Fisika kelas X - Dinamika Gerak Partikel part 1 - Penerapan Hukum Newton 1
Halo adik-adik, selamat datang di channel B.I.G.K.O.S. bersama Koben Di channel ini Koben akan membantu kalian dalam belajar Matematika, Fisika, dan Kimia Pada video kali ini Koben akan membahas mengenai Dinamika Gerak Partikel ya Ini adik-adik, dalam Dinamika Gerak Partikel Ini kita akan membahas mengenai Hukum Newton ya Hukum Newton 1, 2, 3 Nah, ini koko bicara Hukum Newton pertama dulu ya
Hukum Newton pertama itu bicara mengenai sigma F, jadi istilahnya sigma gaya ya, sigma F yang bernilai 0. Jumlah gaya, jadi jumlah gayanya bernilai 0. Apa arti kata jumlah gaya bernilai 0? Ini yang pertama bisa kita sebut sebagai pengertiannya dia diam.
Diam, tidak bergerak Yang kedua, dia bisa disebut sebagai gerak lurus beraturan Gerak lurus beraturan Atau gerakannya itu GLB Nilainya dalam gerakan itu GLB dia Kalau gerak lurus beraturan, jika gerak lurus beraturan Berarti itu artinya percepatannya bernilai 0 ya
ya percepatannya bernilai nol A ya yang berikutnya gerak lurus beraturan itu menunjukkan bahwa kecepatannya konstan ya nilai besar kecepatannya konstan jadi hukum Newton pertama itu bicara keadaan benda itu diam dia ber GLB memiliki percepatan nol dengan kecepatan konstan ya
Ini dalam hukum Newton pertama, ini koko beri contoh ada beban, benda yang digantung
dengan tali ya susunan tali nih sistem tali jadi benda yang digantung dengan susunan tali seperti ini benda ini tidak mungkin bergerak kenapa dia akan ditahan di langit-langit misalnya ini atap ya tetap ditahan dia nggak mungkin bisa gerak ya jadi ini disebut diam ya atau setimbang diam setimbang tidak bergerak itu sama jadi dia tidak ada gerakan ya Nah ini kita sebut
Prinsip hukum Newton pertama, karena tidak ada gerakan. Nah, jika ada susunan tali seperti ini, nanti adik-adik gambarlah tegangan tali. Jadi misalkan ini ada tali, ini talinya ada tiga ya. Kita anggap dia ada tiga tali. Satu, dua, tiga. Nanti di sini disebut tali satu. Nah, kenapa tali satu ini aranya berbeda?
ini saling berlawanan nah ini jadi sistem dari gaya tali ini selalu keluar dari titik sistemnya ya jadi misalkan dia ini menekan ini diikat pada langit ini berarti
atap rumah berarti nanti tegangan talinya keluar gini arahnya nah untuk yang susunan ini disini ini kan ada ikatan tali berarti tegangan talinya keluar juga jadi arah tegangan tali itu keluar dari sistem bendanya nah untuk yang ini sama misalkan koko anggap ini tali kedua berarti disini ini ada susunan tali dua nah juga arahnya saling berlawanan nah ini T2 kita anggap itu T2
Nah gini ya Jadi ini tali 1, tali 2 Nah ini juga sama Disini ada tali 3 Nah ini tali 3 nih
ini T3 jadi kenapa kok ada yang keluar dari bendanya ini juga nah ini kan sistem benda berarti tegangan tali ini juga keluar dari bendanya jadi seperti itu ya jadi ini sistem aksi reaksi hukum Newton ketiga sebenarnya jadi ini anda adik sekalian belajar di hukum Newton 3 ya ada aksi reaksi namanya jadi yang saling tarik menarik gitu ya jadi nanti ada aksi reaksi
Jadi hukum Newton 3 itu bicara mengenai aksi reaksi Jadi hukum Newton 3 ya Nah ini adalah gaya aksi sama dengan minus gaya reaksi
jadi nilainya sama gayanya cuma beda minus jadi maksudnya beda arah jadi kalau yang kita misalkan mendorong sesuatu pasti yang kita dorong itu pasti berusaha melawan gak mau jadi gini ini berusaha nahan jadi seperti ada ini maunya ke kanan yang ini maunya ke kiri nah itu aksi reaksi gitu ya nilai gayanya sama tuh kemenutan 3 yang mirip ini ini T2 ini aksi reaksi ini
