Full Transcript

·YouTLDR

[LIVE] Tafsir Surah Al-Fatihah - Ustadz Adi Hidayat

1:16:56IndonesianTranscribed Jul 20, 2026
0:34

warahmatullahi wabarakatuh.

0:36

Waalaikumsalam.

0:39

Alhamdulillahi rabbil alamin.

0:42

Alhamdulillahilladzi fadolal mukminina

0:44

bil quranil karim.

0:47

nusolli wusallim alal habibil amin

0:50

nabiyina wa sayyidina muhammadin wa ala

0:53

alihi thairin wasohbihi ajmain wiyatihi

0:58

wa ummatihi ila yaumiddin amma baad faya

1:03

ahbaballahi wa ahbaba rasulihi

1:06

shallallahu alaihi wasallam alakifin wal

1:09

muktakifat

1:11

nafsi waakum bqwallahi faqad fazal

1:14

muttaquun fala tamutunna illa antum

1:16

muslimun faqala taala ya ayyuhalladzina

1:20

amanutaqulaha

1:22

haqqa thaqatih wala tamutunna illa wa

1:25

antum muslimun.

1:28

Pertama kita membuka kajian di subuh

1:32

kali ini dengan meningkatkan

1:35

syukur dan pujian kita kepada Allah

1:37

subhanahu wa taala dan selalu

1:40

membiasakan dua hal ini dalam kehidupan

1:42

kita.

1:44

Ada janji di dalam Al-Qur'an, siapapun

1:47

yang selalu membiasakan menambah rasa

1:50

syukur dan memuji Allah dalam hidupnya,

1:54

maka Allah berjanji dan janjinya mutlak

1:58

akan selalu ditambahkan limpahan karunia

2:01

nikmat yang menyertai maslahat hidupnya.

2:04

Tolong dipahami garis ini. Limpahan

2:08

nikmat yang menyertai maslahat hidupnya.

2:12

Supaya pemahaman terhadap peningkatan

2:15

nikmat itu tidak dibatasi dengan

2:17

kehendak kita dan ukuran kita.

2:21

Kadang ada yang merasa ukuran nikmat itu

2:24

ketika bertambah harta misalnya.

2:27

Padahal ketika Allah menetapkan belum

2:30

tentu penambahan harta itu bisa membuat

2:33

kemaslahatan hidupnya lebih baik.

2:35

Mungkin yang ditambah boleh jadi

2:37

kesehatannya dulu, yang ditambah

2:40

ketenangannya dulu. Setelah hatinya

2:43

tenang, pikirannya tenang, dia bisa

2:46

mendapatkan visi yang baik. Baru

2:48

didatangkan kemudian limpahan harta itu

2:51

ketika sanggup untuk bisa mengelolanya.

2:53

Ini yang dimaksud lain syakartum

2:56

laazidannakum.

2:58

Ketika kita mampu mensyukuri. Mensyukuri

3:01

itu artinya apa? Meningkatkan terus

3:05

performa nikmat yang Allah berikan pada

3:07

kita sesuai dengan fungsi yang telah

3:10

Allah tetapkan.

3:13

Misal begini,

3:15

lisan ini fungsinya apa?

3:18

Berbicara.

3:20

Berbicara pada apa? Pada yang baik-baik.

3:24

Perintahnya demikian ya. Manana yminu

3:28

billahi wal yaumil akhir falyaakl

3:30

khairasmud.

3:32

Siapa yang merasa beriman pada Allah dan

3:36

dirinya akan dihisab utuh. Ini

3:38

pemahamannya dirinya akan dihisab utuh

3:41

di hari kiamat nanti. Utuh itu artinya

3:43

dari ujung kepala sampai ujung kaki.

3:46

Ada yang dihisab dari pikiran, dari

3:48

otaknya dulu ya. sampai nanti ada ayat

3:52

itu yang menyoal pikiran seorang hamba

3:56

yang di kepalanya itu hanya mencari

3:58

dunia

3:59

ya. dunia, dunia

4:03

itu dihisabnya dengan cara ee maaf

4:05

sampai lupa dengan ibadah sampai enggak

4:08

kenal Allah meninggalkan salat untuk

4:10

cari dunia itu nanti dipasang di tiang

4:14

diikat fi amadim mumaddadah kan kemudian

4:19

dibakar itu dari kakinya kalau kita

4:22

kayak dielas gitu dielas sampai nanti ke

4:26

ujung otak pikirannya baik yang di

4:29

kepala ataupun ataupun yang diqalbunya

4:31

namanya fuad jamaknya afidah. Allati

4:35

tataliu alal afidah.

4:39

Jadi nanti apinya itu naik dari bawah

4:43

dari jempol kaki sampai rata dan itu

4:47

tidak akan naik kalau belum gosong,

4:48

belum rata sepenuhnya.

4:51

Baru naik ke atas, ke atas, ke atas

4:53

sampai ke isi otak bagian jiwanya.

4:57

Ditanya apa isi otakmu ini? sampai larut

5:00

dalam dunia sehingga melupakan Allah,

5:02

melupakan ibadah, enggak siap untuk cari

5:04

bekal pulang dan sebagainya. Itu ada

5:07

bagian-bagian nikmat kehidupan kita yang

5:10

diminta oleh Allah digunakan sesuai

5:12

fungsinya.

5:14

Jadi, bersyukur dengan lisan bicara yang

5:16

baik-baik,

5:17

bersyukur dengan telinga mendengar yang

5:20

baik-baik ya, demikian seterusnya sampai

5:23

ke bagian tubuh kita yang paling bawah.

5:27

Oleh karena itu, ini menjadi bab pembuka

5:30

dalam setiap baik ceramah ataupun yang

5:33

formal khotbah Jumat pasti pembukanya

5:35

itu hamdalah.

5:37

Alhamdulillahilladzi

5:39

alif ba ta. Alhamdulillahilladzi alif ba

5:42

ta. Nahmadullaha alif ba ta sampai

5:44

ujungnya ya. Karena ketika segala hal

5:47

dibuka dengan pujian kepada Allah

5:49

Subhanahu wa taala, maka mudah bagi

5:51

Allah menurunkan tambahan kenikmatan

5:54

kenikmatan dalam kehidupan. Sekaligus,

5:56

maaf, ini memberikan kepada kita juga

5:59

satu pengingat. Jangan-jangan selama ini

6:03

kita terus meminta sesuatu yang lebih

6:05

tapi belum bersyukur atas apa yang telah

6:08

Allah berikan dalam kehidupan kita.

6:11

Ingin pakaian nambah, tapi yang ada

6:13

sebagian yang bahkan belum dipakai

6:14

salat. jadi koleksi dan sebagainya. Nah,

6:17

ini dibuka dengan hamdalah untuk

6:19

mengingatkan berapa banyak nikmat yang

6:21

telah berikan pada kita yang kira-kira

6:23

bernilai di hadapan Allah.

6:26

Selanjutnya di subuh kali ini insyaallah

6:30

kita akan mengkaji

6:33

tentang surah al-fatihah.

6:36

Ini menjadi penting karena ini

6:38

satu-satunya surah di dalam Al-Qur'an

6:42

yang kita baca jumlahnya cukup banyak 17

6:46

kali dalam sehari.

6:49

Dan ini di antara surah yang terpenting

6:53

merangkum makna Al-Qur'an.

6:56

menjadi pembuka mushaf,

6:59

pembuka dalam salat, pembuka hafalan,

7:03

dan pembuka segala kebaikan dalam hidup.

7:05

Untuk itu,

7:07

karena waktu kita terbatas, insyaallah

7:11

hari ini kita akan mengambil sanad

7:13

ilmunya melalui satu kitab tafsir

7:16

namanya tafsirul wasit. Atfsirul wasit

7:20

lil Qur'anil karim.

7:22

Ini adalah tafsir kontemporer yang

7:25

merangkum tafsir-tafsir klasik di masa

7:28

lalu

7:30

sampai masa kini. Jumlahnya 15 jilid.

7:34

Dan nah ini e agak cukup menarik nih ya

7:38

strukturnya,

7:40

pola pembahasannya itu disesuaikan

7:43

dengan pendekatan modern kekinian

7:45

sehingga mudah dan nyaman kita

7:47

membacanya. Ini karya Syekh Muhammad

7:50

Sayyid Tantawi, Syekhul Azhar sebelum

7:52

Syekh Azhar yang sekarang, Syekh Ahmad

7:54

Thayyib. Nah, ini alhamdulillah saya

7:57

mengaji langsung dengan beliau tahun

7:59

2006 di Bu di asramanya Al-Azhar. Jadi

8:04

ada masjid di dalamnya. Saya mengaji

8:06

kemudian saya mengambil tak langsung

8:08

dari beliau tafsir ini lalu ke

8:11

Iskandaryah atau Alexandria.

8:14

Kemudian sepulangnya dari sana kami

8:16

diberikan hadiah satu paket tafsir ini.

8:18

Jadi saya berani menyampaikan kembali

8:21

karena alhamdulillah sanadnya tersambung

8:23

pada penulisnya.

8:27

Kemudian insyaallah untuk memudahkan ke

8:29

depan ini saya sudah coba buat catatan.

8:32

Mudah-mudahan nanti ini jadi tafsir

8:34

pertama dari surah al-Fatihah yang nanti

8:37

insyaallah bisa dicetak dan bisa

8:39

dipelajari baik dari kitab ini ataupun

8:42

juga rangkuman dari kitab-kitab yang

8:43

lainnya.

8:46

Kita mulai ya.

8:48

Bismillahirrahmanirrahim.

8:51

Surah Al-Fatihah.

8:56

Kita akan bagi ke dalam beberapa

8:59

poin terlebih dahulu.

9:01

Pertama,

9:03

pengetahuan seputar surah.

9:07

Apa nama yang melekat pada surah ini?

9:10

Kenapa disebut dengan nama-nama itu?

9:15

Apa hikmah dan fadilah

9:19

keistimewaan yang melekat pada nama-nama

9:21

itu? Dan bagaimana kita menggunakan

9:24

keistimewaan surah ini di dalam

9:27

kehidupan kita?

9:29

ya. Apakah terbatas hanya dalam salat

9:31

saja atau surah ini bisa digunakan

9:35

sesuai kebutuhan tertentu dalam hidup

9:37

kita? Satu. Kedua, nanti kita bahas

9:41

tentang

9:43

tempat dan waktu turunnya surah ini.

9:47

Untuk mengetahui konteks ketika

9:51

surat ini diturunkan.

9:54

Nanti kita bisa paham situasinya

9:55

bagaimana

9:57

yang diinginkan apa dari surah ini dan

9:59

arahnya ke mana.

10:01

Baru kemudian kita akan bahas berapa

10:04

jumlah ayatnya.

10:06

Setelah paham itu semua, baru kemudian

10:08

kita masuk kepada pemahaman

10:11

bagian-bagian ayatnya secara mendetail

10:14

dari ayat pertama sampai dengan ayat

10:16

yang terakhir. Itu yang coba kita akan

10:18

uraikan.

10:20

Bismillahirrahmanirrahim.

10:23

Nama surah ini

10:28

dihitung oleh para ulama

10:31

dari keterangan-keterangan

10:34

yang disampaikan Nabi sallallahu alaihi

10:36

wasallam menurut Imam As-Suyuti.

10:40

Imam Assuyuti itu imam besar

10:42

asalnya dari Asyut.

10:45

Gelarnya Jalaluddin

10:47

dari Mesir.

10:50

Beliau sosok ulama

10:53

yang sangat luar biasa. Hidupnya

10:56

produktif.

10:57

Produktif itu berisi kepada semua yang

10:59

positif, suka nulis. Karyanya kurang

11:02

lebih hampir 600 sampai 800 kitab buku.

