PERUBAHAN SOSIAL : Pengertian, Ciri-Ciri Perubahan Sosial | Materi Sosiologi SMA, TKA SMA | Part.1
[Musik]
Halo sobat esen, salam pintar. Berjumpa
lagi dengan Kak Rajab, tutor sosiologi.
Kali ini kita akan membahas salah satu
materi sosiologi yang berjudul perubahan
sosial. Apa itu Perubahan sosial? Mari
kita simak video berikut ini.
[Musik]
[Musik]
Oke, Sobat Esen. Perubahan sosial adalah
perubahan yang terjadi pada lembaga
kemasyarakatan yang meliputi sistem
sosialnya, ya. Oke, kita tulis dulu
pengertian
yaitu perubahan sosial, perubahan pada
lembaga kemasyarakatan.
perubahan
pada lembaga
kemasyarakatan
yang meliputi
sistem sosialnya.
Nah, sistem sosialnya itu bisa mengenai
tentang
nilai-nilai ya atau norma-norma
atau pola perilaku
pola perilaku
antar kelompok
antar kelompok dalam masyarakat.
Oke, ini adalah pengertian perubahan
sosial. Perubahan pada suatu lembaga
kemasyarakatan yang meliputi
nilai-nilai, norma-norma, pola perilaku
antar kelompok dalam suatu masyarakat.
Atau bisa dikatakan perubahan sosial itu
adalah segala bentuk perubahan yang ada
di dalam masyarakat. Apa itu segala
bentuk perubahan? Misalkan yang meliputi
nilai-nilai. Kalau misalkan kita lihat
sobat esen pernah enggak berpikir
sebenarnya nilai masyarakat zaman dulu
sama nilai masyarakat zaman sekarang itu
sama atau berbeda? Pasti berbeda. Nah,
perbedaannya adalah kalau misalkan nilai
zaman dulu misalkan kita contohkan dalam
ee sistem kepercayaan. Kalau dulu
masyarakatnya itu masih bersifat
animisme, dinamisme, ya adik kodrati
yang sangat kuat dengan alam sehingga
berubah menjadi suatu nilai atau suatu
kepercayaan yang berdasarkan ilmu
pengetahuan. Nah, itu berarti adanya
perubahan dalam sistem nilai, ya.
Kemudian adalah norma, aturan-aturan
zaman dulu sama zaman sekarang pasti
berbeda. Kalau dulu ee aturan bisa
diatur dengan aturan-aturan yang
sifatnya nonformal. Misalkan seperti
pamali-pamali, kita enggak boleh
melakukan sesuatu hal nanti ada akan
sesuatu yang terjadi gitu ya. Tapi kalau
sekarang sudah banyak orang yang tidak
terlalu percaya lagi terhadap
pamali-pamali tersebut. ya. Sekarang itu
menggunakan norma-norma yang resmi ya,
kurungan badan, denda, dan sebagainya.
Begitu juga dengan pola perilaku. Pola
perilaku masyarakat zaman dulu sama
zaman sekarang itu pasti berbeda. Nah,
semua itu dikatakan perubahan sosial.
Kenapa? Karena perubahan tersebut berada
di dalam masyarakat. Oke, itu adalah
pengertian dari perubahan sosial.
Kemudian kita lanjutkan ke ciri-ciri
perubahan sosial.
Ciri-ciri perubahan sosial.
Apa saja ciri-ciri dari perubahan
sosial? Yang pertama
tidak ada
manusia
yang
berhenti
berkembang.
Oke. Tidak ada manusia yang berhenti
berkembang dari zamanu, dari zaman dulu
sampai sekarang manusia itu selalu
mengalami yang namanya perkembangan, ya.
Kemudian yang kedua,
adanya suatu perubahan
pada suatu lembaga
akan
mengakibatkan
mengakibatkan
perubahan
pada lembaga lainnya.
Oke, ini kalau kita contohkan seperti
apa ya? Adanya suatu perubahan pada satu
lembaga mengakibatkan perubahan pada
lembaga yang lain. Atau ketika terjadi
goncangan pada satu lembaga itu lembaga
yang lain ikut merasakan. Misalkan kita
contohkan ee sebagaimana kita ketahui
dalam masyarakat misalkan ada lembaga
pendidikan ya. Misalkan kita contohkan
ada lembaga
politik ya,
misalkan ada lembaga hukum dan
lain-lain. Nah, atau satu lagi ada
lembaga
ekonomi ya. ekonomi. Misalkan nih, ada
salah satu lembaga yang goyah misalkan
ya, misalkan kita contohkan lembaga
ekonomi di mana terjadi inflasi ya,
harga barang terus meningkat, melambung
tinggi dan sebagainya terjadi krisis ya.
Nah, apakah lembaga-lembaga yang lain
itu ikut merasakan? Pasti. Nah, jadi
bisa dikatakan ketika terjadi adanya
kegoyahan pada suatu lembaga itu
lembaga-lembaga yang lain pasti akan
