Full Transcript

·YouTLDR

Menjaga Relasi Suami Istri Tetap Hangat dan Romantis

29:53IndonesianTranscribed Jul 24, 2026
0:07

Assalamualaikum warahmatullahi

0:09

wabarakatuh

0:11

Bismillah Alhamdulillah washolatu

0:13

Wasallam

0:24

hadirin dan mungkin ada hadir out juga

0:27

yang

0:29

berbahagia

0:33

forum pagi kita kali ini tentu saja apa

0:39

ya ingin menjadi salah satu

0:42

inspirasi untuk melakukan

0:45

kebaikan-kebaikan untuk

0:48

meneruskan mewujudkan dan

0:50

mengimplementasikan apa yang selalu kita

0:53

dengungkan sebagai Islam rahmatan lil

0:55

alamin dan akhlakul karimah pada konteks

0:59

atau pada

1:00

kasus misalnya soal relasi hubungan

1:03

suami istri pada kali ini ya

1:06

jadi

1:07

apa namanya hubungan itu tentu saja

1:11

bersifat

1:12

dinamis penuh apa namanya

1:16

kompleksitas dan lain-lain yang menuntut

1:20

kita untuk selalu berpikir dan berupaya

1:24

agar hubungan itu istilah orang sekarang

1:26

Sehat jadi tidak Toxic ya apa namanya

1:31

tidak beracun tetapi sehat dan tentu

1:35

saja kalau dalam bahasa Quran membawa

1:38

kita pada Sakinah melalui

1:41

mawaddah dan Rohmah

1:44

kalau konsep apa dalam dalam Qurannya

1:48

Mungkin sedikit saya ulang lagi ya

1:51

karena bahasa judulnya ini sebenarnya

1:54

ngeri-ngeri sedap juga apa namanya

1:57

tips-tips ya ini kan tips kan kesannya

1:59

Saya orang yang paling berpengalaman

2:01

paling bahagia Paling Padahal semua

2:04

manusia yang naik turun tapi kita semua

2:07

terus ingin memproses apa namanya relasi

2:10

itu agar-agar pintunya Hasanah dan

2:17

apa namanya konsep awalnya kalau kita

2:19

kembali kepada surat ar-rum tentu saja

2:22

Sakinah itu keadaan tenang keadaan

2:27

nyaman keadaan

2:30

relasi itu ya memberikan apa namanya

2:34

kebaikan memberikan keberkahan

2:37

Memberikan manfaat kepada kedua belah

2:40

pihak dalam hal ini suami dan istri

2:42

itulah Sakinah itu dan dalam bahasa

2:45

alquran Sakinah itu di sini bersifat

2:48

apa namanya

2:52

present

2:54

dan dan dan future Kalau bahasa Arabnya

2:58

fi'il mudhoriq Jadi sekarang dan akan

3:01

datang lintas Gunung ilaiha Agar kalian

3:04

semua wahai suami dan istri itu

3:07

memperoleh merasakan dan mewujudkan

3:11

sekarang dan akan datang Sakinah itu

3:14

wilayah bersama pasangan kalian

3:18

salah satu atau modal utama dari Sakinah

3:23

itu karena Sakinah adalah hasil dari

3:26

sebuah relasi itu adanya mawaddah dan

3:30

Rohmah

3:33

dan Allah menjadikan modal agar kita

3:36

sampai pada Sakinah itu ada rasa

3:39

Mawaddah ada rasa Rohmah dalam diri yang

3:41

berpasangan itu kalau tidak ada Mawadah

3:45

Rohmah nah itu yang nanti Toxic itu

3:47

Toxic kalau Toxic Nanti beda lagi ya

3:52

Bagaimana kita menyelesaikannya Toxic

3:55

itu ya kalau kita justru dalam relasi

3:57

itu tegang stress apa namanya malah

4:01

berbuah keburukan dan justru kita pengen

4:04

mengakhiri atau bahkan kita tertekan

4:07

gitu kita curiga melulu marah terus

4:10

salah terus gitu disalahkan Terus apa

4:13

namanya diatur-atur terus sehingga kita

4:15

tidak merasa menjadi bagian diri dan

4:16

lain-lain

