TLT: Teknologi Pengolahan Limbah Padat
Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Yang saya banggakan
teman-teman mahasiswa.
Semoga teman-teman semua senantiasa
dilimpahkan kesehatan, keselamatan,
serta kesuksesan. Marilah kita awali
pertemuan kali ini dengan berdoa. Berdoa
dipersilakan.
Nah, Teman-teman mahasiswa yang saya
banggakan.
Pada kesempatan kali ini kita akan
membahas bersama mengenai teknologi
pengolahan limbah padat. Ya, ini
merupakan pokok bahasan mata kuliah
teknologi lingkungan terapan. Sama
sebagaimana
teknologi pengolahan limbah cair yang
pernah kita bahas bersama pada
pertemuan-pertemuan sebelumnya.
Jadi dalam mata kuliah teknologi
lingkungan terapan ini memang lebih
banyak ee membahasnya itu apa ya garis
besarnya ya garis besarnya atau gambaran
umumnya. nanti lebih detailnya misalnya
perhitungan
apa ee desain teknisnya, kemudian
spesifikasi dan ee kriteria-kriteria
untuk perhitungan yang lainnya itu akan
lebih detail lagi dibahas dalam mata
kuliah. Misalnya kalau teknologi pengan
pan limbah padat ini adalah instalasi
perancangan instalasi pengolan limbah
padat. Kemudian ada perancangan yang
kemarin yang limbah jar kan perancangan
instalasi pengelolaan air limbah. Nah,
di limbah padat juga sama. Nanti di sini
teman-teman
kita akan bersama-sama membahasnya
secara umumnya atau gambaran umumnya,
garis besarnya. Nah, nanti detailnya di
mata kuliah lanjutan ya.
Nah, untuk ke pengolahan limbah padat
sendiri
itu kan sebelum kita masuk ke
teknologinya mungkin
ini ya ee limbah padat salah satunya
sampah itu ada paradigma yang saat ini
itu modelnya ini seperti piramida
seperti ini. Jadi kondisi saat ini
terutama di Indonesia itu kan lebih
banyak limbah padat atau sampah itu
salah satunya lebih banyak ee diolah
atau ditangani
menggunakan metode disposal atau open
damping ya daripada di ee pencegahan
atau
meminimalisir sampah itu masih sedikit
Jadi lebih banyak kondisi saat ini di
Indonesia kita ee tahu teman-teman juga
mengetahui bersama-sama lebih banyak di
sini.
Jadi kita masih mengdef
kemudian yang open dumping. Jadinya ya
kondisi
saat ini pengolahan atau pengelolaan
sampah yang pengelolaan sampahnya ya
masih belum ideal ya. Nah, idealnya
lebih ke piramida terbalik yang
sebelahnya ini di mana piramida terbalik
ini tentunya
kita berharap ya sudah tidak ada lagi
open dumping, sudah tidak ada lagi eh
landfill-landfel baik itu sanitary atau
controlled landfill ya sudah ee
berkurang sedikit. Jadi komposisi
persentase
di sanitary control itu lebih sedikit
ya. Lebih banyak apa di sini lebih
banyak idealnya itu kita harus ee
redesain kemasan yang lebih ramah
lingkungan yang tidak menebabkan
sampah atau limbah padat itu bertumpuk.
Nah, ini harusnya lebih banyak
persentasenya atau komposisinya
dibandingkan
dengan ee landf atau pendamping.
Pendamping kita harapnya sudah tidak
ada. Jadi ee piramidanya piramida
terbalik. Idealnya seperti ini. Tapi ya
kita tahu sekarang masih di
pengelolaan sampah komposisi
persentasenya itu masih piramida, masih
berbentuk piramida. Jadi yang paling
banyak adalah disposal dan open dumping.
Nah, kemudian selain redesain, kemudian
retail tidak menyediakan kantong plastik
sekali, itu harus lebih banyak ya.
Kemudian di bawahnya ada belanja tanpa
kemasan. Jadi kita bisa melakukan ee
belanja tanpa kemasan. Kemudian untuk
mencegah sampah ya, bagaimana kita harus
ee berperilaku.
Nah, kemudian
gaya hidup ee yang ulang contoh
penggunaan galon. Contoh kita juga
menggunakan tumbler gitu ya. Jadi yang
tidak hanya sekali pakai gitu ya.
Nah, kemudian ada
untuk daur ulang sampah anorganik. Jadi,
sampah anorganik yang bisa didaur ulang,
bisa didarur ulang atau recycle.
Kemudian ada juga teknologi untuk kita
harus bagaimana sampah organik itu bisa
dilakukan pengomposan.
Nah, dilakukan pengomposan.
Selain itu sekarang juga sudah banyak ee
untuk metode pengolahan sampah dengan
magot ya, dengan maget atau BSF eh black
shoulder fly atau lalat hitam itu juga
bisa untuk ee ditangani
ee untuk menangani sampah atau limbah
padat ini ya.
Nah, kemudian di piramida atau tahapan
di bawahnya itu ada WTE
atau waste to electricity.
Eh, sekarang juga ada waste to steam ya.
kita nanti akan bahas juga kalau
memungkinkan kita bahas selain waste to
electricity kita bahas waste to steam
juga yang teman-teman mungkin pernah
dengar LCCN ya life cycle carbonetal ya
teknologi dengan life cycle carbonetal
kemudian ada biogas
ada RDF dan SRF nah ini komposisi di
sini setelah ee eh sanitari. Jadi
sanitari control line fel ini yang
paling sedikit.
Kemudian, nah yang sisanya
bisa diolah ke waste to electricity,
waste to steam, biogas atau rdf atau
SRF. Nah, ini teknologi-teknologi yang
ee kita harapkan bisa mengurangi
ee tumpukan atau timbulan-timbulan
limbah padat atau sampah.
Nah, untuk prosesnya memang ada beberapa
ee apa ya metode ya. ada yang secara
proses biologi,
kemudian ada yang fisik atau ini didaur
ulang ya, lebih bisa didaur ulang dan
memang sisanya itu ke ee konversi itu
energi
baik melalui steam atau nanti
menggunakan listrik kembali ke listrik
atau melalui steam dulu yang mana yang
