Full Transcript

·YouTLDR

F631-Hakikat Fisika dan Metode Ilmiah -Kelas 10 SMA

20:37IndonesianTranscribed Jul 25, 2026
0:01

[Musik]

0:04

Halo para penggemar dan pecinta fisika.

0:06

Pada video kali ini saya akan

0:08

menjelaskan mengenai hakikat fisika dan

0:10

metode ilmiah.

0:13

Nah, sebenarnya apa hakikat fisika itu?

0:15

Pada hakikatnya fisika adalah cabang

0:17

ilmu pengetahuan yang pelajari sifat dan

0:19

fenomena alam serta bagaimana alam

0:21

semesta bekerja. Fisika berfokus pada

0:24

konsep dasar materi energi, ruang, dan

0:26

waktu serta interaksinya.

0:29

Nah, beberapa konsep dasar fisika

0:30

meliputi mekanika. Mekanika itu studi

0:33

tentang gerak benda dan gaya

0:34

mempengaruhinya. Hukum Newton banyak

0:37

dilibatkan dalam masalah mekanika.

0:39

Termodinamika yaitu studi tentang aliran

0:42

panas, energi dan kerja serta bagaimana

0:44

interaksinya dengan materi.

0:46

Elektromagnetisme studi tentang muatan

0:49

listrik statis dan dinamis. Medan

0:51

listrik medan magnet induksi

0:53

elektromagnetik serta radiasi

0:55

elektromagnetik.

0:57

Optika ini ada studi tentang cahaya dan

1:00

fenomena yang terkait dengannya seperti

1:02

refleksi, refraksi, difraksi, dispersi,

1:04

interferensi, dan polarisasi. Yang

1:06

termasuk dalam lingkup optika adalah

1:08

pembahasan lensa tipis, cermin,

1:10

alat-alat optik, dan perilaku cahaya

1:12

yang disebutkan di atas. Kemudian ada

1:15

getaran dan gelombang. Studi tentang

1:17

getaran dan gelombang staf fenomena yang

1:19

terkait dengannya. Gerak harmonik

1:20

sederhana, getaran tereddam, gelombang

1:22

mekanik, gelombang elektromagnetik,

1:24

gelombang diam, gelombang berjalan,

1:26

gelombang transversal, gelombang

1:28

longitudinal, termasuk ruang lingkup

1:31

pembahasan getaran dan gelombang.

1:33

Kemudian ada fisika modern, studi

1:35

tentang fenomena alam dan interaksinya.

1:38

Untuk alam yang sangat besar yaitu jagad

1:40

raya atau alam semesta hingga pada skala

1:42

yang sangat kecil dalam arti partikel

1:45

subatomik. Teori relativitas dan fisika

1:48

kuantum termasuk ruang lingkup fisika

1:50

modern.

1:53

Secara umum terdapat tiga hakikat

1:55

fisika, yaitu fisika sebagai sikap,

1:57

fisika sebagai proses, dan fisika

1:59

sebagai produk. Nah, fisika sebagai sika

2:02

menekankan pentingnya cara berpikir dan

2:04

berperilaku yang mendasari praktik

2:06

ilmiah. Nah, mencakup cara pandang,

2:09

pendekatan, dan metode yang diambil

2:11

dalam pelajari dan menerapkan

2:12

prinsip-prinsip fisika. ini lebih

2:14

menekankan pada kualitas mental dan

2:16

etika dalam berinteraksi dengan dunia

2:18

fisika dan ilmiah secara umum. Beberapa

2:21

aspek hakikat fisika sebagai sikap,

2:23

yaitu sikap kritis dan skeptis, rasa

2:26

ingin tahu dan keterbukaan ketelitian

2:29

dan interaksi, objektivitas dan

2:31

kejujuran, kerja sama dan kolaborasi,

2:34

kesabaran dan ketekunan, kreativitas dan

2:37

inovasi.

