SOSIALISASI PENGHARGAAN ASN BERPRESTASI TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2026
Lahirku mengabdi di negeri tercinta Wujudkan semangat yang baru dalam diri
Melangkah yang pasti untuk meraih mimpi Menciptakan karya terbaik untuk membangun negeri Di sini kita berdiri, ingin keamanan pasti Jawa Barat, Jatuhnya insan yang berdedikasi Sumbang Sistek TN terbaik, Ketikan Indonesia emas yang beraklam Berdaya saing global ISN, Perpustakaan Provinsi Jawa Barat, Akhirnya di sini
Terima kasih.
Prestasi bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tapi tentang bagaimana kita bisa menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat untuk membawa perubahan positif bagi daerah yang kita cintai. Sebagai bagian dari ASU Masyarakat Jawa Barat, Ngabdi Kelawan Prestasi, Ngaraksa, Jabar Istimewa. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Perkenalkan, saya Setiawan Wangsat Maja, asesor SDM Aparatur Ahli Utama selaku juri anugerah ASN tingkat nasional tahun 2023. Prestasi bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi tentang bagaimana kita menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, serta membawa perubahan positif bagi daerah yang kita cintai.
Sebagai bagian dari ASN, pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bapak, Ibu, terus menunjukkan dedikasi, inovasi, dan semangat pelayanan publik melalui karya serta kontribusi nyata di lingkungan kerja masing-masing. Untuk itu,
Saya mengajak seluruh ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk berpartisipasi dalam seleksi ASN Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Mari persiapkan diri sedini mungkin dan sebaik mungkin tunjukkan inovasi, prestasi, dan kontribusi terbaik yang telah kita lakukan.
Jadikan ajang ini sebagai momentum untuk menghadirkan ISN yang inspiratif, profesional, berintegritas, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat Jawa Barat. Karena setiap ide, setiap inovasi, dan setiap pengabdian yang kita berikan hari ini merupakan langkah besar dalam mewujudkan Jawa Barat yang semakin maju, unggul, dan istimewa.
Mari bersama menghadirkan semangat berkinerja, berinovasi, dan terus berkarya demi pelayanan publik yang lebih baik. Ngabdi kalayan prestasi, ngaraksa jabar istimewa. Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Prestasi bukan hanya kebanggaan dan capaian pribadi, tapi juga harus memberikan kontribusi.
bagi masyarakat luas, bermanfaat bagi masyarakat luas. Sekaligus memberikan sumbang sih kepada pemerintah daerah. Saya, Sugeng Haryono, Kepala BPSDN Kementerian Dalam Negeri, mengajak setiap ASN se-Jawa Barat untuk terlibat aktif berpartisipasi dalam ajang seleksi ASN berprestasi tingkat provinsi Jawa Barat tahun 2026. Ayo tunjukkan
Inovasi yang terbaik, dedikasi, dan kontribusi yang optimal bagi pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sukses selalu untuk kegiatan yang luar biasa ini. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya, Abisah Marisapai, Guru Besar UN9 Jurnal Menjati Bandung. Saya, Ferry Hadi Yanko. Saya, Ridwan Sutriyadi. Saya sehari-hari mengajar di Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, SAPPK ITB.
semua untuk terlibat secara aktif dengan penuh kegembiraan. Pembelita daerah di Provinsi Jawa Barat, baik untuk ikut serta dan membuktikan prestasi dan mencari jati diri sebagai juara di anjang kompetisi ini. Hal ini juga untuk menunjukkan bakti akam dan tetek terhadap Provinsi Jawa Barat, menunjukkan pengabdian, menunjukkan prestasi, menunjukkan bakti Anda terhadap Provinsi Jawa Barat itu.
Jangan sampai kreativitas Bapak Ibu semua, kerja keras Bapak Ibu semua, inisiatif Bapak Ibu semua dan hal-hal yang sudah digagas oleh Bapak Ibu semua hanya berhenti di belakang meja saja tetapi dibagikan kepada teman-teman yang lain sehingga kemudian bisa ikut membangkitkan, bisa ikut mendorong kawan-kawan PNS yang lainnya dari Jawa Barat bersama-sama menghasilkan, bersama-sama memproduksi karya-karya terbaik untuk mewujudkan jabar istimewa.
Nabdi Kalawan Prestasi Ngaraksa Jabar Istimewa Nabdi Kalawan Prestasi Ngaraksa Jabar Istimewa Nabdi Kalawan Prestasi Ngaraksa Jabar Istimewa Ayo akang teteh, jangan lupa PPK juga ikutan ya Ajang Prestasi ASN berprestasi Provinsi Jawa Barat 2026 Kami tunggu
Baik Bapak Ibu, izin selamat pagi. Kami persilahkan juga untuk pakang tete, ibu bapak yang baru saja hadir untuk mengganti ketentuan penamaan di ID Zoom-nya. Jika peserta dari pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat, kami persilahkan untuk mengganti dengan nama prof.bkd.nama Bapak Ibu. Seperti contoh, di layar Bapak Ibu ada prof.nama
Andeskor BKD, Andeskor Monika. Seperti itu ya. Tiga Bapak Ibu peserta pemerintah daerah, kabupaten, kota di Jawa Barat. Kami persilahkan juga untuk mengganti dengan kabupaten atau kota. Andeskor nama Bapak Ibu. Dan juga kami persilahkan juga untuk Bapak Ibu...
mengisi dasar hadir dan link serta barcode telah kami share di layar Bapak Ibu dan kami persilahkan juga untuk teman-teman yang bergabung di YouTube BKD Provinsi Jawa Barat kami persilahkan juga untuk mengikuti rangkaian acara hari ini dalam acara Sosialisasi Penghargaan SMP Prestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026
Ada perbedaan tentunya dari 2-3 tahun terakhir kemarin dan beberapa tahun kebelakang, tentunya kita membahas tentang PNS berprestasi tingkat Provinsi Jawa Barat dan sekarang berganti menjadi ASN berprestasi tingkat Provinsi Jawa Barat. Bapak-Ibu juga PNS ataupun yang P3K, kami persetujuan untuk bergabung secara virtual.
Baik di Zoom Meeting ataupun di Youtube BKD Provinsi Jawa Barat. Terima kasih. Saya juga memohon izin untuk mengakses satu persatu yang telah hadir pada pagi hari ini. Tentunya dari teman-teman perangkat daerah Provinsi Jawa Barat atau teman-teman BKD, BKPSDM,
Kebupaten Kota Sejawa Barat yang telah hadir. Mohon izin kita akan absen satu persatu. Jika hadir, kami persilahkan juga untuk men-unmute terlebih dahulu. Dan mengatakan hadir, telah hadir di ruangan virtual ya. Kita akan absen terlebih dahulu Kebupaten Kota. Dari Kebupaten Bandung sudah hadir. Kebupaten Bandung. Jika tidak ada suara, boleh raise hand. Kami persilahkan. Kebupaten Bandung Barat sudah ada. Dari Kebupaten Bandung Barat.
Oke, kita berlanjut. Kabupaten Bekasi, hadir? Kita akan absen satu persatu. Mohon izin Bapak Ibu. Apakah sudah hadir fasil penghargaan dari Kabupaten Bekasi? Sudah ada? Oke. Kabupaten Bogor, sudah hadir? Izin Pak hadir. Oke, terima kasih Ibu. Dari Kabupaten Ciamis, sudah hadir? Sudah hadir.
Ciamis, apakah sudah hadir? Sudah hadir. Oke, dari Kabupaten Cianjur, sudah hadir? Hadir, Pak. Oke, terima kasih, Pak. Dan selanjutnya dari Kabupaten Cirebon, sudah hadir? Hadir, Pak. Oke, terima kasih. Dari Kabupaten Garut, sudah hadir? Sudah hadir.
hadir Pak izin Oke terima kasih Ibu mohon izin juga ini dari Kabupaten Indramayu sudah hadir hadir terima kasih lempegnya Alhamdulillah Kabupaten Karawang sudah hadir siap hadir Pak siap terima kasih Hator telepon dari Kabupaten Kuningan sudah hadir
Sudah hadir? Mohon izin. Hadir, Pak. Oke, terima kasih, Hatur Nuhun. Dari Kabupaten Majalengka. Sudah hadir? Mohon izin, Majalengka. Kabupaten Majalengka. Oke, nampaknya belum ada suara ya. Baik, kita akan berlanjut ke Kabupaten Pangandaran. Sudah hadir? Izin, hadir, Bapak. Iya, terima kasih, Hatur Nuhun.
Dari Kabupaten Purwakarta sudah hadir? Hadir Pak Alhamdulillah terima kasih Kabupaten Subang ada? Kabupaten Subang? Oke nampaknya masih belum bergabung ya Kabupaten Sukabumi sudah hadir? Sekali lagi mohon izin dari Kabupaten Sukabumi apakah sudah hadir? Belum bergabung nampaknya ya Dari Kabupaten Sumedang sudah hadir?
Mohon izin, Kabupaten Sumedang. Hadir ya. Terima kasih, Hato Renopun. Dari Kabupaten Tasikmalaya. Sudah hadir. Mohon izin, sekali lagi. Kabupaten Tasikmalaya. Hadir. Hadir. Hadir. Oke, siap. Kita akan bergeser ke Kota Bandung. Sudah hadir, Kota Bandung.