4:18

nah konteks

4:20

forum atau pengajian pagi ini adalah

4:23

bagaimana ketika kita memiliki relasi

4:26

yang baik tapi kok jenuh gitu loh

4:28

kira-kira begitu nah modal dari dari

4:33

relasi atau atau relasi yang yang

4:37

menghasilkan Sakinah itu ada dua jadi

4:41

mawaddah dan Rohmah itu Mawadah adalah

4:44

rasa cinta yang membuat kita ingin

4:48

memperoleh

4:49

kebutuhan kita dalam relasi itu kita

4:52

senang kita bahagia kita nyaman dari

4:55

pasangan kita itu Mawaddah kita kita

4:57

yang pengen bahagia kita yang pengen

4:59

senang kita yang pengen apa namanya

5:02

memperoleh apa namanya hasil dari relasi

5:06

itu Nah itu Mawaddah Jadi kalau pengen

5:09

nyaman berelasi itu lalu pengen apa

5:13

ditolong Pengen Disayang pengen

5:15

ditemanin pengen ditraktir pengen Dan

5:19

lain-lain dari situ lalu saya merasa

5:20

senang itu adalah mawaddah dan itu

5:23

penting sebagai

5:25

modal kalau itu tidak ada kita akan

5:29

sulit untuk mencapai Sakinah itu

5:32

yang kedua Tapi itu tidak cukup modal

5:35

itu perlu ada modal yang kedua dan harus

5:37

berimbang yaitu Rahmat

5:39

jadi Rohmah di sini adalah

5:42

rasa cinta rasa sayang yang justru

5:46

menggerakkan kita untuk memastikan

5:48

pasangan kita bahagia memastikan

5:51

pasangan kita nyaman memastikan pasangan

5:54

kita memperoleh manfaat dan keberkahan

5:57

dari relasi yang kita bangun itu Nah itu

6:00

seni mengelola antara mawaddah dan Rahma

6:03

itulah

6:04

munculnya nanti Sakinah Sakinah itu dan

6:08

dan tentu saja harus diproses

6:11

terus-menerus

6:13

nah pada konteks ketika kita punya

6:16

perimbangan atau mampu mengelola apa

6:21

mawaddah dan Rohmah ini yang kita

6:25

jadikan sebagai pondasi untuk punya

6:27

relasi yang sehat itu

6:30

pada prakteknya sebagai manusia karena

6:33

tidak ada

6:35

manusia tidak ada relasi yang

6:38

betul-betul sempurna itu minimal akan

6:43

mengalami kejenuhan jadi jadi dan itu

6:47

manusiawi gitu loh Itu manusiawi itu

6:49

biasa apalagi kalau kita dihadapkan juga

6:53

pada soal usia soal tantangan baik

6:57

internal maupun eksternal gitu dan dan

7:00

dia hidup ini adalah Kalau bahasa

7:03

alquran kan cobaan jadi pasti akan

7:05

mengalami gelombang mengalami naik turun

7:09

dan lain-lain dan itu adalah wajar dan

7:12

itu biasa Nah karena itu yang paling

7:15

penting Lalu adalah Bagaimana

7:17

mengelolanya membikin dinamika ini tidak

7:21

menghancurkan

7:22

karena itu kenapa

7:25

relasi pernikahan ini selalu ditekankan

7:28

oleh nabi itu sebagai bagian dari

7:33

ketakwaan

7:39

bertakwalah kamu

7:41

berusaha menjadi orang yang bertakwa

7:44

yang beriman yang yang apa namanya

7:47

mengamalkan

7:49

apa namanya akhlak dan Rahma sebagai

7:53

bagian dari ketakwaan ketika kita

7:56

berelasi dengan pasangan kita finesa

7:58

secara literal tentu dengan istri tapi

8:01

secara metode mubadalah ya dengan

8:03

pasangan menikah kita jadi relasi kita

8:07

dengan pasangan nikah kita sebagian dari

8:10

ketakwaan Kenapa karena kita memiliki

8:13

relasi itu adalah berkat atau atau atau

8:19

masuk dengan amanat Allah Subhanahu Wa

