Full Transcript

·YouTLDR

FISIKA VEKTOR KELAS XI [FASE F] PART 2 - KURIKULUM MERDEKA

25:38IndonesianTranscribed Jul 29, 2026
0:01

[Musik]

0:08

baik di video kali ini kita akan

0:10

membahas materi vektor part kedua

0:15

tentang komponen vektor

0:21

adapun tujuan pembelajaran kita Yang

0:24

Pertama

0:25

mengidentifikasi komponen vektor pada

0:29

arah sumbu x dan y kemudian menentukan

0:33

besar resultan dan arah komponen vektor

0:41

Oke kita masuk ke komponen vektor

0:45

vektor dapat diuraikan menjadi komponen

0:49

vektor jika besar dan arahnya diketahui

0:55

Jadi jika di sini kita memiliki vektor F

1:00

ya jadi vektor F ini dia memiliki

1:03

komponen gaya yang bekerja terhadap dua

1:07

sumbu yaitu sumbu x dan sumbu y

1:12

kenapa bisa seperti ini jika kita tarik

1:15

ke bawah maka ini merupakan gaya yang

1:19

bekerja pada X berarti kita tulis

1:23

sebagai FX

1:26

kemudian kita tarik ujung vektor ke arah

1:29

sumbu y ini merupakan nilai x y

1:35

atau gaya yang bekerja terhadap sumbu y

1:40

kemudian di sini harus diperhatikan oleh

1:43

teman-teman semua di sini kan dia

1:46

memiliki nilai sudut kita katakan bahwa

1:48

nilai sudutnya di sini adalah Teta

1:53

kalau nilai sudutnya di sini nilai sudut

1:57

tetanya dia lebih dekat ke arah sumbu x

2:01

kalau sudutnya dia dekat maka nilainya

2:04

adalah cos Oleh karena itu nilai FX ini

2:08

sama dengan f

2:11

cos Teta

2:16

dan secara otomatis nilai tetanya ini

2:19

jauh dari sumbu y maka nilai f y ini

2:22

merupakan

2:23

F Sin Teta

2:27

jadi ini merupakan salah satu

2:30

landasan dasar bagi teman-teman semua

2:33

untuk memahami vektor Terus bagaimana

2:36

caranya jika sudutnya dia tidak di sini

2:39

oke kita buat pemisalan di sini kita

2:43

memiliki suatu sumbu x kemudian yang ini

2:49

sumbu y kemudian di sini ada

2:53

vektor F

2:55

ada vektor F kemudian sudut tetanya

3:00

berada di sini

3:04

kalau kita perhatikan dengan gambar yang

3:06

ini sudutnya berbeda

3:08

gambar yang ini tetanya dia lebih dekat

3:11

dengan sumbu x

3:13

Oke kalau yang ini dia sudutnya itu

3:18

dekat dengan

3:19

sumbu y

3:21

ya Yang ini dia lebih dekat ke arah

3:24

sumbu y

3:26

Kalau yang ini efektor kita tarik ke

3:29

arah sumbu x maka ini akan bernilai FX

3:34

kemudian jika vektor F kita tarik ke

3:37

arah sumbu y maka ini akan bernilai

3:41

kemudian karena sudut tetanya ini jauh

3:46

dari sumbu x maka nilai FX ini bernilai

3:49

Sin R Sin Teta

3:55

sementara FY karena sudutnya lebih dekat

3:58

ke arah sumbu y maka FY ini akan

4:01

bernilai cos f

4:04

cos Teta

4:07

Oke jadi ini uraian dasar bagi

4:10

teman-teman semua untuk memahami bahwa

4:13

ketika nilai vektor itu dia bekerja maka

4:17

akan ada dua uraian komponen terhadap

4:21

dua sumbu yaitu sumbu x dan sumbu y

4:25

jadi kata kuncinya teman-teman bisa kita

4:28

simpulkan bahwa jika sudutnya dekat Jika

4:33

sudutnya dekat maka dia akan bernilai

4:36

cost

4:38

ini harus dipahami oleh teman-teman

4:40

semua agar paham biasanya di beberapa

4:43

soal itu nilai sudutnya itu akan

4:47

berubah-ubah kemudian kalau sudutnya dia

4:50

jauh maka akan bernilai Sin

4:55

sudutnya jauh maka akan bernilai Sin

4:59

Teta

5:02

ini merupakan uraian komponen vektor

5:05

paling dasar sekali yang perlu dipahami

5:08

oleh teman-teman semua Oke kita lanjut

5:13

di sini langsung kita simulasikan

5:16

terhadap sumbu x dan sumbu y di mana

5:20

diantara sumbu x dan sumbu y itu

5:23

terdapat dua vektor ada vektor F1 ada

5:27

vektor F2

5:29

Oke sekarang kita tidak membahas posisi

5:32

sudutnya dimana Oke sekarang kita

5:34

membahas Bagaimana cara mencari besar

5:38

resultan dan arah resultannya Kita fokus

5:42

ke vektor yang pertama atau Vektor F1