Hai hadir hadir terima kasih selanjutnya kami akan undang juga kota Banjar sudah hadir sirpa Terima kasih kami akan undang juga kota Bekasi sudah hadir sekali lagi kota Bekasi Oh ini sudah hadir Terima kasih kota Bogor
Terima kasih. Kota Cimahi sudah hadir. Kota Cimahi. Oke, nampaknya belum bergabung. Kota Cirebon sudah hadir. Baik, mohon izin untuk Kota Cirebon. Sudah hadir. Oke, nampaknya belum ya Kota Cirebon. Kota Depok sudah hadir. Hadir, siap. Baik, terima kasih.
Dari Kota Sukabumi, sudah hadir? Hadir, Bapak. Terima kasih, Ibu Haturnuhun. Kota Tasikmalaya, sudah hadir? Hadir. Terima kasih. Baik, kami akan ulang sekali lagi. Mungkin baru saja hadir atau bergabung. Dari Kabupaten Bandung, sudah ada? Kabupaten Bandung Barat, sudah ada? Kabupaten Bekasi, sudah ada?
Nampaknya belum ya. Kabupaten Majalengka sudah ada. Kabupaten Subang sudah ada. Kabupaten Sukabumi. Kota Cimahi. Dan terakhir kota Cirebon yang belum hadir. Belum ya. Siap.
Kita akan beralih, Bapak Ibu mohon izin kita akan ke Kabupaten, mohon izin ke perangkat daerah. Oke, kita akan undang, mohon izin untuk fasil, saya persilakan juga untuk raise hand ataupun jika sudah hadir, saya persilakan juga untuk men-unmute terlebih dahulu ya. Oke, yang pertama dari Inspektorat Daerah, sudah hadir? Sudah, Pak. Oke, terima kasih, Atur Tengunkang. Dari Badan Kepegawaian Daerah?
Oke, dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, ada? Sudah hadir? Sekali lagi, kami undang dari Kes Bangpol, apakah sudah hadir? Oke, nampaknya belum bergabung. Dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, sudah ada? Hadir. Haturnuhun. Selanjutnya, dari Badan Pendapatan Daerah, sudah hadir? Hadir. Haturnuhun, teh? Sudah.
Dari Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah. Sudah hadir? Hadir. Selanjutnya, dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Sudah hadir? Oke, sekali lagi kami akan undang Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Nampaknya belum ya. Selanjutnya, dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Sekali lagi, dari BPSDM. Sudah hadir? Hadir.
Hadir Terima kasih, Atur Nuhun Selanjutnya dari Badan Penghubung, sudah hadir? Hadir, Kang Atur Nuhun Selanjutnya dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, sudah hadir? Hadir, Pak Atur Nuhun, Kang Selanjutnya dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, sudah hadir? Hadir, Pak Atur Nuhun Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, sudah hadir?
Sudah hadir? Hadir, Kang. Sekali lagi, mohon izin. Dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral? Hadir, Kang. Oke, Atur Nuhun. Selanjutnya, dari Dinas Kehutanan, sudah hadir? Hadir, Kang. Atur Nuhun. Dinas Kelautan dan Perikanan, sudah hadir? Hadir, Kang. Atur Nuhun.
Selanjutnya dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sudah hadir? Hadir, Kang. Aturnuhun, teh. Siap, Kang. Dinas Kesehatan. Hadir, Kang. Aturnuhun. Selanjutnya dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, sudah hadir? Hadir. Aturnuhun. Dari Dinas Komunikasi dan Informatika.
Hadir, Kang. Atur Nuhun, Peh. Selanjutnya, dari Dinas Kooperasi dan Usaha Kecil, sudah hadir? Hadir, Kang. Atur Nuhun, dari Dinas Lingkungan Hidup? Hadir. Atur Nuhun, Kang. Selanjutnya, dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan? Hadir, Kang. Atur Nuhun. Selanjutnya, dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, sudah hadir? Hadir.
Oke, terima kasih. Selanjutnya dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pertindungan Anak dan KB, sudah hadir? Hadir, Kang. Oke, terima kasih. Dari Dinas Pemuda dan Olahraga, sudah hadir? Hadir, Kang. Oke, Hector Nuhun. Selanjutnya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, sudah hadir? Hadir, Kang. Oke, Dinas Pendidikan, sudah hadir? Hadir.
Haturnuhun Kang, selanjutnya dari Dinas Perhubungan sudah hadir? Hadir, Kak Haturnuhun T, selanjutnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan sudah hadir? Hadir, Kak Haturnuhun, Dinas Perkebunan sudah hadir? Hadir, Kak Haturnuhun, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah sudah hadir?
Hadir, Kang. Haturnuhun, terima kasih. Selanjutnya, Dinas Perumahan dan Pemukiman, sudah hadir? Hadir. Haturnuhun, Kang. Dari Dinas Sosial, sudah hadir? Hadir. Haturnuhun, wah rempeg Dinas Sosial ya. Dari Dinas Sumberdaya Air, sudah hadir? Hadir, Pak. Haturnuhun. Dari Dinas Tanaman, Pangan, dan Hormin, Kertula, sudah hadir? Hadir.
Ya sudah hadir Kang Aturnuhun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi sudah hadir? Hadir Kang Aturnuhun Satuan Polisi Pamung Peraja sudah hadir? Hadir Terima kasih Dari Setda sudah hadir? Hadir Pak Aturnuhun Kang Dari Sekretariat DPRD sudah hadir? Ijin hadir Kang Aturnuhun Dari Kes Bangpol tadi sudah hadir juga ya
Terima kasih Bapak Ibu, saat lagi acara akan dimulai, jadi mohon izin diperhatikan karena memang ada perbedaan dalam acara sosialisasi hari ini yang biasanya dulu PRS sekarang berubah menjadi ASN berprestasi tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026.
Baik Bapak Ibu, sebelum mulai kami persilahkan untuk membuka dulu kameranya ya biar terlihat cantik dan ganteng gagah di pagi hari ini sebelum mulai kita rangkaian acara pada pagi hari ini kami persilahkan untuk Bapak Ibu masih meng-off cam kamera kami persilahkan juga untuk meng-on cam terlebih dahulu agar kita dapat memulai rangkaian acara pada pagi hari ini dengan ucapan salam Assalamualaikum Wr. Wb
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua. Salam. Om Swastiastu. Nama budaya. Salam kebajikan. Rahayu. Sampurasun.
Rampes ya, terima kasih Bapak Ibu atas kehadirannya Tentunya hari ini telah hadir yang terhormat Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat Yang kami hormati Kepala Bidang PKAP Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat Dan juga pada seluruh fasilitator penghargaan seluruh perangkat daerah Provinsi Jawa Barat Fasilitator penghargaan BKD, BKPSTM Sejawa Barat
Bapak Ibu yang hadir secara virtual, baik yang bergabung melalui Zoom Meeting atau melalui Youtube BKD Provinsi Jawa Barat. Bapak Ibu, dengan mengucapkan puji dan syukur kehadiran Allah SWT yang memberikan kita nikmat atas karunianya,
Sehingga hari ini telah hadir dalam rangkaian acara Sosialisasi Penghargaan ASN Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Pakun 2026 Ngabdi, Kelawan Prestasi Paraksa Jabar Istimewa pada Hari Rabu tanggal 15 Juli tahun 2026 Sebagai pembuka acara, mari kita sama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Hadirin, dipersilakan untuk duduk dengan tegak Tidak ada kecewa
Baik Bapak Ibu hadirin tamu udangan yang berbahagia. Acara berikutnya mari kita tundukkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kita akan berdoa. Hari ini akan dipandu oleh Bapak Iwan. Terima kasih. Mohon izin, apa suara saya terdengar? Sudah terdengar. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Marilah sejenak kita bersama-sama menundukkan kepala
Bermunajat kepada Allah SWT. Semoga kegiatan pada hari ini diberakahi dan berjalan dengan lancar. Ijinkan kami membaca doa dengan cara Islam bagi pemeluk agama lain. Dipersilakan berdoa dalam hati menurut agama dan keyakinan masing-masing.
Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi Rabbil Alamin. Hamdan syakirin. Hamdan naimin. Hamdan mi'afini wa yukaki majidah. Ya Rabbana lakal hamdu. Kama yan bagili jaladul zikir karimi wa ajimu sultan. Allahumma salli ala Sayyidina Muhammad wa ala alihi Sayyidina Muhammad. Ya Allah, Ya Rahman, Ya
Pada hari ini kami berkumpul dalam rangka sosialisasi aparatur sipil negara berprestasi tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026. Dengan memohon ridho dan izinmu, berkahilah semua langkah dan perbuatan kami dan menjadikanlah itu semua bernilai ibadah dan memberikan ilmu yang bermanfaat buat kami semua. Ya Allah, Engkau Maha Satu dan Maha Mempersatukan.
kami mohon perkuatkanlah persatuan diantara kami jangan engkau biar terjadi perpecahan diantara kami kami ingin kuat dalam persatuan agar lebih bermanfaat untuk agama negara dan bangsa kami Ya Allah Ya Tuhan pemilik segala kemuliaan bukanlah ide-ide dan kriptas kami
Bukalah semangat kami dan mudahkanlah pemaham kami dalam mengikuti rangkaian sosialisasi aparatur sipil negara berprestasi tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2020. Ya Allah, Engkau Maha Pengampun atas segala dosa. Ampunilah dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dosa para pemimpin kami. Tepatkanlah kami semua ini dalam lindungan rahmat dan ampunanmu.
