Full Transcript

·YouTLDR

Listrik Statis • Part 1: Gaya, Medan, Fluks, Potensial, dan Energi Potensial Listrik

20:00IndonesianTranscribed Jul 28, 2026
0:00

halo halo semuanya Jumpa lagi bersama

0:01

saya Christian Sutantio di channel

0:04

jendela sains dan halnya buat kalian

0:05

yang ingin memahami pelajaran matematika

0:08

fisika dan kimia untuk tingkat SMA di

0:12

video ini kita akan membahas pelajaran

0:13

fisika SMA kelas 12 yaitu tentang

0:15

listrik statis dan diparut yang pertama

0:18

kita akan membahas gaya listrik medan

0:20

listrik fluks listrik potensial listrik

0:23

dan energi potensial listriknya untuk

0:25

karpet lainnya bisa kalian klik ada link

0:27

di sebelah kanan atas ini atau bisa juga

0:30

kalian klik Link yang ada di deskripsi

0:31

untuk melihat videonya untuk mendapatkan

0:34

pemahaman yang lengkap pastikan tonton

0:36

terus video ini dari awal sampai akhir

0:44

sebelum kita mulai jangan lupa klik

0:47

subscribe jangan menekan tombol merah di

0:49

sebelah kanan bawah ini dan jangan lupa

0:51

pencet Belnya dari kalian tidak

0:52

ketinggalan video video terbaru dari

0:54

kami OK langsung kita mulai ya di sini

0:58

pertama-tama kita akan

1:00

tentang permitivitas listrik dan

1:02

konstanta dielektriknya Apa itu

1:04

permitivitas listrik permitivitas

1:06

listrik itu kalau kita definisikan

1:08

adalah ukuran Bagaimana suatu bahan atau

1:10

suatu medium itu mempengaruhi atau

1:13

dipengaruhi oleh medan listrik semakin

1:16

besar Suatu bahan itu mempengaruhi atau

1:18

dipengaruhi oleh medan listrik maka

1:19

semakin besar juga permitivitas nya

1:21

disini lambang permitivitas listrik

1:24

adalah epsilon epsilon = epsilon er

1:26

digali fc20 dimana epsilon untuk adalah

1:29

permitivitas untuk vakum atau hampa

1:32

udara Terkadang permitivitas untuk

1:35

medium udara itu dianggap sama dengan

1:36

takung yaitu sebesar 8,85 kali 10

1:39

pangkat min 12 Coulomb kuadrat per n m

1:41

kuadrat oke di sini epsilon itu adalah

1:45

permitivitas dari medium nah epsilon er

1:48

ini permitivitas relatif jadi

1:50

permitivitas Relatif itu adalah

1:52

permitivitas suatu medium dibandingkan

1:54

dengan permitivitas vakum jadi epsilon

1:56

er itu adalah epsilon per episode 0 atau

1:58

kalau kita pindah ruas a

2:00

Hai jadi epsilon = epsilon er *

2:02

excellent old Oke berikutnya kita ke

2:05

konstanta dielektrik konstanta

2:07

dielektrik ini lapangnya ka kalau dia

2:09

mediumnya udara maka k = seperempat

2:12

pdf-jurnal Oke kalau kalian hitung ya

2:15

Coba kalian itu dikator seperempat pf20

2:18

PINnya kalian masukkan 3/14 fc20 kalian

2:21

masukkan 8,85 kali 10 minutes maka

2:24

ketemunya sekitar 899 kali 10 maka 9

2:27

atau dibulatkan sebagai sembilan kali 10

2:30

^ 9 n m kuadrat per kolom kuadrat ini

2:33

adalah k-content tadi elektrik untuk

2:35

medium udara atau Vakum ya ini diingat

2:39

ya karena ini banyak digunakan di

2:41

soal-soal nantinya sembilan kali 10 maka

2:43

9 Oke kalau misalkan medium lainnya jadi

2:47

hidupnya bukan udara atau vakum

2:48

Bagaimana lapangnya kr-400 dielektriknya

2:50

maka KR = seperempat piton ingat ya di

2:54

sini epsilon nol diganti dengan epsilon

2:56

epsilon tadi apa epsilon Er kali fz0

2:59

berarti

3:00

Hai = seperempat by epsilon rev0 Oke Nah

3:04

tadi seperempat pf20 itu kan kah atau

3:07

yang sebesar 9 kali 10 pangkat Milan

3:09

Jadi kalau seperempat di epsilon rx10

3:12

maka = k per epsilon er Oke selanjutnya

3:16

begini Jadi kalau misalkan ada rumus

