Full Transcript

·YouTLDR

Konsep Kehilangan dan Berduka

37:54IndonesianTranscribed Jul 28, 2026
0:00

Halo Bismillahirohmanirohim

0:02

Assalamualaikum warahmatullahi

0:03

wabarakatuh ketemu lagi dengan saya ibu

0:07

kellyanne Irawati hari ini kita ketemu

0:11

di Blok PDK dengan counterpick kuliah

0:15

konsep kehilangan dan berduka pasti

0:18

disini teman-teman sudah pernah

0:19

merasakan atau mengalami suatu

0:22

kehilangan ya dan bagaimana menyikapinya

0:24

salah satunya mungkin responnya adalah

0:27

berduka nah Apa sih itu kehilangan

0:30

menurut tua 2016 definisi-definisi dari

0:35

kehilangan adalah suatu keadaan individu

0:39

yang berpisah dengan sesuatu atau

0:41

seseorang yang sebelumnya pernah ada

0:43

atau ada juga yang mendefinisikan

0:46

Kehilangan itu adalah suatu keadaan

0:49

individu yang mengalami suatu kekurangan

0:51

dari yang dulu pernah ada menjadi tidak

0:54

ada ya Kehilangan itu bisa berupa

0:57

kehilangan suatu objek kehilangan barang

1:00

kehilangan kasih sayang atau kehilangan

1:02

peran dan sebagainya oke nah kehilangan

1:06

ini pasti menimbulkan beberapa reaksi

1:09

Apa saja faktor yang mempengaruhi

1:11

timbulnya reaksi suatu kehilangan nah

1:17

ndak salah satu dari reaksi kehilangan

1:20

adalah arti kehilangan Bagaimana

1:23

seseorang atau individu itu memaknai

1:26

arti kehilangan misal seorang individu

1:29

yang kehilangan suatu hal yang menurut

1:32

dia sepele itu ya Nah kehilangan kuku

1:36

hitamnya misalnya itu sepele dan itu

1:38

tidak akan menjadi suatu hal yang

1:40

menyedihkan buat Iya itu namun ketika

1:44

Kehilangan itu adalah kehilangan sesuatu

1:47

yang berarti misal sebuah kasih sayang

1:50

kasih sayang orangtua orangtuanya sudah

1:53

meninggal nah reaksi kehilangannya akan

1:56

berbeda gitu ya kemudian faktor lain

2:00

yang mempengaruhi reaksi kehilangan

2:03

adalah sosial-budaya bagaimana sosial

2:07

budaya yang membentuk individu tersebut

2:09

dan bagaimana sosial budaya memberikan

2:12

support terhadap individu tersebut

2:15

tentang kehilangan ya

2:17

Hai yang dialaminya nah faktor lain yang

2:20

mempengaruhi reaksi kehilangan adalah

2:22

adanya kepercayaan atau spiritual yang

2:27

dianut oleh individu tersebut misal kita

2:32

sebagai seorang muslim mempercayai bahwa

2:35

semua yang diberikan Allah kepada kita

2:38

itu pasti akan kembali kepadanya nah

2:42

ketika kita mengalami kehilangan maka

2:45

kita akan mengikhlaskannya dan percaya

2:48

bahwa suatu saat Allah akan menggantinya

2:50

dengan yang lebih baik maka reaksinya

2:52

pun juga lebih tabah dan lebih sabar

2:55

daripada orang yang kepercayaannya

2:58

mungkin belum begitu Teguh gitu ya belum

3:02

begitu bagus dan masih mengagungkan

3:05

barang yang dipunyainya tersebut pasti

3:09

reaksi kehilangannya ada marah kemudian

3:11

sedih yang berlebihan dan sebagainya

3:13

kemudian faktor lain yang mempengaruhi

3:16

adalah

3:17

peran-peran individu tersebut misal ada

3:21

dia berperan sebagai seorang ayah

3:24

kemudian dia kehilangan pekerjaan

3:28

padahal pekerjaannya itu menguntukan

3:32

mata pencaharian dan sebagai tulang

3:34

punggung keluarga Nah pasti reaksi

3:38

kehilangannya akan berbeda dengan

3:42

Hai peran seorang mahasiswa yang

3:44

kehilangan nilai a itu ya seorang ayah

3:47

yang kehilangan pekerjaan pasti dia akan

3:50

Berfikir keras Bagaimana caranya agar

3:53

tetap bisa memenuhi kebutuhan

3:56

keluarganya namun seorang mahasiswa yang

3:59

kehilangan kesempatan mempunyai nilai a

4:01

mungkin usahanya atau reaksinya tidak

4:04

sebegitu Dahsyat

4:06

Hai sama seperti dengan Ayah tadi gitu

4:11

nah seks atau gender nah disini seorang

4:15

laki-laki pasti lebih apa ya tabah Lebih

4:20

bagus lebih ia logis dalam menyikapi

4:26

reaksi kehilangan namun biasanya seorang

4:29

cewek atau wanita atau perempuan itu

4:32

dalam menyikapi Kehilangan itu pasti

4:35

bermacam-macam ada yang menangis ada

4:37

yang manja-manjaan ada Yang merengek

4:40

