Full Transcript

·YouTLDR

Drama Kolosal | Pertempuran Ambarawa | Kelompok 1

11:21IndonesianTranscribed Jul 24, 2026
0:09

[Musik]

0:41

[Musik]

1:05

perjuangan heroik rakyat Indonesia dalam

1:08

mempertahankan dan memperjuangkan

1:10

kemerdekaannya sungguh tidak bisa

1:12

diabaikan begitu saja mereka saling

1:15

bahu-membahu untuk berperang melawan

1:17

siapa saja yang ingin merebut

1:19

kemerdekaan bangsa Indonesia

1:21

suatu hari di markas TKR

1:24

[Musik]

1:30

akhir-akhir ini saya merasa heran

1:32

mengapa anda heran Bung Aku heran dengan

1:35

apa yang sebenarnya Belanda mau

1:38

tentunya sumber daya alam dan tenaga

1:41

kerja kita yang melimpah betul tetapi

1:44

apa kurang kaya mereka selama tiga

1:47

setengah abad menjajah segala kekayaan

1:49

kita diambil oleh mereka

1:51

Iya dan sekarang mereka berusaha kembali

1:54

untuk menjajah kita lagi kemerdekaan

1:57

harus dipertahankan jangan sampai apa

2:00

yang Anda katakan terjadi Oh ya kemarin

2:03

saya dapat berita bahwasanya di beberapa

2:05

daerah perlawanan-perlawanan sudah

2:08

dimulai dan saat ini posisi Belanda dan

2:10

NICA ada di pulau Jawa

2:12

tiba-tiba datanglah seorang prajurit

2:15

yang bernama Oni membawa kabar

2:21

Assalamualaikum

2:25

Silahkan duduk Bung ada keperluan apa

2:28

datang kemari begini Pak saya dapat

2:31

berita bahwasanya Belanda dan NICA telah

2:34

mendarat di Magelang tadi pagi lalu

2:37

mereka datang untuk mengurus tawanan

2:39

perang dan tentara Jepang di Jawa Tengah

2:42

dan mereka berjanji tidak akan

2:44

mengganggu kedaulatan Republik Indonesia

2:46

namun mereka Melanggar janjinya semua

2:49

tahunan perang dipersenjatai dan

2:51

melakukan penyerangan Pak Emang

2:53

keterlaluan mereka berjanji tetapi

2:55

diingkari kalau begitu kita berangkat ke

2:59

Magelang lakukan pengawasan sebelum

3:00

mereka bertindak lebih jauh

3:03

siapa Isdiman kamu saya tugaskan sebagai

3:07

pemimpin pasukan laksanakan

3:10

satu Sisi Lainnya pada tanggal 20

3:13

Oktober

3:14

1945 tentara sekutu mendarat di Semarang

3:18

di bawah pimpinan dia di Jenderal bekel

3:21

tujuan kedatangan mereka adalah untuk

3:23

mengurus tawanan perang dan tentara

3:26

Jepang di Jawa Tengah kedatangan mereka

3:28

disambut oleh Gubernur Jawa Tengah dan

3:30

rakyat Semarang

3:33

Selamat datang di Semarang Tuan Brigadir

3:36

Jenderal Battle

3:37

Terima kasih Bapak Gubernur

3:41

kedatangan Tuan beserta rombongan sudah

3:43

kami tunggu rakyat Semarang Menanti

3:45

kedatangan tuan dan rombongan apa

3:49

saya dan rombongan merasa tersanjung

3:51

atas kebaikan kalian untuk membalas

3:54

kebaikan kalian Saya berjanji untuk

3:56

tidak mengganggu kedaulatan Republik

3:58

Indonesia

4:00

saya terima niat baik Tuan Saya siap

4:03

memberikan bantuan makanan dan keperluan

4:05

keperluan lainnya apabila Tuan

4:07

membutuhkan

4:09

Terima kasih pak gubernur

4:13

tentara-tentara Belanda sedang

4:15

beristirahat termasuk para tawanan

4:17

mereka tidak menyadari bahwa keberadaan

4:20

mereka dipantau oleh TKR Kolonel Isdiman

4:24

yang mendapat pelaporan tentang rencana

4:26

jahat Belanda segera mengomandoi pasokan

4:29

TKR untuk menyerang demi mempertahankan

4:32

kemerdekaan dari siasat busuk Belanda

4:34

dan NICA

4:39

berjalan lancar sekarang kita punya

4:41

pasokan tambahan dari para tawanan

4:45

hahaha memang hebat pribumi di sini

4:48

memang mudah sekali kita bohongi tetapi

4:50

kita tetap harus waspada jangan sampai

4:53

pribumi pribumi itu

4:57

hei kalian berdua

4:59

hormat

5:03

Bagaimana keadaan markas apakah aman

5:05

sejauh ini masih aman belum ada

5:08

tanda-tanda dari orang-orang pribumi

5:09

bagus lanjutkan kerja kalian

5:15

setelah itu salah satu anggota NICA

5:17

mengajak tentara sekutu untuk keluar

5:20

dari markas kalian mencari udara segar

5:22

akan tetapi tanpa sengaja rakyat

5:25

Indonesia mengetahui hal tersebut pada

5:27

saat salah satu anggota NICA berbicara

5:29

dengan tentara sekutu

5:31

Hei ayo keluar cari udara segar Ayo Aku

5:35

juga merasa bosan di dalam aku ikut ayo

5:42

tanpa sengaja salah Seorang warga

5:45

membuntuti dengan cara bersembunyi serta

5:48

mendengarkan pembicaraan ketiga tokoh

5:51

tersebut eh anggota NICA aku mau tanya

