0:00
Hai apakah teman-teman disini termasuk
0:01
orang yang suka dengar istilah pajak
0:03
final tapi temen-temen nggak tahu itu
0:06
apa dan apa sih bedanya pajak final sama
0:09
yang bukan final Nah kamu ada di video
0:12
yang tepat nih yuk mari kita bahas
0:31
sobat saja kembali bersama aku yang Mas
0:34
dan hari ini aku akan sharing ke
0:37
teman-teman semua terkait perbedaan
0:39
pajak final dan non-final nah istilah
0:43
final Danone final ini sering
0:45
disandingkan dengan pajak penghasilan
0:47
atau PPH jadi di dunia perpajakan itu
0:51
biasanya menyebutnya dengan istilah PPH
0:54
final dan non-final slalu Maksudnya ke
0:57
final dan rekan on final itu apa sih
1:00
seperti yang tidak tahu pajak
1:03
penghasilan atau PPH itu merupakan pajak
1:05
yang dikenakan kepada orang pribadi atau
1:08
badan atas penghasilan yang diterima nah
1:12
berdasarkan sifat pemotongan atau
1:15
pemungutan nya pajak penghasilan ini
1:17
dibedakan menjadi dua yaitu PPH final
1:20
dan PPh non-final lalu apa sih perbedaan
1:24
dari keduanya PH final merupakan pajak
1:27
penghasilan yang dikenakan dengan tarif
1:30
dan dasar pengenaan pajak tertentu atas
1:33
penghasilan yang diterima atau diperoleh
1:35
selama tahun berjalan PPH final yang
1:38
dikenakan baik dipotong oleh pihak lain
1:41
maupun yang disetor sudah langsung
1:43
melunasi PPH terutang untuk penghasilan
1:46
tersebut sehingga wajib pajak tidak
1:48
memiliki utang atas pajak penghasilan
1:51
yang harus dibayarkan hal ini berarti
1:53
nantinya penghasilan yang dikenakan PPH
1:56
final ini tidak lagi dihitung di surat
1:59
pemberitahuan tahunan dan juga merupakan
2:02
bukan kredit pajak di surat
2:05
pemberitahuan tahunan nah kebalikan
2:08
dengan terpal single pajak penghasilan
2:10
non-final tidak akan memotong suatu
2:12
penghasilan saat itu juga sehingga wajib
2:16
pajak akan ditetapkan belum melunasi
2:19
kewajiban perpajakan sebelum melaporkan
2:21
pajak akan dianggap lunas saat
2:24
diperhitungan dan laporan pajak di akhir
2:27
tahun setelah selesai secara
2:29
sederhananya perbedaan ke final dan
2:32
non-final adalah PPH final berarti pajak
2:36
yang sudah selesai nah sedangkan PPH
2:38
yang bersifat non final berarti
2:40
kebalikan dari The Final yakni pajak
2:43
yang belum selesai nah perbedaan PPH
2:46
final dan non-final bisa dilihat dari
2:49
pengenaan pada surat pemberitahuan atau
2:51
SPT tahunan seperti misalnya yang
2:54
pertama pada PPH final penghasilan tidak
2:57
digabungkan dengan penghasilan lain yang
3:00
dikenai tarif umum dalam SPT tahunan
3:02
sedangkan pada PPH non-final penghasilan
3:06
digabungkan dengan penghasilan lain yang
3:08
dikenai tarif umum yang kedua pada PPH
3:11
final biaya sehubungan untuk
3:14
menghasilkan menagih dan memelihara
3:16
penghasilan yang dikenai PPH tidak dapat
3:19
dikurangi sedangkan pada PPH non-final
3:22
biaya tersebut dapat dikurangkan yang
3:25
aja pada PPH final bukti potong PPH
3:29
tidak dapat diperhitungkan sebagai
3:32
kredit pajak banyak pihak yang dipotong
3:34
dan atau dipungut sedangkan pada PPH
3:38
non-final bukti potong dapat
3:40
diperhitungkan sebagai kredit pajak bagi
3:43
pihak yang dipotong atau yang dipungut
3:46
berikutnya Aku mau kasih contoh juga nih
3:48
terkait penghasilan yang dikenai PPH
3:51
final berdasarkan undang-undang nomor 36
3:54
tahun 2008 tentang pajak penghasilan
3:56
yang termasuk pajak final adalah yang
4:00
pertama penghasilan dari bunga deposito
4:02
dan tabungan yang kedua penghasilan dari
4:05
bunga obligasi yang ketiga penghasilan
4:07
dari hadiah undian yang keempat
4:10
penghasilan dari transaksi penjualan
4:12
saham di Bursa Efek yang kelima
4:15
penghasilan dari usaha jasa konstruksi
4:17
yang keenam penghasilan dari sewa tanah
4:21
dan bangunan dan yang ketujuh
4:22
penghasilan dari perusahaan pelayaran
4:25
ah yang kegelapan penghasilan dari wajib
4:28
pajak luar negeri yang memiliki kantor
4:30
perwakilan di Indonesia Nah aku mau
4:33
kasih contoh nih supaya lebih jelas Pak
4:36
Ahmad memiliki sebuah rumah yang
4:38
disewakan untuk indekos perbulannya
4:41
Ahmad mendapatkan penghasilan senilai
4:44
dua juta dari sel tersebut saat menerima
4:47
uang Ahmad langsung memotong
4:49
penghasilannya sebesar
4:51
0,5% dan menyetorkannya melalui online
4:55
pajak maka ketika masa pelaporan SPT
4:58
tahunan tiba Ahmad tidak perlu lagi
5:00
mencantumkan penghasilan dari sewa
5:03
indekost nya untuk dihitung dengan
5:05
penghasilan lain karena pendapatan dari
5:08
sewa tersebut termasuk PPH final Pak
5:11
Ahmad hanya perlu melaporkan setoran PPH
5:13
final nya sebagai kelengkapan
5:15
administrasi selain menyewakan kamar
5:18
Ahmad juga bekerja sebagai tour guide
5:21
atau pemandu perjalanan sebuah
5:23
perusahaan tour n Travel
5:25
Hai pekerjaan tersebut beliau menerima
5:27
gaji sejumlah enam juta perbulan nah
5:30
saat mengisi laporan SPT tahunannya
5:33
Ahmad masih harus mencatumkan
5:35
penghasilannya sebagai tour guide karena
5:39
termasuk PPh pasal 21 untuk dihitung
5:42
sebagai pembayaran pajak tahunan Hal ini
5:46
karena penghasilan yang didapat sebagai
5:49
tour guide tergolong PPH non-final Nah
5:52
jadi begitu teman-teman sudah paham kan
5:55
Apa bedanya pajak final dan pajak
5:57
non-final Michael sobat pajak sekian
6:00
yang bisa aku sampaikan jika ada
6:02
pertanyaan dan komentar yang ingin sobat
6:04
pajak utarakan silahkan ramaikan kolom
6:07
komentar ya dan jangan lupa kunjungi
6:12
www.fashionkorea-shop.com atau sosial
6:15
media kita yang lain jangan lupa
6:17
Difollow ya saya pamit undur diri sampai
6:20
jumpa di next video Tetap semangat Salam