3:18

yang mengandung excellent nol itu boleh

3:20

diganti dengan epsilon kalau mediumnya

3:22

bukan udara gimana epsilon adalah

3:25

excellent er * excellent 0ok tahun

3:28

sampai sini berikutnya kita masuk ke

3:32

gaya listrik di kelas 9 kalian sudah

3:35

belajar tentang gaya listrik ya atau

3:36

gaya coulomb yaitu muatan yang sejenis

3:39

akan tolak-menolak dan muatan yang

3:41

berlainan jenis akan tarik-menarik jadi

3:43

kalau misalkan kita lihat di sini ya ini

3:45

sama-sama plus berwarna biru ya ini ada

3:48

aki satunya ada G2 maka gaya listrik

3:50

yang bekerja adalah tolak menolak karena

3:51

muatannya sejenis sama-sama positif di

3:53

sini ada F12 dan f21 Apa itu F12 F12

3:57

adalah Gaya yang dialami oleh muatan

4:00

karena pengaruh muatan kedua dan f21

4:03

adalah Gaya yang dialami oleh muatan

4:05

kedua karena pengaruh muatan pertama Oke

4:09

besarnya F12 = F2 satu tapi arahnya

4:11

berlawanan jadi ini seperti gaya

4:13

aksi-reaksi pada hukum 3 Newton besarnya

4:15

sama tetapi arahnya berlawanan

4:17

berikutnya Kalau misalkan muatannya

4:19

berlainan jenis satu positif satu

4:20

negatif maka yang terjadi adalah gaya

4:22

tarik menarik disini F12 arahnya tekanan

4:25

ya karena ditarik oleh muatan kedua F12

4:28

adalah Gaya yang dialami oleh muatan

4:30

pertama karena pengaruh muatan kedua dan

4:32

f21 adalah Gaya yang dialami oleh muatan

4:34

kedua karena pengaruh muatan pertama

4:37

rumusnya adalah f = k kali Q1 Q2 er

4:43

kuadrat jadi disini F adalah gaya

4:45

Coulomb dan n k adalah tingkat hadiah

4:47

konstanta dielektrik yaitu sebesar 910 ^

4:50

9 n m kuadrat per kolom kuadrat kemudian

4:54

Q1 Q2 adalah muatan masing-masing muatan

4:57

listrik pertama dan muatan listrik yang

4:59

kedua

5:00

er kuadrat RI adalah jarak kedua muatan

5:03

dari jarak antara muatan pertama dan

5:05

muatan kedua cara ini oke nah perlu

5:09

diperhatikan kalau misalkan gini muatan

5:12

itu kan ada yang positif dan negatif

5:14

kalau dalam rumus itu tandanya tidak

5:15

diikutkan jadi misalkan ada min 3 mikro

5:19

Coulomb lainnya tidak ikut Jadi yang

5:21

dimasukkan hanya 3 mikro Coulomb atau

5:23

kalau kita jadikan kolom berarti 3 kali

5:25

10 pangkat min 6 jadi Tanda plus dan

5:27

minus tidak diikutkan dalam hitungan ya

5:29

tanda plus atau minus hanya menentukan

5:31

arah gaya ini kemana Oke kemudian kalau

5:35

misalkan ada beberapa gaya listrik maka

5:37

resultannya mengikuti rumus vektor

5:38

kalian suka belajar di kelas 10 ya

5:40

Factor ya yaitu F = akar F1 kuadrat + X2

5:43

kuadrat + 2 F1 F2 cos Alfa Oke

5:48

berikutnya kita ke medan listrik ya Apa

5:51

itu medan listrik medan listrik adalah

5:53

daerah atau area disekitar muatan

5:56

listrik yang masih merasakan gaya

5:59

listrik dari

6:00

amnesti tersebut Oke gambarnya seperti

6:03

ini medan listrik itu arahnya selalu

6:06

keluar dari muatan positif dan selalu

6:08

menuju muatan negatif nah rumusnya

6:11

adalah Rp = fq ini medan listrik dalam

6:15

Newton per kolom F adalah gaya coulomb

6:17

dalam n dan Q adalah muatan uji dalam

6:20

kolom atau bisa dinyatakan sebagai y =

6:23

kg per kuadrat casamaya ke adalah

6:27

konstanta dielektrik sebesar 9 kali 1009

6:30

Q adalah muatan sumber dalam kolom dan R

6:34

adalah jarak kedua muatan nah Apa

6:36

perbedaan muatan uji dan muatan sumber

6:37

gini tadi saya setarakan bahwa medan

6:40

listrik adalah daerah disekitar muatan

6:43

listrik yang masih merasakan gaya

6:45

