episode 5
cling
actiontion lalu kita bagaimana
[Musik]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
Oke Mungkin kita
bisa mencoba melihat dari sektor
e-commerce ya karena belanja online kita
juga sangat tinggi gitu tingkat konsumsi
di Indonesia juga selalu naik G
konsumerisme kita tuh Jadi sebenarnya
e-commerce ini menyerap banyak tenaga
kerja engak sih Mas gitu asumsinya tadi
kalau belanja naik
e barang-barang akan lebih banyak
diproduksi jadi barang-barang yang lebih
banyak diproduksi artinya ada lapangan
kerja gu asumsinya seperti itu tapi e
aku gak
tahu kalau mengutip Pak Presiden sendiri
bahkan Pak Joko sendiri yang mengakan
kan 90% barangnya impor kita hanya jadi
konsumen dan
90% hati-hati barangnya barang
impor Lebih bahaya lagi bukan produk
kita sendiri kalau produk kita sendiri
kita taruh di
e-commerce masih bagus tapi
90% barang
impor jadi belanja lebih banyak tapi
tidak ada e barang yang diproduksi di
Indonesia yang menyerap tenaga kerja di
Indonesia Iya betul jadi boomingnya
e-commerce tidak berkorelasi
dengan produksi yang meningkat di dalam
negeri dan juga tidak berkorelasi pada
akhirnya dengan jumlah tenaga kerja yang
bekerja untuk memproduksi barang itu
jadi kita belanja Apun di e-commerce
sepanjang sepanjang itu barang impor ya
tenaga kerja yang tercipta di tempat
barang itu diproduksi Nah tadi Pak ut
soal UU ciptaker gitu Saya melihat ada
eh ini ya ada semacam perubahan banget
banget ya di terutama di generasinya Ben
di generasi z sama generasi kumilenials
Bagaimana pola-pola eh ketenaga kerjaan
ini berlaku di lapangan gitu nah salah
satu contohnya itu kalau misalkan eh
kita
melihat Cipta kerja ini menciptakan masa
kontrak yang lebih panjang di u Cipta
kerja ini di lapangannya ternyata dia
itu bisa masa kontrak itu sampai
diperbanjang 5 tahun tapi ada lagi gitu
Mas yang sedikit paling lebih parah lagi
gitu jadi
UU Cipta kerja ini juga ee merubah
sistem outsourcing atau Alih Daya tenaga
kerja Iya jadi di undang-undang cipta
kerja ini tenaga inti itu bisa
di-outsource kalau di undang-undang
ketenagakerjaan yang lama yang boleh
diossos hanya tenaga non inti misalnya
di bank ee tenaga intinya itu adalah
semua yang berkaitan dengan transaksi
keuangan itu tenaga inti tenaga non inti
adalah kawan-kawan security atau
cleaning service jadi dulu yang boleh
dioutsource hanya non inti security
atauing service yang bergagian transaksi
seperti ter itu enggak boleh dioutsource
tapi di undang-undang cipta kerja
semuanya sekarang boleh dioutsource
artinya bahkan karyawan inti di bagian
transaksi keuangan pun ya enggak punya
jenjang karir sebaik undang-undang yang
lama iya artinya sebenarnya ee lapangan
kerja yang ada pun sekarang tadi
dipererebutkan lebih banyak ee orang dan
kualitasnya ee sebagai kepastian hidup
dari masing-masing pekerja itu
sebenarnya turun ya I nah tapi
menariknya di lapangan ini yang yang
kita temui semua ya di ekspedisi
Indonesia baru ini bahwa ada dua sektor
yang justru masih membuka lapangan kerja
untuk ee usia-usia lanjut gitu ya Ben ya
mungk tadi Ibu ponium masih bekerja 80
tahun kemudian pak ee nomo yang kita
temui di
ee apa Gunung Kidul 80 tahun juga masih
melaut dan masih ee bekerja di pertanian
Iya itu artinya bahkan sektor yang
fundamental ini sebenarnya malah bisa