Nah untuk sistem benda, benda itu pasti memiliki berat. Nilai berat itu W itu selalu menuju ke arahnya ke bawah. Kita gambarnya dari titik pusat benda. Jadi kalau kita gambar ini seperti kotak, jadi ini pusat diagonal. Jadi gambarnya W itu dimulai dari tengah-tengah.
Jadi gambarnya berat itu lambangnya W gaya berat itu di tengah-tengah benda ya mulainya. Jadi kita kalau gambar gaya kadang-kadang ada guru yang harus benar-benar letaknya di mana itu harus pas. Nah ini letaknya W itu di tengah-tengah. Untuk berat ini nilainya rumusnya berat itu M kali G ya adik-adik.
masa dikali percepatan gravitasi nanti disini koko anggap percepatan gravitasi nilainya 10 ya bukan 9,8 mungkin lebih mudah ngitungnya aja jadi dianggap 10 meter persekon kuadrat jadi g kecil ini nilainya
10 meter per second kuadrat ya Nah jika pertanyaannya di soal adalah tentukan nilai T1 T2 dan T3 nya berapa gaya tegangan tali 123 ini pertanyaannya adalah Hitunglah ya gaya tegang tali satu gaya tegang tali dua dan gaya tegang tali tiga gitu ya
Nah ini pertanyaannya gaya tegangan tali. Nah untuk sistem benda ini yang digantung ini nanti ada adik lihat ada berapa sistem di situ. Yang pertama itu sistem tali. Sistem tali yang terikat ini. Yang kedua nanti bebannya. Loko yang ini perlu enggak?
yang ini tidak perlu, kenapa? istilahnya atap-atap langit ini kita tidak diberi tahu nilai masanya pun makanya kan kita tidak bisa dihitung jadi nanti kita kerjanya hanya sistem tali yang diikat ini istilahnya seperti dua tali yang diikat terus jadi satu begini menggantung di beban ini jadi nanti kerjanya dua ini koko kerjakan yang pertama dulu ini koko kerja yang pertama ya yang pertama adalah sistem bendanya
benda yang digantung nah yang ini ya sistem pertama ini ada W ya di sini ada talinya T3
kita gambar ulang aja supaya nggak bingung melihatnya jadi seperti dibawa ke tempat lain digambar ulang sistemnya nanti cara kerjanya karena ini sistemnya tidak bergerak berarti gaya yang bekerja pada sistem benda ini total gayanya istilahnya itu bernilai 0
Kita biasakan gaya yang ke atas itu plus, yang ke bawah minus. Karena ini 0, tapi nanti kalau ada gerakan yang searah gerak plus yang berlawanan arah gerak minus itu hukum Newton 2 nanti gerakan. Ini koko anggap yang ke atas plus saja ya, jadi nanti T3 min W adalah 0.
Kenapa yang koko gambar T3 nya hanya yang ke atas Yang ke bawah kok enggak Dalam sistem benda digantung ini Karena yang bekerja pada benda ini Itu adalah T3 yang ke atas Yang keluar dari bendanya Jadi yang digunakan itu gaya yang mana Gaya yang keluar dari bendanya ini Istilahnya yang mengenai bendanya
kalau yang ini enggak yang ke arah bawah ini kan mengenai pada sistem ikatan ini jadi enggak dipakai nanti ini untuk yang pekerjaan berikutnya yang sistem ikatan ya Nah nanti ini kita hitung dulu P3 adalah W nah W itu rumusnya kan M kali G masa kali G ini Koko kasih tadi Koko beri ini masanya adalah 2 kg ya beban ini ya 2 kg berarti nanti T3 nya adalah
M kali G berarti akan menghasilkan 2 kali 10, ini 20 Newton. Ini untuk sistem pertama. Nah untuk sistem kedua kita kerja ikatannya, yang ikatan ini. Jadi untuk sistem kedua, ini koko gambar ulang ya. Ini sistem ikatannya, ini T1, di sini T2-nya, ini T3-nya.