berpengaruh ya. Makanya dikatakan
perubahan pada suatu lembaga akan
mengakibatkan perubahan pada lembaga
yang lainnya atau ikut merasakan.
Oke, itu yang kedua. Kemudian yang
ketiga.
Oke, ciri-ciri yang ketiga adalah
perubahan yang cepat.
Perubahan yang cepat
akan mengakibatkan
konflik
mengakibatkan
konflik.
Nah, kenapa
ketika adanya suatu perubahan yang cepat
akan mengakibatkan konflik? Karena
ketika ada suatu perubahan yang cepat,
terkadang masyarakat itu belum siap
dengan adanya perubahan tersebut.
Misalkan kita contohkan pembangunan
besar-besaran, pembangunan di mana-mana,
tetapi pola pikir masyarakatnya itu
belum sampai kepada tahap pola pikir
yang modern. Apakah bisa menerima
pembangunan tersebut? Pasti tidak, gitu
ya. Misalkan juga adanya sesuatu hal
yang bersifat baru ya, adanya
penemuan-penemuan baru tapi masyarakat
belum bisa menerima dengan adanya
penemuan tersebut sehingga terjadilah
yang namanya diskomunikasi, disintegrasi
ya atau disorganisasi atau sesuatu hal
yang tidak kita inginkan ya. Misalkan
kita contohkan lagi seperti dengan
adanya pembangunan di mana-mana, tapi
banyak juga masyarakat melakukan
penolakan dan sebagainya. Itu berarti
dengan adanya perubahan yang begitu
cepat sehingga masyarakat belum bisa
menerima perubahan tersebut sehingga
mengakibatkan yang namanya konflik.
Selanjutnya yang nomor 4 ya. Ciri-ciri
perubahan sosial yang empat adalah
perubahan meliputi
nilai
material
dan
immaterial.
Nah, maksudnya apa? Apa yang dikatakan
dengan nilai material? Nilai material
ini bisa dikatakan sebagai bentuk dari
pembangunan.
Sedangkan immaterial bisa dikatakan pola
penerimaan masyarakat. Ya. Jadi kalau
misalkan ada suatu pembangunan
dan masyarakatnya itu harus menerima
pembangunan tersebut agar terjadinya
sebuah keselerasian atau integrasi.
Kalau misalkan sebuah pembangunan tapi
masyarakat tidak menerima, nah kembali
lagi pasti akan mengalami konflik. Jadi
antara material dengan immaterial itu
harus bertumbuh secara beriringan.
Adanya pertumbuhan masyarakat menerima.
Jadi tidak boleh tumpang tindih gitu ya.
Nah nanti akan mengakibatkan konflik.
Oke. Ini adalah ciri-ciri dari perubahan
sosial. Tidak ada manusia yang berhenti
berkembang. Perubahan pada suatu lembaga
akan mengakibatkan pada perubahan
lembaga yang lainnya. Perubahan cepat
akan mengakibatkan konflik maupun
perubahan meliputi nilai material dan
nilai immaterial.
[Musik]
Selanjutnya kita akan membahas tentang
faktor perubahan sosial.
Oke, faktor perubahan sosial.
Nah, di sini faktor perubahan sosial
kita bisa membagi menjadi dua. Yang
pertama ada faktor internal,
ya. Apa yang termasuk ke dalam faktor
internal? ini bisa kita bagi lagi ya
atau bisa dikatakan faktor internal ini
adalah faktor dalam
yang terjadi di dalam masyarakat.
Dalam faktor eksternal kita bisa membagi
yang pertama adalah yaitu demografi
penduduk.
Demografi
penduduk.
Apa yang dikatakan demografi penduduk?
yaitu tinggi rendahnya pertumbuhan
penduduk pada suatu tempat. Nah, hal
tersebut bisa dilihat dari natalitas,
mortalitas,
maupun migrasi.
Yang dimaksud dengan natalitas adalah
kelahiran.
Ya, dengan kelahiran itu menandakan
bahwa suatu tempat itu akan mengalami
yang namanya pertumbuhan penduduk. Yang
kedua,
mortalitas berarti kematian.
Kematian dalam suatu masyarakat juga
bisa mengalami perubahan sosial.
Yang ketiga, migrasi yaitu perpindahan.
Misalkan kita contohkan perpindahan itu
contohnya seperti
urbanisasi ya. Kita contohkan urbanisasi
atau ruralisasi
atau adanya
migrasi.
migrasi yang sifatnya di sini misalkan
imigrasi
maupun emigrasi
ya. Urbanisasi itu apa? Urbanisasi
adalah perpindahan penduduk dari desa ke
kota.
Jadi adanya perpindahan penduduk dari
desa ke kota.
Sedangkan ruralisasi
perpindahan penduduk dari kota ke desa.
Kalau imigrasi yaitu pendatang dari
