedang meledak, sedang marak
sekarang. Ini
enak kalau pakai Python. Prospek ke
depan sangat cerah. Nah, kalau kalian
tertarik ke arah data engineering,
AI engineering atau backend spesialis,
ini spesialisnya backend ya, Python ini.
Jadi untuk UI-nya
eh pakai jenggonya itu nanti ya kalian
coba cek aja. Jadi dia lebih memang
lebih
bagus di backend kayak gitu backend
spesialis yang menangani integrasinya
dengan LLM itu. Itu yang sekarang sedang
naik down gitu ya.
Terus yang keempat, nah ini
diam-diam dia juga
lagi naik daun clut native and scalable
go atau gulang terus nanti dikawinkan
dengan react atau view.
Jadi separated back end dan front end
dipisah back end-nya front endnya. Nah,
ini kenapa kok layak dan naik down untuk
dipelajari? Layak dipelajari karena go
ini terkenal dengan performanya yang eh
konkurrensinya yang luar biasa.
Koncurrency itu apa sih? Jadi proses
yang berbarengan. Misalnya kalian masuk
ke Indomaret itu kan kasirnya cuman satu
nih. Dia menangani satu aja. satu proses
dalam satu waktu. Nah, konkurrency itu
dia kasir itu bisa menangani beberapa
proses sekaligus dalam satu waktu kayak
gitu.
Jadi penanganannya itu ya mungkin ada
beberapa kasirnya ditambahin kasirnya
atau apa di balik itu teknologi ini.
Nah, tapi ibaratnya kayak gitulah. Kalau
yang teknologi yang lain itu satu-satu
kayak gitu tapi cepat. Kalau yang ini
bisa bebareng.
Nah, ini luar biasa tinggi dan hemat
sangat cocok untuk diajarkan kalau
kalian mau bikin sistem API berskala
besar atau belajar mikroservice. Nah,
ini pakai gudang
ini sudah mulai banyak ini banyak yang
pakai gudang. Alasan industri perusahaan
besar seperti Tokopedia, Gojek, Bukapak
ya, Ecomas itu banyak yang menggunakan
Go untuk KUR sistemnya mereka untuk
menangani jutaan transaksi. Nah,
prospeknya ke depan kebutuhan akan back
and engineer go berbanding terbalik
dengan suplainya. talentanya sedikit,
kebutuhannya tinggi. Yang belajar ini
masih sedikit gitu loh. Sedangkan yang
membutuhkan ini itu banyak.
Startup-startup perusahaan itu yang
membutuhkan ini. Ini banyak mulai banyak
sehingga nilai tawarnya di industri
sangat mahal.
Jadi itu ya
itu penjelasan untuk minggu ini. Jadi
video ini untuk minggu ini apa yang
harus kalian lakukan? Kalian harus
menentukan ide masalahnya. Kalian mau
mengangkat masalah apa, mau bikin apa.
Dari masalah itu kalian mau bikin
solusinya kayak gimana, terus mau pakai
stack apa itu?
Terus minggu depan dipresentasikan.
Selama kalian
ee apa di rumah daring itu kalian bisa
berkoordinasi dengan teman-temannya.
Apakah ini berkelompok? Sementara ini
masing-masing wajib menentukan masalah,
wajib punya ide, wajib memilih stacknya.
Nanti
ketika
minggu depan yang hari Senin, jadi
minggu depan ketika masuk pertama enggak
langsung presentasi, kita ngumpulin.
Oh, ini bisa dikumpulin dengan ini.
Masalahnya mirip-mirip ini. Kita
kumpulin stack yang dipilih antara si A
dan si B. ini cocok nih. Oke, kita
jadikan satu kelompok dan nanti setelah
sudah jadi barulah nanti jalannya itu
berkelompok kayak gitu. Dan perlu
diingat kelompoknya ini berarti selama
satu semester karena projectnya ini satu
semester.
Tapi untuk minggu minggu ini dan minggu
depan kalian masuk fase 1 gitu ya. Jadi
seperti itu. Jika ada yang perlu
tanyakan silakan disampaikan di kolom
komentar atau di chat WA. Nah, minggu
depan kita di ee di hari Seninnya
pertama ketemu nanti koordinasi
kita coaching, diskusi, terus hari
Selasa dan apa ya satunya?
Selasa dan
[mendengus]
ini Selasa sama Jumat gitu. Selasa sama
Jumat itu baru presentasi tu.
Hmm.
Di depan ini saya mengapprove. Terus
juga pelajari kita projects atau pakai
trail atau apapun ya
yang untuk memanajemen proyek.
atau pakai
ini boleh kalau pribadi kayak apa ini
namanya tois.
Jadi apa yang harus dilakukan itu jelas
tas-tasnya
saya tunjukkan punya saya tumben ini kok
mod.
[mendengus]
Nah, ini prioritas satu set up docker
setup agen brokm itu kalau misalnya
proyek kayak gini ya
backlock.
Nah, ini apa fiturnya? Backlock ready in
progress yang dikerjakan saat ini yang
sudah beres yang sudah selesai apa gitu.
minimal empat ini sih kalian boleh tiru
kayak gini ada
idenya fitur yang masih belum jelas
terus nanti dijelasin terus kalau sudah
jelas ready ready untuk dikerjakan masuk
sini menunggu antrian terus ini yang
sedang dikerjakan saat ini satu aja
untuk satu orang satu yang sedang
dikerjakan kayak gitu nih jadi coba
kalian
cari aja trelo kah atau ada projects
yang bisa untuk integrasi ee ee apa
namanya? Berkolaborasi satu kelompok.
Satu kelompok nanti pakai apa ya? Yang
paling gampang ya di kita project-nya
ini nanti di bagian kita project itu ada
pembagian kayak ini tadi mana itu duis.
Nah, kayak
wis seperti itu. Terima kasih
silakan diskusi, tanya saya akhiri.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

14072026-Pelatihan Dasar Mobilitas Akademik Program Mahasiswa Berdampak
KAMPUS MERDEKA UNESA · English

CloComp 2526 Hashing 1
Bel V B · English

ANSYS FLUENT TUTORIAL : CFD Analysis of An Acoustics Louver | Turbulence and Acoustic Performance
Ansys-Tutor · Persian

5 Penyebab Tim Kamu Tidak Kompak | The Five Dysfunctions of a Team
Si Kutu Buku · Indonesian

They're Moving In!
Nick Nayersina · English

دبلومة مهندس مكتب فني كهربي - الباب الثاني - الدرس الخامس - الرسومات التنفيذية لنظام Queue 1/2
Mohamed Faramawy - محمد فرماوى · Arabic

شور - هيهات منا الذلة - كربلائي حسين طاهري 4K ©️
عشاق المجالس eishaq almajalis · Arabic

Obrolan Hangat Bersama Kepala BGTK Sumatera Selatan
kojakito · Indonesian

Praktikum Sifat Koligatif Larutan (Tekanan Osmosis Pada Kentang)
Agus Kamaludin · Indonesian

Sesi 1 | Memahami Esai Secara Luas
Rita Primayuni · Indonesian

Why 99% of Power Bank Reviewers Are WRONG! (UGREEN Nexode 200W Test)
TechDayEveryDay · Polish

Milenial Anti Narkoba - BNN Short Movie
Lembaga Administrasi Negara RI · English
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.