2:40

Fisika sebagai proses itu mencakup

2:42

siklus berkelanjutan dari observasi

2:44

eksperimen dan analisis yang membentuk

2:47

dasar pemahaman ilmiah. Proses

2:49

dibutuhkan untuk mengembangkan ilmu

2:50

fisika agar dapat diterapkan dalam

2:52

kehidupan yang nyata. Proses melibatkan

2:55

berbagai langkah sistematis yang saling

2:57

terkait untuk menjawab pertanyaan ilmia

2:59

dan pengembangan teknologi.

3:02

Fisika sebagai proses mencakup metode

3:04

ilmiah, penyesuaian teori atau

3:07

pengembangan model, publikasi hasil

3:09

penelitian, aplikasi dan implementasi,

3:13

evaluasi, dan revisi penerapan dalam

3:16

konteks baru. Nah, kemudian fisika

3:19

sebagai produk. Nah, fisika sebagai

3:21

produk adalah sekumpulan pengetahuan

3:23

yang dapat menghasilkan konsep, prinsip,

3:25

hukum, rumus, teori, model, fakta, dan

3:26

aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.

3:30

Nah, konsep itu apa sebenarnya? Konsep

3:32

adalah gagasan dasar atau pemahaman umum

3:34

tentang suatu gejala atau fenomena

3:36

fisika yang digunakan untuk membangun

3:38

pengetahuan ilmiah lebih lanjut.

3:41

Contohnya adalah konsep gaya. Itu sama

3:43

dengan dorongan atau tarikan yang

3:45

menyebabkan perubahan gerak benda.

3:48

Nah, postulat. Naposulat itu pernyataan

3:50

atau asumsi yang dianggap benar tanpa

3:52

perlu dibuktikan lebih dahulu dan

3:54

digunakan sebagai dasar dalam membangun

3:56

teori dan hukum. Contohnya adalah

3:58

posulat 1 Einstein. Hukum fisika

4:01

memiliki bentuk yang sama untuk setiap

4:02

kerangka acuan inersial. Nah, posulat

4:05

ini digunakan untuk mengembangkan teori

4:07

relativitas.

4:10

Prinsip. Prinsip itu adalah kaidah dasar

4:12

atau pedoman umum dalam fisika yang

4:14

digunakan untuk menjelaskan atau

4:15

menurunkan hukum-hukum atau fenomena

4:18

alam. Contohnya adalah prinsip

4:20

superposisi gelombang. Ini adalah ketika

4:23

dua gelombang bertemu, amplitude total

4:25

adalah jumlah dari amplitude

4:28

masing-masing gelombang.

4:30

Fakta. Fakta itu adalah kejadian atau

4:32

peristiwa alam yang diamati langsung,

4:34

diukur dan dibuktikan secara objektif,

4:37

serta tidak terbantahkan oleh data

4:39

empiris. Nah, ciri-ciri fakta terjadi di

4:41

alam nyata diperoleh dari hasil

4:43

eksperimen bersifat objektif dan

4:45

konsisten menjadi dasar penyusunan

4:48

hukum, teori, dan model. Contohnya, air

4:51

mendidih pada 100 derajat Celcius pada

4:54

tekanan 1 ATM. Nah, ini kan tidak

4:56

terbantahkan.

4:58

Nah, hukum hukum pernyataan ilmiah

5:01

sering dalam bentuk rumus atau hubungan

5:03

matematis yang didasarkan pada hasil

5:05

observasi dan eksperimen dan berlaku

5:07

umum dalam kondisi tertentu. Hukum

5:11

merupakan generalisasi dari fakta.

5:15

Contohnya hukum Newton. Resultan gaya

5:17

pada benda berbanding lurus dengan

5:19

percepatannya.

5:21

Nah, rumus itu adalah pernyataan

5:24

matematis untuk menerapkan hukum dalam

5:26

perhitungan. Contohnya adalah rumus

5:28

hukum 2 Newton. F = M * A di mana F itu

5:32

gaya M mass massa benda. A itu adalah

5:34

percepatannya.

