FISIKA Kelas 12 - Hukum Coulomb & Medan Listrik | GIA Academy
[Musik]
Halo teman-teman selamat datang kembali
di channel YouTube Gia Academy Semoga
teman-teman selalu sehat dan terus
semangat
Pernahkah teman-teman melihat petir
gambar berikut adalah petir yang pernah
terjadi dan berhasil diabadikan dengan
kamera nah teman-teman petir merupakan
salah satu gejala kelistrikan khususnya
listrik statis petir dapat terjadi
karena elektron di bagian bawah awan
tertarik oleh Proton di daratan
teman-teman tentu masih ingat ya Apa
perbedaan Proton dengan elektron Mengapa
keduanya bisa saling tarik-menarik
apakah ada hubungannya dengan konsep
muatan listrik Nah agar pertanyaan tadi
terjawab kita akan membahas materi ini
secara lengkap di video kali ini
jadi di video ini kita akan belajar
tentang hukum Coulomb dan medan listrik
simak terus videonya ya
teman-teman sebelumnya kita sudah
belajar mengenai konsep muatan listrik
muatan listrik ada dua jenis yaitu
muatan listrik positif yang disebut
proton dan muatan listrik negatif yang
disebut elektron 2 muatan yang sejenis
apabila didekatkan akan tolak menolak
sedangkan yang tidak sejenis jika
didekatkan akan tarik menarik sekarang
teman-teman paham ya Mengapa proton dan
elektron saling tarik menarik
interaksi tarik-menarik atau tolak
menolak yang terjadi pada beberapa benda
bermuatan listrik yang saling didekatkan
disebabkan adanya gaya elektrostatik
yang sering disebut dengan gaya coulomb
besarnya gaya elektrostatik Ini pertama
kali diamati oleh Charles augustin
deculom percobaan Kulon ini menggunakan
neraca puntir ia berhasil menyelidiki
hubungan antara gaya elektrostatik
dengan muatan dan jarak masing-masing
benda bermuatan Kulon menyimpulkan bahwa
gaya elektrostatik antara dua muatan
listrik berbanding lurus dengan besar
masing-masing muatan dan berbanding
terbalik dengan kuadrat jarak antara
kedua muatan kesimpulan kolom inilah
yang akhirnya dikenal dengan hukum
Coulomb
hukum Coulomb secara matematis dapat
dituliskan f = k dikali Q1 dikali Q2
dibagi dengan r kuadrat k =
1/4 PF silon 0 sehingga f sama juga
dengan
1/4 pfclon 0 dikali Q1 dikali Q2 dibagi
dengan r kuadrat dengan F gaya coulomb
satuannya neutron k konstanta kolom
nilainya 9 * 10 ^ 9 Newton meter kuadrat
per kolom kuadrat Q1 dan Q2 muatan benda
satuannya kulot R jarak kedua muatan
satuannya meter dan epilog nol
permitivitas listrik dalam ruang hampa
nilainya
8,85 dikali 10 pangkat negatif 12 kolom
kuadrat per Newton meter kuadrat
jika ruang antar muatan bukan ruang
hampa tetapi medium lain maka nilai
permitivitasnya menjadi lebih besar dan
dinyatakan dengan epsilon lebih besar
dari epsilon 0 atau epsilon sama dengan
epsilon R dikali epsilon 0 epsilon
permitivitas listrik dalam medium
epsilon 0 permitivitas listrik dalam
ruang hampa epsilon R konstanta
dielektrik atau permitivitas relatif
besar gaya Coulomb pada medium yang
bukan udara dinyatakan dengan persamaan
FR = k dikali Q1 dikali Q2 dibagi dengan
epsilon R * r² dengan FR gaya coulomb
dalam medium satuannya Newton
gaya coulomb merupakan besaran vektor
sehingga apabila ada beberapa muatan
listrik dalam satu ruangan maka resultan
gaya coulomb dapat dijumlahkan secara
vektor di video ini kita akan membahas
besar dan arah gaya Coulomb pada
beberapa susunan muatan
pertama kita lihat terlebih dahulu gaya
Coulomb pada dua muatan sejenis dan
tidak sejenis pada dua muatan sejenis
misalnya muatan positif Q1 yang terpisah
sejauh R dengan muatan positif Q2 maka
