0:02
Pengenalan Computational Thinking
0:06
Hai teman kece, coba tebak apa artinya Computational Thinking atau Berpikir Komputasional?
0:13
Adakah yang bermata jeli dan melihat kata komputasional di sini?
0:18
Hm… jadi mungkin ada hubungannya dengan komputer ya?
0:22
Iya, betul! Jempol buat kamu yang sudah menebak dengan benar.
0:27
Berpikir Komputasional adalah proses berpikir untuk menyelesaikan masalah dengan efektif dan efisien.
0:34
Dalam ilmu komputer, proses berpikir ini dilakukan sebelum mulai menulis coding atau pemrograman.
0:40
Jika sudah direncanakan dengan baik, maka coding yang ditulis akan sesuai dengan kebutuhan dan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat.
0:51
Eh tapi ternyata berpikir komputasional juga bisa dilakukan tanpa komputer dan tanpa internet loh.
0:57
Malah sebenarnya kita pun sudah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
1:01
Mulai dari menggosok gigi, mencatat ringkasan pelajaran, hingga menyiapkan tas untuk sekolah besok.
1:08
Wah, kalau kita sudah bisa menerapkannya setiap hari berarti kita semua sudah mahir dong?
1:17
Contoh-contoh tadi kan menerapkan berpikir komputasional pada masalah yang sederhana.
1:23
Masih banyak nih masalah yang lebih kompleks, seperti misalnya mengatur keuangan bulanan, apa yang harus dilakukan kalau kamu tersesat di tempat baru, hingga memilih jurusan dan karir.
1:35
Lalu yang lebih penting lagi, ketika kamu dewasa nanti, kamu akan menghadapi era Industri 4.0 dan bahkan 5.0.
1:43
Di sini kamu perlu kecakapan untuk memanfaatkan dunia digital mulai dari mencari dan memilah informasi yang kamu perlukan,
1:51
hingga menggunakan informasi itu untuk membuat keputusan penting dalam hidupmu.
1:58
Menghadapi masalah kompleks kehidupan di masa sekarang dan masa depan ini mirip seperti merencanakan coding yang sudah dibahas sebelumnya.
2:06
Kuncinya adalah memahami masalah dengan tuntas dan mencari cara menyelesaikan yang efektif dan efisien.
2:13
Nah, kalau begitu, bagaimana agar kita bisa berpikir komputasional?
2:17
Sekarang kita bahas ya empat landasan dari berpikir komputasional.
2:23
Yang pertama, dekomposisi.
2:25
Dekomposisi artinya membagi masalah kompleks ke bagian yang lebih kecil agar mudah diselesaikan.
2:32
Misalnya kamu ditunjuk jadi ketua panitia lomba 17-an.
2:36
Maka untuk memudahkan pelaksanaan, kamu bisa menunjuk panitia bagian acara, konsumsi, publikasi, keamanan, dan lainnya.
2:46
Yang kedua, pengenalan pola.
2:48
Artinya, mencari kesamaan dan pola di antara bagian-bagian masalah kompleks yang sudah dipecah.
2:54
Misalnya kamu hendak melipat dan menyimpan jemuran di rumah.
2:58
Maka kamu perlu bisa mengenali jemuran milik ayah, ibu, kamu, adik, dan milik bersama seperti sprei, handuk, dan lainnya.
3:08
Ini karena jemuran-jemuran itu perlu disimpan di tempat yang berbeda.
3:14
Yang ketiga, abstraksi.
3:16
Artinya, fokus pada informasi yang penting saja, mengabaikan detil yang tidak diperlukan.
3:21
Misalnya kamu hendak menceritakan pengalamanmu berwisata ke luar kota.
3:26
Tentunya kamu mengalami banyak hal, dari mulai berangkat di bus, berfoto bersama, makan di restoran, menginap di hotel, hingga perjalanan pulang.
3:36
Tapi nggak mungkin kan kamu ceritakan semua kejadian dengan detil pada teman-temanmu, pasti mereka bosan kalau kelamaan!
3:44
Jadi kamu harus menyaring beberapa kejadian yang menarik saja untuk diceritakan pada teman.
3:51
Yang terakhir, algoritma.
3:53
Artinya, membuat langkah-langkah penyelesaian atau membuat aturan yang diikuti untuk menyelesaikan masalah.
3:59
Misalnya kamu diberi daftar belanja di supermarket oleh ibu.
4:03
Ada minyak goreng, telur, roti, sayur, kopi.
4:08
Lalu kamu harus buru-buru karena ibu sudah mau memasak dengan minyak goreng itu.
4:13
Nah, kalau seperti ini satu cara yang efisien misalnya mulai dengan mengambil barang yang paling dekat dari pintu masuk hingga terakhir yang paling dekat dengan kasir.
4:23
Nah, itu dia empat landasan berpikir komputasional yang perlu diterapkan untuk memecahkan masalah yang kompleks.
4:31
Lalu berikutnya, apakah ada cara untuk mengasah kemampuan berpikir komputasional?
4:36
Tentu ada! Selain bisa coba kamu terapkan ke masalah sehari-harimu, kamu bisa juga latihan soal untuk mengasahnya.
4:44
Misalnya, gurumu akan memberikan soal-soal Computational Thinking di mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia dan IPAS dalam Kurikulum Merdeka.
4:54
Selain itu, kamu bisa ikut Tantangan Bebras Indonesia juga.
4:58
Yuk coba simak satu contoh soal Computational Thinking!
5:02
Dalam bus studi wisata, ada tiga kelompok anak yang akan diantarkan ke tiga tujuan berbeda.
5:08
Bus berhenti pertama di restoran, lalu hotel, dan terakhir di museum.
5:14
Hanya ada satu tempat penyimpanan koper di samping bus, yang hanya bisa dibuka dari satu pintu.
5:20
Supir bus ingin mengatur koper-koper penumpang sehingga mudah dikeluarkan.
5:25
Bantu supir bus menentukan urutan memasukkan koper-koper itu ke dalam tempat penyimpanan.
5:31
Pertanyaan: Koper kelompok anak yang mana yang dimasukkan terakhir?
5:37
a. Anak yang ingin pergi ke museum
5:40
b. Anak yang ingin pergi ke restoran
5:43
c. Anak yang ingin pergi ke hotel
5:46
d. Yang manapun boleh
5:48
Diadaptasi dari challenge.bebras.org
5:54
Kalau kamu tahu, coba ya dijawab di kolom komentar!