ini ya memberikan pangan gitu memberikan
kehidupan di usia-usia lanjut gitu yang
mana Kalau sekarang itu bahkan di u
ciptaker dibatasi usianya 25 tahun gitu
ee mendaftar pekerjaan gitu ya Ben Ya
gimana Ben kamu memandang sektor ini
pertanian dan kelautan ini nanti aku
jawab di belakang bagianku Oh oke nah
coba tapi apa namanya aku pikir
pemerintah bilang sekarang ada eh
hiliriul hisasi kan apa sebenarnya
dimaksud hilirisasi dan apakah itu ada
dampaknya buat tenaga kerja I coba ini
kita kan kemarin ke sulawasi ya Ben ya
Coba kita lihat dulu apa faktanya
sebenarnya gimana sih tuh Pak luhud
sudah mengatakan efek
menciptakan lapangan kerja dan kemajuan
negeri
[Musik]
[Musik]
Pal
Bota
kita ha
jadi bahkan di fenomena hilirisasi nikel
ini Tenaga Kerja Indonesia tidak hanya
bersaing dengan tenaga kerja lokal
sendiri melainkan juga Tenaga Kerja
Asing tapi di sini tidak tidak terlalu
serta-merta soal urusan etnis gitu
tenaga kerja kita juga banyak yang
dikirim ke luar negeri gitu nah bahkan
Tadi ada anak kecil yang bernama
hijratul Jannah dipaksa atau
harus belajar berbahasa Mandarin itu
artinya berarti hilirisasi nikel ini
juga banyak mendatangkan Tenaga Kerja
Asing Iya tapi dari semua cerita tadi
soal apa namanya soal pertanian dan
kerusakan dan segala macam mungkin saya
bisa kasih gambaran sedikit ya dari
perjalanan ini ya saya banyak bertemu
anak muda dan kira-kira apa yang mereka
pikirkan soal Indonesia sama dengan apa
yang pikirkan yang pertama itu kami mau
kembali ke pertanian tapi sudah enggak
bisa karena kami sudah dipaksa buat
sekolah dan mau kembali ke pertanian itu
sulit gak punya skill di bidang itu lalu
tadi tadi yang seperti kalian bilang mau
turun di industri bekerja di industri
pun sudah digantikan sama mesinalah sama
teknologi dan segala macam terus
ditambah lagi diperkuat dengan apa
namanya undang-undang Cipta kerja tadi
itu itu makin
memperumit kondisi generasi saya
sekarang apa namanya lalu tadi kami
Harus bersaing dengan tenaga kerja asing
E ini cuma ada satu satu solusi
sebenarnya sih buat anak muda sekarang
ini saya tidak tahu apakah ini disebut
solusi atau apa solusi kecil ya mungkin
ya salah satunya pekerjaan yang bisa
kami dapat sekarang mungkin jadi
wiraswasta atau freelance sih mungkin
solusi kecilnya Ay kita sekarang gini
heeh tapi itu kamu harus belajar lebih
banyak harus kuliah lebih tinggi ah ini
repot ini yang menarik ini generasi
mereka ini sering dipuja-puja l bonus
demografi dikit-dikit demi get
dikit-dikit milenialial tapi sebenarnya
mereka ini makin rentang mereka kayak
dipuji-puji doang gitu ada program
misalnya genensi memilih atau apa
dikit-dikit genensi dikit-dikit genensi
Kayaknya dinina bobokkan seolah-olah
warga negara kelas 1 p
ternyata paling rentang paling rentang e
Pak far tadi bilang kan harus belajar
kan ya Iya masalahnya ini
nih belajar kita pun ya itu k kan
program kita kan pemerintah kita punya
program 12 tahun wajib belajar ya kita
di sekolah disuruh sekolah sampai SMA
tapi ee data menunjukkan bahwa
pengangguran terbesar itu justru ada di
SMA paling rendah di SD sama di
perguruan tinggi Jadi kalau enggak mau
jadi pengangguran minimal kuliah atau
enggak sampai SMA sama sekali gitu Jadi
agak sedikit Apa ruinnya memang ini
keadaan sekarang itu eh kenapa
teman-teman saya atau sebaya saya enggak