luar. Misalkan orang luar negeri pindah
ke Indonesia, otomatis penduduk
Indonesia akan bertambah.
Kemudian emigrasi yaitu orang dalam
negeri pindah ke luar negeri. Berarti
orang dalam negeri itu akan berkurang.
Nah, jadi bisa dikatakan
berkurangnya atau bertambahnya suatu
penduduk di suatu tempat akan mengalami
perubahan sosial. Misalkan kita
contohkan semakin banyak pertumbuhan
manusia, semakin banyak masyarakat, itu
pasti lembaga-lembaga sosial akan juga
ee melakukan yang namanya suatu
perubahan. misalkan lembaga ekonomi,
berarti mereka itu harus meningkatkan
kebutuhan-kebutuhan
keperluan suatu masyarakat gitu ya.
Makanya dengan demografi penduduk itu
bisa mengalami suatu perubahan.
Kemudian yang kedua faktor eksternal
adalah
mengenai penemuan baru
ya mengenai penemuan baru. Penemuan baru
di sini bisa kita bagi menjadi tiga, ya.
Yang pertama
adalah discovery.
Yang kedua
invention,
yang ketiga innovation.
Nah, apa yang dikatakan dengan
discovery?
Discovery ini suatu penemuan
yang benar-benar baru ya, suatu penemuan
yang benar-benar baru yang sebelumnya
itu belum pernah ada yang menemukan baru
ee berarti itu adalah suatu penemuan
yang benar-benar ditemukan. Misalkan
kita contohkan seperti penemuan mesin
uap. Nah, mesin uap tersebut yang
sebelumnya itu belum pernah di
ditemukan, ya. Nah, jadi orang yang
pertama menemukan mesin uap. Nah,
berarti mesin uap itu bisa dikatakan
sebagai discovery. Berarti sesuatu hal
yang benar-benar baru ditemukan.
Kemudian setelah penemuan baru tersebut
dilihat, dinilai memiliki kegunaan
sehingga dipakai, diakui oleh masyarakat
itu disebut dengan invasion. Berarti
invention itu bisa dikatakan adanya
penerimaan
atau pemakaian
penerimaan atau pemakaian suatu barang.
Ya, diakui oleh masyarakat karena
memiliki manfaat itu disebut invention.
Kemudian
terjadilah suatu inovasi. Inovasi
berarti adanya proses pembaharuan. yang
semakin matang ya atau suatu teknologi
itu dikembangkan lagi menjadi lebih
canggih gitu ya. Itu berarti adanya
inovasi.
Nah, ini adalah
inovasi bisa dikatakan pembaharuan
menjadi
lebih canggih.
Nah, ini adalah pembagian dari penemuan
baru ya, discovery, invention, dan
innovation.
Nah, di dalam penemuan baru ini kita
bisa melihat ada yang namanya pola ya.
Kita bisa melihat ada yang namanya pola,
pola perubahan sosial.
Pola perubahan sosial ini bisa kita bagi
menjadi tiga. Yang pertama adalah ada
pola perubahan yang bersifat
memancar,
ya. Memancar
atau dia itu menyebar. Setelahnya
memancar atau menyebar.
Yang kedua yaitu memusat.
Memusat.
Yang ketiga adalah menjalar.
Nah, ini adalah pola perubahan ya dalam
penemuan baru. Ada yang memancar atau
menyebar, kemudian memusat ataupun
menjalar.
Nah, kalau misalkan kita contohkan apa
sih contoh dari yang sifatnya memancar
atau menyebar? Misalkan kita contohkan
ee dia itu ketika ada satu penemuan itu
bisa berpengaruh terhadap
penemuan-penemuan yang lainnya. Ketika
ada suatu produk yang ditemukan itu bisa
berpengaruh terhadap hal yang lainnya.
Misalkan kita contohkan
ya, misalkan kita gambar dulu ya. Kita
gambar misalkan di sini
contoh dari
menyebar.
Misalkan kita contohkan ada suatu
penemuan ya, suatu penemuan dia itu akan
menyebar ke
penemuan-penemuan yang lainnya. Kalau
kita kasih contoh apa nih contohnya?
misalkan penemuan satelit ya. Apa fungsi
dari satelit? Banyak ya. Kita bisa
mendengar radio, kemudian bisa sebagai
bentuk pengindaraan jauh ya. Kita bisa
ee menggunakan GPS dan sebagainya. Nah,
itu berarti dengan satu penemuan kita
bisa menggunakan ke banyak hal. Nah, itu
disebut dengan pola perubahan yang
sifatnya menyebar atau memancar.
Kemudian yang kedua adalah memusat.
Kalau kita gambarkan misalkan
memusat ya. Jadi kalau memusat itu ada
ada beberapa penemuan misalkan ya ada
beberapa penemuan yang hanya merubah