listrik dari muatan tersebut berarti

6:46

muatan tersebut adalah muatan sumber

6:48

muatan uji adalah daerah yang disekitar

6:51

muatan sumber jadi misalkan disekitar

6:53

muatan sumber kita taruh sebuah muatan

6:54

kita adalah muatan uji tukey kecil tapi

6:57

ya jadi muatan uji itu adalah muatan

6:59

yang

7:00

ngaruhi sedangkan muatan sumber itu

7:02

muatan yang mempengaruhi berikutnya sama

7:05

seperti gaya listrik medan listrik juga

7:07

merupakan besaran vektor sehingga kalau

7:09

misalkan ada beberapa medan listrik maka

7:11

resultannya mengikuti rumus vektor yaitu

7:13

S = akar x satu butir + Y2 kuadrat + 2x

7:17

1 e 2 cos Alfa Oke berikutnya kita masuk

7:22

ke hukum Gauss atau fluks listrik Apa

7:24

itu fluks listrik fluks listrik adalah

7:26

Jumlah garis-garis gaya listrik yang

7:28

menembus suatu bidang jadi gambarnya

7:31

seperti ini ya di sini garis-garis gaya

7:33

listrik yang warna biru jangan bidang

7:36

yang berwarna hijau di sini ada miring

7:37

ada yang lurus oke nah rumusnya apa

7:40

rumusnya di sini bacanya invia fissama

7:43

dengan ea cos Alfa v adalah fluks trik

7:46

dalam Weber satuannya atau disingkat WIB

7:49

kemudian e adalah medan listrik dalam

7:51

Newton per kolom a adalah luas bidang

7:53

yang ditempuh oleh medan listrik dalam

7:55

m2 dan Alfa adalah sudut antara medan

7:58

listrik dengan normal bidang

8:00

Hai yaitu garis yang tegak lurus bidang

8:02

oke nah Bagaimana cara menghitung Alfa

8:04

Contohnya seperti ini misalkan ini ya di

8:06

sini bidangnya miring kemudian ditembus

8:08

oleh garis-garis gaya listrik misalkan

8:11

bidang ini saya lihat dari samping maka

8:12

akan menjadi seperti ini bidangnya

8:14

sebagai garis miring seperti ini lalu

8:16

Medannya adalah garis horizontal Oke ini

8:20

saya kasih keterangan ini adalah bidang

8:22

dan ini adalah medan listrik kemudian

8:25

normal bidang adalah garis yang tegak

8:27

lurus bidang jadi disini saya buat garis

8:29

yang tegak lurus bidang seperti ini ya

8:30

ini tegak lurus maka sudut antara medan

8:33

listrik dengan normal bidang itu yang

8:35

ini jadi ini Alfa jadi Jangan sampai

8:38

keliru ya Alfa bukan sudut antara medan

8:40

listrik dengan bidang tapi sudut antara

8:42

medan listrik dengan normal tidak kalau

8:45

kalian ya di sini antara norma bidang

8:47

sama bidang tadi kan cuma buat belajar

8:49

kan siku-siku berarti kalau misalkan

8:51

jurusan Tarra medan listrik dengan

8:52

bidang itu adalah 90.min Alfa ngerti ah

8:59

ah

9:00

ia kuat medan listrik pada dua keping

9:02

sejajar jadi yang atasnya adalah keping

9:05

penghantar yang bermuatan positif dan

9:08

yang bawa adalah keping penghantar

9:09

bermuatan negatif ini sejajar maka ingat

9:12

tadi medan listrik parahnya selalu

9:14

keluar dari muatan positif dan menuju

9:15

muatan negatif tidak hanya kebawah nah

9:18

disini krumus nya adalah e-goat Medan

9:21

pada dua keping sejajar adalah kiper

9:23

epsilon nol aq8 muatan untuk

9:27

masing-masing keping episode 03 dibaca

9:30

permitivitas untuk vakum sebesar 8,85

9:32

kali 10 pangkat min 12 ini adalah luas

9:35

penampang masing-masing keping Nah di

9:37

sini ada istilah baru yang namanya rapat

9:39

muatan atau tahu-tahu itu adalah kiper

9:41

muatan dibagi luas oke nah karena muatan

9:45

dibagi luas ini bisa kita ganti atau

9:47

kita substitusi dengan tahun maka

9:49

rumusnya akan berubah menjadi x sama

9:51

dengan tahu persepsional Oke selanjutnya

9:56

adalah kuat medan listrik pada bola

9:58