11:07

Satu karyanya saja satu karyanya itu

11:10

bisa ada puluhan jilid. Bayangkan

11:13

dikalikan 600 tuh berapa jilid? Satu

11:15

jilidnya tebalnya bisa segini

11:18

ya. Itu Imam Assuyuti. Dan hampir

11:21

karyanya

11:23

itu didapatkan dari hampir semua

11:25

disiplin ilmu ada karya beliau di situ.

11:29

Di tafsir ada, di hadis ada, di fikih

11:35

ada,

11:36

dalam ilmu hadis ada. Dalam ilmu Quran

11:40

ada. ini menunjukkan kepakarannya

11:44

meliputi beragam disiplin ilmu dan riset

11:46

menunjukkan ulama-ulama yang tersambung

11:50

sanadnya, sanad pengetahuannya pada Nabi

11:53

itu rata-rata paling minimal menguasai

11:55

lima disiplin ilmu.

11:58

Sekarang orang paling maksimal tiga,

12:01

dulu paling minimal lima.

12:03

Jadi enggak nanggung pakar Quran, hadis,

12:07

tafsir, fikih, mustalah hadis, ushul

12:10

fikih.

12:12

Saat yang bersamaan ada yang pakar

12:13

bidang matematika ya. Imam Assyafi'i itu

12:17

pakar di bidang matematika bahkan

12:19

kedokteran.

12:21

Imam Ali bin Abi Thalib, ya Sayidina Ali

12:22

bin Abi Thalib itu pakar di bidang

12:24

matematika.

12:26

Kemudian Sayidah Fatimah itu pakar di

12:29

bidang keperawatan. Sayidah Aisyah pakar

12:31

di bidang kedokteran.

12:33

Ah, itu banyak orang yang tidak

12:35

memviralkan ini ya. Jadi, anak-anakku

12:37

yang santri ini kalian jangan takut.

12:39

Mulai dengan Quran, belajar yang benar.

12:42

Kalau Qurannya benar, dipelajari dengan

12:44

benar, hadisnya benar, mudah untuk

12:47

menguasai ilmu apapun. Itu kuncinya.

12:51

Sekali lagi ya, mudah menguasai ilmu

12:54

apapun. Tidak ada yang sulit dalam

12:56

pengetahuan. Yang sulit itu adalah

12:59

membuat hati kita terkoneksi dengan

13:02

Allah yang menguasai berbagai

13:03

pengetahuan. Kalau kita sudah mulai dari

13:06

sekarang mendekati Allah, zikirnya

13:08

benar, merasa punya Allah, nanti Allah

13:11

buka ya tingkatkan takwa. Rumusnya itu.

13:16

Yang punya ilmu siapa?

13:18

Allah. Maka turun pernyataan Allah di

13:20

Quran surah 2 ayat 282.

13:23

Wattaqulah wauallimukumullah.

13:26

Tingkatkan takwamu kepada Allah dan

13:29

Allah akan ajarkan

13:30

pengetahuan-pengetahuan

13:32

yang belum kita pahami.

13:34

Dulu Afi Sena, Ibnu Sina, bapak

13:36

kedokteran

13:38

kontemporer

13:41

itu mulainya dari Quran. Dididik salat

13:44

dengan benar, menghafal Quran.

13:48

Kemudian ketika sudah bagus hafalannya,

13:50

paham isinya, mempelajari ilmu yang

13:53

lain, itu ada bahkan beberapa yang

13:55

otodidak langsung dikuasai termasuk ilmu

13:57

kedokteran.

13:58

Jadi Ibnu Sina itu usia 13 tahun sampai

14:01

15 tahun sudah menjadi pakar di bidang

14:04

kedokteran.

14:05

Ya, Ustaz buka itu bukunya ada Kapitas

14:09

lekta kedokteran Alqonun Fit TIB.

14:12

Ada yang yang keren tuh ini ya yang ada

14:14

mungkin di sini ada ketua IDI ya

14:16

belakang itu. Jadi ada buku judulnya

14:19

bagus Asyifa.

14:21

Asyifa itu menganalisis penyakit di

14:24

hati.

14:25

Lalu bagaimana korelasinya penyakit hati

14:28

ini menembus ke penyakit pikiran, ke

14:31

akal dan dampaknya ke penyakit fisik.

14:35

Dan ini yang paling bahaya.

14:38

Kalau saya batuk sekarang

14:41

mungkin minum air hanget pakai madu atau

14:44

obat tertentu selesai. Tapi kalau yang

14:47

batuk hatinya ini bahaya.

14:52

Batuk hatinya. Batuknya batuk iri tuh.

14:56

Iri hati. Makanya enggak pernah ada iri

14:58

mata. Hah? Kalau iritasi ada tuh ya. Iri

15:02

mata, iri lisan enggak ada. Ini iri hati

15:06

nih. Kalau orang sudah iri hati, akalnya

15:10

rusak sepintar apapun.

15:13

Orang pintar tapi iri bahaya.

15:17

Jenius tapi iri bahaya. Ya,

15:22

ini ada murid yang pintar tapi karena

15:25

selalu iri dia tidak menginginkan orang

15:27

lain menjadi lebih pintar darinya.

15:30

Bertambah pengetahuannya, maka minimal

15:32

itu akan diteruskan kepada akalnya.

15:35

disampaikan pada fisiknya dan dia akan

15:37

mengganggu kawannya.

15:40

Pebisnis, pengusaha yang suka iri pasti

15:43

akan menjaili kawannya.

15:45

Ya, demikian itu penyakit yang ada di

15:48

sini berpotensi tembus ke sini dan

15:51

diselesaikan secara fisik. Ini yang

15:53

bahaya. Nah, Ibnu Sina menulis kitab

15:58

di dalam kitab itu menjelaskan integrasi

16:02

ketiga bagian ini dan bagaimana

16:04

menyelesaikan persoalannya. Nama

16:05

kitabnya Asyifa.

16:08

Apa namanya? Asyifa. Terambil dari

16:11

Al-Qur'an surah ke-17 di ayat ke-82.

16:15

Waunazzilu minal qurani ma hua syifa.

16:20

Baik. Nah, Imam Assuyuti kembali ke

16:22

Assuyuti.

16:24

Di antara kitab yang beliau tulis ada

16:26

namanya kitab Al-Itqan

16:29

ya, Alqan

16:31

dalam bidang ilmu-ilmu Al-Qur'an.

16:35

Beliau menyebut nama untuk surah pertama

16:38

ini terdapat 25 nama.

16:43

Ada berapa nama?

16:45

25. Catat dulu saja ya.

16:50

oleh Imam al-Qurtubi.

16:54

Sederhanakan 25 ini menjadi 12 nama.

17:01

Berapa nama?

17:03

12 nama. Nah, nanti pelan-pelan kita

17:05

catat ya.

17:09

Dari 12 nama ini

17:11

mengerucut dulu pada satu nama pokok.

17:14

Nah, ini pokoknya nih, intinya.

17:18

Nanti dari yang inti ini menyebar sampai

17:20

ke-12, menyebar sampai ke-25.

17:23

Yang inti ini disebut Alfatihah.

17:29

Apa namanya? Alfatihah.

17:34

Nah,

17:38

pelan-pelan ya.

17:42

Nah, sekarang kita cari maknanya.

17:45

Mengapa dinamakan dengan al-Fatihah?

17:51

Al-Fatihah

17:54

artinya pembuka.

17:57

Apa artinya?

17:59

Pemembuka.

18:02

Tapi di sini ada al-nya

18:06

seperti alghaz itu ada al-nya. Hah.

18:09

Nanti ditanya sama ayahnya apa artinya

18:11

al di situ tuh.

18:14

Al itu punya fungsi dua.

18:19

Ingat ya, selain al, L, dan

18:23

[tertawa]

18:24

punya fungsi berapa? Dua.

18:27

Satu

18:29

lrif.

18:32

Untuk mengidentifikasi

18:35

kekhususan sesuatu.

18:39

Contoh

18:41

ini pulpen.

18:43

Kalau kita ingin buat umum, general,

18:46

kita bilang qolam.

18:49

Qolam

18:51

ya. Kalau ingin diharakatin di akhir

18:53

qolamun an inin unun itu umum artinya.

18:56

kolam, pulpen, pulpen mana saja? Bisa

18:59

yang ini, bisa yang lain. Tapi kalau

19:01

saya ingin katakan yang ini bukan yang

19:04

lain, maka saya tambahkan al di

19:07

depannya. Alqalam.

19:10

Masjid yang ini bukan yang lain,

19:14

almasjid.

19:16

Jelas? Nah, seperti artikel the dalam

19:18

bahasa Inggris ya. Car, there are so

19:21

many cars outside. itu banyak

19:25

mobil di luar. Tapi kalau kita bilang

19:27

the car, mobil yang ini bukan yang lain.

19:30

Jelas ya? Nah, itu al namanya. Jadi

19:34

kalau kita ingin khususkan sesuatu maka

19:36

gunakan al di depannya.

19:40

Yang kedua, ada yang berarti istighraq.

19:44

Istighraq.

19:49

Artinya

19:52

huruf al yang berfungsi

19:58

memberikan makna cakupan pada sesuatu

20:01

tanpa batas.

20:03

Kalau bahasa kerennya itu holistik,

20:06

komprehensif, mencakup segala hal tanpa

20:08

batas.

20:10

Ya, contoh

20:12

kita kalau baca Al-Fatihah setelah

20:15

bismillahirrahmanirrahim bacanya apa?

20:18

Alhamdulillah

20:20

rabbil alamin. Nah, al di situ artinya

20:25

istighraq. Diartikan diterjemahkan

20:27

segala segala puji. Artinya enggak ada

20:30

batas. Semua pujian hanya milik Allah.

20:34

Ah. Jadi kalau kita mengatakan

20:35

alhamdulillah, kita enggak boleh

20:37

mengambil bagian pujian itu.

20:40

Ya, kita menyandarkan semua nikmat yang

20:42

kita dapatkan hakikatnya punya Allah,

20:45

yang ngasih Allah. Karena itu kalaupun

20:47

harus dipuji, pujiannya kembali kepada

20:49

Allah. Gitu.

20:52

Misal nih ayah, para ayah yang punya

20:56

anak, anaknya lulus misalnya IPK-nya 4

21:00

terus kawannya muji, "Wah, anak Anda itu

21:04

luar biasa ya. IPK sampai 4 itu apa

21:08

resepnya?" Lalu Anda katakan

21:10

alhamdulillah.

21:12

Ah, itu semua keutamaan kembali ke

21:14

Allah.

21:16

Kalau sudah alhamdulillah kita enggak

21:18

boleh ngambil lagi sebagian dari pujian

21:20

itu. Itu semua kembali ke Allah ya. Cuma

21:24

ya saya juga sebagai ayah ada peranlah

21:26

gitu ya. Saya didik dia, saya arahkan

21:29

dia, ya kan. Nah itu biarkan saja proses

21:32

ikhtiar itu enggak usah diungkap lagi

21:34

ya. Ah ini semua dari Allah. Saya hanya

21:36

mengikuti apa yang Allah sampaikan. Saya

21:39

diminta oleh Allah untuk mendidik anak

21:41

saya. Saya didik. Saya diminta oleh

21:43

Allah supaya disiplin, saya disiplinkan.

21:45

Nah, itulah alhamdulillah

21:47

gitu ya. Baik. Nah, sering itu dilatih

21:50

dalam hidup coba ngakunya 17 kali tapi

21:54

pelanggarannya 170 kali.

