Full Transcript

·YouTLDR

Baru Lulus Udah Pengen Buka Bisnis?

29:46IndonesianTranscribed Jul 21, 2026
0:00

Yo, kawan-kawan semua. Eh, ini udah deck

0:03

ya.

0:05

Saya itu sekarang mengurangi yang

0:06

namanya seminar motivasi

0:09

dari 2014. Kalian bisa scroll di

0:11

Instagram saya. Dulu saya tuh orang yang

0:14

butuh validasi bahwa saya itu harus

0:15

dianggap pintar. Jadi, saya ngisi

0:17

seminar motivasi.

0:20

Tapi semenjak saya 2022 masuk kuliah,

0:23

saya malu banget share seminar motivasi

0:27

dan saya lebih ke mengajari bahwa untuk

0:31

menjadi financial stable ya, bukan

0:33

sukses, financial stable because sukses

0:35

itu subjektif. Ada sukses tuh subjektif

0:37

sekali sukses kita akan bedah nanti

0:39

untuk menjadi menuju suatu buah status

0:41

stable secara finansial itu prosesnya

0:44

panjang dan itu enggak bisa dimakan dari

0:47

seminar motivasi saja.

0:49

Dan akhirnya saya kuliah sekarang lebih

0:51

menyadarkan teman-teman cara menjadi

0:52

financial stable. Dan ini cocok banget

0:55

buat kalian yang semester 6 semester 7

0:58

tinggal skripsi dan bingung mau ngapain.

1:01

Kembali lagi bersama dengan saya Tirta

1:03

Citot ya, seorang pengajar parttimer di

1:06

SBM ITB ya. Dibayar cuma R00.000.

1:10

Enggak apa-apa, puas aku soalnya

1:11

ngajarin teman-teman di kelas pakar.

1:15

[Musik]

1:29

Pertanyaan pertama adalah sukses itu

1:31

apa? Ya, kalau dokter Tirta yang 2014,

1:34

sukses setelah ketika Anda bekerja

1:36

sesuai dengan idealisme. Idealisme itu

1:38

kopong, Pak. Kalau soal uang,

1:41

Anda boleh idealis kalau sudah tidak

1:42

miskin.

1:45

Ya, Anda boleh karena Anda hidup di

1:47

negara yang sangat realistis. Kalau Anda

1:49

hidup di negara seperti Finlandia dan

1:51

Swiss, Anda boleh idealism karena 50%

1:53

pajak diserap lagi dan pengobatan

1:56

gratis. Bro, idealisme Anda tidak bisa

1:58

membayari ketika Anda sakit tipes di GD.

2:02

Ya, itu yang pertama. Jadi, bagi saya

2:05

sukses itu subjektif. Sukses itu bisa

2:07

secara sukses finansial, sukses secara

2:10

agama, sukses secara jiwa, sukses secara

2:13

health.

2:14

kita akan bahas bukan sukses, financial

2:17

stable.

2:20

Dan nomor dua adalah pertanyaan kalian,

2:23

saya lulus kuliah mau bisnis.

2:27

Sebelum Anda menjawab, saya menjawab,

2:30

coba tanyain kepada diri Anda, kenapa

2:32

Anda harus berbisnis?

2:34

Kenapa? Karena pengin kaya raya,

2:40

Bro. Bro, karena pengin Kera ya.

2:44

Karena pengin K kan makanya tanyain aja

2:47

saya pengin berbisnis habis gadu ya

2:50

kenapa alasan Anda menjadi pengusaha apa

2:53

biar biasa dipajang di bio Instagram CEO

2:57

tokonya enggak laku yang penting CEO aja

2:59

hm tuh atau buat status validasi

3:03

pembuktian terhadap kompetitor karena

3:05

Anda menjadi pecundang seumur hidup.

3:08

Hm. Tanyakan pada diri Anda. Anda jadi

3:10

pengusaha itu mau jadi apa? Pengusaha

3:12

itu bukan main-main dan bukan titel

3:13

doang, Bos. Pengusaha itu bertarung

3:15

dengan uncertainty di setiap hidupnya.

3:18

Kita enggak tahu besok mau makan pakai

3:19

apa. Kita enggak tahu besok harus bayar

3:22

pegawai pakai apa.

3:25

Modal dengkul ya 40 tahun lalu kok modal

3:27

dengkul, nyet. Kok jadi sales rokok 40

3:30

tahun lalu. Jadi sekarang jadi Michael

3:32

Hartono.

3:34

Tapi 4050 tahun yang lalu Anda modal

3:36

dengkul larang. Pak Oka 1.000 tuh tiap

3:40

muterin bisnis tuh Rp100.000 tiap hari

3:42

Rp3 juta lah per bulan cuman dari

3:44

prapit-prapit. Modal dengkul sekarang

3:47

itu enggak bisa kalau Anda bukan anak

3:51

Crazy Rich.

3:54

Anda harus jawab itu dulu. Anda mau jadi

3:55

pengusaha buat apa? Hah? Mau jadi apa?

