Full Transcript

·YouTLDR

GUS ISLAH || ANCAMAN || 3 KOMPONEN NEGARA SUDAH DIKUASAI ‼️

10:45IndonesianTranscribed Jul 29, 2026
0:00

manusia masa depan itu adalah manusia

0:02

yang menguasai ilmu pengetahuan ini yang

0:05

menjadi layer di atas ini nanti yang

0:07

menentukan manusia-manusia layer di

0:09

bawahnya yang betul-betul pasif dalam

0:12

ilmu pengetahuan nah NU harus bisa

0:16

mengawal peradaban manusia ini dengan

0:19

ilmu pengetahuan enggak gampang enggak

0:21

sederhana sementara ketika ada kader NU

0:24

yang sangat pintar yang hari ini sedang

0:27

mencari doktoral di luar negeri malah

0:29

enggak kita urusin Pak akhirnya mereka

0:31

lebih memilih kerja di Singapura kerja

0:34

di Kanada karena betul-betul tidak kita

0:36

Open ini

0:39

nah orang-orang pintar dari kader NU ini

0:41

yang hari ini berserakan di luar negeri

0:44

itu harus betul-betul kita opini kita

0:46

ajak ke NU jangan sampai sekolahnya di

0:48

Timur Tengah pintar di sana setelah

0:51

pulang ke sini akhirnya menjadi

0:53

kelompok-kelompok radikal yang terpapar

0:55

oleh wahabis Ikhwanul Muslimin dan

0:58

sebagai

0:59

Profesor Doktor tapi tetap aja

1:01

cita-citanya mengusung Khilafah percuma

1:03

Pak

1:04

nah saya kemarin ditulis Itu

1:06

mempertemukan mahasiswa Indonesia

1:11

dari Afrika dan Timur Tengah bertemu dan

1:14

berkumpul di Tunis bersama dubesnya

1:17

kebetulan dubesnya orang NU suhairimis

1:19

membuat piagam tulis membuat kesepakatan

1:22

bersama seluruh mahasiswa Timur Tengah

1:24

dan Afrika Untuk tetap menjaga Islam

1:27

wasatiyah

1:29

disitu kita gempur habis-habisan

1:31

pemikiran mereka Pak kalau tidak Pak

1:33

mereka nanti kembali ke Indonesia paling

1:36

para ulama Mohon maaf saya dari tadi pak

1:38

pak pak pak ini enggak ada

1:40

hormat-hormatnya

1:42

nanti kembali ke Indonesia mereka justru

1:44

akan dicaplok oleh kelompok-kelompok

1:46

kanan atau kelompok-kelompok Tengah ini

1:48

yang justru akhirnya akan menggunting

1:51

dalam lipatan di negara kita sendiri

1:54

kelompok-kelompok dari orang yang ingin

1:56

meruntuhkan Pancasila dan ingin memecah

1:58

belah NU dan ingin membubarkan NU ini

2:01

hari ini sudah bergerak masih Pak di

2:04

tiga komponen utama di negara ini satu

2:06

di sektor telekomunikasi mungkin

2:11

yang namanya Telkom Telkomsel ini

2:14

kelompok Min home ini sudah ada di sana

2:15

semua pak

2:16

ketika kita lalai memikirkan itu

2:20

ini telekomunikasi ini penting bagi

2:22

sebuah negara kalau telekomunikasi ini

2:25

sudah dikuasai oleh mereka mereka

2:26

tinggal menggerakkan orang untuk

2:28

melakukan revolusi yang jadi sasaran

2:30

kita-kita semua ini yang dipersekusi

2:34

nah ini yang kedua adalah minyak bahan

2:37

bakar Pertamina

2:39

ini mereka sudah berdiaspora di sana Pak

2:42

kelompok-kelompok ini

2:45

setiap terjadi kebakaran di kilang

2:47

minyak saya selalu curiga ini siapa

2:52

saya sudah memikirkan ke arah sana

2:54

selalu alasannya disambar petir loh kan

2:58

ada Master kontrolnya ada teknologi yang

2:59

bisa menangkal petir dan ketika ada

3:02

kebakaran di penumpang di Balikpapan di

3:04

Balongan sampai di Rumbai di Pekanbaru

3:06

sana selalu alasannya adalah penangkal

3:09

petir apa karena serangan petir

3:12

sementara ada Master control yang

3:14

seharusnya mengontrol pergerakan dari

3:16

refinery itu supaya betul-betul safety

3:18

kadang-kadang nggak ada di tempat

3:20

kadang-kadang lagi sibuk main

