Full Transcript

·YouTLDR

FISIKA Kelas 12 - Hukum Coulomb & Medan Listrik | GIA Academy

24:23IndonesianTranscribed Jul 25, 2026
0:02

[Musik]

0:19

Halo teman-teman selamat datang kembali

0:21

di channel YouTube Gia Academy Semoga

0:25

teman-teman selalu sehat dan terus

0:27

semangat

0:31

Pernahkah teman-teman melihat petir

0:33

gambar berikut adalah petir yang pernah

0:36

terjadi dan berhasil diabadikan dengan

0:39

kamera nah teman-teman petir merupakan

0:42

salah satu gejala kelistrikan khususnya

0:45

listrik statis petir dapat terjadi

0:48

karena elektron di bagian bawah awan

0:51

tertarik oleh Proton di daratan

0:54

teman-teman tentu masih ingat ya Apa

0:56

perbedaan Proton dengan elektron Mengapa

0:59

keduanya bisa saling tarik-menarik

1:01

apakah ada hubungannya dengan konsep

1:04

muatan listrik Nah agar pertanyaan tadi

1:07

terjawab kita akan membahas materi ini

1:10

secara lengkap di video kali ini

1:14

jadi di video ini kita akan belajar

1:17

tentang hukum Coulomb dan medan listrik

1:20

simak terus videonya ya

1:24

teman-teman sebelumnya kita sudah

1:26

belajar mengenai konsep muatan listrik

1:29

muatan listrik ada dua jenis yaitu

1:31

muatan listrik positif yang disebut

1:34

proton dan muatan listrik negatif yang

1:38

disebut elektron 2 muatan yang sejenis

1:41

apabila didekatkan akan tolak menolak

1:44

sedangkan yang tidak sejenis jika

1:46

didekatkan akan tarik menarik sekarang

1:48

teman-teman paham ya Mengapa proton dan

1:51

elektron saling tarik menarik

1:55

interaksi tarik-menarik atau tolak

1:57

menolak yang terjadi pada beberapa benda

2:00

bermuatan listrik yang saling didekatkan

2:03

disebabkan adanya gaya elektrostatik

2:07

yang sering disebut dengan gaya coulomb

2:09

besarnya gaya elektrostatik Ini pertama

2:13

kali diamati oleh Charles augustin

2:16

deculom percobaan Kulon ini menggunakan

2:18

neraca puntir ia berhasil menyelidiki

2:22

hubungan antara gaya elektrostatik

2:24

dengan muatan dan jarak masing-masing

2:27

benda bermuatan Kulon menyimpulkan bahwa

2:31

gaya elektrostatik antara dua muatan

2:34

listrik berbanding lurus dengan besar

2:36

masing-masing muatan dan berbanding

2:39

terbalik dengan kuadrat jarak antara

2:42

kedua muatan kesimpulan kolom inilah

2:45

yang akhirnya dikenal dengan hukum

2:47

Coulomb

2:50

hukum Coulomb secara matematis dapat

2:53

dituliskan f = k dikali Q1 dikali Q2

2:58

dibagi dengan r kuadrat k =

3:02

1/4 PF silon 0 sehingga f sama juga

3:06

dengan

3:07

1/4 pfclon 0 dikali Q1 dikali Q2 dibagi

3:14

dengan r kuadrat dengan F gaya coulomb

3:18

satuannya neutron k konstanta kolom

3:21

nilainya 9 * 10 ^ 9 Newton meter kuadrat

3:28

per kolom kuadrat Q1 dan Q2 muatan benda

3:32

satuannya kulot R jarak kedua muatan

3:36

satuannya meter dan epilog nol

3:40

permitivitas listrik dalam ruang hampa

3:43

nilainya

3:45

8,85 dikali 10 pangkat negatif 12 kolom

3:50

kuadrat per Newton meter kuadrat

3:55

jika ruang antar muatan bukan ruang

3:57

hampa tetapi medium lain maka nilai

4:01

permitivitasnya menjadi lebih besar dan

4:04

dinyatakan dengan epsilon lebih besar

4:06

dari epsilon 0 atau epsilon sama dengan

4:10

epsilon R dikali epsilon 0 epsilon

4:15

permitivitas listrik dalam medium

4:17

epsilon 0 permitivitas listrik dalam

4:20