5:46

kita perhatikan dengan konsep yang sudah

5:49

kita Jelaskan sebelumnya bahwa vektor

5:52

ini kan dia diuraikan menjadi dua

5:54

komponen terhadap dua sumbu Oke F1 ini

5:58

dia bekerja terhadap sumbu x

6:01

berarti ini merupakan

6:04

F1 X

6:07

kemudian F1 nya juga dia bekerja

6:10

terhadap sumbu y Oke kita tarik ke arah

6:14

sumbu y dan ini merupakan

6:17

F1 y

6:21

karena nilainya ini mengarah ke arah

6:24

sumbu y positif maka

6:26

nilai f1y itu nilainya positif ya

6:30

teman-teman oke di sini saya jelaskan

6:32

secara pelan-pelan mungkin teman-teman

6:33

banyak yang lupa kalau kita berbicara

6:35

tentang sumbu sumbu x dan sumbu y sumbu

6:41

X yang

6:42

di sebelah kanan

6:45

ini bernilai positif ya Yang ini

6:49

bernilai positif teman-teman pasti sudah

6:52

paham ya ini saya ulas kembali biar

6:54

teman-teman lebih paham

6:56

kemudian yang atasnya yang ini merupakan

6:59

sumbu y yang bernilai positif sedangkan

7:02

yang ini merupakan sumbu x yang bernilai

7:05

negatif dan yang ini adalah sumbu y yang

7:08

bernilai negatif jadi patokan kita

7:11

teman-teman untuk menentukan nilai

7:13

vektor itu positif atau negatif

7:15

berdasarkan konsep yang di sini

7:17

kita lanjut lagi ke sini teman-teman

7:21

kemudian F2 = F1 F2 ini dia bekerja

7:25

terhadap 2 komponen sumbu x dan sumbu y

7:28

F2 kalau kita tarik ujung vektornya ke

7:33

arah sumbu x maka akan bernilai F 2x dan

7:38

kita jamin bahwa nilai f2x ini nanti

7:40

akan bernilai negatif karena dia ujung

7:44

vektornya kita tarik ke arah sumbu x

7:46

negatif kemudian f2y kita tarik ujung

7:51

vektornya ke arah sumbu y maka ini

7:54

merupakan

7:55

f2y di mana ujung vektornya tertarik ke

8:00

arah sumbu y positif

8:02

kemudian setelah kita Uraikan seperti

8:05

ini teman-teman kemudian kita

8:08

resultan resultan kan jumlah vektor

8:12

berdasarkan sumbunya ya pertama kita

8:15

fokus pada sumbu x berarti kan kita

8:18

fokus untuk mencari gaya yang bekerja

8:21

pada sumbu x FX =

8:27

f1x f1x ini berada pada sumbu x positif

8:35

kemudian

8:37

f2x kita tambah

8:41

f2x ini dia berada pada sumbu x negatif

8:45

ya berarti dalam kurung f2x

8:53

kemudian kita setelah kita

8:57

mencari berapa gaya yang bekerja pada

9:00

sumbu x nya jika sudah kemudian kita

9:03

fokus lagi untuk mencari resultan gaya

9:05

yang bekerja pada sumbu y

9:09

sumbu y ini ada F1 y dan ada f2y dan

9:14

keduanya ini sama-sama

9:18

mengarah pada sumbu y positif ya berarti

9:22

nilainya positif semuanya teman-teman

9:24

f1y ditambah f2y

9:31

Jika seperti ini teman-teman sudah

9:34

menyelesaikan komponennya maka

9:36

teman-teman tinggal menghitung Berapa

9:38

besar nilainya berapa besar gaya pada

9:43

sumbu x berapa besar gaya yang bekerja

9:45

pada sumbu y setelah itu baru kita bisa

9:47

mencari Berapa besar resultannya dengan

9:50

menggunakan persamaan yang ini R = akar

9:53

F x² + xy² dan untuk menentukan nilai

9:58

arah resultan vektornya menggunakan

10:01

persamaan Tan teta =

10:03

fy/x tetapi nanti ada caranya juga cara

10:08

mudahnya untuk menentukan arah resultan

10:10

vektor dan lebih mudahnya nanti ke

10:12

contoh soal

10:14

jadi

10:15

ketika teman-teman sudah sampai di sini

10:19

jangan lupa F1 ini nanti kan dia

10:23

bernilai Sin atau cost itu kan

10:25

berdasarkan sudutnya kalau sudutnya di

10:28

sini ya

10:30

kedua-dua vectornya Maka nanti nilai F1

10:33

x nya maka F1 cos Teta f2x nya juga dan

10:37

f y nya nanti akan bernilai Sin itu di

10:41

selesaikan di persamaan matematika Jadi

10:44

jangan sampai lupa teman-teman

10:46

Oke inilah

10:49

cara-cara yang paling mudah Bagaimana

10:51

cara menentukan besar resultan dan arah

10:54

komponen vektor kita tinggal menguraikan

