Akuntansi Perbankan Syariah / Akuntansi Syariah: Dasar Islam dan Syariah Islam
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Hai semuanya, kita akan
melanjutkan materi kita di akuntansi
perbankan syariah dan kali ini kita akan
membahas Islam dan syariah Islam.
Sebelum kita mulai, kita perlu tahu dulu
mengapa sih kita perlu belajar tentang
Islam dan syariah Islam.
Pada bab sebelumnya kita sudah belajar
bahwa yang namanya akuntansi syariah
adalah akuntansi yang sesuai dengan
ketentuan syariah. Oleh karena itu,
sebelum masuk ke akuntansinya tentu kita
perlu tahu dulu syariahnya seperti apa.
Pada bab ini kita akan belajar tentang
enam poin. Yang pertama makna Islam.
Yang kedua dasar ajaran Islam. Hukum
Islam. klasifikasi hukum Islam, sasaran
hukum Islam, dan terakhir tujuan
syariah.
Memasuki poin yang pertama yaitu makna
Islam. Sebenarnya apa sih Islam itu?
Jadi kalau menurut bahasa Islam itu
artinya tunduk atau patuh. Sedangkan
menurut terminologi Islam adalah
melaksanakan rukun-rukunnya. Pasti
semuanya sudah ingat kan? sudah tahu
betul apa itu rukun-rukun Islam yang
jumlahnya ada lima. Nah, di dalam Islam
tunduk dan patuhnya manusia pada
ketentuan Allah itu dikarenakan Allah
merupakan sang pencipta, sang pemilik,
pemelihara, dan penguasa tunggal alam
semesta. Di dalam Islam, kehidupan
manusia di dunia itu adalah sebagian
kecil dari perjalanan panjang menuju
Allah. Perjalanan panjang menuju Allah
itu dimulai dari alam roh. Di dalam alam
roh kita belum dilahirkan, ya. Kemudian
setelah dari alam roh kita menuju alam
mana setelah kita dilahirkan. Dan tujuan
dari manusia dilahirkan ke bumi adalah
untuk menjadi khalifah. Apa itu
khalifah? Pemimpin atau wakil dari Allah
Subhanahu wa taala. Karena manusia
dilahirkan untuk menjadi khalifah,
berarti manusia yang berkewajiban untuk
mengatur bumi. Dan Allah tidak
serta-merta meninggalkan manusia begitu
saja untuk mengatur semaunya sendiri.
Tetapi Allah sudah memberikan ketentuan
yang mana ketentuan itu adalah syariah.
Dan di dalam Islam, kepatuhan kepada
Allah itu akan dibalas dengan kedamaian,
keselamatan, kebahagiaan, dan
kesejahteraan. Sebaliknya ketidakpatuhan
kepada Allah juga akan dibalas dengan
ancaman dari Allah. Jadi dari penjelasan
tadi dapat kita simpulkan bahwa Islam
adalah sebuah pedoman hidup dan
berkehidupan yang dikeluarkan langsung
oleh Allah sebagai pencipta agar manusia
tunduk dan patuh kepadanya. Gunanya
untuk apa? untuk mendapatkan keselamatan
dan kesejahteraan di dunia maupun di
akhirat. Poin yang kedua yaitu dasar
ajaran Islam. Di mana dasar ajaran Islam
itu ada tiga. Yang pertama akidah,
syariah, dan akhlak. Akidah adalah
substansi atau isi dari Islam, yaitu
keyakinan. Dan syariah itu adalah pokok
aturan hukum yang telah digariskan oleh
Allah. Dan akhlak itu adalah sikap.
Baik. Yang pertama akidah. Akidah ini
memiliki kedudukan yang sangat penting
di dalam Islam. Karena Islam tidak bisa
berdiri atau tegak tanpa adanya akidah.
Apa itu akidah? yaitu perjanjian yang
terpatri dalam hati dan ini diwujudkan
berupa rukun iman. Rukun iman itu ada
enam, ya. Kemudian, bagaimana manusia
menyikapi rukun iman terbagi menjadi
lima, yaitu mukmin. Apa yang dimaksud
dengan mukmin? Golongan yang menerima
dan meyakini rukun iman. Yang kedua,
kafir. Yaitu golongan yang menolak rukun
iman secara terang-terangan. Yang
ketiga, munafik. yaitu golongan yang
berpura-pura beriman tapi dalam hatinya
menolak iman. Yang keempat, musyrik.
Yaitu golongan yang menuhankan Allah
tapi masih menyekutukannya. Yang
terakhir, murtad, yaitu golongan yang
semula beriman kemudian berbalik menjadi
kafir atau menolak secara
terang-terangan. Dasar yang kedua yaitu
syariah atau ketentuan dari Allah untuk
dilaksanakan oleh manusia. Syariah di
dalam Islam itu bersifat komprehensif
dan universal. Komprehensif artinya
mencakup semua aspek, baik itu hubungan
antara manusia dengan Allah atau ibadah
mahdoh. Di mana dalam ibadah mahdoh
dasar fikihnya adalah semuanya dilarang
kecuali yang diperintahkan oleh
Al-Qur'an dan Asunah. Dan hubungan
antara manusia dengan sesama maupun
antara manusia dengan alam yang mana ini
disebut dengan muamalah. Dan hukum
fikihnya adalah semua diperbolehkan
dalam muamalah kecuali ada larangan
dalam Al-Qur'an dan Asunah. Selain
komprehensif, syariah juga bersifat
universal. Artinya dapat diterapkan bagi
semua manusia dalam setiap waktu dan
setiap keadaan. Nah, dari situ kita bisa
tahu bahwa cakupan aturan syariah itu
sangat luas. termasuk di dalamnya
