Rekursi - Berpikir Komputasional
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh bertemu lagi di pelajaran
Informatika kelas 11 setelah sebelumnya
kalian sudah belajar tentang proses
pemrograman ini masih di strategi
algoritmik dan pemrograman kita
lanjutkan kepada bagian berpikir
komputasional yaitu pada bagian rekursi
berpikir komputasional ini merupakan
suatu kerangka dan proses berpikir yang
mencakup perangkat keras perangkat lunak
dan menalar atau reasoning mengenai
sistem dan persoalan
modal berpikir atau Thinking Out ini
didukung dan dilengkapi dengan
pengetahuan teoritis dan praktis serta
teknik untuk menganalisis memodelkan dan
menyelesaikan persoalan berikut ini
pembahasan beberapa konsep dan strategi
berpikir komputasional yang biasa
digunakan dalam menyelesaikan persoalan
komputasi
pada bagian ini kalian akan mempelajari
tentang konsep rekursi dan beberapa
contoh permasalahan yang dapat
diselesaikan dengan menggunakan konsep
tersebut salah satunya adalah Barisan
fibonasi
ilustrasinya mungkin seperti ini
[Musik]
ada dua cermin yang saling memantulkan
satu sama lain seperti pada gambar
sebelah kiri yaitu gambar foto yang
diunggah di Twitter cermin cermin
tersebut saling memantulkan satu sama
lain sehingga pantulan satu cermin akan
dipantulkan Lagi Dan Lagi secara
terus-menerus
akhirnya hal tersebut menimbulkan efek
cermin di dalam cermin cermin di dalam
cermin cermin di dalam cermin cermin di
dalam Cermin Dan Seterusnya
contoh lainnya adalah pada gambar
sebelah kanan yaitu sebuah laptop dengan
gambar layarnya adalah gambar layar yang
di dalamnya adalah gambar layar dan lagi
terus-menerus Hingga semakin mengecil
suatu masalah dapat didekomposisi
menjadi permasalahan yang serupa namun
ukurannya lebih kecil saat kita diminta
untuk memindahkan satu kardus buku yang
sangat berat dan tidak dapat kita angkat
kita akan membagi kardus tersebut ke
dalam beberapa kardus yang lebih ringan
sehingga pekerjaan tersebut menjadi
lebih mudah untuk dikerjakan
ketika menghitung suatu nilai faktorial
kita pun harus menghitung nilai
faktorial yang lebih kecil misalnya
ketika menghitung 10 faktorial Kita juga
harus menyelesaikan satu faktorial dua
faktorial hingga 9 faktorial terlebih
dahulu
secara alami terdapat banyak
permasalahan yang dapat dimodelkan
dengan lebih mudah menggunakan konsep
rekursif ini pada bagian ini kalian akan
mempelajari konsep dasar rekursi yang
akan sangat berguna untuk melakukan
dekomposisi pada suatu permasalahan
besar dalam bentuk permasalahan yang
lebih kecil dan lebih mudah untuk
diselesaikan
rekursi didefinisikan sebagai sesuatu
yang mengandung sesuatu itu sendiri
dapatkah kalian melihat rekursi dalam
gambar-gambar berikut ini
gambar sebelah kiri yaitu segitiga
ini merupakan kumpulan banyak segitiga
dari segitiga yang paling kecil hingga
segitiga yang paling besar
Kemudian pada gambar yang sebelah kanan
adalah boneka bersarang dari Rusia
boneka yang paling besar ketika dibuka
akan ditemukan boneka yang lebih kecil
lagi dan ketika boneka kedua itu dibuka
akan ditemukan boneka yang lebih kecil
lagi dan seterusnya sampai menemukan
boneka yang paling kecil