Nah kenapa yang T1 dan T2 yang ini kita nggak ikut karena ini menyentuh atap ya atap langit-langit ini atap rumah jadi kita nggak pakai yang kita pakai yang T1 T2 T3 yang pada sistem ini sistem ikatan ini termasuk ya jadi kalau ada ikatan tali itu adik-adik masukkan sebagai sistem yang lain sistem benda ya Nah sekarang
ini kita buat ini dulu ya arah vektor di dalam sebuah pelajaran bab vektor itu kan kita buat gini kalau jika ini ada di 53 ini koko buat sumbu Y sumbu X yang diikatan ini nah 53 ini nanti naruhnya akan di sini ya ini 53 37 yang ini 37 nanti ya sudut berhadapan istilahnya jadi kalau gambar ulang di sini
ini kok T1 nya yang kurang miring ini ke sini aja ini T2 nya yang tegak ini T1 nah ini berarti 37 ya yang ini 53 nah gitu ya jadi jika adek-adek ini 53 nya disini berarti yang ini sudut ini 53 derajat 37 yang ini 37 derajat ini kok gampang disini ya sudut berhadapan ya berseberangan maksudnya ya oke nah sekarang ini
untuk kita pada bab vektor ini seperti diarahkan ke sumbu yik sumbu ye yang miring ini yang miring T1 sama T2 kita proyeksikan ya istilahnya ini proyeksi kesini sama kesini ini untuk T1 nya ya istilahnya dibuat kotak jajaran genjang gitu istilahnya jadi nanti disini adalah T1 cos kenapa cos? karena deket sudut yang deket sudut itu cos
yang kesini yang ini nanti ini artinya T1 sin ya jadi yang ke arah kiri T1 cos yang ke atas T1 sin karena yang deket sudut cos yang jauh dari sudut 2 sin ya pengertian daripada vektor proyeksi nah untuk yang ini yang T2 nah ini kita juga buat ini nah ini kita buat juga ya
nah yang ini kan dekat sudut 53 yang ini maksudnya dekat itu disentuh oleh sudut ya istilahnya ya sumbunya jadi nanti ini T2 cos 53 yang ke atas ini nanti bisa disebut T2 sin 53 jadi intinya apa yang dekat sudut itu kali cos yang jauh dari sudut kali sin jadi pengertian faktor seperti itu ya jika dibuat proyeksi sumbu ya
Nah nanti kita, kok yang T3 perlu tidak diproyeksi? Tidak perlu, karena dia sudah pada sumbu Y. Sumbu Y itu tegak, sumbu S itu mendatar. Nanti dalam sistem tali, berarti ini terjadi dua sumbu. Sumbu X dan sumbu Y. Jadi intinya apa? Jika adik-adik mendapatkan gayanya itu banyak, ada tiga dalam satu sistem, itu buatlah proyeksi sumbu. Sumbu X dan sumbu Y. Nanti kita kerjanya dua kali.
Sigma gaya pada sumbu X adalah 0. Kenapa 0? Karena dia tidak bergerak sistemnya. Apalagi dia ikatan. Ikatan ini tidak punya masa. Jadi 0.
Lalu sigma fx ini artinya yang arah mendatar ya Nah ini ada yang ke kanan ini yang T2 cos 53 ada yang ke kiri T1 cos 37 nanti kita kerjanya yang ke kanan kita anggap plus aja ya T2 cos 53 dikurang T1 cos 37 adalah 0 Buatnya gitu maka nanti kita buat kerja langsung ini ya Cos 53 itu 3 per 5 ya
ini kali 3/5 kokomin ini pindahkanan aja ya sama dengan t1 kos 37 tuh 4/5 nanti limanya coret dengan kata lain kita dapat ini t2 adalah 4/3 dari t1 itu ya Nah untuk yang berikutnya ini ada di kerja yang Sigma fj ya jadi apa jumlah gaya pada sumbu y
Jumlah gaya pada sumbu Y nya. Nah gaya pada sumbu Y itu yang tegak ya. Ini ada panah ke atas 2 yaitu T2 sin 53 sama T1 sin 37. Kita anggap yang ke atas plus ya seperti yang tadi. Berarti nanti ini T2 sin 53 ditambah T1 sin 37 dikurang T3 berarti ini.
sama dengan 0 nah nanti ini adik-adik kan udah dapat persamaan T2 adalah 4 per 3 T1 ini substitusi ya masukkan ke sini aja T2 nya diganti jadi nanti T2 nya ini adalah 4 per 3 T1 sin 53 itu 4 per 5 ya ditambah T1 sin 37 itu 3 per 5 min T3 nya udah dapet tadi ya 20 ini
