Full Transcript

·YouTLDR

ESQ (Ari Ginanjar) - IQ, EQ, dan SQ

29:57IndonesianTranscribed Jul 26, 2026
0:06

[Musik]

0:22

[Musik]

0:31

Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum

0:33

warahmatullahi

0:35

wabarakatuh saya ingin menjelaskan

0:38

mengenai hubungan antara IQ EQ dan

0:44

SQ namun sebelum saya masuk ke beberapa

0:49

contoh-contoh Saya ingin memberikan dulu

0:51

Penjelasan bahwa IQ itu terletak pada

0:55

fungsi otak neokorteks

0:58

[Musik]

1:03

sedangkan EQ pada fungsi otak limbik

1:12

system sedangkan SQ pada fungsi otak

1:16

yang baru-baru saja ditemukan gut Spot

1:19

atau terletak pada temporal

1:26

lop sebelum kita pahami dulu Apa itu IQ

1:31

EQ dan SQ dan bagaimanakah hubungan

1:33

antara

1:34

ketiganya Mari eh kita lihat sejarahnya

1:38

dulu IQ ditemukan pada tahun

1:41

1905 di Paris tepatnya Prancis oleh B ya

1:47

dan kemudian dibawa ke Amerika di

1:50

Stanford maka lahir disebut Stanford B

1:54

dan dipergunakan pertama kali ketika

1:55

Perang Dunia Pertama dan pada saat itah

1:58

berkembang sampai saat ini tentang

2:01

bagaimana mengukur manusia sukses adalah

2:03

apabila memiliki IQ

2:05

100 dan selanjutnya pada tahun

2:09

19

2:12

95 dimunculkan kembali teori kedua yang

2:15

disebut EQ yang semula dimunculkan oleh

2:20

Daniel goldman dalam bukunya yang

2:22

disebut dengan Working with emotional

2:25

intelligence dan akhirnya pada tahun

2:28

2000 setelah

2:31

melalui sebuah penelitian yang ilmiah

2:34

salah satunya adalah penemuan oleh vs

2:36

ramacandran dari Kalifornia University

2:39

tentang fungsi otak ketiga yang disebut

2:42

gpot dan juga

2:44

ditemukan oleh Mikel persinger dan juga

2:48

oleh wolf singer tentang fungsi yang

2:51

disebut the binding problem nah ini

2:54

semua menjadi syarat ilmiah bahwa

2:57

kecerdasan spiritual itu memang sudah

3:00

ada pada fungsi neuroscis e otak manusia

3:04

nah Mari kita sekarang Berikan beberapa

3:07

contoh pernah suatu saat itu di sebuah

3:10

lembaga yang cukup terkenal di Indonesia

3:13

yang memproduksi pesawat terbang ya

3:16

pesawat terbang tentu ini adalah hasil

3:19

intelektualitas yang luar biasa hasil

3:22

inteligensi yang sangat tinggi ya

3:25

kemudian

3:26

eh pimpinan dari perusahaan bangan atau

3:31

maksud saya pabrik e pesawat terbang

3:34

Indonesia ini bermaksud untuk menjual

3:36

pesawatnya ke Petronas Malaysia Petronas

3:39

Malaysia adalah perusahaan minyak e

3:42

terkenal yang dimiliki oleh Malaysia

3:45

tetangga kita nah kemudian pimpinannya

3:49

datang dan ditemani oleh seorang yang

3:52

sangat tinggi inteligensinya ya mungkin

3:55

iq-nya sudah di atas 120 dengan semua

3:58

gelar di belakang dan di depan kartu

4:00

namanya kemudian mereka datang ke sana

4:03

sebelum mereka mengajukan proposal dan

4:05

negosiasi harga Mereka

4:08

kemudian diundang dulu makan malam oleh

4:12

Bos dari Petronas Malaysia mereka diajak

4:16

makan malam menikmati makanan khas

4:18

Malaysia nah ini adalah saya kira wajar

4:20

dalam dunia bisnis mereka bersilaturahmi

4:23

dulu beramah-tamah dulu untuk masuk ke

4:25

dalam bisnis

4:26

sesungguhnya setelah mereka makan malam

4:29

sambil bincang-bincang santai ee sang

4:32

pembeli yaitu bos dari Petronas Malaysia

4:36

ia ingin E memamerkan produk-produk yang

4:41

merupakan koleksi barang antik

4:42

pribadinya mulai dari guci Cina E dan

4:46

berbagai barang-barang antik yang dia

4:48

koleksi sudah lama sekali sebelum ia

4:50

bahkan menjabat sebagai CEO di Petronas

4:53

itu I jalan-jalan kemudian ia tunjukkan

4:57

kepada ee orang Indonesia ini barang

5:01

antik koleksi dari Cina dari Dinasti

5:03

Ming dan berbagai barang-barang antik