10:57

vektor itu terhadap dua komponen Oke

11:00

lebih mudahnya kita langsung ke contoh

11:02

soalnya teman-teman

11:05

Hitunglah besar dan arah resultan vektor

11:08

jadi dari gambar ini ada dua

11:12

sumbu x dan y yang terdapat 3 vektor ya

11:16

ini misalkan kita buat sebagai F1 ya

11:21

Yang ini F2 kita buat pemisalan biar

11:25

teman-teman mudah ya Dan ini F3

11:30

Oke kemudian langkah selanjutnya adalah

11:33

kita Uraikan kita Uraikan masing-masing

11:36

vektor Apakah vektor tersebut bekerja

11:40

terhadap kedua sumbu atau hanya salah

11:43

satu sumbunya oke kita mulai dari F1

11:46

yang nilainya 40 akar 3 kalau kita lihat

11:49

F1 ini kan bekerja terhadap dua sumbu x

11:53

dan sumbu y kenapa bisa seperti itu

11:56

kalau kita tarik ujung vektornya ini

11:58

akan mengarah ke sumbu x dan mengarah ke

12:02

sumbu y

12:04

ya Yang ini sebagai

12:07

f1x dan yang ini f1y

12:13

kemudian

12:15

F2 kita Uraikan lagi teman-teman kalau

12:18

kita lihat F2 ini ujung vektornya juga

12:21

mengarah ke dua komponen ke arah

12:23

komponen sumbu x dan sumbu y kalau kita

12:26

tarik ujung vektornya ke arah sumbu x

12:28

maka ini dikatakan sebagai

12:32

f2x kemudian kita tarik ke arah sumbu y

12:36

yang ini merupakan f2y

12:40

kemudian kita fokus ke F3 kalau kita

12:44

lihat F3 ini ujung vektornya hanya

12:46

mengarah ke arah sumbu y saja jadi nilai

12:51

f3y nya ini ada teman-teman tetapi nilai

12:55

sudutnya tidak ada ya lihat sudutnya

12:58

tidak ada kemudian f3f-nya Bagaimana

13:01

otomatis nilai F 3x nya ini sama dengan

13:05

nol

13:08

Ya seperti ini teman-teman kemudian

13:10

setelah kita Uraikan maka kita cari

13:15

nilai resultan masing-masing komponen

13:18

sumbu x dan y Oke kita fokus pertama

13:22

untuk menentukan besar resultan gaya

13:24

yang bekerja pada sumbu x ya kita cari

13:29

terlebih dahulu kemudian

13:32

ada f1x ada

13:36

f1x L1 X ini berada di sumbu x positif

13:40

ya berarti nilainya positif

13:42

f1x kemudian ada f2x ya nilainya itu

13:49

negatif teman-teman karena dia mengarah

13:51

pada sumbu x negatif dikurang

13:57

F

13:59

2x Kemudian pada F3 tidak ada gaya

14:04

bekerja terhadap sumbu x berarti

14:06

nilainya 0 ya

14:08

kemudian dikurang 0 Kenapa dikurang

14:11

karena arahnya ke sumbu y negatif sama

14:14

dengan F1 nilai sudut 60° nya itu dia

14:18

dekat dengan x maka akan bernilai cost

14:23

F1 cos Teta ya kemudian dikurang F2

14:31

posisinya tetap sama ya sudutnya lebih

14:33

dekat ke arah sumbu x berarti F2

14:37

cos Teta

14:40

Oke ini yang dikurang nol ini tidak

14:42

perlu kita tulis kemudian sama dengan

14:45

nilai F1 ya F1 nya ini sebesar 40 √3

14:50

kita masukkan berarti 40

14:54

√3

14:55

dikalikan cos 60 cos 60 itu nilainya

15:00

1/2 jadi nilai-nilai sudut istimewa itu

15:04

teman-teman semuanya harus hafal di luar

15:07

kepala untuk bisa menyelesaikan

15:09

Bagaimana menentukan besar dan arah

15:12

resultan vektor

15:14

dikurang nilai F2 besarnya 20 20

15:18

cos 30 cos 30 itu setengah

15:22

akar 3

15:25

dan ini bisa kita selesaikan

15:29

40 dibagi dua ya kemudian ini 20 dibagi

15:35

dua jadi kita tulis 40 dibagi dua ini

15:39

adalah 20 akar 3

15:44

dikurang

15:46

20 dibagi 2 10 10 akar 3

15:51

jadi kita dapatkan besar resultan gaya

15:54

yang bekerja pada sumbu x FX = 20

15:59

dikurang 10 adalah 10 akar 3 nya sama

16:02

jadi teman-teman jadi bisa kita gunakan

16:05

10 akar 3 dan ini masih di sumbu x

16:09

kemudian kita cari

16:11

gaya yang bekerja terhadap sumbu y ya

16:16

atau Sigma

16:21

kita mulai dari f1y f1y ini mengarahkan

16:25

ke sumbu y positif ya kita tulis

16:30

f1y f2y juga positif ya berarti ditambah

16:34

f2y

16:36

[Musik]