21:57

Hah? Coba kalau ditanya tuh kenapa

21:59

tipsnya sukses begitu? Kenapa bisa jadi

22:02

juara dan sebagainya? Coba berapa

22:04

kalimat alhamdulillah yang pesannya

22:06

sampai dalam pengakuan nikmat itu kepada

22:08

Allah?

22:10

Nah, ini alh karena itu kita artikan

22:13

segala al-Fatihah

22:15

itu mencakup dua makna ini.

22:19

Hal yang pertama takrif mengkhususkan

22:22

spesial spesifik surat ini adalah

22:26

satu-satunya pembuka bukan pembuka yang

22:29

lain.

22:30

Beda. Sekalipun ada yang bisa membuka

22:33

tidak sama dengan yang ini, enggak bisa

22:35

disamakan dengan yang lain. Halnya

22:37

pertama takrif mengkhususkan surat ini

22:40

sebagai surat yang spesial memiliki

22:43

makna pembuka tidak sama dengan yang

22:45

lain-lainnya.

22:47

Apa pembedanya? Apa yang istimewa di

22:49

dalamnya? Ia adalah pembuka di dalam

22:52

mushaf bagi semua surah Al-Qur'an.

22:57

Dia adalah pembuka dalam bacaan

22:59

Al-Qur'an dari semua surah.

23:02

Bedakan ya, bedakan mushaf dalam bentuk

23:06

tulisan,

23:08

Al-Qur'an dalam bentuk bacaan

23:11

yang tertulis tersusun dari dua jilid

23:15

ya. Kemudian di dalamnya Al-Fatihah

23:17

sampai annas ini kalau terbukukan begini

23:20

namanya mushaf, kitab. Jelas. Di

23:24

dalamnya ada Al-Qur'an. Maka kita

23:26

memposisikan ini layaknya Al-Qur'an tapi

23:28

namanya apa? Kitab. Mushaf. Mushaf itu

23:32

kumpulan sahifah halaman-halamannya.

23:34

Kitab kesatuannya

23:36

tertulis. Kalau kita bacakan terdengar

23:40

suaranya, ada bacaannya. Itulah

23:43

Al-Qur'an. Apa namanya? Al-Qur'an. Tapi

23:46

karena di dalam Alkitab ini ada

23:48

Al-Qur'an di dalamnya, maka diposisikan

23:50

ini pun seperti apa? Al Qur'an. Jelas?

23:53

Jelas. Maka diberi nama juga. Nama lain

23:56

dari Al-Qur'an apa? Alki kitab. Inilah

24:00

dahsyatnya Al-Qur'an. Terjaga secara

24:03

hafalan dari bacaan, terjaga dalam

24:05

tulisan.

24:08

Jadi kalau ada orang yang salah

24:09

membacakan Quran bisa dikoreksi dalam

24:12

bentuk tulisannya. Ada yang salah

24:14

cetakan di Quran bisa dikoreksi dalam

24:16

bentuk bacaan hafalannya. Tidak ada

24:18

kitab di muka bumi dengan susunan

24:20

seperti ini.

24:22

Ada mushafnya, ada hafalannya dan

24:24

keduanya saling menjaga. Baik yang

24:27

hafalan termasuk yang dituliskan

24:29

dua-duanya dibuka dengan al-Fatihah.

24:34

Tiga.

24:36

Al-Fatihah

24:37

adalah bacaan pembuka rukun pertama

24:41

dalam salat.

24:44

Tidak sah kita kalau salat tidak membaca

24:46

al-Fatihah. La shata liman lam yaqra

24:49

bifatihatil kitab. La di sini berarti

24:52

ada yang mengartikan la salata tidak

24:55

salat artinya tidak sah.

24:58

Ada yang mengatakan tidak sempurna

24:59

salatnya.

25:01

Jelas ya?

25:04

Makanya di dalam mazhab Syafi'i itu

25:06

wajib baca Al-Fatihah ya. Kecuali satu

25:09

kondisi nih. Satu kondisi

25:13

kalau kita takbir imam sudah rukuk.

25:17

Saya ulang ya.

25:20

Allahu Akbar. Ikut dari pertama.

25:24

Imam baca kita ikutin dari dalam hati

25:28

kita boleh disuarakan tapi yang dengar

25:30

hanya kita. Namanya kalamun nafsi. Kata

25:33

Imam.

25:35

Bismillahirrahmanirrahim.

25:38

Kita ikuti. Bismillahirrahmanirrahim.

25:40

Alhamdulillahi rabbil alamin.

25:43

Alhamdulillahirabbil alamin. Atau metode

25:45

yang kedua, imam kasih jeda. Ghairil

25:49

maghdubi alaihim waladin.

25:56

Amin. Jeda makmum baca.

25:58

Bismillahirrahmanirrahim.

25:59

Alhamdulillahirabbil alamin.

26:00

Arrahmanirrahim. Batas paling minimal

26:03

sampai tiga ayat arrahmanirrahim.

26:05

dianggap sah sampai situ

26:07

kalau imam tiba-tiba langsung baca surat

26:10

ya setelah jeda sebentar batas paling

26:13

minimalnya sampai arrahmanirrahim.

26:16

Sepakat ulama di sana mengambil surah

26:19

terpendek dalam Al-Qur'an surah

26:20

Al-Kautsar berisi tiga ayat. Inna

26:23

aainakal kautsar. Fasollirabbika

26:26

wanhar. Inna syariaka hual abtar. Jadi

26:30

kalau kita baca, jadi kalau kita bacakan

26:33

sampai arrahmanirrahim.

26:35

Ayat ketiga itu sah. Setelah itu

26:38

dengarkan imam.

26:40

Kecuali kalau kita takbir imam rukuk

26:44

ya. Imam pas rukuk. Ruku itu artinya

26:47

batas rakaat. Ruku itu dari kata rak'ah.

26:51

Jadi kalau kita masih bisa dapatkan

26:54

rukuknya imam dihitung satu rakaat masih

26:57

dapat. Enggak perlu nambah rakaat.

27:01

Ya, misal nih subuh rakaat pertama kita

27:04

datang masbuk ya biasanya Mas Baim, Mas

27:08

Asep, Mas Joni ini masbuk tuh dia. Jadi

27:12

begitu lihat imamnya ruku langsung

27:14

takbir Allahu Akbar langsung ruku akbar

27:20

enggak usah baca Alfatihah lagi. berlaku

27:22

hadis innama juilal imamu liyutamma bihi

27:26

faqiraatul imam qiraatul makmum

27:30

dijadikan imam untuk diikuti. Kalau tak

27:32

terjangkau bacaan imam sudah sampai

27:35

kepada rukuknya maka bacaan imam tadi

27:38

sudah mewakili bacaannya makmum langsung

27:40

rukuk.

27:42

Tapi tidak menyengaja nunggu-nunggu imam

27:45

ruku seperti sering kejadian tarawih

27:48

kalau bacaannya panjang tuh wajahnya

27:51

kelihatan tuh. Ustaz suka lihat begini

27:53

tuh. Duduk dulu entar kira-kira udah mau

27:57

satu ayat lagi nih baru Allahu Akbar.

28:00

[tertawa]

28:01

Nah, malaikat ketawa tuh ngelihatnya

28:03

tuh. Hah. Iya kan? Ini pada hafal nih.

28:07

Jadi dia tahu titik mana tuh yang dia

28:09

harus takbir tuh. Santai dulu, minum

28:10

dulu. Begitu sudah tinggal dua ayat, mau

28:13

rukuk bangun lihat tuh. Allahu Akbar

28:17

ya. Takqib ya. Ah, sudah dapat hadiah

28:19

dari Pak Menko. Semangat ya.

28:23

Nanti dicek lagi tuh, Pak Menko. Nanti

28:25

hafalannya harus ditesah nanti ketemu

28:28

lagi. Sudah lihat tabletnya ya. Kalau

28:33

nanti tabletnya belum bisa membuat lebih

28:36

sehat, minum tablet yang lain. [tertawa]

28:41

Baik, kembalikan.

28:44

Jadi kita balik lagi. Al yang pertama

28:47

itu pembuka dalam mushaf, pembuka dalam

28:51

bacaan, pembuka dalam salat. Tidak sah

28:54

salat seseorang yang menyengaja tidak

28:57

membaca al-Fatihah.

29:02

Dua, nah ini tolong dicatat pada hal ini

29:05

ya. Ini paling penting dan sekaligus

29:07

ijazah. Sekaligus ijazah. Ijazahnya dari

29:10

Nabi nanti.

29:13

Makna istighraq pada alfatihah

29:19

yang sekaligus menjadi nama bagi surah

29:21

ini yang paling pokok.

29:24

memberikan sebuah hikmah keistimewaan

29:27

bahwa alfatihah al-nya di sini bentuknya

29:31

segala semua fatihah itu pembuka bahwa

29:34

surat ini membuka semua

29:37

kebaikan-kebaikan yang diharapkan dalam

29:39

hidup.

29:42

Saya ulangi ya. Keistimewaan surat ini

29:46

adalah pembuka seluruh kebaikan-kebaikan

29:50

yang diharapkan dalam hidup.

29:54

Jadi saking dahsyatnya surat ini, kalau

29:57

kita berharap sesuatu

29:59

minimal berdoa

30:01

diawali dengan al-Fatihah. Itu kalau

30:06

benar bacaan al-Fatihahnya, sekali lagi

30:08

kalau benar bacaan al-Fatihah-nya itu

30:11

seketika dikabulkan oleh Allah.

30:14

Ya. Nah, saya bacakan satu hadis di sini

30:16

di halaman ke 13 ya.

30:21

Ini hadisnya sahih disampaikan oleh Imam

30:24

Muslim dalam kitab salatul musafirin.

30:29

Bismillahirrahmanirrahim.

30:31

Qal muallifu rahimahullahu taala warawa

30:34

muslimun wan nasai an ibni abbasin

30:36

radhiallahu taala anhuma. Bahwa Imam

30:39

Muslim, Imam Nasai menyampaikan satu

30:41

riwayat dari Ibnu Abbas radhiallahu

30:44

taala anhuma. Nah, anak-anakku khususnya

30:48

Ibnu apa artinya?

30:52

anak. Kalau Pak Ibnu,

30:55

Pak Anak-anak gitu ya. Jadi hati-hati

30:58

ngasih nama juga ya. Ibnu itu anak tuh.

31:01

Anak laki-laki artinya anak laki-laki.

31:03

Kalau kita mau singkat, hilangkan

31:05

alifnya pindahkan harakatnya ke ba jadi

31:08

bin anak laki-laki. Isa Ibnu Maryam. Isa

31:12

anak laki-lakinya Maryam. Karena Maryam

31:15

tidak punya anak perempuan. Sayidah

31:17

Maryam disingkat Isa. bin Maryam.

31:22

Kalau perempuan ibnatun,

31:25

singkatannya bintun.

31:27

Ya, Sayidah Aisyah radhiallahu taala

31:29

anha binti Abu Bakar Assiddiq

31:32

radhiallahu taala anhu.

31:38

Abbas itu paman Nabi sallallahu alaihi

31:40

wasallam. Beda usianya 3 tahun dengan

31:42

Nabi. J teman-teman yang suka bisnis,

31:45

Abbas ini radhiallahu taala anu anhu itu

31:49

pebisnis unggul

31:51

ya.

31:54

Beliau rajin merantau,

31:58

tapi di balik segala kesibukannya masih

32:00

punya waktu untuk ngaji dengan Nabi.

32:04

Sehingga Nabi begitu perhatian pada

32:05

beliau

32:07

memberikan langkah-langkah taktis

32:10

tentang manajemen bisnis, bagaimana

32:12

membebaskan dari riba. Itu pertama kali

32:15

paman Nabi, Sayidina Abbas ini dibimbing

32:17

oleh Nabi sehingga sukses bisnisnya.