-20 = 0 nah ini kita hitung dulu ya ini berarti 16/15 T1 ditambah 3/5 T1 = 20 nah ini disambut penyebut dulu ya 15 ini 9 9 + 16 25/15 T1 = 20 berarti T1 adalah
300 dibagi 25 nah ini dapat nih T1 nya adalah 12 Newton jika T1 nya ini 12 Newton masukkan kesini dapat T2 gitu ya 4/3 kali T1 berarti 4/3 dikali 12 berarti dapat 16 Newton nah ini nih cara kerja sistem benda yang digantung dengan pali ya
yang tidak bergerak ini termasuk penerapan dari hukum Newton 1 sistem benda diam ini bagi adik-adik yang mungkin masih bingung dengan penjelasan hukum mengenai proyeksi sumbu X sumbu Y mungkin bisa dilihat di babnya Vector ya video Vector untuk linknya ada di deskripsi di bawah ini ya
ini kalau ada contoh soal ya di sini ada dua gaya yang pertama gaya ke kanan 40 gaya kedua 30 ke arah kiri nah
Ini bidangnya licin ya, jadi tidak kasar. Tentukan gaya yang diperlukan dan arahnya supaya benda ini diam, tidak bergerak. Nah, jika adik-adik dibiarkan seperti ini saja, ini licin, berarti benda ini pasti bergerak. Kenapa? Karena gaya ke kanan lebih besar, 40, ini 30, berarti dia pasti bergerak ke kanan.
Jika pertanyaannya supaya benda diam, supaya tidak bergerak, berarti harus ada gaya lain. Gaya lain itu berarti nilainya harus menyeimbangkan. Jadi misalkan ke kanan 40, ke kiri 30, berarti gaya lain itu harus menyeimbangkan.
ke kiri sebesar 10 kenapa? karena kan supaya imbang kanan 40 berarti yang kiri harusnya juga 40 berarti berapa gaya yang diperlukan berarti gaya ketiga nilainya adalah 10 Newton arah ke kiri nah ini ya ini juga salah satu penerapan dari hukum Newton pertama supaya benda itu diam gimana? ini kalau ada contoh soal berikutnya ya
ini ada beban bermasa 2 kg ditarik oleh gaya ke kanan bidangnya kasar diberitahu koefisien gesek statisnya 0,4 nah jika bidang itu kasar di dalam soal itu adik-adik ada koefisien gesek namanya ya koefisien gesek statis bisa ada yang kinetik nah kalau kinetik itu khusus untuk benda yang sudah bergerak itu kinetis
Nah untuk coefficient gesek statis ini biasanya digunakan untuk mengecek benda itu diam atau bergerak Jadi lambangnya mu ya ini coefficient gesek statis itu lambangnya mu s Jadi lambangnya seperti M tapi dia apa istilahnya melengkung gitu ya Jadi mu s coefficient gesek statis s statis
Jadi, mu_s itu digunakan untuk memastikan benda itu diam atau bergerak kondisinya. Kita mau tahu benda itu diam atau bergerak, jika bidang ini kasar, dilihat dari mu_s, dilihat dari gaya gesek statis nanti. Tapi jika diketahui mu_k, gausian gesek kinetis,
berarti kondisi benda itu pasti bergerak ya gitu ini koko diberitahunya statis karena pertanyaan soalnya nanti gimana kondisi bendanya diam atau bergerak jika diberi gaya 5 sama 10 gitu ya nah ini makanya koko hanya diberitahu yang miu es
Loh koko nanti kalau ada µS dan µK gimana? Nah untuk meriksa kondisi benda yang adik-adik gunakan µS nya, µK nya abekan. Nah µK itu biasanya digunakan kalau udah tahu dia bergerak. Nanti ditanya berapa percepatan itu nanti masuk hukum Newton 2 ya. Koko masih menjelaskan hukum Newton 1.
itu ya, mu s ini untuk mesin benda itu diam atau bergerak nanti disini adik-adik bicara mengenai fs yang koko sebutkan tadi gaya gesek statis ya fs kalau mu s itu koefisiennya masih koefisien itu adalah tingkat kekasaran dari bidangnya ya itu koefisien gesek gaya gesek statis