gitu ya Nah gender itu juga mempengaruhi

4:43

reaksi kehilangan kemudian faktor lain

4:47

adalah status sosial ekonomi Nah kalau

4:51

status sosial ekonominya menengah keatas

4:54

pasti uang 500.000 itu tidak akan begitu

5:01

berarti gitu ya misal gitu ya Nah dia

5:04

akan dengan mudah

5:06

Hai mendapatkannya lagi tapi kalau

5:09

status sosialnya itu menengah kebawah

5:12

kehilangan uang 500.000 itu pasti akan

5:15

sangat menyedihkan dan membuat Dia

5:17

mungkin merasa berduka merasa putus asa

5:21

itu nah faktor lain nah ini biasanya

5:24

juga dialami oleh individu yang habis

5:28

kecelakaan pasca kecelakaan atau pasca

5:31

operasi pasca pembedahan gitu ya

5:33

kehilangan kondisi fisik kondisi fisik

5:37

yang tadinya sehat gitu ya bisa

5:40

jalan-jalan ke mana-mana dengan

5:41

menggunakan dua kaki nah Paskah

5:44

kecelakaan Dia hanya dapat menggunakan

5:46

saya satu baginya nah dia juga pasti

5:50

akan terpengaruh kondisi fisiknya

5:54

kemudian eh seperti pandemi ini yapan

5:58

demi ini kita kehilangan kondisi fisik

6:02

yang sehat kemudian secara psikologis

6:05

juga tidak

6:06

ndak kita jadi orang yang was-was

6:09

kehilangan rasa nyaman kehilangan rasa

6:12

aman kehilangan percaya kepada orang

6:14

yang mungkin dia tidak bisa menjaga

6:17

kesehatannya dengan baik Nah itu

6:21

reaksinya juga akan berbeda-beda Oke

6:27

Adapun tipe-tipe kehilangan ada lima di

6:31

sini ya tipe kehilangan secara aktual

6:34

atau nyata Nah kalau kehilangan secara

6:36

aktual atau nyata ini bisa dirasakan

6:39

oleh orang lain tidak hanya individu

6:42

tersebut yang merasakannya misal orang

6:46

yang kehilangan orangtuanya gitu ya

6:49

individu yang kehilangan orangtuanya

6:51

Hai pasti individu tersebut juga sedih

6:54

tapi orang lain juga bisa merasakan itu

6:56

ya kemudian kehilangan persepsi-persepsi

7:00

ini orang lain tidak bisa merasakan

7:03

persepsi ini melibatkan apa sih pastikan

7:06

melibatkan panca indra ya melibatkan

7:09

panca indera kita baik pendengaran

7:11

penglihatan penciuman perabaan tray

7:15

merasakan gitu ya Nah ketika melibatkan

7:19

Panca indera yang mengangkut persepsi

7:23

kita orang lain tidak bisa merasakan

7:25

contoh ada pasien yang tadinya bisa

7:28

melihat dengan bagus dengan jelas gitu

7:31

ya Nah ketika eh

7:35

Hai dipaparkan terus-menerus dengan

7:38

radiasi komputer radiasi.hp sehingga dia

7:43

kehilangan Panca inderanya kehilangan

7:46

penglihatannya yang normal Tadi ia

7:50

merasakan kabur Nah itu orang lain tidak

7:53

bisa merasakan seperti yang dia rasakan

7:56

kemudian kehilangan secara fisik

7:59

kehilangan secara fisik itu fisik itu

8:02

bisa dipegang gitu ya Dan kita bisa

8:05

merasakan sebagai individu Contohnya

8:08

orang yang lepas kecelakaan kemudian

8:11

kehilangan salah satu tangannya atau

8:14

salah satu ekstremitas nya Nah tipe

8:18

kehilangan lain adalah kehilangan

8:19

psikologi secara psikologis seseorang

8:22

juga dapat mengalami suatu kehilangan

8:26

misal kehilangan kasih sayang kehilangan

8:30

rasa senang kehilangan rasa nyaman itu

8:32

kan berdampak kepada psikologis

8:35

seseorang

8:35

Hai kemudian yang terakhir adalah

8:37

antisipasi Los atau kehilangan yang bisa

8:41

dicegah Apa sih itu nah misal orang yang

8:47

hidup di daerah yang konflik gitu ya

8:52

konflik itu kan sebenarnya bisa dicegah

8:54

atau perang itu kan bisa dicegah ya

8:57

kehilangan lainnya contohnya adalah

9:02

kehilangan yang sering dihadapi

9:06

mahasiswa itu mungkin kehilangan SIM

9:08

kehilangan STNK atau kehilangan dompet

9:11

gitu ya bisa dicegah itu kan Nah itu

9:13

bisa dicegah dengan cara lebih

9:15

berhati-hati Nah itu antisipasi

9:19

antisipatori los

9:21

Hai kemudian ada jenis-jenis

9:23

kehilangan-kehilangan ya tadi kan sudah

9:26

pernah saya singgung ya kehilangan objek

9:28

kehilangan perasaan kehilangan kasih

9:32

sayang Nah di sini ada juga kehilangan

9:34

seseorang yang dicintai ternyata lebih

9:37

spesifik ya

9:38

[Musik]

