Full Transcript

·YouTLDR

[LIVE] Kajian Muslimah: Tipe Perempuan dalam Al-Qur'an - Ustadz Adi Hidayat

1:42:02IndonesianTranscribed Jul 28, 2026
0:04

Asalamualaikum warahmatullahi

0:05

wabarakatuh.

0:07

Waalaikumsalam warahmatullahi

0:09

wabarakatuh.

0:12

Alhamdulillahi wa kafa wasalatu wasalamu

0:15

ala rasulillahil mustofa wa ala alihi

0:18

wasohbihi

0:20

wriyatihi wa ummatihi waman wafa wa ba'.

0:24

Faya ibadallah ahallahi waab rasulihi

0:28

sallallahu alaihi wasallam.

0:35

[Musik]

0:38

ya

0:42

amahqun illaum

0:45

muslimun. Sehat semua? Alhamdulillah.

0:50

Alhamdulillah. Mudah-mudahan seluruh ibu

0:53

dan saudariku semua baik yang ada di

0:56

dalam area masjid, di sekitaran masjid,

0:59

dan yang terhubung juga online bersama

1:02

kajian kita seluruhnya tanpa kecuali

1:05

diberkahi oleh Allah subhanahu wa taala.

1:07

Amin.

1:09

Ee berkah itu tidak cukup dengan

1:12

amin. Jadi berkah itu ziadatul khair

1:19

wastimraruhu. Ziadatul khair

1:22

bertambahnya selalu nilai kebaikan.

1:26

Wastimraruhu dan konsisten berlangsung

1:30

dibawa dalam kehidupan.

1:33

Jadi seseorang dikatakan mendapat

1:35

berkah, hidupnya penuh berkah, dirinya

1:40

diberkati, diberkahi. Artinya ada

1:43

kebaikan-kebaikan yang bertambah pada

1:46

dirinya. Lisan yang berkah adalah lisan

1:50

yang ketika digunakan selalu keluar

1:52

kata-kata yang baik.

1:54

Mata yang berkah yaitu pandangan yang

1:58

ketika digunakan selalu diarahkan pada

2:00

yang baik sampai ke ujung kaki. Hidup

2:04

yang berkah adalah tata kelola kehidupan

2:08

yang selalu punya

2:10

orientasi capaian pada yang baik-baik.

2:13

Itulah berkah.

2:15

Nah, diberkahi artinya berusaha untuk

2:19

meningkatkan nilai-nilai kebaikan itu

2:22

dan konsisten dibawa sampai selama kita

2:26

hidup hingga

2:27

wafat. Ciri khas orang beriman laki-laki

2:31

dan perempuan ketika ditampilkan dalam

2:34

Al-Qur'an itu selalu iman dipasangkan

2:38

dengan kebaikan.

2:39

Saya seringki membuka pertemuan dalam

2:42

setiap majelis ilmu. Misal dengan

2:44

mencontohkan bagian karakter tubuh kita

2:47

dulu dari mata. Misalnya seringki orang

2:51

mengatakan mata itu fungsinya untuk

2:54

melihat. Tapi ketika mata itu dimiliki

2:58

oleh insan beriman, seorang yang beriman

3:01

baik laki-laki ataupun perempuan, maka

3:05

iman itu mendorong pandangan sebagai

3:08

fungsi mata kepada nilai-nilai kebaikan.

3:11

Itulah mata yang berkah.

3:14

Misal untuk perempuan itu ada Quran

3:16

surah Cahaya, surah

3:18

Annur. Ee kalau nama-nama surah di

3:22

Al-Qur'an itu baiknya ditampilkan dengan

3:25

nama Arabnya walaupun ada

3:27

terjemahannya. Jadi ada nanti kata-kata

3:30

yang mutlak harus dengan menggunakan

3:33

bahasa Arab seperti salat. Hikmahnya

3:36

banyak.

3:38

Selain makna yang tidak bisa

3:41

dijangkau terjemahannya oleh bahasa

3:43

lain, ada kedalaman,

3:47

kekhusyukan, dan juga nanti menjaga

3:49

orisinalitas

3:51

ibadah. Karena itu satu-satunya agama di

3:54

muka bumi yang ibadahnya semua kompak,

3:57

gerakannya, bacaannya dari sejak

4:01

diajarkan sampai kapanpun itu, itu hanya

4:04

di Islam salat.

4:07

ya, Ibu atau saudariku boleh cek untuk

4:10

membandingkan saja ya. Tidak harus

4:13

kemudian kita mendelay sesuatu yang

4:15

kurang baik pada keyakinan orang. Kita

4:17

punya ajaran lakum dinukum waliyadin.

4:21

Tapi kalau kita ingin belajar menguatkan

4:23

iman, silakan dicek. Setiap keyakinan

4:26

lain yang memiliki ibadah di setiap

4:29

tempat caranya bisa

4:30

beda, bacaannya bisa enggak sama.

4:34

Tapi silakan cek yang di Arab, yang di

4:37

Afrika, yang di Asia, di Amerika, di

4:40

Eropa, di Chicago, Amerika, di

4:43

Chicagaso, di Bandung ya

4:45

kan Singapurna, Singaparna, Singapura ya

4:50

sama kan ya ya semua. Ini menunjukkan

4:54

kebenaran atau bahasa kerennya

4:56

orisinalitas ajaran Islam. Masih

4:59

orisinil.

5:01

Nah, yang paling menarik sekarang kita

5:03

kembalikan kepada pemaknaan

5:07

tadi. Bacaannya Arab, azan pakai bahasa

5:11

Arab dan jadi enggak enak ketika

5:14

diganti ya. Misal Allahu Akbar, Allahu

5:18

Akbar. Enak enggak?

5:20

Ada getaran ke hati? Enggak ada. Karena

5:23

ada ayatnya. Innamal

5:27

mminunalladinazaukirallahu wajilat

5:29

qulubuhum. Ciri insan beriman itu kalau

5:32

disebutkan nama Allah ada konfirmasi

5:35

getaran di hatinya. Ah jadi Allah itu

5:39

menetapkan hukum setiap pergantian waktu

5:43

dalam sehari. Jadi sehari itu ada lima

5:45

waktu berganti dari mulai subuh, subuh

5:48

hilang jadi siang, siang hilang jadi

5:52

sore, sore hilang jadi magrib dulu. Ya,

5:56

matahari tenggelam dulu baru muncul

5:58

malam lima waktu. Nah, setiap pergantian

6:01

waktu ini ada pengecekan iman. Apakah

6:05

imannya masih ada enggak? Imannya lemah

6:08

enggak imannya posisi kuat tidak. Nah,

6:12

di antara cara mengecek iman itu salah

6:14

satunya yang paling standar dengan

6:16

menggunakan lafaz

6:18

azan. Diperdengarkan di telinga. Telinga

6:21

itu bahasa Arabnya uzun. Jamaknya azan.

6:25

Kenapa disebut azan? Karena panggilan

6:27

ini satu-satunya lafaz yang

6:29

diperdengarkan 24 jam di muka bumi tanpa

6:32

berhenti dan didengar oleh orang yang

6:35

punya telinga dan pendengaran. Itu

6:37

sebabnya kenapa waktunya beda-beda, Bu.

6:40

Bandung dengan Garut beda tipis, kan?

6:43

Ya. Kemudian geser ke Ciamis, ke Jawa

6:45

ada yang beda 5 menit, beda 10 menit.

6:48

itu semuka bumi 24 jam berputar terus

6:50

lafaz azan tanpa berhenti. Ah, begitu

6:53

kita mendengar Allahu Akbar Allahu Akbar

6:56

langsung ada getaran kan di hati ya

6:59

Allah sudah azan. Pernah

7:01

begitu beda kalau

7:04

diterjemahkan ya orang Jakarta azan

7:07

misal diterjemahkan ini contoh saja ya

7:09

ini contoh. Tuan gua gede tuan gua gede

7:13

katanya ah nyambung ke Cipadung tuh.

7:17

Allah nu agung. Allah nu agung gitu kan.

7:19

Enggak enak ya. Enggak enak. Makanya

7:22

lafaz itu enggak boleh diganti, enggak

7:24

bisa

7:26

diterjemahkan. Diterjemahkan dalam arti

7:28

azan ada penerjemahnya gitu ya. Kalau

7:31

terjemahan tulisan bisa. Ah termasuk

7:35

nama-nama surah Al-Qur'an ada

7:38

terjemahannya tapi lebih enak kedengaran

7:40

bahasa Arabnya. Ya. Ukhti lagi ngapain?

7:44

Murajaah surat apa?

7:47

Sapi enggak enak kan? Ah, kamu apa?

7:52

Lebah. Hah?

7:55

Albaqarah. An-Nahl. Itu si euceu nu ny

7:58

mawa surat naon?

8:00

Sirum annamel gitu kan. Ah, ya. Jadi dia

8:04

harus menggunakan bahasa aslinya. Quran

8:06

surah Annur di ayat ke-31 misal. Wail

8:12

mukminati wail mukminati.

8:16

Dan katakan viralkan Muhammad sallallahu

8:19

alaihi wasallam pada setiap

8:21

perempuan-perempuan yang

8:23

beriman. Awas ada pembedanya tuh. Nah,

8:26

kita beriman tidak beriman ya. Misal.

8:30

Nah, cirinya apa?

8:34

Ayo. Apa yang

8:36

membedakan ciri iman yang kita miliki

8:40

dengan orang yang belum beriman? Saya

8:42

selalu memilih kata belum beriman karena

8:44

berharap siapapun bisa beriman. Ya kan?

8:48

Cirinya apa? Ternyata iman itu selalu

8:51

mengantarkan pada keberkahan, pada

8:53

kebaikan. Jadi misal iman itu, maaf saya

8:57

berdiri masuk ke

8:59

mata. Maka ketika iman itu masuk ke

9:02

dalam mata, mata itu akan dibimbing oleh

9:05

iman untuk melihat hanya yang baik-baik

9:08

saja.

9:10

Ketika yang dilihat itu menurut imannya

9:13

tak baik, maka dipandu mata ini untuk

9:16

berpaling. Berpalingnya pandangan dari

9:19

yang tidak baik menurut iman itu disebut

9:21

dengan gaddul bashar namanya.

9:25

basil

9:28

mminati min abin dan katakan viralkan

9:32

Muhammad pada perempuan yang punya iman

9:35

maka imannya akan menuntun pandangannya

9:38

untuk melihat yang baik saja menurut

9:41

imannya. Ah jadi kalau standar iman itu

9:44

jelas. Mungkin bagi sebagian yang belum

9:47

beriman atau imannya tidak aktif,

9:49

sinyalnya lemah, dia akan melihat

9:52

standarnya standar budaya.

9:54

Ah, kalau budaya bisa

9:56

relatif ya. Di Indonesia dengan Amerika

9:59

budaya berpakaiannya tak sama. Bagi

10:02

orang Amerika pakaian minim bisa

10:04

terhormat tapi menurut iman tak baik

10:06

dilihat.

10:08

Palingkan dari mata turun ke Oh, jangan

10:11

langsung ke hati aja ya, ke lisan dulu.

10:15

Dari mata turun ke lisan. Coba lihat

10:17

ayat-ayat lisan, ayat mulut di Al-Qur'an

10:20

dibukanya kan pakai iman

10:22

dulu. Ya

10:24

ayyuhalladzina amanu imannya dulu. La

10:27

yashum minum. Ya duhai insan beriman,

10:31

pandu lisanmu untuk berkata yang baik.

10:34

Itulah

10:36

berkah. Jauhkan dari yang tak baik.

10:38

Saling mencela itu tak baik. La yagtab

10:41

ba'dukum ba'd. Jangan bikin hox, jangan

10:43

gosip, itu tak baik. Jadi secara singkat

10:47

saya ingin membuka dulu kajian kita

10:49

untuk melihat apakah sampai siang hari

10:52

ini di detik ini diberi kesempatan kita

10:55

hidup sudahkah merasakan standar iman

10:58

yang kita miliki di level

11:00

mana? Awas ya karena keripik pun ada

11:03

standarnya tuh ya. Pedas level 1, level

11:07

2. Nah, iman kita yang kita miliki di

11:10

standar yang mana? Apakah lemah,

11:12

tengah-tengah atau sudah meningkat? Ciri

11:14

orang yang standar imannya kuat bukan

11:18

hanya terlihat pada semangatnya

11:20

menunaikan ketaatan. Rajin salat, rajin

11:24

baca Al-Qur'an, ternyata standar

11:27

keberhasilan salat pun itu amal saleh,

11:30

itu

11:31

kebaikan. Coba orang yang berhasil

11:33

salatnya pembuktiannya itu bukan

11:36

kelihatan tenang, khusyuk, tapi pasca

11:39

salatnya

11:40

innasata tanha anil fahsya.

11:44

wal munkar. Yang baca Al-Qur'an bukan

11:46

berapa kali

11:48

khatamnya, bukan berapa banyak hafalan

11:51

juznya, tapi perhatikan standarnya.

11:54

Waminhum sabiqu bilhairati

11:57

bidnillah dalika huwal fadlul kabir.

12:01

Paham

12:04

tidak? Dan ahli Al-Qur'an yang sukses

12:07

itu kata Allah bukan berapa banyak yang

12:11

dia telah hafalkan. berapa juz yang

12:13

telah dia khatamkan itu utama, bagus

12:17

namanya fadlun. Hafal Quran itu utama,

12:21

istimewa. Membaca, mengkhatamkan Quran

12:23

utama. Tapi di antara yang istimewa,

12:26

dalikal hual fadlul kabir, yang paling

12:28

hebat itu adalah sabiqu bil khairat.

12:31

Berapa banyak kebaikan yang mampu

12:34

diciptakan dari ayat yang kita baca itu.

12:37

Jadi baca ayat mata, matanya langsung

12:39

baik. Baca ayat lisan, lisannya langsung

12:42

baik. Itulah sebabnya ini mau masuk

12:44

waktu asar kan nanti ada surat asar

12:47

surah 103 di situ nanti disebutkan iman

12:50

pasangannya amal saleh. Wal asr innal

12:54

insana lafi khusr

12:57

illalladzina amanu wa amilus shihat.