3:58

Jawab dulu di komentar. Jangan kau

4:01

enggak langsung aja two point Anda mau

4:02

jadi pengusaha mau jadi apa? Itu dulu

4:04

ya. Karena entrepreneur ini bukan sebuah

4:07

status yang bisa dijaga motivasi. Anda

4:09

bertarung dengan uncertain

4:11

ya. Apa yang Anda tahu tentang pula,

4:14

Anda tahu definisi entrepreneur artinya

4:16

apa?

4:18

Enggak tahu. Apa anda termakan dengan

4:21

sekolah is bullshit? Ya gak dia tuh bisa

4:24

tahu sekolah full bullshit karena

4:25

sekolah.

4:28

Karena dia sekolah dia tahu full

4:30

bullshit.

4:31

Kalau dia enggak sekolah, dia enggak

4:32

tahu itu. Jadi, enggak mungkin dia

4:36

tuh. Nomor satu. Nomor dua adalah

4:41

setelah saya ngobrol dengan beberapa

4:43

mentor dan ngobrol dengan beberapa

4:46

dosen, the most important thing di usia

4:49

20 sampai 25 adalah experience,

4:53

pengalaman.

4:54

Pengalaman. Anda boleh cari pengalaman

4:56

itu dari manaun. kerja sama orang,

4:59

partimer, freelancer, kuliah lagi. Tapi

5:03

tahu yang menghancurkan itu semua adalah

5:08

ras RH,

5:11

buru-buru.

5:13

Kalian tuh termakan standar society,

5:14

Pak. Kalian tuh termakan standar society

5:17

yang dibuat oleh warga secara fiktif

5:20

bahwa usia 25 harus punya uang cepek.

5:23

Enggak ada, Mas. Uang 20 usia 25 itu

5:26

punya Rp100 juta. Enggak ada yang

5:28

namanya usia 30 itu harus punya rumah.

5:31

Itu hanya standar yang diciptakan masa

5:32

lalu untuk sebagai standar subjek

5:34

sukses. Padahal kembali saya sudah

5:36

bilang sukses itu subjektif.

5:39

Sukses itu subjektif. Tidak ada yang

5:41

pernah puas dengan yang namanya nominal

5:42

saldo. Anda bilang, "Saya cuman pengin

5:44

punya 1 M, Dok. Saya jamin terpotong

5:46

telinga saya. Kalau sudah punya 1 M,

5:48

Anda pasti pengin 5 M.

5:50

Kalau Anda punya 5 M, Anda pengin 10 M.

5:53

Anda enggak bisa kalau berpikir bahwa

5:56

sukses, standar, umur 25 harus punya

5:59

uang. Enggak bisa, Mas. Semakin

6:01

finansialnya dan sekali tahu semakin

6:04

finansialnya rendah, apa yang

6:06

keterbatasan? Ayo coba tebak mahasiswa,

6:08

mahasiswa-mahasiswa di sini. C Anda

6:10

tebak finansial itu berhubungan erat

6:13

dengan apa yang namanya?

6:15

Variasi, pilihan, alternative of choice.

6:18

Semakin tinggi finansialmu, kamu

6:20

memiliki alternatif pilihan yang banyak.

6:22

Contoh, Fer Irwandi punya uang 1 M.

6:26

Apa yang dia lakuin? Mungkin anaknya

6:28

bisa sekolah di Cikal

6:30

yang harusnya dia bisa beli Avanza

6:32

sekarang dia bisa beli mobil banyak.

6:33

Coba kalau dia punya sejuta, dia tidak

6:36

punya pilihan. Jadi finansial itu

6:38

berhubungan erat dengan pilihan dan

6:40

alternative of choice. Dan Anda fresh

6:42

graduate. Sekarang tanya pada pilihan

6:45

Anda. Nomor 3.

6:47

Sebelum Anda memulai bisnis,

6:50

Anda harus cek tabungan Anda.

6:53

Anda harus cek seberapa besar privilege

6:55

Anda. Karena yang tidak diceritakan

6:57

banyak orang 50% kesuksesan berasal dari

7:01

luck, lucky pool, Liverpool contohnya.

7:05

sangat beruntung tahun ini. Saya fans

7:07

Liverpool dan saya mengakui lawannya

7:09

tiba-tiba cidra semua.

7:13

Anda gak tahu kan privilege-nya Dr.

7:15

Tirta apa? Prevel Dr. Tirta tuh bapaknya

7:18

adalah direktur TAM Bank

7:22

dan sekarang menjadi komisaris utamanya.

7:25

Bapak saya tuh dosen ekonomi, jinus

7:28

setengah mati. Saya belajar literasi

7:30

keuangan tuh dari bokap. Saya belajar

7:32

literasi perpajakan dari orang tua.