9:41

Hai kemudian kehilangan yang ada pada

9:44

diri sendiri ya secara fisik atau secara

9:48

psikologis kalau secara psikologis

9:50

Contohnya apa kehilangan motivasi

9:53

kehilangan keinginan kehilangan

9:56

kepercayaan diri Nah itu salah satu

10:00

kehilangan yang ada contoh beberapa

10:03

contoh kehilangan yang ada pada diri

10:05

pasien kemudian kehilangan objek

10:08

eksternal objek eksternal itu objek yang

10:11

berada diluar pasien ya Ada misal eh

10:17

Kehilangan kunci kehilangan motor

10:21

kemudian kehilangan dompet dan

10:23

sebagainya itu kehilangan objek

10:25

eksternal ada lagi kehilangan lingkungan

10:29

yang sangat dikenal contohnya saya

10:32

sebagai anak Jogja sebagai orang Jogja

10:35

asli gitu ya dulu merasakan Jogja itu

10:39

begitu nyaman begitu

10:41

wuduh tidak ada kemacetan tidak ada

10:44

keributan Nah itu Jogja yang dulu saya

10:48

kenal gitu ya namun sekarang setelah

10:51

beberapa tahun ada sekitar 10 tahun

10:56

Jogja itu sangat drastis Berubah itu

10:58

panas kemudian nyamannya masih nyaman

11:02

tapi sudah macet kemudian ramai crowded

11:06

dan sebagainya nasehat kehilangan

11:08

lingkungan Jogja yang dulu saya kenal

11:11

gitu ya kemudian kehilangan kehidupan ya

11:15

atau meninggal Nah kalau kehilangan

11:17

kehidupan atau meninggal ini juga bisa

11:20

dilas dirasakan ya kehilangan orangtua

11:24

yang kita kasihi kehilangan teman atau

11:26

sahabat yang kita sayangi Nah itu

11:29

jenis-jenis kehilangan

11:34

Hai nah Adapun sumber-sumber kehilangan

11:38

antara lain kehilangan aspek diri secara

11:43

biologis psikologis sosial sosial dan

11:47

budaya apa saja disini kehilangan aspek

11:51

diri itu adanya perubahan citra tubuh

11:53

kehilangan fungsi tubuh misal pada

11:57

pasien yang strouch itu ya yang tadinya

12:01

bisa menggerakkan ekstremitas nya secara

12:04

normal Nah sekarang dia mengalami parese

12:10

sehingga mungkin ekstremitas nya tidak

12:12

bisa digerakkan Nah itu berarti klien

12:16

tersebut mengalami kehilangan fungsi

12:19

tubuh yang mengakibatkan adanya

12:21

perubahan citra tubuh nah ini kehilangan

12:25

ide dan perasaan Ada nggak sih yang

12:28

pernah kehilangan ide dan perasaan sudah

12:31

mentok gitu ya tidak punya ide saya

12:33

harus ngapain lagi

12:34

Khan nah yang fatal lagi adalah

12:39

kehilangan perasaan bisa dibayangkan ya

12:43

kasus-kasus belakangan ini kasus

12:44

mutilasi kasus pembunuhan terhadap

12:48

ibunya Nah itu kan sudah merupakan

12:52

implikasi dari suatu kehilangan perasaan

12:55

gue sudah tidak tahu lagi Bagaimana

12:57

merasakan kasih sayang merasa kasihan

13:01

merasa mencintai itu ya kemudian adanya

13:05

kehilangan peran sosial ini juga

13:07

termasuk ke dalam aspek diri peran

13:10

sosial adalah contohnya kehilangan

13:14

pekerjaan kehilangan pekerjaan yang

13:16

tadinya dia seorang pilot gitu ya

13:20

kemudian dipandangi ini karena banyak

13:22

penerbangan yang tidak beroperasi maka

13:26

dia di PHK nah pilot tersebut kehilangan

13:28

peran sosialnya di pekerjaan kemudian

13:32

kehilangan kedudukan sudah pasti ya

13:34

Hai abisa melihat peran sosialnya ke

13:39

hydro kedudukannya Seperti apa contoh

13:42

seorang direktur utama yang kemudian dia

13:46

ketahuan melakukan apa namanya korupsi

13:51

gitu ya jadi ke jabatan direkturnya

13:55

dicopot Nah itu kehilangan kedudukan nah

13:58

ini kehilangan seksualitas kehilangan

14:01

seksualitas Itu bisa diartikan

14:04

kehilangan eh kepribadian atau apa ya

14:10

pengakuan dirinya se-asia pasif

14:13

Sebenarnya saya gitu ya saya ini cewek

14:16

atau cowok itu juga bisa seperti itu

14:18

atau bisa juga secara fisik Dia

14:22

kehilangan fungsi dalam seksualitas

14:26

kemudian ada juga kehilangan suatu objek

14:29

eksternal di luar dirinya Nah kalau

14:32

kehilangan suatu objek eksternal ini

14:34

ialah yang mempunyai arti penting contoh

14:37

uang harta benda rumah minat tang