ruang hampa epsilon R konstanta

4:24

dielektrik atau permitivitas relatif

4:27

besar gaya Coulomb pada medium yang

4:30

bukan udara dinyatakan dengan persamaan

4:33

FR = k dikali Q1 dikali Q2 dibagi dengan

4:39

epsilon R * r² dengan FR gaya coulomb

4:45

dalam medium satuannya Newton

4:49

gaya coulomb merupakan besaran vektor

4:52

sehingga apabila ada beberapa muatan

4:55

listrik dalam satu ruangan maka resultan

4:58

gaya coulomb dapat dijumlahkan secara

5:00

vektor di video ini kita akan membahas

5:03

besar dan arah gaya Coulomb pada

5:06

beberapa susunan muatan

5:10

pertama kita lihat terlebih dahulu gaya

5:13

Coulomb pada dua muatan sejenis dan

5:15

tidak sejenis pada dua muatan sejenis

5:18

misalnya muatan positif Q1 yang terpisah

5:23

sejauh R dengan muatan positif Q2 maka

5:27

gaya kolom yang terjadi adalah F12 dan

5:31

f21 F12 adalah gaya Coulomb pada muatan

5:36

Q1 akibat muatan Q2 dan f21 adalah gaya

5:42

Coulomb pada muatan Q2 akibat muatan Q1

5:46

karena muatan Q2 menolak muatan Q1 maka

5:50

muatan Q1 mendapat gaya tolakan sebesar

5:54

F12 ke kiri muatan Q1 juga menolak

5:58

muatan Q2 sehingga f21 arahnya ke kanan

6:03

kedua muatan saling tolak menolak

6:06

sedangkan pada dua muatan tidak sejenis

6:10

contohnya buatan negatif Q1 dan muatan

6:13

positif Q2 yang terpisah sejauh R F12

6:18

arahnya ke kanan karena muatan Q2

6:22

menarik muatan Q1 dan f21 arahnya ke

6:27

kiri karena muatan Q1 menarik muatan Q2

6:30

kedua muatan saling tarik menarik Konsep

6:34

ini perlu teman-teman pahami Ya karena

6:36

sangat penting untuk menentukan gaya

6:39

coulomb akibat interaksi lebih dari dua

6:42

muatan berdasarkan hukum Coulomb besar

6:45

F12 sama dengan f21 sama juga dengan K

6:51

dikali Q1 dikali Q2 dibagi dengan r

6:55

kuadrat

6:58

selanjutnya kita lihat besar dan arah

7:00

gaya Coulomb pada tiga muatan listrik

7:03

tidak sejenis yang terletak segaris

7:06

muatan positif Q1 terletak pada titik a

7:10

dan muatan negatif Q2 terletak pada

7:14

titik B pada titik c yang berada

7:17

diantara keduanya diletakkan muatan

7:20

positif q3 dengan jarak R1 dari muatan

7:24

Q1 dan R2 dari muatan Q2 maka untuk

7:30

menentukan besar dan arah gaya coulomb

7:33

yang terjadi pada muatan q3 yaitu F3

7:37

kita Gambarkan gaya Coulomb f31 dan f32

7:42

karena muatan Q1 menolak muatan q3 maka

7:47

f31 arahnya ke kanan f32 arahnya juga ke

7:52

kanan karena muatan Q2 menarik muatan q3

7:56

F3 satu searah dengan f32 sehingga besar

8:02

F3 =

8:04

f31 + f32 sama juga dengan kaki tiga

8:12

q1/r 1 kuadrat ditambah kaki tiga

8:18

q2/r2² dengan cara yang sama kita juga

8:21

dapat menentukan besar dan arah gaya

8:24

Coulomb pada tiga muatan listrik sejenis

8:27

yang terletak segaris

8:31

nah Bagaimana cara menentukan besar dan

8:33

arah gaya Coulomb pada tiga muatan tidak

8:36

sejenis yang terletak pada titik sudut

8:40

segitiga sama juga dengan tiga muatan

8:43

yang terletak segaris terlebih dahulu

8:46

kita lukiskan gaya-gaya kolom yang

8:49

bekerja pada muatan yang akan kita

8:52

tentukan nilai gaya coulombnya 3 muatan

8:55

tidak sejenis tersusun seperti berikut

8:58

kita akan menentukan nilai F3 gaya

9:01

coulomb yang terjadi pada muatan q3 F3

9:06

merupakan resultan dari f31 dan f32

9:12

f31 arahnya menjauhi muatan Q1 karena

9:16

