Full Transcript

·YouTLDR

TLT: Teknologi Pengolahan Limbah Padat 2

14:48IndonesianTranscribed Jul 22, 2026
0:00

Bismillahirrahmanirrahim.

0:02

Asalamualaikum warahmatullahi

0:04

wabarakatuh. Yang saya banggakan

0:07

teman-teman mahasiswa.

0:10

Semoga teman-teman semua senantiasa

0:12

dilimpahkan kesehatan, keselamatan,

0:14

serta kesuksesan. Marilah kita awali

0:17

pertemuan kali ini dengan berdoa. Berdoa

0:21

dipersilakan.

0:23

Baik, Teman-teman mahasiswa yang saya

0:25

banggakan.

0:27

kita lanjutkan

0:30

mata kuliah kita yaitu teknologi

0:33

lingkungan terapan ya. Pada kesempatan

0:35

sebelumnya sudah saya sampaikan ya

0:37

terkait ee piramida yang ideal terkait

0:41

pengolahan limbah padat itu ee

0:45

seharusnya memang ini ya di sini

0:48

redesain kemasan sama retail ee tidak

0:52

menyediakan kantor plastik sekali pakai.

0:55

Jadinya ini yang harus lebih banyak

0:58

dilakukan. Jadi redesain

1:00

kemasan yang lebih ramah lingkungan.

1:03

Nah, ee sehingga di energy recovery

1:08

ataupun disposal ini

1:11

kita ya sudah tinggal sedikit yang perlu

1:14

dilakukan. Jadi di nanti waste to

1:17

electricity ataupun waste to steam

1:20

maupun pengomposan atau black shoulder

1:23

lice atau pakai magot itu tidak eh

1:28

sebanyak yang di harus dilakukan. Jadi

1:31

harus lebih banyak itu memang posisi di

1:34

prevention ini ya. Jadi di redesaign

1:37

sama tidak menggunakan kantong sekali

1:40

pakai.

1:41

Nah, itu ee akan lebih

1:45

bisa mengatasi permasalahan limbah padat

1:48

atau sampah yang ada di kita. Jadi

1:51

DL-nya seperti ini.

1:54

Nah, kalau misalnya memang ini yang ee

1:58

harus dilakukan untuk pengolahan sampah

2:00

ya, misalnya terkait teknologi

2:03

pengolahan secara termal ya. Jadi ee

2:06

secara termal ini ada insinerasi,

2:09

pirolisis dan atau gasifikasi.

2:13

Nah, ee sudah banyak ya yang di

2:16

Indonesia terkait ee tempat TPST

2:19

pengolahan sampah terpadu itu sudah

2:21

menggunakan insinerasi.

2:24

Nah,

2:25

kita akan coba bahas bersama terkait

2:30

ee teknologi pengolahan secara termal

2:32

ini atau penggunaan panas ya dengan

2:36

panas. Sebenarnya intinya adalah

2:39

penggunaan panas. Jadi kalau

2:41

perbedaannya

2:43

kalau insenerasi atau alatnya disebut

2:46

insinerator ya, itu kan ee

2:51

apa? Insenerator itu prosesnya adalah

2:55

insenerasi atau combusion atau

2:58

pembakaran. Jadi di sini

3:02

jadi

3:04

ini

3:05

combusion ee proses pembakaran ya atau

3:09

insinerasi

3:11

atau kalau alatnya yang sering digunakan

3:14

di TPST itu adalah

3:19

generator. Nah, produk yang dihasilkan

3:22

itu adalah gas buang sama abu ya abunya.

3:26

Sedangkan gasification atau gasifikasi

3:30

atau nanti alatnya biasa disebut

3:32

gasifier

3:34

itu ee hasilnya adalah gas, abu, dan

3:41

tar.

3:42

Sedangkan kalau pirolisis

3:45

atau

3:47

apa namanya ini pirolisis ini produknya

3:51

itu adalah gas.

3:54

Kemudian oil atau minyak ya.

3:59

Ada minyak ee sebetulnya cairan

4:02

ee bahan bakar yang bisa digunakan lagi

4:07

sebagai bahan bakar cair ya. Kemudian

4:10

ada car juga.

4:12

Car ini padatan seperti arang atau

4:17

pirolisis. Nah, perbedaan dari tiga

4:21

proses

4:23

ee termal ini atau dengan menggunakan

4:26

panas ini itu sebenarnya di penggunaan

4:30

ini kalau berdasarkan penggunaan

4:34

ee udara

4:36

atau oksigen. Jadi nanti ada ke itunya

4:40

air

4:41

air fuel ratio. Di air fuel ratio. Jadi

4:46

ee perbedaannya berdasarkan kebutuhan

4:49

udara yang diperlukan selama proses atau

4:52

AFR atau air fuel ratio. Jadi rasio

4:56

antara jumlah udara dan bakar, bahan

4:58

bakar ya. Jadi apabila

5:01

AFR-nya itu atau rasio jumlah udara dan

5:05

bahan bakarnya itu sama dengan 0 atau

5:08

mendekati nol kadang-kadang masih ada

5:10

sisa sedikit udara ya. Tapi seharusnya

5:14

kalau piroris yang sempurna itu ee

5:18

AFR-nya

5:20

itu nol. Jadi tanpa menggunakan udara.