gaya kolom yang terjadi adalah F12 dan
f21 F12 adalah gaya Coulomb pada muatan
Q1 akibat muatan Q2 dan f21 adalah gaya
Coulomb pada muatan Q2 akibat muatan Q1
karena muatan Q2 menolak muatan Q1 maka
muatan Q1 mendapat gaya tolakan sebesar
F12 ke kiri muatan Q1 juga menolak
muatan Q2 sehingga f21 arahnya ke kanan
kedua muatan saling tolak menolak
sedangkan pada dua muatan tidak sejenis
contohnya buatan negatif Q1 dan muatan
positif Q2 yang terpisah sejauh R F12
arahnya ke kanan karena muatan Q2
menarik muatan Q1 dan f21 arahnya ke
kiri karena muatan Q1 menarik muatan Q2
kedua muatan saling tarik menarik Konsep
ini perlu teman-teman pahami Ya karena
sangat penting untuk menentukan gaya
coulomb akibat interaksi lebih dari dua
muatan berdasarkan hukum Coulomb besar
F12 sama dengan f21 sama juga dengan K
dikali Q1 dikali Q2 dibagi dengan r
kuadrat
selanjutnya kita lihat besar dan arah
gaya Coulomb pada tiga muatan listrik
tidak sejenis yang terletak segaris
muatan positif Q1 terletak pada titik a
dan muatan negatif Q2 terletak pada
titik B pada titik c yang berada
diantara keduanya diletakkan muatan
positif q3 dengan jarak R1 dari muatan
Q1 dan R2 dari muatan Q2 maka untuk
menentukan besar dan arah gaya coulomb
yang terjadi pada muatan q3 yaitu F3
kita Gambarkan gaya Coulomb f31 dan f32
karena muatan Q1 menolak muatan q3 maka
f31 arahnya ke kanan f32 arahnya juga ke
kanan karena muatan Q2 menarik muatan q3
F3 satu searah dengan f32 sehingga besar
F3 =
f31 + f32 sama juga dengan kaki tiga
q1/r 1 kuadrat ditambah kaki tiga
q2/r2² dengan cara yang sama kita juga
dapat menentukan besar dan arah gaya
Coulomb pada tiga muatan listrik sejenis
yang terletak segaris
nah Bagaimana cara menentukan besar dan
arah gaya Coulomb pada tiga muatan tidak
sejenis yang terletak pada titik sudut
segitiga sama juga dengan tiga muatan
yang terletak segaris terlebih dahulu
kita lukiskan gaya-gaya kolom yang
bekerja pada muatan yang akan kita
tentukan nilai gaya coulombnya 3 muatan
tidak sejenis tersusun seperti berikut
kita akan menentukan nilai F3 gaya
coulomb yang terjadi pada muatan q3 F3
merupakan resultan dari f31 dan f32
f31 arahnya menjauhi muatan Q1 karena
muatan q3 sejenis dengan Q1
f32 arahnya menuju muatan Q2 karena
muatan q3 tidak sejenis dengan Q2
f31 dan f32 membentuk sudut sebesar Alfa
sehingga F3 = akar dari f31 kuadrat
ditambah
f32² + 2 kali f31 kali f320
terakhir cara menentukan besar dan arah
gaya Coulomb pada empat muatan tidak
sejenis yang terletak pada titik sudut
persegi kita akan menentukan besar dan
arah gaya Coulomb pada muatan Q1 yaitu
F1 terlebih dahulu kita Uraikan semua
gaya coulomb yang bekerja pada muatan Q1
diantaranya pertama
F12 = kaki 1
q2/r² arahnya menjauhi muatan Q2 kedua
f13 =
kq1 q3/r
√2 dikuadratkan arahnya mendekati muatan
q3 ketiga
f14 = kaki 1 q4 per r kuadrat arahnya
menjauhi muatan q4 selanjutnya kita
tentukan resultan dari F12 dan f14 yaitu
f24 arahnya menjauhi muatan Q1
f24 = akar dari
F12 kuadrat ditambah
f14²
f13 segaris dengan f24 namun berlawanan
arah sehingga diperoleh F1 =
f13 dikurang f24 sampai di sini
teman-teman paham ya
berikutnya kita akan membahas mengenai
medan listrik medan listrik adalah
daerah di sekitar muatan listrik yang
masih dipengaruhi oleh gaya listrik dari
muatan tersebut medan listrik
digambarkan dengan garis-garis gaya
listrik dengan arah keluar dari muatan
positif menuju muatan negatif Nah
teman-teman untuk mengetahui ukuran
seberapa kuat suatu medan listrik kita
mengenal istilah kuat medan listrik
