0:00
Setelah kita bahas tentang sejarah peradaban Islam di dunia arab dan timur tengah,
0:05
dari mulai Sejarah Nabi Muhammad saw,
0:09
Khulafaur Rasyidin, kekhalifan Daulah Umayah hingga Turki Utsmani,
0:14
kini kita beralih ke Sejarah Indonesia.
0:17
Terima kasih yang sudah setia dengan Channel Dosen Sejarah.
0:21
Jangan lupa Subscribe dan nyalakan loncengnya.
0:30
TEORI ARAB, MASUKNYA ISLAM KE NUSANTARA
0:34
Menurut beberapa teori yang ada, ajaran Islam masuk ke Indonesia melalui orang-orang dari berbagai bangsa.
0:41
Sebagian dari mereka ada yang datang ke Nusantara untuk berdagang sembari berdakwah.
0:47
Ada pula kaum ulama atau ahli agama yang memang datang ke Nusantara untuk mensyiarkan ajaran Islam.
0:56
Terlepas dari perdebatan dan diskusi yang kemudian muncul,
0:59
terdapat 4 teori terkait masuknya Islam di Indonesia tersebut antara lain Teori India (Gujarat),
1:07
Teori Arab (Mekah), Teori Persia (Iran), dan Teori Cina.
1:12
Yang bisa ditonton nanti pada tautan di deskripsi.
1:16
Pada pembahasan kali ini, kita akan membahas teori arab terlebih dahulu.
1:22
Teori Arab atau Timur Tengah itu sendiri dipelopori oleh sebagian sejarawan,
1:27
di antaranya yaitu Crawfurd, Keijzer, Naimann, de Hollander, dan juga ada beberapa sejarawan Indonesia seperti
1:36
Hasjmi, Al-Attas, Buya Hamka, dan Mukti Ali.
1:42
Buya Hamka dalam bukunya yang berjudul "Sejarah Umat Islam",
1:46
mengatakan bahwa agama Islam masuk ke Nusantara terjadi pada abad ke-7 M.
1:52
Hamka sendiri menggunakan sumber dari berita Cina Dinasti Tang yang menuturkan bahwa di pantai barat Sumatera
1:59
telah ditemukan hunian wirausahawan Arab.
2:03
Maka, Hamka menyimpulkan dalam Teori Arabnya bahwa Islam masuk ke Nusantara dari daerah asalnya, yaitu Arab.
2:13
Teori Arab tersebut juga diamini oleh Ahmad Mansur Suryanegara,
2:18
yang mengatakan dalam bukunya, "Api Sejarah" Jilid 1, bahwa Islam Islam masuk ke Asia Tenggara dibawa oleh para wirausahawan Arab
2:27
pada abad pertama Hijriah atau abad ke-7 Masehi.
2:32
Bangsa Arab merupakan bangsa yang secara terus-menerus telah melakukan hubungan perdagangan di luar negeri.
2:39
Hal tersebut dikarenakan bangsa Arab adalah wirausahawan perantara antara Eropa dengan negara- negara Afrika, India, Asia Tenggara,
2:48
dan Timur jauh yaitu Jepang dan Cina.
2:54
Sementara menurut Jajat Burhanudin dalam bukunya, "Islam dalam Arus Sejarah Indonesia", juga menuliskan beberapa keterangan
3:02
tentang masuknya Islam ke Nusantara dilihat dari catatan Tionghoa.
3:07
Teks tersebut merupakan bukti perkembangan perdagangan jarak jauh yang menghubungkan Sriwijaya dengan dunia muslim di Timur Tengah
3:15
dan Persia hingga ke Cina di Timur sejak abad ke-7 M.
3:22
Pernyataan yang berkaitan dengan masuknya Islam ke Nusantara yang menjadikan Arab sebagai negara pembawanya,
3:29
mengacu pada sumber dari catatan Tionghoa, yang mengatakan bahwa Islam sudah ada di Indonesia pada abad ke-7 M
3:37
tepatnya di wilayah Sumatera dalam perkembangan perdagangan maritim Kerajaan Sriwijaya.
3:43
Namun, sejalan dengan kelemahan yang dialami Sriwijaya pada abad ke-13,
3:49
pedagang-pedagang muslim dan mubaligh-mubaligh beralih dukungannya pada kerajaan yang bercorak Islam,
3:56
yaitu Samudera Pasai yang berada di pesisir timur laut Aceh.
4:01
Itu di Sumatera, bagaimana di Jawa?
4:05
Islam masuk ke Jawa baru terjadi pada abad 11 Masehi.
