Full Transcript

·YouTLDR

Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan 1

15:19IndonesianTranscribed Jul 29, 2026
0:00

hai karena kemiskinan terparah suatu

0:02

bangsa bukanlah kemiskinan sumber daya

0:05

ketika warga negara hanya bisa bertanya

0:07

apa yang bisa didapatkan dari negara

0:10

ekonomi tidak akan membawa kebaikan dan

0:13

kesejahteraan bagi kehidupan bersama

0:17

[Musik]

0:26

assalamualaikum warahmatullahi

0:28

wabarakatuh salam sejahtera bagi kita

0:31

semua para mahasiswa yang budiman

0:33

selamat datang dalam perkuliahan online

0:36

mata kuliah umum pendidikan

0:39

kewarganegaraan bersama profesor

0:41

budimansyah beliau merupakan guru besar

0:44

pendidikan kewarganegaraan di

0:46

universitas pendidikan indonesia pada

0:49

pertemuan kali ini topik yang akan

0:51

disampaikan adalah hakikat pendidikan

0:55

kewarganegaraan langsung saja profesor

0:58

budimansyah bro

1:00

mbak mutiara para mahasiswa indonesia

1:03

selamat kepada kalian atas diterimanya

1:07

kuliah di perguruan tinggi

1:10

halo profesor budimansyah topik pertama

1:14

ini adalah untuk membuka perkuliahan

1:16

online mata kuliah umum pendidikan

1:19

kewarganegaraan maka langsung saja

1:21

silahkan profesor untuk memulainya dari

1:25

memperkenalkan konsep pendidikan

1:27

kewarganegaraan itu formasi pendidikan

1:31

kewarganegaraan yang sedang kalian

1:33

pelajari merupakan bidang yang dapat

1:37

ditemukan di hampir seluruh negara di

1:40

dunia

1:41

halo mbak mun yang mungkin berbeda hanya

1:44

namanya saja mengapa pendidikan

1:47

kewarganegaraan itu menjadi program

1:51

pendidikan di negara-negara di dunia

1:54

karena secara filosofis negara yang

1:58

menginginkan dirinya tetap eksis maka

2:02

warga negaranya harus dididik menjadi

2:05

warga negara yang cerdas dan baik atau

2:08

smart and good citizen

2:11

hai mari kita perhatikan sebutan untuk

2:15

bidang tersebut pada beberapa negara

2:18

berikut ini indonesia sendiri memberi

2:21

nama pendidikan kewarganegaraan di

2:24

united kingdom menyebutnya citizenship

2:28

education the united state of america

2:32

menyebutnya civic education

2:36

hai di sejumlah negara di timur tengah

2:38

menyebutnya taklimatul muat fauna atau

2:43

tarbiyatul al-wathoniyah

2:47

hai di meksiko bidang ini disebut

2:49

education ciri khas di negara jerman

2:54

disebut saxon perih

2:57

hai di australia sendiri disebut serviks

3:00

di jln disebut visual statis

3:04

hai di afrika selatan disebut life

3:07

orientation di hongaria pelajaran ini

3:12

sumut people and society di negara

3:15

tetangga kita di singapura tersebut

3:17

moral education dan di malaysia disebut

3:22

hai di negara portugal bidang ini

3:25

dinamakan formasi education di bulgaria

3:29

disebut civic istri education dan

3:32

terakhir di norwegia disebut l'education

3:35

civic demikian nama-nama lain dari

3:39

pelajaran atau mata kuliah yang di

3:41

negara kita ditambahkan pendidikan

3:44

kewarganegaraan profesor budi manusia

3:46

tadi mengatakan bahwa setiap negara yang

3:50

ingin eksis harus mendidik warga

3:53

negaranya ada pandangan dari nadin dan

3:57

clark yang mengatakan bahwa warga negara

4:00

dari suatu negara itu dapat dibedakan

4:03

menjadi 3 tipe yang pertama spons

4:07

citizens yang kedua stone citizens dan