13:01

Nah, sekarang pertanyaan besarnya

13:04

sebagai seorang

13:07

perempuan, adakah bimbingan di dalam

13:10

Al-Qur'an yang mengantarkan seorang

13:12

perempuan itu menjadi bukan hanya baik,

13:16

tapi terbaik di hadapan Allah sebagai

13:19

penciptanya dan didorong untuk

13:22

membuktikan keimanannya kepada Allah

13:24

Subhanahu wa taala. Maka kita akan

13:26

temukan

13:27

tipe-tipe perempuan di dalam Al-Qur'an

13:31

yang dengan itu mudah-mudahan akhirnya

13:35

mengantarkan seluruh yang belajar di

13:37

siang hari ini, para perempuan muslimah

13:40

menjadi baik di hadapan Allah Subhanahu

13:42

wa taala. Amin. Baik, karena sudah

13:43

diaminkan kita akhiri kajian kita hari

13:48

ini. Baik, ini baru mukadimah ya, kita

13:50

belum mulai. Sekarang mari kita mulai

13:52

ya. Jadi saya kasih pembuka dulu supaya

13:54

mengerti apa yang mau dibahas hari ini.

13:57

Ee teman-teman saudariku keluarga

13:59

sekalian telah kita urai pertemuan yang

14:02

lalu tentang beberapa contoh dari

14:05

kehidupan istri-istri Nabi sallallahu

14:07

alaihi wasallam. Hari ini saya coba

14:10

sedikit dulu bukan ingin melompat tapi

14:13

membangun kaidah yang kokoh dulu tentang

14:15

perempuan baru nanti kembali lagi kepada

14:17

istri-istri Rasulullah sallallahu alaihi

14:19

wasallam.

14:21

Baik, saya minta izin untuk berdiri

14:24

supaya mudah nanti terlihat dan

14:26

berinteraksi. Sebelumnya saya minta maaf

14:28

saya duduk sedikit lebih tinggi dari

14:30

jemaah sekalian ini untuk sekedar

14:32

terlihat

14:34

saja.

14:37

Bismillah. Tipe perempuan dalam

14:45

Al-Qur'an ee saya tidak akan tanya

14:48

kelihatan apa belum karena sudah sering

14:49

ya.

14:52

Kelihatan, Bu? Kelihatan, Bu. Kelihatan.

14:55

Kelihatan. Bagus, Ibu. Belum saya tulis

14:57

sudah kelihatan,

15:00

Bu. Tipe perempuan dalam Al-Qur'an dan

15:03

sunah. Mudah-mudahan terlihat ya. Ada

15:05

layar juga.

15:08

Ee mohon maaf pada para laki-laki, pria

15:12

muslim silakan diikuti saja untuk

15:14

melihat kira-kira di rumah istrinya

15:16

masuk tipe yang

15:20

mana. Dalam Al-Qur'an dan

15:25

sunah. Dan sunah. Saya selalu singkat

15:29

dengan Aqsa. Al-Qur'an sunah solution

15:34

ini. Yuk

15:37

kita dasarnya dipelajari dulu ya. Saya

15:40

senang paham dibandingkan menghafal.

15:42

Kalau sudah paham itu mudah untuk

15:44

dikerjakan. Silakan fokus

15:48

sebentar. Pertama kita keluarkan dulu

15:52

perempuan-perempuan di dalam Al-Qur'an.

15:56

Tapi kita

15:58

buat standarnya dulu. Dari sudut apa,

16:01

dari sisi apa kita

16:03

mengenalnya. Sekarang dari sudut masa

16:05

dulu, waktu dulu.

16:08

Periodenya Al-Qur'an diturunkan pada

16:11

siapa?

16:13

Ya, Nabi Muhammad sallallahu alaihi

16:15

wasallam. Ya, standarnya di sini kita

16:17

tulis nabi dulu, Nabi Muhammad

16:20

sallallahu alaihi wasallam.

16:25

Kita bagi

16:29

dua.

16:31

Pertama, perempuan yang ditampilkan di

16:34

dalam Al-Qur'an sebelum eranya Nabi

16:37

Muhammad sallallahu alaihi wasallam.

16:39

Siapa sajakah tokoh-tokoh perempuan di

16:43

dalam Al-Qur'an yang disebutkan,

16:46

ditampilkan dan hidupnya sebelum masa

16:49

Nabi Muhammad sallallahu alaihi

16:51

wasallam? Baik.

16:53

Nomor satu kira-kira siapa?

16:56

Ah, tidak usah dikira-kira kita langsung

16:58

tulis saja ya. Satu, Sayidah Hawa dulu

17:01

kan itu yang

17:04

duluan ya. Istrinya siapa? Nabi Adam.

17:07

Nabi Adam. Dari mana tahu bahwa Sayidah

17:10

Hawa itu isinya Nabi Adam?

17:13

Ya betul. Al-Qur'an di Quran surah ke-2

17:17

di ayat 35 misalnya.

17:20

Ini statusnya

17:22

istri Nabi

17:25

Adam

17:28

alaihissalam. Dah waqulna ya adamuskun

17:32

anta

17:34

wazaujukal jannah. Dan kami firmankan

17:37

dengan keagunganku Adam bawa istrimu

17:41

untuk meninggali tempat indah sementara

17:44

waktu jannah sebelum bertugas di bumi

17:47

sebagai khalifah. Jelas sampai sini?

17:49

satu, dua. Siapa

17:53

lagi? Ee sesuai periodenya dulu ya. Kita

17:56

urutkan pelan-pelan enggak apa-apa. Ini

17:59

tidak disebutkan namanya. Nama

18:01

disebutkan dalam riwayat nanti di

18:03

Qurannya hanya disebutkan pasangannya.

18:06

Tapi di situ menunjuk pada istri berarti

18:08

masuk pada kategori perempuan. Istri

18:12

Nabi

18:16

Nuh siapa namanya?

18:19

Ibu Nuh.

18:22

Betul, Ibu

18:25

Nuh. Ya terserah ibulah

18:31

main. Tolong panitia catat ya. Sekali

18:34

lagi. Ada yang begitu saya pulang

18:36

nih. Enggak apa-apa. Bagus.

18:43

Oke, gabungkanlah dengan yang ketiga.

18:46

Istri Nabi Luth

18:50

ya, Ibu ya

18:55

terserah ya. Ada yang menyebutnya yang

18:58

satu wailah, yang kedua wahilah ya. Tapi

19:02

itu riwayat. Nanti ada kaidah di dalam

19:04

tafsir, jika tidak disebutkan namanya

19:09

secara jelas dan lengkap. Ini

19:12

menunjukkan bahwa karakter, sifat, dan

19:17

keadaan yang berlaku pada perempuan itu

19:20

akan terjadi lagi di masa depan dengan

19:22

tokoh yang berbeda, dengan waktu yang

19:25

tidak sama. Tapi kalau disebutkan

19:29

namanya jelas dengan keturunannya, ini

19:32

menunjukkan peristiwa yang dialami oleh

19:35

tokoh itu hanya akan terjadi pada beliau

19:38

dan tidak akan pernah dialami oleh

19:40

siapapun yang hidup lagi di muka bumi.

19:44

Jelas? Nanti tolong catat betul. Untuk

19:47

itu tadi saya lambatkan uraiannya supaya

19:50

para ibu dan saudariku bisa memahami

19:52

kaidah ini. Nanti kita praktikkan

19:55

setelah kita urai satu-satu turunannya.

19:57

Nanti kita paham oh ini kenapa enggak

19:59

disebutkan namanya. Karena bukan untuk

20:02

dicari identitasnya, tapi dipelajari

20:04

karakternya, sifatnya, bahwa akan ada

20:07

potensi itu terjadi lagi di masa depan

20:09

dengan tokoh yang berbeda.

20:13

Jelas ini misalnya kita temukan gabungan

20:16

ini di Quran surah ke-66 At-Tahrim ya,

20:19

ayat

20:21

10.

20:23

Sudah

20:25

empat istri siapa lagi kurang lebih?

20:29

Ibrahim.

20:31

Nabi Ibrahim sezaman dengan Nabi Luth

20:34

Alaih Salam. Ada riwayat menyebutkan

20:37

Nabi Luth itu keponakannya Nabi Ibrahim.

20:39

Ada riwayat menyebutkan demikian. Karena

20:42

itu nanti ketika malaikat mengabarkan

20:44

Nabi Ibrahim akan punya keturunan dari

20:46

Sayidah Sarah Alaihissalam, maka setelah

20:50

itu dikabarkan akan pergi ke tempatnya

20:52

Luth untuk menghukum umatnya Luth yang

20:55

sudah meminta azab.

20:57

Jelas itu nanti di antaranya ditemukan

20:59

di Al-Qur'an surah

21:01

ke-51 Azzariyat dari ayat 29 30 untuk

21:06

istrinya ini 31-nya masuk ke Nabi

21:10

Luth-nya. Jadi satu masa boleh jadi

21:13

ditemukan dua

21:15

nabi ya. Istri Nabi Ibrahim ada berapa?

21:21

Kenapa pelan?

21:25

Yang satu Sayidah

21:29

Sarah

21:32

alaihissalam. Kedua siapa? Ya, saya

21:36

tuliskan lima lah supaya ketahuan

21:39

nomornya ya. Sayidah Hajar

21:43

ee Siti itu singkatan yang ada di

21:48

kita bahasa dasarnya

21:51

sayidah. Sayidah.

21:54

Sayidati nyonyak yang aku

21:56

hormati. Sayidi, sayid untuk laki-laki.

22:00

Mister tuan yang saya hormati. Cuma

22:03

orang Arab biasanya hanya menyingkat

22:05

yang laki-laki. Sayidi Sidi ya. Sidi

22:10

Bapak yang saya hormati. Tapi jarang

22:12

sayidati disingkat jadi Siti. Karena ada

22:15

makna lain dari Siti itu nenek

22:18

artinya.

22:20

Eh ya.

22:26

Ibrahim. Ini sayidah saya tuliskan

22:29

sayidahnya untuk memberikan penghormatan

22:31

ya. Hajar alaih

22:35

salam. Siapa

22:39

lagi? Ah, sebelum ke zamannya Maryam

22:42

alaihissalam itu anaknya Imran dan

22:43

Hannah alaihialam. Kita ke eranya Nabi

22:47

Musa dulu ya.

22:50

Asah. Sayidah

22:53

Asia

22:55

Asia binti

23:00

Muzahim.

23:04

Muzahim ini dalam riwayat sebutkan

23:07

istrinya siapa?

23:11

Firaun. Maaf ini saya kotaki

23:14

ya. Saya tutup supaya enggak lepas.

23:19

Kenapa dituliskan Firaunnya? Nanti untuk

23:22

menunjukkan hal pentingnya tuh. Saking

23:25

pentingnya ini suara mic pun berubah tuh

23:28

ya. Kalau sudah pas sudah tes bismillah

23:31

sudah pas jangan dirubah lagi ya. Kadang

23:34

sengaja saya dekatkan, saya jauhkan

23:35

untuk mengatur e volume suara

23:38

saja. Kemudian ada siapa lagi di era

23:41

ini?

23:44

Ibunya Nabi

23:46

Musa. Oh, enggak pakai.

23:48

Oh, ibunya Musa Alaih

23:51

Salam ya kan? Melahirkan, melepas ke

23:55

sungai Nil. Nanti ayatnya kita akan

23:57

temukan

23:58

ya. Ada siapa lagi?

24:02

Ya, saudarinya Musa Alaih Salam. Surah

24:06

Thaha nanti

24:08

ditemukan

24:09

saudarinya Musa Alaih Salam.

24:13

Ada siapa

24:15

lagi? Dua orang perempuan yang lagi

24:18

kesulitan mau ngambil air kemudian

24:20

ditolong oleh Musa Alaih Salam. Anaknya

24:23

siapa itu?

24:26

Anaknya siapa?

24:28

Ah, Nabi Syuaib Alaih Salam.

24:31

Betul.

24:33

Dua orang

24:37

perempuan anaknya Nabi Syuaib.

24:42

Nabi Syuaib Alaih Salam di

24:48

Madyan baru lewat Musa kemudian 10

24:54

siapa? Ah sebelum masuk ke

24:57

Maryam Maryam

25:00

terus siapa? Istri bangsawan

25:04

istri bangsawan Mesir. Betul. Imraatul

25:06

Aziz surat Yusuf. istri bangsawan

25:10

Mesir. Diisukan namanya Zulaikha. Itu

25:13

pernah dengar ya. Tapi saya kurang

25:15

sepakat dengan penamaan

25:17

itu. Bangsawan Mesir. Walaupun ada

25:21

riwayat

25:24

11. Ratu Balqis.

25:27

Betul. Kalau enggak ada hadiahnya cepat.

25:30

Ibu surat

25:32

Saba 12.

25:38

Istrinya Imran. Ibunya Maryam dulu.

25:41

Maryam lahir dari mana?

25:43

Kan ibunya

25:46

Maryam. Istrinya

25:48

Imran. Istri Imran alaih nanti ini ada

25:53

di Quran surah 3 Ali Imran di ayat

25:56

ke-35. Siapa lagi?

25:59

Istrinya Nabi Zakaria dulu ya. istri

26:05

Nabi Zakaria. Ibunya Nabi

26:08

Saleh. Ibunya Nabi Saleh. Ibunya Nabi

26:17

Saleh. Setelah itu

26:19

siapa? Baru Maryam.

26:23

Bu. Maryam

26:25

alaihissalam

26:27

alaihissalam. 15. Siapa lagi?

26:33

Sayidah Aisyah radhiallahu taala

26:36

anha.

26:37

Sayidah Aisyah radhiallahu taala

26:41

anha. Di surah Annur

26:43

nanti 16. Siapa

26:46

lagi? Sayidah Hafsah. Sayidah Khadijah

26:49

enggak disebut. Nanti ada dalam

26:52

hadis. Sayidah

26:54

Hafsah putrinya siapa?

26:59

Umar bin Khattab radhiallahu taala anhu.

27:01

17. Siapa

27:03

lagi? Sayidah Zainab.

27:06

Di surat Al-Ahzab

27:10

nanti.

27:13

Zainab radhiallahu taala

27:18

anhu. Siapa lagi?

27:21

Fatimah. Enggak disebut, enggak usah

27:23

ngarang.