3:22

bulutangkis ini kan kesengajaan namanya

3:26

pertamina itu sudah di bukan dikuasai

3:28

tapi sudah bergerak diisi oleh

3:31

orang-orang mereka

3:33

dan kemudian yang ketiga adalah tadi

3:36

yang pertama telekomunikasi kemudian

3:39

minyak yang ketiga adalah sektor

3:42

keuangan Pak

3:44

kementerian keuangan dan lembaga-lembaga

3:47

keuangan ini sudah betul-betul

3:49

dikuasai oleh mereka

3:52

nah ini ini bukan dikuasai artinya sudah

3:56

banyak yang bergerak di dataran itu di

3:58

Bea Cukai dan berbagai

4:01

elemen-elemen penting keuangan negara

4:05

nah ini ini menjadi PR kita bersama Pak

4:08

belum kita bicara listrik Pak

4:10

makanya ketika PLN salah satu cabang PLN

4:14

di Jawa Barat mengundang

4:15

penceramah-ceramah radikal itu saya

4:17

paling teriak

4:19

saya langsung teriak

4:20

akhirnya dibatalkan tapi ternyata tetap

4:23

dilanjutkan lewat Instagram live

4:26

protes lagi udah telat

4:28

ceramahnya udah selesai

4:31

listrik

4:33

berarti 4 ini sebenarnya tapi listrik

4:35

saya masukkan ke kategori tadi ke minyak

4:38

sebenarnya karena itu adalah sendi utama

4:40

dalam akselerasi peradaban manusia

4:43

berbagai komponen ini kita lalai Pak

4:46

tidak menguasai itu dan kita lalai

4:49

memasukkan orang-orang kita di situ dan

4:51

kita semua tidak pernah berpikir bahwa

4:54

mereka akan memulai koperasi dari

4:56

lembaga-lembaga yang penting ini

4:58

ini tugas siapa kalau mau dibilang tugas

5:00

NU tugas NU Pak

5:02

kita organisasi Islam terbesar Islam itu

5:05

adalah pemeluk terbesar di negara ini

5:09

Nah ini kan tugas kita menjadi tidak

5:12

sederhana

5:14

nah berbagai lembaga-lembaga kementerian

5:17

dan negara Hari ini saya minta ini

5:20

mudah-mudahan ditonton oleh para menteri

5:21

atau pembuat kebijakan di negara ini

5:23

Tolong berikan ruang kepada kader-kader

5:26

NU untuk mengisi di situ

5:28

tolong

5:31

dan juga tolong dorong

5:37

NU yang mumpuni untuk produksi

5:41

itu tapi karena mulai dari mulai dari

5:44

apa namanya kualifikasi awal bahkan ini

5:48

ada temuan Pak

5:50

karena saya hobinya berdiri ada temuan

5:52

ketika dia mengatakan kader NU karena

5:55

dia adalah organisasinya Ibnu dia mantan

5:58

pengurus ansor di daerah dia langsung

6:00

dianulir pak

6:02

untuk

6:03

masuk ke organisasi yang memberikan

6:06

beasiswa ke luar negeri mudah-mudahan

6:08

ini didengar oleh Menteri Keuangan

6:10

mereka dia mau masuk menjadi salah satu

6:13

karyawan di lpdp langsung ditolak

6:18

karena lpdp pun sudah dikuasai mereka

6:23

tolong diklarifikasi kalau ini salah

6:25

tapi lpdp

6:28

pun dikuasai Sekali lagi bukan dikuasai

6:31

tapi ada orang-orang di sini yang

6:33

menentukan mahasiswa apa yang akan

6:35

dikirim ke luar negeri

6:38

Nah ini kan tugas kita bersama untuk

6:40

melakukan desakan-desakan pemerintah

6:42

jangan pemerintah jangan negara Mau

6:45

enaknya saja mengandalkan NU untuk

6:47

penguatan ideologi negara untuk

6:49

mengandalkan stabilitas negara tapi

6:52

kader-kader nu tidak diberikan ruang di

6:54

berbagai kementerian dan lembaga

6:55

seluas-luasnya

6:58

ini penting Pak kita cuma hanya

7:01

dijadikan pajangan dijadikan kembang

7:04

kita ini

7:05

tapi kita tidak bisa tidak pernah

7:07

dibiarkan untuk masuk ke dalam rumah

7:09

menjadi penentu di dalam rumah ini

7:14

kita kan selama ini kan Oh

7:19

ada PK ketika PKI menghajar ulama-ulama

7:22