8:22

Ta'ala atau tanggung jawab yang telah

8:25

diberikan oleh Allah kepada atau ada

8:27

pada pundak kita jadi laki-laki ketika

8:30

berpikir berperilaku dan dan

8:34

berelasi dengan istrinya itu harus dalam

8:38

konteks ketakwaan begitupun hal yang

8:41

sama perempuan kepada suaminya itu juga

8:45

dalam konteks ketakwaan yang kita harus

8:48

didorong terus untuk menjadi kita harus

8:51

mendorong terus kita dan pasangan kita

8:53

untuk terus menjadi pribadi yang ramah

8:56

dan akhlakul karimah

8:58

jadi

9:00

ini mungkin basisnya lalu kemudian tentu

9:03

ketika kita mengalami kejenuhan Ya kita

9:06

harus mencari bagaimana agar kita tidak

9:09

jenuh kita belajar Salah satunya tadi

9:12

ada nurosain lah ada psikologi ada ada

9:15

macam-macam yang tentu saja kita perlu

9:17

perlu apa namanya coba untuk membuat

9:21

kita tidak jenuh agar relasi ini terus

9:25

kita kuatkan sebagai bagian dari

9:28

ketakwaan karena kita harus menjaganya

9:31

sebagai bagian dari tanggung jawab atau

9:33

amanat Allah Subhanahu Wa Ta'ala

9:35

bahasa hadis lainnya yang sangat

9:38

terkenal dalam susunan Nature hukum

9:41

choirukum

9:44

jadi salah satu

9:47

citra baik salah satu

9:50

akhlak baik Salah satu

9:54

prestasi kebaikan dalam Islam itu adalah

9:57

relasi kita dengan keluarga kita tentu

10:01

keluarga ini luas ya dengan dengan suami

10:03

istri lalu anak orang tua saudara tapi

10:06

pada konteks pembicaraan kita adalah

10:08

dengan pasangan kita itu adalah bagian

10:12

dari

10:14

tuntutan atau teladan Nabi Muhammad

10:17

Shallallahu Alaihi Wasallam untuk terus

10:19

diproses menjadi

10:20

baik baik dalam arti tentu saja sesuai

10:24

dengan apa keimanan sesuai dengan

10:27

akhlakul karimah sesuai dengan Rahmah

10:29

dan pada saat yang sama yang memberikan

10:32

apa namanya manfaat gitu jadi menguatkan

10:36

membuat kita nyaman dalam dalam relasi

10:40

itu

10:41

nah ini yang yang mungkin kita perlu

10:45

belajar dari berbagai pihak siapapun itu

10:49

mungkin di sini karena tips-tips itu

10:51

saya kira bersifat ini ya bersifat bisa

10:54

jadi kasuistik dan satu sama lain bisa

10:57

beda-beda apalagi tadi disebut kalau

10:59

yang oleh Mas dunia dengan perbedaan

11:01

yang sangat banyak antara laki dan

11:05

perempuan Bahkan antara laki-laki dengan

11:07

laki-laki sehingga tidak bisa tips saya

11:09

akan cocok dengan dengan semua laki-laki

11:12

belum tentu juga tetapi

11:15

konsep dasarnya adalah bahwa kalau kita

11:19

dalam relasi itu

11:22

tidak sehat tidak sehat itu cirinya

11:24

kira-kira ya justru gelisah takut

11:27

apalagi terlalu khawatir mudah cemburu

11:32

mudah marah kalau dekat justru kok gak

11:35

enak sekali gitu loh padahal suami kita

11:36

istri kita

11:38

kita gampang gampang apa namanya gampang

11:41

diatur gitu atau selalu merasa diatur

11:44

nggak bisa mengungkapkan diri dan lain

11:47

sebagainya

11:48

eee atau membuat kita justru tidak tidak

11:51

dekat dengan keluarga dengan teman kita

11:54

disalahkan terus gitu loh dicemburui

11:56

terus diatur terus sehingga tidak lagi