Rabbana atina fidunya hasanah, wa fil ahiraki hasanah, wa kina adabanar. Walhamdulillahi rabbil alamin. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada Bapak Iwan Setiawan yang telah mengumpin Tuhan pada pagi hari ini. Semoga menjadi amal atibadah bagi kita semua. Amin. Amin.
Baik Bapak Ibu hadirin tamu undangan kami hormati Mari kita simak bersama sambutan sekaligus pembukaan acara hari ini Acara Sosialisasi Penghargaan ASN Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026 Yang akan secara langsung disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat Untuk itu kami undang yang terhormat Dr. Haji Dari Supandi SSTP MSI Waktu dan Layar kami silakan
Baik, bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Om Sudhaf Jastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan, Sampo Rasun, yang sehormati tim penilai ASN Berprestasi Provinsi Jawa Barat tahun 2026, yang sehormati
para kepala BKP SDM Kabupaten Kota Sejauh Barat atau yang mewakili para pengelola penghargaan perangkat daerah Provinsi Jawa Barat dan juga Bu Kabit termasuk serta seluruh aparatur sipil negara Sejauh Barat yang mengikuti kegiatan pada pagi hari ini secara daring. Pada pagi hari ini kita
dapat bersama-sama mengikuti sosialisasi seleksi ASN berprestasi Provinsi Jawa Barat tahun 2026. Tentunya semangat untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Harumati sejenak saya yang menyampaikan kemarin, saya banyak diminta rilis, termasuk dengan media terkait dengan ASN,
judi online yang terjadi di ASN Provinsi. Ini juga terjadi pasti di Kabupaten Kota sebetulnya. Hanya sengaja kita sampaikan ke publik biar menjadi bagian pola agar mereka itu hati-hati tidak memulangi kegiatan tersebut. Suatu saat dalam sebuah kondisi tertentu pada saat saya
menjadi seorang camat waktu itu setiap jam 10 saya coba keliling ke lokasi wilayah yang salah satunya saya keliling itu adalah menghampiri lokasi sekolah SMP di wilayah saya menjabat kebetulan jam 10 itu waktunya istirahat saat itu baru mulai musim Facebook lah 2000 saya jadi camat 2009
Ceritanya saya di belakang sekolah itu ada anak-anak SMP yang lagi merokok. Dan saya panggil waktu itu. Terus saya beri dia hukuman. Hukumannya apa? Hukumannya push up waktu itu. 20 kali kalau nggak salah. Selesailah udah hukuman itu selesai. Lalu di minggu berikutnya di hari rebuk.
Saya coba keliling lagi waktu itu di jam yang sama jam 10 waktu istirahat. Ketangkap lagi anak itu. Lalu saya nggak membuat lagi melakukan hukumannya lewat push up. Tapi waktu itu saya suruh dia lagi posisi posting kondisi yang tadinya saya lihat. Terus saya bilang, lalu saya ancam dia.
Kalau kamu begini terus, maka potokmu yang lagi merokok ini akan saya berikan ke salon mertua kamu. Yang benar-benar sudah punya pacar. Eh ternyata ampun-ampunan. Ampun-ampunan mohon maaf dan tidak akan mengulangi di situ. Artinya apa? Artinya kadang kita harus menemukan sesuatu yang tepat
Pada saat kita memberikan penghargaan atau memberikan punishment kepada orang. Nah, hari ini dengan kondisi ada 2.963 ASN yang terindikasi judi online, tentunya adalah bagian upaya kita untuk sekaligus melakukan pembinaan dan sosialisasi juga agar tidak mengulangi.
makanya kita buat pernyataan termasuk juga sayang gitu loh yang lain pada ingin masuk Jawa Barat sementara orang Jawa Barat malahan mohon maaf melakukan hal seperti itu walaupun ternyata juga tidak sebanyak itu sebetulnya kenapa karena ternyata setelah di cross check termasuk juga dilakukan BAP
ASN itu punya hak jawab punya hak jawab ada yang melakukan tersebut ternyata hapanya dipinjam oleh anaknya, oleh siapanya ada yang seperti itu selama itu bisa membuktikan punya hak jawab ya sampaikan tentunya
Kenapa sampaikan di forum ini? Sangat jomplang itu loh. Kemarin saya bercerita tentang bagaimana harus memikirkan ada ASN hak jawab, terus setelah itu 2.963 mereka harus kita lakukan pemeriksaan terkait dengan indikasi judi online, dan hari ini
Tantangan kita saya dihadapkan dengan kegiatan, yang kegiatan ini bercerita tentang inovasi, bercerita tentang integritas, dan bercerita tentang sebuah prestasi. Nah tentunya kita semua harus menyadari bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin komplek. Masyarakat pun juga tidak lagi hanya menuntut pelayanan yang cepat, tetapi juga pelayanan yang berkualitas. Selain berkualitas,
ada inovatifnya dan adaptif termasuk mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan publik. Oleh karena itu ASN dituntut tidak hanya bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya, tetapi juga mampu menghadirkan nilai tambah melalui kreativitas, inovasi, kolaborasi, serta integritas yang tinggi.
Tanggal 4 Agustus yang akan datang Insyaallah kami JPT dan Eslon 3 berencana akan berkunjung ke Desa Girimukti Ciklet Garut dan disana
Rumah-rumahnya rumah panggung, banyak rumah tidak layak kuni. Dan kami aparatur sipil negara ASN Pemprov Jabar dari kegiatan Poi Ibu yang Poi Sarebu itu sudah banyak terkumpul.
akan berkunjung ke sana yang di bulan ini tempatnya di Garut untuk melakukan perbaikan bagi rumah tidak layak kuni. Mudah-mudahan di sana semakin banyak yang kita berkiprah semakin banyak rumah tidak layak kuni yang diperbaiki. Tentunya dalam konteks itulah seleksi AS yang berprestasi Provinsi Jawa Barat. Jawa Barat ini memiliki makna yang strategis. Jadi kegiatan ini bukan sekedar ajang kompetisi-kompetisi
atau pemberian penghargaan kepada individu tertentu. Tapi saya berharap lebih dari itu. Seleksi ini merupakan bagian dari upaya untuk membangun budaya kerja yang menghargai prestasi, mendorong inovasi, menguatkan implementasi, sekaligus menjadi instrumen untuk menemukan talenta-talenta terbaik yang akan menjadi pemimpin birokrasi di Jawa Barat yang akan datang.
Nah tentunya pemerintah produksi Jawa Barat meyakini bahwa organisasi yang besar hanya dapat dibangun oleh sumber daya manusia yang unggul. Oleh sebab itu keberhasilan pembangunan daerah yang tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi kecanggihan teknologi, melainkan juga sangat ditentukan oleh kualitas aparatur yang mengelolanya.
ASN yang kita butuh hari ini bukan sekedar yang rajin bekerja, tetapi ASN yang mampu berpikir strategis, berorientasi pada hasil, berani melakukan perubahan, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat, dan mampu menjadi teladan dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil.
Karena itu, penghargaan terhadap ASN berprestasi sesungguhnya merupakan investasi bagi masa depan organisasi. Penghargaan adalah bentuk apresiasi atau dedikasi. Melalui penghargaan inilah kita akan membangun budaya organisasi yang sehat tentunya, budaya organisasi yang memberikan ruang bagi setiap ASN untuk berkembang berdasarkan prestasi dan kompetensinya.
Hadirin yang saya hormati, pada tahun 2026 ini saya menerima laporan bahwa seleksi ASN berprestasi mengusung tema
Ngabdi kalawan prestasi, ngaraksa jabar istimewa. Tema ini bukan sekedar slogan, tapi didalamnya tergantung filosofi yang sangat mendalam. Pengabdian seorang ASN harus diwujudkan melalui prestasi yang nyata, inovasi yang berdampak, pelayanan yang berkualitas, serta integritas yang tidak pernah luntur oleh perubahan zaman. Prestasi bukanlah tujuan akhir,
melainkan konsekuensi dari pengambilan yang dilakukan sepenuh hati. Untuk itu, pelaksanaan seleksi ASN berprestasi tahun 2026 ini dibangun di atas tiga landasan utama. Yang pertama, sistem merit sebagai jaminan bahwa setiap ASN memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kompetensi, kinerja, potensi, dan integritas.
Yang kedua, nilai-nilai dasar ASN berahlak, yang menjadi pedoman perilaku seluruh ASN dalam memberikan pelayanan publik yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Yang ketiga, filosofi pancawaluya, yaitu yang menjadi nilai luhur masyarakat Jawa Barat mewujudkan ASN yang cager, bager, benar, pintar, tersingar.
Apabila ketiga landasan tersebut mampu kita implementasikan secara konsisten, maka kita tidak hanya akan menghasilkan ASN yang cerdas secara intelektual, tetapi juga mampu untuk menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing.
Saya mengajak seluruh kepala BKP SDM, Kabupaten, Kota, seluruh perangkat daerah, serta seluruh pengelola penghargaan agar menjadikan seleksi ini sebagai momentum untuk menemukan talenta-talenta terbaik pada setiap intansi. Laksanakan proses penjaringan secara objektif, transparan, dan akutabel. Berikan kesempatan kepada setiap ASN yang memiliki prestasi untuk tampil dan menunjukkan karya terbaiknya.