5:36

Teori. Teori itu adalah sekumpulan

5:38

konsep, prinsip, postula, dan hukum yang

5:41

telah dirangkai secara sistematis dan

5:43

logis dengan tujuan untuk menjelaskan

5:45

fenomena alam dan memprediksi kejadian

5:48

fisika secara menyeluruh. Contohnya

5:52

teori mekanika klasik Newton. Nah, ruang

5:54

dan waktu bersifat mutlak. Tapi menurut

5:57

teori relativitas Einstein, ruang dan

5:59

waktu bersifat relatif atau tidak

6:01

mutlak. Jadi, kalau begitu teori itu

6:04

bisa mengalami revisi atau perbaikan.

6:09

Model. Model itu representasi sederhana

6:12

sebagai alat bantu baik secara visual,

6:14

verbal, matematis atau konseptual untuk

6:17

menjelaskan fenomena alam atau sistem

6:19

fisik yang kompleks agar lebih mudah

6:21

dipahami, dianalisis, dan diprediksi.

6:24

Contohnya model atom bor. Nah, ini

6:27

menggambarkan elektron mengitari inti

6:29

atom seperti planet mengitari matahari.

6:33

Nah, aplikasi ilmu fisika. Penerapan

6:36

fisika dalam segala bidang untuk

6:37

membantu kehidupan manusia sehari-hari.

6:41

Contohnya adalah aplikasi dalam bidang

6:43

teknologi dan rekayasa. Mesin kendaraan

6:46

tentu saja yang utama menggunakan ilmu

6:48

mekanika dan termodinamika. Mesin

6:51

pendingin. Nah, ini ilmu utamanya

6:53

perpindahan kalor dan termodinamika. Lif

6:56

ini pakai ilmu dinamika hukum Newton

6:58

usaha energi. Aplikasi dalam bidang

7:00

kesehatan dan kedokteran ada MRI dan CT

7:04

scan. Ini menggunakan teori medam magnet

7:07

dan gelombang elektromagnetik di singkat

7:10

GM. USG ultrasonografi ini pakai fisika

7:14

gelombang. Radiasi gam terapi kanker ini

7:17

adalah fisika nuklir. Jadi radiasi gamma

7:20

itu bisa digunakan untuk membunuh kanker

7:23

atau sel kanker ya. ini pakai teori

7:25

fisika nuklir atau hukum-hukum di fisika

7:28

nuklir. Kemudian ada laser. Laser itu

7:31

singkatan dari light amplification by

7:35

stimulated emission of radiation. Ini

7:38

untuk operasi mata lasik misalnya ya.

7:41

Nah, ini menggunakan fisika optik.

7:45

Aplikasi dalam bidang energi PLTA. Nah,

7:48

ini ada energi mekanik dan energi

7:49

listrik. ada pengubahan energi mekanik

7:51

yaitu energi ee gerak air, energi

7:54

potensial air menjadi energi listrik.

7:58

Kemudian ada PLTN, fisika nuklir, fisika

8:01

inti yang digunakan energi mekanik dan

8:03

listrik. PLTS.

8:05

Nah, kalau PLTS itu pembangkitan listrik

8:07

tenaga surya ya. Ini pakai fisika

8:09

kuantum. Tentu saja nanti ee cahaya

8:12

diubah menjadi energi listrik. Kemudian

8:14

PLTB

8:16

ini energi mekanik pembangkit listrik

8:18

tenaga bayu, tenaga angin ya. Jadi ada

8:21

perubahan energi mekanik energi listrik

8:23

itu

8:26

aplikasi dalam bidang telekomunikasi dan

8:28

informasi radio, radar dan TV ini pakai

8:31

turi gelombang elektromagnetik,

8:33

handphone dan internet. Nah, ini fisika

8:35

gelombang dan elektronika. Fiber optik

8:37

itu pakai optik geometri.

8:40

Aplikasi dalam bidang transportasi

8:42

terbang. Nah, ini ada aerodinamika dan

8:45

hukum Newton. Teori yang digunakan

8:47

kereta cepat makleb ini pakai teori

8:49

medan magnet. Rem mobil ABS ini dinamika

8:52

dan tekanan.