5:06

koleksinya Nah dari e pabrik pesawat

5:10

terbang kita tentu ia merasa bangga Ia

5:12

senang

5:13

sekali melihat koleksi barang antik itu

5:16

ditunjukkan satu persatu dan dengan

5:19

antusias orang Malaysia itu menunjukkan

5:21

ini koleksi barang antik tersebut dan

5:23

orang Indonesia

5:25

eh karena Ia memang seorang yang akan

5:28

harus jual pesawatnya ya tentu

5:32

mengangguk-angguk untuk memberikan

5:35

penghargaan mereka berkata orang

5:37

Malaysia How do you think Sir kemudian

5:39

orang Indonesia ini berkata Oh that's

5:41

good that beautiful fantastic Wah senang

5:45

sekali tentu saja si orang Malaysia itu

5:47

kemudian dia kiring lagi How about this

5:49

Wow That's beautiful that's great

5:52

excellent bagus sekali wah

5:55

berbunga-bunga orang Indonesia Eh maksud

5:57

Maaf saya orang dari Malaysia itu

5:59

berbunga-bunga karena merasakan pujian

6:01

nah namun asistennya yang kebetulan Ia

6:04

adalah seorang Doktor ya dengan berbagai

6:08

eh gelar dan pendidikan tinggi nah ia

6:11

terus mendampingi ditanya juga karena

6:13

dilihatnya ia diam saja Kemudian ditanya

6:16

Hai Gentlemen dari CEO Malaysia ini how

6:21

do you think Oh ini bagus sekali Tuhan

6:25

ini bagus sekali dan perlu Tuhan ketahui

6:28

bahwa di Jakarta tepat di Jalan Surabaya

6:30

barang-barang antik seperti ini banyak

6:32

dan murah-murah

6:34

Tuan anda bisa bayangkan apa yang

6:38

terjadi tentu saja ia marah sekali tapi

6:42

tetap disimpan di hati dan anda tahu apa

6:45

akhirnya CEO dari Petronas ini

6:48

tersinggung dan tidak jadi beli pesawat

6:50

dan mungkin anda tahu bagaimana hasil

6:52

akhirnya Apakah

6:54

kesimpulannya pemirsa yang kami hormati

6:57

bahwa kecerdasan intelektual saja tidak

6:59

cukup masih dibutuhkan Apa yang disebut

7:03

kecerdasan emosional jadi Apakah

7:05

kesimpulannya kecerdasan emosional

7:08

kemampuan untuk merasakan perasaan orang

7:11

lain dan kemudian menjadikan pengetahuan

7:15

itu sebagai informasi penting untuk

7:17

mengambil tindakan Sekarang mari kita

7:20

tanya kepada diri kita

7:22

masing-masing bagaimanakah Apakah kita

7:24

pernah berbuat seperti

7:26

itu baik contoh kedua P mungkin masih

7:31

ingat dulu sekitar 20 tahun yang lalu

7:35

ketika kita naik kereta api Jakarta

7:37

Surabaya atau mungkin Jakarta ke Bandung

7:40

atau Bandung Surabaya 20 tahun lalu di

7:42

kereta api kalau kita haus saat itu kita

7:46

bingung sekali di mana kita ingin minum

7:48

ya kemudian kalau kita ingin minum pasti

7:51

kita akan lihat itu di e stasiun

7:54

orang-orang yang mengangkat minuman

7:57

kemudian dia mengatakan teh teh k k kopi

8:00

teh kopi dan seperti itu ya Semua orang

8:02

menjual teh dan kopi sehingga kita kalau

8:06

ingin minum air putih tentu kita akan

8:09

merasakan kesulitan karena tidak ada

8:12

yang menjual air putih air putih tidak

8:14

ada air putih saat itu gratis tapi

8:18

dengan catatan harus minum di warung dan

8:21

di warung tentu saja makan dulu entah

8:24

makan nasi entah makan Apun kemudian

8:27

baru diberikan air minum gratis di dalam

8:30

teko dan kita bisa minum

8:32

sebanyak-banyaknya Nah itu terjadi

8:35

berpuluh-puluh

8:36

tahun di Indonesia dan mungkin juga

8:39

seluruh dunia saat itu

8:41

pemirsa apa yang terjadi ada seorang

8:45

yang mampu merasakan perasaan kesulitan

8:47

tersebut yang mampu melihat kesulitan

8:50

itu kemudian mampu merasakan Betapa

8:52

sulitnya orang apabila di perjalanan

8:54

kalau ia haus kemudian ia masukkan air

8:58

putih itu air bening itu ke dalam sebuah

9:01

botol dan kemudian botol air minum dalam

9:05

botol itu dijual anda tahu harganya

9:08

lebih mahal dari

9:11

[Musik]