Kita harus membangun budaya organisasi yang tidak menghargai loyalitas, tidak hanya menghargai loyalitas, tetapi juga menghargai kompetensi, menghargai inovasi, menghargai sebuah kolaborasi dan hasil kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jangan pernah merasa bahwa prestasi teman-teman terlalu kecil untuk diapresiasi. Setiap inovasi yang mempermudah pelayanan,
Setiap gagasan yang meningkatkan efektivitas organisasi dan setiap tindakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat adalah prestasi yang patut dihargai. Untuk itu, mari kita jadikan ajang ini sebagai ruang untuk saring belajar, berbagi praktek baik, memperluas koraborasi, menginspirasi ASN agar terus memberikan pengabdian terbaik bagi Jawa Barat.
Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi dari seluruh dan sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari setiap kebijakan yang kita ambil. Oleh karena itu, mari kita jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian, setiap inovasi,
sebagai warisan untuk perubahan dan setiap prestasi sebagai inspirasi bagi aparatur lainnya. Mari kita wujudkan ASN Jawa Barat yang profesional, berintegritas, adaptif, serta senantiasa menghadirkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Ngabdi kalawan prestasi, ngaraksa jabar istimewa.
Akhirnya, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim penilai ASN Berprestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, para kepala BKPSDM, para pengolah penghargaan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kegiatan ini mampu memberikan pemahaman yang utuh mengenai mekanisme seleksi ASN Berprestasi di tahun 2026.
dan menghasilkan ASN terbaik yang akan menjadi teladan serta pemimpin birokrasi di masa yang akan datang. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, sosialisasi seleksi ASN berprestasi Profesi Jawa Barat tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka. Terima kasih.
Baik, terima kasih kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. Haji Dedy Supandi, SSTP MSI yang telah membuka dan memberikan juga arahan untuk kita semua. Bapak mohon izin sebelum melanjutkan acara keadilan berikutnya, kita akan melakukan foto bersama dengan teman-teman fasilitator dari perangkat daerah dan juga fasilitator BKD-BKPS DMC Jawa Barat yang telah hadir. Saya persilakan juga untuk mengonklingkan kamera terlebih dahulu.
Kita akan abadikan momen kebersamaan di pagi hari ini. Sangat luar biasa kehadiran Bapak Ibu. Oke, teman-teman. Pak Ritya boleh untuk men-screenshot terlebih dahulu. Boleh berikan senyuman terbaiknya. Siap. Satu, dua, tiga. Tahan, tahan. Karena ada sembilan slide ya. Ditahannya lima menit lumayan ya senyumnya. Siap. Oke. Oke.
Yang kedua, G-nya adalah Jabar Istimewa. Nah, seperti ini ya Bapak Ibu. Siap, ditahan. Oke, 1, 2, 3, ditahan. 1, 2, 3, ditahan. Oke, terima kasih.
Baik Bapak Ibu, hadirin tamu dengan berbahagia. Acara berikutnya kita akan simak bersama mengenai sosialisasi atau pamatari tentang seleksi penghargaan ASN bertestasi tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2026. Nah Bapak Ibu, boleh diperhatikan
Terima kasih
Hadiahnya gitu ya Nanti berikutnya juga Bapak Ibu Kami persilakan juga untuk mengikuti Setelah penayangan Video tutorial ataupun Sosiasi penilaian nanti Bapak Ibu juga Kami persilakan untuk masuk Ke ruangan
Des dari Black Room ya Ada Black Room A, B, C, D Nanti kami persilahkan juga untuk masuk Setelah melakukan acara ini Seperti itu Bapak Ibu kami persilahkan untuk menyimak secara terperinci Menyimak secara konferensif Yang akan langsung disampaikan oleh Kepala Bidang PKAP Kami undang Ibu Nendenta Tini Mariyati SSTP MAB Waktu dan Layar Kami silahkan Kita suara dulu Suaranya jelas Suaranya jelas Ibu
Baik, hati-hati. Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sampurasun. Sampes. Sampes. Sampes. Yang terhormat Bapak Kepala BKD Provinsi Jawa Barat, Bapak Dedy Soefandi, hati-hati. Bapak sudah berkenan memberikan sambutan dan arahan untuk kegiatan sosialisasi ASN bertuah pasti. Kemudian yang saya hormati, fasilitator,
penghargaan pada perangkat daerah di lingkungan pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat barangkali ada yang hadir mungkin Bapak Ibu sepertaruh yang pada kesempatan kali ini kami akan menyampaikan hal-hal detail terkait dengan asam berprestasi tahun 2026 kemudian yang saya hormati dan saya banggakan juga Bapak Ibu dari BKD BKPSBN Kabupaten Kota di wilayah Provinsi Jawa Barat
Tiga hadir nanti yang akan banyak berperan Bapak Ibu kali ini hadir tim penilai.
sudah ada di Zoom barangkali yang akan menjadi tim penilai ya Bapak Ibu nanti akan memberikan penjelasan juga Terima kasih Bapak-Bapak tim penilai ini nama-nama yang sudah tidak asing dari dulu ya Mohon izin Bapak dari tim penilai mungkin sudah hadir ya hari ini Ada siapa saja? Bapak Ibu Alhamdulillah Pak Ferry, Pak Purnohon Kemudian Pak Rebar barangkali ada
Paket Prof. Agus, alhamdulillah Pak Prof. Ridwan dan Prof. Agus sudah ikut hadir juga di dalam kegiatan hari ini. Bapak-Ibu sekalian, para pegawai baik di lingkungan pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat ataupun ASN Bapak-Ibu Kabupaten Kota di wilayah Provinsi Jawa Barat.
Pertama-tama, hati-hati, apresiasi untuk Bapak-Ibu semuanya sudah hadir memenuhi undangan dari kami, dari BKD Provinsi Jawa Barat untuk kegiatan sosialisasi ASN berprofesi. Ini sudah cukup ditunggu-tunggu oleh Bapak-Ibu sekalian. Ada beberapa yang mengkonsultasi, menanyakan kenapa tidak muncul-muncul sosialisasi. Akhirnya, alhamdulillah, hari ini Bapak-Ibu akan disampaikan termasuk barangkali nanti kita informasikan kenapa agak sedikit keadaan
Terima kasih.
Tim Humas BKD Provinsi Jawa Barat, Tang Ojak, Tang Pasa, kemudian juga Bu Farisa, terima kasih. Nah, Bapak-Ibu, hari ini kita akan menyampaikan ada beberapa kebaruan untuk pelaksanaan
penyelenggaraan ASN berprestasi tahun 2026. Tadi juga disinggung beberapa kali oleh KPMC, hari ini tahun 2026 namanya bukan PNS berprestasi. Tapi kita favor permintaan dari rekan-rekan P3K yang mempertanyakan, bu kita penghargaannya apa? Tidak ada apresiasi untuk mereka yang memiliki kinerja
luar biasa ataupun baik Bapak Ibu, kita lakukan perubahan, itu kenapa mungkin secara timeline agak lebih besar ada proses peraturan perundangan yang harus kita tempuh
kepada teman-teman dan juga dimanfaatkan sebagai pertimbangan aktif untuk penyusunan tergum terkait penghargaan sehingga kami baru bisa lakukan di bulan Juni ini untuk sosialisasi. Tapi insya Allah secara konten, secara materi, secara penyelenggaraan semuanya berjalan dan mudah-mudahan sampai dengan akhir-akhir.
Untuk ruang lingkung, ini sudah kita lakukan pengesuaian kategori, nanti kategori juga ada perubahan, akan saya jelaskan di belakang. Tapi kalau boleh menunjukkan apa yang disampaikan oleh Pak Kepala BKD bahwa memang Bapak Ibu ASN Bapak Stasiun ini lebih dari...
sekadar ajang apresiasi. Mudah-mudahan koleksi ini diharapkan menjadi instrumen strategis untuk memperkuat budaya kerja, budaya kinerja, mendorong inovasi, serta mempercepat perwujudnya Jawa Barat istimewa melalui tata kelola pemerintahan yang berlaku.
Hari ini kita akan cukup banyak Bapak Ibu untuk kita jelaskan. Yang pertama dasar hukum. Saya pikir sama semua dengan Bapak Ibu untuk penyelenggara penilaian ASN ataupun TNS Jatuh Stasiun di Kabupaten Kota. Ini kami memiliki beberapa regulasi yang tipasi internal Provinsi Jawa Barat mulai dari PERDA, masih PERDA 7 tahun 2016 tentang penghargaan daerah. Kemudian juga yang terbaru Bapak Ibu untuk penetapan
Keputusan Gubernur Jawa Barat nomor 002 ini terkait dengan tim penilai, jadi kita tetapkan setiap tahun untuk Bapak Ibu tim penilai dari eksternal. Hari ini juga sudah hadir dan sudah disampaikan di kapal tadi. Nah, yang terakhir Bapak Ibu perlu kita informasikan yang terbaru peraturan Gubernur Jawa Barat. Ini baru banget gitu ya.
Fresh from the Open yaitu penghargaan daerah bagi pegawai negeri sipil dan penghargaan daerah lain. Jadi target terbaru kami ini nomor 22 tahun 2026 yang di dalamnya sudah memuat perubahan nomenklatur ataupun kategori pengelenggaraan ASM berprosesi termasuk juga kami memasukkan salah satunya adalah ketiga KBPRS.