7:35

Ibu saya dosen pertanian yang nyebrang

7:37

ke bank. Udah gitu ibu saya Cina W

7:41

gandul asli. Bapak saya Boyolali marga

7:43

wong Simon n tanah

7:46

anake tunggal. Rain Cino Katolik 25

7:50

tahun tiba-tiba mualaf di 2013 wis

7:53

tunggal Cino hitungan pelit medit pelit

7:58

kikir sudah jelas saya hemat pangkal kay

8:00

bos ajaran bro frugal even to the max

8:03

kalau bisa bekas kenapa baru kalau bisa

8:05

cash kenapa kredit pengpeng itu. Nah itu

8:08

privilate saya nah sebelum Anda

8:11

berbisnis sebagai fres gear duit anda

8:12

harus punya dua tiga tiga ini. Pertama,

8:16

seberapa stabel tabungan Anda saat ini?

8:19

Tulis. Tulis sekarang semester 6

8:22

tabungan berapa? Rp100.000. Bu jinguk.

8:25

Ah, mending kowe usah bro sor to say

8:27

bro. Nek duitmu gur Rp1 sew berbisnis

8:30

selamatkan diri sendiri dulu. Nuwun sewu

8:32

ki mbuk ya. Nuwun sewu. Cara LPDP kuliah

8:35

yang bener dah. Odit Rp.000 berbisnis.

8:38

Dodol opo bos? Gaplek. Gaplek gur R.000

8:41

Bos. Ora iso. Saya bukan orang Jawa.

8:44

Itulah guna subtitle urusannya sini.

8:47

Nomor satu, kamu sudah stable belum

8:49

secara finansial di sekarang?

8:51

Jika ya, tulis ya

8:55

R juta, tidak. Dan saya yakin 90%

8:58

jawabannya tidak. Maka Anda nonton ini.

9:02

Nomor dua. Seberapa besar privilege yang

9:04

Anda punya? Tulis bapaknya apa? Dosen,

9:08

pengajar. Tulis itu privilege knowledge

9:10

of pendidikan. Bapaknya pejabat

9:13

privilege of power. Bapaknya pengusaha

9:15

privilege of financial

9:18

terus bapaknya punya sales networking

9:21

privilege of networking. Bapaknya ketua

9:23

RT yo privilege

9:25

pos ronda. Ora iso ngopo-ngopo. Soal ini

9:28

ketua RT RW lah minimal bro. Tipis-tipis

9:31

bro ya. Itu privilege ditulis. Kalau

9:34

kamu enggak punya privilege tulis I have

9:36

no privilege at all.

9:38

Yatim tiatu dok nuun sewu sore.

9:43

Nomor

9:45

tulis

9:47

Anda kuliah berapa semester, IPK-nya

9:49

berapa dan Anda punya pengalaman kerja

9:52

apa enggak. Jadi misalkan IPK 2,6

9:55

pengalaman kerja parttimer 3 tahun boleh

9:58

atau IPK 4 Dok tapi enggak pernah kerja

10:01

sama sekali. Tulis tiga ini akan

10:03

berguna.

10:04

Kemungkinan pertama jika ini semua

10:07

positif, Anda financial stable, Anda

10:09

punya privilege. Entah itu di bidang

10:12

networking, pendidikan, power, atau

10:14

finansial. Dan yang ketiga ini IPK-nya

10:20

bagus, maka Anda bisnis itu kemungkinan

10:23

resiko gagalnya kecil. Camkan itu.

10:28

Tahu dari mana? Beli chat GBT Pro Rp3

10:30

juta per bulan. Jawabannya sama.

10:33

Kok dokter Tita tahu, Bro? 3,9 dulu IPK

10:37

baru bacot.

10:40

Arogan kalau pintar enggak apa-apa.

10:42

Jadi, pertanyaan pertama itu kalau

10:44

kemungkinannya ya semua kau berbisnis

10:46

kemungkinan filernya kecil. Loh, Dok.

10:47

Kenapa kemungkinan filer? No. Di bisnis

10:49

itu tidak melihat kemungkinan profit.

10:51

Tapi di bisnis itu adalah seorang

10:53

pengusaha yang bisa menekan kemungkinan

10:55

gagal mendekati 0% itu akan menangkan

10:57

pertandingan. Karena sepak bola ataupun

11:00

hidup itu bukan soal menyerang. Hidup

11:01

itu soal bertahan. Survival, bosku. Live

11:05

is about survival. Live itu bukan soal

11:08

mimpi. Mimpi-mimpi stroke. Nah, guno

11:12

cuk. Nah, nomor dua. Jika salah satunya

11:16

ada tidak. Jika salah satunya ada tidak.

11:19

Misal tabungannya ajur tapi privileg-nya

11:21

ada. Terus IPK-nya elek, IPK-nya ya.

11:24

Jadi tidaknya cuma satu.

11:27

Bekerjalah.

11:28

Bekerjalah.

11:30

Karena bekerja ini akan membuat

11:32

mentalitas Anda menjadi tful dan membuat

11:35

Anda tahu rasanya diperintah orang itu

11:37

seperti apa.