14:40

kesayangan neh itu objek eksternal

14:42

kemudian Kehilangan dari lingkungan

14:44

telah dikenal ya Ada tempat kemudian

14:49

pola pola asuh misal yang tadinya diasuh

14:53

oleh neneknya kemudian dia kembali ke

14:56

orang tuanya dia kangen sama pola asuh

14:59

neneknya naik itu berarti kehilangan

15:01

Pola atau Eh sekarang yang jadi

15:05

mahasiswa itu polanya sudah teratur

15:08

bangun subuh Kemudian mengerjakan

15:10

aktivitas pagi belajar ketika dia

15:13

bekerja dia sudah rutinitasnya juga

15:16

berbeda itu namanya kehilangan pola

15:19

kemudian kehilangan suasana nah

15:23

Hai Nah ada juga kehilangan sesuatu yang

15:27

dicintai kehilangan sesuatu yang

15:29

dicintai ini bisa terjadi karena

15:32

perpisahan karena cerai atau karena

15:35

kematian Yei waras Hanya seperti Inikah

15:40

kalau Kehilangan

15:42

Oh ya tanda gejala Kehilangan itu apa

15:44

saja pasti dia atau individu tersebut

15:47

akan mengungkapkan kehilangan sesuatu

15:50

misal Wah Dompet saya hilang itu wah HP

15:55

saya hilang gitu ya contoh itu kemudian

15:59

menangis tiba-tiba kok ada orang yang

16:02

menangis gitu ya Ada individu yang

16:03

menangis teman kita menangis ngapain itu

16:06

gitu ternyata dia habis kehilangan

16:09

uangnya misal atau kehilangan kunci

16:13

rumah nah bisa jadi seperti itu Nah

16:16

tanda gejala lain adalah mengalami suatu

16:20

perubahan atau gangguan tidurnya karena

16:23

dia cemas memikirkan kehilangannya itu

16:26

atau objek yang hilang tersebut ia tidak

16:29

bisa tidur Kemudian tidurnya terganggu

16:32

Nah bisa Jejak bisa jadi seperti itu

16:35

kemudian kehilangan nafsu makan Nah ini

16:38

juga salah satu tanda berduka salah satu

16:41

tanda

16:42

lemas tidak nafsu makan tidak mau

16:46

melakukan aktivitas tidak termotivasi

16:49

untuk menjalani sesuatu Nah itu berarti

16:53

Kehilangan

16:56

Hai apa ya kehilangan ya kehilangan

16:58

motivasi kehilangan nafsu makan dan

17:00

sebagainya kemudian susah konsentrasi

17:03

Nah pasti kepikiran nya sama objek yang

17:06

hilang tadi kan atau suatu pra atau

17:09

perasaan yang hilang tadi itu maka orang

17:12

tersebut juga akan susah konsentrasi

17:14

sebelum dendanya itu ketemu

17:18

hai oke di sini ada rentang respon

17:20

kehilangan pasti teman-teman sudah

17:22

pernah dengar Kehilangan itu mulai dari

17:25

apa sih yang kita alami pertama pasti

17:27

ada penolakan Duh kok ini ku hilang ya

17:32

Kok dia meninggalkan saya ya Kok begini

17:36

ya suasananya Nah itu adalah proses

17:39

penolakan dinayel nggak mau gitu ya

17:42

kehilangan sesuatu itu kemudian kalau

17:46

sudah dinayel pasti akan timbul rasa

17:49

marah jengkel gitu ya kenapa sih kok

17:52

bisa hilang itu akhirnya uring-uringan

17:56

Nah setelah itu ada proses bergaining

18:00

atau tawar-menawar Coba kalau kemari

18:03

misal nih Coba kalau kemarin dompet itu

18:06

saya simpan di tas pasti tidak akan

18:10

hilang Coba kalau kemarin HP saya itu

18:15

tidak usah saya bawa

18:16

Hai Astiti akan kecopetan itu proses

18:19

tawar-menawar Kenapa sih kok HP saya

18:22

yang hilang Kenapa sih enggak HP orang

18:24

lain aja yang lebih bagus yang hilang

18:26

Nah itu juga proses Bergek Ini kenapa

18:30

sih kok Dompet saya yang nggak ada

18:31

uangnya yang hilang bukan dompet si X

18:35

yang uangnya banyak gitu Nah setelah

18:38

proses bergaining itu tidak selesai maka

18:41

dia masuk ke tahap depresi tentunya

18:44

kalau diapresiasi itu lebih kepada

18:46

kehilangan yang terkait dengan perasaan

18:51

seseorang ya kehilangan seseorang yang

18:54

dicintai kehilangan Ran kehilangan

18:58

fungsi itu biasanya lebih menyebabkan

19:00

depresi Nah kalau seehdpl depresi ini

19:05

bisa terlewati dengan baik maka dia akan

19:07

mengarah kepada resep tense atau

19:10

penerimaan gitu ya nanti fase depresi

19:13

ini jangan sampai berhenti

19:16

lanjutan gitu ya jangan sampai dia tidak

19:19