Hari ini juga dilengkapi Bapak Ibu dengan pedoman ya, nanti juga barangkali rekan-rekan bisa membantu sharing pedoman teknis untuk penyelenggaraan tahun 2026. Nah sebelum masuk Bapak Ibu, saya ingin mengingatkan bahwa sebetulnya kenapa BKD Provinsi Jawa Barat masih menyelenggarakan begitu ya, ASN berkonstasi dan kita pertahankan. Oke.
Mungkin di beberapa daerah ada proses efisiensi, ada proses pemantasan anggaran, tapi kami tetap berkomitmen di BKD Provinsi Jawa Barat bahwa kami tetap menyelenggarakan penghargaan ASN berprestasi di pusat sendiri terakhir dilakukan tahun 2023, Bapak-Ibu. BKD Provinsi Jawa Barat, kami tetap lakukan di 2026 ini,
Karena memang Bapak Ibu kita perlu melihat ya, yang pertama adalah ASN berprestasi ini merupakan salah satu bentuk penghargaan yang cukup bergensi kalau boleh saya sampaikan untuk para ASN baik itu PNSK 3K di lingkungan pemerintah daerah provinsi dan juga di kabupaten kota. Nah ini sebetulnya merupakan salah satu sistem Bapak Ibu, jadi kalau kita lihat penghargaan ada yang seperti
Ini mungkin yang dasar-dasar Buat ibu gaji Kemudian kondisi kerja Keamanan pekerja Kebijakan yang berpihak kepada Kerja Tapi ada beberapa yang sifatnya dapat meningkatkan Motivasi Ataupun tambahan Atau
Apa saja, ini ada rekognisi, salah satunya adalah penyelenggaraan ASN berprestasi, kemudian kesempatan untuk berkembang, kemudian juga penghargaan-penghargaan yang berapa kali sebetulnya bisa diselenggarakan oleh Bapak Ibu semuanya.
Nah, rekognisi ini Bapak Ibu merupakan salah satu faktor yang menjadikan bisa semakin termotivasi untuk orang dan kita bisa membedakan gitu ya. Ketika berkinerja, pegawai ada yang memberikan kinerja lebih, ada yang kurang. Nah, ini sebetulnya pemberian rekognisi harapannya bisa memberikan dorongan untuk bisa berkinerja dan berinovasi. Inilah yang mungkin kita kembali.
cover ASN-ASN yang punya inisiatif lebih yang memikirkan dampak kinerjanya bukan hanya untuk diri sendiri, bukan hanya dapat gaji pulang, tapi juga dia membuat sesuatu untuk unitnya, untuk instansinya, untuk daerahnya yang memang berdampak.
Nah, kondisinya yang diharapkan sebetulnya ketika kalau kita lihat hygiene itu base minimumnya rendah, Bapak Ibu, tapi motivasinya tinggi, mungkin dia termotivasi, Bapak Ibu. Ada sistem penghargaan dan lain-lain gitu ya. Nah, tapi mungkin tidak secara sepenuhnya puas, Bapak Ibu. Jadi, yang paling ideal memang sistem hygiene factornya tinggi, kemudian ada sistem pemberian penghargaannya tinggi. Ini yang mungkin
Sebetulnya jadi harapan semua ASN ya Bapak Ibu, jadi sistem salary gitu ya, kemudian peer solution security-nya aman, sistem penghargaan ini bagus gitu ya, ada proses pemberian rekognisi untuk kinerja, ini harapannya mereka termotivasi untuk memberikan kinerja lebih dan juga menemukan kekuasaan bekerja.
Ini juga seorang Bapak Ibu untuk penghargaan itu adalah dengan sistem merit. Dengan sistem merit dan juga dengan
katakanlah manajemen talenta yang ada di instansi pemerintah. Hari ini BKN di kanreg 3, kemudian dari pusat pun sama, mendorong seluruh kabupaten kota di Jawa Barat termasuk. Ini untuk segera mengimplementasikan. Ada yang memang sudah ready, ada yang belum. Ada yang datanya juga sudah, ada yang belum. Tapi selanjutnya kami tetap mengharapkan Bapak-Ibu. Harapannya kita punya basis data penghargaan. Ini adalah penghargaan yang diperlakukan.
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...
Ini sebagai benchmark sebelum kita masuk ke dalam proses penghargaan yang akan kita lakukan. Harapannya sebetulnya dengan ASN berproses juga menjadi basis untuk data. Dan Bapak-Ibu di Kabupaten Kota bisa melihat mana-mana saja talenta yang memang punya penghargaannya. Itu kan aspeknya adalah kinerja di sumbuye. Bapak-Ibu semua sudah tahu ada sumbuat sumbuye. Ini jadi penambah, pembeda mana pegawai yang kinerjanya sama.
menengah, kemudian mana yang kemudian sinerginya tinggi. Di provinsi sendiri, Bapak-Ibu, untuk bisa duduk di Bok 4, 7, 9, itu harus ada penghargaan yang mereka pernah miliki. Jadi, walaupun tempat kinerja kita sampai dengan full, tidak ada inovasi, tidak ada kinerja lebih, mereka akan terjebak di dalam sinergia menengah ataupun di Bok 2, 5, 8-an.
Jadi rekognisi ini kita pakai Bapak-Ibu untuk penguatan manajemen talent. Nah ini sistem poin dan seterusnya, kita lanjut ke jenis penghargaan saja. Jadi berdasarkan proses baru Bapak-Ibu tahun 2022 tahun 2026 tentang penghargaan daerah bagi pegawai negeri kecil dan penghargaan daerah lainnya, ini kami di Jawa Barat, yang pertama SLKS, ini juga sedang berjalan, akan rekam penghargaan untuk periode Agustus.
Kita punya sistem pengerjaan untuk ASN dan non-ASN, Bapak-Ibu, serta untuk masyarakat dari Bapak Gubernur. Kalau untuk PNS, ini kita sudah punya ada beberapa layer, ada PNS berkinerja terbaik. Ini Bapak-Ibu yang di perangkat daerah mungkin sering mengikuti. Insya Allah ada perubahan juga. Jadi kita lakukan perubahan cukup banyak di 2026 ini untuk kategori ASN berprestasi untuk PNS.
employee of the month, kalau diwaya, ataupun berkinerja terbaik, ini juga kita lakukan perubahan kategori. Jadi kita harmoniskan dengan sistem pola karir Bapak-Ibu dan juga kebijakan manajemen talenta yang ada di Provinsi Jawa Barat. Kemudian ada penghargaannya yaitu loyalitas, ini masih untuk PNS, ada edifikasi, dan ini Provinsi, Bapak-Ibu, ini kita juga punya
penghargaan PNS berprestasi. Jadi untuk ASN berprestasi di dalamnya ada untuk PNS, ada untuk P3. Di level nasional dan internasional biasanya ditindak lanjuti di kami untuk mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa dan Alhamdulillah di setiap tahun, setiap periode itu sudah kita ajukan ke BKN dan Alhamdulillah tembus, nanti akan saya informasikan di belakang.
Kemudian juga Bapak-Ibu ada PNS untuk yang Purnobati, ini juga dari Pak Gubernur untuk KSS, dan juga untuk penghargaan daerah lainnya, ini biasanya fasilitasi dari perangkat daerah untuk kejuaraan-kejuaraan yang tingkat provinsi, itu diberikan melalui DKB. Yang terakhir, ini yang terbaru untuk penghargaan bagi rekan-rekan ketiga. Ini yang kemudian menjadi kebaruan dalam sistem penyelenggaraan
ASN berprofesi tahun 2020 harapannya Bapak Ibu sebetulnya dengan dilaksanakannya ini kita bisa memberikan apresiasi untuk
ASN yang menunjukkan prestasi, kemudian punya inovasi, punya inspirasi, karya inspirasi, inspiratif, dan juga mereka punya integritas. Sebagai implementasi sistem merit, karena ini jadi salah satu faktor yang memang juga kita pakai untuk tetapkan talenta di sungguh ini.
Nah selain itu Bapak Ibu harapannya kita juga bisa mendorong peningkatan prestasi, inovasi, jadi juga banyak yang memprovokasi ASN di media sosial, kemudian untuk bekerja seadanya untuk generasi-generasi ASN itu sangat tidak sesat untuk ekosistem ASN, jadi bekerja tetap harus lebih baik gitu ya.
punya inovasi, punya prestasi, punya kinerja yang luar biasa sehingga bisa tetap kita lakukan perbaikan terhadap pelayanan publik yang justru lebih berdampak untuk masyarakat ini juga harapannya bisa berkorelasi dengan penumbuhan budaya kerja Bapak Ibu dan nilai-nilai berasal serta Pancawaluya, ini kebaruan dari Pak Gubernur kita
Kemudian ini menjamin pemberian penghargaan pada ASM yang objektif perangkaran akuntabel serta berbasis merit. Bapak-Ibu ini semuanya dapat kita pertanggungjawabkan kenapa semua Dewan Juri ini independen Bapak-Ibu.
Dari akademisi kemudian kami di tim penghargaan, DBKD hanya melakukan seleksi administrasi yang sepatunya checklist Bapak-Ibu, bukan poin. Jadi melihat apakah seseorang punya hot list atau tidak, punya haknya atau tidak, kemudian juga apakah dia pernah meletakkan penghargaan daerah lainnya. Jadi sepatunya memang hanya mengkapi, memproses.