apa ya tidak melanjutkan ke perguruan
tinggi mahal mahal sekaliaya apa biaya
sekolah di Indonesia ini ini e data
menunjukkan bahwa ini ada satu
berita indonesiamuk negara paling mahal
di dunia eh Hongkong menempati ee urutan
yang pertama paling mahal dalam hal apa
itu dalam hal untuk apa E sekolah dari
SD sampai sarjana ee kalau misalkan
Hongkong searang urutan pertama 1,8
miliar sampai lulus sarjana indonesia
urutan kedua Eh 276 juta 276 juta kita
masih kalah sama Prancis yang hanya
sampai 250 juta kita lebih mahal dari
Prancis berarti lebih mahal dari Prancis
betul ee ada fenomena menarik juga ini
Kemarin saya baca beritanya itu ee
kampus ITB kampus negara itu dia e
Tempat saya kuliah itu Oh iya i Buset
alumni ini alumni pinjol berarti
ini jadi e di kampus ITB ini walaupun
saya enggak lulus Oh iya pak Wah cocok
sih Pak Memang Pantas enggak
pengangguran Pak
Em Jadi
ee apa namanya kampus negara ini e
bekerja sama dengan pinjol untuk ee
membantu mahasiswa-mahasiswanya ee agar
bisa membayar biaya kuliah sebenarnya
ini tragedi sebenarnya karena sekelas
kampus negara pun Enggak sanggup untuk
menunjang atau apa mewadahi anak-anak
mudanya untuk sekolah gitu malah
dipersulit dan segala macam karena
saking mahalnya untuk biaya sampai
kuliah seperti di Prancis itu dibiayai
oleh negara oleh publik Kenapa mereka
menjadi lebih murah untuk saya nanya
kita negara kayak Prancis kayak enak
banget pak saya kita bisa dulu waktu di
ITB Berapa zaman mas Farid
eh SPP S semester
r30.000 tahun 79 79 artinya anak ITB
sekarang tidak mampu kalau diproyeksikan
ya tidak mampu
membayar sejumlah itu dan harus eh
mengambil pinjaman online ya sebenarnya
seperti di Amerika Amerika itu juga ada
eh apa Mas student loan ya stud loan
student loan ya dan banyak mahasiswa
terjerat oleh Utang bahkan sampai umur
40 mereka masih harus melunasi
pinjamannya dan ini implikasinya juga
panjang karena ketika mereka merasa
punya hutang
ee mereka tidak punya banyak pilihan
biasanya dalam memilih pekerjaan Bahkan
dalam sebuah pekerjaan pun kadang-kadang
mereka juga enggak bisa terlalu
independen enggak bisa terlalu kritis
karena takut kehilangan pekerjaan karena
harus membayar terus cicilan utang
mahasiswa sampai umur 40 jadi
Eh ini juga ada implikasinya pada
demokrasi Jadi gimana Sebenarnya saya
ini dalam posisi generasi saya sekarang
itu posisi yang bingung mau ke mana
mungkin Mas Mungkin bisa cerita Kami mau
kembali ke apa apa tadi di e-commerce
tadi barang-barangnya impor segala macam
terus salah satu solusi kecil cuma
jadinya buruh migran atau TKI lalu mau
ke industri sudah digantikan sama mesin
mungkin satu menjadi buruh migran pun
kalau majikanmu bisa beli robot seperti
Elon Mask ya ggak akan dipakai tenaganya
betul Jadi gimana Mas Dandi menurut Mas
Dandi Apakah kita perlu kembali ke
pertanian saja anak muda ini e Iya kalau
mau kembali ke pertanian pertanyaannya
justru yang kami temukan di lapangan
adalah Apakah Punya tanah karena tanah
adalah barang modal untuk E
Mengembangkan pertanian karena 62%
petani kita adalah eh petani guram
petani gurem ini dalam definisi negara
atau Badan Pusat Statistik itu adalah
petani yang lahannya kurang dari e
Seteng hektar sementara standar untuk
seseorang bisa survive itu pakai rumus
umum misalnya pakai referensi dari