11:59

menjadi diri itu salah satu salah satu

12:03

relasi yang yang akan atau sudah pada

12:06

Toxic gitu Toxic ini harus diselesaikan

12:10

dulu kalau yang ini ya

12:12

penyelesaiannya tentu saja ya nanti ada

12:14

ada tips-tipsnya baik dari sisi

12:16

psikologi Jadi mungkin juga

12:19

nerasain dan dan lain sebagainya jadi

12:24

saya lebih atau sekarang lebih pada

12:27

fokuskan kita pada

12:30

track yang yang benar dalam arti

12:33

relasinya adalah sehat

12:36

tentu orang sehat itu bukan 100% ya

12:40

pasti sembuh itu juga ada mengalami flu

12:43

sakit demam itu itu biasa tapi secara

12:46

umum sehat sehat artinya ya kalau

12:49

konteksnya tubuh kan bisa makan bisa

12:52

tidur bisa bekerja bisa dan lain-lain

12:56

dalam kontes relasi tentu saja ya sehat

12:59

itu ketika saling mendukung kan begitu

13:02

ketika apa namanya bisa terbuka walaupun

13:06

terbuka itu seperti kata Mbak Sunia

13:08

beda-beda

13:10

minimal ya orang kalau bisa terbukanya

13:13

dengan cara apa namanya cemberut dengan

13:16

cara marah gitu tapi marah yang tentu

13:19

saja apa namanya pada porsinya Ya itu

13:23

salah satu bentuk keterbukaan

13:25

keterbukaan itu memungkinkan gitu dan

13:28

dan secara umumnya orang merasa nyaman

13:33

dengan pasangannya untuk meneruskan

13:35

kehidupannya Nah itu Ya kita kita anggap

13:38

sehat gitu loh bahwa ada flow dikit itu

13:42

ya sama tubuh kita juga ada flu pada

13:44

sakit ada cuma ketika ketika kita sehat

13:48

relasinya

13:50

ini kadang mengalami kejenuhan nah

13:53

ketika jenuh ini bagaimana

13:55

dalam tulisan saya ya ini untuk

13:58

merangkum dari seluruh mungkin tips ya

14:02

Yang bisa dikembangkan lebih lanjut itu

14:05

ada tiga kata kunci yang pertama adalah

14:08

terbuka yang berwarna tanggung jawab

14:11

yang ketiga adalah doa

14:13

TTD jadi terbuka

14:17

pada kebutuhan diri

14:20

kebutuhan dirinya Apa itu

14:24

tersampaikan nah istilah tersampaikan

14:27

Tentu saya tidak harus atau tidak

14:29

selamanya harus verbal

14:31

salah satunya verbal salah satunya

14:34

tetapi ketika kita tahu bahwa antara

14:37

laki dan perempuan hormonnya beda bahkan

14:40

tidak semua laki-laki juga hormonnya

14:42

sama tidak semua perempuannya sama

14:44

sehingga kita memerlukan

14:47

upaya terus-menerus untuk mengenali diri

14:50

dan pasangan

14:52

jadi keterbukaan itu tidak hanya

14:54

keterbukaan

14:55

diri secara verbal sehingga diketahui

14:59

juga keterbukaan kita untuk bisa

15:01

mengenal pasangan kita itu juga penting

15:05

ya Dan ini proses yang terus-menerus

15:09

problem kita itu begini ketika kita

15:12

sudah

15:13

menikah lama asumsinya sudah tahu

15:17

segala-gala lalu ketika pasangan kita

15:21

tidak tahu kita atau kita tidak tahu

15:24

pasangan kita kita mudah menyalahkan

15:27

jadi padahal justru usia itu juga

15:31

mempengaruhi kita untuk

15:33

untuk minimal perusahaan otak ya

15:36

kognitif kita sering lupa atau menjadi

15:38

lupa gitu jadi ketika pasangan kita lupa

15:41

gitu itu jangan lalu mengatakan bahwa

15:45

anda Sudahlah cinta lagi gitu loh lupa

15:47