11:40

Bekerjalah jika yanya-nya ini cuma salah

11:42

satu dari ini ya. Eh tidaknya salah

11:44

satu. Jadi misalkan finan eh finanal

11:48

step tabungannya bagus tapi privilege

11:50

enggak punya dan IPK-nya bagus atau

11:55

privilege ada, finansial bagus, IPK-nya

11:58

elek atau IPK-nya bagus, IPK-nya elek

12:01

tapi kerja. Previlage enggak ada,

12:03

finansial bagus. Jadi misalkan kalau

12:05

tidaknya cuma satu, tolong bekerjalah

12:08

karena harus kalian harus belajar dari

12:09

orang. Kalau kalian ketemu kantor toxic,

12:12

maka kamu jangan jadi bos seperti itu.

12:14

Kalau ketemu kantor yang membuat kamu

12:16

grow, jadilah bos seperti itu. Di situ

12:19

kamu akan taful. Bekerjalah berapa lama

12:21

sampai ininya ya semua.

12:24

Ini yang paling apes. Tidaknya lebih

12:26

dari satu.

12:29

Kemungkinanmu survive kecil. But ada

12:32

batnya tidaknya lebih dari satu ini.

12:34

Kalau tidaknya lebih dari satu ini akan

12:36

menjadi problem yang berat. Neranginya

12:37

sulit. Why?

12:41

biasanya tidak lebih dari satu generasi

12:43

sandwich biasanya. Jadi terjebak dalam

12:46

situasi kaum menengah atau kemiskinan

12:48

struktural antara dua ini. Menengah

12:50

tanggung

12:51

atau miskin parah. Eh miskin dan menang

12:54

tanggung. Kalau miskin parah wis ajur

12:55

kabeh telur telu-telunnya tidak semua

12:57

itu. Itu mesakai banget itu. Itu nanti

12:58

yang tak bahas di terakhir. Jadi

13:00

menengah tanggung dan miskin.

13:03

Miskin tapi enggak banget-bangetlah. Ini

13:05

biasanya tidaknya lebih dari satu. Nah

13:06

ini carilah kerja apapun tapi dapat

13:08

uang. Enggak usah pedulikan IP, enggak

13:10

usah pedulikan networking, enggak usah,

13:12

yang penting mentalitas.

13:15

Ini ini yang kerja apapun yang penting

13:19

dapat uang dan boleh bekerja tidak

13:21

sesuai gelar. Partimer yang penting

13:23

dapat uang. Sikat,

13:25

jangan berbisnis dulu.

13:28

Yang terakhir yang paling apes. Kalau

13:30

tidak semua gimana?

13:32

Takdir, Bos. Karena bayangin tabungan

13:35

gak ada doh.

13:37

Preverage enggak ada.

13:39

Pengalaman kerja kosong, IPK rendah.

13:41

Wah, astagfirullahalazim. Ini pasti

13:43

hobinya push rank.

13:46

Sudah jelas

13:48

yo minimalne

13:50

piye yo, Bro? Yo, privilege enggak ada.

13:53

Finansial ajur, IPK ajur.

13:56

Wis jelas ya. Terus tak pertanyaan, nek

13:58

IPK-mu ajur ngopo kuliah? Ah, mending

14:00

duit kuliahnya buat kerja. Jadi,

14:02

perkataan di TikTok yang mengatakan

14:06

kuliah itu pengangguran dengan gaya.

14:07

Betul. Kalau mahasiswanya goblok. Setuju

14:10

saya. Kalau kamu memang tidak niat

14:12

kuliah, keluar kerja. Jangan kamu

14:15

menghamburkan uang yang sudah

14:16

dikeluarkan oleh orang tuamu secara

14:17

susah payah untuk kuliah enggak niat.

14:19

Benar kata-kata ini kuliah tuh memang

14:23

secara poov-nya mereka kalau nilaimu

14:25

elek ngopo kuliah.

14:28

Kalau kamu sudah dibi orang tua kuliah

14:30

yang benar. Kalau nilaimu jelek resign

14:33

uang SKS-nya buat apa? Buat bisnis.

14:37

petuk ya kan. Makanya tiga-tiganya nih

14:39

aneh ya kan. Finansial hancur, kuliahnya

14:43

hancur, kerja enggak pernah, privilege

14:46

enggak ada. Nah, ini beban negara, Bos.

14:50

Kalau yang generasi sandwich minimal tuh

14:52

dua tidaknya. Misal IPK-nya bagus,

14:55

privilegence enggak ada, finansial ajur.

14:57

Biasa rata-rata gitu. IPK-nya tanggung

14:59

2,8 3,1. Ini gampang kerja apapun tapi

15:04

beda. Sudah jelas nih ya. Tulis dulu.

15:08

Tulis. Setelah menulis ini, masuk di

15:11

poin berikutnya. Self analisis.

15:13

Menghitung kemungkinan gagal

15:17

dan bersaing.