mengenai hukum ekonomi. Jadi, perbankan
syariah atau akuntansi syariah masuk
dalam ranah ajaran syariah di bagian
muamalah.
Dasar yang ketiga yaitu akhlak. Dengan
memiliki kesadaran ihsan atau
seolah-olah kita itu melihat Allah atau
kalau tidak seolah-olah Allah melihat
kita, maka seseorang akan terdorong
untuk berperilaku baik. Apa saja
perilakunya? Mencakup hubungan antara
empat hal. Yang pertama, hubungan antara
manusia dengan Allah dan Rasul yang juga
tercantum dalam Al-Qur'an. Di mana dalam
berhubungan dengan Allah dan Rasul, kita
sebagai manusia harus mencintai serta
menaatinya. Yang kedua, hubungan antara
manusia dengan diri sendiri bagaimana
akhlaknya? Harus beribadah dan mengajak
orang lain pada kebaikan. Kemudian
hubungan antara manusia dengan sesama
dijelaskan dalam Al-Qur'an juga
bagaimana akhlaknya. Yaitu kita mengajak
pada kebaikan, kemudian sabar, dan
jangan berlaku sombong. Yang terakhir
hubungan antara manusia dengan alam,
yaitu akhlaknya kita tidak boleh berbuat
kerusakan terhadap alam. Nah, akhlak
atau perilaku yang berdasarkan ihsan
akan menjadi penyempurna
keislaman seseorang di samping akidah
dan syariah. Nah, hubungan antara
akidah, syariah, dan akhlak atau antara
dasar-dasar Islam tadi itu diibaratkan
seperti sebuah rumah di mana akidah
menjadi pondasinya, syariah menjadi
tiangnya, dan akhlak menjadi atapnya.
Keislaman seseorang didasari dengan
rukun iman. Nah, setelah seseorang punya
rukun iman, punya keyakinan atau
keimanan, tidak berhenti begitu saja,
tapi harus ada ketentuan-ketentuan yang
dilaksanakannya, yaitu berupa
syariah-syariah
dan nanti hasilnya akan tercipta berupa
akhlak yang baik atau akhlak yang
terpuji.
Poin selanjutnya yaitu hukum Islam. Apa
sih hukum Islam itu? yaitu hukum Allah
yang mengatur perbuatan manusia yang di
dalamnya mengandung tuntunan untuk
dikerjakan atau tidak dikerjakan. Sumber
hukum Islam sendiri bisa berasal dari
Al-Qur'an, Asunah, Ijma, ataupun kias.
Ketentuan tentang hukum Islam atau
klasifikasi hukum Islam berdasarkan
empat mazhab fikih itu terdapat lima
ketentuan atau lima klasifikasi hukum
Islam. Yang pertama adalah wajib. yaitu
apabila dikerjakan mendapatkan pahala
dan apabila ditinggalkan mendapatkan
dosa. Kemudian yang kedua adalah sunah.
Sunah itu apabila dikerjakan mendapatkan
pahala dan apabila ditinggalkan tidak
berdosa. Yang ketiga adalah haram, yaitu
apabila ditinggalkan mendapatkan pahala
dan apabila dilaksanakan mendapatkan
dosa. Kemudian yang selanjutnya adalah
makruh, yaitu apabila ditinggalkan
mendapatkan pahala dan apabila
dilaksanakan tidak berdosa. Yang
terakhir adalah mubah, yaitu apabila
dikerjakan tidak berpahala dan apabila
ditinggalkan tidak berdosa.
Selanjutnya yaitu mengenai sasaran hukum
Islam. Ada tiga hal atau tiga sasaran,
yaitu yang pertama adalah penyucian
jiwa. Jadi, hukum Islam itu dimaksudkan
agar manusia mampu berperan sebagai
sumber kebaikan bagi masyarakat dan
lingkungannya. Yang kedua, untuk
menegakkan keadilan dalam masyarakat.
Jadi hukum Islam itu diharapkan bisa
menegakkan keadilan dan keadilan yang
ditegakkan adalah keadilan yang ada di
segala bidang kehidupan, baik itu hukum,
ekonomi, dan yang lainnya. Dan yang
terakhir untuk mewujudkan kemaslahatan
manusia yaitu merupakan tujuan syariah.
Apa itu tujuan syariah? Tujuan syariah
yaitu mencapai kemaslahatan umat manusia
baik di dunia maupun di akhirat. dan
biasa disebut sebagai makasyidus
syariah. Ada lima unsur yang harus
dipelihara guna tercapai tujuan syariah.
Yaitu yang pertama adalah memelihara
agama, memelihara jiwa, memelihara
keturunan, memelihara akal, dan
memelihara harta. Nah, sudah jelas ya
tentang tujuan syariah dan itu sangat
erat kaitannya dengan akuntansi
perbankan syariah atau akuntansi syariah
ataupun ekonomi.
Jadi, dari penjelasan hari ini, Ibu
berharap agar kalian itu jadi paham, oh
ternyata syariah itu seperti ini dan
kita harus seperti ini karena ada
tujuannya. di mana tadi tujuannya adalah
untuk kemaslahatan kehidupan dunia dan
akhirat. Jadi tidak hanya masalah
ekonomi saja, tidak hanya masalah
keduniawian saja. Dengan mengikuti
syariah kita bisa sampai pada
kemaslahatan akhirat. Nah, itu untuk
materi hari ini. Ibu ambil dari sumber
berikut ini, yaitu buku akuntansi
syariah di Indonesia. Kalian bisa juga
lewat sini ataupun mencari sumber yang
lainnya. Yang penting banyak-banyak
literasi ya. Oke, sekian pertemuan hari
ini dan terima kasih. Sampai bertemu
lagi di pertemuan selanjutnya.
Yeah.
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

