0:00
penting ya bagi perut jadi 9 kuadran.
0:10
Halo rekan sejawat dan teman-teman
0:12
semuanya, kembali lagi di channel Mat
0:14
Tools. Tahukah kalian bahwa di
0:15
pemeriksaan perut urutannya itu berbeda
0:17
loh dengan dada? Jangan pernah menyentuh
0:20
atau mengetuk perut sebelum kalian
0:21
mendengarkannya. Hari ini kita bedak
0:23
tuntas terkait teknik pemeriksaan
0:25
abdomen 9 kuadran dengan urutan IAP4
0:29
agar diagnosis kalian akurat dan nilai
0:31
OSCK kalian sempurna. Yuk, langsung aja
0:33
kita mulai. Pertama ada inspeksi. Minta
0:36
pasien untuk menekuk lutut sedikit agar
0:38
otot perut tuh rileks. Perhatikan bentuk
0:41
perut seperti datar, cembung, dan
0:43
cekung. Lihat juga untuk adanya jaringan
0:46
parut bekas operasi strie atau kelainan
0:49
warna atau diskolorasi atau pulsasi
0:52
aorta. Penting ya bagi perut jadi il
0:55
kuadran. Bayangkan garis vertikal itu di
0:58
tengah-tengah tulang selangka atau
1:00
klavikula dan dua garis horizontal itu
1:03
di bawah tulang rusuk serta di atas
1:05
tulang panggul. Ini kunci untuk
1:07
melokalisasi organ di bawahnya. Kenapa
1:09
auskrutasi dilakukan kedua? Karena
1:12
perkusi dan palpasi bisa merangsang
1:14
peristaltik usus dan juga memberikan
1:16
hasil bising usus yang palsu. Dengarkan
1:19
bising usus di kuadran kanan bawah
1:21
selama 1 menit. Normalnya bising usus
1:24
itu berkisar dari 5 sampai 34 kali per
1:27
menit. Cari juga adanya bruid atau suara
1:29
aliran darah pada arteri renalis dan
1:32
aorta jika pasien memiliki hipertensi.
1:35
Yang ketiga ada perkusi. Lakukan di
1:37
seluruh sembilan kuadran itu secara
1:39
sistematis. Suara normal biasanya
1:42
timpani karena adanya udara di usus.
1:44
Jadi kalau misalnya kalian menemukan
1:46
adanya suara pekak atau darkness di area
1:49
yang seharusnya timpani, waspada adanya
1:52
organ yang membesar massa tumoral atau
1:55
tumpukan cairan. Yang terakhir, yang
1:57
keempat yaitu palpasi. Mulailah dengan
1:59
palpasi ringan untuk mencari ketegangan
2:02
otot atau guarding. Jika pasien mengeluh
2:04
nyeri di satu titik, periksa area
2:06
tersebut paling terakhir. Setelah
2:08
palpasi ringan, kita lakukan palpasi
2:10
dalam. Gunakan dua tangan jika perlu
2:12
untuk meraba adanya massa atau
2:14
pembesaran organ. Perhatikan ekspresi
2:16
wajah pasien. Jadi bukan hanya perutnya.
2:20
Berikut adalah bagaimana cara atau
2:23
teknik untuk pemeriksaan abdomen lengkap
2:25
dengan urutan inspeksi, auskrutasi,
2:28
perkusi, dan palpasi diikuti pemeriksaan
2:31
kuadran. Yang pertama adalah pemeriksaan
2:33
inspeksi di mana kita minta pasien untuk
2:35
menekuk lutut dan membuka sedikit
2:37
kancing baju. Ee Pak, ini saya buka
2:40
sedikit ya untuk perutnya.
2:45
Kemudian kita minta pasien untuk menekuk
2:47
lutut. ee Pak, tolong kakinya ditekuk
2:49
seperti ini ya. Ditekuk aja ya di
2:54
Tujuannya untuk membuat pasien lebih
2:55
rileks. Dan selanjutnya kita amati untuk
2:58
permukaan perutnya apakah datar, cekung,
3:00
cembung, kemudian adanya diskolorasi,
3:03
strie, jaringan parut, bekas operasi.
3:05
Selanjutnya kita akan melakukan
3:07
pemeriksaan auskultasi yaitu kita
3:09
mendengarkan bising usus pada empat
3:25
Pemeriksaan selanjutnya setelah aus
3:26
kulutasi yaitu kita lakukan perkusi.
3:29
Jangan lupa tangan kita tetap hangat dan
3:31
juga gunakan sarung tangan supaya pasien
3:49
Pemeriksaan selanjutnya dan yang
3:50
terakhir yaitu palpasi. Palpasi ini
3:53
dilakukan dengan 9 kuadran. Jadi,
3:57
dilakukanlah penekanan secara ringan
3:59
terlebih dahulu dengan satu tangan dua
4:03
pada 9 il regio abdomen dan
4:06
pemeriksaannya selalu dilakukan dari
4:08
kanan atas terlebih dahulu dan apabila
4:11
ada bagian yang sakit maka bagian
4:13
tersebut akan diterakhirkan. Maaf ya,
4:31
Ada yang sakit enggak, Pak? Kira-kira
4:35
Tidak ada. Oke. Baik. Setelah dilakukan
4:37
palpasi ringan, kita pastikan tidak ada
4:39
yang sakit. Lalu kita lanjut lagi ke
4:42
palpasi dalam menggunakan dua tangan.
5:03
Kesimpulannya, selalu ingat urutan IAP
5:05
PA. Kesalahan urutan adalah tanda kalian
5:08
tidak paham dengan fisiologi perut.
5:10
Terutama terkait gerakan peristaltik
5:12
tadi yang dapat diubah dengan palpasi
5:14
dan juga perkusi. Pastikan tangan kalian
5:16
hangat dan komunikasi tetap terjaga.
5:19
Kuasai dasar abdomen ini sebelum kita
5:22
lanjut ke teknik pemeriksaan organ
5:24
spesifik. Jangan lupa like, subscribe
5:26
channel Matuls dan bagikan ke rekan
5:27
sejawatmu apabila ini bermanfaat.