Jadi seluruh prosesnya akan kita umumkan, pelansaran, dapat dipertanggungjawabkan, dan juga tadi objektif karena kita punya ukuran-ukuran untuk keperluan. Akhir ini kita juga sebagai upaya sebetulnya Bapak-Ibu untuk mengidentifikasi dan menyiapkan ASN yang memiliki prosesi untuk pengembangan palempa dan juga penguatan menyiapkan ASN berbasis mahasiswa.
Sasaran Bapak-Ibu dari kegiatan ini tentu seluruh ASN yang ada di Kabupaten Kota ataupun di Provinsi Jawa Barat pada seluruh jenjang jabatan ini ada perubahan pergeseran untuk kategori. Jadi seluruh ASN, P3K, Bapak-Ibu ataupun PNS itu semuanya bisa ikut sama. Semoga-semoga Bapak-Ibu ini jadi semangat untuk ASN supaya tetap berkinerja, berprofesi, gitu ya.
Dan juga untuk rekan-rekan di provinsi ini akan menambah nilai pada sumber Y. Selalu bertanya gimana caranya pindah dari Boktima, ikutan dari AIS. Nanti mendapatkan poin di Al-Fatihah.
Nah ini juga Bapak Ibu harapannya kita bisa berdampak untuk kualitas pelayanan publik sebetulnya bisa mendorong inovasi-inovasi bukan mengusipasi administratif tapi memang memberikan dampak nota untuk transformasi birokrasi untuk pelayanan publik.
Nah harapannya di akhir nanti Bapak Ibu ada 15 orang pemenang untuk juara 1, 2, dan 3 dari setiap kategori. Kemudian juga kita punya basis data, Bapak Ibu di Kabupaten Bapak juga bisa punya basis data siapa saja yang punya inovasi, punya prestasi. Termasuk ini yang paling penting Bapak Ibu karya-karya dari rekan-rekan kita itu bisa terpublisasi.
Kalau sudah terpublikasi biasanya jadi inspirasi untuk rekan-rekan ASN ataupun para pegawai bukan hanya di Jawa Barat tapi barangkali di seluruh wilayah mungkin di Indonesia gitu ya.
Bapak Ibu, jadi ada perubahan kategori yang ini yang kita lakukan. Yang pertama adalah yang menjadi pendorong dulu ya, kenapa akhirnya kategori itu berubah. Yang pertama tentu kita melihat benchmark yang ada di pusat Bapak Ibu ya untuk anugerah ASN. Terakhir dilakukan itu tahun 2023. Jadi kebetulan saya mewakili Provinsi Jawa Barat. Sebelum duduk di bidang PSAP, saat itu saya masih di asesor.
Kategorinya ada base managerial dan base non-managerial. Jadi sesuai dengan bingkai jabatan, kalau sekarang mungkin ada JPP Nadia, JPP Pratama, jabatan administrator, jabatan pengenal. Kemudian non-managerialnya ada bidang kekuatan, bidang pendidikan, dosen, base employee untuk fungsional taktis dan kelas kondisi.
Nah hari ini kami menyelenggarakan Bapak Ibu di 2026, ini kita sesuaikan kategorinya ya, berdasarkan pinjang jabatan, ini juga kita sebetulnya menyesuaikan dengan anugerah ASN, dan juga sebetulnya harapannya karena ini ada titelnya dengan manajemen talenta Bapak Ibu, sebetulnya jadi basis.
sukses, full sukses gitu ya jadi teman-teman yang terbaik di jenjang jabatannya bisa muncul di dalam sistem manajemen talentanya dan kita sudah sesuaikan dengan jenjang-jenjang jabatan untuk mengisi satu jenjang jabatan yang lebih tinggi gitu ya harapannya itu kemudian
Kemudian, ini bisa diikuti oleh ASN, jadi dua hal besar yang cukup kita sesuaikan Bapak-Ibu dari segi pinjang dan juga dari segi kategori dan juga pesertanya. Pesertanya itu ada PNS dan juga P3A. Kalau
Kalau dulu mungkin masih berdasarkan diri karya, Bapak Ibu, jadi karya inovatif, karya inspiratif, ada the future leader. Kalau inovatif memang fokus kepada produk, kebaruan sesuatu, inovasi apa. Kalau untuk inspiratif lebih kepada sosok inspirasinya, baik itu di lingkungan.
unit kerja ataupun organisasi, future leader yang dilihat adalah gagasan. Saat ini kami menyesuaikannya, kebutuhan kita coba geser dengan prioritas yang saat ini, dan ini barangkali Bapak Ibu akan kita coba dengan format baru di tahun 2026. Tadi sesuai dengan ginjang, di JPP pertama, kemudian ada administrator, kemudian juga ada pengawas, ada best employee, dan juga ada untuk teknologi.
masuk ke 3K. Jadi Bapak Ibu perubahan-perubahan itu yang kemudian kita lakukan di tahun 2025. Ini kategori yang akan dilakukan. Bisa mencet semua dulu. Yang bisa mengikuti semuanya Bapak Ibu, ketiga K di Kabupaten Kota juga silakan bisa mengikuti ya. Kemudian ASN di Provinsi Jawa Barat juga bisa ikut. PMS, P3K semuanya boleh.
lima kategori tadi sudah disampaikan JPP terbaik ini Bapak Ibu kenapa dilakukan ini pendorongnya adalah dalam proses penyampaian inovasi ataupun gagasan
antar jenjang ketika satu kategori kadang-kadang punya kewenangan dan sumber daya yang berbeda jadi ketika kita punya karya inovatif misalnya saya di jabatan administrator, Bu Monika di fungsional, kita punya sumber daya yang beda, mengurangkan
Mungkin di level struktural punya statu, punya kewenangan, punya sumber daya anggaran gitu ya. Tapi mereka-mereka di telatana, kemudian di fungsional, itu tidak memiliki hak-hak tersebut. Sehingga kita coba lakukan poolnya satu kategori, sehingga kewenangan dan modalnya itu sama, Bapak-Ibu. Kalau dia best employee, dia adalah fungsional, aktif, dan pelaksana. Kemudian di pengawas, dia adalah di jengkel asalan. Pasti Pak Lurah, Ibu Lurah di kabupaten kota biasanya keren-keren.
Itu sumber daya yang sama Bapak Ibu, di kelurahan mereka punya anggaran, punya wilayah, punya RT, RW, punya stakeholder, termasuk di administrator, termasuk di JPP Bapak Ibu. Jadi harapannya sebetulnya adalah kita bisa melihat para kandidat ini dengan sumber daya ataupun modal yang sama.
Tinggal kita lihat mana yang mereka optimal, punya dorongan berkinerja lebih, dan prestasi yang memang banyak. Yang terakhir, P3K. Ini P3K terbaik. Ini kita baru pertama kali akan memberikan karya inovasi mereka yang penuh inovasi ataupun inspirasi. Tentu berdampak bagi instansi ataupun masyarakat.
serta mereka mengisi rekam jigat, integritas, dan juga moralitas yang baik. Ini juga mohon Bapak-Ibu nanti diperhatikan, Bapak-Ibu ya, untuk setiap para kandidat, calon kandidat yang akan mengikuti, dilihat integritas dan moralitasnya. Apakah yang bersangkutan ada proses ataupun catatan berkait dengan disiplin, ataupun catatan bahkan kehukum pidana yang sedang berproses
yang mudah-mudahan Bapak Ibu bisa melakukan hal tersebut. Nah, kemudian Bapak Ibu, setiap kategori tadi, boleh masih yang tadi, karya yang diusung, kalau dulu per kategori, inovatif, inspiratif, kalau sekarang kategorinya tadi perjadatan, tapi karya yang diusung boleh karya inovatif ataupun karya inspiratif, Bapak Ibu. Jadi kalau karya inovatif, ini fokus untuk gagasan, perobosan, metode, itu
sistem model ataupun produk yang dihasilkan oleh ASM yang menghadirkan adanya kebaruan ataupun novelasi ini akan sangat baik jika Bapak Ibu sudah punya hak Bapak Ibu ya ataupun sertifikat ke HTSN kalau sebuah
Ini juga memberikan perbaikan sebutikan terhadap proses kerja, tata kelola pemerintahan, ataupun kelolaan punggung. Jadi fokus utamanya adalah ini menjadi solusi yang baru Bapak-Ibu untuk menghasilkan perubahan ataupun sistem, ataupun peningkatan kinerja sesuai dengan jenis masing-masing. Karya inspiratif ini gagasan, aksi nyata atau praktik baik yang dilakukan oleh ASM yang memberikan keteladanan
pengaruh positif dan juga motivasi bagi pegawai lain. Organisasi ataupun masyarakat untuk melakukan perubahan secara yang lebih baik. Jadi kalau kita lihat perbedaannya inovatif yang menjadi terberat adalah produknya Bapak Ibu ya, produknya bersama-sama dengan sistem gitu ya. Kalau inspiratif ini lebih kepada sosok yang bersangkutan gitu. Sudah menginfluensi apa Bapak Ibu kepada unit, rekan ataupun organisasi di mana dia bekerja gitu.
Jadi lebih kepada dampak keteladanan dan juga pengaruh positif yang menumbuhkan semangat perubahan yang ada di lingkungan unit mereka bekerja. Perbedaannya itu Bapak Ibu. Jadi untuk setiap pinjang boleh pilih mau karya inspiratif ataupun karya inovatif.