4:10

yang ketiga generator citizens apa

4:13

maksudnya pop selanjutnya jika dikaitkan

4:16

dengan urgensi pendidikan

4:18

kewarganegaraan yang telah di singgung

4:20

maka semua

4:22

you and good citizen itu masuk ke dalam

4:25

tipe warga negara yang mana oh iya bawa

4:28

mutiara mari kita jelaskan tipe-tipe

4:32

warga negara menurut klasifikasi dari

4:36

nazi nengkruk yang pertama spong citizen

4:40

yaitu warga negara tipe busa

4:43

hai tipikal mereka itu mudah terbawa

4:46

arus dan tidak mempunyai pendirian yang

4:48

teguh ibarat busa di lautan diterjang

4:52

ombak sebelah kanan ia busa pun hanyut

4:55

ke kanan jika ombak menerjang ke sebelah

4:59

kiri busa pun hanya ke sebelah kiri

5:02

begitupun warga negara tipe busa mereka

5:06

umumnya mudah dihasut mudah terbawa bawa

5:09

orang lain pendek kata mereka itu

5:12

sepertinya tidak punya pendirian yang

5:15

cocok jadi spons citizen itu bukanlah

5:20

tipe warga negara yang ideal ya prof

5:22

lantas bagaimana dengan dua tipe warga

5:25

negara lainnya warga negara kedua adalah

5:28

stone citizen yaitu warga negara tipe

5:32

batu

5:33

hai tipikal mereka itu sangat sulit

5:36

menerima pandangan orang lain terutama

5:40

jika pandangan tersebut tidak sesuai

5:43

dengan kepentingannya

5:46

hai ibarat batu sangat sulit terbentuk

5:48

akibat sangat keras begitupun warga

5:52

negara tipe batu mereka umumnya keras

5:56

kepala sulit keluar dari zona nyaman

5:58

bahkan jika bertindak keliru pun sulit

6:03

untuk dibetulkan tipu warga negara yang

6:06

ketiga adalah generator citizen yaitu

6:11

merupakan tipologi warga negara yang

6:13

mampu menggerakkan dan berpartisipasi

6:17

aktif dalam bermasyarakat dan bernegara

6:21

bangsa oleh karena itu generator than

6:25

seringkali dipandang sebagai warga

6:28

negara yang cerdas dan baik atau

6:31

smartphone good citizen sebagai suatu

6:34

tipe warga negara ideal

6:39

hai cuy

6:44

hai hai

6:45

[Musik]

6:51

hai hai

6:53

hi ho

6:57

[Musik]

6:59

hai hai

7:02

hai hai

7:13

hai jadi ibarat memaknai pendidikan yang

7:17

merupakan upaya untuk menumbuhkembangkan

7:19

potensi individu agar menjadi individu

7:23

yang dewasa apakah demikian pula halnya

7:26

dengan organisasi pendidikan

7:27

kewarganegaraan itu profesor budimansyah

7:30

lemak berlebih jika pendidikan merupakan

7:34

upaya menumbuhkembangkan potensi

7:38

individu agar menjadi individu yang

7:41

dewasa pendidikan kewarganegaraan adalah

7:45

merupakan upaya menumbuhkembangkan modal

7:48

sosial untuk membangun negara bangsa

7:51

hai ada pertanyaan troop apakah benar

7:54

untuk membangun negara bangsa yang

7:57

sebesar dan semaju mukti indonesia itu

8:00

tidak cukup hanya mengandalkan

8:02

sumberdaya alam sumberdaya finansial dan

8:07

sumberdaya keterampilan ia benar untuk

8:10

membangun negara bangsa sebesar dan

8:13

semoga gemuk indonesia perlu dibarengi

8:17

bahkan perlu didahului oleh modal sosial

8:23

hai formasi so mungkin bertanya mengapa

8:25

demikian

8:27

hai karena bila tenunan sosial robek

8:31

konflik sosial sulit direkonsiliasi maka

8:36

modal sumber daya alam finansial dan

8:40

keterampilan itu tidak banyak menolong

8:45

mp3

8:46

hai hai

8:48

[Tepuk tangan]

8:55

[Tepuk tangan]

8:56

[Musik]

8:59

hai hai

9:09

hai hai

9:10

[Musik]