ee akan dimanfaatkan
ini kalau bisa adalah W itu bisa diolah
secara biological dulu ya. Jadi kalau
bisa kemasan atau apa itu yang lebih
ramah lingkungan yang berbasis
ee bisa lebih mudah terurai dan bisa
diproses secara biologi dulu. Jadi baru
sisanya
itu baru kita ee olah ee konversi ke
energi.
Nah, sebagaimana di peraturan Menteri
PUPR nomor 3 2013, jadi pengelolaan
sampah itu kan mempertimbangkan
karakteristik sampah, kemudian
ee teknologi pengolahan yang ramah
lingkungan, K3 ya, ee kemudian kondisi
sosial masyarakat.
Nah, memang saat ini juga apa
untuk menerapkan pengolahan sampah kita
masih banyak yang keteteran ya. Mungkin
di daerah teman-teman saat ini masih apa
banyak yang darurat sampah. Nah, sama
juga di beberapa daerah juga mengalami
hal tersebut.
Nah, untuk ee pengolahan
limbah padat atau sampah ini bisa diolah
secara fisik,
yaitu dengan
mengurangi ukuran sampah atau
memperkecil ya, dikecilkan kemudian
dipadatkan. Nah, bisa dipadatkan
kemudian ada pemisahan secara magnetis
atau massa jenis maupun optik. Nah, jadi
ada
ee pengolahan secara fisik dulu.
Kemudian secara kimia
itu bisa dengan ee pembubuhan bahan
kimia agar memudahkan proses atau
tahapan
pengolahan selanjutnya. Tapi pengolahan
secara kimia ini memang perlu
dipertimbangkan juga dampak terhadap ee
lingkungan sekitar.
Bagaimana ee dampak dari ee pengolahan
secara kimia?
Kemudian pengelolaan secara biologi baik
itu
pengolahan secara aerobik maupun
anaerobik maupun gamb gabungan itu juga
bisa ya. itu bisa
melalui seperti contoh pengomposan,
terus biogas.
Jadi sampah organik itu
ee ada beberapa yang sudah selain diolah
jadi kompos juga bisa ada ee apa
namanya? potensi untuk dijadikan biogas,
biogas.
Biogas.
Kemudian mungkin teman-teman juga yang
magot
ee BSF itu juga
ada yang sudah banyak berhasil ya, tapi
memang harus ada kedisiplinan atau
keketatan. Nah, harus mempertimbangkan
K3 juga supaya tidak ee berdampak ke
lingkungan sekitar.
Kemudian teknologi pengolahan secara
termal atau lebih ke penggunakan panas
ya
ee seperti inenerasi
ee pembakaran,
kemudian perolisis. Tapi ini bukan
pembakaran terbuka ya, perolisis.
Kemudian ada gasifikasi.
Nanti kita akan coba bahas ee perbedaan
di ketiga ini juga,
pirolisis, sama gasifikasi itu ee
perbedaannya di mana ya? Ini teman-teman
mungkin sudah pernah dengar
AFR ya, AFR atau air fuel rasio ya. Nah,
itu di situ perbedaannya di AFR-nya
salah satunya adalah AFR fuel. rati-nya.
Kemudian pengolahan sampah menggunakan
teknologi lain. Sebenarnya sudah ada
beberapa selain RDF ini
ada teknologi lain yang bisa
dikembangkan dalam ee mengolah sampah.
Nah, tapi
ya ini sebetulnya pertimbangan
ini tidak tidak hanya ini ya, masalah
investasi sebetulnya juga menjadi
ee pertimbangan. Jadi biaya investasi
dalam pemilihan teknologi pengolahan
limbah padat atau sampah ini mau mau
tidak mau kembali lagi ke masalah biaya,
masalah investasi.
Nah, ini untuk gambaran yang semoga aja
ee apa sistem landfill ini sudah
tidak ada di Indonesia ya. Tapi ya itu
idealnya idealnya apalagi yang open
dumping ini. Ini semua idealnya memang
tidak ada lagi di Indonesia ya. Dedek
lagi open dumping memang memang paling
murah tapi potensi pencemaran ke
lingkungannya yang paling tinggi.
Nah, nanti biaya sosial juga tinggi.
Ee timbunan terkontrol atau control
linef
memang lebih terkontrol.
Tidak hanya ee asal apa dibuang aja,
ditimbun aja.
Nah, tapi ada ee apa namanya? Proses
untuk mengontrol
walaupun apa namanya?
Semoga juga berkurang control landfel di
Indonesia. Nah, di control linef ini
sebenarnya sudah ada pengelolaan air
lindi ya, pengelolaan air lindi atau
lisitnya. Lisitnya tapi masih secara
parsial. ini tapi sudah mengurangi
dampak
air lindi ke lingkungan terutama ke air
tanah ke lapisan tanah di bawahnya itu
sudah berkurang
biaya operasi jelas lebih mahal daripada
open damping yang paling mahal sendiri
kalau dari sistem landfilling ini
sanitary landfill ini
sanitary landfill ini ada beberapa
lapisan yang harus dipasang
ee ee dalam
ee apa cekungan atau di
di dalam land-nya di itu diinstalasi
harus dipasangi beberapa lapisan dari
geomembran, kemudian geotekstil,
terus ada itu apa namanya? Lapisan
pasir dan sebagainya. Memang ee potensi
pencemaran ini paling rendah
dibandingkan kontrol Level sama Ponding.
Oh ya, selain itu juga pengelolaan air
lindinya ini sudah ada dipasang di sini
juga nanti pengelolaan air lindi. Jadi
dia terintegrasi
pengelolaan air lindi atau licitnya itu.
Jadi sudah terintegrasi nanti akan
dipasang juga pipa-pipa
vertikal horizontal untuk ee mengelola
air lindi dari timbul timbunan timbunan
sampah yang ada di sanitary landfil ini.
Yang jelas jadi sehingga
biaya investasi dan operasionalnya
paling tinggi ya.
bandingkanal
landfel ataupun open dumping. Baiklah
teman-teman semua, demikian yang dapat
saya sampaikan pada kesempatan kali ini.
Terima kasih atas perhatiannya dan mohon
maaf atas segala salah dan khilaf saya.
Sampai berjumpa kembali. Tetap semangat
ya. Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Reducing Single-Use Plastics
National Academy of Medicine · English