masuk ke fase Asep tense gitu nah akan

19:22

mengalami gangguan kesehatan baik secara

19:24

fisik maupun secara mental jika fase

19:28

depresi ini tidak selesai base dinayel

19:33

Apa saja sih tandanya pasti ada sosok ya

19:36

kemudian ada verbalisasi yang kok gini

19:41

sih Kok gitu sih Kok ini sih enggak

19:44

enggak percaya ah nah itu verbalisasi

19:46

kemudian adanya perubahan fisik Nah ada

19:50

mual lemah pucat diare gitu nah Fase

19:55

dinayel ini biasanya juga jika terkait

19:59

dengan kehilangan motivasi nah

20:02

tanda-tanda perubahan fisik ini pasti

20:04

akan muncul ya

20:07

Hai kemudian fase Anger fase Anger atau

20:11

marah nah individu tersebut mulai sadar

20:15

itu ya marahnya diproyeksikan kepada

20:18

orang lain inggirnya ini menyalahkan

20:21

orang lain kamu sih kemarin ngajak aku

20:25

ke pasar jadinya dompetku hilangkan gitu

20:28

atau contoh lain kamu sih kemarin ngajak

20:33

teman saya boncengan jadi dia kecelakaan

20:37

kan Nah itu proyeksi marah yang

20:41

diproyeksikan kepada orang lain kemudian

20:44

ada reaksi fisik ya tanda-tanda marah

20:47

itu seperti apa Muka Merah nadi cepat

20:49

kemudian menimbulkan perilaku agresif

20:53

atau perilaku menyerang

20:55

Oh ya di fase yang lain di fase depresi

20:59

disini kalau depresi tanda gejalanya apa

21:02

pasti orang tersebut akan menarik diri

21:05

tidak mau bicara komunikasinya gagal

21:09

gitu ya atau ada perasaan putus asa

21:13

gejala yang muncul apa dia tidak mau

21:16

makan-makan apapun tidak mau menolak

21:19

makan kemudian susah tidur letih ada

21:22

dorongan di videonya menurun gitu ya

21:24

atau motivasinya juga menurun dia tidak

21:27

mau melakukan aktivitas yang biasa dia

21:29

senangnya gitu Oke kalau sudah masuk ke

21:33

fase September atau menerima pasti

21:36

pikiran dalam objek yang hilang sudah

21:39

berkurang dia sudah tidak memikirkan

21:42

dompetnya lagi yang hilang dia sudah

21:45

mengikhlaskan kalau HPnya hilang Nah itu

21:48

sudah menerima atau sudah septen itu

21:52

Hai neh salah satu respon emosi dari

21:57

Kehilangan itu adalah respon berduka nah

22:01

berduka itu apa masih menurut tua 2016

22:04

berduka didefinisikan sebagai respon

22:08

emosi yang diekspresikan terhadap

22:11

kehilangan dan dimanifestasikan dengan

22:15

adanya perasaan sedih gelisah cemas

22:18

khawatir mungkin juga perilaku

22:22

menyimpang Nah itu adalah suatu proses

22:26

berduka kemudian menurut Nanda 2015-2017

22:31

nah ini nanti kita akan ulas dua

22:34

pendekatan ya menggunakan pendekatan

22:36

Nanda dan pendekatan KYT Nah kalau

22:40

menurut Nanda masalah keperawatan yang

22:43

mungkin muncul pada kehilangan dan

22:45

berduka itu ada berduka antisipatori dan

22:49

berduka disfungsional

22:52

nah ngene

22:54

udah berduka antisipatori atau berduka

22:57

antisipasi adalah suatu status yang

23:00

merupakan pengalaman kehilangan secara

23:03

aktual

23:05

Hai dan orang lain tidak dapat merasakan

23:07

ya hilangnya secara aktual gitu tapi

23:11

orang lain dapat merasakan Maaf tadi

23:14

orang lain dapat merasakannya bagi saya

23:19

ngomongnya salah deh Kalau beruk berduka

23:24

disfungsional adalah proses berduka yang

23:28

mengarah pada gangguan proses berduka

23:31

yang mengarah pada gangguan ini

23:32

maksudnya adalah proses berdukanya tidak

23:35

selesai sudah fase depresi tidak juga

23:39

masuk ke fase septen gitu akhirnya dia

23:44

ada gejala-gejala gangguan psikologis

23:48

yang mengganggu Nah itu adalah berduka

23:51

disfungsional kemudian ada perbandingan

23:55

teori proses berduka di sini ada

23:57

beberapa theories ya bisa teman-teman

24:00

baca di sini ada Angle ada coupler

24:04

Rosada

24:05

Hai martocchio dan ada Rando

24:10

Hai nah menurut Angels Angels itu bapak

24:14

theories berduka eh eh

24:17

ia memaparkan bahwa proses berduka ini

24:20

mempunyai beberapa fase yang dapat

24:22

dialokasikan pada seseorang yang sedang