15:19

Yang semua itu gak usah dilawan. Kamu

15:22

enggak usah debat. Kamu enggak bisa

15:24

melawan yang namanya takdir.

15:26

Kok dia karena kita enggak bisa memilih

15:28

kita lahir di mana.

15:30

Tiga ya. Semua tuh biasa berhubungan

15:31

privilege. Dan tiga-tiganya ini kalau

15:34

keluar-karos, berjuanglah dari nol.

15:36

Kepruk aja gak sih. Enggak mungkin

15:37

soalnya berjuang dari nol. Dari nol

15:40

dasmu dari nol gituin aja. Yang berjual

15:42

dari nol tuh rata-rata yang berapa? Yang

15:44

tidaknya lebih dari satu itu dari nol

15:47

zero malahan minus. Nah, sekarang kita

15:50

akan belajar mengenai yang tiga adalah

15:52

survival. Kalau yanya gede, survivalnya

15:55

gede banget. Jadi berbisnislah enggak

15:56

apa-apa. Bisnis apa yang menguntungkan?

15:59

Pilihlah bisnis yang kemungkinan kecil.

16:02

Belajar dari apa? Franchise bisnis ayam

16:05

goreng. Nah, contoh olive, Almas,

16:09

Sabana. Kenapa? Filernya kecil,

16:12

marginnya kecil. Apa yang kamu pelajari

16:14

dari franchise bisnis FNB yang

16:16

murah-murah?

16:18

Sistem manajerial. Jadi kalau kamu mau

16:21

belajar, bisnislah FNB, ayam geprek yang

16:23

murah-murah. Contoh ayam sabana the

16:26

chick apa nih kopi cincau yang bisnisnya

16:29

murah-murah yang dengan 25 35 juta kamu

16:32

dapat franchise. Tapi tujuan di sana

16:33

bukan cari laba. Kamu tahu cara

16:36

manage-nya sehingga cara manage itu yang

16:38

membuat inspire kamu untuk berbisnis

16:40

yang beneran. Itu saranku buat yang

16:42

tiga-tiganya ya. Tapi kalau yang buat

16:45

kalian yang ada tidaknya satu kerja.

16:49

Kerja ini akan penting kalau kamu ketemu

16:52

kerja ini experience bagus dan setelah

16:54

kerja kamu dapat gaji. Keputusan di

16:56

tanganmu. Tapi saran saya enggak perlu

16:59

resign. Double profesi is the best.

17:03

Double profesi kerja to5 tapi punya

17:06

bisnis. Loh emang dokter Tirta begitu?

17:09

Iya saya tujuh profesi masih hidup saya

17:13

stres sitik. Makanya lari-lari

17:16

lari sendiri saya. Kalau lari ramai-ram

17:17

saya kepriuki wong ya.

17:19

Stres ini. Jam . Pulang dari Malakai

17:21

lari saya kayak begal. Makanya tato

17:24

ditutup. Lari malam-malam jam . Botak

17:26

tatoan kiri dijotos.

17:29

Ya. Jadi buat kalian yang tidaknya cuman

17:31

satu itu harus kerja. Kerja cari uang

17:36

untuk mempelajari apa yang namanya

17:37

finansial literasi. Karena kalian enggak

17:40

punya salah satu dari kepentingan ini.

17:41

Mungkin finansial kalian jelek atau

17:43

mungkin kalian enggak punya privilege

17:44

atau IPK kalian pas-pasan. Dengan kalian

17:46

bekerja, kalian memiliki experience.

17:49

Setidaknya lebih lama mungkin 3 sampai 5

17:52

tahun dibandingkan yang ya semua. Jadi,

17:54

jangan bisnis dulu. Kalau ada tidaknya

17:56

satu, kerja 2 sampai 3 tahun. Nah, yang

18:00

yanya-nya lebih yang tidaknya lebih dari

18:02

satu kerja lebih dari 5 tahun. Yang

18:05

tidak semua waduh Kamboja aja

18:11

ya. Tour guide

18:15

aman.

18:16

Aman, Bro. Ya kan? Soalnya pertanyaan

18:19

aneh noh, Bro. Kan ini tadi

18:21

pertanyaannya doi adalah orang yang

18:24

kuliah, kan. Nah, kalau dia tiga-tiganya

18:27

enggak, harusnya SMK, Bro. Iya dong,

18:30

SMK dong. Enggak kuliah STM dong.

18:32

Minimal jadi mekanik ya kan dapat duit.

18:34

Ah, ini udah enggak ada duit goblok.

18:36

Kuliah ngentek-ngenteke diet wong tua,

18:38

we, Bos. Yang yanya cuma satu atau

18:41

tidaknya lebih dari satu. Ah, ini harus

18:43

kerja. Dan yang membedakan tiga ini

18:45

kalau kalian sadar apa? Kalian mulai

18:47

ngeh nanti. Jadi membedakan adalah

18:49

waktu.