NU dan santri-santri NU terus kita

7:25

dituding kita tidak berkemanusiaan di

7:28

zaman Soeharto

7:29

kita dicurigai dikuntit sampai Gus Dur

7:34

berusaha di kudeta di Muktamar Cipasung

7:36

Tasikmalaya oleh satu figur Namanya Abu

7:39

Hasan

7:40

kita nggak pernah dianggap tidak kita

7:42

tidak pernah dianggap penting oleh

7:44

negara Padahal kita penting menurut

7:45

negara aneh kita ini

7:48

nah NU hari ini dengan fiqih peradaban

7:51

yang dikeluarkan pada zaman 1 pada

7:53

peringatan 1 abad NU kemarin karena

7:55

Kebetulan saya juga terlibat di situ

7:57

Mari kita Kawal Pak ini bukan hanya

7:59

jargon kaleng-kaleng sebenarnya

8:01

peradaban manusia ini akan berakselerasi

8:04

dengan logikanya sendiri tidak mungkin

8:06

hanya bisa dibendung dengan alat fatwa

8:08

halal dan haram tidak bisa pak Oh ini

8:11

harap ini halal meskipun ini haram tetap

8:14

akselerasi peradaban manusianya akan

8:16

terus maju Pak jalan

8:18

Nah kita tujuannya adalah mengawal

8:21

peradaban ini supaya tidak betul-betul

8:23

keluar dari

8:25

dan supaya betul-betul berbasis ke Nuan

8:28

kita

8:29

NU ini adalah organisasi yang paling

8:31

siap bawa Ibu sekalian para alim para

8:33

ulama Ketika saya ditanya oleh

8:35

pemerintah-pemerintah baik pemerintahan

8:37

Malaysia baik pemerintah dari Somalia

8:40

hari ini di Malaysia sedang bangkit

8:43

bangkitnya

8:44

gerakan-gerakan kelompok kanan ini

8:46

karena disitu ada partai yang memang

8:49

berbasis gerakan kanan hari ini berkuasa

8:51

namanya pas

8:55

mereka juga sudah mulai khawatir kemarin

8:57

ada bom ditemukan di bawah mobilnya

8:59

salah seorang tokoh moderat

9:03

ada bom yang ditanam diikat di dalam di

9:05

bawah gardannya dibungkus dengan botol

9:08

minuman air mineral

9:10

mereka sudah mulai khawatir dengan

9:13

dan juga Somalia Nigeria kemarin saya ke

9:15

Tunisia juga bertemu dengan

9:17

utusan dari sudah delegasi dari Sudan

9:20

dia katakan apa yang bisa diselesaikan

9:22

oleh Sudan ya nggak bisa lagi nasehat

9:25

kalau advice dari saya hanya dua saja

9:28

yang kalian harus punya satu kalian

9:30

harus punya Pancasila dua kalian harus

9:32

punya Nahdlatul Ulama

9:34

kalau nggak punya itu ya Jangan mimpi

9:36

Kalian itu akan terus berperang seperti

9:38

itu seperti katanya Ibnu Khaldun dalam

9:40

Al mukadimah saya bilang

9:41

Lihatlah negara-negara magrib itu kata

9:43

Ibnu Khaldun dalam Al mukadimah mereka

9:45

itu rakyat dan pemimpinnya tidak pernah

9:48

mau bersepakat menjadi satu negara

9:49

Makanya selalu perang terus sampai hari

9:51

ini loh Mali Mali sampai hari ini perang

9:54

Libya

9:57

dan hari ini yang berkuasa ditulis Itu

10:00

namanya partai nahdhoh untungnya nggak

10:02

ada ulamanya Pak

10:04

sama seperti partai tiga huruf yang ada

10:06

di sini

10:08

nah ini ini kan menjadi satu pertarungan

10:11

tersendiri secara ideologis ditulis dan

10:14

ini memang seperti yang dikatakan Ibnu

10:16

Khaldun memang kalau satu negara itu

10:18

sudah mulai ada yang ingin menghianati

10:20

kesepakatan bersamanya

10:23

maka negara itu cepat atau lambat akan

10:26

runtuh perlahan Nah makanya Pak

10:28

Pancasila ini menjadi penting ini hasil

10:31

rumusan para ulama

10:33

ini piagam madinahnya zaman Kanjeng Nabi

10:35

ini asosiahnya Ibnu Khaldun yang harus

10:38

kita jaga yang diandalkan untuk menjaga

10:40

Pancasila ini Nahdlatul Ulama

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free