Nah, kemudian Bapak Ibu, perlu kita ketahui bersama ya, untuk persyaratan umum, ini Bapak Ibu ya, nanti bisa dilihat juga beberapa kali hari kebelakang kita sudah share juga surat edangan.
Ini syarat umumnya yang pertama mereka adalah berasal dari instansi pemerintah kabupaten, kota ataupun provinsi. Bapak Ibu, provinsi Jawa Barat ini semua ASN boleh. Ini sudah keberapa kali saya bilang gitu ya. Kemudian juga setia kepada Pancasila dan Undang-Undang 45. Negara, pemerintah, pemerintah daerah serta bekerja dengan penuh pengabian, kejujuran, kecakapan dan juga disiplin.
selanjutnya melaksanakan kewajiban dan juga menghindari larangan sesuai kepentuan perundang-undangan tidak pernah terkena hukuman disipin tidak pernah dipidana berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum
kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak-tindak yang diancam dengan pidana penjara dan tidak pernah mengikuti organisasi teror. Jadi Bapak Ibu, kalau ada ASM, kebetulan hari-hari ini sebetulnya terdeteksi yang pernah dapat hukuman disiplin sedang dan berat itu di SEIM. Jadi tidak sedang ataupun tidak pernah mendapatkan hukuman disiplin dan juga tidak pernah mendapatkan pidana yang sudah berkekuatan hukum.
Kemudian memiliki ide gagasan, terobosan, dan karya nyata berupa produk kebijakan pelayanan yang unggah faktif dan inspiratif yang berguna bagi dirinya, pemerintah, masyarakat, dan lingkungannya baik saat ini maupun untuk di masa yang akan datang.
Kemudian ini diusulkan oleh Bupati Wali Kota dan bagi Kepala Meringkat Provinsi Bapak Ibu, ini diusulkan oleh Kepala Perangkat Daerah di Provinsi Jawa Barat. Jadi katakanlah ada guru yang mau ikut, nanti pengusulnya adalah Kepala Dinas Pendidikan Bapak Ibu. Tapi kalau ada guru SD yang ikut,
di Kabupaten Semendang, misalnya, itu nanti yang pengusulnya adalah dari Bapak Bupati Semendang. Kalau dari Kota Bandung, saluran ada yang mengikut pengusulnya adalah Pak Wali Kota Bandung. Kemudian yang terakhir adalah menyertakan persyaratan administrasi, kelengkapan dokumen secara lengkap, Bapak Ibu.
Nah, untuk budang karya Bapak Ibu, ini cukup banyak karena ini jadi konten beberapa waktu terakhir ya, baik itu pangan pertanian, ada pertanian tanaman-tangan, kemudian pertanian kultur-kultur, perkebunan, perikanan, perpermakan, kehutanan, kemudian energi, dan energi baru dan perbarukan,
transportasi, teknologi informasi dan komunikasi, kemudian kebincangan, lingkungan hidup, sosial ekonomi, dan lainnya. Bapak-Ibu termasuk manajemen pemerintahan dan juga tata ruang dan kebijakan publik itu di dalamnya. Ini bidang karya wajib dicantumkan dalam makalah yang dibuat pada selesai administrasi dan portfolio.
Jadi silakan Bapak Ibu pilih karyanya apa, kemudian karya itu masuknya ke dalam ruang hukum yang mana. Silakan ditentukan, karena itu harus dicampurkan di dalam masalah, dan juga ketika nanti kita Bapak Ibu akan men-submit portfolio ini. Kemudian Bapak Ibu ini kurang lebih
prinsip pelaksanaan ini kompetitif Bapak Ibu artinya setiap ASN baik provinsi, kabupaten, kota yang memiliki persyaratan ini berhak sudah dapat tiket untuk bisa bersaing sama-sama antara kabupaten, kota kemudian ini objektif transparan akuntabel nanti akan kita informasikan kejelas-jelasnya dari proses setiap tahapan penilaian termasuk hal-hal apa saja yang perlu disiapkan
Kemudian juga ini ASN yang berprestasi ini berkualitas ya Bapak Ibu, relevan dengan tuntutan dari pelayan masyarakat dan abdi negara. Kemudian juga kriteria seleksi penghargaan ini juga ditetapkan oleh panitia secara adil Bapak Ibu, yang akun tabel dan juga tahan suaran. Ini semua ASN sayangnya berhak mengikuti satu kategori Bapak Ibu pada penghargaan KLS berprestasi ataupun ASN berprestasi sesuai dengan jenjang jambatan.
kemudian ini PNS yang pernah menerima penghargaan PNS berprestasi juara 1, 2, 3 dapat mengikuti kembali setelah 3 tahun sejak mereka menerima penghargaan jadi kata pertama saya dulu pernah menikmati tahun 2023 Bapak Ibu hari ini belum bisa ikutan baru nanti bisa ikutan 2024, 5, 6, 2027 jadi bisa ikutan jadi barangkali
Ada ASN di lingkungan kabupaten kota Bapak Ibu, ada yang pernah jadi finalis, belum menang itu boleh ikutan Pak Bu. Tapi kalau dia sudah juara 1 dan 2 ataupun 3, itu masih belum boleh mengikuti. Nanti 2027 ataupun 3 tahun setelah penganugerahan itu dilakukan baru bisa menang.
Kemudian komponen penilaian Bapak Ibu ini kita tentu melihat dari aspek-aspek berasak yang menjadi core values ASN, kemudian nilai-nilai pancawalia juga jadi pertimbangan Bapak Ibu, selain itu juga kita akan memberikan nilai tambah untuk beberapa mungkin karya yang
mengangkat terkait dengan daerah tertinggal kemudian inklusifitas teman-teman disabilitas ada beberapa yang kemarin juga mengikuti dan prestasinya luar biasa termasuk yang memang mereka punya pengambilan masyarakat yang luar biasa apakah di kembalaman atau apa gitu ya
Kemudian prinsip karya Bapak Ibu, ini originalitas ataupun kebaruan, kebaruan inovasi, gagasan ataupun perlaku, manfaatannya juga kita lihat, ada prinsip Bapak Ibu, jadi kita fokus ke dampak before afternya apa, setelah ini dilakukan. Jadi prinsip efektivitas dan juga ofisiensi, pengakuan penghargaan juga tadi memberikan daya unggit ataupun menjadi daya unggit dan memberikan dampak untuk
untuk kinerja ataupun untuk masyarakat Bapak Ibu ini kurang lebih untuk Pancawaluya ini tambahan mulai-mulai gerbang Pancawaluya ini bukan sebuah slogan tapi juga perangkat karakter pembangunan manusia Jawa Barat yang holistik tadi pagi kebetulan saya diminta ya ditugaskan seluruh pejabat struktural membuka kegiatan MPLS di
sekolah-sekolah. Dalam sambutannya Pak Gubernur juga sama untuk situ ini berkesan untuk gerbang pancawalunya ini menuju gerbang pancawalunya itu cager, bager, benar, pintar, dan tinggi. Jadi artinya juga kami dalam menyelenggarakan ASN berprestasi kita coba lihat dan kita coba reksesikan dari karya-karya dan sikap-sikap ini sudah menjelaskan yang kelina aset ini atau tidak.
Bapak Ibu, HSN berprestasi, ini mungkin Bapak Ibu sudah tahu, selektinya kita lakukan berjinjang. Ini ada beberapa kabupaten, kota yang berprestasi. Jadi mungkin kota Bogor, kabupaten.
Sumedang ini sudah punya ASN salonnya yang akan diajukan ke provinsi. Nanti untuk ASN di Kabupaten Kota yang sudah menyelenggarakan seleksi mungkin sudah punya kandidat. Tapi kalau Kabupaten Kota belum menyelenggarakan, kami serahkan kepenuhnya kepada Bapak Ibu Kabupaten Kota untuk merekomendasikan atau tidak silakan rambu-rambunya disesuaikan saja. Ini waktunya juga nanti pembukaan cukup lama.
Sehingga ada butuh waktu, kalaupun memang perlu dilaksanakan lebih keberaniannya.
Ini kita lakukan berjenjang Bapak-Ibu dari mulai Kabupaten Kota dan juga perangkat daerah. Yang pertama adalah dari Kabupaten Kota tadi, yang kedua dari ASP tingkat perangkat daerah Provinsi Barangkawi. Ada yang dilenggarakan internal, silakan untuk direkomendasikan. Ataupun misalnya yang pernah jadi EOTM, ataupun dibuka kembali supaya kesempatan yang lebih luas, kami serahkan sepenuhnya kepada Kepala Perangkat Daerah.
Kemudian nanti jadi satu pool dari Kabupaten Mata dan juga dari provinsi. Kemudian juga akan maju ke dalam tingkat provinsi. Bapak-Ibu akan bertarung. Setelah itu mudah-mudahan di-design Bapak-Ibu anugerah ASN 2020 di Manta. Nanti para pemenangnya akan mewakili ke anugerah ASN 2025. Ini proyeksi Bapak-Ibu dengan pola maksimal Bapak-Ibu untuk
Untuk skema pengiriman kandidat ASN berprestasi. Jadi dari kabupaten dan kota, ini satu pemerintah daerah dapat mengusulkan sampai dengan 10 kandidat, Bapak-Ibu. Jadi misalnya untuk kandidat YPT Pratamu, bisa dengan karya inovatif satu, karya inspiratif satu. Misalnya gitu ya. Kemudian juga untuk karyabatan administrator, ini bisa inovatif satu, inspiratif satu. Termasuk karyabatan pengelolaan.
yang awas, desa employee, dan juga peti jasa. Sehingga nanti masing-masing kabupaten kota akan merekomendasikan ini dengan pola maksimal adalah 10 kandidat, Bapak Ibu. Jadi kalau kita kalikan 27 kabupaten kota, kita punya 270 orang untuk di 5 kategori ini sebagai kandidat.
