0:01
Asalamualaikum warahmatullahi
0:03
wabarakatuh. Hai semuanya, kita akan
0:06
melanjutkan materi kita di akuntansi
0:09
perbankan syariah dan kali ini kita akan
0:12
membahas Islam dan syariah Islam.
0:18
Sebelum kita mulai, kita perlu tahu dulu
0:21
mengapa sih kita perlu belajar tentang
0:23
Islam dan syariah Islam.
0:26
Pada bab sebelumnya kita sudah belajar
0:29
bahwa yang namanya akuntansi syariah
0:32
adalah akuntansi yang sesuai dengan
0:34
ketentuan syariah. Oleh karena itu,
0:37
sebelum masuk ke akuntansinya tentu kita
0:39
perlu tahu dulu syariahnya seperti apa.
0:44
Pada bab ini kita akan belajar tentang
0:46
enam poin. Yang pertama makna Islam.
0:50
Yang kedua dasar ajaran Islam. Hukum
0:53
Islam. klasifikasi hukum Islam, sasaran
0:56
hukum Islam, dan terakhir tujuan
1:02
Memasuki poin yang pertama yaitu makna
1:05
Islam. Sebenarnya apa sih Islam itu?
1:09
Jadi kalau menurut bahasa Islam itu
1:12
artinya tunduk atau patuh. Sedangkan
1:16
menurut terminologi Islam adalah
1:18
melaksanakan rukun-rukunnya. Pasti
1:21
semuanya sudah ingat kan? sudah tahu
1:23
betul apa itu rukun-rukun Islam yang
1:26
jumlahnya ada lima. Nah, di dalam Islam
1:30
tunduk dan patuhnya manusia pada
1:32
ketentuan Allah itu dikarenakan Allah
1:35
merupakan sang pencipta, sang pemilik,
1:39
pemelihara, dan penguasa tunggal alam
1:42
semesta. Di dalam Islam, kehidupan
1:45
manusia di dunia itu adalah sebagian
1:47
kecil dari perjalanan panjang menuju
1:51
Allah. Perjalanan panjang menuju Allah
1:54
itu dimulai dari alam roh. Di dalam alam
1:58
roh kita belum dilahirkan, ya. Kemudian
2:02
setelah dari alam roh kita menuju alam
2:06
mana setelah kita dilahirkan. Dan tujuan
2:09
dari manusia dilahirkan ke bumi adalah
2:12
untuk menjadi khalifah. Apa itu
2:15
khalifah? Pemimpin atau wakil dari Allah
2:19
Subhanahu wa taala. Karena manusia
2:21
dilahirkan untuk menjadi khalifah,
2:24
berarti manusia yang berkewajiban untuk
2:26
mengatur bumi. Dan Allah tidak
2:29
serta-merta meninggalkan manusia begitu
2:31
saja untuk mengatur semaunya sendiri.
2:34
Tetapi Allah sudah memberikan ketentuan
2:38
yang mana ketentuan itu adalah syariah.
2:42
Dan di dalam Islam, kepatuhan kepada
2:44
Allah itu akan dibalas dengan kedamaian,
2:47
keselamatan, kebahagiaan, dan
2:49
kesejahteraan. Sebaliknya ketidakpatuhan
2:52
kepada Allah juga akan dibalas dengan
2:55
ancaman dari Allah. Jadi dari penjelasan
2:58
tadi dapat kita simpulkan bahwa Islam
3:02
adalah sebuah pedoman hidup dan
3:04
berkehidupan yang dikeluarkan langsung
3:08
oleh Allah sebagai pencipta agar manusia
3:11
tunduk dan patuh kepadanya. Gunanya
3:14
untuk apa? untuk mendapatkan keselamatan
3:17
dan kesejahteraan di dunia maupun di
3:21
akhirat. Poin yang kedua yaitu dasar
3:24
ajaran Islam. Di mana dasar ajaran Islam
3:27
itu ada tiga. Yang pertama akidah,
3:30
syariah, dan akhlak. Akidah adalah
3:33
substansi atau isi dari Islam, yaitu
3:37
keyakinan. Dan syariah itu adalah pokok
3:41
aturan hukum yang telah digariskan oleh
3:44
Allah. Dan akhlak itu adalah sikap.
3:48
Baik. Yang pertama akidah. Akidah ini
3:51
memiliki kedudukan yang sangat penting
3:53
di dalam Islam. Karena Islam tidak bisa
3:56
berdiri atau tegak tanpa adanya akidah.