9:19

bensin pemirsa semua tahu akibatnya saat

9:22

ini apa bukan lagi puluhan bukan lagi

9:24

ratusan bahkan sudah ribuan

9:27

perusahaan-perusahaan yang men jual air

9:31

mineral Apa

9:33

kesimpulannya inilah yang disebut

9:37

kreativitas Inilah yang disebut

9:40

keberanian mengambil resiko ini

9:43

menyangkut tentang komitmen tanggung

9:46

jawab visi kemampuan

9:49

merasakan kemampuan untuk membah situasi

9:53

inisiatif sensitif merasakan dan melihat

9:57

dengan mata hati Bagaimana ini semua

10:01

sebenarnya bisa

10:02

diatasi ini adalah kembali contoh

10:06

kecerdasan

10:09

emosional kembali kecerdasan emosional

10:13

menunjukkan bukti bahwa ia begitu

10:16

berperan penting di dalam keberhasilan

10:19

kehidupan pertanyaan saya sekarang

10:22

bagaimana dengan sistem pendidikan kita

10:24

di

10:25

Indonesia kecerdasan emosional Apakah

10:27

diajarkan hal ini di SD SMP SMA atau

10:31

bahkan sampai kuliah yang diajarkan

10:34

umumnya hanyalah intelektualitas ip-nya

10:37

harus 100 maaf iq-nya harus 100 dengan

10:40

ip4 itu yang terbaik Sekarang mari kita

10:43

lihat kenyataannya masih ingatkah

10:45

teman-teman kita dulu yang

10:47

bintang-bintang kelas di SMP SMA kuliah

10:52

Apakah mereka menjadi orang-orang yang

10:54

sukses di atas rata-rata atau bahkan

10:57

mereka orang biasa atau banyak yang

10:58

gagak

11:01

hal ini diselidiki di sebuah lembaga

11:04

yang membuat dan mendirikan data bank

11:07

raksasa yang namanya eqi

11:11

emotion inventory yaitu sebuah lembaga

11:16

yang mengumpulkan data-data orang-orang

11:19

yang sukses di muka bumi hasilnya

11:23

sungguh tak terbantahkan menurut mereka

11:26

dan tidak bisa lagi dipungkiri dikat

11:29

bahwa kecerdasan intelektual itu

11:33

rata-rata hanya 6% yang membawa

11:37

keberhasilan bahkan maksimum hanya

11:42

20% lantas Bagaimana dengan kemampuan

11:45

intelektual dan emosional Kita Sementara

11:47

ini Mana yang lebih kita tekankan kepada

11:49

anak-anak kita anak-anak kita selama ini

11:52

kita dorong supaya memiliki IP dan rap

11:55

yang tinggi anak-anak kita kita dorong

11:58

agar memiki e angka-angka yang tinggi

12:02

intelektualitas tinggi IQ tinggi namun

12:05

Mari kita lihat bahwa ternyata

12:07

keberhasilan itu tidak ditentukan hanya

12:09

oleh intelektualitas

12:12

semata contoh yang

12:14

ketiga ini kejadiannya adalah di Airport

12:18

Soekarno

12:19

Hatta pada saat itu

12:22

pesawat e terakhir akan berangkat dan

12:25

itu ke luar negeri ya kemudian semua

12:29

orang satu siap-siap untuk berangkat

12:32

namun tiba-tiba diumumkan bahwa pesawat

12:35

ditunda karena mengalami kerusakan mesin

12:39

semuanya mengeluh nafas

12:41

panjang ya mereka hanya mengeluh seperti

12:44

itu dan dia Tunggu 1 jam dan pada saat 1

12:47

jam mau berangkat tiba-tiba petugas dari

12:50

airport mengatakan lagi bahwa pesawat

12:53

bukan hanya ditunda bukan hanya

12:56

dibatalkan ee tapi ia

13:00

tidak jadi berangkat dan berangkatnya

13:02

esok pagi anda tahu apa yang terjadi di

13:07

situ banyak pejabat di situ banyak

13:09

bisnisman di mana Besok adalah pertemuan

13:12

penting yang justru tidak bisa

13:14

ditunda-tunda banyak sekali yang marah

13:16

dan salah seorang dari pejabat marah

13:19

gebrak mejanya dia katakan anda tahu

13:22

siapa saya Anda

13:24

tahuimpinan Anda pun bisa saya geser

13:26

dari perusahaan ini kugian yang akan

13:28

saya alami ini adalah akan merugikan

13:31

ratusan miliar rupiah dan perusahaan

13:33

anda akan kami tuntut Apakah anda bisa

13:35

Tunjukkan ini kontraknya dia Tunjukkan