white medan listrik sering juga disebut
intensitas medan listrik untuk
mengetahui besarnya kuat medan listrik
yang dihasilkan oleh sebuah muatan
sumber kita harus meletakkan muatan uji
di sekitar muatan sumber tersebut muatan
uji menghasilkan medan listrik yang jauh
lebih kecil daripada muatan sumber yang
akan dihitung kuat Medannya muatan uji
yang digunakan selalu bermuatan positif
besarnya kuat medan listrik yang
dihasilkan oleh muatan sumber
didefinisikan sebagai hasil bagi antara
gaya coulomb yang bekerja pada muatan
uji dengan besar muatan uji
secara matematis kuat medan listrik
dapat dihitung dengan persamaan e = f
/ Q2 sama juga dengan K dikali Q1 dibagi
r kuadrat dengan e kuat medan listrik
satuannya Newton per kolom F gaya
coulomb yang bekerja pada muatan uji
satuannya Newton k konstanta kolom
nilainya 9 kali 10 pangkat 9 Newton
meter kuadrat per kolom kuadrat Q1
muatan sumber Q2 muatan uji keduanya
dalam satuan kolom dan R jarak muatan
uji dengan muatan sumber satuannya meter
untuk menentukan besar kuat medan
listrik di suatu titik maka titik selalu
dianggap bermuatan positif kita misalkan
titik yang akan kita hitung kuat medan
listriknya adalah titik c jika titik c
terletak diantara dua muatan tidak
sejenis misalnya muatan positif Q1 dan
muatan negatif Q2 maka titik c
dipengaruhi oleh dua medan listrik yaitu
medan listrik E1 akibat muatan positif
Q1 dan medan listrik E2 akibat muatan
negatif Q2 S1 arahnya ke kanan karena
menjauhi muatan positif Q1 dan e2
arahnya juga ke kanan karena menuju
muatan negatif Q2 S1 searah dengan E2
sehingga diperoleh kuat medan listrik
total pada titik c adalah
1 ditambah E2 sama juga dengan
kq1/r 1 kuadrat ditambah k q
2/r2² dengan R1 Jarak titik c dari
muatan Q1 dan R2 Jarak titik c dari
muatan Q2 selanjutnya jika titik c
terletak di antara dua muatan sejenis
titik c juga dipengaruhi oleh dua medan
listrik hanya saja arah keduanya
berlawanan E1 arahnya ke kanan karena
menjauhi muatan positif Q1 sedangkan E2
arahnya ke kiri karena menjauhi muatan
positif Q2 sehingga kuat medan listrik
total pada titik c adalah EC = E1 - E2
terakhir jika titik c terletak pada
salah satu titik sudut segitiga titik c
yang bermuatan positif juga dipengaruhi
oleh medan listrik E1 dan medan listrik
E2 medan listrik E1 menjauhi muatan
positif Q1 dan medan listrik E2 menuju
muatan negatif Q2 keduanya membentuk
sudut sebesar Alfa sehingga kuat medan
listrik total di titik c adalah EC =
√ dari e1² + e2² + 2 * E1 kali E2 cos
Alfa sampai di sini teman-teman bisa
paham ya
agar teman-teman semakin paham Mari kita
selesaikan contoh soal berikut
soal pertama diketahui muatan Q1 =
-9 mikro Coulomb dan muatan Q2 = + 6
mikro Coulomb keduanya kita konversi ke
satuan kolom jarak R = 3 m dan k = 9
kali 10 pangkat 9 Newton meter kuadrat
per kolom kuadrat kita diminta
menentukan besar gaya coulomb yang
dialami kedua muatan kita dapat
menyelesaikan soal ini dengan
menggunakan hukum Coulomb f = k Q1
q2/r² ingat untuk menyelesaikan
perhitungan ya kita tidak perlu
memasukkan tanda muatan kita masukkan
semua nilainya F = 9 kali 10 pangkat 9
dikali 9 kali 10 pangkat negatif 6
dikali 6 kali 10 pangkat negatif 6
dibagi dengan tiga kuadrat kita lakukan
perhitungan hingga diperoleh F =
54 kali 10 pangkat negatif 3 sama juga
dengan
0,054 n jadi jawabannya B
soal kedua diketahui dua muatan a dan b
sejenis dan tolak menolak dengan gaya
sebesar F kita diminta menentukan besar
gaya coulomb setelah muatan a diperbesar