18:51

Itu yang harus kalian tahu. Orang kaya

18:54

itu setelah saya pelajari

18:57

keistimewaannya adalah membeli waktu.

19:02

Itu yang harus kalian tahu. Membeli

19:04

waktu maksudnya gimana, Dok?

19:09

Saya dapat uang banyak, tapi saya

19:11

menggaji orang banyak supaya saya bisa

19:13

bersantai di rumah dan saya tinggal

19:16

dapat income dan gaji orang banyak.

19:19

Paham sampai sini ya? Crazy rich beneran

19:22

itu akan melakukan segalanya demi waktu,

19:26

hidup lebih lama, menikmati waktu dengan

19:30

keluarga,

19:32

dan delegasi sebisanya, semaksimalnya

19:35

supaya dia ada waktu buat dirinya.

19:38

Orang kaya itu membeli waktu. Jadi

19:40

kalian jangan nganggap pebisnis kaya

19:42

raya itu tujuannya menyediakan dan

19:45

membeli waktu. Karena mereka spending

19:49

too much time untuk membangun bisnisnya

19:51

sehingga mereka enggak punya waktu buat

19:52

dirinya. Jadi ketika mereka sudah kaya,

19:55

mereka memanfaatkan uang untuk membeli

19:57

waktu.

19:59

Nah, karena privilegate ini ada yang ya

20:02

semua tadi yang tidaknya satu dan

20:04

tidaknya dua yang membedakan waktu.

20:07

Mungkin yang tidaknya dua ini akan

20:08

menjadi kaya tapi waktunya lebih lama

20:11

lima kali lipat daripada yang ya semua.

20:14

Begitu juga yang-nya cuma satu. Mungkin

20:16

dia akan kaya tapi dia akan lebih cepat

20:17

daripada y-nya dua. Tapi itu teoriti

20:21

statistik

20:23

ya. Karena saya masih percaya yang

20:25

namanya faktor terakhir apa? Lak. Itu

20:29

yang tidak dibongkar setiap pengusaha.

20:33

Kapal Api laris. Karena dia yang pertama

20:34

kali jual kapal Api

20:38

coba dia jualnya 2024 jadi kapal uap.

20:45

Loh, enggak salah lah. Enggak mungkin

20:47

ada kapal api, kapal listrik.

20:52

Konslet goblok neng wong kestrek kok

20:54

kenakan

20:57

api, Bro. Ya kan? Jadi dia ini bisa kaya

21:02

karena mungkin yang jual kopi saat itu

21:04

dia doang.

21:06

Karena kamu pertama, kamu dapat

21:08

privilege, kamu jual pertama. Jadi, kamu

21:10

harus tahu loh pebisnis itu sangat

21:12

terikat dengan yang namanya lak.

21:15

Contoh, kok bisa, Dok? Karena bisnis itu

21:19

bukan soal modal tok, soal banget saya

21:21

kalau ada bisnis dal dengkul, dal

21:22

dengkul wis kata-kata motivator itu

21:25

kesel. Nah, ini sekarang saya terangin

21:27

nih ya. Pbisnis itu bukan soal cuman

21:30

modal, ada yang namanya dep ya. Kita

21:34

berhutang menggadaikan rumah orang tua

21:36

demi bisnis. Kamu tahu rumah orang to

21:38

tuh aset jelas serta. Kau gadai demi

21:40

sesuatu uncertain. Kau gadai demi depan

21:43

dan kamu ye dapat uang 2 M. Pinjam 1 M

21:47

buat bisnis 1 M buat foya-Fa. Goblok

21:49

kowe ii bayar bu utang pokok karo bunga

21:52

to belum dapat income sudah suruh bayar

21:54

cicilan utang. Berhutanglah kalau

21:56

bisnismu sudah serta jangan berhutang

21:59

kalau bisnismu enggak sertain. Itu

22:00

kuncinya kalau mau berhutang. Itu

22:02

finansial pertama. Berhutanglah kalau

22:04

bisnisnya serta gitu loh. Kalau enggak

22:07

serta ya jangan berhutang. Belajar dulu

22:10

gitu. Jadi kalau fres git saya mau

22:12

bisnis tapi bingung mau bisnis apa.

22:15

Bisnis otakmu itu loh ya. Otakmu

22:18

ditingkatkan, Bro. Ya, literasi.

22:21

Ini omongan dari mentor.

22:24

Mentor saya enggak bisa saya sebut

22:27

networking mahal ya. jadi dokter Tirta

22:30

dulu biar dapat networking kayak gini.

22:32

Nih saya tanya sama dia, "Pak, di level

22:36

Anda sekarang menurut Anda kan Anda udah

22:38

wisdom." Wisdom tuh kayak orang yang

22:40

sangat pintar dan sukses menjadi super

22:42

kaya sehingga omongannya dia dipercaya

22:44

karena dia memiliki experience yang

22:46

lebih besar daripada lain. Apa investasi

22:48

terpenting Anda? Saya tanya pada dia.