27:26

Ee ada seorang perempuan yang mengadukan

27:30

tentang suaminya. Ketika diadukan

27:33

langsung turun surah di ayat pembukanya

27:36

langsung mengarahkan Nabi menyelesaikan

27:38

kasusnya. Seorang perempuan pengadu

27:41

dalam bahasa Arab disebut

27:43

mujadilah. Peraduannya mujadalah. Boleh

27:47

diikuti dulu. Allahumma

27:50

Allahummayyiban

27:54

nafi'ah nafi'ah

27:57

yang di luar bergeser sedikit ya supaya

28:01

lebih nyaman ya maksudnya kalau ada

28:03

space dibagi supaya tidak banyak

28:05

kehujanan ikuti sedikit Allahumma

28:09

Allahumma hawalaina

28:12

hawaina wala alaina wala alaina

28:16

Allahumma Allahumma hawalaina hawina

28:21

wala alaina wala alaina Allahumma

28:25

Allahumma hawalaina hawalaina wala

28:29

alaina wala alaina nah itu minta peredak

28:34

hujan sedikit

28:42

18 sudah

28:45

sini 18 namanya.

28:49

Haulah binti eh Haulah istrinya.

28:53

Ts'abah.

28:56

Haulah.

29:01

Bismillahirrahman. Satu

29:04

lagi. Ah, istrinya Abu Lahab. Wah,

29:06

giliran istri Abu Lahab. Ibu hafal

29:09

ya.

29:11

Istri Abu Lahab.

29:18

Sudah enggak apa-apa. Fokus

29:20

ini. Sudah. Yuk, baca surat

29:24

Allahab. Auzubillahiminasyaitanirrajim.

29:31

Bismillahirrahmanirrahim.

29:37

tabbat

29:39

yada abi

29:43

lahab ma

29:46

agnahu maaluhu wama

29:50

kasab sayasla

29:53

naaran data

29:56

lahab

29:58

wamraatuhu

30:00

hammalatal

30:02

khatab fi jidiha

30:06

[Musik]

30:11

Nanti saya kasih tahu di akhir aja ya

30:13

sanad riwayatnya. Nah, ini ada 19 kurang

30:16

lebih ya. Kurang lebih

30:20

19.

30:25

Sudah. Kalau Ibu

30:27

fokus sebetulnya ada bagian yang belum

30:31

kita ulas tapi sudah saya masukkan.

30:35

Masih ingat enggak? Tadi kan saya bagi

30:37

dua, sebelum era Nabi dengan saat Nabi

30:41

Muhammad. Nah, 19 ini kita bagi dua

30:44

karena disebutkan yang hidup di era Nabi

30:46

Muhammad sallallahu alaihi wasallam.

30:48

Siapa

30:50

saja? Sayidah Aisyah satu, Sayidah

30:54

Hafsah dua, Zainab 3,

30:58

empat, Khaula lima, Istri Abu Lahab.

31:02

Jadi dari 19 ini kalau kita bagi dua,

31:06

lima yang disebutkan di era Nabi

31:10

Muhammad sallallahu alaihi wasallam.

31:15

14 yang disebutkan sebelum era Nabi

31:19

Muhammad sallallahu alaihi wasallam.

31:22

Jelas sampai sini? Oke, pelan-pelan

31:26

dulu. Jadi kalau saya tanya begini. Di

31:28

dalam Al-Qur'an ada disebutkan

31:31

perempuan. Berapa jumlahnya? 19. 19.

31:36

Yang disebutkan sebelum kehidupan Nabi

31:38

Muhammad berapa orang? 14. 14. Yang

31:41

disebutkan di era kehidupan Nabi

31:43

Muhammad berapa orang? Lima. Lima. Jadi

31:45

totalnya berapa? 19. Nanti kita akan

31:49

temukan 19 tipe atau karakter perempuan

31:52

ditemukan dalam Al-Qur'an. Jelas? Baik.

31:56

Satu dulu.

32:00

19. Yang sudah menikah berapa

32:05

orang? Yang belum menikah berapa

32:08

orang? Yang sudah jadi ibu berapa

32:12

orang? Yuk, balik lagi ke

32:15

sini yang sudah menikah. Yuk, kita lihat

32:19

istri Nabi ee Nabi Adam satu

32:24

kan. Istri Nabi Nuh

32:28

dua, istri Nabi Luth tiga, istri Nabi

32:33

Ibrahim empat dan lima. Empat dan

32:36

lima.

32:38

Kemudian Asiah binti Muzahim sudah juga

32:42

enam. Kemudian ibunya Musa Alaih Salam.

32:48

Tujuh. Saudarinya Musa enggak disebut,

32:52

dua perempuan

32:54

enggak disebut. Ya, walaupun nanti satu

32:56

menikah dengan Nabi Musa Alaih Salam.

32:58

Kita sebut aja tujuh dulu. Selanjutnya

33:02

istri bangsawan Mesir

33:04

delapan. Ratu Bilqis tidak disebutkan

33:08

menikahnya ibunya Maryam jelas sudah

33:12

sembilan.

33:15

Kemudian istrinya

33:16

Imran

33:18

10, istrinya Nabi Zakaria

33:22

11. Cukup ada berapa? 11. Dari 19 ini

33:28

fokus dulu. Yang sudah menikah istri

33:32

sebelum kehidupan Nabi ada 11.

33:36

Sekarang yang ini, Sayidah Aisyah nikah,

33:39

Sayidah Hafsah menikah, Sayidah Zainab

33:43

menikah,

33:45

kemudian selanjutnya Khaula sudah,

33:49

kemudian istrinya Abu Lahab

33:51

lima-limanya plus 5. Jadi dari 19 yang

33:56

posisinya sebagai istri ada berapa? 16.

33:59

16.

34:01

Awas, ini kajiannya seperti ringan

34:03

padahal dalam ini. Nanti ibu belajar

34:06

yang sudah menikah jadi istri kira-kira

34:09

mirip siapa dari 16

34:12

ini? Nanti akan

34:14

ditemukan dari tipikal yang rajin taklim

34:17

sampai tipikal penggoda itu

34:20

ada. Saya serius. Nanti kita lihat nih

34:24

nanti solusinya apa. Ini kelihatannya

34:26

seperti biasa, tapi nanti kalau kita

34:28

keluarkan akan diketahui karakter yang

34:31

kembali pada diri perempuan

34:33

masing-masing. Selanjutnya yang sudah

34:35

menikah dan jadi

34:37

ibu berapa

34:39

orang? Ibunya kita akan bagi

34:42

dua.

34:44

Satu ibu mahram secara genetik.

34:49

G. Yang kedua, ibu dari anak yang

34:56

diadopsi.

34:59

A Sayidah Hawa punya anak? Punya. Kalau

35:03

tidak punya enggak ada kita sekarang.

35:05

Ya. Baik. Ini punya anak

35:09

satu. Nabi Nuh punya dua. Nabi Luth tahu

35:15

dari mana?

35:18

Ada

35:20

tiga. Tahunya dari mana? Karena ketika

35:23

nanti kaumnya ingin datang ke malaikat

35:26

itu, Nabi Luth menyodorkan anaknya kan

35:29

yang perempuan bukan istrinya, anaknya.

35:32

Ya. Selanjutnya Nabi Ibrahim, Sayidah

35:35

Sarah punya Ishak ya alaihissalam.

35:38

Kemudian Sayidah Hajar punya Ismail

35:41

Alaih Salam. Lima. Kemudian Asiah binti

35:44

Muzahim tidak kan? Tapi beliau punya

35:47

anak adopsi Nabi Musa Alaih Salam. Ini

35:51

satu, ini lima.

35:54

Teruskan. Nabi Musa Alaih Salam. Ibunya

35:57

ibu kan sudah jelas.

36:00

Enam. Saudarinya Musa tidak. Dua

36:02

perempuan tidak. Kemudian istri

36:05

bangsawan Mesir

36:08

tidak. Tapi punya anak adopsi. Siapa?

36:11

Yusuf Alaih Salam.

36:15

Kemudian Ratu Bilqis tidak, ibunya

36:19

Maryam punya, anaknya Maryam kan. Baik.

36:23

Jadi berapa

36:24

tadi? Tujuh ya?

36:27

Tujuh.

36:30

Kemudian selanjutnya Nabi Zakaria. Iya.

36:33

Punya anak saleh kan? Yahya ya. Anaknya

36:36

siapa? Yahya. Berarti Bu Ibu Zakaria

36:40

anaknya saleh. Delapan.

36:42

Maryam seorang ibu ya

36:46

sembilan.

36:48

Sembilan. Sayidah Aisyah Nabi punya

36:50

keturunan dari beliau? Tidak. Tidak.

36:52

Sayidah Hafsah? Tidak. Sayidah Zainab?

36:56

Teruskan.

37:00

Selanjutnya. Tidak disebutkan

37:03

keturunannya. Kemudian Abu

37:06

Lahab tidak disebutkan keturunannya.

37:08

Baik ya, kita turunkan saja. Berarti

37:11

yang ibu ini ada semil yang ibu adopsi

37:13

ada berapa dari anak angkatnya? Dua

37:18

dah. Istri 16, ibu ada

37:23

karakter. Oke. Yang terakhir yang single

37:26

yang belum menikah yang tidak disebutkan

37:29

pernikahannya.

37:33

Saudari Musa

37:36

satu, dua

37:39

perempuan. Kita masukkan salah satunya

37:41

ya. Jadi kita hitung

37:44

dua. Ratu Bilqis enggak disebutkan ya

37:48

kita masukkan

37:51

tiga.

37:54

Selanjutnya Maryam sudah. Sea sea ini

37:57

sudah berarti ada tiga yang single.

38:02

itu ada

38:05

tiga. Nah, pembahasan kita akan dibatasi

38:09

di sini saja. Perempuan sebagai seorang

38:14

anak, sebagai seorang

38:17

istri, sebagai seorang ibu. Nanti

38:21

turunannya jadi nenek dan seterusnya.

38:23

Tinggal ke atas dan ke bawah serta ke

38:26

samping sebagai seorang saudara. Oke,

38:29

jadi kita bikinkan seperti

38:32

ini ke atas ini

38:35

tengah-tengahnya. Di sini ada anak

38:37

misalnya sebagai

38:38

anak sudah naik sedikit ke sini jadi

38:44

istri, sedikit lagi jadi ibu, ke atas

38:47

lagi jadi apa? Nek. Nenek. Ke sini jadi

38:51

saudara atau saudari?

38:56

Ya, nanti ini akan jadi bagan untuk

38:59

mawaris, untuk warisan. Tapi ditariknya

39:02

dari sini nanti ya. Jadi di sini nanti

39:04

ada ke samping kanan, kiri, ke atas dan

39:06

ke bawah. Dah, yang kita bahas ini dulu.

39:09

1 2 3 karena ini inti

39:14

pokoknya. Sudah siap?

39:16

Ya, sekarang mari kita mulai.

39:19

Ini mukadimah kedua

39:23

barusan. Kalau mau mencatat silakan

39:25

enggak apa-apa. Nanti saya pun sudah

39:27

menulis nanti kita rangkum ya. Baik.

39:29

Nanti kita cocokkan kira-kira lengkap

39:31

mana rangkuman Ibu dengan yang punya

39:34

saya. Yuk kita mulai ya.

39:40

Bismillahirrahmanirrahim. Kita urutkan

39:42

dulu dari sini para ibu sekalian dan

39:45

para teman-teman yang ayah yang pria dan

39:47

sebagainya. kita bisa fokus. Kita mulai

39:50

dari bagian yang pertama dulu yang agak

39:52

banyak sebagai is istri dibagi dua. 11

39:57

sebelum kehidupan Nabi Muhammad

39:59

sallallahu alaihi wasallam dan lima

40:01

setelah kehidupan Nabi sallallahu alaihi

40:04

wasallam. Yuk, kita

40:06

pelan-pelan. Satu dari Sayidah

40:10

Hawa. Apa tipe pertama yang kita bisa

40:13

pelajari dari Sayidah Hawa alaihissalam?

40:19

Para ibu sekalian salihah. Insyaallah

40:21

saudariku, nama Hawa seperti saya

40:24

sampaikan di awal tadi, tidak disebutkan

40:27

secara langsung dalam

40:29

Al-Qur'an. Tapi nanti keterangan riwayat

40:32

yang menafsirkan itu menyebutkan

40:35

namanya. Ditafsir ditemukan kata Hawa

40:38

berdasar riwayat. Tapi di Al-Qur'an

40:41

ditampilkan karakternya dan posisinya

40:44

saja. Nah, kembalikan ke rumus tadi.

40:47

Kalau disebutkan hanya posisinya,

40:49

karakternya, sifatnya, bukan nama

40:52

lengkapnya, artinya ada hal penting di

40:56

balik karakter dan sifat yang disebutkan

40:58

itu yang akan dialami oleh perempuan di

41:01

masa datang. Siapapun perempuannya dan

41:04

di manaun, kapanpia hidup. Paham sampai

41:07

sini? Baik. Kalau sudah paham kaidahnya,

41:09

kita keluarkan ayatnya. Quran surah ke-2

41:13

ayat 35. Ini ayat pertama yang

41:16

menyebutkan tentang sifat istri. Saya

41:19

ulangi ya, sifat

41:21

istri yang tertuang di dalam

41:26

Alqur'an yhamukillah.

41:30

Waqulna dan demi keagunganku.

41:34

Kalimat ini mungkin saya hadapkan pada

41:36

para suami ya, para pria bagaimana

41:40

memosisikan istri dan nanti apa yang

41:43

harus dibanggakan oleh istri sebagai

41:45

seorang perempuan dengan keagungan yang

41:47

Allah tampilkan ini.

41:50

Waalahat terjemah di situ diartikan dan

41:55

kami katakan.

41:59

Jelas di dalam bahasa Arab qulna itu

42:03

dari kata qala ketemu

42:08

nahnu.

42:10

Qala ketemu

42:14

nahnu disatukan ini jadi

42:18

qul ini diambil nanya-nya dipanjangkan

42:21

na.