konduktor bermuatan

10:00

Hai misalkan dibawa ke dokter ya kita di

10:02

sini ada titik a titik B titik c nah

10:05

titik itu terletak di dalam bola yaitu R

10:08

kecil lebih kecil terbesar terkecil ini

10:10

adalah jarak ke pusat bola jadi jarak

10:12

dari titik A ke pusat bola pusat broken

10:14

disini er besar adalah jari-jari bola

10:17

Jadi kalau misalkan titik ini terletak

10:19

di dalam bola maka er kecil lebih kecil

10:21

dari er besar medan listrik pada titik

10:24

yang terletak di dalam bola itu adalah

10:25

nol Oke kemudian titik B titik Bennett

10:29

tepat berada pada permukaan bola kalau

10:31

tepat berada pada permukaan bola maka

10:33

jarak ke pusat adalah jari-jarinya drier

10:35

kecil = H besar eh = k kiper besar

10:40

kuadrat dan yang terakhir untuk titik c

10:42

kalau misalkan titiknya terletak diluar

10:44

bola atau air kecil lebih besar dari air

10:46

besar maka rumusnya adalah Rp = k kiper

10:49

kecil kuadrat Nah di sini ingat tadi

10:52

rapat muatan adalah tahu-tahu rumusnya

10:55

Kan kiper kalau kalian ingat di

10:56

selanjutnya Adis ini bentuknya bola

10:59

rumus

11:00

Hai permukaan bola adalah empat biar

11:01

kuadrat maka rumus rapat muatan adalah

11:03

atau sama dengan kiper 4br kuadrat

11:06

dimana R adalah jari-jari bola konduktor

11:10

berikutnya kita masuk ke potensial

11:12

listrik potensial listrik dirumuskan

11:14

sebagai v = k kiper dimana v adalah

11:18

potensial listrik dalam volt K adalah

11:20

konstanta dielektrik sini sama seperti

11:22

sebelum-sebelumnya 9 * 10 9 Q adalah

11:25

motor listrik dan R adalah jarak dari

11:27

titik ke muatan potensial listrik juga

11:29

bisa dirumuskan sebagai V = X * er

11:32

dimana ini adalah medan listrik kalau

11:35

kalian ingat medan listrik rumusnya

11:36

adalah eh = k dikali G per er kuadrat ya

11:41

kalau misalkan ini kita kalian er3k

11:45

digali q r kuadrat dikali er lagi

11:48

kuadratnya bisa kita coba ini sehingga

11:50

akan menjadi kakak ipar er atau adalah

11:52

potensial listrik Oke ini adalah

11:55

pembuktian rumus dari V = X * er nah di

12:00

tidak dengan dua besaran sebelumnya

12:01

yaitu gaya listrik dan medan listrik

12:04

yang merupakan besaran vektor disini

12:06

potensial listrik merupakan besaran

12:08

skalar Jadi kalau misalkan ada beberapa

12:10

muatan listrik maka potensialnya

12:12

dijumlah tidak peduli arahnya karena kan

12:15

kalau besaran skalar tidak menyerah Jadi

12:17

kalau misalkan ada V1 V2 V3 dan

12:19

seterusnya maka V total adalah V1 + Y2 +

12:23

V3 dan seterusnya atau kaki satu persatu

12:27

+ kaki 22 plus kalau ada tiga betis kaki

12:29

3br 3 dan seterusnya karena kain sama

12:32

yaitu sembilan kali semprot bulan

12:34

berarti bisa dikeluarkan rekor menjadi

12:35

dalam kurung di satu persatu plus G2

12:38

premium 12 segitiga pada 3 dan

12:40

seterusnya Oke berikutnya adalah

12:44

potensial listrik pada dua keping

12:46

sejajar di sini dua keping sejajar

12:48

gambarnya seperti ini nah rumusnya

12:50

adalah V = X * D Oke dimana v adalah

12:55

potensial listrik dalam volt edisi ini

12:58

medan listrik dalam Newton per kolom

13:00

adalah cara antarkeping jadi jarak dari

13:02

keping yang bermuatan positif ke keping

13:04

yang bermuatan negatif ini adalah gede

13:06

kemudian tadi diesel Sebelumnya saya

13:08

sudah jelaskan ya bahwa kuat medan

13:10

listrik pada dua keping sejajar Eh sama

13:12

dengan atau per epsilon 0net ya berarti

13:16

kalau v = i * b maka V = p nya diganti

13:20