13:37

dan diaa marah sekali Nah tentu saja

13:41

sang petugas counter airport ini ia

13:44

begitu ketakutan ya gemetar sekali

13:46

ketakutan I benar-benar sungguh

13:49

ee mengalami stres yang luar biasa dan

13:53

akhirnya mau tidak mau ya mereka

13:56

diinapkan di transit hotel

13:59

di sebelah airport disimpan di sana

14:03

semua sambil marah dan terpaksa pindah

14:05

ya Namun ada satu orang e yang usia

14:09

setengah baya ya dengan senyum-senyum

14:11

dia datang luar biasa luar biasa petugas

14:15

airport tersebut bingung loh kok Bapak

14:18

mengatakan luar biasa yang lain marah

14:20

kok Bapak seperti ini luar biasa

14:23

bayangkan kalau seandainya pesawat ini

14:26

jadi berangkat kemudian mesinnya rusak

14:29

bisa-bisa malah pesawatnya jatuh kalau

14:32

dipaksakan kita bisa mati di situ apa

14:35

atau mungkin apabila Nanti berangkat

14:38

juga dipaksakan pada saat itu mungkin e

14:41

cuacanya sedang buruk Bukankah kejadian

14:44

kecelakaan itu banyak contohnya di Sibo

14:46

langit Kemarin saya kira ini hal yang

14:49

wajar dan bijaksana Bapak tidak marah

14:52

kata petugas saya sebenarnya mau marah

14:57

saya bisa berpikir marah

14:59

tapi pertanyaan saya lantas untuk apa

15:02

saya marah jadi ini memang suatu

15:04

kenyataan dan saya juga punya urusan

15:06

bisnis yang sangat besar sehingga

15:08

apabila ini Batal resikonya sangat

15:10

tinggi tapi inilah

15:13

kenyataannya pada saat seperti itu sang

15:17

petugas airp itu ya di tertunduk ya

15:20

heran kok melihat orang begitu bijaksana

15:24

kemudianemuda maksud saya orangengah ba

15:27

ituaki tahu di situ banyak pesawat saya

15:30

tahu juga di situ banyak hal-hal yang

15:33

bisa yang mungkin orang akan berpikir

15:35

buat marah kenapa tidak pesawat itu

15:36

berangkat itu banyak pesawat yang

15:38

nangkring Mengapa itu tidak segera

15:40

diberangkatkan Tapi saya tahu bahwa ini

15:42

adalah keputusannya dan ini tidak bisa

15:44

diap-apakan lagi sudah saya Ikhlas kita

15:47

berdoa saja mudah-mudahan bisnis saya

15:51

dan besok kita bisa

15:53

berangkataasih Selamat malam sebelum ya

15:56

pergi tiba-tiba petugas kaunter itu

15:58

bilang Pak mari sini Pak sebentar ya

16:01

belakangan perginya Yang lain sudah

16:02

pergi Kenapa Sebenarnya ada satu

16:06

informasi yang sangat penting ada satu

16:08

seat kosong ke negara yang sama cuma e

16:12

ia harus muar lebih kurang 200 300 mil

16:14

lebih jauh dan dia akan tibanya tengah

16:18

malam dini hari nanti kalau mungkin

16:20

Bapak mau silakan bapak ke sana di

16:22

sebelah sana saya dapat informasi pada

16:25

saat seperti itulah akhirnya ia pergi

16:28

dan kemudi

16:29

berangkat ke sana dan bisnisnya lancar

16:33

sedang orang yang marah-marah tadi

16:35

setiap kali ada pelayan mengantar

16:37

makanan I ceramah

16:40

marah Mari kita lihat apakah

16:44

contohnya apakah yang bisa diambil dari

16:47

hal ini ini semua menunjukkan bahwa

16:51

kemampuan

16:57

mengendikanisnyauh alan ini bukan lagi

17:00

soal kecerdasan intelektual tapi

17:03

kecerdasan emosional ya jadi kecerdasan

17:07

emosional adalah kemampuan untuk

17:10

mengendalikan emosi kemampuan untuk

17:13

menguasai diri agar Ia tetap bisa

17:16

mengambil keputusan dengan

17:20

tenang Jadi kesimpulannya adalah Bapak

17:23

Ibu pemirsa tidak cukup hanya kecerdasan

17:26

intelektual yang kita miliki dan tidak

17:29

cukup hanya kecerdasan intelektual yang

17:32

diajarkan kepada anak-anak jadi

17:34

dibutuhkan satu kecerdasan lagi yang

17:37

disebut

17:38

EQ atau kecerdasan

17:42

[Musik]