42:24

Kalau menunjuk pada

42:26

makhluk laki-laki, perempuan, kita

42:29

manusia, maka nahnu itu na bentuknya

42:33

jamak, menunjuk

42:35

banyak. Tapi kalau ditunjukkan kepada

42:39

Allah ini bukan menunjukkan bentuk

42:42

bilangan banyak, tapi menunjuk makna

42:44

keagungan zat Allah untuk menunjuk pada

42:48

kejadian atau keterangan yang sangat

42:50

agung dan istimewa. Bahasa Arabnya

42:53

takzimun

42:56

nafsi menghadirkan keagungan Allah untuk

42:59

menunjukkan informasi atau peristiwa

43:02

yang sangat istimewa yang beda dengan

43:05

peristiwa

43:06

biasa. Contoh inna pendek ketemu nahnu.

43:10

Inna artinya peristiwanya

43:13

istimewa, informasinya istimewa. Ketika

43:16

Al-Qur'an turun malamnya disebut malam

43:19

apa? Malam Al-Qadar. Jangan pakai lailah

43:22

lagi ya. Lailatul lailah itu malam ya.

43:26

Lail itu malam. Kalau pakai ta di

43:28

ujungnya ada istimewa di malam itu. Jadi

43:31

ada lail saja ada lailah. Kalau lail

43:34

saja artinya malam. Jamaknya layali.

43:37

Allail malam. Layali malam bentuknya

43:41

jamak 2 malam 3 malam. 4 malam ya. Lela,

43:46

lili lala itu turunannya ibu. Leli, ibu

43:50

malam-malam.

43:53

Kalau ada yang istimewa di satu malam,

43:56

maka tambahkan ta di ujungnya dari lail

43:58

jadi

43:59

lailah. Jelas? Inna anzalnahu fi lailah.

44:05

Kenapa pakai ta lailah? Karena ada yang

44:07

istimewa di malam itu, enggak sama

44:09

dengan yang lainnya. Itulah sebabnya

44:11

kenapa menggunakan bentuk panjang na

44:14

menerjemahkannya begini. Tanamkan pada

44:17

hatimu yang paling dalam. Aku tegaskan

44:20

dengan keagunganku ada yang istimewa di

44:22

malam ini yang tak sama dengan malam

44:25

lainnya yang kalau engkau ibadah di

44:27

malam itu nilainya lebih dari 1000

44:30

bulan. Nah, dengan cara yang sama

44:33

perhatikan kalimatnya. Wa dengan

44:37

keagunganku aku perintahkan dengan

44:39

keagunganku ini pada sesuatu yang

44:42

istimewa untuk Adam. Siapa yang istimewa

44:46

itu? Ya Adamuskun anta

44:49

waujuka. Adam ajak istrimu. Jadi

44:53

satu-satunya kitab suci di muka bumi

44:56

yang mengangkat derajat seorang istri

44:58

sebagai yang istimewa di hadapan Allah

45:00

itu cuma

45:02

Al-Qur'an. Jadi maksud saya ketika

45:05

ibu Anda perempuan menjadi seorang istri

45:09

itu bukan sekedar menikah begitu saja.

45:11

Tidak. Itu istimewa di hadapan Allah.

45:15

itu mahal,

45:16

Bu. Karena itu kalimat akadnya mesti

45:19

menggunakan lafaz

45:21

Allah. Itu pakai lafaz Allah itu

45:24

kalimatnya itu dihalalkan dengan kalimat

45:26

Allah, digauli dengan kalimat

45:30

Allah. Karena itu enggak main-main.

45:32

Ketika kemudian mengambil peran sebagai

45:34

seorang istri, menikah menjadi seorang

45:36

istri, itu derajatnya

45:38

naik dan istimewa.

45:42

Nah, cuma problemnya adalah masalahnya

45:45

apakah setiap orang yang memiliki

45:46

keistimewaan itu menggunakan

45:49

keistimewaannya dengan baik, benar atau

45:53

tidak? Saya tanya gini, kalau ada

45:57

seseorang diangkat jadi pejabat,

45:58

istimewa enggak? Istimewa, tapi dia

46:01

menggunakan jabatannya untuk korupsi.

46:04

Istimewa tidak? Tidak. Tidak. Nah,

46:06

perempuan ketika menikah jadi istri

46:09

diangkat derajatnya istimewa. Tapi kalau

46:11

tidak digunakan pada yang baik,

46:13

keistimewaan itu jatuh keistimewaannya

46:15

di hadapan

46:17

Allah. Untuk itulah nanti kalimat

46:20

pertamanya supaya menjaga keistimewaan

46:22

itu satu.

46:26

Waamuskun anta wa zaujukal jannah.

46:30

Kalimat pertama keistimewaannya diwakili

46:33

dengan kata zauj.

46:43

Tahu artinya zauj?

46:46

Hm.

46:48

Istri. Baik. Apa itu istri?

46:55

Zauj. Zauj

46:57

itu itu kalau bahasa kerennya lintas

47:01

gender. Tidak ada nyebut laki-laki atau

47:04

perempuan. Zauj itu asalnya pasangan

47:07

yang saling

47:09

melengkapi. Asalnya kalau ingin

47:12

dibedakan laki-lakinya zauj,

47:14

perempuannya tinggal pakai ta

47:16

zaujah. Kalau ada zaujah itu baru

47:20

menunjuk kepada perempuannya. Zaujati

47:22

istriku, pasanganku yang melengkapi

47:26

hidupku. Tinggal tambah ta. Muslim

47:29

laki-laki

47:30

perempuannya muslimah.

47:32

Mukmin laki-laki,

47:34

perempuannya mukminah. Soim laki-laki

47:37

perempuannya. Ah,

47:43

dapat

47:46

pasangan yang

47:49

saling

47:55

menyempurnakan

47:57

ya. Nah, pelan-pelan dulu ya.

48:00

Pelan-pelan sebentar.

48:04

Ibu lihat sini. Nah, teman-teman bisa

48:07

dilihat ya, Saudariku lihat ini tangan

48:10

apa? Ibu enggak usah dadah cuma

48:12

nunjukkan tangan

48:14

apa. Tangan kanan ya. Yang ini tangan

48:18

kiri. Baik. Jumlah jarinya kanan kiri

48:21

sama enggak? Sama. Sama ya. Ukurannya

48:24

sama enggak sama? Oke. Baik ya.

48:26

Normalnya standarnya sama ya. Baik.

48:29

Sekarang pelan-pelan.

48:31

kanan dan kiri walaupun terlihat sama

48:35

jumlah keadaannya, fungsinya sama

48:37

enggak? Tidak.

48:39

Baik. Kanan dengan kiri saling

48:41

melengkapi tidak? Berarti ini

48:44

pasangannya disebut zauj

48:46

namanya. Jelas? Nah, orang Arab itu

48:49

kalau menyebut misalnya tangan ada yaada

48:51

ya zauj. Tangan saya dua saling

48:53

melengkapi. Kaki

48:56

kanan, kaki

48:58

kiri. Secara bentuk sama enggak sama?

49:02

Baik, mohon maaf jumlah jarinya sama.

49:05

Sama. Sama. Fungsinya sama sama. Tapi

49:10

walaupun fungsinya sama menopang tubuh,

49:13

dua-duanya punya perbedaan kan yang khas

49:16

kan. Buktinya apa? Sendalnya kan enggak

49:19

sama ya. kanan dan kiri beda kan? Coba

49:23

Ibu pakai kiri di kanan, kanan di kiri.

49:27

Baik. Dan yang paling utama dia harus

49:30

saling melengkapi. Kan melengkapi itu

49:33

kan enggak harus sama-sama. Dia tahu

49:35

fungsinya. Ketika yang kanan ke depan,

49:38

yang kiri harus di belakang. Ketika yang

49:40

kiri ke depan, yang kanan harus di

49:42

belakang. Kalau dipaksakan susah.

49:45

Jelas. Tapi poinnya adalah melengkapi

49:50

artinya ada yang tidak

49:54

sama. Melengkapi artinya ada yang kurang

49:58

lengkap. Jadi ketika seseorang kemudian

50:03

menyatu dalam hubungan suami dan

50:08

istri masing-masing membawa

50:12

kelengkapan sekaligus kekuangan.

50:17

Jadi ketika dipasangkan dengan

50:18

pasangannya yang pria dengan yang

50:20

perempuan sesungguhnya bukan sekedar

50:23

menyatukan dengan kata-kata yang disebut

50:25

nikah bukan. Nah inilah yang disebut

50:28

dengan jodoh yang sejati. Kekurangan

50:30

yang di pihak pria dilengkapilah oleh

50:33

kelebihan kelengkapan yang ada di pihak

50:35

perempuan

50:37

ini. Jadi yang diistimewakan di

50:39

perempuan itu apa? yang diistimewakannya

50:42

adalah keistimewaan yang dia bawa untuk

50:45

melengkapi kekurangan yang ada pada

50:48

pasangannya. Itu yang

50:51

pertama. Nah, karena yang ditampilkan

50:53

kelebihannya di Quran bukan

50:55

kekurangannya. Yang dibawa apa? Yang

50:57

dibawa ke rumah tangga kalau sudah

50:59

menikah ya gali kelengkapan itu bukan

51:04

menggali kekurangannya.

51:07

J kalau rumah tangga menggali kekurangan

51:09

pasangannya, itu pasti akan menuju

51:11

kegagalan. Karena ketika disatukan oleh

51:14

Allah itu yang diangkat itu

51:15

kelebihannya, bukan kekurangannya.

51:18

Bu, nih saya kasih gambaran nih sesuatu

51:22

yang sangat penting. Demi ini saking

51:25

pentingnya insyaallah saya berkorban

51:26

agak banyak nih ya. Saya jelaskan

51:30

sendiri, saya tulis sendiri, saya hapus

51:32

sendiri. Ini pengorbanan yang tidak

51:33

mudah

51:35

ini. Demi ibulah saya lakukan

51:38

ini. Tapi sebelah sini

51:41

saja. Mana Kang

51:44

Da?

51:46

Alhamdulillah. Saya mau cek

51:48

sebentar sebelah sana. Kalau kalau saya

51:51

menulis di sini

51:53

kelihatan kalau saya menulis

51:57

tidak. Tapi ini kelihatan samping kiri

52:00

kanan. Baik, langsung ke sana aja

52:02

lihatnya ya. Lihat sini. Ini saya

52:07

kotaki. Ya

52:10

sudah. Anggap saya hanya

52:14

akan membuat di sini

52:16

saja. Saya batasi segini saja. Baik, ya.

52:21

Sekarang lihat

52:22

baik-baik. Saya kasih bulatan di

52:26

sini

52:28

ya. Apa yang kelihatan?

52:31

Titik. Titik. Apa warnanya? Hah? Saya

52:34

ulangi sebelah sini. Apa yang kelihatan?

52:36

Titik. Apa warnanya? Hitam. Apa yang

52:39

kelihatan?

52:41

Warnanya apa? Saya ulangi sebelah sini.

52:43

Apa yang kelihatan? Putih. Warnanya apa?

52:46

Hitam. Masalahnya

52:49

itu ketika menikah yang dilihat titik

52:52

hitamnya saja. Yang putih banyak enggak

52:54

pernah diungkap.

53:01

Jadi kalau Anda menikah hanya untuk

53:03

mencari titik hitam, itu pasti

53:05

mengantarkan pada pertengkaran dan tak

53:07

pernah

53:08

selesai. Enggak mungkin orang itu

53:11

menjadi istri, menjadi suami kalau tidak

53:12

disatukan oleh kebahagiaan awal dan

53:15

setitik-titiknya itu pasti ada yang

53:17

putihnya. Bu,

53:20

betul. Iya. Hm.

53:25

Jadi deklarasi pertama Quran menjadi

53:28

seorang istri itu istimewa. Kapan

53:31

keistimewaan itu bisa dirasakan? Ketika

53:33

selalu menggali kelebihan apa yang bisa

53:35

ditemukan untuk menutupi kekurangan pada

53:37

pasangannya. Jadi kalau ibu menemukan

53:39

kekurangan pada suami, ibu mesti

53:43

bahagia. Jangan menggali

53:46

kekurangannya. Kenapa? Ketika ditemukan

53:49

kekurangan itu karena Allah tunjukkan

53:51

justru dengan kekurangan itu

53:52

ditetapkanlah ibu sebagai istri untuk

53:54

menunjukkan kelebihan

53:57

ibu.

53:59

Ya, cuman satu makhluk yang diciptakan

54:02

oleh Allah yang tidak punya cela

54:05

kesalahan namanya

54:07

malaikat. Quran surah 66 ayat 6. Laa

54:12

ya'unlaha maa amarahum waaf'aluna ma

54:18

yummar. Malaikat tidak pernah salah dan

54:22

selalu menunaikan tugas sesuai dengan

54:25

tupoksinya, tugas pokok untuk

54:29

dilakukannya. Jadi kalau ibu merasa

54:31

ingin menikah dengan laki-laki yang

54:33

tidak pernah punya salah, silakan cari

54:35

kandidat di kalangan malaikat.

54:38

Saya kasih tahu dari sekarang ya,

54:40

malaikat izrail tuh belum punya

54:46

pasangan. Ah,

54:48

sebaliknya satu-satunya makhluk yang

54:50

tidak kenal baik dan selalu kenal salah,

54:54

dia tidak tahu saleh, dia selalu kenal

54:56

salah, itu

54:58

setan. Karena itu malaikat disebutkan 88

55:02

kali dalam Al-Qur'an. Setan pun

55:04

disebutkan 88 kali.

55:09

Malaikat suami ibu bukan

55:13

malaikat juga

55:17

bukan ibu ngelihatnya gitu bangs

55:22

bukan malaikat bukan jugaat artinya

55:25

ketika dia di tengah dan disebut zauj

55:26

dia punya kelebihan tapi ibu harus sadar

55:29

dia pun pasti punya

55:31

kekurangan nah iman itulah yang

55:33

mengantarkan seorang istri untuk selalu

55:36

selalu melihat yang putihnya dibanding

55:38

melihat yang titiknya. Maka turunlah

55:40

Quran surah keempat. Suratnya itu surah

55:43

perempuan ketika menjadi istri. An-Nisa

55:46

ayat

55:49

19. Quran surah 4 ayat

55:52

19. Ini yang masih basic kita ya. Ya

55:56

ayyuhalladzina amanu. Hai para pasutri,

56:00

pasangan, suami istri yang masih merasa

56:01

punya iman.