16:38

kemudian

16:39

f3y nya mengarah ke sumbu y negatif jadi

16:43

dikurang ya dikurang f3y

16:48

kemudian langsung kita masukkan nilainya

16:50

F1 itu sebesar 40 √3 ya 40

16:56

akar 3 dan sudutnya ini jauh Berarti

17:00

akan bernilai Sin

17:02

Sin 60 ya ditambah F2 2020

17:14

dikurang F3 nilainya 80 tetapi di sini

17:18

tidak ada sudutnya ya berarti kita tulis

17:21

80 saja

17:24

Oke kemudian

17:27

40

17:30

√3

17:31

Sin 60 ini adalah setengah

17:34

akar 3

17:37

ditambah 20 Sin 30 adalah 1/2 - 80

17:45

jadi yang ini bisa kita selesaikan

17:48

persamaannya

17:50

40 dibagi dua itu 20 ya

17:55

berarti 20 akar 3 ya √3 nya dikuadratkan

18:01

yang ini kalau kita kalikan Maka

18:04

hasilnya adalah 3 ya berarti yang ini

18:07

kita dapatkan 60 ditambah 20 dibagi 2

18:12

itu 10 ya 20 bagi 2 10 60 ditambah 10

18:18

dikurang 80 berarti kita dapatkan gaya

18:23

yang bekerja pada sumbu y ini sebesar

18:27

80 ya

18:29

70 dikurang 80 negatif 10 Newton yang

18:34

ini juga satuannya jangan sampai lupa

18:37

oke selesai kita menyelesaikan persamaan

18:40

ya yang telah kita Uraikan FX dengan

18:44

fd-nya baru bisa kita menentukan Berapa

18:46

besar resultan vektornya dimana tadi

18:50

untuk menentukan nilai resultannya

18:52

adalah

18:53

akar dari

18:57

fx²

18:59

+

19:01

fy²

19:03

kita selesaikan teman-teman Oke berarti

19:06

FX nilainya berapa 10 akar 3 ya 10 akar

19:12

3 dikuadratkan

19:16

ditambah FY - ya negatif 10

19:21

dikuadratkan

19:23

berarti sama dengan R

19:27

akar 10 dikuadratkan 100 ya

19:33

kemudian akar 3 dikuadratkan kali 3

19:36

berarti ya akar 3 dikuadratkan itu

19:39

nilainya 3 kemudian ditambah 10 negatif

19:43

10 dikuadratkan berarti nilainya positif

19:45

Ya positif 100

19:48

Berarti r =

19:51

100 * 3 300 ya 100 * 3 300 ditambah 100

19:57

4

20:00

00 berapa akar 400 akar dari 400 adalah

20:04

20

20:06

berarti nilai resultannya adalah sebesar

20:10

20 N Jadi cukup mudah teman-teman kalau

20:14

kita sudah memahami konsepnya kemudian

20:17

Bagaimana cara menguraikan komponennya

20:19

terhadap sumbu x dan sumbu y kemudian

20:22

kita perhatikan nilai sudut tetanya

20:25

Apakah dia dekat Apakah jauh kalau dekat

20:29

tadi nilainya pas kalau jauh nilainya

20:31

adalah Sin

20:33

kemudian

20:35

pertanyaan yang kedua adalah arah

20:38

resultan vektor ya arah resultan vektor

20:42

cara mudahnya adalah kita perhatikan di

20:46

sini FX akan menghasilkan nilai positif

20:49

sedangkan FY Ini menghasilkan nilai

20:52

negatif kalau kita buat sumbu x dan

20:57

sumbu y nya yang ini sumbu x yang ini

20:59

sumbu y

21:01

f x

21:06

kita buat ya

21:08

X positif posisinya di sebelah ini

21:11

berarti yang ini merupakan nilai FX ya