dua kali semula muatan B diperbesar 3
kali semula dan jarak keduanya
diperbesar dua kali semula untuk
memudahkan kita dalam menghitungnya kita
gunakan Perbandingan gaya coulomb akhir
dengan gaya coulomb mula-mula F aksen
per F = kaki aksen qb aksen per R aksen
kuadrat dibagi dengan kaki aqb per r
kuadrat k bisa kita coret sehingga F
aksen per F menjadi
qa'/qa * qb aksen per q b * r/ r aksen
dikuadratkan kita masukkan nilainya lalu
kita Sederhanakan kita peroleh besar
gaya coulomb akhir setelah muatan dan
jaraknya diubah adalah
3/2 kali gaya coulomb mula-mula jadi
jawaban yang benar adalah B
soal selanjutnya dua buah muatan listrik
a dan b masing-masing positif 4 mikro
Coulomb dan positif 9 mikro coulomb
berada pada jarak 20 cm diantara kedua
muatan itu diletakkan muatan c yang
besarnya positif 5 mikro Coulomb kita
diminta menentukan letak muatan C agar
muatan c tidak mengalami gaya coulomb
untuk memudahkan kita dalam
menyelesaikan soal ini kita lukiskan
susunan ketiga muatan kita Misalkan
jarak muatan C dari muatan a adalah X
dan jarak muatan C dari muatan b adalah
20 kurang X selanjutnya kita lukiskan
gaya-gaya kolom yang bekerja pada muatan
C yaitu
fca dan FCB fca arahnya ke kanan karena
muatan C ditolak muatan a FCB
arahnya ke kiri karena muatan C juga
ditolak muatan B karena fca berlawanan
arah dengan FCB maka FC =
fca - FCB FC = 0 sehingga
kqc
qb/rcb² =
kqc q a per r ca² k dan QC bisa kita
coret kita peroleh persamaan
rca per rcb dikuadratkan =
qa/qb kita masukkan nilainya kita
peroleh x = 8 cm dan 20 kurang x = 12 cm
ini berarti muatan C terletak 8 cm dari
muatan A atau 12 cm dari muatan B
jawabannya B
soal keempat diberikan susunan tiga
muatan Q1 Q2 dan q3 yang berada pada
ujung-ujung segitiga siku-siku ABC
seperti pada gambar panjang AB = BC = 30
cm kita diminta menentukan resultan gaya
Coulomb pada muatan Q1 terlebih dahulu
kita lukiskan gaya-gaya Kolom pada
muatan Q1 akibat muatan Q2 dan q3 F12
menjauhi muatan Q2 dan f13 menjauhi
muatan q3 Kita tentukan besar
masing-masingnya menggunakan hukum
Coulomb kita peroleh F12 = 3 Newton dan
f13 = 4 n selanjutnya untuk menentukan
resultan gaya Coulomb pada muatan Q1
kita gunakan persamaan F1 = akar dari
F12 kuadrat ditambah
f13 kuadrat ditambah
2f12 f13 cos Alfa Alfa = 90° sehingga
cos Alfa = 0 maka F1 =
√ dari
f12² + f13 kuadrat kita masukkan
nilainya kita peroleh f1 = 5 n jadi
jawaban yang benar adalah B
soal terakhir dua muatan listrik
terpisah seperti pada gambar titik C
berada diantara kedua muatan berjarak 10
cm dari a jika qa = 3 mikro Coulomb dan
qb =
-4 mikro Coulomb kita diminta menentukan
besar kuat medan listrik di titik c
karena pengaruh muatan A dan muatan B
terlebih dahulu kita tentukan arah kedua
medan listrik yang bekerja pada titik c
medan listrik akibat muatan a yaitu ea
arahnya menjauhi muatan a yang merupakan
muatan positif sedangkan medan listrik
akibat muatan B yaitu EB arahnya menuju
muatan B yang merupakan muatan negatif
karena Ea Dan EB searah maka kuat medan
listrik
total pada titik c yaitu EC = ea
ditambah EB kita gunakan persamaan kuat
medan listrik kita masukkan nilainya dan
kita lakukan perhitungan kita peroleh
kuat medan listrik total pada titik c
sebesar 36 dikali 10 pangkat 5
n/cm Jawabannya d
Oke teman-teman demikianlah pembahasan
kita tentang hukum Coulomb dan medan
listrik Jangan lupa tonton terus
video-video terbaru di channel kita ya
sampai jumpa di video berikutnya
[Musik]
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