8:54

Aplikasi dalam astronomi dan antariksa

8:56

teleskop ini pakai ilmu optik geometrik

8:59

dan optika fisis. Roket dan satelit

9:01

pakai momentum dan gravitasi. Penentuan

9:04

massa planet ini hukum gravitasi Newton.

9:09

Aplikasi dalam bidang industri dan

9:11

manufaktur yang pertama ada sensor suhu,

9:14

tekanan dan kecepatan. Pakai teori

9:16

fluida dan dinamika. Kontrol otomatis

9:19

ini pakai teori elektronika dan magnet.

9:22

Aplikasi dalam bidang lingkungan,

9:25

pemantauan polusi udara. Nah, ini ada

9:28

fisika partikel dan gelombang. Deteksi

9:30

gempa, gelombang seismik. Pengelolaan

9:33

energi terbarukan pakai konservasi

9:35

energi hukum kalan energi ya. Nah, ini

9:38

sekarang kita bahas metode ilmiah.

9:40

Metode ilmiah adalah langkah-langkah

9:42

sistematis yang dilakukan untuk

9:44

mendapatkan pengetahuan melalui

9:45

pengamatan, percobaan, dan analisis agar

9:48

hasilnya dapat diuji dan dibuktikan

9:50

kebenarannya. Langkah-langkah metode

9:52

ilmiah yang pertama adalah observasi dan

9:54

identifikasi masalah, yaitu mengamati

9:57

fenomena alam dan mengenali adanya

9:59

masalah yang menarik untuk diteliti.

10:02

Observasi bisa berupa pengamatan atau

10:05

studi literatur.

10:07

Yang kedua, merumuskan masalah. Rumusan

10:09

masalah terkait erat dengan tujuan

10:11

penelitian. Rumusan masalah berupa

10:13

kalimat pertanyaan yang ingin dijawab

10:15

dalam penelitian. Kalimat pertanyaan

10:17

harus jelas, mudah dimengerti, dan dapat

10:19

diuji melalui eksperimen atau studi

10:21

lebih lanjut. Yang ketiga, menyusun

10:24

hipotesis. Hipotesis adalah dugaan

10:25

sementara. Ini jawaban sementara atas

10:28

rumusan masalah yang dibuat. Hipotesis

10:31

harus berdasarkan teori yang dikaji dan

10:33

bersifat objektif. Nanti rumusan masalah

10:35

saya akan berikan contoh di belakang ya.

10:38

Oke. Terus kemudian yang keempat

10:39

melakukan eksperimen atau uji hipotesis.

10:42

Menguji hipotesis dengan cara melakukan

10:44

eksperimen. Rancang dan lakukan

10:46

eksperimen untuk menguji hipotesis.

10:48

Eksperimen harus dirancang dengan

10:50

kontrol variabel yang ketat untuk

10:52

memastikan hasil yang valid dan dapat

10:54

dipercaya.

10:55

Nah, yang kelima adalah pengumpulan dan

10:57

analisis data. Data harus dicatat dengan

11:00

teliti dan siap dianalisis. Data yang

11:02

diperoleh dari eksperimen kemudian

11:04

diolah dalam bentuk tabel, grafik atau

11:06

diagram sehingga mudah dianalisis.

11:08

Pengolahan data ini dapat melibatkan

11:10

ilmu statistik atau teknik analisis data

11:12

lainnya.

11:14

Penarikan kesimpulan. Kesimpulan

11:16

diperoleh dari analisis data. Dari

11:18

pengolahan dan analisis data dapat

11:19

dibuat kesimpulan apakah hipotesis

11:21

diterima atau ditolak atau memerlukan

11:24

revisi. Yang ketujuh, mempublikasikan

11:27

hasil penelitian. Ini adalah opsional

11:29

ya. membuat jurnal atau laporan ilmiah

11:32

yang dipublikasikan ke komunitas ilmiah

11:34

agar bisa diuji ulang oleh peneliti

11:36

lain. Penelitian harus dapat direplikasi

11:39

oleh orang lain untuk memverifikasi

11:42

hasil dan memperkuat validitas temuan.