5:23

Jadi tanpa menggunakan

5:26

ee udara atau ee oksigen.

5:31

Jadi tanpa menggunakan adanya udara di

5:33

sini itu pirolisis ya.

5:35

virolisis itu

5:38

ee jika FR-nya

5:40

itu kurang dari 1,5, maka itu proses

5:44

tersebut disebut gasifikasi.

5:47

Kemudian jika FR-nya di atas 1,5,

5:51

maka disebut proses pembakaran. Nah,

5:54

jadi ini ee rasio jumlah udara dan bahan

5:58

bakarnya ya itu bisa membedakan ee

6:02

prosesnya

6:04

kemudian akan ee menghasilkan produk

6:07

yang berbeda ya. Jadi produknya kan

6:09

berbeda antara pirolisis, gasifikasi,

6:12

maupun pembakaran gas ee apa combusion

6:16

atau ya.

6:19

Nah, ee pirolisis kalau menurut KPB itu

6:22

perubahan secara kimia yang terjadi

6:25

karena panas.

6:27

Jadi sor jadi perubahan

6:33

secara kimiawi ya yang terjadi karena

6:35

panas atau juga biasa

6:40

disebutkan perolisis itu adalah

6:42

degradasi

6:43

atau penguraian

6:46

limbah atau material secara termal dalam

6:49

kondisi tanpa oksigen yang itu ee ini

6:54

terdegradasi atau terurai menjadi

6:56

komponen-komponen lainnya. Jadi akan

6:58

terurai menjadi beberapa komponen

7:00

lainnya dari hasil ee termal tadi

7:05

dari panasnya tadi tanpa oksigen itu

7:08

komponen akan terjadi perubahan kimiawi

7:10

dari limbah atau material tersebut ya

7:13

menjadi komponen-komponen lainnya.

7:15

Sedangkan gasifikasi adalah ini kalau

7:18

dari KBI itu pengubahan batu bara dan

7:21

sebagainya. Jadi tidak hanya batu bara,

7:24

tapi ada mungkin limbah padat, mungkin

7:28

material-material lainnya misalnya ada

7:31

pelet atau ranting-ranting kayu itu

7:34

menjadi bentuk gas. Jadi menjadi bentuk

7:36

gas. Jadi produk utamanya itu gas ee

7:40

sintetik gas. Jadi gas ee sintetis ya,

7:43

gas sintetis. Jadi gas sintetis yang itu

7:47

bisa ee banyak digunakan untuk keperluan

7:51

lainnya. Jadi gasifikasi. Nah, di

7:53

gasifikasi ini untuk AFR-nya mungkin

7:57

sekitaran 1 sampai 1,5 ya. Jadi kurang

7:59

dari 1,5.

8:01

Kemudian ada juga yang menyampaikan

8:05

bahwa gasifikasi adalah proses yang

8:07

mengubah bahan padat menjadi gas.

8:10

Nah, kalau misalnya apa pembakaran kan

8:15

teman-teman sudah biasa kalau dibakar

8:17

ya memang ada gasnya kan berbeda ya

8:21

kalau dengan ee hasilnya itu ya jadi ada

8:25

gas buangnya dibakar tetapi akan berbeda

8:28

dengan gas yang dihasilkan oleh proses

8:30

gasifikasi. Nah, ini ada pengaturan

8:33

salah satunya adalah pengaturan terkait

8:35

rasio cuma udara dan bahan bakar.

8:38

Nanti.

8:40

Nah, hasilnya akan berbeda. Nah, ini

8:43

contoh reaktor dari pirolisis.

8:46

Jadi, reaktor pirolisis

8:49

misalnya teman-teman bisa lihat di sini

8:53

terkait

8:55

ee pirolisis. Jadi, nanti di sini adalah

9:00

fit stock atau apa namanya? Material

9:03

atau limbah padatnya. Nah, di sini

9:06

mungkin burnernya. Kalau burner kan eh

9:09

pasti tetap menggunakan itu ya apa eh

9:13

udara dan bahan bakar ya. Nah, cuman

9:16

burner ini tidak masuk dalam proses di

9:20

sini. Dia hanya proses untuk pemanasan

9:22

komponen-komponen sini. J

9:24

komponen-komponen sini dipanaskan

9:27

di antara 400 sampai 800-an derajat.

9:31

Nah, di sini materialnya itu tidak

9:34

kontak dengan apinya.

9:37

tidak kontak dengan api, cuman dia

9:38

dengan panas yang yang diperoleh dari

9:41

burner tadi disalurkan oleh burner. Nah,

9:45

dia akan terdegradasi

9:48

ee apa namanya

9:50

ee material tadi akan terdegradasi ya,

9:54

akan terurai.