24:25

berduka maupun menjelang ajal di sini

24:29

fase 1 adalah Sop Ya tidak percaya atau

24:33

dinayel tadi ya kemudian apa yang

24:36

terjadi di sini flash Oke ini individu

24:39

tersebut menarik diri duduk

24:41

malas-malasan Pergi Tanpa Tujuan Adapun

24:45

reaksi fisiknya adalah Mungkin dia

24:47

pingsan gitu ya mual diare takikardi

24:51

kemudian tidak bisa tidur kelelahan Nah

24:54

itu veeshop kemudian menuju fase kedua

24:58

adanya perkembangan kesadaran seseorang

25:02

mulai merasa kehilangan secara nyata

25:04

akut dan mungkin mengalami putus asa

25:07

timbul Perasaan marah perasaan bersalah

25:10

frustasi depresi dan kekosongan jiwa

25:14

yang tiba-tiba terjadi

25:17

Hai hasil selanjutnya atau fase 3 adanya

25:21

restitusi fast restitusi ini seorang

25:25

Berusaha atau mencoba untuk sepakat

25:28

berdamai dengan perasaan yang sehila

25:32

ngan tersebut ya kehilangan masih tetap

25:35

tidak dapat menerima perhatian baru dari

25:37

seseorang yang bertujuan untuk

25:39

mengalihkan kehilangan yang seseorang

25:42

yang awalnya kemudian fase 4 adalah menu

25:46

menekan seluruh perasaan negatif dan

25:49

bermusuhan terhadap almarhum jadi tadi

25:53

ada ketika ditinggal seorang itu ya ada

25:56

perasaan negatif dan perasaan bermusuhan

25:58

Nah itu dia tekan supaya tidak merasa

26:02

bermusuhan tidak ada perasaan yang jelek

26:05

pada almarhum kemudian fase 5 itu

26:08

kehilangan yang tidak dapat dihindari

26:10

harus mulai diketahui atau disadari oleh

26:14

Oh ya ini ada tuh teori kubler-ross nah

26:17

ini yang sering digunakan ya di sini ada

26:20

eh fase penyangkalan atau Dina y

26:24

kemudian kemarahan atau Angle kemudian

26:28

penawaran atau bergaining depresi sampai

26:31

dengan resep tense

26:33

hai oke Mi respon tahapan berduka

26:36

kubler-ross ya sama ya di sini ya

26:40

kata-kata yang mungkin muncul ketika

26:42

dinayel itu apa tidak Berita itu tidak

26:45

benar anak saya nanti juga akan kembali

26:48

mungkin belum mau pulang saja gitu

26:51

contoh seseorang yang mungkin kehilangan

26:54

anaknya kemudian masuk ke fase angry

26:56

atau marah contohnya ini jangan suka

27:01

bawa berita yang tidak benar kalau tidak

27:03

tahu pasti gitu ya banyak ini kita

27:07

berbincang kan di masa pandemi ini

27:09

kemudian jangan bicara itu Tuhan tidak

27:12

adil itu atau kalau periksa yang teliti

27:16

jangan menghujat di medis itu bisa

27:20

Hai nah fasa bergaya Ning fase begini

27:23

contohnya Kenapa sih saya melihat Kenapa

27:27

saya mengizinkan Pergi Merantau Kalau

27:29

saja dulu saya tidak diizinkan pergi

27:31

gitu Kalau saja saya dulu berobat atau

27:35

kontrol teratur mungkin saya tidak

27:37

separah ini Nah itu berkeliling kemudian

27:41

fase depresi Iya saya tidak mau anak

27:44

saya Merantau Lagi gitu kemudian makan

27:48

tidak makan kumpul saja di rumah nah itu

27:52

kalau depresi dalam suasana berkabung ya

27:57

fase depresi itu biasanya eh setus

28:02

sampai dengan dua minggu kalau sudah dua

28:05

minggu tidak teratasi berarti dia masuk

28:09

ke fase depresi itu kesedihan yang lebih

28:15

dari dua minggu itu berarti dia masuk ke

28:17

fase depresi kemudian fase events etc

28:20

penerimaan menerima kenyataan bahwa dia

28:24

kehilangan gitu ya contohnya di sini ya

28:27

Allah maha segalanya semua atas

28:30

kehendaknya ya kalau kita seorang muslim

28:32

pasti sudah dari awal Kehilangan itu

28:37

fase penerimaan ini pasti sudah akan

28:40

muncul dan dipakai kita sendiri pasti

28:43

kopinya juga akan lebih adaptif

28:47

Hai tindakannya apa kalau dinayel nah

28:51

memberi kesempatan pada pasien untuk

28:53

mengungkapkan perasaannya Nah kita

28:55

sebagai seorang perawat itu

28:56

memfasilitasi pasien untuk mengungkapkan

28:59

perasaannya kita efektif listening atau

29:02

mendengarkan pasien gitu kemudian secara

29:06

verbal memberikan dukungan kepada pasien

29:10

tetapi tidak mendukung dinayel nya jadi