32:20

Tapi saat yang bersamaan beliau

32:22

meluangkan waktu untuk masih bisa ngaji

32:25

sehingga selama hidupnya sampai Nabi

32:27

meninggal itu masih bisa hafal 200

32:29

hadis.

32:31

Bayangkan kalau Quran gampang. Hadis itu

32:33

enggak mudah ya. Hadis enggak mudah.

32:37

Paman Nabi dekat dengan Nabi, sibuk

32:41

pebisnis, sukses, masih bisa ngaji,

32:44

hafal 200 hadis.

32:47

Ada orang bukan paman Nabi,

32:49

kerabat Nabi agak jauh kan. Bisnis

32:54

enggak jelas suksesnya, tapi sibuknya

32:56

melebihi paman Nabi tuh sampai enggak

32:58

bisa ngaji. Ya, ini masih hafal 200

33:01

hadis. Dan lihat ya, ketika keberkahan

33:05

melekat kepada pekerjaan, maka

33:08

keberkahan itu akan berdampak

33:10

sinar-sinar kebaikan pada semua anggota

33:12

keluarga. Jadi begitu kesuksesan

33:14

diiringi oleh keberkahan, keberkahan itu

33:17

jadi sinar ke semua anggota keluarga.

33:18

Tertiba semua anak jadi baik semua.

33:21

Itu rumus itu. J kalau orang tuanya

33:24

kerjanya benar, hartanya halal,

33:27

kemudian diniatkan sebagai ibadah, itu

33:29

begitu dapat apa yang dimakan oleh anak

33:32

itu bukan sekedar makanan jadi cahaya,

33:34

jadi daging itu menggerakkan anak untuk

33:36

kembali merubah dirinya dekat dengan

33:38

Allah. Otomatis itu maka anak pertama

33:42

beliau Fudhail itu langsung menjadi

33:44

asisten Nabi yang membawakan nampan

33:47

untuk wudu Nabi sebelum meninggal itu

33:49

Fudhail radhiallahu taala anhu.

33:53

Ya, sampai kemudian Nabi wafat di

33:54

pangkuan Sayidah Aisyah radhiallahu

33:56

taala anha. Nah, Abbas ini melihat

33:59

begini. Saya ini bapak tapi saya kan

34:02

pedagang.

34:03

Kesibukannya banyak. Saya mesti ada anak

34:06

saya ini dari anak saya yang saya

34:09

siapkan melebihi saya dalam hal

34:12

pemahaman kepada agamanya. Maka

34:13

disiapkanlah kemudian Abdullah yang

34:15

paling kecil diinvestasikan.

34:18

Ya. Maka dari kecil dari usia setahun, 2

34:21

tahun disimpan di majelis Nabi.

34:22

Merangkak-rangkaknya ngelihatnya Nabi,

34:25

dengar suara Nabi, sampai senang jatuh

34:27

cinta dengan Nabi. Secara singkatnya

34:31

karena perjalanan yang lekat ini Nabi

34:34

meninggal usia beliau baru kisaran 13

34:36

tahun kurang lebih. Itu sudah hafal

34:38

hadis 2.000 hadis.

34:41

Ayahnya 200, bapaknya 2.000.

34:44

Nah, jadi kita harus selalu begitu tuh.

34:46

Bagaimana mendidik anak lebih baik

34:47

daripada orang tuanya? Harus lebih

34:50

pintar. Karena tantangan anak di masa

34:52

depan itu lebih daripada kita sekarang.

34:55

Ya, sekolahkan yang tinggi, lebih tinggi

34:57

lagi, lebih tinggi lagi. Di Indonesia

35:00

kan hampir S semua kan, SD, SMP, SMA,

35:04

S1, S2, S3 ya. Yang menyimpang S4

35:08

kerupuk du tuh.

35:11

Jadi balik ya. Kalau anak itu sukses,

35:15

yang pertama akan ditanya itu bukan

35:18

anaknya, tapi orangnya.

35:22

Coba ini ya, ada anak hafal Quran,

35:24

bacaan bagus, ditanya anak siapa itu?

35:30

Coba anak kecil azan di masjid suaranya

35:32

bagus. Allahu Akbar. Allahu Akbar. Anak

35:35

kecil tuh orang lihat yang pertama kali

35:37

ditanya tuh, "Tu anak siapa tuh?"

35:41

Ya, baru ke tempat. Anak mana tuh? Anak

35:45

Jaksol. Oh, enggak mungkin anak Jaksol

35:46

azannya sebagus itu ya kan? Heeh. Misal

35:50

gitu kan. Mana lagi ternyata benar

35:51

misalnya anak siapa ditelusuri. Nah,

35:53

inilah yang dimaksud dalam hadis. Kenapa

35:56

kalau ada anak-anak sukses pintar di

35:59

kemudian hari nama anaknya ditutup?

36:02

Yang disebutkan nama bapaknya,

36:06

nama anaknya Abdullah, nama bapaknya

36:09

Abbas.

36:10

Abdullah anak laki-lakinya Abbas.

36:14

Tapi karena Abdullah ini suksesnya

36:15

karena peran Abbas, ditutup nama

36:18

anaknya, dimunculkan nama ayahnya Ibnu

36:20

Abbas.

36:22

Abdullah anaknya Umar, Ibnu Umar.

36:25

Abdullah anaknya Amr bin Ash. Ibnu Amr

36:27

bin Ash.

36:30

Kenapa ditutup nama anak? untuk

36:31

menunjukkan

36:33

sesukses apapun anak, sesukses apapun

36:36

anak tidak akan pernah terlepas dari

36:39

pengaruh kebaikan-kebaikan orang tua.

36:41

Makanya di surah Al-Ahqaf surah 46 ayat

36:44

15 itu ada pesan menyentuh begini bahasa

36:47

bebasnya ya bahasa tafsirnya.

36:49

Jika ada orang sukses di bidang apapun,

36:53

di jabatan, di pekerjaan,

36:56

di bisnis,

36:58

dan dia sudah sampai usia 40 tahun,

37:00

sukses, hartanya banyak. Eh, jangan

37:03

menyimpulkan

37:05

bahwa kesuksesan itu adalah raihan atas

37:08

diri Anda pribadi.

37:10

Kalau bahasa tafsirnya gini, boleh jadi

37:12

saham Anda cuma 30%, 70%nya

37:15

ayah Anda

37:17

yang dengan peluh keringatnya memohon

37:19

pada Allah, makannya sederhana,

37:21

dijaga-jaga tapi berharap anak saya

37:23

harus lebih daripada ini. Ibu Anda yang

37:26

tiap hari berdoa bermohon kebaikan

37:28

kepada Allah. Makanya ketika seseorang

37:31

anak sampai di usia 40 mendapatkan

37:34

kesuksesan luar biasa, perhatikan adab

37:35

Qurannya. Ini doanya rutin dibaca nih

37:38

ya. Rbi azi an asura nikmatakallati

37:42

anamta alaiya waa walidaiya.

37:46

Ya Allah mohon bimbing saya

37:49

agar mampu mensyukuri nikmat yang Engkau

37:52

telah anugerahkan padaku ini. Ya kan?

37:56

Dan karena kedua orang tuaku,

37:59

berikan pula nikmat itu kepada kedua

38:01

orang tuaku. Aku enggak bisa jadi begini

38:03

kalau bukan karena orang tuaku. Itu

38:05

Allah yang ngajarin.

38:08

Apa? Karena Anda lihat sekarang saya

38:10

kelihatan seperti ini. Wah, ini Ustaz

38:13

Adi belajar begini. Tidak, tidak

38:16

ya. 70% sahamnya ibu

38:20

ada? Ayah

38:22

tokoh-tokoh ini coba dilirik lagi ke

38:24

belakang. yakin. Haqul yakin. Haqul

38:27

yakin itu ya apapun yang kita ingin

38:29

banggakan tetap yang paling istimewa itu

38:32

adalah peran kedua orang tua. Ini jelas

38:35

ya. Nah ini dalam Islam. Jadi ketika

38:37

seorang anak sukses satu peran orang

38:40

tua. Yang kedua, semua kebaikan yang

38:42

dihasilkan anak jadi jariah untuk kedua

38:44

orang tuanya.

38:46

Sudah rumus itu. Makanya anak-anakku ini

38:48

niatkan kalian belajar di sini untuk

38:50

berbakti pada orang tua. Niatkan. Jadi

38:53

kalau kalian nanti itu jadi sesuatu di

38:55

masa depan, kalian ngaji itu pahalanya

38:58

ngalir

39:00

yaallah. Orang tua meninggal misalnya

39:02

jadi cahaya otomatis itu

39:05

kalian ngajar jadi pahala. Itulah

39:08

sebabnya kenapa ini rahasianya nama

39:10

anak-anak ketika disebutkan dalam sanad

39:13

hadis dihapuskan namanya dimunculkan

39:15

orang tuanya. Paham?

39:18

Dari 2000 hadis itu, salah satu hadisnya

39:21

disampaikan dari Nabi sallallahu alaihi

39:22

wasallam. Perhatikan kalimatnya. Bainama

39:25

Jibril qidun Nabi sallallahu alaihi

39:27

wasallam. Tatkala malaikat Jibril turun

39:33

kemudian

39:36

beliau berada di samping Nabi sallallahu

39:38

alaihi wasallam. Gerakan qaidun itu

39:39

sering diartikan duduk ya. Karena ada

39:43

hadis di Albukhari juga, malaikat kalau

39:44

turun seperti kata Nabi kayak duduk

39:46

antara langit dan bumi gitu

39:48

manggil-manggil. Itu Nabi waktu belum

39:50

pernah lihat malaikat Jibril pertama

39:52

kali lihat itu gemetaran itu gii

39:56

ya. Siapa yang paling gede badannya tuh?

39:59

Apa? Akhtar tuh ya. Itu Nabi keluar dari

40:04

gua Hira belum melihat malaikat Jibril

40:07

pada rupa aslinya. Rupa aslinya itu

40:10

dalam hadis disampaikan nanti lihat di

40:11

Albukhari ya dalam kitab Badul Wahyi

40:14

hadis nomor ketiga. Begitu turun ada

40:17

panggilan Muhammad. Muhammad nengok ke

40:20

atas enggak ada orang. Eh maaf nengok

40:23

kanan kiri enggak ada orang. Depan

40:24

belakang enggak ada orang. Begitu nengok

40:26

ke atas beliau mengatakan, "Saya melihat

40:28

sesosok makhluk besar kayak duduk antara

40:31

langit dan bumi."

40:34

Gambarannya ginilah.

40:36

Misalnya Nov Akhtar nih

40:39

di masjid

40:40

ketiduran enggak ada yang bangunin

40:42

iktikaf nih.

40:44

Siang-siang keluar jam . Tiba-tiba lewat

40:48

ke depan sedikit dekat menara ada yang

40:49

manggil tar

40:53

nengok kanan kiri enggak ada orang depan

40:55

belakang kosong. Nengok ke atas jubah

40:57

putih rambut panjang gede entar gitu.

41:01

Apa responnya? Entar nanti, entar nanti.

41:06

[tertawa]

41:07

Maka kata Nabi, faruibtu minhu. Bulu

41:10

kuduku naik. Aku bergegas pulang ke

41:13

rumah. Aku bergegas pulang ke rumah.

41:16

Begitu sampai rumah dibukakan pintu oleh

41:18

Sayidah Khadijah. Melihat wajah Sayidah

41:20

Khadijah itu hilang setengah gelisahnya.