itu kan lupa itu ya manusia kita ketahui

15:50

aja lupa itu sebagai orang yang

15:52

betul-betul manusiawi gitu loh Kita

15:54

berproses untuk menua untuk lupa dan

15:57

lupa itu lebih baik kita kita tertawakan

15:59

sebagai bagian dari

16:02

apa namanya

16:04

jok-cok dalam kehidupan lah kira-kira ya

16:07

jadi kadang bisa jadi seorang istri atau

16:10

Seorang suami sudah berjanji untuk

16:14

berangkat pagi hari jam 8 misalnya

16:16

berkali-kali kita berangkat ya jangan

16:19

delapan gitu jadi tiba-tiba di pagi hari

16:21

yang satu mungkin masih melakukan yang

16:24

lain

16:25

sehingga akhirnya tidak bisa tepat

16:28

berangkat jam 8 itu kalau kita

16:31

menantang pasangan kita kita akan bilang

16:34

gimana sih kan kita sudah sepakat nggak

16:37

ngerti-ngerti gitu loh padahal bisa jadi

16:39

lupa lalu lupa itu dianggap tidak cinta

16:43

gitu

16:44

nah padahal

16:46

kalau menurut konteks terbuka tadi ya

16:49

tinggal diingatkan saja diingatkan lagi

16:52

kalau tahu pasangan kita atau kita

16:54

sering lupa kita bisa ketawakan bersama

16:57

kita minta diingatkan atau kita

16:58

mengingatkan mengingatkan lagi dan itu

17:02

adalah proses dinamika tadi mungkin

17:05

untuk hal-hal yang lain Jadi tidak

17:07

membuat lalu lupa itu

17:10

apa namanya alasan untuk tadi

17:15

suudzon misalnya lalu tidak cinta lalu

17:18

tidak

17:19

komitmen lalu anda sudah beralih ke hati

17:23

yang lain Dan lain macam-macam

17:26

ini yang yang yang yang

17:29

harus disadari bahwa usia kita itu

17:33

bertambah dan bertambah usia itu tentu

17:36

saja adalah bertambah berbagai

17:38

kekurangan Secara fisik secara kognitif

17:40

secara dan lain-lain sehingga kita

17:43

Justru harus harus mencoba untuk lebih

17:45

memahami matang baik diri maupun

17:48

pasangan terbuka itu tentu saja

17:52

ketika

17:54

ketika penting untuk verbal dan dan

17:58

perempuan secara hormon tentu tidak

18:01

semua perempuan karena saya juga tidak

18:04

tahu nih gimana membicarakan soal hormon

18:07

juga Apakah betul kan seringkali

18:10

adagiumnya seperti disebutkan oleh Mbak

18:13

Sunia tadi ya adagiumnya bahwa perempuan

18:16

itu sulit untuk terbuka untuk sulit

18:18

mengungkap kebutuhannya Apakah betul

18:20

begitu karena nyatanya banyak perempuan

18:23

juga terbuka banget bahkan minta

18:26

segala-gala gitu kan itu kan terbuka

18:28

banget artinya

18:30

ini sifatnya bisa jadi tidak hormonal

18:33

atau tidak selalu hormonal tapi bisa

18:36

dipengaruhi oleh berbagai faktor yang

18:38

lain misalnya kenyamanan karena orang

18:42

kalau sudah nyaman akan terbuka dengan

18:44

dengan sendirinya tapi juga belum tentu

18:47

kenyamanan membuat orang bisa terbuka

18:51

tetapi lagi-lagi balik kita sama-sama

18:54

memproses agar

18:57

sesuatu yang yang kita anggap jenuh

19:00

misalnya bosan itu bisa tersampaikan

19:04

sehingga kita menemukan jalan lain

19:06

alternatif lain atau upaya lain yang

19:09

membuat kita bisa melakukan untuk

19:12

menguatkan kembali relasi itu dan jangan

19:16

pernah merasa itu pelit atau sayang atau

19:20

justru menggunakan waktu sisa kalau