Karnaval Senggreng 2024 Drama Kolosal "DAMAR WULAN" (Original Music Vidio Rt.09/03 Songo Sekar)
NATALES Crew Channel · Indonesian

🌌 Ilmu 'Fisika' Itu Sebenarnya Apa Sih? #BelajardiRumah
Kok Bisa? · Indonesian

We Jumped Off A Bridge For Our Double Date!
Noah Atwood · English

ASAL-USUL CANDI BOROBUDUR | MENGUNGKAP LEGENDA, SEJARAH, DAN MAKNA DI BALIK KE AJAIBAN DUNIA
Sejarah Abadi · English

Mengenal Organ Tubuh Manusia dan Fungsinya | Video Edukasi Belajar Anak
Bubuyaya Official · Indonesian

EP: 18: TIPO DE OBREIRO QUE QUERO SER
Presley Camargo · English

THE FALL THEY NEVER EXPECTED: WHY BETRAYING A SUPER EMPATH ENDS THE NARCISSIST | DR. RAMANI
TENTIAL · English

BIOLOGI Kelas 11 - Sejarah Penemuan & Komponen Penyusun Sel | GIA Academy
GIA Academy · Indonesian

How did China's 2,000-year empire collapse?
Epic History · English

Dino James - Pyaar Pyaar (Official Video) | Prod. By AAKASH | Def Jam India
Dino James · Hindi

الست ليزا جابتلك طريقه حفظ الخضار لمدة أسابيع فريش#ليزا #الست_ليزا #حفظ_الخضار #حيل_منزلية #تنظيف
الست ليزا · English
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.