41:24

Ya, yang para istri-istri itu di

41:26

belakang gimana caranya kalau suami

41:28

pulang setengah masalahnya hilang. Ah,

41:31

itu berarti Sayidah Khadijah.

41:33

Ya, kalau nambah masalah, Codah itu

41:38

[tertawa]

41:40

ya.

41:42

Nah, itu qaidun

41:44

sami naqidan min faqihiutan. Maka beliau

41:47

mendengar satu suara ya. Jadi ketika

41:49

malaikat Jibril turun tiba-tiba dari

41:51

langit kebuka suara ya. Suara kedengaran

41:55

oleh beliau. Apa yang terjadi? Farofa'a

41:58

rasahu. Nabi reflek melihat begini ke

42:00

atas.

42:02

Kata malaikat Jibril, perhatikan

42:03

kalimatnya ya. Perhatikan baik-baik nih.

42:05

Ini keistimewaannya alfatihah. H babun

42:08

minasama

42:10

futihal yauma lam yuftahun yaum.

42:15

Ini bagian pintu langit yang enggak

42:18

pernah dibuka selama ini kecuali hari

42:21

ini saja.

42:23

Tuh sebelum kiamat tuh. J dari zaman

42:25

Nabi Adam sampai zaman Nabi Muhammad tuh

42:29

belum pernah dibuka seperti itu kecuali

42:31

di hari itu saja.

42:34

Urut tuh ya kurang lebih kurang lebih

42:37

berapa generasi itu? Muhammad sallallahu

42:39

alaihi wasallam bin Abdullah bin Abdul

42:41

Muthalib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin

42:43

Qusay bin Murra bin Kilab bin Ka'ab bin

42:45

Fihir bin Malik bin Nadar bin Kinana bin

42:47

Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin

42:48

Nizar bin Mudar bin Ma'ad bin Adnan bin

42:50

Addi bin Adri bin Muqawam bin Nahur bin

42:52

Tarikh bin Ya'ub bin Yasjub bin Nabit

42:54

bin Ismail alaihissalam bin Ibrahim

42:55

Alaih Salam bin Azar bin Abir bin Kinan

42:58

bin Afaksyad bin Sam bin Nuh Alaihiss

42:59

Salam bin Mikhil Matusyala bin Kinan bin

43:01

Anwas bin Ti bin Adam Alaih Salam. Tuh

43:03

coba ulangi tuh

43:06

berapa generasi itu? satu generasi

43:08

ribuan tahun belum pernah dibuka kecuali

43:12

hari itu saja.

43:14

Nah, kemudian apa yang terjadi?

43:16

Fasallama. Maka malaikat mengucapkan

43:18

salam kepada Nabi sallallahu alaihi

43:19

wasallam. Ya, itu biasa malaikat kalau

43:22

bertamu mengucapkan salam

43:24

ya. Malaikat bertamu ke Nabi Ibrahim

43:26

mengucapkan salam. Hal ataka hadifi

43:29

Ibrahima mukramin idak alaihi faquu

43:33

salam. Ya, malaikat aja datang ngucapin

43:37

salam. Masa kita bertamu ke orang bukan

43:40

malaikat enggak ngucapkan salam.

43:42

Ya. Dan yang anti salam cuman satu,

43:46

setan. Setan tuh paling takut kalau ada

43:49

salam langsung pergi terbirit-birit.

43:52

Makanya biasakan masuk rumah ucapkan

43:54

assalamualaikum. Hadisnya mengatakan

43:57

ketika mendengar kalimat itu, setan

43:58

mengatakan pada kawannya, "Kita enggak

44:00

punya tempat menetap di sini."

44:03

Ini saya jelaskan logika. Logisnya ya

44:05

logisnya nih kalau ada rumah siang kan

44:08

kita biasa kan masuk sini masuk sini

44:10

tapi kalau malam kenapa ke dapur jadi

44:12

enggak enak

44:15

ke kamar tertentu kayak ada waswas nah

44:17

itu ada setan di situ. Cara ngusirnya

44:19

gampang ucapkan assalamualaikum

44:23

dalam hadis demikian. Nanti Allah kasih

44:25

ketenangan pada diri kita. Setan berkata

44:27

pada kawannya, "Enggak ada tempat

44:28

menetap di sini." Enggak akan dijawab.

44:32

Gimana, Ustaz, kalau dijawab?

44:33

Waalaikumsalam. Pergi aja lari kita.

44:37

Nah, itu bukan setan. Karena setan

44:38

enggak jawab salam ya. Setan tidak jawab

44:40

sa salam. Jadi kalau ada orang yang

44:43

diajak salam misalnya enggak jawab itu

44:46

sama dengan ada masalah gitu ya.

44:50

Waqala.

44:54

Perhatikan baik-baik ya. Absyir

44:56

binuraini

44:58

qod utitahuma atau ubasyir bisa

45:01

mengatakan demikian. binuraini

45:03

qutitahuma.

45:04

Aku berikan kabar gembira. Ah, jadi

45:08

al-fatihah itu bagi orang Islam itu

45:10

kabar gembira.

45:13

Kata malaikat Jibril, "Aku berikan kabar

45:15

gembira dengan dua cahaya yang diberikan

45:18

khusus untuk Nabi Muhammad sallallahu

45:21

alaihi wasallam."

45:23

Jadi, ada dua surat di dalam Al-Qur'an

45:26

yang disebut oleh malaikat cahaya itu

45:29

yang khusus diberikan pada Nabi

45:31

Muhammad.

45:32

Semua keistimewaannya,

45:34

bukan hanya lafaznya, tapi semua

45:36

keistimewaan yang terkandung di dalamnya

45:38

itu hanya diberikan pada siapa? Nabi

45:40

Muhammad sallallahu alaihi wasallam.

45:43

Walam yutahuma nabiyun qoblak. Dan tidak

45:45

diberikan pada seorang nabi pun

45:47

sebelummu.

45:49

Ya. Apa itu? Fatihatul kitabi wa

45:54

khawatimu suratil baqarah yaitu surah

45:57

al-fatihah

45:59

dan tiga ayat penutup surah albaqarah

46:03

ayat 284 285 286

46:07

dari lillahi ma fis samawati wa fil ard

46:10

sampai la yukallifulahu nafsan illa

46:13

wus'aha itu dua cahaya.

46:16

Teruskan dulu hadisnya ya sampai kita

46:17

ketemu rahasianya. Dan ini sanadnya dari

46:19

Nabi nih tersambung ke Nabi. Kita

46:21

sekaligus ijazahkan.

46:24

Lam taqra biharfin minhuma illau.

46:32

Tidaklah engkau ya Muhammad sallallahu

46:33

alaihi wasallam ya Rasulullah membaca

46:36

setiap huruf dari dua cahaya ini kecuali

46:41

akan diberikan dikabulkan semua

46:43

permintaan dan doamu. Hadisnya sahih

46:47

tuh.

46:49

Ah, jadi ada rahasia di sini kita buka

46:51

nih pagi ini nih.

46:54

Al-Fatihah itu penting.

46:56

Itulah sebabnya mengapa jadi pembuka

46:59

dalam salat. Karena semua isi salat itu

47:01

doa. Jadi harus benar, Pak, baca

47:03

Al-Fatihah itu. Kalau benar doanya

47:06

terkabul.

47:07

Nanti saya bacakan hadis berikutnya itu

47:10

ya. Gabungkan dengan tiga ayat terakhir

47:14

Albaqarah itu bukan terkabul lagi.

47:16

Istimewa. tidak akan permintaan

47:19

disampaikan diawali dengan setiap huruf

47:22

dari dua cahaya ini kecuali apapun yang

47:24

diminta diberikan.

47:27

nih dulu ya contoh

47:30

dan dari sini nanti ada nama-nama lain

47:32

untuk Al-Fatihah.

47:34

Contoh

47:37

dulu setelah surat ini turun

47:40

Allah memberikan satu pembuktian

47:43

keistimewaan surat ini. Ada kepala suku.

47:47

Kepala suku di Arab tersengat

47:51

kalajengking.

47:52

Kalajengking Arab.

47:55

Bayang ya.

47:58

racunnya sudah menyebar,

48:00

dokter sudah angkat tangan.

48:03

Ya, dokter

48:06

pada masa itu tabib. Tabib itu dokter,

48:08

bukan tukang obat. Jadi, tabib itu

48:11

artinya dokter, bukan tukang obat. Yang

48:14

sudah melakukan hipotesa, pembelajaran

48:16

dan sebagainya semua angkat tangan.

48:19

Tiba-tiba lewat rombongan sahabat Nabi

48:22

terus diumumkan, "Ada enggak yang bisa

48:24

membantu kepala suku ini sembuh

48:27

dari jeratan racun kalajengking ini?"

48:30

Satu orang tiba-tiba mengangkat

48:31

tangannya biillah dengan izin Allah.

48:34

Loh, ini maaf nih ya kepada teman-teman

48:38

dokter ini. Jangan pernah menyimpulkan

48:40

kesembuhan di tangan para dokter. Tidak.

48:42

Itu titipan dari Allah yang diberikan,

48:45

dititipkan di tangan para dokter untuk

48:47

secara profesional menyalurkan

48:51

amanat itu ke tangan pasien-pasien yang

48:53

diantarkan juga oleh Allah ke situ

48:56

untuk membuktikan Anda belajarnya benar.

48:59

Untuk membuktikan ibadahnya dari situ.

49:01

Bayangkan dokter mata tuh kalau ada

49:04

orang berobat enggak pernah bisa baca

49:06

Quran karena matanya terhalang. Lalu

49:08

dengan izin Allah melalui tangan dia

49:11

dilakukan tindakan melihat kembali itu

49:13

setiap baca Quran pahalanya mengalir.

49:16

Berapa banyak pahalanya itu? Kalau dia

49:19

niatkan untuk ibadah.

49:22

Tapi kalau niatkannya untuk cari cuan,

49:25

hah ngikuti kehendak farmasi,

49:28

perusahaan. Padahal bisa dengan generik

49:30

obat R.000 Ibu dikasih R juta

49:34

enggak dapat itu dapat dunia aja. Itu

49:37

yang dimaksud waminanasi mayya rabbana

49:41

atina fid dunya. Bukan jangan ngarang.

49:45

Wama lahu fil akhirati min khalaq. Itu

49:46

ayat 200. Ada orang yang orientasi

49:49

kerjaannya nyari dunia saja maka dikasih

49:51

dunia akhiratnya enggak dapat. Baru ayat

49:54

2011-nya. Waminhum yaqubana atina fid

49:57

dunya hasanah wafil akhirati hasanah.

50:00

Waqinaabanar. Tapi ada orang hebat, dia

50:03

profesional. Dunianya dapat, akhiratnya

50:05

dapat. Nah, itu rumusnya dipakai. Nah,

50:09

maka orang ini mengangkat biidiznillah

50:12

dengan izin Allah itu enggak

50:14

diapa-apain. Dibacain Al-Fatihah dan

50:16

sekali catat ini ya. Sekali

50:20

dibacain Al-Fatihah sembuh.

50:23

Sembuh sekali baca.

50:27

Dan ayatnya masih sama sekarang tujuh

50:29

ayat juga.

50:31

Bacaannya masih sama dari

50:32

bismillahirrahmanirrahim sampai

50:33

waladalin enggak berubah.

50:36

Hah. Tapi nanti pertanyaannya kenapa

50:39

orang dulu sekali baca langsung bisa

50:41

sembuh? Orang sekarang sudah tambahin

50:42

Yasin, tambahin Alkahf, tambahin

50:45

Baqarahan belum sembuh-sembuh juga.