satu penemuan saja
gitu ya. Misalkan ini penemuan satu, ini
penemuan dua, penemuan 3, penemuan
empat. Nah, dia itu hanya memudahkan
satu sistem saja. Contohnya misalkan
apa? Misalkan kita contohkan seperti
penemuan
ee mobil
apalagi motor,
pesawat,
kereta,
ya. Itu hanya memudahkan transportasi.
gitu. Dari beberapa penemuan mobil,
motor, pesawat, ya kereta itu hanya
memudahkan transportasi. Maka dikatakan
sebagai memusat. Beberapa penemuan hanya
memudahkan satu sistem saja.
Kemudian yang ketiga adalah menjalar.
Nah, menjalar itu adanya proses
perubahan dari satu sistem ke sistem
lainnya. Kalau kita contohkan misalkan
ya menjalar.
Oke. Kalau kita contohkan adanya
perubahan dari satu penemuan ke penemuan
lainnya nih. Penemuan satu nanti berubah
ke penemuan kedua, nanti penemuan ketiga
sampai penemuan keempat sampai tidak
berakhir gitu ya. Nah, kita contohkan
seperti apa? Misalkan dalam ee kita
memasak ya, sebelum ada gas sekarang
kita sebelumnya itu memasak memakai apa?
Pasti kayu ya. Yang pertama bahan bakar
kayu. Setelah bahan bakar kayu sehingga
ada perubahan menjadi kita menggunakan
minyak bumi gitu ya. Setelah minyak bumi
menjadi gas ya. Kemudian setelah gas
pasti ada ee listrik. Nah, itu adalah
adanya suatu perubahan dari satu sistem
ke sistem yang lain, satu cara ke cara
yang lain, ya. Intinya adanya suatu
pembaharuan ke arah yang menjadi lebih
lebih bagus lagi. Nah, itu disebut
dengan proses menjalar. Oke, ya. Ini
adalah proses perubahan atau pola
perubahan sosial memancar, memusat, dan
menjalar.
Sekarang kita akan masuk ke faktor
internal yang ketiga ya. Kalau misalkan
oke ini tadi yang pertama faktor
demografi,
kemudian penemuan baru yang kedua,
sekarang yang ketiga yaitu konflik.
Nah, konflik juga sesuatu hal yang
berasal di dalam masyarakat. Karena
dengan adanya konflik itu bisa
masyarakat mengarah ke hal yang lebih
baik. Yang namanya konflik itu tidak
selalu mengarah ke hal yang negatif ya,
tapi ada juga konflik yang mengarah
kepada hal yang positif. Kan ada juga
dampak konflik yang sifatnya positif.
Terkadang dengan adanya konflik
masyarakat itu menjadi lebih baik karena
mereka sudah tahu permasalahannya dan
sudah tahu cara menyelesaikannya.
Misalkan kita contohkan seperti Jepang
misalkan ya, setelah perang dunia kedua
Jepang itu malah lebih maju gitu ya
dibandingkan sebelumnya. Itu menunjukkan
bahwa dulunya Jepang yang ikut ke dalam
perang dunia kedua kalah ya. Kemudian
setelah perang dunia kedua Jepang malah
lebih maju gitu ya. Itu menunjukkan
dengan adanya konflik itu bisa mengarah
masyarakat ke arah yang lebih maju juga
ya.
Kemudian selain konflik yang terakhir
adalah adanya revolusi
atau bisa dikatakan pemberontakan.
Pemberontakan
ini bisa kita contohkan seperti misalkan
revolusi Inggris, revolusi Prancis ya,
kemudian ada reformasi gereja dan
sebagainya. itu kan bentuk-bentuk
pemberontakan, penolakan terhadap suatu
kebijakan sehingga dengan adanya
penolakan tersebut masyarakat itu
menjadi lebih baik lagi ya, menuju ke
arah yang lebih baik. Nah, ini adalah
faktor perubahan sosial yang bersifat
internal, demografi penduduk, penemuan
baru, konflik, dan juga revolusi atau
pemberontakan.
Oke, semoga Sobat Esen dapat
memahaminya.
[Musik]
Demikianlah penjelasan tentang perubahan
sosial mengenai pengertian, ciri-ciri,
dan faktor internal perubahan sosial.
Sampai jumpa di video-video berikutnya
bersama Kak Rajab, tutor sosiologi
en.id. Salam pintar.
Sekian sobat TS untuk video pembelajaran
hari ini. Sampai ketemu lagi di video
belajar berikutnya. Jangan lupa aktifkan
notifikasi untuk video terbaru kami ya.
Sobat juga bisa mengunjungi adsen.id dan
temukan ribuan video pembelajaran.
Sampai jumpa, Sobat TSEN. Salam pintar.
[Musik]
Yeah.
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