Nah gaya gejik statis ini memiliki rumus mu s dikali n, nah n ini apa? n itu gaya normal atau gaya tekan benda terhadap bidangnya Jadi disini ada istilah n ini adalah gaya normal atau yang kita sebut sebagai gaya tekan benda terhadap bidangnya ya Atau lantai jika lantai ya lantai gitu kalau dia menekan papan ya terhadap papan gitu ya
Gaya tekan benda terhadap bidangnya Itu gaya normal Secara tegak lurus Itu adalah gaya normal Jadi maksudnya Woko Kita mulai masuk ke cara jawab ya Ini pertanyaannya tentukan kondisi benda Jika diberi gaya 5 Diberi gaya 10 Gimana dia diam atau bergerak Nah pertama kali Jika ada beban diberi masa Kita harus gambar W dulu Gaya berat Nah ini W
yang rumusnya m kali g tadi ya lalu benda ini bertumpu pada bidang berarti dia ada gaya normal jadi ada n nah n itu selalu digambar dari lantai dari bidangnya ya ini sebenarnya sepusat ya maksudnya ini sebenarnya satu garis ya ini koko gambar agak menjauh dikit supaya jelas kelihatan gambarnya nanti di sini ada n
tegak lurus bidangnya jadi kalau bidang datar berarti n nya ya lurus ke atas gini tegak lurus jadi nanti kalau ada bidang miring berarti n nya agak miring gini karena dia harus tegak lurus bidangnya itu ya itu gaya normal nah
Sekarang jika ada bidang kasar berarti nanti adik-adik ada gaya gesek Gaya gesek itu melawan arah gerak Jadi misalkan ini adik-adik tarik gaya ke kanan Berarti ini kan otomatis harusnya benda bergerak ke kanan Berarti gaya gesek itu arahnya ke kiri
Nah, gaya gesek itu gambarnya itu pas di lantainya ya, antara perbatasan benda dan lantai. Ini gambarnya gini. Jadi dia itu seperti sejajar lantai pas berimpit sama lantainya, bidangnya. Ini nanti disebut FS.
kenapa FS? karena koko mau memeriksa memastikan kondisi benda ini FS lho koko kalau diketahui koefisien gasnya kinetis gimana? berarti langsung adik-adik ini tulis FK FK langsung karena langsung istilahnya benda itu bergerak, kedorong ketarik gitu istilahnya nah untuk selanjutnya ini pertanyaan A koko jawab ya ini koko akan menghitung nilai gaya normal dulu nah gaya normal ini ini
ini kita gambarnya udah pas ya ini gayanya udah selesai enggak ada gaya lain ya udah ada gaya F gaya G sudah ada N ada W jadi adik-adik selalu menggambar sistem gaya dulu ya dalam hukum Newton dinamika gerak ini ya harus digambar dulu semua baru kita mulai jawab ya Nah untuk mencari N
Benda ini kan gerakannya mendatar. Jadi dengan kata lain, ini sumbu Y, ini sumbu X. Sumbu Y ini nilainya 0. Kenapa 0? Karena sistemnya diam, pasti diam. Kenapa? Tidak mungkin bendanya begini. Bendanya kan geraknya begini. Tidak ada naik turun begini, tidak mungkin. Bidangnya mendatar begini. Dengan kata lain, untuk mencari garan normal, kita akan menggunakan istilah normal.
Sigma Fy adalah 0. Nah gitu ya. Untuk mencari gaya normal. Nah nanti N kenapa 0? Karena diam ya. Karena sistem bendanya ini gerak ke kanan kiri. Nanti ini N min W sama dengan 0. Berarti gaya normal akan mendapatkan nilainya sama dengan W. W itu kan M kali G ya adik-adik.
Nah, masanya 2 kg, berarti nanti n-nya ini adalah 2 x 10, berarti gaya normal dapat 20 N. Satuannya N ya, untuk gaya satuannya N.
ini dapat gaya normal jadi untuk menghitung gaya normal kita menggunakan sistem sumbu Y Sigma FY untuk mengetahui kondisi benda gerak atau tidak diam atau bergerak itu kita mengeceknya lewat sumbu X kita lihat antara gaya si F itu tadi sama FS
lebih besar mana? jadi untuk memastikan kondisi benda itu dilihat perbandingan F dan Fs nya F ini untuk soal A kita diberitahu nilainya 5 jadi kita jawab yang A dulu ya ini 5 Newton nah untuk Fs rumusnya kan µs kali n µs kali n, koko hitung dulu µs nya kan diberitahu 0,4 dikali gaya normalnya dapat 20 berarti