56:06

Lailluakumisaha. Bagi yang suami, ketika

56:09

engkau telah menjadi suami, punya

56:11

pasanganmu, ada istrimu, jangan wariskan

56:14

sifat kurang baikmu,

56:16

kekuranganmu, diwariskan kepada

56:19

pasanganmu. Ini informasi penting bagi

56:21

para istri. Setelah menikah itu tidak

56:24

seideal laki-laki itu kelihatan seperti

56:27

sebelum menikah.

56:29

Sebelum akad itu yang paling ganteng itu

56:32

ya suami ibu

56:33

calonnya. Yang paling tegap itu suami

56:36

Anda.

56:38

Oke. Anda boleh cinta pada fisiknya,

56:41

gantengnya, tegapnya, kantongnya

56:44

silakan. Tapi setelah menikah itu bisa

56:48

berubah. Ibu akan temukan mungkin

56:51

karakter yang sebelumnya tidak didapati

56:54

dan boleh jadi dinilai hal yang kurang

56:56

menyenangkan. Caranya bagaimana? Ketika

56:58

ditemukan itu, berbahagialah karena

57:00

fungsi Anda sebagai istri sedang

57:02

ditampilkan dalam Al-Qur'an. Oh,

57:05

ini saya dipasangkan dengan si AT yang

57:09

suka nyimpan pakaian kotor

57:12

sembarangan karena saya yang biasa gesit

57:14

untuk

57:15

menempatkannya.

57:17

Itu makanya di ujungnya lihat ayatnya.

57:20

Fain

57:21

kariumunna. Jika engkau enggak suka

57:24

dengan sikapnya jangan marah dulu.

57:31

Boleh jadi engkau enggak suka dengan

57:34

sikapnya, tapi di balik itu ada kebaikan

57:37

yang sedang Allah tampilkan. Di antara

57:39

kebaikan itu apa? Salah satunya

57:41

mengungkap keistimewaan karakter seorang

57:44

istri sampai titik mana dia bisa

57:46

bertahan.

57:49

Sekarang

57:50

pertanyaannya, suami yang seperti apa

57:53

yang ditampilkan dalam Al-Qur'an yang

57:56

kira-kira punya banyak masalah sehingga

57:58

kelihatan keistimewaan istri itu seperti

58:01

apa dan bagaimana itu ditampilkan dalam

58:04

kehidupan. Maka ditampilkanlah

58:06

sosok-sosok suami yang dari situ maaf

58:09

kelihatan banyak sekali mengalami

58:12

persoalan dan itulah nanti para istri

58:15

akan menghadapi itu dalam kehidupan

58:16

rumah tangganya.

58:20

langsung

58:22

satu. Mau yang baik dulu atau mau yang

58:25

kurang baik dulu?

58:28

Yang baik dulu

58:31

ya. Suami baik tapi

58:36

sibuk. Baik tapi apa? Sibuk.

58:42

Nabi Ibrahim Alaih

58:50

Salam. Ya,

58:53

pelan-pelan.

58:58

Sudah. Beliau nabi

59:02

bukan rasul bukan.

59:05

Saya ulangi supaya pemahamannya sama.

59:07

Nabi bukan.

59:09

Amin. Rasul bukan Rasul seorang suami

59:13

punya tugas mencari nafkah? Punya. Ya,

59:16

perhatikan baik-baik. Nabi Rasul punya

59:19

tugas mencari nafkah, bekerja membawa

59:23

risalah. Saking sibuknya bukan hanya

59:27

lokal pekerjaannya. Kadang-kadang beliau

59:29

menyeberang dari Irak menyeberang sampai

59:32

ke Makkah, sampai ke Palestina dan

59:35

seterusnya.

59:37

Nah, karena kesibukannya ini, tapi

59:39

poinnya satu dulu. Kesibukannya

59:41

diarahkan kepada yang baik menurut

59:44

ketentuan Allah. Perhatikan baik-baik.

59:46

Saya ulangi

59:48

ya. Kebaikannya diarahkan melalui

59:51

kesibukan yang diridai oleh Allah. Jadi,

59:55

definisi baik itu baik tapi sibuk.

59:58

Baiknya itu baik yang disenangi Allah.

1:00:03

Karena nanti ada yang menurut manusia

1:00:05

baik, menurut Allah belum tentu baik.

1:00:07

Oke, pelan-pelan ya,

1:00:09

pelan-pelan. Dari kesibukan ini

1:00:13

menjadikan jangankan terhadap istrinya,

1:00:16

anaknya pun baru lahir itu sudah harus

1:00:18

berpisah

1:00:21

dulu. Baru lahir,

1:00:23

Bu. Ditunggu

1:00:25

lama. Sayidah Hajar lahiran, lahir

1:00:28

Ismail.

1:00:29

Baru lahir turun

1:00:31

perintah, bawa anak dan

1:00:34

istrimu ke satu tempat tapi tempatnya

1:00:37

itu gersang, tandus, tidak ada sumber

1:00:41

air, bebatuan saja, bebukitan, dan harus

1:00:45

ditinggal di situ tanpa ada yang

1:00:46

menemani. Hanya ibu dan anaknya yang

1:00:48

masih merah

1:00:50

saja. Itu ada di Quran surah ke-14

1:00:53

dengan namanya Ibrahim ayat ke-37.

1:00:59

Quran surah 14 ayat

1:01:03

37.

1:01:06

Pelan-pelan. Rbana inni

1:01:09

askantu minurnati biwin

1:01:14

giri baitikal muharam.

1:01:17

Ya Allah, di tempat inilah aku

1:01:21

mesti memenuhi perintahmu untuk

1:01:24

meninggalkan istri dan anakku yang baru

1:01:27

lahir. Tempatnya

1:01:30

tandus,

1:01:32

bebukitan, tidak ada komunitas, enggak

1:01:34

ada

1:01:36

masyarakatnya. Pelan-pelan ya. Saya mau

1:01:39

tanya pada Ibu. Kalau ibu punya

1:01:43

suami, tiba-tiba baru lahiran, masih

1:01:46

merah bayinya, terus bilang gini, "Mah,

1:01:49

aku ada tugas Mama tinggal dulu ya di

1:01:51

tempat ini." Ditinggalkan Ibu di tempat

1:01:54

lapangan yang kosong enggak ada airnya

1:01:57

disuruh tinggal di situ. Nanti nunggu

1:01:59

lagi saya pulang, ya. Kira-kira

1:02:02

gimana?

1:02:04

Parah. Oke, pelan-pelan. Nah, marah. Oh,

1:02:08

nah. Keluar aslinya tuh. Ini

1:02:13

aslinya. Lihat-lihat

1:02:16

sini.

1:02:17

Perhatikan. Pernah enggak Ibu dengar

1:02:20

Sayidah Hajar waktu itu marah? Pernah

1:02:22

enggak? Protes bikin status? Enggak.

1:02:29

Enggak ada

1:02:32

kan? Beliau cuma konfirmasi begini dalam

1:02:35

riwayat ahadza min amrillah. Apakah ini

1:02:38

perintah

1:02:40

Allah? Ketika mengkonfirmasi itu

1:02:43

perintah Allah, sudah kalau ini perintah

1:02:45

Allah pasti enggak akan pernah

1:02:48

menyia-nyiakan aku dan anak kita. Ini

1:02:51

enggak mungkin Allah tetapkan kecuali

1:02:54

sudah dipersiapkan segala bentuk

1:02:57

kebutuhan untuk mengalami kehidupan

1:03:00

rumah

1:03:01

tangganya. Oke, ambil ya. Ini saya ambil

1:03:04

yang paling tinggi. Ambil contoh

1:03:07

daripada

1:03:09

ini ya. Jangan jangan ngambil yang ustaz

1:03:12

lah

1:03:14

ya. Ada enggak yang maaf ya istrinya

1:03:19

seorang

1:03:21

tentara yang harus

1:03:25

bertugas ke medan juang.

1:03:28

itu baju

1:03:29

seragam kalau sudah

1:03:31

dikenakan namanya sedang ribat membela

1:03:34

negara ribat itu masuk kategori jihad

1:03:38

fisabilillah kalau meninggal itu

1:03:40

syahid kalau saat bertugas itu dikenakan

1:03:44

seragamnya dia masih menjaga salat dia

1:03:46

berzikir kepada Allah itu jaminannya

1:03:49

dalam hadis sahih bahkan jasadnya tidak

1:03:51

dimakan oleh

1:03:53

tanah dan nilainya dalam sehari lebih

1:03:56

baik dibandingkan kan salat malam dalam

1:03:58

sebulan dan puasa sunah dalam sebulan

1:04:01

saking diistimewakannya oleh Al-Qur'an.

1:04:04

Jadi, berbahagialah kalau ada di sini

1:04:06

misalnya istri dari seorang tentara, dia

1:04:10

muslim, dia bertugas, ibu wasiatkan

1:04:12

menjaga salat, dia zikir kepada Allah

1:04:15

dalam tugasnya, itu posisinya sedang

1:04:18

ribat. Tiba-tiba menjelang persalinan

1:04:20

dia mesti

1:04:23

bertugas dan belum tahu kapan pulangnya.

1:04:28

Pertanyaan saya sedih enggak?

1:04:32

Saya ulangi. Sedih enggak? Sedih.

1:04:35

Nah,

1:04:36

sekarang dari kasus yang semacam ini,

1:04:39

Al-Qur'an bagaimana mengajarkan menjadi

1:04:41

seorang istri yang kuat ketika

1:04:42

dihadapkan pada kesibukan seorang suami,

1:04:45

tapi tugasnya dibenarkan oleh Allah

1:04:47

bahkan

1:04:49

istimewa. Apa yang harus

1:04:51

dilakukan? Nah, yang semacam ini mahal

1:04:53

karena pasti akan dilalui dalam

1:04:55

kehidupan. Makanya ketika disampaikan di

1:04:57

Quran enggak disebut

1:04:59

hajarnya, enggak disebut namanya. Kenapa

1:05:02

cuma diisyaratkan kejadiannya? Karena

1:05:04

nanti esok akan ada lagi yang seperti

1:05:07

itu. Walaupun tidak sampai pada derajat

1:05:09

yang sama. Kalau ini lebih di atasnya

1:05:12

kita belum

1:05:13

apa-apa

1:05:15

ya. Apa dipikir suami ibu dengan saya

1:05:18

misalnya, suami dari istri

1:05:20

saya, bagaimana kadar

1:05:23

sibuknya? Itu enggak mudah.

1:05:25

enggak

1:05:28

mudah. Nah, apa yang harus kemudian

1:05:31

kalau ada seorang istri dalam posisi

1:05:33

ini, apa yang harus dilakukan untuk

1:05:35

menata dirinya sehingga mendapatkan

1:05:37

kekuatan karakter seperti Sayidah Hajar

1:05:40

pernah mendapatinya?

1:05:46

Satu, kenali dulu profesi suami

1:05:50

itu yang membawa kebaikan yang dicintai

1:05:54

Allah

1:05:57

itu. Saya ulangi ya. Kenali dulu profesi

1:06:00

suami itu yang membawa kebaikan yang

1:06:03

dicintai Allah. Jadi kalau ibu misalnya

1:06:06

punya suami, jarang pulang, jarang

1:06:08

nengok dan sebagainya, coba lihat

1:06:10

profesinya apa, kegiatannya

1:06:12

apa, baiknya itu baik menurut Allah atau

1:06:15

baik menurut

1:06:17

manusia? Itu

1:06:19

dulu ya. Kan ada yang pulang juga dianya

1:06:22

sehat, baik ya, tapi dua kali puasa, dua

1:06:25

kali lebaran enggak pulang-pulang gitu

1:06:26

kan. Abang Thayib ya kasih kabar dah

1:06:31

pelajari dulu. Pahami profesi

1:06:38

suami.

1:06:40

Contoh saya masukkan di sini misalnya

1:06:42

ini ada ustaz ustaz yang betulan

1:06:50

ya. Sudah

1:06:54

pelan-pelan saya sharing

1:06:56

sedikit. Sharing

1:06:57

[Musik]

1:07:00

sedikit sebelum berangkat tugas.

1:07:03

Biasanya saya

1:07:04

cerita, "Bun, ini Buya ada tugas, Allah

1:07:08

yang kasih

1:07:10

tugasnya. Kalau sudah ditugaskan, pasti

1:07:13

semua yang diperlukan itu pasti akan

1:07:17

diberikan. Pasti Allah akan jaga, pasti

1:07:20

Allah akan berikan kekuatan pada

1:07:22

anak-anak dan sebagainya. Jadi, jangan

1:07:26

khawatir dari semua yang diterangkan

1:07:28

ini, istri menjelaskan kembali kepada

1:07:30

anak-anak. Jadi kalau saya berangkat,

1:07:33

ibunya menjelaskan kepada

1:07:35

anak-anaknya, Buya lagi

1:07:38

mengajar untuk menyampaikan perintah

1:07:41

dari Allah supaya Allah senang. Nanti

1:07:42

kalau Allah senang, ah, Kakak nanti

1:07:44

diberi hadiah. Hidup kita nyaman,

1:07:47

dimudahkan oleh

1:07:49

Allah. Ketika semuanya sudah terjalin

1:07:52

dengan baik, pemahamannya sudah baik,

1:07:54

maka perhatikan baik-baik.

1:07:57

Kepergian suami itu bukan menjadi

1:07:59

kepergian yang harus dilepas, tapi

1:08:01

kebanggaan yang disyukuri di hadapan

1:08:03

Allah Subhanahu wa taala. Terima kasih

1:08:05

ya Allah, Kau mengirimkan kepadaku

1:08:07

pasangan yang kau tugaskan tidak seperti

1:08:10

juga tugas-tugas yang Kau berikan pada

1:08:12

yang

1:08:13

lainnya. Suaminya tentara. Pelajari Bu

1:08:16

kemuliaannya.

1:08:18

suaminya

1:08:20

polisi, suaminya

1:08:23

dosen di kampus kadang ada tugas ke luar

1:08:26

negeri, suaminya dokter, kadang harus

1:08:29

diketuk, tidak mengenal waktu.

1:08:31

Nah, pelajari kemuliaannya, lihat

1:08:34

ayatnya, lihat hadisnya. Sehingga ketika

1:08:37

dia berangkat itu bukan melepas

1:08:39

kepergian fisiknya, tapi membanggakan

1:08:42

kemuliaan yang Allah lekatkan pada

1:08:44

dirinya dan membangun keyakinan kalau

1:08:46

sudah dia berangkat karena Allah, pasti

1:08:48

aku pun dan anak-anak akan dijaga di

1:08:50

rumah. Itu yang dilakukan oleh Hajar

1:08:53

alaih

1:08:55

salam. Ismail nangis, Bu.