मुंबई आणि बॉलीवूड शूट | MUMBAI & BOLLYWOOD CONNECTION | Vlog
SHUBHRIT_ PRODUCTION · English

Khan Sir vs Raushan Sir: After 40 Days, Khan Sir Finally Breaks His Silence | Shubhankar Mishra.
Shubhankar Mishra · English

मसालेदार आलू कतली की चटपटी रेसिपी | Aloo Ki Katliyan Recipe | Aloo Katli Recipe | Aalu ki katli
Veg Zaika · English

ESQ (Ari Ginanjar) - IQ, EQ, dan SQ
Suci Bigitacaraka · Indonesian

#1 Diklat 38JP - Strategi Penyusunan RPP Matematika
Cermat Matematika · English

FAKTA UNIK BUNGA RAFFLESIA ARNOLDI : KEUNIKAN Tumbuhan Paling Unik dan Langka di Dunia!
Aku Mau Tau · English

TERMINOLOGI GIGI | Istilah dalam kedokteran gigi
Dokter Gigi Channel · Indonesian

شرط الوجود الإنساني والحضور في العالم ، مقاربة فنومينولوجية
الموسوعة الفلسفية · English

Ciri-ciri Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidup || Makhluk Hidup & Lingkungannya || IPAS SMK Kelas X
Demi AA · Indonesian

Rishab Shetty x Spider-Man: Brand New Day | Exclusively in cinemas July 30
Sony Pictures India · English

Madison unicorn emotions 💖💙🩵🦄 (newest design as splendid and bubbles)
Vicky unicorn The rainbow girl · English

PERANG SHIFFIN : Ali Bin Abi Thalib Vs Muawiyah Bin Abu Sufyan Awal Mula Perpecahan Dalam Islam
LAUHUL MAHFUDZ · Indonesian
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.