17:50

emosional Mari sekarang kita lanjutkan

17:53

tentang Apa itu

17:56

SQ nah bagai Bagaimana kecerdasan

17:59

emosional itu bekerja Mungkin kita bisa

18:02

melihat contoh-contoh kecerdasan

18:04

emosional mungkin kita masih pernah

18:06

belajar apa itu kejasan emosional itu

18:09

dilatihkan dari berbagai lembaga contoh

18:11

apabila ketemu orang keep your eyes

18:14

contact artinya tatap matanya supaya

18:17

diberi perhatian itu kecerdasan

18:18

emosional dua ketika senyum bibir kanan

18:22

2 centti kiri 2 centti harus seimbang

18:24

tidak boleh bibir bibir kanan lebih

18:26

panjang ketika senyum coba pemirsa kalau

18:29

bibir kanan lebih panjang 3 Cen kiri 2

18:31

cent dan berkaca Saya kira masalah akan

18:35

muncul Anda boleh coba dipraktikkan di

18:38

kaca ya oke dan selanjutnya ketika

18:41

melihat orang apabila anda baru Kama

18:44

pertama kali ketemu maka Jangan menatap

18:48

dengan tajam seperti ini menatap tajam

18:50

itu menatap bisnis menatap bisnis

18:52

menatap serius adalah 1 2 3 nah seperti

18:55

ini Nah itu adalah apabila sudah deal

18:57

bisnis Oke komitmen kita setuju nah mata

18:59

tajam seperti ini Nah itu adalah untuk

19:01

menanamkan komitmen Nah kalau seperti

19:04

ini tidak cocok ketika pertemuan di

19:07

arisan kalau ketemu di arisan atau kita

19:10

ketemu di sebuah pertemuan-pertemuan

19:12

nonformal mata memandangnya harus soft 1

19:16

2 3 nah seperti ini Sehingga memandang

19:19

dengan lembut nah ini adalah kecerdasan

19:22

emosional ketiga ketika bicara sama

19:26

orang jangan banyak omong tapi biar

19:29

orang ba kemudian ketika dia bicara maka

19:33

anda harus memberi perhatian tangan

19:35

jangan seperti ini kalau tangan seperti

19:37

ini orang lain bicara itu artinya

19:39

defensif artinya saya tidak mauar

19:42

ketikaan orang lain bicara Anda harus

19:45

menghadap tegap ke depan dia Jangan

19:48

miring kalau anda miring seperti ini

19:50

anda kesan Cep

19:53

andais

19:57

and berikan penghargaan pujian yang

20:00

berlebihan beri penghargaan jadi ketika

20:03

dia bicara Anda jangan bilang Wah hebat

20:05

Nah itu bohong Anda harus

20:09

bicara begitu yaah saya baru dengar ini

20:13

sangat Saya sungguh tertarik nah ini

20:15

ilmu kecerdasan

20:17

emosional kemudian ajukan

20:19

pertanyaan-pertanyaan supaya orang lain

20:21

cerita tentang dirinya contohnya eh Wah

20:25

kok Pak Aziz bisa jadi e presiden

20:28

direktur da putih Bagaimana nah dia

20:30

pasti akan dengan bangga dia akan

20:32

ceritakan itu pasti ya kemarin baru baru

20:36

nikah ya katanya kapan nikahnya dia

20:38

pasti akan cerita dengan sungguh-sungguh

20:40

ee dan bersemangat ketika dia bicara

20:43

maka jangan lupa anggukkan dagu setiap 3

20:46

menit Oh gitu ya haah ya dengan cara

20:49

seperti itu maka anda akan meraih

