0:00
Halo Assalamualaikum Halo adik-adik
0:02
ketemu lagi dengan Kakak di channel
0:04
kinematika di video kali ini kita akan
0:07
belajar tentang salah satu jenis ikatan
0:09
kimia yaitu ikatan ion atau elektrovalen
0:13
nah namun sebelumnya kak akan
0:15
menjelaskan dulu tentang ikatan kimia ya
0:18
ikatan kimia adalah Ikatan antaratom
0:21
yang terjadi agar atom yang berikatan
0:24
didalamnya memiliki konfigurasi elektron
0:26
stabil di video sebelumnya kita sudah
0:29
pernah membahas ya bahwa konfigurasi
0:32
elektron stabil adalah konfigurasi
0:34
elektron yang sama seperti gas mulia
0:36
atau golongan 8A yaitu konfigurasi
0:39
elektron yang memiliki elektron valensi
0:41
sama dengan dua atau duplet atau umumnya
0:45
memiliki elektron valensi 8 atau oktet
0:48
jadi bisa dibilang yang memiliki peranan
0:51
penting pada ikatan kimia adalah
0:52
elektron valensi pada umumnya ikatan
0:56
kimia terbagi menjadi tiga jenis yang
0:58
pertama adalah ikatan
1:00
on atau elektrovalen yang kedua adalah
1:02
ikatan kovalen dan yang ketiga adalah
1:05
ikatan logam lalu Apa perbedaan dari
1:07
ketiga ikatan ini kalau ikatan ion atau
1:10
elektrovalen adalah Ikatan yang terjadi
1:12
antara atom logam dan nonlogam kalau
1:16
ikatan kovalen terjadi antara nonlogam
1:19
dengan nonlogam sedangkan ikatan logam
1:22
terbentuk dari atom logam dengan atom
1:24
logam dan terjadi dalam satu jenis unsur
1:27
logam Nah agar lebih jelas lagi
1:29
perbedaannya ketiga jenis ikatan ini
1:31
akan kita bahas satu-satu ya pada video
1:34
kali ini kita akan membahas tentang
1:35
ikatan ion atau elektrovalen Ikatan ion
1:39
adalah ikatan yang terbentuk antara atom
1:42
logam dengan nonlogam ingat ya atom
1:45
logam itu berasal dari golongan 1A 2A
1:48
dan 3A sedangkan atom atom nonlogam itu
1:51
berasal dari golongan 4A sampai dengan
1:54
7A kalau golongan 8A juga nonlogam ya
1:57
tapi karena dia sudah stabil
2:00
tidak perlu lagi untuk berikatan nomor
2:02
golongan kan sama dengan elektron
2:03
valensi ingat jika elektron valensinya
2:07
1-3 maka akan cenderung untuk melepaskan
2:10
elektronnya sedangkan yang berelektron
2:13
valensi 4-7 akan cenderung untuk
2:16
menerima elektron jika melepas elektron
2:18
membentuk ion positif dan jika menerima
2:21
elektron akan membentuk ion negatif dari
2:24
sini bisa kita simpulkan bahwa Ikatan
2:26
ion adalah Ikatan yang terjadi karena
2:29
adanya serah terima elektron jadi ada
2:32
yang melepas elektron dan ada yang
2:35
menerima elektron sehingga terbentuklah
2:37
suatu ikatan yang disebut dengan ikatan
2:40
ion Keh jelas ya sekarang kita lanjut ke
2:43
contoh pembentukan ikatan ion contoh
2:45
yang pertama ikatan yang terbentuk
2:47
antara atom Na dan atom CL ingat yang
2:51
berperan penting dalam ikatan kimia
2:53
adalah elektron valensi jadi kita
2:55
tentukan dulu elektron valensi dari
2:57
masing-masing atom ini ya untuk
3:00
nah konfigurasi elektronnya 281 berarti
3:03
elektron valensinya satu nah jika
3:05
elektron valensinya satu berarti Siena
3:07
akan cenderung untuk melepaskan elektron
3:09
membentuk ion positif yaitu n aplas
3:12
sedangkan CL konfigurasi elektronnya 287
3:16
berarti elektron valensinya 7 maka ccl
3:19
akan cenderung untuk menerima satu
3:21
elektron sehingga membentuk ion CL Min
3:25
karena Erna melepas satu elektron dan CL
3:28
menerima satu elektron maka terjadilah
3:30
ikatan dan terbentuk senyawa NaCl jika
3:34
kita buat rumus lewisnya enabler
3:36
elektron valensi 1cl berelektron valensi
3:40
7 kemudian name lepaskan satu
3:43
elektronnya membentuk ion Na + dan CL
3:46
Min menerima satu elektron dari Ena
3:49
membentuk ion CL Min sehingga terjadilah
3:53
ikatan ion dan terbentuk senyawa NaCl
3:56
jadi ikatan ionnya yang ini ya oke
4:00
sekarang kita lanjut ke contoh yang
4:01