29:13

mensuport yang positif bukan mensupport

29:16

kearah ketidakterimaan nya pasien

29:19

kemudian yakinkan kepada pasien bahwa

29:22

perawat tidak dapat bertukar pendapat

29:24

pada pasien yang dinayel ya kalau orang

29:29

yang dinayel itu pasti akan ke ke dan

29:31

dia tidak bisa menerima pendapat orang

29:33

lain maka perawat juga kalau kita akan

29:37

menenangkan kita belum bisa di Fase

29:39

dinayel ini oke apa yang bisa kita

29:42

lakukan duduk kemudian dengarkan

29:45

perasaan pasien

29:47

wood dengarkan apa yang dikatakan oleh

29:51

pasien ya

29:54

teknik-teknik komunikasinya Ya hanya

29:56

diam ya

29:59

pengen ke

30:02

Hai kemudian ketika pasien itu marah apa

30:05

yang kita bisa lakukan nah yang bisa

30:08

kita lakukan adalah mendorong dan

30:10

memberi waktu pada pasien untuk

30:12

mengungkapkan kemarahannya secara verbal

30:15

tanpa melawan dengan kemarahannya ya

30:18

kalau di keperawatan jiwa nanti akan

30:23

belajar bagaimana menolak dengan cara

30:26

yang baik atau menyatakan marah dengan

30:31

cara yang baik atau menyatakan

30:34

ketidaksukaan dengan cara yang baik atau

30:36

disebut dengan teknik assertive Nah itu

30:39

kita akan belajar lebih lanjut nanti di

30:41

keperawatan jiwa kemudian membantu

30:42

pasien atau keluarga untuk mengerti

30:44

bahwa marah adalah suatu Respon yang

30:47

normal untuk merasakan kehilangan dan

30:50

tidak keberdayaan jadi kalau ada

30:52

seseorang yang habis kehilangan kemudian

30:55

dia marah jangan kita larang itu Pak

30:58

mbok Jangan marah-marah gitu ya enggak

31:01

berguna gitu menurut

31:02

Hai mungkin Marahnya itu tidak berguna

31:04

gitu tapi bagi pasien pengungkapan

31:07

Marahnya itu membantu dia untuk

31:10

memfasilitasi kan perasaannya untuk

31:12

mengungkapkan perasaannya kemudian

31:15

hindari menarik diri dan dendam karena

31:18

pasien dan keluarga bukan sedang marah

31:20

pada perawat Jadi kalau ada perawat atau

31:23

pasien yang eh perawat atau pasien

31:25

pasien atau keluarga yang habis

31:28

kehilangan gitu ya kemudian kita

31:30

menghindari pasien atau keluarga

31:32

tersebut kemudian merasa dendam nah

31:35

contohnya nih Wah itu tuh ada pas ada

31:38

pasien yang eh marah-marah tuh gitu

31:43

karena tadi dipindahin Bangsal kofit

31:45

misal Nah kita nggak boleh dendam gitu

31:47

ya kita nggak boleh dendam sama pasien

31:50

atau keluarga tersebut kemudian

31:52

menangani kebutuhannya pada segala

31:55

reaksi kebuka kemarahannya gitu ya marah

31:58

itu kan juga perlu fasilitas ya mungkin

32:01

memukul ban

32:02

cara memukul kasur atau Dia pengen

32:07

berzikir kita fasilitasi gitu

32:11

Hai kemudian begining atau tawar-menawar

32:14

disini perawat dapat membantu pasien

32:16

mengidentifikasi rasa bersalah dan

32:18

perasaan takutnya perawat juga bisa

32:20

mendengarkan dengan penuh perhatian

32:22

mengajak klien berbicara untuk

32:24

mengurangi rasa bersalah dan ketakutan

32:27

yang tidak rasional Jika memungkinkan

32:30

kita berikan support spiritual kita ajak

32:32

berzikir atau Muhasabah atau pengajian

32:37

mendengarkan Murottal dan sebagainya Nah

32:41

kalau dengan fase depresi kalau sudah

32:43

sampai fase depresi apa yang bisa kita

32:45

lakukan mengidentifikasi tingkat depresi

32:48

dan membantu mengurangi rasa bersalah di

32:51

sini memberikan kesempatan pasien untuk

32:53

mengekspresikan kesedihannya memberikan

32:56

dukungan nonverbal duduk disamping

32:59

pasien memegang tangan pasien menghargai

33:02

perasaan pasien bersama pasien membahas

33:06

bagaimana perasaannya kemudian pikiran

33:09

yang sering timbul apa gitu

33:11

Hai hasil penerimaan atau estense yaitu

33:16

mengidentifikasi perasaan bersalah dan

33:18

perasaan takutnya kita sebagai perawat

33:20

membantu pasien untuk mengidentifikasi

33:22

rasa bersalah dan perasaan takutnya

33:25

kemudian membantu keluarga dan rekan

33:27