50:48

Apakah ini tidak mujarab,

50:51

tidak istimewa? Nah, ini nanti

50:53

pembahasan selanjutnya. Boleh jadi cara

50:55

baca orang sekarang tidak sama dengan

50:57

cara baca orang dulu. Dulu orang baca

51:00

pakai iman, dia yakin dengan ini bacanya

51:02

pakai iman.

51:04

Orang sekarang bacanya cari aman. Yang

51:06

penting dibaca

51:09

ya.

51:11

Maka dikasih hadiah beberapa

51:15

beberapa ekor kambing. Nah, ini Dok

51:17

catat ini ya. Menarik nih. Begitu

51:19

dikasih hadiah beberapa ekor kambing

51:21

itu, sahabat yang tadi bacain takut

51:24

kalau hadiah ini gratifikasi.

51:28

[tertawa]

51:30

Coba saya tanya dokter nih, kalau

51:31

ngobatin ya tiba-tiba pasiennya sembuh

51:33

misalnya, terus di sistem rumah sakitnya

51:36

biayanya X R5 juta. Pasiennya bilang,

51:39

"Dok, ini terima kasih banyak ini udah

51:41

saya lama begini saya kasih hadiah satu

51:43

Merci ya."

51:45

Ah, itu status Mercy-nya yang melekat

51:48

diberikan di dalam ruang rumah sakit itu

51:50

milik pribadi atau karena statusnya

51:52

sebagai karyawan di rumah sakit itu

51:57

sahabat tuh sampai begitu. Eh, saya

51:58

takut di gratifikasi kat langsung dibawa

52:01

ke Nabi. Kambing-kambing tadi

52:03

dilaporkan. Nabi ada kejadian begini,

52:05

ini status kambingnya gimana?

52:07

Nabi tertawa dan bertanya, "Tahu dari

52:10

mana engkau bahwa surah Al-Fatihah ini

52:13

bisa merukyah?" Rukyah itu artinya

52:15

mengangkat sesuatu yang enggak baik

52:17

sehingga yang enggak baik itu keluar.

52:19

Ya. Jangan selalu diartikan dengan jin.

52:21

Tidak. Penyakit itu enggak baik. Angkat

52:24

keluar ya kan? Itu rukyah. Sehingga

52:27

disebut dengan

52:30

asyafi atau asyifa. Asyifa. Kenapa

52:33

al-Fatihah disebut asyifa? Sang

52:35

penyembuh. Karena ada keistimewaan kalau

52:37

dibacakan pada orang sakit yang

52:39

diinginkan segera dengan itu untuk

52:41

mengambil hikmahnya selesai.

52:46

Jadi apa saja al-Fatihah itu? Ke

52:49

pekerjaan,

52:51

ke keberkahan, ke pengetahuan. Mau baca,

52:54

mau belajar.

52:57

Cuman bacanya pakai ini,

53:00

pakai iman. Ya, yakinkan pada diri kita

53:03

keterangan ini benar.

53:06

Ah jadi

53:08

dalam beberapa kesempatan ulama-ulama

53:11

kita meriwayatkan riwayat-riwayat yang

53:13

tersambung bahwa dalam beberapa

53:15

pengajian misalnya setelah selesai mau

53:18

berdoa itu biasanya dibacakan al-Fatihah

53:20

dulu. Hadisnya ini riwayatnya

53:23

ya.

53:24

Ah jadi bukan bidah ya bukan bidah.

53:27

Hadisnya ada, riwayatnya ada,

53:29

pembuktiannya ada. Contohnya itu. Nah,

53:32

kemudian supaya kita bisa mendapatkan

53:35

keistimewaan itu di dalam salat. Contoh

53:39

nih,

53:41

salat itu punya satu fungsi yang pokok.

53:45

Nah, tolong dicatat ini baik-baik nih

53:47

ya. Nanti kalau sedang ada masalah

53:49

lakukan ini. Ini boleh ijazah juga. Ah,

53:53

dua ijazahnya tuh. Padahal belum lulus

53:55

sekolah sudah dapat ijazah tuh ya. Dua

53:57

nih.

54:00

Salat itu punya fungsi pokok sebagai

54:03

penyalur hajat.

54:05

Hajat itu kebutuhan. Makanya disebut

54:07

sifat salat itu manfaatnya untuk hajat.

54:10

Kadang orang satukan salat hajat

54:14

ya. Jadi kalau sudah ada istilah jangan

54:17

tambah-tambah.

54:19

Ditambah hajatan A beda maknanya.

54:25

Sedikit tidur, sedikit makan itu

54:28

memperbanyak ilmu. Sedikit-sedikit

54:30

tidur, sedikit-sedikit makan itu

54:33

menurunkan pengetahuan. Alilmu nurun.

54:36

Ilmunya nurun. Menurun maksudnya.

54:41

Hajat. Perhatikan ya. Sanad pertama

54:45

Quran surah ke du ayat 45.

54:50

Wasta'inu

54:52

bisobri was. Kalau Anda sedang punya

54:56

persoalan,

54:58

terima dulu masalah itu. Jangan keluhkan

55:02

ya. Terima dulu. Itu adabnya luar biasa

55:04

tuh. Terima dulu sebagai titipan Allah.

55:08

Karena Allah tuh maha tahu kenapa kita

55:10

yang dikasih, bukan yang lain. Nanti ada

55:11

bab lain untuk membahasnya terlalu

55:13

panjang. Mungkin nanti lain kesempatan

55:15

kita bahas ya. Ada kita belajar satu

55:18

saat fikih musibah ya, supaya paham

55:20

kalau sedang punya masalah itu malah

55:21

gembira.

55:23

Karena ada yang dikasih masalah malah

55:25

gembira. Ada itu di Albaqarah ayat 156.

55:28

Alladzina asatum musibah qolu innillahi

55:31

wa inna ilaihi rojiun. Lihat musibahnya

55:35

bentuknya apa. Di ayat 155-nya.

55:37

Wabluwannakum bisai minal khauf wal ju

55:40

wqs minal amwal wal anfusarat.

55:43

Ada orang yang diuji itu berlipat sudah

55:45

ketakutan. gelisah diserang terus

55:49

kemudian apalagi

55:51

ju kelaparan diserang dengan lapar wqs

55:54

minal amwal harta dirampas aset hilang

55:57

hah ada yang sakit kemudian kehilangan

56:01

nyawa hasil kerja keras diambil orang

56:03

kumpul semua di Gaza di Palestina

56:05

diambil semua lima-limanya tuh ada semua

56:07

di situ. Tapi apa kalimat Qurannya?

56:10

wabasyiris shobirin.

56:12

Dan berikan kabar gembira yang mau

56:15

menerima itu untuk mengerti tentang

56:18

firman Allah. Hikmah kenapa Allah

56:20

titipkan itu sabar namanya. Jadi ada

56:24

orang yang justru dititipkan masalah

56:26

malah senang

56:29

karena dia tahu fikihnya,

56:31

dia pelajari. Tuh ini saya kasih bocor

56:34

sedikit ya, sedikit aja nanti babnya

56:36

agak luas.

56:38

Ketahuilah kalau Allah mengirimkan satu

56:41

persoalan kepada kita, satu masalah, itu

56:44

artinya Allah akan mendatangkan

56:47

kenikmatan berlipat yang diantarkan

56:49

melalui pintu masalah itu.

56:54

Jadi kalau kita sukses menyelesaikannya

56:56

dan enggak mungkin dititipkan kalau kita

56:57

enggak punya kemampuan itu dibuka

56:59

pintunya langsung datang nikmat banyak

57:01

itu ya. Nanti kalau masuk babnya kita

57:04

bisa uraikan itu. Dan itu sebenarnya ya

57:08

sebenarnya itu permintaan kita sendiri.

57:13

Kalau Bapak Ibu enggak percaya kita kan

57:14

sering berdoa

57:17

ya Allah saya ingin begini. Ya Allah

57:18

abdi hoyong ieu. Ya Allah begini begini

57:20

dan begitu. Minta kita minta. Nah cara

57:23

Allah menjawab doa kita itu jembatannya

57:25

masalah

57:27

pintunya itu masalah dikasih, dijawab.

57:31

Makanya kalau enggak pengin banyak

57:32

masalah, jangan banyak minta.

57:36

Pak, saya pengin lulus, Pak. Eh, ikut

57:38

ujian. Dikasih ujian malah. Coba lihat

57:41

anak sekolah kalau pengin lulus. Bukan

57:43

dikasih ijazah, kasih ujian dulu.

57:46

Apa pegawai Bapak di kantor kalau ingin

57:49

naik pangkat langsung dikasih pangkat,

57:51

Pak. Saya ingin naik pangkat, Pak. Ingin

57:53

promosi. Kan diuji dulu, Pak. Uji dulu.

57:56

Benar enggak? Layak enggak. supaya

57:58

ketika diberikan pangkat itu dia layak

58:00

menerimanya, dia bisa mengenalkan

58:02

tugasnya. Nah, ujian itu sebuah stimulus

58:05

untuk kita supaya potensi kita keluar.

58:08

Kalau sudah keluar dititipkan

58:10

anugerahnya, kita bisa mengelolanya.

58:13

Kalau rumus paskal itu rumusnya gini. F

58:15

berbanding lurus dengan P. Gaya

58:17

kesuksesan. Gaya berbanding lurus dengan

58:19

tekanan. Kalau sudah bisa melewati

58:21

tekanan, tampil gaya kita. Kalau salah

58:24

baca rumusnya, semakin banyak gaya

58:26

semakin tertekan.

58:29

Ya. Ah, itu rumus.

58:32

Jadi, jangan takut dengan masalah. Nah,

58:34

cara mengatasinya apa? Terima dulu.

58:37

Terima. Setelah itu apa? Wasalah. Salat.

58:43

Ternyata salat itu pembuka solusi. Allah

58:46

enggak enggak menghentikan persoalan tuh

58:48

di depan pintu. Enggak. Kita tuh punya

58:50

Tuhan pengasih dan penyayang. Saking

58:52

pengasih penyayangnya dikasih masalah

58:54

pun dikasih sudah dikasih juga kunci

58:56

menyelesaikannya. Jadi enggak ada

58:58

masalah yang enggak ada solusinya itu

58:59

enggak ada

59:01

ya. Yang ada itu orang malas untuk

59:04

mendapatkan solusinya.

59:06

Ternyata salat itu pembukanya

59:09

ya. Kalau masih enggak percaya imannya

59:11

ditanya. Makanya di ayat 153 di

59:13

Albaqarah ditanya imannya dulu.

59:15

Kesananya sama. Ya ayyuhalladzina

59:18

amanua'inu bisobri was. Eh, imanmu ke

59:22

mana? Kata Allah itu. Katanya beriman

59:23

padaku. Hai orang beriman, yang tidak

59:26

beriman tidak. Hai

59:29

yang beriman imanmu mana? Pakai dong.

59:32

Terima itu dengan imanmu. Terima dulu.

59:34

Aku enggak titipkan kecuali yang engkau

59:35

mampu. Lalu lakukan salat.

59:39

Jadi kalau ada masalah update status

59:41

kita lewat sujud bukan di Instagram.

59:46

Saudaraku, jika berkenan aminkan ya. Ah.

59:51

Sujud. Coba lihat Nabi Yaakub waktu ada

59:54

masalah Bu dengan anak-anaknya itu apa

59:56

yang dilakukan? Sujud. Innama asku wa

59:59

huzniallah. Aku curhatnya kalau sudah

1:00:02

ada masalah yang membuat hatiku itu

1:00:04

pedih. Atau nih atau enggak tertahan

1:00:09

lagi. Saking enggak tahannya sudah

1:00:10

enggak bisa berekspresi keluar air mata

1:00:12

aja. Ada kesulitan tertentu yang kita

1:00:15

tuh sudah enggak bisa teriak tinggal air

1:00:16

matanya keluar. Itu huz namanya. Innama

1:00:20

asubuhi wa huzniallah.