5:54

Kenapa kalian menumpang rombongan kami

5:56

dengan secara sembunyi-sembunyi

6:00

begini keberadaan kami di Indonesia

6:02

hendak membebaskan tawanan perang

6:04

Belanda di Magelang dan Ambarawa Jadi

6:06

kami datang ke sini dengan cara

6:08

bersembunyi bersama rombongan kalian

6:10

agar tidak ketahuan

6:13

Oh begitu toh terus NICA itu singkatan

6:15

apa

6:16

NICA itu singkatan dari Netherlands and

6:20

the Civil administration yaitu

6:21

pemerintahan peralihan warga yang

6:24

bersembunyi mengikuti ketiga tokoh

6:27

tersebut keluar dari persembunyiannya

6:31

orang luar jahat kalian hanya ingin

6:33

membodohi rakyat Indonesia tapi

6:34

sayangnya aku tidak sebodoh yang kalian

6:36

pikirkan

6:38

siapa kamu apa maumu aku warga sini aku

6:42

sudah mendengarkan lihat-lihat kalian

6:44

akan saya laporkan pada warga lainnya

6:47

Agar kalian diserang oleh warga

6:48

Indonesia bahaya kawan Mari kita Habisi

6:51

saja orang ini

6:53

bentrokan antar senjata antara tentara

6:56

sekutu dengan warga akhirnya didengar

6:58

oleh masyarakat luar pada saat yang

7:00

bersamaan tentara TKR dan Kolonel

7:03

Soeharto turun menyumbangkan senjata

7:05

Seraya mengusir anggota NICA dan tentara

7:07

sekutu dari markas persembunyian

7:09

tersebut

7:21

merasa keberadaannya terancam para

7:23

anggota NICA dan tentara sekutu pun

7:25

pergi meninggalkan markas tersebut

7:28

Kolonel Soeharto yang merasa senang atas

7:30

kepergian sekutu tersebut memberikan

7:33

semangat kepada rakyat dan pasukan TKR

7:35

Indonesia untuk terus berjuang

7:38

memerdekakan negara Indonesia Tercinta

7:41

saudara sekalian kita sudah berhasil

7:43

mengusir mereka dari Magelang tapi kita

7:46

harus selalu mengikuti mereka kalau

7:48

perlu kita Desak terus mereka junjunglah

7:50

tinggi kemerdekaan Indonesia merdeka

7:52

merdeka

7:55

pasukan Belanda mundur sampai ke

7:58

Ambarawa namun di sana mereka juga telah

8:01

dihadang oleh pasukan TKR lainnya

8:03

Belanda mengadakan perlawanan pimpinan

8:06

TKR Letnan Kolonel Isdiman gugur

8:11

tertembakkan perlawanan sementara waktu

8:13

terjadi baku tembak antara Belanda dan

8:16

TK pimpinan TKR

8:19

pasukan Belanda pun melarikan diri

8:40

innalillahi wa Innalillahi roji'un

8:43

Bagaimana pak pemimpin kita telah gugur

8:46

padahal perang baru dimulai

8:48

Sudahlah kita tidak boleh terlalu larut

8:51

dalam duka ini sudah menjadi ketentuan

8:53

Gusti Allah

8:55

patah tumbuh hilang berganti Rawe Rawe

8:58

Rantas malang-malang putung kalian

9:00

berdua urus jenazah

9:10

lalu Jenderal Sudirman menawarkan diri

9:12

kepada kolonial untuk menjadi pemimpin

9:15

menggantikan Isdiman supaya tidak

9:18

terus-menerus hanyut dalam suasana musuh

9:20

yang kian lama dibiarkan berlari begitu

9:23

saja

9:26

Strategi apa yang akan saudara gunakan

9:30

dalam situasi sifat seperti ini ditambah

9:33

keadaan ambrawa yang dikelilingi oleh

9:34

hutan-hutan pastilah Belanda akan mudah

9:37

kita kepung karena Medan seperti ini

9:39

sudah menjadi makanan sehari-hari

9:40

pasukan TKR Oleh karena itu kita akan

9:44

kepung dan jepit mereka di suatu wilayah

9:45

sehingga mereka terdesak oleh mundur

9:48

strategi ini bernama supit kurang

9:51

strategi yang hebat kita akan lancarkan

9:54

serangan esok subuh ketika mereka

9:56

terbuai dengan Dinginnya malam Siap

9:59

laksanakan

10:01

letusan tembakan sebagai tanda dimulai

10:04

penyerangan terdapat tepat jam 4.30 pagi

10:08

pasukan TKR yang telah bersiap di

10:11

seluruh penjuru Ambarawa mulai merayap

10:13

di Singapura menunjukkan suasana

10:16

ditambah lemparan granat yang

10:18

bertubi-tubi Belanda dan NICA semakin

10:20

terdesak dan mundur

10:46

para pejuang Indonesia berjuang untuk

10:49

melancarkan serangan perintah ke

10:51

Ambarawa pada tanggal 12 Desember

10:54

1945 akan tetapi sekutu mundur

10:58

meninggalkan kota Ambarawa menuju

11:00

Semarang pada tanggal 15 Desember

11:03

1945 untuk memperingati hari bersejarah

11:06

itu maka setiap tanggal 15 Desember

11:09

diperingati sebagai hari infanteri

11:12

Selain itu yang berawal juga didirikan

11:15

sebuah monumen yang diberi nama Palagan

11:18

Ambarawa

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free