22:51

Jawaban dia dua. Otak sama kesehatan.

22:53

Plotwis.

22:55

Loh, kok bisa? Kalau saya punya uang,

22:57

saya akan merbaiki otak saya,

22:59

meningkatkan knowledge saya. Kalau saya

23:01

punya uang, saya akan meningkatkan

23:02

kesehatan saya sehingga saya bisa hidup

23:05

dan bisa mengurangi penyakit-penyakit

23:07

metabolik karena semua orang tua pasti

23:09

mati. Loh, kenapa otak harus

23:11

ditingkatkan?

23:13

Karena untuk mengejar ketertinggalan get

23:15

of knowledge dengan teknologi dan anak

23:16

muda. Jadi kalau Anda mau kaya, Anda

23:20

perbaiki pola pikirnya dulu. Dan untuk

23:22

belajar memperbaiki otak itu tidak harus

23:24

dengan kuliah. Boleh dengan soft course,

23:26

boleh dengarin YouTube yang bermanfaat

23:28

dan iqra. Baca buku, baca artikel, baca

23:32

jurnal. Tontonanmu apa? FBYP TikTok

23:35

goyang-goyang. Kucing ai u I ai

23:40

tidur sampai jam . N ai

23:43

terus lihat kucingnya hehe.

23:45

Lihat video kucing. Endingnya lihat

23:48

jokes bapak-bapak. Apa beda fitnah dan

23:51

fitness? Fitnah itu kejam, fitness itu

23:54

ke gym.

23:56

Jam 12.00 malam nonton begituan.

23:59

Ya, setidaknya kalau kalian mau nonton

24:00

begituan, tolong tingkatkan bukunya.

24:03

Yang kemarin malah sebutkan kata-katanya

24:06

yang sudah boleh pulang.

24:09

Ya emang pulang karena kesal itu kau

24:11

tanya-tanya terus itu. Coba kau tanya

24:13

saya, Dot. Tirta satu kata-kata dasmu di

24:18

udah capek kok tanya-tanya ya.

24:22

Kopi ini kopi beneran ini kapal api nih

24:24

bukan dendos woi.

24:27

Ya kalian tahu kalau saya ngajar kayak

24:30

gini itu harganya berapa? Mahal.

24:33

Murah sih. R00.000 itu di TB

24:37

ketemu saya itu. Jadi

24:40

lak itu penting. Jadi

24:43

banyak yang naif untuk mengakui itu lak,

24:45

Bro. Tirta tuh bisa gini tuh karena LK.

24:47

Seandainya saya tidak tolol, rambut pink

24:49

keluar-keluar di Copit kayaknya follower

24:51

saya enggak R1 juta. Itu minimal R00.000

24:53

mentok. Terkenal dengan jual beli sepatu

24:55

Kompas. Dokter yang jual sepatu itu saya

24:58

itu. Tapi karena saya tolol stres saat

25:01

itu, toko tutup tiba-tiba terus bingung

25:03

soal PSBB keluar-keluar di live sambil

25:05

ngudat-ngudut viral. Itu kan lag.

25:09

Coba kalau saya lakukan malah saat itu

25:11

membas bola mungkin saya jadi coachi.

25:16

Saran saya buat kalian tuh adalah always

25:19

trust the process

25:21

ya. Percaya bahwa dunia ini sometimes

25:22

enggak adil ya. Kalau kalian sudah

25:25

enggak punya privilege, gak ada yang

25:26

perlu disalahkan,

25:28

ya. Kalau kalian sudah terjebak di

25:29

kemiskinan struktural, ya wis meh piye,

25:33

ya kan enggak bisa. Dan sekali lagi,

25:35

tidak ada yang namanya from zero dari

25:37

sekarang, Bos. Aku enggak

25:38

percaya-percaya kayak gitu. Semua orang

25:40

yang saya tahu tuh rata-rata bukan from

25:42

zero.

25:43

Tahu dari mana? Kau tahu Pak Gita

25:46

Wiryawan ya? Tak aja obrol, "Wah, jebol

25:50

penuh privilege. Sangat pure blood.

25:52

Semua keluarganya separuh dokter kecuali

25:54

beliau

25:56

mumet rawi. Bos dokter kabeh keluargane.

25:59

Wedian sangar banget bos. Aku pakku

26:01

waduh pak tani bos jadi dosen. Itu aja

26:04

sudah privilege karena ada dosen dan

26:06

enggak boleh disalahin kita tuh sama.

26:08

Ending-nya itu adalah kita mati di 2*

26:10

sat jadi debu dan abu. Ya udah

26:14

ending-nya alpart yang kita kumpulkan

26:16

kalau kita mati alpard tersebut akan

26:18

dinikmati orang lain. Jadi apa yang kita

26:20

bisa wariskan? Hanya dua. Ilmu. Itu yang

26:23

pertama. Dua adalah yang pertama adalah

26:27

ilmu. Jelas. Yang kedua anak. Ini anak

26:30

manak terus bos. Ya. Kecuali kalian

26:32

memang cukup. Dan yang terakhir pesan

26:35

saya sebelum tutup. Jangan pernah mau

26:37

dibodohi oleh society. Bahwa aku mungkin

26:40

agak berbeda dengan financial literatur

26:42

yang lain ya. Tapi aku menyarankan,

26:44

kalau mampumu beli bekas ya beli bekas.