20:52

hatinya ketika Anda meraih hatinya baru

20:56

kita ajukan proposal nah nah ini adalah

20:59

teknik-teknik kecerdasan

21:02

emoional Nah sebagai contoh seperti ini

21:04

ya

21:06

Ee saya dulu ingin memasarkan sebuah

21:09

kotak safety box ke sebuah hotel saat

21:13

itu saya sebagai seorang pegawai negeri

21:17

Ya saya maklum Sep dengan gaji demikian

21:20

saya harus menambah ee cari uang

21:22

tambahan maka saya pasarkan safety box

21:24

ke hotel-hotel di Pulau baldewata saat

21:27

itu ada 40.000 kamar

21:29

nah saya ingin pasarkan ke ke orang yang

21:32

sangat e terkenal di sana dan cukup kaya

21:34

raya yang punya hotel banyak saya masuk

21:37

ke sana namun sebelum masuk saya

21:38

pelajari dulu buku bahwa keputusan di

21:42

dalam bisnis itu 80% adalah emosional

21:46

20% intelektual maka saya pelajari

21:48

jurus-jurus tadi jadi kalau pertama

21:50

ketemu itu mata

21:53

harusah Sof kemudian senyum harus diukur

21:56

karena itu saya bawa penggaris dulu

21:58

sebelum senyum saya ukur dulu bibir saya

22:00

kanan 2 senti kiri 2 senti sebab kalau

22:02

ketika senyum seperti ini Bisnis gagal

22:05

ya kemudian siap Posisi badan ketika dia

22:08

ngomong kita harus tegap tidak boleh

22:10

begini Siap dengan Wah ini semua

22:12

ilmu-ilmu yang saya pelajari KUD

22:15

akhirnya Alhamdulillah saya bertemu

22:18

ketika saya bertemu Maka langsung saya

22:21

julurkan tangan saya saya Ucap pak

22:23

terima kasih Bapak telah memberi waktu

22:25

saya di tengah kesibukan seperti ini oh

22:27

ya baik silakan duduk ia duduk di meja

22:30

kerjanya besar dan lebar sekali mejanya

22:32

dan kemudian dengan kursi kulit yang

22:34

sangat besar sehingga hampir-hampir ya

22:36

tenggelam di kursi kulit yang sangat

22:38

besar itu saya lihat ke kiri kanan

22:40

mejanya saya lihat di sana ada foto

22:42

mobil dengan merc kanan foto mobil BMW

22:46

setah sebelah sana ada ee

22:48

sertifikat-sertifikat dan foto-foto

22:50

dengan

22:51

pejabat-pejabat kemudian di sebelah sana

22:53

ada foto bahwa dia ketua organisasi

22:55

kemudian di sana depan saya ada koran

22:57

kebetulan ya baru saja dilantik sebagai

22:59

sebuah ketua organisasi yang sangat

23:02

dihormati kemudian Sebelum saya mulai

23:05

saya bicara dia bilang oke silakan Pak

23:07

Hari Saya hanya punya waktu 10 menit

23:08

silakan Oh Baik Pak saya terima kasih

23:11

saya katakan kemudian saya tanya sebelum

23:13

saya lanjutkan Pak Boleh saya minta

23:15

waktu 2 menit saja Pak hanya 2 menit ini

23:20

ee apa ee pribadi ingin bertanya kepada

23:23

Bapak Karena saya jujur Saya mengagumi

23:26

Bapak saya katakan seperti itu oke Oke 2

23:29

menit ya silakan gimana pertama kali

23:31

saya ingin ucapkan selamat dulu bapak

23:33

dipilih sebagai ketua sebuah organisasi