dari contoh kedua gambar tersebut
dapatkah kalian melihat rekursi
[Musik]
dalam pembahasan kali ini kita akan
membahas fungsi atau barusan recurrency
yaitu fungsi atau barisan dimana nilai
dari fungsi atau barisan tersebut
ditentukan atau tergantung dari nilai
fungsi atau barisan itu sendiri secara
rekursif pada urutan nilai-nilai
sebelumnya
misalnya kita memiliki sebuah barisan Ai
dengan I itu 1 2 dan seterusnya sampai n
sebagai berikut
Ai = 1 3 5 7 dan seterusnya dimana nilai
pertama dari barisan A itu adalah 1 dan
kemudian nilai-nilai berikutnya dalam
barisan tersebut dihitung dengan cara
menambahkan nilai 2 kepada nilai barisan
sebelumnya
jadi pada barisan tersebut pada urutan
pertama adalah 1 kemudian urutan kedua
itu didapat dari nilai urutan pertama
ditambah 2 sehingga menghasilkan nilai 3
pada urutan kedua
dan kemudian pada urutan ketiga
dihasilkan dari urutan kedua ditambah 2
sehingga menghasilkan nilai 5 dan
seterusnya dengan menambahkan dua pada
urutan sebelumnya
[Musik]
kita dapat menuliskan dalam notasi
rekursif sebagai berikut
Ai itu bernilai 1 jika i-nya = 1
jadi pada urutan ke-1 atau pertama itu
nilainya 1
kemudian
ai-1 itu ditambah 2 jika i-nya lebih
dari satu jadi pada urutan kedua dan
seterusnya itu nilainya ditambah 2 dari
nilai urutan sebelumnya
pada definisi sebuah barisan atau fungsi
rekursif selalu ada minimal dua hal yang
harus ditentukan yaitu yang pertama
basis
menunjukkan Dasar atau nilai awal dari
fungsi atau barisan tersebut misalnya
pada contoh diatas
A1 atau nilai yang ada di urutan yang
pertama itu adalah 1 kemudian rekursi
menunjukkan hubungan antara nilai dari
fungsi atau barisan tersebut dengan
nilai sebelumnya yang telah ditentukan
misalnya pada contoh diatas Hi =
A -1 + 2 jika i-nya itu lebih dari satu
[Musik]
sebuah fungsi atau barisan rekursif bisa
jadi ditentukan dari tidak hanya satu
buah nilai sebelumnya saja tetapi dapat
juga dari dua tiga dan seterusnya dari
nilai sebelumnya
[Musik]
sebagai contoh sebuah barisan dapat
didefinisikan sebagai berikut
itu nilainya 1 jika i-nya 1 atau i-nya 2
ini maksudnya
pada urutan pertama dan kedua itu
nilainya 1 kemudian a i -1 + a -2 jika
i-nya lebih dari 2 barisan ini dimulai
dengan nilai 1 Kemudian untuk menentukan
nilai berikutnya kita hitung dengan cara
menjumlahkan dua nilai sebelumnya pada
barisan tersebut
sehingga didapatkan barisan sebagai
berikut
Ai =
1 1 2 3 5 8 13 21 dan seterusnya itu
mulai dari urutan satu kedua ketiga dan
seterusnya jadi di urutan pertama dan
kedua adalah 1 kemudian jika i-nya lebih
dari 2 atau di urutan ketiga keempat dan
seterusnya itu ditentukan dari
a -1 + a -2 jadi di urutan ketiga maka
A2 + A1
atau nilai dari urutan kedua ditambah
nilai dari urutan ke-1 hasilnya adalah 2
perhatikan urine berikut ini Ai nilainya
1 jika I = 1 atau i-nya 2 dan a -1 + a
-2 jika i-nya lebih dari 2 maka
i-nya 1 atau pada urutan pertama I yaitu
adalah 1
kemudian di urutan kedua
masih sama satu
karena disitu dipersyaratannya Itu 1
jika i-nya 1 atau 2 kemudian di urutan
yang ketiga itu nilainya 2 karena pada
urutan kedua dan ke-1 ditambahkan yaitu
1 + 1 = 2
selanjutnya pada urutan keempat tentunya