26:47

Kalau mampumu ngontrak ya ngontrak.

26:49

Emang kenapa kalau ngontrak?

26:52

Emang kenapa? Emang kenapa kalau

26:53

ngontrak? Emang kenapa kalau belinya

26:55

bekas?

26:56

Kenapa? Mobil saya lima bekas semua lah.

26:59

Terus nanti kalau pajaknya ya ora usah

27:00

diinggu. Wong depresiasinya kosong.

27:03

Salah satu resiko membeli mobil bekas

27:04

adalah depresinya udah kosong nol sudah

27:07

enggak bernilai daripada ya udah me piye

27:10

daripada aku terjebak dengan cicilan

27:12

yang enggak bisa aku penuhin terjebak

27:13

dengan KPR floating yang akan mencekik

27:15

biayaku. Kembali lagi kecuali kalian

27:18

bisa memastikan kalian pekerja 20 tahun

27:19

dan dapat jaminan BPJS jaminan

27:21

pensiunan, enggak apa-apa. Jadi

27:23

sometimes ya tidak perlu buru-buru.

27:26

Nikmatin aja bro. Mati itu cuma sekali.

27:28

Hidupnya tiap hari. Ini yang perlu

27:29

dipahami terakhir. Mati itu cuma sekali

27:31

bos.

27:32

Ya kan? Dan kematian itu pasti kita

27:34

hadapin. Hidup itu tiap subuh. Jadi tiap

27:36

subuh apakah kalau bangun pagi pasti

27:39

kaya raya? Tidak.

27:41

Tidak, Bro. Tuh, ya Allah. Itu saya

27:43

bangun pagi terus enggak pernah jadi

27:44

gitawirawan saya. Saya tuh berharap saya

27:47

bangun pagi terus ya subuh kok enggak

27:49

bisa jadi sandagun saya. Sudah 30 tahun

27:52

bangun pagi enggak bisa sandia. Karena

27:53

memang itu kelise doang. Bangun pagi itu

27:56

hanya membangun yang namanya habit. Biar

27:58

kalian tuh enggak mager dan gabut. Biar

28:01

kalian otaknya fresh karena di pagi hari

28:03

hormon tuh bagus gitu loh. Apakah orang

28:06

bangun siang bisa kaya? Bisa kan itu

28:08

sebenarnya klise. Jadi saya sudah bangun

28:10

pagi terus ada di YouTube konten mencoba

28:12

bangun pagi selama 14 tahun berturut

28:14

ternyata tidak kaya. Ya emang goblok

28:16

memang enggak pernah kaya. Enggak ada

28:17

istilah bangun pagi tiba-tiba kaya raya.

28:20

Enggak ada itu. Enggak ada kayak gitu.

28:22

Jangan dipercaya omongnya gitu. Bangun

28:24

pagi itu cuma membangun habit menjadi a

28:26

good habit karena itu disiplin gitu loh

28:28

kawan. Paham? Jadi dari pertanyaan

28:31

fresh, graduate bisa bisnis itu tadi

28:33

jawabannya. Dan jika kalian tersinggung

28:35

aku minta maaf ya. Kalau enggak kayak

28:37

gitu kalian enggak akan paham. Dan jadi

28:38

pegawai, partimer, pengusaha, apapun

28:41

yang kalian rasakan sekarang is

28:42

sometimes itu rezeki orang ya. Jadi di

28:45

balik kesuksesan kita ada kegagalan

28:47

orang.

28:49

Enggak percaya?

28:51

Kalian punya teman?

28:53

Kalian punya teman? Kalian punya teman

28:55

kan? Teman nongkrong. Eh, ternyata

28:58

lockernya cuma satu. rebutan sama

29:00

temannya kan pusing ya kan. Endingnya

29:03

ada kalian harus memilih pertemanan atau

29:05

uang

29:08

dan jangan buru-buru nikah ya bro kalau

29:10

enggak punya uang. Kalian yang

29:12

menciptakan kemiskinan yang lain.

29:15

Realistis itu penting. Nek tidak bisa

29:18

menghidupi anak orang lain, jangan

29:20

buru-buru nikah.

29:22

Menyelamatkan diri sendiri aja belum

29:24

bisa. H mau nyelamatin orang lain.

29:27

Sampai jumpa di kelas pakar berikutnya.

29:29

Dan percayalah Liverpool 30 tahun aja

29:31

juara sekali.

29:33

Bisa jadi kalian 30 tahun lagi baru

29:35

sukses.

29:43

potongan

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free