23:36

sosial loh kok Anda tah dari mana Nah

23:40

dia sudah mulai terpancing Ah saya kan

23:42

senantiasa mengamati juga Ah itu sih

23:46

kecil-kecilan Wah nampaknya dia sudah

23:48

mulai ee kena ilmu kecerdasan emosi nah

23:52

kemudian saya lanjutkan pertanyaan lagi

23:54

pak

23:55

ee kok bapak masih mau ngajar di di di

23:59

kampus-kampus kemudian keliling-keliling

24:02

ngurusi berbagai pengusaha-pengusaha

24:03

lemah padahal Bapak sudah punya uang

24:06

punya mobil punya merc punya BMW punya

24:08

hotel punya pabrik

24:09

apalagi Boleh saya tahu Pak saya ingin

24:12

belajar nah kemudian apa yang terjadi ya

24:14

langsung cerita Oh oke Begini pakti saya

24:17

kira kita tidak cukup hanya punya uang

24:20

kita tidak cukup hanya dengan bisnis

24:22

kita itu harus benar-benar peduli dengan

24:24

sosial kita harus memperhatikan kiri

24:26

kanan dan pada saat dia bicara maka pada

24:29

saat itu saya harus mempergunakan ilmu

24:31

IQ maka saya harus melihat bibir saya

24:34

harus kanan 2 centti kiri 2 centi nah

24:37

kemudian badan saya majukan lebih kurang

24:40

2 inci seperti ini nah kesannya supaya

24:43

saya berminat nah setiap kali dia bicara

24:46

setiap 3 menit dagu saya anggukkan tiga

24:49

kali ah seperti itu Nah dengan cara

24:52

seperti itu dia makin semangat dia

24:55

ceritakan semuanya foto-foto dia

24:57

tunjukkan Dan tanpa terasa tiba-tiba ia

25:00

menghentikan waduh Sudah 2 jam Yaa

25:03

bicara ia 2 jam berbicara tentang

25:05

dirinya sendiri

25:08

oke pemirsa Apa kesimpulannya Saya baru

25:11

saja mempergunakan kecerdasan

25:15

emosional kemampuan membaca hati orang

25:18

kemampuan membaca harapan orang jurusnya

25:22

sederhana dalam ilmu keceran emosi itu

25:25

adalah 1000 Sungai gunung turun ke laut

25:28

artinya kalau kita merendah menjadi

25:31

lembah yang landai kemudian mereka ada

25:35

di tempat yang tinggi Maka air mengalir

25:37

dari tempat yang tinggi ke tempat yang

25:39

rendah jurus satu itu ya jurus dua

25:43

berikan

25:45

pujian-pujian maka itu seperti dentingan

25:48

harpa di pagi hari dan itu adalah sangat

25:51

indah tiga sebutkan nama dia

25:54

berkali-kali maka itu adalah musik yang

25:57

paling indah yang tak pernah IA dengar

26:00

sepanjang hidupnya empat akui suksesnya

26:04

maka dia mengatakan itulah air sejuk

26:06

dari surga yang pernah ia peroleh

26:09

kemudian jangan lupa berikan pujian

26:11

penghargaan tapi bukan pujian dari Gigi

26:14

pujian dari hati kemudian baru ajukan

26:16

proposal Insyaallah

26:18

tembus nah sekarang itu kecerdasan emosi

26:22

pertanyaan saya apabila ilmu kecerdasan

26:25

emosi tadi dipergunakan oleh Hitler

26:29

Bagaimana oleh koruptor Bagaimana

26:32

musolini bagaimana seandainya ilmu itu

26:35

dipergenakan oleh penjahat Bagaimana