muatan q3 sejenis dengan Q1

9:20

f32 arahnya menuju muatan Q2 karena

9:24

muatan q3 tidak sejenis dengan Q2

9:29

f31 dan f32 membentuk sudut sebesar Alfa

9:34

sehingga F3 = akar dari f31 kuadrat

9:40

ditambah

9:41

f32² + 2 kali f31 kali f320

9:50

terakhir cara menentukan besar dan arah

9:53

gaya Coulomb pada empat muatan tidak

9:56

sejenis yang terletak pada titik sudut

9:58

persegi kita akan menentukan besar dan

10:02

arah gaya Coulomb pada muatan Q1 yaitu

10:05

F1 terlebih dahulu kita Uraikan semua

10:09

gaya coulomb yang bekerja pada muatan Q1

10:13

diantaranya pertama

10:15

F12 = kaki 1

10:20

q2/r² arahnya menjauhi muatan Q2 kedua

10:26

f13 =

10:29

kq1 q3/r

10:33

√2 dikuadratkan arahnya mendekati muatan

10:37

q3 ketiga

10:39

f14 = kaki 1 q4 per r kuadrat arahnya

10:46

menjauhi muatan q4 selanjutnya kita

10:49

tentukan resultan dari F12 dan f14 yaitu

10:55

f24 arahnya menjauhi muatan Q1

11:00

f24 = akar dari

11:03

F12 kuadrat ditambah

11:07

f14²

11:09

f13 segaris dengan f24 namun berlawanan

11:13

arah sehingga diperoleh F1 =

11:18

f13 dikurang f24 sampai di sini

11:23

teman-teman paham ya

11:26

berikutnya kita akan membahas mengenai

11:29

medan listrik medan listrik adalah

11:32

daerah di sekitar muatan listrik yang

11:34

masih dipengaruhi oleh gaya listrik dari

11:37

muatan tersebut medan listrik

11:40

digambarkan dengan garis-garis gaya

11:42

listrik dengan arah keluar dari muatan

11:45

positif menuju muatan negatif Nah

11:49

teman-teman untuk mengetahui ukuran

11:51

seberapa kuat suatu medan listrik kita

11:54

mengenal istilah kuat medan listrik

11:58

white medan listrik sering juga disebut

12:01

intensitas medan listrik untuk

12:03

mengetahui besarnya kuat medan listrik

12:05

yang dihasilkan oleh sebuah muatan

12:08

sumber kita harus meletakkan muatan uji

12:12

di sekitar muatan sumber tersebut muatan

12:15

uji menghasilkan medan listrik yang jauh

12:18

lebih kecil daripada muatan sumber yang

12:21

akan dihitung kuat Medannya muatan uji

12:24

yang digunakan selalu bermuatan positif

12:27

besarnya kuat medan listrik yang

12:29

dihasilkan oleh muatan sumber

12:32

didefinisikan sebagai hasil bagi antara

12:35

gaya coulomb yang bekerja pada muatan

12:38

uji dengan besar muatan uji

12:42

secara matematis kuat medan listrik

12:45

dapat dihitung dengan persamaan e = f

12:50

/ Q2 sama juga dengan K dikali Q1 dibagi

12:55

r kuadrat dengan e kuat medan listrik

12:58

satuannya Newton per kolom F gaya

13:02

coulomb yang bekerja pada muatan uji

13:05

satuannya Newton k konstanta kolom

13:09

nilainya 9 kali 10 pangkat 9 Newton

13:14

meter kuadrat per kolom kuadrat Q1

13:18

muatan sumber Q2 muatan uji keduanya

13:22

dalam satuan kolom dan R jarak muatan

13:26

uji dengan muatan sumber satuannya meter

13:31

untuk menentukan besar kuat medan

13:34

listrik di suatu titik maka titik selalu

13:37

dianggap bermuatan positif kita misalkan

13:40

titik yang akan kita hitung kuat medan

13:43

listriknya adalah titik c jika titik c

13:46

terletak diantara dua muatan tidak

13:49

sejenis misalnya muatan positif Q1 dan

13:53

muatan negatif Q2 maka titik c

13:57

dipengaruhi oleh dua medan listrik yaitu

14:00

medan listrik E1 akibat muatan positif

14:04

Q1 dan medan listrik E2 akibat muatan

14:08