19:22

betul itu adalah justru akan menguatkan

19:24

kita nah problem kita karena tuntutan

19:28

banyak ya baik tuntutan keluarga anak

19:31

misalnya atau saudara atau Tuntutan

19:34

kerja dan komunitas terlalu banyak kita

19:37

dituntut oleh komunitas oleh organisasi

19:40

oleh Pesantren oleh sekolah oleh teman

19:42

oleh umat sehingga betul-betul ya untuk

19:46

keluarga itu jadi yang tersisa

19:49

yaitu pasti jenuh ini perlu perlu ekstra

19:52

gitu kalau betul kita sudah menyerahkan

19:56

jiwa kita untuk umat ini perlu

19:59

komunikasi yang cukup dengan pasangan

20:01

kita karena kalau waktu sisa ya walau

20:04

bagaimanapun tidak akan berkualitas

20:06

karena waktunya adalah sisa

20:09

nah dalam konteks ini harusnya tidak

20:13

sisa harusnya tidak sayang sayang tidak

20:16

ngerti Sayang uangnya sayang waktunya

20:18

lebih baik untuk menulis lebih baik

20:20

untuk misalnya untuk dan lain-lain

20:24

lebih baik untuk bekerja nah padahal

20:26

bekerja itu bisa hancur kalau relasi dan

20:29

keluarga kita juga hancur karena itu ya

20:32

Menurut saya tidak perlu sayang dalam

20:35

arti tidak melakukan

20:38

jadi Sayang uang misalnya uang juga akan

20:41

habis akan hancur akan ditinggalkan akan

20:43

meninggal kita kalau tidak dipakai untuk

20:46

memperkuat relasi sayang waktu untuk

20:48

yang lain jadi jadi terbuka itu

20:52

mengarah ke sana ya bagaimana kita

20:54

mencari

20:56

atau mengungkapkan lalu mencari lalu ya

20:59

kita lakukan karena tas kuno itu memang

21:01

harus aktif

21:03

gitu karena kalau kalau tidak ya

21:09

ngapain kita punya relasi gitu kalau

21:11

pada akhirnya dibiarkan tidak diberi

21:14

waktu tidak dipupuk tidak dikasih air

21:17

dan lain-lain gitu loh Nah ini ini

21:20

terbuka itu

21:21

kira-kira ya jadi

21:25

membuka diri dan mungkin membuka

21:27

pasangan-pasangan kita gitu membuka

21:29

pasangan kita untuk apa ya kebutuhannya

21:31

yang membuat kita tidak jenuh atau kita

21:35

punya tips punya cara yang membuat kita

21:38

lebih kuat lagi atas apa

21:41

berbagai kebiasaan berbagai rutinitas

21:44

yang pasti ya pasti akan membuat kita

21:48

pusing secara kehidupan ini karena kita

21:52

pagi-pagi sudah harus bertemu banyak

21:54

orang melakukan aktivitas ada yang

21:57

berdagang berjualan bertemu ada yang apa

22:01

namanya medsos dan lain-lain ini pasti

22:03

kita tegang stress dan lain-lain dan

22:07

ini membuat atau berpengaruh juga kepada

22:09

relasi kita yang sekalipun sehat akan

22:12

mungkin terjadi kejenuhan dan lain

22:16

sebagainya karena itu sifat terbuka

22:18

menjadi penting walaupun cara terbukanya

22:22

beda-beda Nah yang kedua

22:25

ini tanggung jawab nah tanggung jawab

22:28

itu pada konteks terbuka

22:31

itu mendorong kita untuk

22:34

kalau tahu misalnya kita belum paham

22:37

dengan pasangan kita ya kita terus

22:39

tanggung jawab Bagaimana ikut tanggung

22:40

jawab untuk membuat

22:42

pasangan kita bisa kita mengerti jadi

22:45

istilah pelatihan yang disebut oleh Mbak

22:47

Sunia itu bagian dari tanggung jawab

22:49

jadi kalau kita tahu pasangan kita