21:16

nilai FX yang ini ya nilainya positif

21:18

kemudian

21:21

negatif Ya gimana posisinya y negatif

21:25

posisinya adalah di bagian yang di bawah

21:28

berarti yang ini merupakan nilai

21:34

kemudian

21:36

berarti nilai arah resultannya berarti

21:40

yang ini teman-teman

21:42

berarti ini arah resultannya

21:45

arah resultannya kemudian langkah

21:48

selanjutnya adalah yang ini kita

21:51

misalkan nilainya Teta ya kita belum

21:54

tahu ini berapa nilainya yang ini Teta

21:59

kemudian kalau kita lihat berarti di

22:02

sini dia sudutnya itu bekerja mulai dari

22:05

sumbu x ya sumbu x sehingga ke nilai

22:10

resultan di sini ya berarti kan

22:12

perputarannya Hampir

22:14

360° ya dari ketiga komponen vektor F1

22:20

F2 dan F3 dan arah resultannya arah yang

22:24

ini

22:25

caranya adalah

22:30

Alfa Sin Alpha ini merupakan depan

22:34

pemilik ya depannya berapa Oke kalau

22:38

yang tidak tahu depannya yang mana

22:41

miringnya yang mana

22:43

Kalau kita ambil saja garis untuk suatu

22:46

segitiga ya

22:49

Oke Sisi miringnya yang ini ya Yang ini

22:53

Demy yang ini miring yang ini merupakan

22:56

nilai sampingnya dan yang ini nilai

22:58

depannya berarti depannya adalah

23:03

Alfa itu sama dengan besarnya F

23:07

gaya FY dibagi sisi miringnya sisi

23:11

miring yang merupakan nilai resultan

23:13

dengan nilai resultannya kan sudah dapat

23:15

kita sebesar 20 berarti dibagi F

23:21

kemudian Berapa besar fy-nya besar

23:24

fy-nya adalah -10 ya

23:31

-10/r nya adalah 20

23:35

kemudian 10 dibagi 20 ya ini Berartikan

23:39

kalau kita hilangkan saja nolnya gitu

23:42

berarti nilainya adalah 1/2

23:45

tetapi di sini kita ambil nilai

23:48

mutlaknya ya nilai mutlaknya adalah

23:50

setengah jadi Sin berapa

23:56

yang menghasilkan nilai setengah

23:59

teman-teman pasti sudah tahu Sin berapa

24:03

yang bisa menghasilkan nilainya setengah

24:05

ya

24:06

adalah

24:08

30 Sin 30 itu adalah setengah

24:12

kemudian berapa arah resultannya karena

24:17

dari ketiga vektor ini kan perputarannya

24:19

Hampir 360° ya berarti Teta =

24:26

360 dikurang Berapa nilai Teta di sini

24:29

sebesar 30

24:31

30 berarti Teta =

24:38

330° Oke jadi kita dapatkan nilai

24:44

arah resultannya itu sebesar 330°

24:50

jadi ini cukup mudah dipahami oleh

24:52

teman-teman semuanya silakan dilatih

24:54

nanti setelah video ini diupload kita

24:59

akan membuat latihan-latihan jenis

25:02

vektor yang lain ya menentukan besar dan

25:06

arah resultannya mudah-mudahan

25:07

penjelasan yang secara sederhana ini

25:10

dapat dipahami oleh teman-teman semuanya

25:12

terima kasih

25:34

[Musik]

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free