transmigrasi misalnya tanah yang
dimiliki oleh seorang transmigran untuk
memulai hidup baru pindah dari kampung
asalnya misalnya itu 2 hektar 1 hektar
untuk permukiman dan dan kebun ee
kemudian yang 1 hektar untuk ladang
sehingga minimal orang bisa hidup
eh dengan 2 hektar Nah dengan realitas
bahwa rata-rata petani kita hanya punya
lahan kurang dari Seteng hektar tentu
petani kita ee berada dalam situasi
ekonomi yang yang saya
sehingga kalau kita punya contoh Selama
perjalanan ini ada Mbah poniem 80 tahun
kemudian ada ee bu Mutmainah dan juga Bu
ngatina eh di Wadas eh mereka
menggambarkan tiga corak petani yang
pertama adalah petani yang tidak punya
tanah seperti Mbah ponium yang kemudian
harus bekerja menjadi pemulung eh gabah
yang kedua adalah Bu mutmaina dari
Sleman yang punya tanah
eh lalu tanahnya terkena proyek
pembangunan Ee Jalan Tol dan dia mau
dengan ganti rugi atau ganti untung yang
sampai 2,5 miliar itu lalu yang ketiga
ada contoh petani seperti bunga Tina di
desa Wadas yang kampungnya akan
ditambang untuk batuan andesit untuk
proyek eh Waduk benar di Purworejo Jawa
Tengah dan dia menolak jadi walaupun
diganti rugi atau ganti untung atau
ganti apapun dia menolak karena dia
tetap ingin jadi petani dia ingin
mempertahankan tanahnya nah tiga corak
petani ini adalah gambaran masalah
agraria atau pertanian e di Pulau Jawa e
dalam 11.000 KM perjalanan kami keliling
Indonesia kami tentu tidak hanya melihat
bagaimana petani di Pulau Jawa tapi juga
bagaimana petani di Kalimantan dan
Sumatera
saya pertama ditangkap ditodong pakai
[Musik]
senjata malam ini ditahan di sana
setelah besok keluar tuh kan langsung
digunduli
[Musik]
Mereka pasti mati kalau ada orang duduk
di sini kemarin
selalu cari
[Musik]
ayahnya tujuan perusahaan investor yang
datang ini kan menjajah secara tidak
langsung pas kita datang tuh mereka
dengan harapan yang besar sekali pengin
didengar
[Musik]
pendegakan hukum tajam di bawah tumpul
di atas
[Musik]
iu kena Saya lagi hamil
[Musik]
[Musik]
angota
polisi aku berontak-berontak kayak gitu
ngomong kayak gitu langsung aku dieret
sama orang
tig nyampai ke Polda ditanya ditanya pun
direndang di sini gigi bacul dua tangung
jawab Pak tanggung jawab
Pak saya kan waktu dilempar ke atas
mobil sudah gak sadar lagi
[Musik]
ibaratnya tuh zaman Israil masih kami
ini masih saro lagi
dibikin ya saya ditarik saya
[Musik]
ditinj hidahis
[Musik]
[Musik]
melakukan perjalanan selama 424 hari dan
melihat semua yang kami rekam di masalah
pertanian sepanjang Jawa Kalimantan
Sulawesi dan Sumatera kami menyimpulkan
bahwa Indonesia dalam kondisi yang
darurat agraria
eh kasus-kasus konflik lahan luar biasa
eh kami temu di mana-mana dan faktanya
adalah ee Sebagian besar lahan yang
dikuasai oleh negara yang seharusnya
dipergunakan sebesar-besarnya untuk
kemakmuran rakyat faktanya adalah
98% lahan yang dikuasai negara justru
diserahkan kepada swasta dalam bentuk
hak guna usaha dan macam-macam yang
dikelola rakyat dari 53 juta hektar
lahan yang dikuasai oleh negara yang
dikelola Rakyat hanya 2,7 juta hektar
dan tadi 98%-nya diserahkan kepada ee
swasta ee ini mengingatkan kita semua
tentu dengan hukum agraria di masa
pemerintah indindia Belanda 1870 eh
setelah tanam paksa ya Eh tanam paksa
adalah sebuah peristiwa agraria yang