11:45

Tapi kalau Anda melakukan penelitian

11:47

tanpa publikasi ya tidak harus seperti

11:50

itu. Misalnya ee penelitian rahasia

11:52

misalnya gitu ya. Terus kemudian yang

11:56

kedelapan, evaluasi dan penyesuaian.

11:58

Jika diperlukan, lakukan penyesuaian

12:00

pada hipotesis atau eksperimen

12:02

berdasarkan umpan balik dari komunitas

12:04

ilmiah atau temuan baru.

12:08

Nah, sebelum melakukan eksperimen itu

12:11

kita harus menentukan variabel

12:12

penelitian. Variabel akan menentukan

12:15

validitas hasil penelitian. Ada tiga

12:17

macam variabel. Yang pertama variabel

12:19

terikat atau variabel dependen. Variabel

12:21

yang akan diukur atau diamati dalam

12:23

penelitian.

12:25

Ya, yang B ada variabel bebas. variabel

12:29

independen. Variabel yang dibuat

12:31

berubah-ubah yang menyebabkan perubahan

12:33

pada variabel terikatnya. Variabel

12:36

kontrol itu variabel yang dibuat tetap.

12:39

Nah, ee berikutnya adalah menetapkan

12:41

prosedur kerja.

12:44

Prosedur kerja merupakan urutan langkah

12:46

kerja secara terperinci dan runtut untuk

12:48

memudahkan eksperimen.

12:53

Contoh ini ya, contohnya saya beri

12:55

contoh ini. Contohnya Anda ingin

12:57

membuktikan hukum. Rumusan masalahnya

13:00

bisa seperti ini. Bagaimana pengaruh

13:02

tegangan listrik pada tetap terhadap

13:04

arus listrik yang melewatinya? Jadi,

13:06

rumusan masalah berupa kalimat

13:09

pertanyaan.

13:10

Nah, kalimat pertanyaan ini nanti akan

13:13

dijawab melalui eksperimen.

13:17

Makanya ada juga hipotesis. Hipotesis

13:19

itu dugaan sementara, jawaban sementara

13:22

dari rumusan masalah.

13:25

Nah, hukum Ohm. Kita tahu hukum um itu V

13:27

= I * R. V tegangan listrik pada

13:29

hambatan satuannya volt. Ya, arus

13:31

listrik yang melewati hambatan satuannya

13:33

amper. R itu adalah hampatan listrik

13:35

satuannya ohm.

13:37

V itu variabel bebas di sini ya. V-nya

13:40

digunakan sebagai variabel bebas karena

13:43

ini kan bagaimana pengaruh tegangan

13:45

listrik. Tegangan listrik itu V. Ini

13:47

dibuat variabel bebas. Nah, ini

13:50

diubah-ubah dalam percobaan eksperimen.

13:53

Nah, sedangkan I itu variabel terikat

13:55

nilainya tergantung pada variabel bebas

13:57

dong ya kan. Nah, R di sini variabel

14:00

control. variabel control itu nilainya

14:02

harus tetap dalam eksperimen sama sekali

14:05

tidak diubah, dibuat tetap.

14:09

Nah, ini contohnya kalau Anda bikin

14:11

tabel misalnya Anda mengambil data ee

14:15

misalnya Anda mengulang percobaan

14:17

sebanyak 4 kali. Untuk tegangan 3 volt

14:20

harusnya berapa? R-nya ini dibuat tetap

14:22

100. Jadi R ini merupakan variabel

14:25

control 100 ohm ya untuk kondisi

14:28

tegangan berapapun.