22:52

misalnya memiliki kelemahan yang membuat

22:55

kita tidak paham tentang kebutuhannya ya

22:58

kita perlu menemani ikut bertanggung

23:00

jawab bagaimana agar dia berproses bisa

23:03

terbuka ini konteks terbuka lebih

23:06

besarnya lagi konteks tanggung jawab

23:08

bagaimana tadi menguatkan dan membuat

23:12

pasangan gitu memberikan manfaatnya jadi

23:16

terbuka untuk kepentingan diri tanggung

23:19

jawab untuk kepentingan bersama dan

23:21

pasangan jadi kita punya tanggung jawab

23:23

untuk mendorong itu jadi jadi tidak

23:26

cukup kalau bahasa

23:31

Mawaddah rohmahnya terbuka itu ya bagian

23:34

dari Mawaddah tanggung jawab bagian dari

23:37

rohmahnya

23:38

jadi tidak cukup misalnya kita hanya

23:40

nyaman

23:42

lalu kita tidak bertanggung jawab

23:44

membuat

23:45

pasangan kita menjadi nyaman Jadi kalau

23:48

anda sudah merasa nyaman Ayo lakukan

23:51

agar pasangan Anda nyaman dengan anda

23:54

gitu Nah itu tanggung jawab atau kalau

23:57

anda belum nyaman sampaikan bagaimana

23:59

agar agar itu menjadi nyaman ini bentuk

24:03

tanggung jawab juga karena kalau anda

24:05

tidak nyaman ini akan pincang nantinya

24:08

ketika pingsan akan juga berakibat

24:11

kepada pasangan Anda gitu Nah karena itu

24:14

penting untuk selalu berpikir dalam

24:17

konteks relasi itu terbuka untuk

24:20

mengenali kebutuhan

24:23

dan bertanggung jawab untuk mengenali

24:25

dan memproses kebutuhan pasangannya agar

24:28

agar

24:30

terpenuhi kalau istilah psikologi

24:33

keluarganya energi cinta kita energi apa

24:37

namanya ya karena kita berelasi-relasi

24:40

itu kita punya tanggung jawab kalau

24:41

nggak

24:42

Apa namanya kalau nggak ada manfaatnya

24:44

nggak ada baiknya kan ngapain kita punya

24:46

relasi gitu loh habis energi saja Justru

24:50

malah energinya digunakan untuk tidak

24:53

hanya tidak hanya menjaga merawat tapi

24:56

juga membuat kita memiliki

25:00

apa namanya motivasi besar karena kita

25:02

dapat manfaat dari situ dalam bahasa

25:06

Islamnya kan berkah berkah itu

25:09

nah di luar usaha membuka diri dan usaha

25:13

tanggung jawab itu tentu saja sebagai

25:16

orang yang beriman kita perlu berdoa

25:19

Kita perlu karena

25:21

ya hampir seluruh kita ini tangan cuma

25:24

dua mata cuma dua

25:27

terbatas manusia

25:29

yang masih sangat tetap sangat terbatas

25:32

Dunia ini penuh dengan ketidakpastian

25:35

dunia ini tetapi tentu yang kita pegang

25:38

yang kita mampu yang kita bisa kita

25:42

lakukan

25:44

jangan terlalu banyak memikirkan yang

25:46

tidak bisa kita lakukan gitu soal

25:49

presiden melakukan apa Jangan membuat

25:51

kita apa namanya relasi kita malam-malam

25:53

justru jadi jadi hancur gitu urusan

25:56

partai orang lain urusan dagang orang

25:58

lain masuk di pembicaraan kita lalu

26:01

berdebat bertengkar membuat relasi kita

26:03

malah itu itu sesuatu yang jauh dari

26:06

tangan kita yang bisa kita lakukan

26:09

Senyum kita bisa lakukan itu senyum gitu

26:12

begitu menolong bisa lakukan itu yang

26:15

menolong tetapi urusan kita

26:17

kadang-kadang kan bertengkar soal