1:08:58

perlu air. Maaf asinya enggak

1:09:02

keluar. Tapi apa yang terjadi? Beliau

1:09:05

simpan anaknya. Ini mumpung mau musim

1:09:07

haji ya sekarang ya. Perhatikan

1:09:08

baik-baik. Disimpan

1:09:10

anaknya. Beliau yang berangkat cari air

1:09:14

naik ke atas bukit. Bukitnya disebut

1:09:17

apa? Pertanyaan saya bukan itu.

1:09:19

Pertanyaannya apa artinya safa?

1:09:25

Bersih. Apa artinya bersih?

1:09:29

Safa itu kursinya kursi Safa

1:09:33

bersih. Pelan-pelan lihat sini. Safa.

1:09:37

Bukit ini dinamai Safa sejak dulu atau

1:09:40

sejak peristiwa yang dialami Sayidah

1:09:41

Hajar

1:09:43

itu. Oke. Dari Safa menuju mana? Marwah.

1:09:47

Apa artinya

1:09:52

Marwah? Marwah puncak kesuksesan

1:09:56

kebaikan. keinginan yang sangat

1:09:58

diharapkan itu

1:09:59

marwah. Saya jaga marwahku, kebanggaan,

1:10:03

kesuksesanku. Puncak kesuksesan yang

1:10:05

ingin diraih, dirasakan itu marwah

1:10:09

namanya. Yang menarik itu safa. Apa itu

1:10:11

safa?

1:10:13

Safa itu hasil yang didapatkan dari

1:10:15

proses yang disebut dengan tasfiah.

1:10:17

Namanya

1:10:20

tasfiah.

1:10:24

Tasfiah. Sao yusoffi

1:10:27

tasfiatan. Apa itu tasfiah? Tasfiah itu

1:10:30

asalnya

1:10:32

menyaring campuran disaring sehingga

1:10:35

dari saringan itu keluarlah yang

1:10:37

baik-baiknya saja, yang bersihnya.

1:10:40

Misal saya ingin menyaring air ini di

1:10:43

filter sehingga kotorannya ada di atas

1:10:46

yang bersihnya jernihnya ke bawah. Itu

1:10:49

prosesnya disebut dengan

1:10:52

tasfiah. Hasilnya disebut dengan safa

1:10:55

namanya. Kalau melekat pada orang

1:10:58

disebut dengan

1:10:59

sofi. Perempuannya Sofya.

1:11:03

Sofia itu seorang sosok yang selalu

1:11:06

menyaring segala yang ia rasakan dan

1:11:08

membalas dengan kebaikan yang mampu ia

1:11:11

persembahkan. Ada orang marah, saring

1:11:14

dulu. Jangan dibalas dengan yang kurang

1:11:16

baik dulu. Lalu keluar hal-hal yang

1:11:18

lebih baik dari apa yang diungkapkan

1:11:20

orang. Itulah

1:11:21

Sofia. Sifatnya sufi namanya. Jelas. J

1:11:26

kalau ada seorang namanya Sofya cerewet

1:11:29

marah terus ya.

1:11:31

Anda boleh ingatkan, eh jeng Sofia loh,

1:11:35

gitu.

1:11:36

Hah? Lihat sini. Kenapa bukitnya disebut

1:11:40

Safa? Karena beliau ketika akan naik ke

1:11:42

atas mencari itu menyaring semua

1:11:46

emosinya, pikiran-pikiran yang enggak

1:11:49

baiknya. Coba Bu, Ibu bayangkan.

1:11:52

Kebayang enggak? Belum. Kan? Belum saya

1:11:53

kasih tahu. Kan?

1:11:56

Ibu jadi seorang ibu baru melahirkan

1:11:59

anak, anak masih merah ditinggal suami,

1:12:02

anak haus terus enggak ada air, ibu

1:12:05

mesti nyari. Kira-kira di pikiran ibu

1:12:07

itu tenang atau kalut? Kalut. Kalut

1:12:10

pasti. Nah, atuh abdi teh dikantunkeun

1:12:12

diak misal gitu kan kalau biar bisa

1:12:15

beliau bisa bahasa Sunda kan begitu

1:12:16

mungkin kan. Ya Allah, kenapa mesti

1:12:19

saya? Kenapa mesti begini? itu semua

1:12:21

pikiran disaring oleh beliau ya

1:12:24

dihilangkan itu keluarnya yang baik-baik

1:12:26

saja. Enggak mungkin saya diperintahkan

1:12:29

di sini karena Allah kalau bukan Allah

1:12:32

menyiapkan segala kebutuhannya. Enggak

1:12:34

mungkin suamiku berangkat meninggalkan

1:12:36

aku begitu saja kalau bukan tugas yang

1:12:38

disukai oleh Allah. Enggak mungkin aku

1:12:40

dan anak-anakku akan diabaikan begitu

1:12:42

saja kalau semua ini bersumber dari

1:12:44

Allah. itu dihilangkan semua pikiran

1:12:47

yang tidak baiknya, perasaan emosi yang

1:12:50

tidak nyamannya. Ditepikan itu, disaring

1:12:53

itu sehingga diangkat derajatnya naik ke

1:12:55

atas bukit. Diberi namaalah bukitnya

1:12:56

dengan

1:12:58

Safa. Kalau ibu mengalami keadaan di

1:13:00

rumah tangga sebagai istri, suaminya

1:13:02

sibuk tapi tugasnya mulia, manfaatnya

1:13:05

bagi orang banyak, patut disadari pasti

1:13:08

gejolak itu ada.

1:13:10

Bu, suami saya kenapa sih sibuk

1:13:13

banget? Ya, Mah. Kenapa sih ayah itu

1:13:15

sibuk amat? Si Ahmad aja enggak sibuk

1:13:16

gitu misalnya itu ada. Nah, maka

1:13:19

memunculkannya bagaimana? Belajar ke

1:13:22

sini. Ah, kalau itu sudah tugas yang

1:13:25

Allah sudah berikan, pasti ada kemuliaan

1:13:28

yang tersimpan yang belum aku raih. Ya,

1:13:32

kalau itu sudah ditampilkan,

1:13:33

ditampilkan, maka nanti ada Safa tinggal

1:13:36

mengejar

1:13:39

marwah turun

1:13:41

kan. Pelajaran Safa menjadi marwah itu

1:13:44

ngambil sesuatu itu enggak mudah, Bu.

1:13:47

Kadang di atas turun lagi berubah lagi

1:13:49

perasaan ya. Tapi ketika melihat

1:13:52

peluang, kejar jalan sampai ke atas

1:13:55

Fatam Morgana.

1:13:57

Dengar-dengar suami mau pulang pekan

1:13:59

depan. Begitu mau kemudian dijemput

1:14:01

disiapkan, eh enggak jadi

1:14:03

pulang. Sudah mau jemput di bandara,

1:14:06

schedul-nya

1:14:07

berubah. Pernah begitu apa yang terjadi

1:14:10

kemudian? Bolakbalik, bolak-balik.

1:14:13

Ternyata Allah kirimkan pelipur lara itu

1:14:17

bukan pada suami yang sedang bertugas,

1:14:19

tapi dikirimkan pada orang terdekat yang

1:14:21

hadir di sekitarannya. Kalau seorang

1:14:23

istri dengan tugas suami demikian selalu

1:14:25

berprasangka baik, maka Allah akan hijab

1:14:28

kegelisahannya dan diberikan kebahagiaan

1:14:30

pada orang-orang terdekat yang hadir di

1:14:32

sampingnya. Maka Hajar yang bolak-balik,

1:14:35

Nabi Ismail yang merengek, kakinya

1:14:36

menendang. Anak kalau mau asih kan

1:14:39

tangan kakinya bergerak kan? Ya kan?

1:14:41

Pertanyaan saya, kenapa waktu naik ke

1:14:43

sofa airnya belum keluar?

1:14:46

Tapi ketika bolak-balik sampai tujuh

1:14:47

kali, Marwah Safa, Marwah Safa, Marwah

1:14:51

Safa, Safa, Marwah berhenti, airnya

1:14:54

enggak keluar. Balik ke Ismail pada

1:14:57

keadaan yang ketujuh, des tendangan

1:15:00

keluar. Maaf, airnya

1:15:03

memancar. Kata ibunya, lihat. Zam. Zam.

1:15:08

Zam. Zam. Apa

1:15:10

artinya? Bukan. Apa

1:15:14

artinya? Bukan. Enggak usah

1:15:17

maksa. R

1:15:20

juta. Saya

1:15:22

serius ya, Ibu. Apa artinya Bu? Ya,

1:15:27

bukan 2

1:15:29

juta ya. Bukan

1:15:35

ya kumpul

1:15:40

bukan ya?

1:15:42

Jangan berhenti. Kumpul jangan berhenti.

1:15:46

Melimpah tidak berhenti. Jangan

1:15:48

berhenti. Oh, jangan berhenti. Boleh 2

1:15:50

juta ya. Tolong dilihat ya sebelah kiri

1:15:55

ya. Lihat sini. Zam kumpul jangan

1:15:58

berhenti. Zam kumpul jangan berhenti.

1:16:01

Zam kumpul jangan berhenti. Kelak itu

1:16:04

akan dikenal dengan nama sumur zamzam.

1:16:07

Air zamzam artinya yang keberkahannya

1:16:10

selalu mengalir tanpa pernah

1:16:12

berhenti. Kalau istri selalu mengolah

1:16:15

perasaannya untuk menghadirkan yang

1:16:17

positif, menghilangkan kegelisahan

1:16:19

sepanjang dipastikan suaminya betul

1:16:22

mengerjakan yang baik, maka Allah akan

1:16:24

hijab kegelisahannya, dihadapkan

1:16:26

kesenangan pada yang terdekat di

1:16:28

keluarganya dan dikumpulkan kebaikan

1:16:30

tanpa pernah

1:16:33

berhenti. Paham sampai sini? Tapi yang

1:16:36

harus Ibu pastikan suaminya betul-betul

1:16:40

baik ini walaupun dia sibuk

1:16:45

ini. Karena ada yang baik, maaf, ada

1:16:48

yang sibuk tapi tidak

1:16:50

baik. Firaun sibuk tidak sibuk? Sibuk.

1:16:54

Baik tidak? Tidak.

1:16:56

Tidak. Nah, kalau yang menemukan begitu

1:17:01

bagaimana? Yuk, mulai. Firaun nama

1:17:04

aslinya

1:17:07

siapa? 5

1:17:09

juta.

1:17:12

Serius?

1:17:16

Bukan umrah. Umrah bintang lima ya.

1:17:20

Waktu habis.

1:17:22

Dah. Ah, waktunya sudah

1:17:24

habis. Sudah. Ayo. Coba yang angkat

1:17:26

tangan siapa

1:17:28

ya? Eh, lihat Google. Klik.

1:17:34

Udah,

1:17:36

udah, udah habis waktunya. Sudah,

1:17:41

Bu. Gini, fokus ibu berubah. Kan tadi

1:17:44

saya sampaikan kalau tidak disebutkan

1:17:47

nama

1:17:49

aslinya maka yang dimaksud bukan

1:17:52

menunjuk pada keadaan

1:17:54

namanya tapi karakter sifat keadaan yang

1:17:57

melekat pada sosok itu yang kelak akan

1:18:00

dialami lagi oleh orang-orang di masa

1:18:02

depan. Firaun itu dari kata Farao

1:18:06

artinya seorang pemimpin pejabat. Di

1:18:09

masa itu ada istri suaminya

1:18:14

pejabat. Ini pimpinan tertinggi Firaun

1:18:16

dari kata Fara, istri

1:18:22

pejabat. Nah, istri pejabatnya ada

1:18:25

dua. Ada istri perdana

1:18:27

menteri yang ada nama yang diisukan

1:18:30

namanya Zulaikha itu Wamraatul Aziz,

1:18:33

istrinya pembesar di zaman Nabi Yusuf

1:18:35

Alaih Salam. Ada istrinya Firaun.

1:18:39

Asiah binti Muzahim itu ya

1:18:45

kan?

1:18:47

Dah saya simpan pejabat yang baik dulu.

1:18:50

Ada enggak pejabat yang tidak baik?

1:18:54

Ee ini saya disclaimer dulu ya. Ini saya

1:18:56

sedang bahas Firaun nih, bukan bahas

1:18:57

yang

1:18:58

lain. Jangan dikait-kaitkan dulu nih.

1:19:02

Baik

1:19:03

ya. Kita simpan dulu ruangnya. Ada

1:19:06

kegiatan. Intinya kita ambil kegiatannya

1:19:08

karena di masa itu semuanya itu jadi

1:19:11

enggak baik. Yang di kedudukan Firaun

1:19:14

enggak baik. Yang crazy ris-nya itu juga

1:19:17

Qarun enggak baik

1:19:18

juga. Ada intelektualnya, ilmuwan juga

1:19:22

ya. Haman itu kan ilmuan, enggak baik

1:19:26

juga. Yang paling menarik, ada kedudukan

1:19:29

yang mengantarkan pada karir suami

1:19:31

keadaannya menjadi enggak

1:19:32

baik. Dan di saat itu Anda jadi

1:19:35

istrinya.

1:19:38

Gimana kurang

1:19:40

lebih gambarannya ginilah, Bu lah. Kalau

1:19:43

Ibu jadi istri pejabat tapi kegiatan

1:19:45

pejabatnya enggak baik, kira-kira Ibu

1:19:49

bagaimana? Saya pisah aja. W enggak bisa

1:19:52

begitu. Entar

1:19:53

dulu, entar dulu. Pelan-pelan,

1:19:57

pelan-pelan. Karena pejabat yang baik

1:19:59

juga ada. Nabi Yusuf pejabat bukan? Iya.

1:20:02

Pejabat. Menteri koordinator bidang

1:20:05

pangan Nabi Yusuf.