9:12

hai friends

9:14

yo yo

9:20

hai jika demikian bagaimanakah

9:22

memperkuat modal sosial itu prof modal

9:26

sosial dapat diperkuat dengan memperluas

9:28

ruang ruang percobaan

9:32

ia merentangkan jaring-jaring

9:34

konektivitas serta memperkuat semangat

9:37

inklusivitas yang dapat menumbuhkan rasa

9:40

saling percaya

9:42

hai inilah organisasi pendidikan

9:44

kewarganegaraan yang berupaya mendidik

9:47

warga negara muda agar semenjak dini

9:51

dapat membayangkan bahwa negeri ini

9:55

betapa luas wilayahnya banyak dan

9:59

majemuk penduduknya agar kelak setelah

10:03

dewasa memiliki keluasan mental seakan

10:07

seluas indonesia

10:10

hai dan kekayaan rohani seakan sebanyak

10:13

dance majemuk bangsa indonesia jadi

10:16

itulah hakikat pendidikan kewarga

10:19

negaraannya prof sebagai wahana mendidik

10:22

warga negara muda agar dapat

10:23

merefleksikan bahwa indonesia adalah

10:26

negeri yang amat luas wilayahnya banyak

10:29

dan majemuk penduduknya dengan harapan

10:32

anak muda kita ini memiliki keluasan

10:35

mental seluas indonesia dan kekayaan

10:38

rohani seakan sebanyak dance majemuk

10:42

bangsa indonesia benarkah demikian prof

10:44

you mom demikian indonesia itu memiliki

10:48

posisi strategis b secara geografis

10:53

geopolitik dan geoekonomi indonesia

10:57

mengandung potensi bawaan untuk menjadi

11:01

pusat persilangan berbagai arus pengaruh

11:04

dari luar ada kalangan yang merisaukan

11:07

dengan posisi strategis itu profesor

11:09

budiman

11:10

hai kerisauan tersebut muncul karena

11:13

kekhawatiran terjadinya penetrasi global

11:15

yang dapat menimpa indonesia bagaimana

11:18

pandangan prof bahkan gambar organisme

11:21

sungguh tak ada satupun tempat di dunia

11:24

ini kecuali mungkin asia tengah ia

11:28

seperti nusantara menjadi tempat

11:31

kehadiran hampir semua kebudayaan besar

11:35

di dunia berdampingan atau lebur menjadi

11:38

satu lebih lanjut ia mengatakan

11:42

sedemikian ramainya penetrasi global

11:46

silih berganti sehingga nusantara

11:49

sebagai tempat persilangan jalan atau

11:52

carrefour tidak sempat berkembang tanpa

11:55

gangguan dan pengaruh dari luar akan

11:59

tetapi menurutnya situasi demikian tidak

12:02

perlu dipandang sebagai kerugian posisi

12:05

sebuah negeri pada persimpangan jalan

12:09

pada

12:09

titik pertemuan berbagai dunia dan

12:12

kebudayaan jika dikelola secara baik

12:16

mungkin dalam evolusi sejarahnya bisa

12:19

membawa keuntungan kalau bukan syarat

12:22

untuk terjadinya peradaban agung craft

12:26

bukankah masalahnya kembali pada bangsa

12:29

kita sendiri apakah potensi

12:31

multikultural itu diwujudkan untuk

12:33

menciptakan peradaban yang agung ataukah

12:36

hanya dibiarkan begitu saja tidak

12:38

dikelola dengan baik lainnya bersih

12:40

lagi-lagi proses pendidikan generasi

12:43

muda sangatlah penting termasuk

12:45

pendidikan kewarganegaraan pendidikan

12:48

kewarganegaraan bedaknya menanamkan

12:50

kekayaan jiwa pada anak muda kita

12:53

mengapa demikian karena kemiskinan

12:57

terparah suatu bangsa bukanlah

12:59

kemiskinan sumber daya melainkan

13:03

kemiskinan jiwa

13:05

hai ketika warga negara hanya bisa

13:08

bertanya apa yang bisa didapatkan dari

13:10

negara dan ketika penyelenggara negara

13:13

cuma memburuk kehormatan tidak bisa

13:16

memikul tanggungjawab dari kehormatan

13:18

itu maka seberapa strategisnya posisi

13:22

geografis geopolitik dan geoekonomi

13:25

tidak akan membawa kebaikan dan

13:28

kesejahteraan bagi kehidupan bersama

13:31

hai jujur

13:35

hai hai

13:37

hai dengan

13:42

hai kiriku

13:48

hai hai

13:51

hai hai

13:57

hai hai

14:01

hai para pemirsa yang budiman jadi

14:07

ternyata keberadaan pendidikan

14:09

kewarganegaraan itu adalah diperlukan

14:12

untuk mendidik warga negara muda agar

14:15

mampu merawat dan menumbuhkan modal

14:17

sosial dan memiliki kekayaan jiwa

14:19

sehingga strategisnya posisi geografis

14:23

geopolitik dan geoekonomi indonesia

14:26

serta multikultural nya bangsa indonesia

14:29

dapat membawa kesejahteraan bagi

14:32

kehidupan bersama terima kasih kami

14:35

sampaikan kepada profesor budimansyah

14:37

yang telah menyampaikan kuliah online

14:39

yang sangat menarik ini kepada para

14:42

mahasiswa atau siapa saja yang ingin

14:44

bertanya silahkan tulis pertanyaan nya

14:46

dalam kolom komentar tayangan video ini

14:49

pertanyaan-pertanyaan tersebut

14:51

insyaallah akan dibahas dalam pertemuan

14:53

perkuliahan perkuliahan selanjutnya

14:55

sampai jumpa pada pertemuan yang akan

14:58

datang yang masih membahas hakikat

15:00

pendidikan

15:01

saudaraan bagian2 wassalamu'alaikum

15:04

warahmatullahi wabarakatuh

15:08

[Musik]

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free