mendapatkan nilai 8 Newton dengan kata lain gaya yang diberi 5 Newton FS nya dapatnya 8 Newton ternyata lebih besar daripada FS lebih besar jika FS lebih besar berarti artinya kondisi benda ini masih diam
tidak bergerak artinya apa artinya gaya yang kita beri kita tarik itu gak mampu kenapa karena lebih kasar bidangnya jadi jika ada sebuah lemari besar ya kalau bidang bawahnya itu kasar dengan statisnya koefisiennya berapa kita tarik kalau kita gak kuat berarti itu sangat kasar bidangnya itu ya istilahnya itu disebut koefisien gesek statis
Nah untuk yang soal B ini kita bandingkan lagi ya F dan FS nya Nah yang B diberi gayanya 10 Newton Nah jika diberi gaya 10 Newton dan FS nya tadi kan USD kali N Ini mendapatkan nilai 8 ya tadi ya Ini gak mungkin berubah ya FS nya Ini kan gaya-gaya statis bergantung pada kekasaran lantai Tapi kalau gaya bisa diubah-ubah berapa kita tarik gayanya berapa besar
Nah ternyata ini lebih besar F Nah jika lebih besar gaya tariknya Berarti otomatis logikanya adalah Benda ini bergerak Kenapa? Kita kuat untuk nariknya Berarti kondisi benda ini akan bergerak
Nah jika kondisi benda ini akan bergerak nanti adik-adik akan lanjut ke hukum Newton kedua. Nanti pertanyaannya adalah dengan percepatan berapa benda itu bergerak? Nah nanti kita akan muncul di video part 2 ya. Nanti koko akan bahas hukum Newton kedua.
Nah, nanti dalam hukum Newton 2, nanti adik-adik mengenal istilah koefisien geseknya kinetis. Jadi nanti ada mu k yang kinetis. Nanti adik-adik akan menggunakan mu k jika bergerak. Loh kok ini kok menggunakan mu s? Ini kan masih memastikan kondisi benda bergerak atau tidak gitu.
Itu menggunakan mu S Tapi jika adik-adik langsung disoal Diberitahu kohesion gesek kinetis 0,4 Oh itu pasti benda itu bergerak Karena apa? Karena mu K itu sudah memastikan benda itu bergerak Jika adik-adik diberitahu 2 Mu S dan mu K Berarti adik-adik harus memastikan dulu kondisinya Dengan mencari antara F dan F S Besar mana? Kalau lebih besar F Berarti bergerak Nah itu nanti koko bahas
Di video 2, part 2 ya. Terima kasih adik-adik sudah menonton video kali ini. Semoga ini bermanfaat dan berguna buat kalian semua di sekolah. Tolong dukung kuku ya dengan cara like, subscribe, dan share ke teman-teman kalian semua. Terima kasih.
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

The Trading Industry Is About to Change Forever After This
fxalexg · English

Biologi - Sintesis Protein - 12 SMA, PPLS dan Ronin
Bimbel Nurul Fikri (NF) · Indonesian

Kaidah Penjumlahan
FLASH MATEMATIKA · Indonesian

IPA SMA Kelas 10 - Kimia Hijau (Green Chemistry) | GIA Academy
GIA Academy · Indonesian

REFLEKSI (Pencerminan) - Cara menentukan bayangan titik
Matematika Hebat · Indonesian

Dad was terrified of being laughed at,Every holiday, he only ever said one thing do not embarrass me
Lehiwa-m4j · English

HISTORIA : A EVOLUÇÃO DOS COMPUTADORES
PcMarvie - Tutoriais · English

How to Talk to ANYONE (Once You Know Their Color!)
Vinh Giang · English

شرح ال subnetting خطوة بخطوة - ازاي تقسم الشبكة ذي المحترفين- جزء ١
IT Dose · Arabic

The Amidah in English
Gabriel Rutledge · English

Vygotsky's Theory Explained
Psychology Exposed · English

Di Balik Literatur Anak dan Remaja — IPK Talks Ep. 02
IPK UNP · Indonesian
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.