26:38

apakah cukup kemudian ia memuji Anda

26:41

Padahal di balik pikirannya adalah

26:43

kepentingan pribadi Padahal di balik

26:45

keinginannya adalah

26:46

kepentingan-kepentingan pribadi anda

26:48

bisa bayangkan orangnya necis bicaranya

26:51

bagus sikapnya baik otaknya pintar

26:55

pendidikannya tinggi tapi itu hanyalah

26:57

kepentingan kepentingan pribadi contoh

27:00

Hitler musolini dan masih banyak lagi

27:03

contoh-contoh di bangsa kita yang ia

27:06

tampil luarnya begitu indah begitu

27:08

menarik bicaranya begitu menawan dan

27:10

kemudian ia mampu e dengan sikap ramah

27:13

wangi sopan santun tapi di pikirannya

27:16

hanyalah nafsu-nafsu pribadi dan

27:19

kemudian mereka menjadi pemimpin Anda

27:20

bisa

27:23

bayangkan sekarang pertanyaan saya

27:26

pemirsa harus jawab Apakah cukup hanya

27:30

dua kecerdasan itu intelektualitas otak

27:34

pintar kecerdasan emosi mampu merayu

27:37

seperti tadi Apakah

27:39

cukup Anda bisa bayangkan apa yang

27:42

terjadi lantas Bagaimana menurut anda

27:44

bukankah kita masih membutuhkan satu

27:47

kecerdasan lagi ya Anda masih butuh

27:50

kecerdasan yang lain yang disebut

27:53

SQ kecerdasan spiritual yang mampu

27:56

menjawab untuk apa kecerdasan

27:58

intelektual saya ini untuk apa

28:00

kecerdasan emosional ini dan untuk untuk

28:03

apa semua ini terjadi oleh karena itu

28:06

pemirsa sebelum kita masuk pada

28:08

kecerdasan spiritual maka ketahuilah dua

28:11

kecerdasan ini tidaklah cukup dan Bahkan

28:16

ia tidak akan pernah berbahagia Anda

28:18

bisa melihat bagaimana contoh-contoh

28:21

orang-orang yang begitu sukses ia sudah

28:23

kaya raya tapi kemudian ia loncat dan

28:26

bunuh diri dari lantai 56 Anda masih

28:30

ingat presiden direktur Hyundai ia bunuh

28:33

diri bahkan juga beberapa orang yang

28:35

sudah sukses bagaimana mereka akhirnya

28:38

mati bunuh diri dan tidak pernah bahagia

28:41

dengan

28:42

kesuksesannya dua kecerdasan ini

28:45

intelektual tidak bisa membuat anda

28:47

bahagia

28:49

emosional tidak bisa membuat bahagia

28:51

bahkan yang paling menyendihkan kasus

28:54

Harianto anak 12 tahun yang bunuh diri

28:58

karena hanya tidak bisa

29:00

membayar uang untuk ikut ekstrakurikurel

29:04

2.500 dan kita lihat bagaimana

29:06

remaja-remaja kita lari ke narkoba

29:09

karena ia tak mampu menemukan untuk apa

29:11

saya hidup Ke mana saya hidup dan kita

29:14

lihat orang-orang tua yang begitu gemar

29:17

bersenang-senang gemar bermewah-mewahan

29:19

ia mencari Bagaimanakah kebahagiaan ini

29:23

karena itu kita akan lanjutkan seri

29:26

selanjutnya pada sesi kecerdasan

29:29

spiritual Billahi taufik wal hidayayah

29:32

wasalamualaikum warahmatullahi

29:33

wabarakatuh

29:34

[Musik]

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free