negatif Q2 S1 arahnya ke kanan karena

14:12

menjauhi muatan positif Q1 dan e2

14:16

arahnya juga ke kanan karena menuju

14:19

muatan negatif Q2 S1 searah dengan E2

14:23

sehingga diperoleh kuat medan listrik

14:26

total pada titik c adalah

14:31

1 ditambah E2 sama juga dengan

14:35

kq1/r 1 kuadrat ditambah k q

14:40

2/r2² dengan R1 Jarak titik c dari

14:44

muatan Q1 dan R2 Jarak titik c dari

14:49

muatan Q2 selanjutnya jika titik c

14:53

terletak di antara dua muatan sejenis

14:56

titik c juga dipengaruhi oleh dua medan

14:59

listrik hanya saja arah keduanya

15:02

berlawanan E1 arahnya ke kanan karena

15:06

menjauhi muatan positif Q1 sedangkan E2

15:10

arahnya ke kiri karena menjauhi muatan

15:14

positif Q2 sehingga kuat medan listrik

15:17

total pada titik c adalah EC = E1 - E2

15:26

terakhir jika titik c terletak pada

15:29

salah satu titik sudut segitiga titik c

15:33

yang bermuatan positif juga dipengaruhi

15:36

oleh medan listrik E1 dan medan listrik

15:39

E2 medan listrik E1 menjauhi muatan

15:44

positif Q1 dan medan listrik E2 menuju

15:48

muatan negatif Q2 keduanya membentuk

15:51

sudut sebesar Alfa sehingga kuat medan

15:55

listrik total di titik c adalah EC =

16:00

√ dari e1² + e2² + 2 * E1 kali E2 cos

16:09

Alfa sampai di sini teman-teman bisa

16:12

paham ya

16:14

agar teman-teman semakin paham Mari kita

16:17

selesaikan contoh soal berikut

16:21

soal pertama diketahui muatan Q1 =

16:25

-9 mikro Coulomb dan muatan Q2 = + 6

16:31

mikro Coulomb keduanya kita konversi ke

16:35

satuan kolom jarak R = 3 m dan k = 9

16:41

kali 10 pangkat 9 Newton meter kuadrat

16:46

per kolom kuadrat kita diminta

16:48

menentukan besar gaya coulomb yang

16:51

dialami kedua muatan kita dapat

16:53

menyelesaikan soal ini dengan

16:55

menggunakan hukum Coulomb f = k Q1

17:02

q2/r² ingat untuk menyelesaikan

17:05

perhitungan ya kita tidak perlu

17:07

memasukkan tanda muatan kita masukkan

17:10

semua nilainya F = 9 kali 10 pangkat 9

17:16

dikali 9 kali 10 pangkat negatif 6

17:21

dikali 6 kali 10 pangkat negatif 6

17:25

dibagi dengan tiga kuadrat kita lakukan

17:28

perhitungan hingga diperoleh F =

17:32

54 kali 10 pangkat negatif 3 sama juga

17:37

dengan

17:39

0,054 n jadi jawabannya B

17:45

soal kedua diketahui dua muatan a dan b

17:49

sejenis dan tolak menolak dengan gaya

17:52

sebesar F kita diminta menentukan besar

17:55

gaya coulomb setelah muatan a diperbesar

17:58

dua kali semula muatan B diperbesar 3

18:02

kali semula dan jarak keduanya

18:04

diperbesar dua kali semula untuk

18:07

memudahkan kita dalam menghitungnya kita

18:09

gunakan Perbandingan gaya coulomb akhir

18:12

dengan gaya coulomb mula-mula F aksen

18:16

per F = kaki aksen qb aksen per R aksen

18:22

kuadrat dibagi dengan kaki aqb per r

18:27

kuadrat k bisa kita coret sehingga F

18:31

aksen per F menjadi

18:35

qa'/qa * qb aksen per q b * r/ r aksen

18:43

dikuadratkan kita masukkan nilainya lalu

18:46

kita Sederhanakan kita peroleh besar

18:49

gaya coulomb akhir setelah muatan dan

18:51

jaraknya diubah adalah

18:54

3/2 kali gaya coulomb mula-mula jadi

18:57

jawaban yang benar adalah B

19:01

soal selanjutnya dua buah muatan listrik

19:04

a dan b masing-masing positif 4 mikro

19:08

Coulomb dan positif 9 mikro coulomb

19:11