luar biasa eksploitasi yang sering kita
dengar sebagai jantung dari kolonialisme
eh adalah cerita tanam paksa antara 1830
setelah perang di Ponegoro hingga 18
eh40 eh di masa Gubernur Jenderal eh
vanen Bos Gitu ya lalu ketika Eh ada
kritik serius pada eksploitasi ini
pemerintah indindia Belanda eh mulai
melunak dan kemudian memberlakukan hukum
agraria agraris wet tahun 1870 di masa
pemerintahan eh di masa Gubernur daerah
jajahan engelbertus the wall di mana
perusahaan-perusahaan multinasional
perkebunan bisa menguasai hak guna usaha
Tanah hingga 75 tahun mengontrak kepada
pemerintah indindia Belanda lalu kita 78
tahun setelah Merdeka Ee Kita justru
mendapati sebuah paradoks Bagaimana
hukum agraria kita justru memungkinkan
ee swasta atau negara memberikan
pengelolaan kepada swasta hgu hak guna
usaha hingga 190 tahun di undang-undang
ee ibukota negara atau undang-undang IKN
[Tepuk tangan]
Ini kantor presiden Istana Presiden eh
untuk
IKN belum
selesai jauh ditargetkan kapan ini
beroperasi eh Presiden Jokowi ingin
istana selesai karena tahun depan sudah
akan upacara 17 Agustus di
IKN jadi 75 tahun di masa pemerintahan
himya Belanda dan justru 190 tahun
diberikan eh oleh pemerintahan Jokowi
kepada swasta untuk mengelola tanah
hingga 190 tahun bahkan di undang-undang
cipta kerja juga hak guna usaha untuk
tanah eh diberikan 90 tahun jadi bahkan
dengan hanya undang-undang Cipta kerja
saja
eh pemerintah Indonesia lebih banyak
memberikan konsesi daripada pemerintah
kolonial eh Belanda apalagi dengan
undang-undang IKN yang mencapai 190
tahun
eh ini mungkin yang membuat Yusuf dan
Ben selain enggak punya tanah untuk
diolah juga enggak punya bahkan tanah
untuk ditempati untuk untuk rumah karena
e kita tahu sama-sama bahwa sudah banyak
survei atau studi yang mengatakan bahwa
harga tanah dan rumah naik terus
sehingga generasi seperti Yusuf dan Ben
dari milenial dan Genzi enggak akan
pernah bisa punya e rumah atau susah
beli rumah terutama di daerah kota yang
mereka idam-idamkan mereka kan generasi
Urban ya bahkan mungkin Urban natif gitu
ya jadi lahir sudah menjadi masyarakat
Urban gitu sehingga mereka e tidak punya
referensi lain selain hidup di Urban
atau hidup di kota sementara faktanya
adalah justru mereka eh tidak bisa
memiliki tanah di di ekosistemnya di
lingkungannya begitu ya kalau yang itu
saya setuju karena sampai sekarang masih
belum punya
rumah kasihan Mas kasihanan generasi
gua tapi kayaknya karena ada faktor yang
sering disebut orang yaitu memang
generasi dan Yusuf ini doyan jajan ya
Jadi mereka ini Malas nabung
kayaknya Jajan aja kerjaannya gitu jadi
e Enggak tahu ya jadi salah mereka juga
sih kayaknya kalau ini saya enggak
setuju saya punya teman di Jogja itu e
namanya Faisal dia ini salah satu anak
muda yang mencatat semua pengeluarannya
semua dari parkir makan pagi makan siang
makan malam dicatat semuanya selama
bertahun-tahun itu dicatat jadi dia
punya aplikasi catatan keuangan Dia
mencatat satu persatu jadi kamu mencatat
Semua pengeluaran semua termasuk yang
kayak parkir 1000 2.000 pun saya catat
semuanya yang mahal gaya hidupnya pada
bilang l memang kurang kurang biasa Apa
k hidup saya tuh gitu kalau makan ya
mungkin sehari sekali maksimal dua kali
gitu bensin ya enggak usah jauh-jauh