1:20:07

Nabi Sulaiman pejabat bukan pejabat raja

1:20:11

tertinggi ya kan. Tapi di sini ada

1:20:14

kondisi kita bukan bahas jabatannya

1:20:15

nanti. Kita yang akan kita bahas adalah

1:20:18

bila ada sikap dan sifat suami yang

1:20:22

tidak ideal apapun

1:20:23

itu yang terdampak dari pekerjaannya

1:20:27

itu. Jadi ternyata banyak sikap suami

1:20:31

itu bisa berubah karena lingkungan dan

1:20:33

pekerjaan yang dia lalui. Maksudnya

1:20:36

itu. Waktu awal nikah

1:20:40

biasa, waktu sepedaan bisa barengan,

1:20:43

motoran bisa

1:20:44

bersama, kan. Tapi ketika diangkat jadi

1:20:47

manajer, direktur bersama juga, cuma

1:20:49

bersama orang lain misalnya

1:20:52

kan. Jangan langsung dibayangkan yang

1:20:55

aneh-aneh dulu sama temannya sibuk sama

1:20:58

macam-macamnya. Nah, berubah

1:21:01

dia dan sikapnya menjadi enggak baik.

1:21:04

Jarang

1:21:05

nyapa, cuek.

1:21:08

berubah jadi galak

1:21:10

gitu. Pertanyaan saya, kira-kira kalau

1:21:13

Ibu menemukan perubahan karakter suami

1:21:15

seperti itu, apa yang harus Ibu

1:21:19

tampilkan?

1:21:22

Masa bisa

1:21:25

aja. Ai akang teh kunaon gitu

1:21:28

kan? Lihat sini. Maka Quran menampilkan

1:21:31

yang paling ekstrem Firaun

1:21:34

langsung yang hobinya bunuh orang.

1:21:39

pelan-pelan hobinya bunuh orang. Baru

1:21:41

lahir sudah

1:21:43

dibunuh. Quran surah ke-2 ayat 49.

1:21:46

Yudabbihuna abnaakum. Karena merasa ada

1:21:49

bisikan yang tidak bagus. Nah, ini ada

1:21:51

bisikan. Seringki yang punya jabatan tuh

1:21:54

berubah menjadi kurang baik bukan karena

1:21:56

orangnya, karena bisikan

1:21:58

sekitarannya. Maka apa yang terjadi?

1:22:01

Nanti akan ada bayi lahir diprediksi

1:22:04

setelah dewasa itu akan mengganggu

1:22:06

tahtanya Firaun. Maka keluar dekretnya.

1:22:10

Dampingi setiap ibu yang mengandung oleh

1:22:12

dua algo intelijen satu

1:22:15

eksekutor. Kalau lahir itu perempuan,

1:22:18

lepaskan. Kalau lahir laki-laki

1:22:21

langsung, maaf sekali, maaf sekali

1:22:23

langsung eksekusi di hadapan ibu yang

1:22:25

baru melahirkannya. Jadi lahir laki-laki

1:22:28

itu dibanting ke bawah kemudian

1:22:31

dieksekusi ya. Ada zabaha, ada dzabbaha

1:22:34

yudabbihu, ada zabaha yadbahu. Itu beda.

1:22:37

Kalau sekali aja itu zabaha, kalau

1:22:40

berkali-kali itu yudzabbihu. Dabbaha

1:22:43

yudabbihu. Ini

1:22:48

yudzabbihuna. Jahatnya luar biasa ngaku

1:22:50

Tuhan. Anbukumul

1:22:53

a'la. Kalau kesal begini, Bu. Kalau

1:22:55

kesal ya, contoh

1:22:57

aja. Rambut kamu enggak

1:23:00

bagus. Saya enggak

1:23:03

suka. Tolong pisahkan kepalanya dari

1:23:08

tubuhnya. Alhamdulillah Anda hidup di

1:23:10

zaman ini. Kalau zaman Firaun bukan

1:23:12

diminta dicukur, pisahkan kepalanya dari

1:23:17

tubuhnya. Ini yang paling ekstrem.

1:23:20

Dan Asiah sebagai seorang istri

1:23:22

dihadapkan pada kondisi

1:23:25

ini. Sekarang saya tanya, suami ibu

1:23:29

sejengkel-jengkelnya,

1:23:30

semenjengkel-jengkelnya, sekurang-kurang

1:23:32

baiknya, Firaun bukan?

1:23:38

Ah,

1:23:41

itu sudah pernah bunuh orang

1:23:45

ngaku

1:23:46

Tuhan enggak kan?

1:23:49

Jadi kalau Asiah itu bisa, kenapa ibu

1:23:51

enggak

1:23:53

bisa? Kembalikan. Kembalikan. Karena

1:23:55

enggak mungkin dipasangkan pada ibu,

1:23:57

bukan pada perempuan lain. Karena hanya

1:23:59

ibu yang

1:24:02

bisa. Kumay,

1:24:06

Teh. Itu dulu. Cuma nanti batasnya

1:24:09

sampai mana kita belum tahu di batas

1:24:12

mana kemampuan bisa itu diukur. Nanti

1:24:14

ada lagi

1:24:16

ayatnya X Y Z. Kalau dalam bahasa

1:24:19

ilmiahnya ada variabelnya, ada

1:24:22

standarnya. Ibu berjuangnya sampai mana?

1:24:24

Karena Asiah pun ada

1:24:27

batasnya. Hanya beliau mengambil batas

1:24:29

paling akhir sampai ajal

1:24:32

tiba gitu.

1:24:37

Ibu nanti ada batasnya juga. Kalau

1:24:39

suaminya bertindak begini seperti ini

1:24:41

responnya. Kalau melebihi begini seperti

1:24:44

ini responnya. Kalau lebih kurang bagus

1:24:47

lagi ini jalan keluarnya. Itu ada semua.

1:24:50

Pertanyaan saya ketika berumah tangga

1:24:52

menemukan karakter yang kurang ideal

1:24:54

pada suami itu dipelajari

1:24:57

enggak? Jangan-jangan putihnya enggak

1:24:59

kelihatan. Yang dilihat titiknya aja.

1:25:05

itu

1:25:07

masalahnya. Dan tidak ada kehidupan

1:25:09

rumah tangga yang tanpa masalah. Enggak

1:25:12

ada. Jadi jangan percaya kalau ada orang

1:25:14

berumah tangga enggak pernah bertengkar.

1:25:16

Itu enggak percaya.

1:25:18

Mustahil. Karena Nabi pun mengalami

1:25:20

dinamika rumah

1:25:22

tangga. Ya, apalagi saya ustaz

1:25:25

seustaz-ustaznya pasti punya masalah.

1:25:28

Bohong kalau ada ustaz mengatakan, "Kami

1:25:29

tidak pernah bertengkar."

1:25:32

Eh, pasti ada masalah itu ya. Istri dari

1:25:37

ibu yang beda. Lahir di tempat yang

1:25:39

beda, tumbuh di tempat yang beda.

1:25:42

Karakter dia beda, tidak sama. Harus

1:25:45

disamakan. Enggak

1:25:46

mungkin. Pasti ada adaptasi dulu. Dalam

1:25:49

adaptasi ini pasti akan ada karakter

1:25:51

yang

1:25:52

muncul. Nah, sekarang kalau dibawa ke

1:25:54

tipikal istri, bagaimana? Al-Qur'an

1:25:56

tampilkan yang paling tinggi statusnya.

1:25:59

Ini loh Asia, suaminya Firaun. Suami

1:26:02

Anda enggak payah Firaun. Kata Quran tuh

1:26:04

gitu kalau bahasa bebasnya kan. Terus

1:26:07

kamu pasang targetnya di mana?

1:26:10

Standarnya di mana? Suami kamu salahnya

1:26:12

sampai

1:26:13

mana? Kalau kira-kira titik ini

1:26:16

solusinya apa? Titik ini solusinya apa?

1:26:19

Dan yang paling hebat Allah pasti

1:26:21

siapkan perangkat untuk memberikan

1:26:23

kedamaian pada jiwa. Makanya sebelum

1:26:25

tumbuh karakter Firaun yang jahat pada

1:26:27

istrinya itu dikirimkan Musa

1:26:29

dulu sebagai pelipur

1:26:33

lara. Begitu marah lihat

1:26:36

Musa tenang

1:26:39

lagi. Begitu kurang enak lihat Musa

1:26:42

ceria lagi. Itu semua dipersiapkan. Dan

1:26:46

yakin, Bu, sebagaimanapun karakter

1:26:48

seorang suami, pasti Allah berikan

1:26:50

pengantar untuk menenangkan kembali

1:26:52

keadaan hati yang kurang nyaman itu. Itu

1:26:55

cuma nanti pelajari batasnya. Dari mana

1:26:57

batas itu muncul? Dari perilaku

1:27:00

suami. Pelanggaran syariatnya kecil,

1:27:04

menengah, atau

1:27:08

besar. Kalau dia melakukan pelanggaran

1:27:10

kecil, bagaimana solusinya?

1:27:15

Yang kecil itu biasa labasa labas

1:27:19

lewat kadang bisa selesai dengan canda.

1:27:21

Enggak usah terlalu serius. Saya agak

1:27:24

heran sekarang ada pelatihan, ada

1:27:26

daurah, rumah tangga kok terlalu serius

1:27:28

gitu. Padahal kata Nabi, rumah tangga

1:27:30

itu banyak

1:27:32

bercandanya.

1:27:35

Ya, saya kalau dengan istri komunikasi

1:27:37

ini live enggak live ya.

1:27:43

Tapi enggak apa-apa, saya banyak

1:27:45

bercanda. Banyak bercanda. Kadang

1:27:48

ditanya suka enggak terlalu serius gitu

1:27:51

ya, Buya habis ini mau ke mana? Ke

1:27:55

Hongkong. Padahal mau ke Taman Sari gitu

1:27:57

kan ya. Nanti ah baru dari situ kan jadi

1:28:00

turun

1:28:01

lagi. Jadi bercanda, akhirnya ketawa,

1:28:03

akhirnya macam-macam gitu. Rumah tangga

1:28:06

itu banyak bercanda. Nabi kadang

1:28:07

bercanda balap lari dengan Sayidah

1:28:08

Aisyah. Kadang, "Oh, kamu kok sekarang

1:28:11

gemuk banget ya?" gitu. Ah, gitu. Kadang

1:28:14

apa? Bikin

1:28:15

adonan. Adonannya baru disusun kemudian

1:28:18

diambil sedikit diberikan ke keningnya.

1:28:21

Kadang demikian banyak hal yang bisa

1:28:23

dilakukan ya. Ada seorang suami baru

1:28:26

keluar lihat istrinya. Istrinya

1:28:28

qadarallah cantik luar

1:28:30

biasa. Jadi suami begitu lihat dia

1:28:33

enggak berkedip, wajahnya enggak

1:28:35

berpaling. Kata istrinya, "Zauji mabik,

1:28:37

sayang, kamu kenapa?

1:28:39

Kata beliau, "Saya bersyukur kepada

1:28:41

Allah yang telah mengirimkan engkau

1:28:43

sebagai bidadari pendampingku dalam

1:28:46

hidup." Kata istrinya, "Sayang, kita

1:28:49

berdua akan ada di surga." Kata

1:28:51

suaminya, "Kok bisa? Karena engkau

1:28:53

bersyukur dengan keadaanku untukmu. Aku

1:28:55

bersabar dengan penampilanmu

1:28:58

untukku." Bukankah syukur dan sabar itu

1:29:00

di surga? Katanya itu memang nyelekit,

1:29:04

tapi ya menyenangkan gitu. Akhirnya kan

1:29:06

keduanya ketawa. Danah itu kisah nyata.

1:29:09

Itu kisah nyata ya, kisah nyata. Nah,

1:29:12

ini kalau di sini masih kecil, kalau

1:29:14

menengah bagaimana? Sibuk mulai susah

1:29:18

salat, diajak berjamaah

1:29:21

susah, istri dipaksa mulai misalnya maaf

1:29:25

sekali penampilan mulai minta dirubah

1:29:28

dan seterusnya. Naik solusinya

1:29:29

bagaimana? Itu ada lagi, Ibu.

1:29:32

Misal nih ya, suami Anda belum sukses,

1:29:35

tiba-tiba sukses, levelnya tinggi, ada

1:29:36

family gathering, semua temannya enggak

1:29:38

pakai jilbab. Tiba-tiba Anda diminta,

1:29:40

"Mah, ini menghargai teman-teman Papa,

1:29:43

buka dulu ya jilbabnya sebentar." Gimana

1:29:48

jawabannya? Hm.

1:29:51

Terus marah dan sebagainya. Nah, itu

1:29:54

juga ada jalannya di

1:29:55

Quran. Ada jalannya. Itu lembut sekali.

1:29:58

Udua ila sabiliika bil hikmah. Tampilkan

1:30:01

hikmah. sayang. Bukannya aku enggak mau

1:30:03

taat atau enggak mau lepas, tapi mama

1:30:07

itu mendidik sampai sekarang persembahan

1:30:10

terbesarnya supaya dibawa pulang ke

1:30:12

hadapan Allah. Ini

1:30:13

jilbabku. Aku takut ketika dibuka itu

1:30:16

tiba ajalku kemudian meninggal. Dipakai

1:30:18

selama hidup meninggal tanpa

1:30:20

jilbab. Terus dipasang lagi kain kafan

1:30:23

dengan kerudung. Aku malu kalau ditanya

1:30:25

man rbuka

1:30:26

misalnya. Ya udah ah. Kapan lagi aja

1:30:28

kapan-kapan. Misal nanti itu bisa

1:30:30

berubah dan itu ada tidak harus berdebat

1:30:33

apa

1:30:36

enggak ah

1:30:38

capek ini pun ada lagi kalau yang ini

1:30:43

muncul yang ayat 34 surat 4-nya

1:30:46

bunyi. Coba tenangkan

1:30:49

dulu coba yang satu di ruangan A, yang

1:30:52

dua di ruangan

1:30:54

B. Coba datang ke orang tua diskusi

1:30:57

dulu. Coba cari orang bijak untuk

1:30:59

memberikan penengah dengan baik. Sampai

1:31:02

terus

1:31:03

gitu. Kalaupun harus terpaksa keluar

1:31:06

kata-kata untuk berpisah misalnya, coba

1:31:09

renungkan dalam tiga kali suci dulu.