4:00
Apa itu akidah? yaitu perjanjian yang
4:03
terpatri dalam hati dan ini diwujudkan
4:07
berupa rukun iman. Rukun iman itu ada
4:10
enam, ya. Kemudian, bagaimana manusia
4:13
menyikapi rukun iman terbagi menjadi
4:16
lima, yaitu mukmin. Apa yang dimaksud
4:19
dengan mukmin? Golongan yang menerima
4:21
dan meyakini rukun iman. Yang kedua,
4:24
kafir. Yaitu golongan yang menolak rukun
4:26
iman secara terang-terangan. Yang
4:29
ketiga, munafik. yaitu golongan yang
4:31
berpura-pura beriman tapi dalam hatinya
4:34
menolak iman. Yang keempat, musyrik.
4:37
Yaitu golongan yang menuhankan Allah
4:39
tapi masih menyekutukannya. Yang
4:42
terakhir, murtad, yaitu golongan yang
4:44
semula beriman kemudian berbalik menjadi
4:47
kafir atau menolak secara
4:50
terang-terangan. Dasar yang kedua yaitu
4:52
syariah atau ketentuan dari Allah untuk
4:55
dilaksanakan oleh manusia. Syariah di
4:58
dalam Islam itu bersifat komprehensif
5:01
dan universal. Komprehensif artinya
5:03
mencakup semua aspek, baik itu hubungan
5:06
antara manusia dengan Allah atau ibadah
5:09
mahdoh. Di mana dalam ibadah mahdoh
5:12
dasar fikihnya adalah semuanya dilarang
5:15
kecuali yang diperintahkan oleh
5:17
Al-Qur'an dan Asunah. Dan hubungan
5:20
antara manusia dengan sesama maupun
5:22
antara manusia dengan alam yang mana ini
5:25
disebut dengan muamalah. Dan hukum
5:28
fikihnya adalah semua diperbolehkan
5:30
dalam muamalah kecuali ada larangan
5:33
dalam Al-Qur'an dan Asunah. Selain
5:36
komprehensif, syariah juga bersifat
5:38
universal. Artinya dapat diterapkan bagi
5:41
semua manusia dalam setiap waktu dan
5:44
setiap keadaan. Nah, dari situ kita bisa
5:48
tahu bahwa cakupan aturan syariah itu
5:51
sangat luas. termasuk di dalamnya
5:54
mengenai hukum ekonomi. Jadi, perbankan
5:57
syariah atau akuntansi syariah masuk
6:01
dalam ranah ajaran syariah di bagian
6:05
Dasar yang ketiga yaitu akhlak. Dengan
6:09
memiliki kesadaran ihsan atau
6:11
seolah-olah kita itu melihat Allah atau
6:14
kalau tidak seolah-olah Allah melihat
6:17
kita, maka seseorang akan terdorong
6:19
untuk berperilaku baik. Apa saja
6:21
perilakunya? Mencakup hubungan antara
6:24
empat hal. Yang pertama, hubungan antara
6:27
manusia dengan Allah dan Rasul yang juga
6:29
tercantum dalam Al-Qur'an. Di mana dalam
6:32
berhubungan dengan Allah dan Rasul, kita
6:35
sebagai manusia harus mencintai serta
6:38
menaatinya. Yang kedua, hubungan antara
6:41
manusia dengan diri sendiri bagaimana
6:43
akhlaknya? Harus beribadah dan mengajak
6:46
orang lain pada kebaikan. Kemudian
6:48
hubungan antara manusia dengan sesama
6:51
dijelaskan dalam Al-Qur'an juga
6:52
bagaimana akhlaknya. Yaitu kita mengajak
6:55
pada kebaikan, kemudian sabar, dan
6:58
jangan berlaku sombong. Yang terakhir
7:00
hubungan antara manusia dengan alam,
7:03
yaitu akhlaknya kita tidak boleh berbuat
7:06
kerusakan terhadap alam. Nah, akhlak
7:08
atau perilaku yang berdasarkan ihsan
7:11
akan menjadi penyempurna
7:14
keislaman seseorang di samping akidah
7:16
dan syariah. Nah, hubungan antara
7:19
akidah, syariah, dan akhlak atau antara
7:23
dasar-dasar Islam tadi itu diibaratkan
7:26
seperti sebuah rumah di mana akidah
7:29
menjadi pondasinya, syariah menjadi
7:31
tiangnya, dan akhlak menjadi atapnya.