hasil penjumlahan dari urutan ketiga dan
urutan kedua yaitu 2 + 1 hasilnya 3 jadi
pada urutan keempat Ai adalah 3
Kemudian pada urutan kelima itu nilainya
5 karena urutan keempat yaitu 3 dan
urutan ketiga yaitu 2 yaitu ditambahkan
3 + 2 = 5
di urutan keenam itu 8 karena 5 + 3 = 8
dan di urutan yang ke-7 tentunya adalah
urutan keenam ditambah urutan ke-5 yaitu
8 + 5 maka di urutan ke-7 adalah 13
barisan tadi biasa disebut sebagai
barisan fibonasi karena dipopulerkan
oleh seorang matematikawan Italia
bernama fibonasi yang Nama lengkapnya
adalah Leonardo bonati yang hidup
dari tahun
1170-1250 Masehi
perlu diperhatikan bahwa karena pada
bagian rekursi kita memerlukan 2 nilai
terakhir pada bagian basis kita perlu
mendefinisikan dua nilai pertama dari
barisan tersebut secara umum banyaknya
nilai yang harus didefinisikan pada
bagian basis ditentukan oleh banyaknya
suku barisan yang diperlukan pada bagian
definisi
selanjutnya Ayo berlatih kerjakan
aktivitas individu yang pertama tentang
memahami relasi rekurensi dan yang kedua
menerapkan konsep rekursi
[Musik]
setelah selesai melakukan aktivitas
tersebut jawablah pertanyaan berikut ini
dalam buku refleksi pertama Apakah
kalian dapat menentukan nilai dari suatu
barisan atau fungsi apabila diberikan
nilai awal dan definisi relasi
rekurensinya
yang kedua Apakah kalian sudah berhasil
memodelkan contoh masalah pada
latihan-latihan di atas dalam bentuk
relasi referensi
yang ketiga Apakah kalian merasa ada
masalah lain yang serupa dalam kehidupan
sehari-hari yang dapat dimodelkan dalam
bentuk relasi referensi tadi yang
keempat pelajaran paling berkesan apa
yang kalian dapatkan dari aktivitas
latihan ini
demikian tadi materi strategi algoritmik
dan pemrograman pada bagian berpikir
komputasional khususnya pada bagian
rekursi Terima kasih semoga bermanfaat
Selamat belajar dan tetap semangat
[Musik]
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Ciung Wanara, Cerita Rakyat Jawa Barat || versi latihan untuk lomba FLS3N
SANDI KREATIF · Indonesian

English for Beginners #1: Introducing Yourself | Easy English at Home
Easy English at Home · English

Kalian bisa lebih CERDAS dari hari ini asalkan mengikuti cara ini
Rumah Editor · Indonesian

Penggunaan Simple Present Tense dan Contohnya | Kampung Inggris LC
Kampung Inggris LC - Language Center · Indonesian

PENGANTAR SOSIOLOGI (SEJARAH SOSIOLOGI DAN SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU SOSIAL)
Mr Mun EDUKASI · Indonesian

INFORMATIKA DAN KEMAMPUAN UMUM
Media Belajar Informatika · English

Berlomba-lomba dalam hal kebaikan - Ustad Abdul somad.
Notice Islam Channel · Indonesian

Belajar IoT | Apa itu Internet of Things
helloaltop · Indonesian

Persamaan reaksi dan penyetaraan reaksi kimia - Kimia SMA kelas 10 semester 2
Cerdas Kimia · Indonesian

Kolaborasi Manusia dan KA | Materi KKA Kelas XI | Pertemuan 1
Achmad Ansorullah · Indonesian

Sangkuriang || Dongeng Bahasa Inggris || The legend of Tangkuban Perahu || English Story
sok English · English

Lesson for Switch On and Off a Computer
Carla King · English
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.