sama tol persepsional jadi tahu

13:22

prefesional kalide tahu tadi apa rapat

13:26

muatan Oke episode 0 adalah permitivitas

13:29

vakum 8,85 kali 10 pangkat min 12 rapat

13:33

muatan atau rumusnya adalah kiper

13:35

sehingga ini dijabarkan lagi menjadi

13:37

kiper epsilon nol ak5ed Oke berikutnya

13:43

potensial listrik pada bola konduktor

13:45

bermuatan kalau tadi kuat medan listrik

13:48

pada bola konduktor bermuatan ya

13:49

sekarang potensial listrik Nah di sini

13:52

sama seperti yang tadi itu di dalam bola

13:54

b itu pada permukaan bola dan C Itu

13:56

diluar bola nah pada titik a

14:00

yaitu titik yang terletak di dalam pola

14:01

er kecil lebih kecil saya besar maka

14:03

potensialnyaadalah v = k kiper er besar

14:07

jadi r-nya adalah jari-jari bola kalau

14:10

di permukaan yang er kecil sama dengan

14:12

air besar maka v = k kiper er besar jadi

14:15

kalau kalian lihat di sini potensial

14:17

listrik di titik a dan titik B adalah

14:18

sama yaitu sebesar kaki er besar atau

14:22

jari-jari bola sedangkan kalau titik c

14:25

yang terletak diluar bola maka v = k

14:28

kipernya er kecil atau jarak ke pusat

14:31

bola konduktor jarak sini ke pusat

14:33

kesini

14:35

hai oke berikutnya kita ke energi

14:39

potensial listrik rumus dari energi

14:42

potensial listrik adalah CB = Kika live

14:44

gini adalah muatan uji hingga diyakini

14:47

kecil muatan uji ya Feni kan tadi

14:49

potensial listrik rumusnya Kaliki besar

14:51

per er Jadi kalau Ki Kali kaki besar air

14:54

darinya adalah ka-q besar-kecil er bpnri

14:59

potensial dalam Joule Gimo teruji dalam

15:01

kolom V potensial listrik dalam foldx a

15:03

konstanta dielektrik ja9 kali 99 kimua

15:06

Tan sumber dan er jarak antar muatan yg

15:08

kurang lebih sama lo keterangannya

15:10

kemudian berikutnya adalah usaha yang

15:13

diperlukan untuk memindahkan muatan jadi

15:15

muatannya dipindahkan dipindahkan dari

15:17

titik awal ke titik akhir nah titik awal

15:20

ini memiliki potensial sebesar V1 dan

15:22

titik akhir memiliki potensial sebesar

15:24

V2 maka beda potensialnya adalah delta

15:27

free atau fade 2min v1w 12 atau usaha

15:31

yang diperlukan untuk memindahkan muatan

15:33

dari tempat satu ke tempat 2

15:35

Hai ada lagi kali Getafe atau Ki digali

15:37

v2mate V1 ketiadaan tapi beda potensial

15:40

V1 dan V2 potensial listrik awal dan

15:43

akhir nah berikutnya ada hukum kekekalan

15:45

energi tapi ini untuk energi listrik ya

15:47

prinsipnya sama sebenarnya eksklusif itu

15:50

mantan ya kalian sudah bercerai dari SMP

15:52

maupun di kelas 10 yaitu tentang usaha

15:54

energi kita satu + F1 = X2 + Y2 Cuma

15:58

bedanya disini kalau ep dulu Itu kan

16:00

energi potensial gravitasi yang rumusnya

16:02

mgh sekarang DPnya adalah energi

16:06

potensial listrik yang rumusnya give

16:08

jadi disini jika satunya tetap setengah

16:11

mv1 kuadrat FB satunya give 13 2-nya

16:14

setengah mv2 kuadrat Epic 2-nya hiv-2

16:17

dimana x1 dan x2 adalah energi kinetik

16:20

partikel awal dan akhir episode udane

16:23

dua adalah energi potensial partikel

16:25

awal dan akhir V1 dan V2 kecepatan

16:28

partikel awal dan akhir m.icu Masa

16:30

partikelnya Gitu muatan partikelnya Nah

16:33

di sini ada satu cat

16:35

painting ya untuk elektron Masa dari

16:37

elektron itu sebesar 9,1 kali 10 pangkat

16:41

min 31 kg sebaiknya diingat kecuali

16:44

dinyatakan lain di soal ya dan muatannya

16:47

muatan iki berikan muatannya elektron

16:49