9:57

Nah, itu kemudian bisa

10:00

dari hasilnya itu bisa menjadi ini bahan

10:02

bakar cair. Kemudian bisa juga nanti ada

10:06

apa

10:08

ee abu dan juga

10:10

kalau itu ada carnya ya.

10:17

Nah, kemudian ini juga sama ini hampir

10:19

sama

10:21

bentuknya ini heater atau untuk

10:23

menyalurkan

10:25

apa?

10:26

panasnya yang dari burner tadi ya,

10:29

burner ini. Nah, burnernya kadang-kadang

10:32

apa ee harus tinggi dan

10:38

tidak ada kontak dengan ee proses

10:42

spirolisis di sini. Nah, jadi udara juga

10:44

tidak ada ya.

10:51

Nah, kemudian ini adalah ee contoh

10:54

reaktor gasifikasi.

10:57

Di gasifikasi

10:59

ee tadi kalau menurut AFR-nya itu

11:01

berbeda ya dengan pirolisis. Jadi masih

11:04

ada dia membutuhkan oksigen

11:07

atau udara untuk sebetulnya itu

11:10

dijadikan

11:12

medium ya medianya juga dalam proses

11:14

gasifikasi ini. Jasifikasi

11:18

itu ada ee medium. Jadi mediumnya itu

11:21

adalah udara atau oksigen.

11:24

Jadi nanti ee ada proses di sini.

11:28

Mungkin kalau teman-teman

11:32

pernah lihat di UP45 itu ada beberapa

11:37

prototype ya, Purwupa Gasifier sama

11:40

OLSis juga. Nah, itu ee untuk salah satu

11:45

penelitian yang ada di

11:47

Teknik Lingkungan Universitas Proklamasi

11:49

45. Ada alat-alatnya, ruah-rubahnya.

11:53

Nah, kemudian

11:55

ee ini contohnya juga sama.

11:59

Di sini ada

12:02

proses untuk gasifikasinya.

12:07

Nah, kalau berdasarkan medium gasifikasi

12:11

itu

12:13

reaktor gasifikasi atau gasifer itu

12:15

dapat dibedakan menjadi dua kelompok,

12:18

yaitu aliran udara dan aliran oksigen.

12:22

Jadi, kalau aliran udara ke si fire yang

12:25

menggunakan apa dengan aliran udara itu

12:29

udara menjadi medium gasifikasinya.

12:32

Kalau aliran oksigen itu oksigen murni

12:34

yang digunakan sebagai medium dalam

12:37

gasifikasi.

12:39

Kemudian kalau berdasarkan kontak antara

12:41

gas dan bahan bakar itu gasifier ada

12:45

empat jenis. Jadi ada entrance bed, ada

12:48

fluidiz bed atau bubbling bed ya atau

12:51

circulating bed, spotted bed atau metode

12:54

semburan, kemudian fixed atau moving

12:57

bed.

12:58

Nah, ini mungkin besok akan dibahas juga

13:02

teman-teman di instalasi pengalimbah

13:04

padat akan lebih rinci di sana terkait

13:08

ee empat jenis gasifire tersebut.

13:11

Kemudian kalau berdasarkan arah aliran

13:14

dari medium gasifikasi,

13:18

jadi mediumnya tadi kan udara ya, udara

13:21

atau oksigen ya. Nah, arah aliran ini

13:22

juga akan membedakan

13:25

ee apa namanya?

13:28

menjadi tiga jenis.

13:31

Jadi ada updve itu updve itu mediumnya

13:35

mengalir ke atas. Jadi dari

13:38

ee bawah dia dialirkan ke atas. Kemudian

13:42

down drive itu mediumnya mengalir ke

13:45

bawah. Jadi ke arah bawah. Kemudian saya

13:48

drive itu bahan bakar tetap dimasukkan

13:51

dari atas tapi udara atau

13:56

udara atau oksigennya itu dimasukkan

14:00

ee dari samping. Dari samping ya. Nah,

14:04

itu yang membedakan ya. Nah, kalau

14:08

misalnya ini seperti ini, ini dari

14:12

samping ini.

14:14

Ini termasuk apa? aliran udara dari

14:17

samping ini juga.

14:20

Nah, dari samping. Jadi, sebenarnya ada

14:22

yang dari udaranya itu dialirkan dari

14:25

atas, kemudian ada juga dialirkan dari

14:27

bawah. Baiklah, Teman-teman semua,

14:30

demikian yang dapat saya sampaikan pada

14:33

kesempatan kali ini. Terima kasih atas

14:36

perhatiannya dan mohon maaf atas segala

14:39

salah dan khilaf saya. Sampai berjumpa

14:41

kembali. Tetap semangat ya.

14:43

Wasalamualaikum warahmatullahi

14:45

wabarakatuh.

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free