gitu selama 6 tahun ya selama 6 tahun di
lumanjang Kemarin saya ketemu yang
testimoni mengatakan saya 11 tahun
mencatat Mas lebih lama ya saya sudah
kasih saya sudah simpan kontaknya nanti
kita akan cari Masih muda juga iya 11
tahun Saya sudah mencarat semua
pengeluaran n gila jadi bukan masalah
berarti bukan masalah enggak nabungnya
mas sebenarnya di sini ini memang apa ya
Ee mereka sudah coba membuktikan Apakah
mereka yang memang terlalu boros atau
memang enggak kebeli kalau kita mau beli
rumah sekarang kira-kira gitu apa
Kesimpulannya kesimpulannya adalah
em kita lihat di apa Mas Faisal sempat
bercerita bilang begini
kami saya menemani Mas Faisal untuk
berkeliling Jokja waktu itu Melihat
harga rumah dan ini yang kami temukan eh
saya lihat rumah yang dijual atau di
kontrakannya di pojok jalan Mawar Jalan
Gambir Iya itu kalau boleh tahu harganya
kisang berapa ya mas ya Atau Pak at
penawarannya
12,5 tapi bisa ditawar gitu posisinya
waris Pak Oh posisinya waris buka
harganya r,5 juta per meter ya Pak betul
12 enggak 12,5 eh 12,5 m Pak sor Oh 12,5
m totalnya I mestinya enggak sampai 10
jutaan mungkin 10 jutaan itu kan Eh
mungkin lebih dari 10 jutaan ya Iya
betul oke oh 12,5 m Oke ini dengan Maaf
ini dengan Pak siapa Saya tahu daerah
sini mahal cuma kalau 12,5 m
ya enggak baru tahu aja
segitu cukup shok ya ben ben 12,5 m ben
m bukan juta l m bayangkan nabung berapa
puluh tahun bukan puluh lagi R tahun itu
sampai anak cucu mungkin baru bisa
kebeli jadi itu yang terjadi di generasi
saya sekarang ini ee kenapa bisa terjadi
kayak gitu yang pertama penduduknya
bertambah tapi tanahnya tetap Gitu Ee
beberapa artikel Saya sempat baca
orang-orang seperti Parit yang ingin
menghabiskan masa pensiun orang-orang
dari Jakarta lah Ya maksudnya datang ee
salah satu kota favorit untuk mereka
menghabiskan masa pensiun adalah
Yogyakarta Jadi kesimpulannya hanya
orang-orang kaya kayak P Farit ini yang
bisa Punya tanah gitu atau enggak e kita
tetap bisa punya tanah tapi kalau kita
punya bapak kayak Pak Farid misalnya
yang punya tanah banyak diobo jadi em
yang ketiga adalah
kita sekarang susah beli rumah karena Eh
yang tadi yang saya bilang kita cuma
punya satu kesempatan kerja sebagai
freelance dan itu kita enggak punya slip
gaji jadi kalau kita mau kredit rumah
enggak bisa kita enggak punya satu
jaminan untuk bisa kredit rumah lalu e
masalah selanjutnya adalah tanah yang
seharusnya jadi barang publik mulai
dijadikan privat gitu statusnya sama
seperti udara dan air yang kita konsumsi
sehari-hari harusnya ini bisa jadi
barang publik yang bisa diakses oleh
semua orang gitu nah e yang terakhir
adalah e ee Tanah ini enggak punya harga
acaran tertinggi ee bahkan sawit e yang
menghasilkan minyak pun yang kita
konsumsi ee itu ada harga eceran
tertinggi atau atau atau apa ya Ee padi
yang jadi beras kemudian jadi nasi yang
kita konsumsi itu harga ada harga eceran
tertingginya tapi tanah yang menumpuhkan
itu semua enggak ada harga eceran
tertingginya yang barang yang barang
publik tadi ada contoh Ben di badui ya
dan di Tenganan pegeringsingan di Bali
eh Yusuf kemarin mampir saya juga
singgah tapi di ekspedisi indonesia biru
Eh 2015 saya juga singgah jadi di Badu
seseorang tidak bisa memiliki tanah
karena tanah adalah barang publik orang
boleh menggunakan tanah itu tapi setelah