itu sebesar 1,6 kali 10 pangkat min 19

16:52

kolom Nah dari penjelasan yang panjang

16:57

lebar tadi ini saya buat rangkumannya

16:59

jadi kita akan membahas 4 ya walaupun

17:01

ada satu lagi Sebenarnya fluks listrik

17:02

Tapi itu kan sebenarnya fluks listrik

17:04

itu adalah bagian dari medan listrik

17:06

Jadi intinya dampak disini gaya listrik

17:08

medan listrik potensial listrik dan

17:10

energi potensial listrik kalau daya

17:12

listrik rumusnya akan FK gigi perkuat

17:15

ratklao medan listrik kaki per Qadri

17:18

antara gaya sama Medan ini bedanya di

17:20

muatannya tapi jaraknya sama-sama

17:22

diperkuat kalau potensial sama energi

17:25

potensial itu membaginya sama-sama

17:27

pernah potensial itu mirip kayak Medan

17:30

dia atasnya muatannya cuma satu energi

17:33

potensial itu mirip kayak gaya

17:35

Ya sama-sama mau tanya2 ya saya paparkan

17:38

bersebelahan seperti ini agar kalian

17:40

Langsung mengerti ini bedanya Oke

17:43

kemudian hubungannya antara gaya dan

17:46

Medan itu s = f pergi bedanya Ini sama

17:49

ini kan yang ini ada kecilnya muatan uji

17:51

nyayangin nggak ada jadi artinya F ini

17:54

sama dengan Edi kali di kecil atau sama

17:56

dengan everki kecil Oke demikian juga ep

18:01

sama V bedanya di sini cuman ada di

18:03

kecil gini dieb diving kada jadi ep = Q

18:08

kecil khalife Oke berikutnya tanda

18:11

muatan dalam rumus ingat Tadi saya sudah

18:12

terangkat yang lebih gaya dan Medan ya

18:15

tanda plus dan minus pada muatan untuk

18:17

rumus gaya listrik dan medan listrik itu

18:19

tidak diperhitungkan jadi persamaan

18:21

minatnya langsung hilang hidup tapi

18:23

kalau potensial dan energi potensial

18:24

listrik Tanda plus dan minus pada muatan

18:27

itu diperhitungkan apa adanya Jadi kalau

18:29

plus dimasukkan ke rumus ya plus kalau

18:31

minus dimasukkan ke rumah juga minus

18:33

yang untuk lebih jelasnya nanti waktu

18:35

aja kemudian jenis besarnya kalau gaya

18:38

listrik dan medan listrik itu besaran

18:40

vektor masih inget ya kalian di kelas 10

18:42

besaran vektor adalah besaran yang

18:43

memiliki besar dan arah jadi gaya

18:46

listrik dan medan listrik itu selain

18:48

memiliki besar dia juga memiliki

18:50

arah-arah dari gaya listrik tergantung

18:52

tadi sudah kita bahas ya kalau sejenis

18:54

tolak-menolak kalau berlainan jenis

18:56

tarik menarik arah dari medan listrik

18:58

adalah keluar dari muatan positif dan

19:00

menuju ke muatan negatif masih ingat ya

19:03

kalau potensial dan energi potensial ini

19:05

besaran skalar jadi tidak memiliki arah

19:07

hanya memiliki besar saja dan yang

19:10

terakhir tegangan bayar listrik ada

19:12

beberapa gaya listrik Riya maka

19:13

resultannya menggunakan rumus vektor

19:15

yang tadi sudah kita bahas yang ke akar

19:17

F1 kuadrat + X2 kuadrat + 2 F1 F2 cos

19:21

Alfa dan seterusnya koe pun tetap sama

19:24

tapi kalau untuk potensial dan energi

19:26

potensial karena dia besaran skalar maka

19:28

resultan kalau misalkan potensial ada

19:31

beberapa atau energi potensialnya ada

19:33

beberapa tinggal dijumlahkan apa adanya

19:35

Hai jadi misalkan potensialnya ada V1 V2

19:38

V3 vitalnya ya V1 + Y2 + V3 17 kan apa

19:42

adanya Oke Paham ya Sekian untuk video

19:48

kali ini jika kalian suka silahkan like

19:50

dan share video ini jika ada saran

19:52

kritik dan masukan bisa kalian tulis di

19:54

kolom komentar sampai jumpa divideo

19:56

selanjutnya dadaa

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free