DJ Shipley Explains His Daily Routine: 'I've Been Doing this for 14 Years' | SEAL Team 6 Operator
Mulligan Brothers Interviews · English

A Day in the Life of a German | Easy German 512
Easy German · German

Mundos Muertos
Cinematix · Spanish

Narrative Text | Teks Naratif | Materi Bahasa Inggris SMA Kelas XII Semester 1 / Ganjil
Irfan Suryana · Indonesian

KOMUNIKASI BISNIS - (Part 1) - Komunikasi : Pengertian, Unsur, dan Jenis
GUREK · Indonesian

BIOLOGI SMA Kelas 10 - Virus | GIA Academy
GIA Academy · Indonesian

PADA SUATU HARI - Arifin C Noer, Sutradara Didit Irfani. GARTA 2016
Teater Langka · Indonesian

Peranan Ilmu Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari || Kimia X_Kurikulum Merdeka
Elin_Haula27 · Indonesian

Cara Membuat Baju Karnaval dari Kresek | Baju karnaval yang mudah dan simple!
Dija Crafts TV · Indonesian

Literasi Digital - Mengetahui ekosistem periksa fakta untuk memilah fakta dan bukan
Adam Kriszal · Indonesian

SOP Kasir Ritel Tutorial Uji Sertifikasi Kompetensi BDP
Pelajar JakSel · English

Best Nifty Expiry Option Strategy | Crippled Butterfly Option Strategy Explained | Options Trading
IBBM Academy · English
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.