14:30

Nah, Anda bisa mencatat di sini

14:33

ampermeter

14:35

Anda gunakan untuk mengukur arus. Jadi,

14:37

untuk 3 volt ini arusnya berapa? Anda

14:40

tulis di sini kalau 6 volt arusnya

14:43

berapa? 9 volt arusnya berapa? V-nya 12

14:46

volt nah arusnya berapa? Nah, dengan R

14:49

yang tetap 100 ohm. Nah, kalau sudah,

14:54

maka Anda bisa mengeplot grafik hubungan

14:57

antara tegangan dengan arus.

15:00

Nah, variabel bebasnya biasanya

15:03

diletakkan pada sumbu mendatar. Lazimnya

15:05

begitu. Kalau variabel terikat

15:07

diletakkan pada sumbu vertikal. Jadi,

15:10

arus satuannya amper, V-nya satuannya

15:12

volt. Nah, misalkan pada 3 volt Anda

15:16

menemukan sekian arusnya. Nah, ini

15:19

sekian itu percobaan Anda terserah di

15:21

situ ya. Kalau percobaan suungguhnya ada

15:24

bilangannya di sini pada 3 volt sekian

15:26

gitu ya. Pada 6 volt sekian. Nah,

15:28

ditandai dengan titik-titik ini. Lalu

15:31

Anda tarik grafiknya, Anda hubungkan

15:34

titik-titik itu. Nah, ini pasti berupa

15:37

garis lurus nanti. Tapi ya tentu saja

15:40

titik-titik ini tidak tepat pada garis

15:42

ini. Biasanya dalam eksperimen itu pasti

15:45

ada kesalahan ukur, ya. Nah, oleh sebab

15:49

itu titik-titik ini tidak pada garis ini

15:52

ya. Mungkin agak sedikit melenceng,

15:54

mungkin ada juga yang tepat di garis.

15:56

Bisa juga seperti itu. Itu tergantung

15:59

dari kualitas alatnya bagaimana. Kalau

16:02

alatnya murah, kualitasnya rendah, ya

16:05

biasanya pengukurannya kurang teliti

16:07

gitu ya. Nah, nanti titik-titik ini

16:10

semakin jauh dari garis ini gitu ya.

16:12

Tapi kalau alatnya sangat presisi ya ee

16:16

akurasinya tinggi dalam penelitian, maka

16:19

nanti ini mungkin titiknya ini akan

16:22

sangat dekat sekali dengan garis lurus

16:24

ini. Kenapa berupa garis lurus?

16:26

Karena memang tadi I dengan V, V itu I *

16:29

R. Kalau I berarti sama dengan V/r. I

16:33

itu berbanding lurus dengan V. Makanya

16:36

grafiknya berubah garis lurus. Jadi,

16:38

Anda tidak bisa mengarang misalkan ini

16:41

berupa parabola gitu. Enggak mungkin.

16:43

Berarti mungkin percobaan Anda

16:45

bermasalah.

16:48

Oke, sekarang kita bicara keselamatan

16:49

kerja di laboratorium. Keselamatan kerja

16:52

di laboratorium adalah aspek krusial

16:54

untuk melindungi kesehatan dan

16:55

keselamatan semua orang yang bekerja di

16:57

lingkungan laboratorium. Keselamatan

16:59

kerja di laboratorium menyangkut semua

17:01

unsur yaitu peneliti atau manusianya

17:04

atau praktikannya dan objek peralatan

17:06

dan ruang praktikum. Adapun tujuan

17:08

penerapan keselamatan kerja sebagai

17:10

berikut. Yang pertama melindungi

17:12

praktikan khususnya dan menjamin

17:14

keselamatan setiap orang yang berada di

17:16

laboratorium.

17:18

Yang B, menjamin sumber-sumber produksi

17:20

dan peralatan praktikum di laboratorium.

17:23

Yang ketiga, mencegah dan mengurangi

17:24

kecelakaan di laboratorium supaya tetap

17:27

terjaga, terawat, dan aman. Yang

17:29

keempat, memberikan pertolongan pertama

17:31

pada kecelakaan. Nah, ini utamanya, ya.