berada pada jarak 20 cm diantara kedua

19:15

muatan itu diletakkan muatan c yang

19:18

besarnya positif 5 mikro Coulomb kita

19:21

diminta menentukan letak muatan C agar

19:24

muatan c tidak mengalami gaya coulomb

19:27

untuk memudahkan kita dalam

19:29

menyelesaikan soal ini kita lukiskan

19:32

susunan ketiga muatan kita Misalkan

19:35

jarak muatan C dari muatan a adalah X

19:38

dan jarak muatan C dari muatan b adalah

19:42

20 kurang X selanjutnya kita lukiskan

19:47

gaya-gaya kolom yang bekerja pada muatan

19:50

C yaitu

19:51

fca dan FCB fca arahnya ke kanan karena

19:57

muatan C ditolak muatan a FCB

20:01

arahnya ke kiri karena muatan C juga

20:04

ditolak muatan B karena fca berlawanan

20:08

arah dengan FCB maka FC =

20:12

fca - FCB FC = 0 sehingga

20:18

kqc

20:20

qb/rcb² =

20:23

kqc q a per r ca² k dan QC bisa kita

20:29

coret kita peroleh persamaan

20:32

rca per rcb dikuadratkan =

20:37

qa/qb kita masukkan nilainya kita

20:41

peroleh x = 8 cm dan 20 kurang x = 12 cm

20:47

ini berarti muatan C terletak 8 cm dari

20:52

muatan A atau 12 cm dari muatan B

20:56

jawabannya B

20:59

soal keempat diberikan susunan tiga

21:02

muatan Q1 Q2 dan q3 yang berada pada

21:07

ujung-ujung segitiga siku-siku ABC

21:10

seperti pada gambar panjang AB = BC = 30

21:16

cm kita diminta menentukan resultan gaya

21:19

Coulomb pada muatan Q1 terlebih dahulu

21:23

kita lukiskan gaya-gaya Kolom pada

21:25

muatan Q1 akibat muatan Q2 dan q3 F12

21:32

menjauhi muatan Q2 dan f13 menjauhi

21:36

muatan q3 Kita tentukan besar

21:39

masing-masingnya menggunakan hukum

21:41

Coulomb kita peroleh F12 = 3 Newton dan

21:47

f13 = 4 n selanjutnya untuk menentukan

21:52

resultan gaya Coulomb pada muatan Q1

21:55

kita gunakan persamaan F1 = akar dari

22:01

F12 kuadrat ditambah

22:04

f13 kuadrat ditambah

22:07

2f12 f13 cos Alfa Alfa = 90° sehingga

22:14

cos Alfa = 0 maka F1 =

22:19

√ dari

22:21

f12² + f13 kuadrat kita masukkan

22:26

nilainya kita peroleh f1 = 5 n jadi

22:31

jawaban yang benar adalah B

22:34

soal terakhir dua muatan listrik

22:37

terpisah seperti pada gambar titik C

22:41

berada diantara kedua muatan berjarak 10

22:45

cm dari a jika qa = 3 mikro Coulomb dan

22:51

qb =

22:53

-4 mikro Coulomb kita diminta menentukan

22:57

besar kuat medan listrik di titik c

23:00

karena pengaruh muatan A dan muatan B

23:03

terlebih dahulu kita tentukan arah kedua

23:07

medan listrik yang bekerja pada titik c

23:10

medan listrik akibat muatan a yaitu ea

23:14

arahnya menjauhi muatan a yang merupakan

23:18

muatan positif sedangkan medan listrik

23:21

akibat muatan B yaitu EB arahnya menuju

23:25

muatan B yang merupakan muatan negatif

23:29

karena Ea Dan EB searah maka kuat medan

23:33

listrik

23:34

total pada titik c yaitu EC = ea

23:39

ditambah EB kita gunakan persamaan kuat

23:43

medan listrik kita masukkan nilainya dan

23:46

kita lakukan perhitungan kita peroleh

23:48

kuat medan listrik total pada titik c

23:51

sebesar 36 dikali 10 pangkat 5

23:56

n/cm Jawabannya d

24:01

Oke teman-teman demikianlah pembahasan

24:03

kita tentang hukum Coulomb dan medan

24:06

listrik Jangan lupa tonton terus

24:09

video-video terbaru di channel kita ya

24:10

sampai jumpa di video berikutnya

24:15

[Musik]

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free