4:09
Dibuktikan dengan temuan arkeologis berupa batu nisan Fatimah binti Maimun di Leran, Gresik yang berangka tahun 475 H (1082 M)
4:20
yang dapat dijadikan bukti bahwa Islam sudah ada di Jawa sejak sebelum abad ke-11.
4:27
Azyumardi Azra dalam "Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII: Melacak Akar-akar Pembaruan Islam di Indonesia",
4:40
menyatakan bahwa Timur Tengah yaitu Arab dan Persia telah cukup mengatahui Nusantara karena muslim Timur Tengah ini
4:48
menjadikan pelabuhan-pelabuhan tertentu di Nusantara sebagai pusat persinggahan.
4:55
Pada fase pertama, sejak akhir abad ke-8 sampai abad ke-12 hubungan Timur Tengah dengan Nusantara yaitu berkenaan dengan perdagangan.
5:05
Kemudian fase berikutnya sampai akhir abad ke-15 hubungan antara keduanya terlihat lebih luas.
5:13
Barulah sejak abad ke-16 sampai abad ke-17 hubungan Timur Tengah dengan Nusantara terjadin lebih bersifat politik di samping keagamaan tadi.
5:25
Sampai di sini, pertanyaannya adalah, siapa pembawa Islam di Nusantara berdasarkan Teori Arab?
5:33
Kebanyakan buku menyebut bahwa Islam datang ke Indonesia dibawa oleh para pedagang.
5:39
Sebagaimana yang ditulis oleh Marwati Djoened Poesponegoro dalam buku "Sejarah Nasional Indonesia" Jilid III,
5:47
dan juga oleh Bernard Vlekke dalam bukunya, "Nuantara: Sejarah Indonesia", yang diterjemahkan oleh Samsudin Berlian.
5:55
Mereka menuliskan bagaimana pelayaran dan perdagangan memiliki peran aktif dalam proses penyabaran Islam ke Nusantara.
6:04
Pada kekuasaan Kerajaan Sriwijaya abad ke-7 dan ke-8,
6:09
Selat Malaka sudah dilalui oleh pedagang-pedangan muslim dalam pelayarannya ke Asia Tenggara dan Asia Timur.
6:17
Kemudian dalam buku ini menuliskan bahwa pada abad tersebut di daerah Sumatera sudah terdapat pemukiman muslim.
6:26
Akan tetapi, banyak sejarawan lain yang meragukan kemampuan pedagang dalam menyebarkan Islam.
6:33
Pedagang tetaplah pedagang, perhatian utamanya adalah bisnis, bukan penyebaran agama.
6:41
Azyumardi Azra misalnya, dalam bukunya, menyebutkan bahwa para guru profesional atau kaum sufi
6:48
merupakan penyebar Islam di Nusantara, termasuk Jawa.
6:54
Para sufi berhasil mengislamkan masyarakat Nusantara dalam jumlah besar setidaknya sejak abad ke-13 M.
7:03
Hal yang menjadi faktor utama keberhasilan para sufi dalam menyebarkan Islam di Nusantara,
7:09
yaitu kemampuannya dalam menyajikan Islam dengan kemasan yang atraktif.
7:14
Khususnya dengan menekankan kesesuaian dengan Islam atau kontinuitas.
7:21
Pernyataan tentang kaum sufi yang lebih utama dalam memainkan peran dalam islamisasi di Nusantara,
7:28
khususnya Jawa, juga tertulis dalam karya Alwi Shihab, "Islam Sufistik: Islam Pertama dan Pengaruhnya Hingga Kini di Indonesia".
7:38
Menurutnya, Islam di Nusantara lebih banyak diperankan oleh kaum sufi, disebabkan karena kaum sufi lebih bersifat kompromis
7:47
dan penuh kasih sayang. Sehingga manusia lebih cendedung terbuka dan kosmopolis.
7:55
Selain penyebaran Islam di Nusantara yang ditulis oleh sejarawan Indonesia maupun luar,
8:01
historiografi lokal juga mempunyai pandangan sendiri tentang siapa para penyebar Islam ke Nusantara tersebut.
8:09
Sumber-sumber lokal sebagian besar mengaitkan penyebar Islam dengan Walisongo.
8:14
Mereka turut andil dalam proses islamisasi, khususnya di Jawa.
8:19
Namun, penyebaran Islam di Jawa oleh Walisongo baru terjadi sekitar pada abad ke-14 Masehi.
8:27
Itulah pembahasan singkat tentang Teori Arab masuknya Islam ke Nusantara.
8:33
Nantikan pembahasan selanjutnya tentang Teori Gujarat, Persia, dan Teori Cina masuknya Islam ke Nusantara.
8:41
Sekian dan Terima Kasih.