dia meninggal tanahnya tidak diwariskan
kepada anaknya Tapi dikembalikan kepada
adat lalu adat akan mendistribusikan
lagi ke orang lain Jadi Apakah anak
tidak bisa menikmati hasil jerh paya
orang tua bisa tapi dalam bentuk tanaman
yang diusahakan di atas tanah itu Jadi
kalau tanah itu tumbuh pohon durian 40
pohon misalnya maka ya anaknya bisa
mewarisi 40 pohon durian tapi tidak bisa
mewarisi tanahnya Tanahnya adalah milik
publik akan diserahkan kepada orang
berikutnya yang membutuhkan
jangan-jangan orang yang membutuhkan
anaknya lebih banyak daripada anak yang
tadi akan mewarisi sehingga dilihat
Siapa yang paling membutuhkan dan dengan
demikian eh Tanah ini enggak bisa
diperjualbikan di Tenganan
pegeringsingan juga jumlah tanahnya
selalu sama karena tidak boleh dimiliki
pribadi pernah ada kasus misalnya satu
orang satu keluarga menjaminkan kepada
bank dan ketahuan dia langsung mendapat
sanksi adat jadi sedemikian protektif
Mereka melihat tanah sebagai barang
publik artinya kearifan sebagai tanah
sebagai barang publik ada di Indonesia
dan ini Bukan soal komunisme bukan soal
sosialisme setelah kemerdekaan
sebenarnya E Bung harta juga mengusulkan
yang sama Jadi tanah jangan dimiliki
oleh EE apa eh
dan kemudian bisa diperjual belikan Jadi
sebenarnya ee pemikiran seperti ini
bukan hal yang baru padahal bungata anti
komunis Iya betul tapi dari semua
masalah yang tadi kita sebutkan tadi itu
itu bukan masalah yang paling buruk yang
paling buruk ini ini 1% orang menguasai
58% tanah di Indonesia Kasihan deh lu
deh saya curiga orang-orangnya P Farid
ini semua yang kuasai 1% tanah itu
generasi saya lebih baik
dari jadi lagi-lagi saya usuf ini
menemui jalan buntu ya mau ke e-commerce
tapi 90% barang kita impor paling jadi
buruh migran itu pun saya rasa itu cuma
solusi kecil dan muk industri sudah
digantikan sama mesin dan Harus bersaing
dengan tenaga kerja asing mau ke
pertanian tidak ada
lahan Barangkali saya dan Mas Yusuf
masih punya kesempatan kerja di Kelautan
Bupati k is omongan
gampangelus itu ad
birokrasi birokrasi terutama
di sama
[Musik]
oh
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
[Musik]
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

GUATEMALA (CIA al Descubierto) Golpe de Estado Fantasma - Documentales
Mega Militar · English

KONSEP DASAR EKONOMI - MATERI EKONOMI KELAS 10 | Edcent.id
Edcent · Indonesian

BAB 1 Aktivitas Belajar 1.1 Sejarah Pssi (E-PJOK 7)
Buku E-Modulku · Indonesian

Boom Shaka (Official Music Video) | KR$NA | Dhanda Nyoliwala
KRSNA · English

Materi 1 Mulok Kelas XI - Memahami Legenda Sasak
Enjoy Class · English

BELAJAR SABAR,BERLATIH MENGENDALIKAN DIRI, AGAR ALLOH RIDHO
Aagym Official · English

Formação PIBID - 2ª Formação - 28/02/2025
Mariana da Silva Azevedo · English

Interactive Brokers Basic Guide: How to start DCA investing
Chris @HoneyMoneySG · English

Bab 1 Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja | Kurikulum Merdeka
Mapel PAI Channel · Indonesian

Aji Saka Asal Usul Aksara Jawa | Cerita Rakyat | Kisah Nusantara
Gromore Studio Series · Indonesian

B.INDONESIA - INFORMASI PENTING DARI TEKS
Arifah Dalili · Indonesian

Ikatan Logam | Kimia SMA | Tetty Afianti
Tetty's Chemistry Class · English
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.