klien untuk bisa mengerti penyebab

33:30

kenapa dia rasa kehilangan atau berduka

33:33

kemudian mendorong klien untuk sebanyak

33:36

mungkin berpartisipasi dalam suatu

33:39

program gitu ya program bisa

33:41

berpartisipasi dalam pengkajian

33:43

pengajian atau dalam suatu event gitu ya

33:48

Nah supaya klien itu aktif dan melupakan

33:52

kejadian kehilangannya ya di sini ada

33:58

teori Rando ya Tadi ada kubler-ross

34:02

kemudian yang ketiga adalah teori Rando

34:04

Rando itu mendefinisikan respon berduka

34:07

menjadi tiga kategori ada penghindaran

34:11

front ASI dan akomodasi Oke di

34:14

penghindaran ini ada tahap syok

34:16

menyangkal dan tidak percaya sama ya

34:19

dengan dinail tadi kemudian fase

34:22

selanjutnya adalah konfrontasi luapan

34:24

emosi yang sangat tinggi ketika klien

34:26

secara berulang-ulang melawan kehilangan

34:29

Mereka kemudian ada fase akomodasi ini

34:33

terjadi secara bertahap penurunan

34:36

kedukaan akut dan mulai memasuki kembali

34:38

secara emosional dan sosial dunia

34:41

sehari-hari dimana klien belajar untuk

34:45

menjalani hidup dengan kehidupan mereka

34:49

oke nah ini ada beberapa masalah

34:54

keperawatan yang mungkin muncul pada

34:56

kehilangan dan berduka ini saya ambil

34:59

dari SDK Iya standar diagnosa

35:03

keperawatan Indonesia tahun 2016 di sini

35:07

ada berduka berduka itu definisinya

35:11

respon Psychosocial yang ditunjukkan

35:14

oleh individu akibat kehilangan orang

35:18

objek fungsi status bagian tubuh atau

35:22

hubungan penyebabnya apa bisa karena

35:25

kematian keluarga atau orang yang

35:26

berarti kemudian bisa juga terjadi

35:29

karena antisipasi kematian keluarga atau

35:32

orang yang berarti kemudian kehilangan

35:34

objek atau pekerjaan fungsi status

35:37

bagian tubuh hubungan sosial dan

35:40

sebagainya kemudian gejala-gejala

35:42

berduka ini ada perasaan sedih merasa

35:45

bersalah atau menyalahkan orang lain

35:47

kemudian tidak menerima kehilangan

35:49

merasa tidak ada harapan kemudian

35:52

menangis perubahan pola tidur tidak

35:55

mampu berkonsentrasi nya masalah

35:59

keperawatan yang kedua adalah

36:00

penyangkalan tidak efektif ya di sini

36:03

didefinisikan sebagai upaya mengingkari

36:05

pemahaman atau

36:08

Hai suatu peristiwa secara sadar atau

36:11

tidak sadar untuk menurunkan kecemasan

36:13

atau ketakutan yang dapat menyebabkan

36:16

gangguan kesehatan penyebabnya apa

36:18

kecemasan ketakutan terhadap kematian

36:21

ketakutan mengalami kehilangan

36:23

kemandirian ketakutan terhadap

36:25

perpisahan kemudian ketidakefektifan

36:27

strategi koping nah gejalanya apa disini

36:32

penyangkalan itu pasti mengaku tidak

36:34

takut dengan kematian mengaku tidak

36:36

takut dengan penyakit kronis Padahal dia

36:38

sangat cemas gitu ya menakutkan

36:40

mencemaskan itu kemudian tidak mengakui

36:43

bahwa penyakit berdampak pada pola hidup

36:46

melakukan pengobatan sendiri ya

36:49

mengalihkan sumber gejala ke orang lain

36:52

ke organ lain kemudian berperilaku Acuh

36:55

Tak Acuh saat membicarakan peristiwa

36:57

penyebab stres dia sok-sok enggak tahu

37:00

gitu sok nggak mau membicarakan Padahal

37:03

dia Stres banget terhadap hal itu

37:04

kemudian dia menunjukkan affect yang

37:07

tidak sesuai

37:08

Hai Oke ini XL kakinya berduka luaran

37:12

utamanya yang bisa saya ambilkan disini

37:16

adalah tingkat berduka kemudian ada

37:18

penyangkalan yang tidak efektif itu

37:20

luaran utamanya penerimaan ya

37:23

alhamdulillahirobbilalamin Saya rasa

37:25

cukup untuk materi kali ini kita tutup

37:29

dengan membaca Hamdalah dan doa

37:31

kafaratul majelis Jika ada yang mau

37:34

ditanyakan silakan diberikan comment dan

37:37

masukkan atau pertanyaan di myclass Oke

37:42

wabilahitaufik walhidayah

37:43

wassalamualaikum warahmatullahi

37:45

wabarakatuh

37:51

yo yo

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free