1:31:13

Orang salah memahami talak saat

1:31:15

ini. Talak itu pada awalnya adalah skema

1:31:19

jarak agak panjang untuk memberikan

1:31:22

penilaian

1:31:24

akhir. Ada enggak masih ada rasa cinta,

1:31:27

kebaikan, berubah, rindu, dan

1:31:29

sebagainya. Kalau masih ada, durasinya

1:31:32

ada. Kalau enggak peduli maksiatnya

1:31:34

masih jalan. Ada lagi nanti setelah

1:31:38

itu kalau suami itu di luar perkiraan

1:31:41

tiba-tiba kerasnya keluar, KDRT-nya

1:31:44

keluar, enggak pernah mau salat, tapi

1:31:46

enggak pernah juga pengin memisahkan.

1:31:48

Nanti ada lagi solusinya. Dikenal khulu

1:31:51

namanya, itu pun ada

1:31:53

prosesnya. Ini semua ada jalannya.

1:31:55

Pertanyaan saya, dari semua masalah

1:31:57

rumah tangga yang mungkin muncul pada

1:31:59

suami sebagai istri, Ibu pelajari enggak

1:32:01

rumusan itu?

1:32:04

Saya kan baru berikan garis besarnya

1:32:06

saja, belum detailnya. Nah, ini tugas

1:32:09

tipenya ada di mana? Sebagai istri

1:32:11

seperti A

1:32:12

apa? Seperti B apa? Dan turunannya.

1:32:19

Ada yang lebih dahsyat

1:32:22

lagi. Ada yang lebih dahsyat

1:32:25

lagi. Itu resikonya

1:32:28

tinggi dilakukan bisa

1:32:31

berpisah, enggak dilakukan adaptasinya

1:32:34

enggak

1:32:36

mudah. Tapi kalau bisa melewati itu

1:32:39

jaminannya

1:32:43

surga. Itu akan kita bahas di pertemuan

1:32:45

berikutnya.

1:32:47

Waktunya sudah

1:32:51

habis. Ah, jadi nanti enggak saya ambil

1:32:55

garis besarnya sebentar ya sebelum kita

1:32:57

berpisah. Nih gini. Ada ibu yang single

1:33:01

parent ada di sini? Ada ada. Pernah

1:33:04

enggak keluarkan ayat Quran tentang

1:33:05

seorang ibu yang dijamin masuk surga,

1:33:08

hidupnya indah, nyaman, walaupun single

1:33:11

parent. Hebatnya beliau bisa mendidik

1:33:13

anaknya lebih hebat dibandingkan ibunya.

1:33:16

Dan itu ditiru fikihnya oleh Imam

1:33:17

Syafi'i, oleh Imam Ahmad sehingga

1:33:19

anak-anaknya tumbuh hebat di masa

1:33:21

datang. Itu ada ayatnya tentang siapa?

1:33:25

Maryam. Maryam single parent tidak?

1:33:28

Single

1:33:29

parent. Ada lagi yang maaf membesarkan

1:33:32

anak, istri bertugas luar yang jauh

1:33:34

seperti Sayidah

1:33:36

Hajar. Ada lagi yang sudah berumah

1:33:38

tangga divonis enggak mungkin punya

1:33:40

keturunan

1:33:41

misal. Tapi di Quran itu ada solusinya.

1:33:45

Kasusnya seperti siapa? Apakah seperti

1:33:48

Sayidah Sarah, Nabi Ibrahim? Apakah

1:33:50

seperti misalnya istrinya Nabi Zakaria?

1:33:53

Itu runtut sampai amalannya, sampai

1:33:55

tempatnya, waktunya, kapannya, dan

1:33:58

kejadiannya, dan

1:34:00

hikmahnya. Sekarang dari tipe-tipe itu

1:34:03

saya sampaikan bagian terakhir sebagai

1:34:05

penutup. Di Quran tipe perempuan sebagai

1:34:08

penutup dibagi dua

1:34:11

bagian. Ibu mesti hati-hati ya.

1:34:18

Baik,

1:34:20

buruk. Ini sebagai penutup 5 menit

1:34:24

saja.

1:34:26

Sudah yang

1:34:30

baik. Awas ya. Baik sebagai ibu, sebagai

1:34:33

istri, sebagai anak. Kalau ingin disebut

1:34:35

baik oleh Allah, jaga keistimewaan ini

1:34:38

sampai kembali kepada Allah. Dan ibu

1:34:40

istimewa di hadapan Allah. Perempuan

1:34:42

yang bisa mengamalkan amalan yang

1:34:44

pertama ini dalam keadaan baik,

1:34:46

rezekinya akan dimudahkan Allah, doanya

1:34:48

akan cepat

1:34:49

dijawab. Jangan dulu amin

1:34:52

sebentar. Pertama, dia punya sifat

1:35:00

ifah. Menjaga kehormatan dirinya,

1:35:04

menjauhkan diri dari segala hal yang

1:35:07

bisa merusak kehormatannya di hadapan

1:35:09

Allah.

1:35:12

Tolong jaga sebagai perempuan. Ibu ini

1:35:15

istimewa. Diciptakannya istimewa,

1:35:17

tampilannya istimewa, dijaga dengan

1:35:19

istimewa. Pelajari keistimewaan itu dan

1:35:22

jaga sampai

1:35:23

meninggal,

1:35:25

sampul. Penampilan istimewa. Maka

1:35:28

terapkan sifat ifah dalam penampilan.

1:35:30

Pelajari apa yang boleh tampak, apa yang

1:35:32

enggak boleh tampak. Kepada siapa boleh

1:35:34

tampak, kepada siapa enggak boleh

1:35:36

tampak. Tapi pelajari dulu supaya

1:35:38

mengerti. Jadi gini, kalau mau berjilbab

1:35:40

yang

1:35:41

enak ya bukan sekedar dipakai, tapi Ibu

1:35:45

tahu kenapa turun ayat jilbab yang

1:35:47

sebelumnya enggak ada. Sebelumnya enggak

1:35:49

ada jilbab, tapi kenapa bisa

1:35:52

turun? Dan itu bahasa cintanya itu luar

1:35:55

biasa.

1:35:57

Aku turunkan kepadamu syariat jilbab ini

1:36:00

karena kasihku, kata Allah, untuk

1:36:03

melindungimu sebagai hadiah untukmu. Aku

1:36:06

lindungi engkau dengan jilbabmu. Ketika

1:36:09

itu dikenakan, maka berlaku perintah

1:36:11

pada pria muslim untuk menjaga setiap

1:36:13

perempuan yang berjilbab. Makanya dosa

1:36:15

besar bila ada perempuan sengaja

1:36:17

mengenakan jilbab untuk melakukan

1:36:19

tindakan

1:36:20

kriminal. Misal dia mencuri pakai

1:36:23

jilbab, itu dosanya luar biasa.

1:36:25

Karena dia merendahkan pemberian Allah

1:36:28

yang sudah diturunkan untuk mengangkat

1:36:31

derajatnya. Yang kedua, supaya dikenali

1:36:34

bahwa engkau itu

1:36:36

hambaku. Asa ayofna fala

1:36:39

yudin. Contoh saja ya. Nah, sebagai

1:36:42

istri apa sifat ifah yang diterapkan

1:36:45

dalam rumah

1:36:47

tangga? Pelajari.

1:36:50

Jaga kehormatan suami. Jangan menyebut

1:36:52

tentang keadaan suami yang tidak baik di

1:36:55

pertemuan-pertemuan besar. Jangan bikin

1:36:57

status tentang suami yang mungkin

1:36:59

merendahkan keadaan suami. Jangan

1:37:01

melakukan tindakan yang tidak bagus yang

1:37:03

meruntuhkan karir suami. Suami sudah

1:37:05

bagus, ibunya yang flexing. Suami yang

1:37:09

kena. Ibunya maaf sekali, suaminya sudah

1:37:12

baik, kinerjanya bagus. Ibunya kumpul

1:37:15

ketemu circle yang enggak bagus,

1:37:16

suaminya kena

1:37:18

lagi. Ya, Jeng, apa kabar di pengajian?

1:37:21

Baik, alhamdulillah sehat-sehat. Suami

1:37:24

bagaimana? Di situ masalahnya.

1:37:28

Nah, IAS sebagai ibu. Ayo coba lihat

1:37:31

anaknya. Anaknya pakaiannya bagaimana,

1:37:34

salatnya bagaimana, sekolahnya

1:37:36

disekolahkan di mana, kenal Allah apa

1:37:37

tidak. Kalau ibu bisa melakukan itu,

1:37:40

perhatikan kalimatnya.

1:37:42

biqin hasanin waaha nabatan hasanah ibu

1:37:46

hidup bagaimanapun yang merawat Allah

1:37:49

yang memberikan rezeki Allah

1:37:50

pertumbuhannya diperhatikan oleh Allah

1:37:52

kebutuhannya diberikan oleh Allah doanya

1:37:55

bahkan diijabah sebelum dia

1:37:57

memintanya baru kebersit di hati Allah

1:37:59

sudah

1:38:00

kasih ini satu ya yang baik saya kasih

1:38:04

contoh satu aja ya dari 10 karena

1:38:06

waktunya habiskan nah yang jelek itu ada

1:38:10

tiga.

1:38:11

Satu tipikal penghasut. Jadi ada

1:38:14

karakter di dalam diri perempuan, maaf

1:38:16

ya, di ditempatkan di sini yang dibuka

1:38:20

celahnya oleh setan, didorong sehingga

1:38:22

menjadi

1:38:23

hasutan. Ya, kalau kumpul-kumpul tuh ada

1:38:25

suka ada sedikit provokasi itu. Nah, itu

1:38:28

bakat itu bakating kurang baiknya

1:38:32

dijauhi. Ada potensi untuk

1:38:35

menghasut. Contohnya istrinya Abu Lahab.

1:38:39

Hammalatal dua, maaf tipikal

1:38:46

penggoda istrinya Imraatul Aziz menggoda

1:38:48

Yusuf kan ya. Nah, kapan itu muncul

1:38:52

harus diketahui. Jadi kalau nanti maaf

1:38:54

ya, misal yang profesinya jadi

1:38:56

sekretaris, profesinya ada di kantoran,

1:38:59

tiba-tiba berduaan bukan dengan yang

1:39:00

mahramnya, posisi yang lawannya itu

1:39:02

lebih tinggi dari dirinya. Ya, terbawah

1:39:06

keadaan suasana.

1:39:07

Hati-hati itu dibangkitkan oleh setan.

1:39:10

Walaupun awalnya itu enggak ada, tapi

1:39:12

bisa ada.

1:39:14

Hati-hati dan pelajari posisi suami

1:39:17

sekarang

1:39:18

bagaimana. Tipika tiga, tipikal

1:39:20

pengkhianat pada hubungan rumah

1:39:24

tangga seperti maaf istrinya Nabi Nuh

1:39:27

dan Nabi Luth Alaih

1:39:31

Salam yang mengkhianati istrinya.

1:39:36

Kapan itu muncul, seperti apa

1:39:38

keadaannya, bagaimana statusnya dan apa

1:39:41

yang memicu itu bisa hadir, itu lengkap

1:39:43

dibahas oleh Al-Qur'an. Suaminya

1:39:46

bertugas jadi nabi, tapi istrinya

1:39:47

berasal dari keluarga terpandang, merasa

1:39:50

punya posisi, diangkat oleh masyarakat

1:39:53

sehingga bebas menghukumi suami. Maka

1:39:55

istri Nabi Nuh mengatakan, "Suami saya

1:39:57

meang orang gila." Tuh, keluar kalimat

1:40:00

itu. Siapa yang membuat kehidupan Nabi

1:40:03

Luth itu susah? Istrinya sendiri. Kalau

1:40:05

malam-malam dinyalakan api, kalau

1:40:07

siang-siang diberikan asap, kode supaya

1:40:09

kegiatan homoseksual

1:40:11

berlangsung. Siapa yang buat? Istrinya

1:40:14

sendiri. Nah, kadang-kadang ada keadaan

1:40:17

yang potensinya bisa terjadi di suami

1:40:19

bisa. Tapi karena yang kita bahas tipe

1:40:21

perempuan di istri, bagaimana kondisi

1:40:24

yang menjadikan sifat-sifat ini

1:40:26

dibangkitkan oleh setan? Itu yang nanti

1:40:28

kemudian ke depan kita akan urai. Saya

1:40:31

kira itu yang bisa kita bahas di

1:40:32

pertemuan hari ini. Mudah-mudahan

1:40:34

diridai oleh Allah subhanahu wa taala.

1:40:37

Ee kita hanya baru bahas 5 sampai 10%.

1:40:40

Masih ada sebagian yang belum kita urai.

1:40:42

Semoga dipertemukan dalam keadaan yang

1:40:43

lebih baik. Insyaallah. Sebelum saya

1:40:45

akhiri, siapa yang dari jauh di sini?

1:40:47

Yang paling

1:40:50

jauh. Masyaallah. Semoga diberkahi oleh

1:40:53

Allah subhanahu wa taala dan diberikan

1:40:55

kelancaran ya sampai kembali ke tempat

1:40:57

masing-masing. Allahum taqabbal minna

1:40:59

innaka antulimba alina innaka

1:41:02

antwaburahim.

1:41:12

Muhammadhamdulillaham. Para ibu sekalian

1:41:14

insyaallah malam kita ada tamu beliau

1:41:17

tokoh ulama dunia kemarin ikut di

1:41:20

kegiatan OKI 52 negara dan sudah

1:41:22

selesai. Beliau sengaja tunda waktu

1:41:24

pulangnya besok ingin berbagi juga ilmu

1:41:27

dengan kita malam ini insyaallah di

1:41:28

Masjid Qodiklat eh Junudurrahman mungkin

1:41:31

akan diperbanyak sesi tanya jawab. Kalau

1:41:33

ada tanya jawab yang mau disampaikan

1:41:35

silakan bisa dituliskan, titipkan pada

1:41:37

Kang Daan. Nanti mungkin malam e bisa

1:41:39

kita tampilkan. Demikian

1:41:41

subhanakallahumma rabbana wabihamdika

1:41:43

asadu alla ilahailla anta astagfiruka wa

1:41:45

atubu ilaik. Asalamualaikum

1:41:47

warahmatullahi wabarakatuh.

1:41:50

Waalaikumsalam warah

1:42:00

H

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free