7:35
Keislaman seseorang didasari dengan
7:38
rukun iman. Nah, setelah seseorang punya
7:41
rukun iman, punya keyakinan atau
7:44
keimanan, tidak berhenti begitu saja,
7:47
tapi harus ada ketentuan-ketentuan yang
7:50
dilaksanakannya, yaitu berupa
7:54
dan nanti hasilnya akan tercipta berupa
7:57
akhlak yang baik atau akhlak yang
8:02
Poin selanjutnya yaitu hukum Islam. Apa
8:05
sih hukum Islam itu? yaitu hukum Allah
8:08
yang mengatur perbuatan manusia yang di
8:10
dalamnya mengandung tuntunan untuk
8:12
dikerjakan atau tidak dikerjakan. Sumber
8:15
hukum Islam sendiri bisa berasal dari
8:18
Al-Qur'an, Asunah, Ijma, ataupun kias.
8:23
Ketentuan tentang hukum Islam atau
8:25
klasifikasi hukum Islam berdasarkan
8:28
empat mazhab fikih itu terdapat lima
8:31
ketentuan atau lima klasifikasi hukum
8:34
Islam. Yang pertama adalah wajib. yaitu
8:37
apabila dikerjakan mendapatkan pahala
8:40
dan apabila ditinggalkan mendapatkan
8:43
dosa. Kemudian yang kedua adalah sunah.
8:46
Sunah itu apabila dikerjakan mendapatkan
8:49
pahala dan apabila ditinggalkan tidak
8:52
berdosa. Yang ketiga adalah haram, yaitu
8:56
apabila ditinggalkan mendapatkan pahala
8:58
dan apabila dilaksanakan mendapatkan
9:01
dosa. Kemudian yang selanjutnya adalah
9:03
makruh, yaitu apabila ditinggalkan
9:05
mendapatkan pahala dan apabila
9:07
dilaksanakan tidak berdosa. Yang
9:09
terakhir adalah mubah, yaitu apabila
9:11
dikerjakan tidak berpahala dan apabila
9:13
ditinggalkan tidak berdosa.
9:16
Selanjutnya yaitu mengenai sasaran hukum
9:19
Islam. Ada tiga hal atau tiga sasaran,
9:23
yaitu yang pertama adalah penyucian
9:25
jiwa. Jadi, hukum Islam itu dimaksudkan
9:28
agar manusia mampu berperan sebagai
9:31
sumber kebaikan bagi masyarakat dan
9:33
lingkungannya. Yang kedua, untuk
9:36
menegakkan keadilan dalam masyarakat.
9:38
Jadi hukum Islam itu diharapkan bisa
9:41
menegakkan keadilan dan keadilan yang
9:43
ditegakkan adalah keadilan yang ada di
9:46
segala bidang kehidupan, baik itu hukum,
9:49
ekonomi, dan yang lainnya. Dan yang
9:51
terakhir untuk mewujudkan kemaslahatan
9:54
manusia yaitu merupakan tujuan syariah.
9:59
Apa itu tujuan syariah? Tujuan syariah
10:02
yaitu mencapai kemaslahatan umat manusia
10:06
baik di dunia maupun di akhirat. dan
10:08
biasa disebut sebagai makasyidus
10:11
syariah. Ada lima unsur yang harus
10:14
dipelihara guna tercapai tujuan syariah.
10:17
Yaitu yang pertama adalah memelihara
10:19
agama, memelihara jiwa, memelihara
10:22
keturunan, memelihara akal, dan
10:25
memelihara harta. Nah, sudah jelas ya
10:28
tentang tujuan syariah dan itu sangat
10:31
erat kaitannya dengan akuntansi
10:33
perbankan syariah atau akuntansi syariah
10:39
Jadi, dari penjelasan hari ini, Ibu
10:42
berharap agar kalian itu jadi paham, oh
10:45
ternyata syariah itu seperti ini dan
10:48
kita harus seperti ini karena ada
10:50
tujuannya. di mana tadi tujuannya adalah
10:54
untuk kemaslahatan kehidupan dunia dan
10:56
akhirat. Jadi tidak hanya masalah
10:59
ekonomi saja, tidak hanya masalah
11:01
keduniawian saja. Dengan mengikuti
11:04
syariah kita bisa sampai pada
11:06
kemaslahatan akhirat. Nah, itu untuk
11:10
materi hari ini. Ibu ambil dari sumber
11:13
berikut ini, yaitu buku akuntansi
11:15
syariah di Indonesia. Kalian bisa juga
11:18
lewat sini ataupun mencari sumber yang
11:20
lainnya. Yang penting banyak-banyak
11:22
literasi ya. Oke, sekian pertemuan hari
11:25
ini dan terima kasih. Sampai bertemu
11:28
lagi di pertemuan selanjutnya.