1:00:23

Nabi Zakaria saat divonis istrinya tidak

1:00:27

mungkin punya keturunan. Vonisnya itu

1:00:29

ngeri. Secara medis, maaf, maaf sekali

1:00:32

sudah monopaus. Secara klinis mandul,

1:00:37

enggak mungkin punya keturunan. Secara

1:00:38

medis, secara klinis enggak mungkin. Apa

1:00:40

yang terjadi? Salat dipakai itu ayatnya.

1:00:45

Coba lihat di Quran surah 3 di ayat 38

1:00:49

sampai 39.

1:00:51

Dan kita akan berhenti dalam satu ayat

1:00:53

ini. Kemudian ada hadisnya.

1:00:55

Hunalika daa Zakariya rabbaah. Di mihrab

1:00:59

Maryam itu Nabi Zakaria salat berdoa.

1:01:04

Nah ini ini sudah berapa rahasianya?

1:01:06

Yang ketiga ya. Yang ketiga nih. Kalau

1:01:09

doa ingin cepat dikabulkan, salah satu

1:01:11

tempat yang mustajab itu di mihrab. Apa

1:01:15

itu mihrab? Tempat yang dikhususkan

1:01:18

untuk ibadah saja, tidak yang lainnya.

1:01:23

Dan dia punya dua keistimewaan.

1:01:25

Satu, mempercepat terkabulnya doa. Yang

1:01:27

kedua, mempercepat datangnya rezeki dari

1:01:29

sisi yang tidak diduga.

1:01:32

Ya,

1:01:34

doa cepat. Makanya kenapa imam tempatnya

1:01:37

di mihrab karena imam pemimpin doa dalam

1:01:39

salat. Tapi bukan berarti mihrab di

1:01:42

masjid saja. Tidak. di rumah bikin

1:01:43

mihrab.

1:01:45

Kalau tidak ada ruangan, hamparkan

1:01:47

sejadah. Dan di atas hamparan sajadah

1:01:50

itu khusus untuk ibadah saja. Baca

1:01:53

Quran, doa, zikir di situ. Kalau di luar

1:01:56

ibadah, keluar dari situ. Termasuk

1:01:59

update status foto ceklik. Maaf sedang

1:02:01

di mihrab ya. Jangan diganggu. Ah, itu

1:02:03

keluar

1:02:05

ya.

1:02:07

Itu lakukan. Apa manfaatnya? Nabi

1:02:09

Zakaria salat di mihrabnya Maryam. Lalu

1:02:11

lihat permintaannya.

1:02:14

Hun zakar

1:02:21

in.

1:02:22

Ya Allah, semua memvonis istriku gak

1:02:26

akan mungkin punya keturunan. Sedangkan

1:02:29

aku punya keyakinan hanya engkau yang

1:02:32

memberi tanpa ada batasan.

1:02:36

Dan kau pasti mendengar doaku ya Allah.

1:02:38

Kalau pada yang maha mendengar dan

1:02:39

sayang padaku tidak mengabulkan, lantas

1:02:41

kepada siapa lagi aku memohon?

1:02:44

Tahu apa jawabannya? Fanadatul

1:02:47

malaikatu.

1:02:49

Setelah doa ini dipanjatkan,

1:02:53

malaikat langsung turun. Makanya pakai

1:02:55

fa harfu atfinitin bainaiini bila had.

1:02:59

Huruf sambung konjungsi antara dua

1:03:02

peristiwa. Peristiwa pertama berdoa,

1:03:04

peristiwa kedua dikabulkannya doa.

1:03:06

Antara berdoa dengan dikabulkan enggak

1:03:08

ada jeda, Pak,

1:03:10

Bu, anak-anakku. Enggak ada jeda. Jadi,

1:03:13

begitu doa selesai langsung dikabulkan.

1:03:17

Paten itu.

1:03:19

Nah, kapan itu dikabulkannya? Wahua.

1:03:22

Sedangkan Nabi Zakaria qoimun. Masih

1:03:25

berdiri dalam salatnya. Yusolli fil

1:03:28

mihrab. Masih berdiri, belum selesai,

1:03:32

belum ruku, belum sujud, belum salam

1:03:34

masih berdiri

1:03:35

dikabulkan.

1:03:37

Annallaha yubasyiruka biyahya. Allah

1:03:40

kasih kabar gembira kamu akan punya anak

1:03:42

bahkan namanya langsung dari Allah

1:03:43

Yahya. Yahya itu pemberian Allah

1:03:45

namanya.

1:03:47

Diambil dari kata alhayyu artinya hidup

1:03:50

untuk menolak persepsi publik, opini

1:03:53

publik ditolak oleh Allah. Tuh yang

1:03:55

mustahil menurut manusia lahir dari

1:03:58

rahim seorang perempuan yang divonis,

1:04:00

monopos, dan mandul. Kata Allah, "Enggak

1:04:02

ada yang mustahil bagiku. Lahir dan

1:04:04

hidup dia Yahya

1:04:06

tuh." Kalau ada yang namanya Yahya,

1:04:08

jangan takut dengan opini publik tuh

1:04:11

[tertawa]

1:04:12

Yahya. Jadi, nah syahidnya apa?

1:04:16

Syahidnya adalah itu dilakukan salat

1:04:18

minta sama Allah dikasih kita dapat

1:04:20

Al-Fatihah dibacakan pula dalam salat.

1:04:23

Saya tanya ini waktu baca Al-Fatihah

1:04:25

saat ruku apa sujud?

1:04:29

Berdiri lambat amat.

1:04:32

Enggak ada orang rukuk baca Al-Fatihah.

1:04:34

H orang sujud baca Alfatihah tuh ngantuk

1:04:36

namanya tuh. Ya, saya lihat ada beberapa

1:04:39

anak-anakku nih ya yang sujudnya sekali

1:04:40

tuh sekali ya. Karena sekali lama enggak

1:04:44

bangun-bangun tuh ya. Begitu sudah mau

1:04:46

ini bangun lagi tuh. Tlek. Enggak

1:04:48

apa-apalah entar dilihat C TV jadi

1:04:50

pengalaman tuh.

1:04:53

Nah, kita baca Al-Fatihah itu sedang

1:04:55

berdiri baru dibuka. Nabi Zakaria minta

1:04:59

berdiri tanpa Al-Fatihah. Kita baca

1:05:01

Al-Fatihah berdiri. Sekarang saya

1:05:02

bacakan hadis yang kedua

1:05:05

rawinya dari sahabat Abu Hurairah

1:05:07

radhiallahu taala anhu. Perhatikan

1:05:08

kalimatnya. Saya sambungkan langsung ke

1:05:10

Nabi sallallahu alaihi wasallam. Dan

1:05:12

sanadnya hadis qudsi. Qallahu azza

1:05:15

waalla. Hadisnya qudsi. Hati-hati nih.

1:05:18

Statusnya langsung di bawah Al-Qur'an

1:05:19

tuh tertinggi tingkatnya.

1:05:21

Perhatikan baik-baik.

1:05:23

Q Allahu azza wa jalla,

1:05:26

qosamtus shatta

1:05:29

baini waina abdi ala nisfaini.

1:05:33

Aku bagi dalam salat itu hak aku dan

1:05:36

hambaku pada dua bagian.

1:05:39

Wali ma sa'al. Kalau hambaku menunaikan

1:05:42

kewajibannya,

1:05:45

perhatikan ya. Maka dia bisa mengambil

1:05:47

haknya. Apa itu? apapun yang dia minta

1:05:50

aku kabulkan.

1:05:53

Apapun yang dia minta.

1:05:55

Sekarang perhatikan

1:05:57

dimulai dari mana jawaban ini? Za qalal

1:06:00

abdu alhamdulillahi rabbil alamin. Nah,

1:06:03

inilah ijazah yang mau saya sampaikan.

1:06:05

Kalau hambaku membaca al-Fatihah

1:06:08

sampai pada ayat alhamdulillahi rabbil

1:06:12

alamin

1:06:14

qalallahu azza waalla. Kata Nabi,

1:06:16

perhatikan dalam hadis qudsi, Allah

1:06:18

menjawab kalimat itu. "Hambaku sedang

1:06:21

memujiku."

1:06:24

Rahasianya apa? Rasakan saat baca itu

1:06:28

kita disaksikan Allah.

1:06:31

Nah, perasaan disaksikan dalam bacaan

1:06:34

itu disebut ihsan. Namanya ihsan. An

1:06:37

ta'budallaha kaaka tarahu faillam takun

1:06:40

tarahu fainnahu yar. Demikian di hadis

1:06:43

Muslim hadis yang ke-8. Engkau beribadah

1:06:45

pada Allah, merasa dipersaksikan

1:06:48

walaupun kita enggak bisa melihatnya

1:06:49

secara langsung karena beda dimensi jauh

1:06:52

sekali. Laisa kamlihi

1:06:56

waidza qal abdu arahmanirrahim. Kalau

1:06:59

hambaku baca arrahmanirrahim qallahu

1:07:01

azza waalla itu Allah jawab asna alaiya

1:07:04

abdi hambaku sedang menyanjungku.

1:07:07

Masyaallah

1:07:09

ada enggak rasa baca itu tuh kalau waktu

1:07:10

baca.

1:07:12

Waq abdu maliki yaumiddin. Kalau hambaku

1:07:15

sampai pada kalimat Maliki yaumiddin

1:07:18

qallahu azza waall majadani abdi. Allah

1:07:21

menjawab hambaku sedang mengagungkanku.

1:07:23

Nah sekarang kita ke titik intinya. Wa

1:07:26

qal abdu iyaka na'budu

1:07:30

wa iyaka nasta'in.

1:07:33

Kalau hambaku kemudian berkata, "Ya

1:07:35

Allah sekarang ini aku ibadah hanya

1:07:39

menyembahmu saja. Aku salat

1:07:43

hanya menyembahmu saja. Wa iyaka

1:07:46

nastain. Dan kau maha tahu aku ini

1:07:48

sedang diliputi banyak persoalan ya

1:07:50

Allah. Dan hanya kepadamu aku memohon

1:07:53

solusinya.

1:07:55

Qallahu azza waalla. Ketika sampai pada

1:07:57

kalimat ini turun jawaban. Hza baini wa

1:07:59

baina abdi wali abdi ma saal. Ini

1:08:02

perjanjian antara aku dengan hambaku.

1:08:05

Sekarang hambaku mau minta apa. Apapun

1:08:07

aku berikan.

1:08:09

L.

1:08:11

Jadi kalau benar bacaan al-Fatihahnya

1:08:13

sampai ke ayat itu, apapun yang diminta

1:08:15

dikasih.

1:08:18

H

1:08:20

dahsyat itu.

1:08:23

Nah, sekarang pertanyaan saya untuk

1:08:24

menutup nih. Kalau kira-kira Allah

1:08:26

tawarkan, minta apa aja dikasih mau

1:08:28

minta apa?

1:08:32

Beh, saking banyaknya enggak bisa jawab

1:08:33

tuh. Minta ini minta itu, minta ini,

1:08:36

minta itu. Banyak kan ya?

1:08:40

banyak. Dulu ada program di salah satu

1:08:41

TV swasta dikasih R miliar dihabiskan

1:08:45

dalam semenit. Oh, semua dikumpulin tuh.

1:08:48

W kan manusia tipikalnya begitu. Enggak

1:08:52

pernah cukup ingin selalu lebih. Makanya

1:08:54

disebut nikmat itu dengan tamam. Agama

1:08:56

dengan kamal. Kamal itu artinya

1:08:58

sempurna, tidak perlu pelengkap lagi.