kedua misal kita ingin meningkatkan atom
4:04
MG dan atom CL Kita tentukan elektron
4:07
valensinya ya mg-12 berarti 282 elektron
4:11
valensinya dua sedangkan cl-17 berarti
4:14
287 maka elektron valensinya adalah 7
4:18
agar stabil MG harus melepaskan Dua
4:20
elektron nya membentuk ion MG 2 +
4:23
sedangkan CL agar stabil dia harus
4:25
menerima satu elektron sehingga
4:27
membentuk ion CL Min lalu Senyawa apa
4:29
yang terbentuk jika keduanya berikatan
4:32
Perhatikan cara menentukan senyawanya
4:34
agar terbentuk ikatan jumlah elektron
4:37
yang dilepas harus sama dengan jumlah
4:39
elektron yang diterima artinya jumlah
4:41
muatan positifnya harus sama dengan
4:43
jumlah muatan negatif nya kita lihat
4:46
disini mv-nya 2 + sedangkan cellnya 1min
4:49
berarti CL nya harus ada
4:53
Hai nah mv-nya 11 tidak perlu ditulis CR
4:59
nya dua sehingga senyawa yang terbentuk
5:01
adalah MgCl2 paham ya Sekarang kita coba
5:05
contoh lainnya misal atau mail berikatan
5:09
dengan atom s buat konfigurasi
5:11
elektronnya untuk KL 283 berarti
5:14
elektron valensinya tiga untuk es 286
5:18
berarti elektron valensinya 6 KL
5:20
membentuk ion al3 plus sedangkan es akan
5:23
membentuk ion s 2 menit lalu kita
5:34
samakan jumlah muatannya cara gampangnya
5:37
kita kali siang aja ya jadi di sini Al
5:39
jumlahnya dua menyesuaikan dengan muatan
5:42
es sedangkan es jumlahnya tiga
5:44
menyesuaikan dengan muatan KL jadinya 2
5:49
Al 3 plus ditambah 3S 2min
5:53
sehingga senyawa yang terbentuk adalah
5:56
al2s tiga Nah yang tadi biar gampang
5:59
juga detail film aja ya jadi jumlah EMG
6:02
menyesuaikan dengan muatan c l yaitu
6:05
satu Sedangkan jumlah CL menyesuaikan
6:08
dengan muatan MG yaitu dua gimana paham
6:12
ya Nah sekarang kakak akan memberikan
6:15
cara yang lebih gampang untuk menentukan
6:17
senyawa yang terbentuk dari ikatan ion
6:19
caranya kita ingat lagi atom-atom gas
6:22
mulia atau 8A beserta nomor atomnya
6:25
yaitu cara mengingatnya heran nenek Arie
6:29
Kriting sekali rambutnya nomor atom
6:32
masing-masing adalah 2-10-18 3654 dan 86
6:39
atom-atom lain agar stabilkan harus
6:42
mengikuti konfigurasi elektron gas mulia
6:44
artinya jumlah elektronnya juga harus
6:46
sama kan Nah kita ambil contoh yang tadi
6:48
yaitu MG dan CL MG jumlah elektronnya 12
6:53
17 MG jumlah elektronnya 12 berarti MG
6:58
harus mengikuti jumlah elektron gas
7:00
mulia yang paling mendekati yang paling
7:02
mendekati adalah 10 yaitu punyanya siene
7:05
Ratih caranya 12 dikurang 10 berarti
7:09
positif dua ya makanya MG membentuk ion
7:12
buat les sedangkan CL jumlah elektronnya
7:15
17 berarti dia harus mengikuti yang
7:18
paling mendekati adalah 18 minyaknya
7:20
siar berarti 17 dikurang 1817 dikurang
7:24
18 adalah min 1 berarti muatan CL adalah
7:27
mint jadi senyawa yang terbentuk adalah
7:30
tinggal kali silent ya mv-nya 1cl nya
7:39
Hai jadi dengan menggunakan cara ini
7:41
kita tidak perlu lagi membuat
7:43
konfigurasi elektron dan menentukan
7:44
elektron valensinya lanjut kita coba
7:47
contoh yang lain misal atom ar0 atom 57
7:51
berikatan dengan atom D bernomor atom 84
7:54
jumlah elektron aadalah 57 berarti agar
7:58
stabil Siapa yang harus diikutinya yang
8:00
paling mendekati ya yaitu si exe yang
8:03
nomor atomnya 54 berarti 57 dikurang 54
8:10
adalah positif 3 maka muatan a = 3 plus
8:14
lanjut yang D jumlah elektronnya 84
8:18
berarti agar stabil yang diikutinya
8:20
adalah crn yang jumlah elektronnya atau
8:23
nomor atomnya 86 berarti 84 dikurang 86
8:29
atau = min 2 maka muatan d adalah 2min
8:33
eh maka lanjut senyawa yang dihasilkan
8:39
Hai Tinggal kita kali silam ya berarti
8:48
hai oke Cukup jelas ya Sekian dulu untuk
8:51
video kali ini semoga adik-adik paham
8:53
dengan penjelasan Kakak terima kasih
8:55
wassalamualaikum warahmatullahi