26:19

Palestina sama Israel bikin dongkolnya

26:21

ke suami atau istri ini kan jauh sekali

26:24

gitu loh jauh banget jadi jadi itu juga

26:28

salah satu tanggung jawab kita tahu

26:30

tangan kita sedikit Cuma dua ya lakukan

26:34

apa yang bisa dilakukan untuk memperkuat

26:37

relasi itu yang tidak bisa karena banyak

26:40

Nah itu serahkan

26:42

fatawa kalau Allah

26:45

di sinilah pentingnya berdoa itu karena

26:50

lebih banyak dalam hidup kita yang

26:53

sesungguhnya tidak kita pegang tidak

26:55

kita kendalikan cuaca misalnya pandemi

26:59

kita tentu bisa hanya bisa berhati-hati

27:01

tapi tidak semua orang yang hati-hati

27:03

tidak kena covid gitu prakteknya karena

27:06

terlalu banyak yang tidak bisa kita

27:08

kendalikan

27:09

terlalu banyak dan tidak tidak tidak

27:10

kita tidak tahu terlalu banyak terlalu

27:13

besar dunia ini kalau diurus oleh kita

27:15

semua jangan sampai berpikir akan

27:18

mengubah dunia gitu nggak ya mengubah

27:20

diri dulu lah

27:22

sisa atau Selain itu

27:24

berdoa akan membuat kita apa namanya

27:28

tahu diri bahwa kita hamba terbatas

27:31

tetap berusaha tentu saja dan

27:34

menyerahkan sisanya kepada Yang Maha

27:37

Kuasa karena Sebesar apapun

27:41

diri kita masih lebih besar lagi yang

27:43

tidak ada dalam diri kita sepintar

27:46

apapun diri kita masih lebih banyak lagi

27:48

yang tidak kita ketahui sebanyak apapun

27:51

yang kita miliki masih lebih banyak lagi

27:54

yang tidak kita miliki karena itu di

27:58

samping doa itu ya

28:00

pengakuan diri atas keterbatasan itu dan

28:03

menyerahkan melepaskan agar supaya kita

28:07

menjadi tadi pribadi yang yang Ajeng

28:12

Istiqomah nah ini Pesantren Istiqomah

28:15

Ini Ajeng Istiqomah menjadi pribadi yang

28:19

tetap sebagai hamba Allah yang yang

28:22

terbatas tetapi berproses untuk terus

28:25

menjadi khalifah fil art yang memberikan

28:28

kebaikan sekecil apapun sesuai kapasitas

28:31

kemampuan dan keterbatasannya itu

28:34

disitulah versi kita yang terbaik kalau

28:37

istilahnya jadi menjadi yang terbaik itu

28:41

bukan harus menjadi Superman harus

28:44

menyelesaikan semua persoalan harus

28:46

menjadi seperti C yang menjadi diri

28:49

dalam kapasitasnya masing-masing

28:52

yang berproses terus antara kemarin hari

28:55

dan besok untuk terus Memberikan manfaat

28:57

yang terbaik termasuk dalam

29:00

konteks ini dalam relasi ketika relasi

29:04

itu naik turun ya Mari bertanya

29:07

terbuka lalu tanggung jawab untuk

29:10

melakukannya agar supaya menghadirkan

29:14

eee kebaikan dan relasi yang sehat dan

29:19

setelah itu berdoa bersama mudah-mudahan

29:22

ya kita terus

29:25

diberikan kesempatan untuk bisa

29:27

memperbaiki dan dijauhkan dari segala

29:30

kemungkaran itu kira-kira Mbak Sunia

29:34

Saya tidak harus anu ya tips-tips karena

29:37

tips itu sangat apa namanya Bisa jadi

29:39

kasus mistik ya ini hanya gambaran besar

29:42

yang memungkinkan kita bisa bersama-sama

29:45

mengenali lalu memprosesnya melakukannya

29:48

mewujudkannya lalu begitu

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free