0:23
Bapak Ibu dewan juri yang saya hormati
0:28
dan teman-teman yang saya cintai
0:32
pergi memancing ke Tembesi pulang ke
0:39
Perkenalkan nama saya
0:42
latisharwajosi dari LPP RRI Batam
0:50
warahmatullahi wabarakatuh
0:58
dia akan bercerita tentang pahlawan
1:03
Batam sebagai Kota Madani Elok ramah dan
1:08
puan ini cerita Raden Ajeng Kartini
1:19
pada tanggal 21 April
1:25
1879 di Jepara Jawa Tengah
1:30
lahirlah seorang perempuan yang bernama
1:36
beliau anak Raden Mas Adipati Aryo
1:40
sosroningrat seorang Bupati Jepara dari
1:45
istri bernama Mas Ayu
1:50
Kartini bersekolah di salah satu sekolah
1:53
elit kala itu hanya sampai usia 12 tahun
1:58
dan setelah itu menjalani pingitan dalam
2:03
masa pingitan Kartini terus bertukar
2:06
pikiran dengan teman-temannya dari
2:08
Belanda melalui korespondensi
2:12
pada saat itu Kartini ingin sekali
2:16
mendapatkan beasiswa untuk belajar di
2:19
Belanda dengan susah payah Kartini
2:22
berusaha membujuk ayahnya untuk
2:25
melanjutkan sekolah di Belanda
2:28
lalu sang ayah mengizinkan Kartini
2:32
mengirim proposal untuk belajar di
2:37
sambil menunggu pengumuman proposal
2:41
ternyata Kartini dilamar oleh Bupati
2:45
Rembang yang bernama Raden Mas Adipati
2:49
Ario Singgih Joyo adiningrat yang sudah
2:53
mempunyai tiga orang istri
2:57
pada suatu saat Kartini bertanya kepada
3:00
Raden Ajeng Mulia ibu tiri Kartini
3:10
apa yang harus disyukuri dari seorang
3:15
laki-laki yang telah mempunyai tiga
3:20
Harusnya kamu itu bersyukur yang nomor
3:30
Saya tetap menunggu proposal dari
3:38
proposalmu itu belum tentu diterima
3:41
bahkan mungkin ditolak Kartini
3:47
Ndoro saya tak ingin mengecewakan Romo
3:52
sudah saya duga kamu hanya mementingkan
4:00
pada saat itu juga Raden Ajeng Mulia
4:03
marah besar yang menyeret Kartini dari
4:06
ruang tengah ke kamarnya ampun darah
4:12
Kartini dimasukkan ke dalam kamar secara
4:16
paksa dan pintu ditutup rapat-rapat
4:23
kamu dalam kamar saja sampai Bupati
4:30
Kartini hanya bisa menangis di dalam
4:42
Ayah Kartini bertanya kepada Kartini
4:45
Bagaimana anakku Apakah kamu sudah ada
4:49
jawaban mengenai Bupati Rembang
4:52
Saya sanggup menerima lamaran Pati
4:55
Rembang namun ada dua syarat
5:01
apa saja syaratnya itu
5:06
yang pertama saya ingin diperlakukan
5:10
seperti wanita biasa yang kedua Saya
5:15
ingin mendirikan sekolah perempuan dan
5:18
sekolah bagi masyarakat yang tidak mampu
5:21
Baiklah anakku Romo akan membicarakan
5:26
syarat tersebut kepada Bupati Rembang
5:29
terlebih dahulu kemudian Bupati Rembang
5:33
dan ayahnya menyetujui apa syarat
5:37
pada akhirnya Kartini menikah dengan
5:41
Bupati Rembang dan dikaruniai seorang
5:47
4 hari setelah melahirkan
5:49
Kartini meninggal dunia
5:52
sebagai bentuk dukungan kepada Kartini
5:54
keluarga dan suaminya mendirikan sekolah
5:58
perempuan di Jepara dan Rembang
6:03
Kartini memiliki Pemikiran yang sangat
6:06
maju di masanya sekaligus menjadi
6:09
penggerak emansipasi perempuan Indonesia
6:13
di mana perempuan harus cerdas di luar
6:17
rumah maupun di dalam rumah untuk
6:19
mendidik anak-anaknya
6:35
sungguhlah indah kota blian kotanya rapi
6:40
sangat bersih cerita Raden Ajeng Kartini
6:44
Cukup sekian atas perhatian dicoba
6:53
warahmatullahi wabarakatuh