1:09:01

Kalau tamam itu sudah dirasakan sempurna

1:09:04

masih pengin lagi. Alyaum akmaltu lakum

1:09:07

dinakumamtu alaikum nikmati. Nikmat

1:09:11

dengan tamam. Haji umrah pakai tamam

1:09:14

bukan kamal. Waimmul haj wal umr lil la.

1:09:17

Sempurnakanlah haji dan umrah itu karena

1:09:19

siapa? Allah. Walaupun sudah pernah

1:09:21

haji, sudah sempurna rukunnya, masih

1:09:23

pengin lagi, Pak.

1:09:26

Sudah pernah umrah masih pengin lagi.

1:09:28

Karena kenikmatan itu. Kenikmatan.

1:09:31

Nikmat tuh begitu. Kalau agama enggak

1:09:33

bisa. Jangan tambah-tambah. Subuh itu

1:09:36

dua udah sempurna. Enggak usah nanya

1:09:38

lagi, "Ya Allah, kenapa sih dua?" Ah,

1:09:40

kamu dua aja ngantuk.

1:09:44

Nah, itu. Ah, jadi kalau kita bacakan

1:09:47

dengan benar, jalan. Mau minta apa?

1:09:49

Karena kita ini enggak bisa memohon satu

1:09:52

kebutuhan yang mencakup semuanya

1:09:54

diajarin sama Allah langsung satu

1:09:56

kalimat yang kalau dibaca diberikan

1:09:58

semua kebutuhan dunia akhirat kita. Apa

1:10:00

itu? Ihdinasiratal

1:10:03

mustaqimathalladzina

1:10:06

anamta alaihim ghairil magdubi alaihim

1:10:10

wadin.

1:10:15

Lalu kita jawab amin.

1:10:18

Istajib.

1:10:19

Kabulkan ya Allah. Amin tu kabulkan ya

1:10:21

Allah. Terus malaikat komen. Habis

1:10:24

malaikat komen langsung kita like and

1:10:26

subscribe.

1:10:28

Ya malaikat tu jawab amin juga. Kata

1:10:30

Nabi, "Man wafaq tamuhu malaikahfir lahu

1:10:34

ma taqadama minambi." Kalau pas bacaan

1:10:36

amin kita itu bersamaan dengan aminnya

1:10:38

malaikat. Jadi ketika baca alfatihah

1:10:39

malaikat ngaminkan juga. Jangan dikira

1:10:41

malaikat enggak ngaminkan. Cuman kan

1:10:44

malaikat tuh gaib sifatnya. Kalau tampak

1:10:46

malaikat amin kita lari.

1:10:49

Faizan baca waladin malaikat amin. Siapa

1:10:53

ya? Izrail lari

1:10:57

ya. Malaikat mengaminkan itu. Amin.

1:11:00

Siapa yang bersamaan aminnya dengan

1:11:01

aminnya malaikat langsung dapat bonus.

1:11:04

Apa bonusnya? Semua dosa-dosanya

1:11:06

diampuni.

1:11:07

Gufir lah ma taqadama minambi. Semua

1:11:09

dosa-dosa yang lalu diampuni.

1:11:12

Ee maaf ini para ulama hadis suka ngasih

1:11:14

catatan yang diampuni dosa. Utang tetap

1:11:17

harus dibayar. Jangan berkesimpulan

1:11:20

kalau dosa dari Allah sudah hilang, dosa

1:11:22

itu berpengaruh kepada utang. Tidak.

1:11:24

Utang tetap bayar kalau masih ada

1:11:26

hutang. Itu haakun adami

1:11:28

balik. Nah, makanya baca amin jangan

1:11:31

main-main. Jangan sembarangan. Amin.

1:11:34

Amin. Amin. Amin. Bacain yang betul.

1:11:38

Tenang. Nah, malaikat juga langsung

1:11:41

nyambut. Jelas.

1:11:44

Nah, sekarang detailnya bagaimana?

1:11:46

Ternyata dari bismillahirrahmanirrahim

1:11:48

sampai waladalin itu ada maknanya.

1:11:51

Mencakup urusan dunia. Dunia itu dengan

1:11:54

segalanya, maaf ya, di pekerjaan, di

1:11:56

rumah tangga, di kesehatan, di

1:11:58

pergaulan, macam-macam. Kalau benar

1:11:59

bacakan dan tahu maknanya ini diamalkan.

1:12:02

Enggak ada pekerjaan yang tidak bisa

1:12:04

diselesaikan. Semua selesai, semua

1:12:06

lancar, karir sukses, baik. Itu

1:12:08

keutamaan.

1:12:10

Nanti masalah alam kubur, masalah hari

1:12:12

kiamat, ketegangan hisab sampai kemudian

1:12:14

masuk ke titik terakhir

1:12:17

surga dipisahkan, dilindungi dari

1:12:19

pergaulan orang-orang buruk yang suka

1:12:21

mencela, suka melaknat, suka

1:12:22

menjerumuskan. Kan enggak mudah. Anda

1:12:24

kerja punya jabatan, belum tentu enggak

1:12:26

diganggu. Diganggu.

1:12:28

Tapi kalau paham Al-Fatihah ini ngerti,

1:12:30

dilindungi sama Allah.

1:12:33

Jangan kira yang berbisnis ini enggak

1:12:34

diganggu. Kalau Anda sukses, pesaing itu

1:12:37

merasa enggak nyaman, pasti diganggu.

1:12:40

Nah, pertanyaannya kenapa orang dulu

1:12:42

tangguh-tangguh bisnisnya itu semakin

1:12:44

naik? Enggak pernah ada orang Islam dulu

1:12:46

pebisnis yang punya modal kembali

1:12:51

modal itu enggak ada. Semua kembali

1:12:54

untung.

1:12:55

Nah, kalau ingin tahu detailnya

1:12:57

pembahasan tentang makna Al-Fatihah ini,

1:13:00

bacalah

1:13:01

surah Albaqarah sampai Annas.

1:13:04

Itu detailnya dicontohin kejadian yang

1:13:08

pernah mengganggu klannya siapa, ininya

1:13:10

bagaimana, mengatasinya seperti apa,

1:13:13

penyakit-penyakit ini bagaimana, manusia

1:13:15

dibagi tiga, nemukan orang baik

1:13:17

bagaimana, kalau ketemu orang ingkar

1:13:19

sikapnya bagaimana, kalau ketemu munafik

1:13:21

seperti apa mendeteksinya itu sampai ke

1:13:23

situ-situnya.

1:13:24

Lalu persoalan tentang alam kubur

1:13:26

menyiapkan bekal pulang seperti apa? Kan

1:13:28

yakin meninggal

1:13:30

ya kan? Yakin. Nah, sekarang kalau kita

1:13:32

sudah yakin menyiapkannya bagaimana?

1:13:34

Yakinnya tahap mana nih? Ilmul yakin,

1:13:37

ainal yaakin, haakl yaakin. Hah? Enggak

1:13:40

mungkin haakl yakin. Kalau haul yakin

1:13:41

sudah enggak ada di sini.

1:13:44

Nah, kalau ilmal yakin dengar informasi

1:13:47

yakin. Ainul yakin lihat orang meninggal

1:13:49

yakin. Kita pun akan nyusul. Haqul yakin

1:13:51

antum meninggal juga.

1:13:53

Hah. Jadi jangan sampai nunggu haakul

1:13:55

yakin ya antum nyiapkan bekal karena

1:13:58

nanti penyesalannya seperti Syekh Yusuf

1:13:59

baca tadi malam. Faodq waakum minin. Ya

1:14:02

Allah beri sebentar lagi pengin balik ya

1:14:03

Allah pengin balik sebentar aja saya

1:14:06

niatin semua ibadah sudah enggak bisa.

1:14:10

Sudah enggak bisa. Nah oleh karena itu

1:14:12

ini baru pembuka kan kita belum bahas

1:14:14

ayatnya. Bismillah aja belum ya. Ini

1:14:17

baru mukadimah. Mukadimahnya pun belum

1:14:19

selesai kan. Kita belum bahas berapa

1:14:21

jumlah ayatnya.

1:14:23

Ya. Berapa jumlah ayat al-Fatihah?

1:14:26

Tujuh. Tapi ada yang bilang delan ada

1:14:29

yang bilang enam. Siapa yang bilang

1:14:31

seperti itu? Bagaimana kita menilai

1:14:33

pendapat itu? Apakah benar atau

1:14:34

kontroversi? Kenapa disampaikan

1:14:37

demikian? Lalu apa maknanya setiap

1:14:39

hurufnya? Setiap hurufnya.

1:14:42

Bismillahirrahmanirrahim. Ba di situ

1:14:44

fungsinya apa? Ada Ibnu Hisyam

1:14:46

al-Anshari punya kitab Mughnil Labib an

1:14:49

kutubil A'arib. membahas semua makna

1:14:51

huruf dari alif sampai ya. Ternyata ba

1:14:53

itu punya 14 fungsi. 14 ba. Nah, dari 14

1:14:58

itu dari bismillahirrahmanirrahim bnya

1:15:00

itu yang mana dari 14? Nah, itu nanti

1:15:02

kita bahas di pertemuan berikutnya. Kita

1:15:05

cukupkan dulu untuk pertemuan hari ini.

1:15:07

Mudah-mudahan kita diberkahi oleh Allah

1:15:09

subhanahu wa taala. Yang penting kita

1:15:12

tahu bahwa Al-Fatihah itu istimewa.

1:15:15

Karena itu dibacakan setiap hari. Berapa

1:15:18

kali? 13 apa 14 kali dalam 17? Kalau 14

1:15:23

kali berarti kalian enggak salat magrib

1:15:25

ya. 17 kali minimal dalam salat. Pahami

1:15:28

itu. Yakini bahwa Allah menyaksikan.

1:15:31

Baca yang benar. Bacanya pakai iman.

1:15:34

Tahap pertama bacaan muslim. Tahap kedua

1:15:36

bacaan mukmin. Tahap ketiga bacaan

1:15:38

muhsin.

1:15:41

Kalaupun belum bisa ke level yang

1:15:43

ketiga, minimal level du.

1:15:45

Kalau bacaan muslim standar, datar aja

1:15:47

formal. Yang penting baca. Menggugurkan

1:15:50

kewajiban. Bacaan mukmin sampai ke sini

1:15:54

itu menggetarkan arasy.

1:15:56

Bacaan muhsin sebelum minta Allah

1:15:58

langsung kasih. Orang muhsin itu belum

1:16:00

minta Allah langsung kasih.

1:16:04

Ya, nanti mudah-mudahan kita diberkahi

1:16:06

dengan nilai-nilai kebaikan. Kita akhiri

1:16:11

dengan bacaan di surah al-Fatihah.

1:16:14

Auzubillahiminasyaitanirrajim.

1:16:15

Bismillahirrahmanirrahim.

1:16:16

Alhamdulillahiabbilaminahmanirahimiki

1:16:19

yaumiddin iyaka nabudu wa iyaka nastain

1:16:22

ihdinatal mustaqimatalladina

1:16:25

anamta alaihim ghairil magdubi alaihim

1:16:27

wadin allahumma taqabbal minna innaka

1:16:30

antul alim watb alaina innaka ant

1:16:33

tawwabur rahim wna min ibadikihinal

1:16:36

muttaqinal muhsinin waj min ahlil quran

1:16:39

wil quraniban fid dunya quburfiana

1:16:43

akhirati yaarahiminallahu

1:16:45

ala sayidina muhammad

1:16:51

Amalaikum warahmatullah wabarakatuh.

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free