17:34

Oke. Terus kemudian tindakan-tindakan di

17:36

laboratorium untuk menjaga keselamatan

17:38

kerja adalah bagaimana? Yang pertama,

17:40

bersikap hati-hati pada saat melakukan

17:42

percobaan. Perlakuan terhadap alat harus

17:44

diperhatikan. Berhati-hati terhadap

17:46

bahan kimia. berhati-hati terhadap

17:48

sumber tegangan listrik. Jangan sampai

17:50

Anda kesetrum ya. Meniti Anda berhasil

17:52

tapi Anda mati karena kesetrum kan

17:54

enggak lucu ya. Berhati-hati jika

17:56

menggunakan pembakar api dalam

17:59

percobaan. Jangan bermain api bisa

18:01

terbakar kan. Nah, makanya harus

18:04

hati-hati memahami simbol-simbol tanda

18:06

bahaya. Nah, ini penting ya. Nah, simbol

18:10

apa saja ini? Antara lain aja ada simbol

18:12

bahaya bahan-bahan keracun, simbol

18:14

bahaya lingkungan, simbol bahan

18:16

berkarat. simbol bahan sudah meledak,

18:18

simbol bahan sudah terbakar dan

18:19

sebagainya. Ini saya memiliki beberapa

18:22

simbol di sini ya yang ee familiar dalam

18:26

kehidupan kita di ee sehari-hari di

18:29

laboratorium. Yang pertama adalah bahan

18:31

mudah terbakar. Simbolnya seperti ini.

18:33

Kemudian ada bahan beracun. Nah, ini

18:35

kayak tengkorak menakutkan ya. Nah,

18:38

mematikan bahan beracun. Ini ada

18:40

oksidator simbolnya seperti ini. Ee

18:43

pengoksidasi berarti ini ya. Kemudian

18:45

ada tanda silang hitam itu berbahaya

18:47

atau pengiritasi ya. Kemudian seperti

18:50

ini simbolnya itu bahan mudah meledak.

18:52

Kemudian kalau simbolnya seperti ini itu

18:54

baya lingkungan. Ada juga korusif. Ini

18:57

simbolnya paya biologis simbolnya

18:59

seperti ini. Kalau seperti ini sudah

19:01

sangat familiar kita ya. Misalkan

19:05

kemarin itu ya ee pengeboman

19:08

situs nuklir Iran oleh Amerika masih

19:11

banyak tanda ini seperti ini di situ ya.

19:14

bayar radiasi bahan radioaktif bahan

19:15

nuklir ya. Oke.

19:19

Alat-alat keselamatan kerja di

19:21

laboratorium ini penting. Yang pertama

19:23

peralatan pelindung kiri PPD. Ada

19:25

kacamata pelindung sarung tangan, lab ya

19:28

just lab. Kacamata pelindung ini supaya

19:30

Anda tidak kelilipan ya. Bahaya nanti.

19:33

Apalagi banyak misalnya kelilipan air

19:35

keras. Wah bahaya makanya perlu ada

19:38

bahan pelindung kacamata pelindung ya.

19:41

Terus ada masker atau respirator. Ini

19:43

virtual khusus ya. Misalnya kita di

19:47

labrutium bisa aja menghirup gas-gas

19:49

yang berbahaya. Perlu pakai masker, ada

19:52

pelindung telinga, siapa tahu ada suara

19:55

yang sangat bising memekatakan

19:57

memekakkan telinga ya. Itu perlu

19:58

pelindung telinga supaya telinga kita ya

20:01

tetap terjaga awet gitu ya. Tidak rusak.

20:05

Ee terus yang kedua pemadam kebakaran

20:07

perlu ya. Nah, biasanya pakai pemadam ee

20:12

pemadam kebakaran. Nah, ini biasanya

20:14

pakai pemadam kebakaran yang portable

20:17

itu ya. Terus ada eye washer itu

20:19

pembersih mata. The water sour ini

20:22

safety shower. Ada kotak P3K ada

20:25

peralatan pembersih seperti itu.

20:30

Busic is very easy and fun. Semoga

20:33

bermanfaat.

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free