不會日文也能投資日本房地產?這家公司幫海外投資人解決所有問題
Terry Chen 泰瑞 · English

العقيدة الطحاوية (٤٠) | شرح أ.د. صالح سندي
أ.د. صالح سندي · Arabic

Teori Arab Masuknya Islam Ke Nusantara | Video Pembelajaran
Dosen Sejarah · English

انصدموا لما لاقوني بحط العنب في المايه المغلية 😱النتيجة مفاجأة
الست ام لي لي · Arabic

Sueñas en Grande Pero No Haces Nada... La Neurociencia Detrás y Cómo Solucionarlo
InvernovAH · English

🌌 Ilmu 'Fisika' Itu Sebenarnya Apa Sih? #BelajardiRumah
Kok Bisa? · English

دبلومة اعداد مهندس كهربي - الباب الثاني - الدرس السابع- الرسومات التنفيذية لنظام IP STR. CABLING 2/3
Mohamed Faramawy - محمد فرماوى · Arabic

我的100萬美金年薪公開
Terry Chen 泰瑞 · English

CARA MENGGAMBAR NIRMANA GARIS LENGKUNG UNTUK TUGAS SEKOLAH @ANATALISNIRMANA
ANATALIS NIRMANA · English

Exploración Abdominal
jrdlt134 · English

PENCIPTAAN JAGAD RAYA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR'AN DAN SAINS
Lajnah Kemenag · Indonesian

Metabolisme: Enzim, Struktur, Sifat, Cara Kerja, dan Faktor yang Memengaruhinya
Gen Channel · Indonesian
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.