Untuk tingkat Provinsi Jawa Barat, perangkat daerah dapat menguturkan maksimal 9 kabinet. Kenapa? Karena kalau perangkat daerah di Jepang ini cuma satu, Bapak-Ibu. Nah, karyanya bisa karya inovatif ataupun inspiratif. Termasuk yang lain, Bapak-Ibu, ini bisa jebatan administrator, karyanya inovatif, inspiratif, termasuk jebatan pengawas. Ini mungkin di beberapa perangkat daerah hanya satu. Tapi ada juga yang...
Kebang dinasnya banyak, ada konsumen TU di dalam ini bisa menjelaskan silakan karyanya bisa inovatif ataupun inspiratif. Best employee, kalau di provinsi mungkin banyak bertuguh untuk jokong ataupun pelaksana, sehingga bisa diusulkan untuk kedua karya, baik inovatif atau inspiratif.
Tinggal proyeksi per perangkat daerah di provinsi yang adalah 9 orang, ataupun 9 kandidat. Kalau kita kalikan dengan 38 perangkat daerah, ini kurang lebih ada 342 kandidat. Dengan pola maksimal, tadi Bapak Ibu, ini kandidat proyeksinya 612, tapi nanti kita lihat berjalannya waktu apakah kurang, atau justru animenya tinggi. Tapi mudah-mudahan bisa kita lakukan dengan proporsi seperti ini.
Ini tahapan proses Bapak Ibu, yang pertama adalah silakan Bapak Ibu melakukan pemilihan kandidat untuk calon kandidat ASM Kabupaten Kota ataupun perangkat daerah. Ini cukup lama prosesnya lebih dari satu bulan.
Kemudian nanti untuk perwakilan ini direkomendasikan oleh masing-masing instansi ataupun masing-masing perangkat daerah maksimal tadi ya Bapak Ibu 10 orang, untuk Kabupaten Kota, untuk Provinsi adalah 9 orang.
kemudian nanti setelah punya kandidat-kandidat yang kita petakan per kabupaten kota per kategori ataupun per perangkat daerah silakan untuk melakukan pendaftaran Bapak Ibu pendaftaran di aplikasi e-penghargaan ini mungkin Bapak Ibu sudah tidak asli lagi ya di kabupaten kota ataupun di provinsi silakan bisa googling ya kalau di pegawai ASN dengan masuk matiabar nanti bisa cari e-penghargaan gitu ya kemudian
ataupun di Siap Jabar juga ada e-penghargaan. Silakan nanti hyperlink ke halaman e-penghargaan. Kemudian membuat akun baru ya Bapak-Ibu untuk Kabupaten Kota. Kalau prosesnya tinggal diaktifkan dari aplikasi Siap Jabar. Kemudian setelah melakukan pendaftaran akun, Bapak-Ibu jangan lupa harus dilengkapi persyaratannya.
Setelah itu, rekomendasi dan verifikasi oleh pengelola penghargaan. Jadi nanti Bapak-Ibu pengelola penghargaan BKD, BKPJM, Kabupaten, Kota, dan perang daerah ini silakan mengunggah surat rekomendasi Bapak-Ibu dan juga verifikasi berkas saluran kandidat Bapak-Ibu. Jadi mohon bantuan untuk pengelola perang
perangkat prestasi ataupun penghargaan di Kabupaten Kota untuk tadi mensarifikasi berkas calon kandidat di aplikasi penghargaan
menggunakan akun yang diberikan oleh panitia. Jadi nanti panitia akan memberikan akun kepada pasir penghargaan Kabupaten Kota karena mereka harus mengerjakan dan mengupload surat rekomendasi. Nah Bapak Ibu kenapa harus direkomendasi? Sebetulnya kami memastikan bahwa para pegawai yang ada di Kabupaten Kota itu semuanya teridentifikasi oleh Bapak Ibu di BKPSDF.
Sehingga kami juga bisa memantau, kami juga dibantu oleh BKD, BKPSDM, mana tahu Bapak Ibu ada pegawai yang mungkin secara integritasnya kurang. Secara catatan disiplin, yang bersangkutan punya catatan disiplin. Sehingga kami ingin memastikan bahwa para kandidat ini sudah terkarifikasi dan terkonfirmasi oleh BKD ataupun BKPSDM.
Nanti setelah pengajuan oleh pasir perangkat daerah ataupun kabupaten kota, nanti akan diklarifikasi oleh rekan-rekan di BKD. Bapak-Ibu, ini klarifikasi dan juga klarifikasi data. Kalau ada yang kurang, masih dalam waktu pendaftaran, biasanya dilakukan klarifikasi dan juga untuk konfirmasi untuk barangkali ada hal yang perlu diperbaiki. Baru nanti setelah adilisasi selesai, kita sampaikan ke Bapak-Ibu tim penilai. Kebetulan Bapak-Bapak ya, Bapak-Bapak tim penilai.
Ini untuk melihat dan melakukan penilaian untuk area calon kandidat. Ini full semuanya dilakukan oleh tim pemilihan. Yang terakhir nanti proses penilaian akan berjalan, Bapak Ibu ya.
Setelah selesai, biasanya kita lakukan penilaian akhir oleh tim penilaian, penilaian oleh tim pertimbangan penghargaan. Jadi kita punya tim pertimbangan penghargaan, Bapak-Ibu, ini supaya nanti terkonfirmasi semua prosesnya. Jadi kita libatkan punya tim pertimbangan penghargaan Provinsi Jawa Barat. Proses besarnya begitu, Bapak-Ibu.
Dari segi timeline mungkin Bapak Ibu proses berikutnya hari ini kita lakukan sosialisasi dan pembukaan ya. Bapak Ibu mungkin besok tanggal 16 Juli Bapak Ibu sudah bisa dasar akun ya pada 2. Sosialisasi dulu kepada pelawak dan perantak bayaran di internas yang terhijat.
Pada perikutnya kami akan lakukan besok Bapak Ibu mulai bisa pendekaran. Kemudian nanti akan dilakukan estimasinya dari Juli sampai dengan Agustus. Kemudian nanti ada tahapan administrasi dan portfolio Bapak Ibu. Ini kurang lebih akan dilakukan di Agustus. Ini yang berperan tim penghargaan. Ini untuk konferensitas dokumen-dokumen yang disambut oleh Bapak Ibu semuanya.
Nanti di bulan September, Bapak-Ibu, kalau administrasi dan portfolio nanti kita ikut berapa banyak yang masuk. Kemudian juga kita lakukan penilaian terhadap administrasi portfolio-nya. Kami administrasi tim penilai portfolio. Kemudian akan kita ambil masing-masing adalah 10 kandidat, Bapak-Ibu. Ini untuk seleksi PNS.
Jadi 10 kandidat masing-masing, kemudian ada 4 kategori. Akan kita lakukan wawancara ini di bulan September untuk 40 kandidat TNS berprofesi. Jadi untuk JGP, CA, JT, BSM Toin, ini kurang lebih 40 kandidat. Kemudian ini dilakukan full oleh tim penilai.
Setelah itu baru kita lakukan fasilitas di lapangan, ini juga sama dilakukan oleh tim penilai di bulan Oktober. Dari 40 kandidat akan kita ambil 24, jadi dari 10 per kategori kita akan ambil jadi 6 kandidat. Jadi akan gugur 4, masuk 6, dikali 4 kategori, jadi sebatas kurang lebih ada 24 kategori.
Setelah itu akan kita ambil dari 6 kandidat yang bubur hanya 1, dikali 5, dikali 4 kategori, ini untuk melakukan adu gejahkan Bapak Ibu di bulan November. Kemudian ini akan ada tim penilai, tim pertimbangan penghargaan biasanya masuk di adu gejahkan Bapak Ibu untuk memberikan pertolongan dan juga untuk melakukan penilaian untuk para kandidat.
Baru setelah ini dilakukan rapat plenum Bapak Ibu untuk penentuan juara dan nanti akan kita dapatkan untuk PNS ini ada 12 pemenang. Jadi yang dua jadi finalis, kemudian yang tiganya pemenang juara 1-2-3 untuk kita lakukan penganegirhan di dalam kegiatan abdi nagri Bapak Ibu seperti tahun kemarin. Insya Allah di bulan Desember 2021.
Untuk tahapan P3K, ini Bapak-Ibu kita lebih keberhana. Jadi yang pertama untuk sosialisasi dan pembukaan pendekaran ini sama prosesnya. Kemudian administrasi dan portfolio ini dilakukan di Agustus. Kita proyektikan kurang lebih ada 130 kandidat. Kemudian kita ambil 10. Langsung kita ambil 10 Bapak-Ibu untuk kita lakukan pendalaman terhadap karya-karya yang mereka bayangkan. Apakah inspiratif ataupun inovatif.
Kemudian nanti kita lakukan secara pengalaman, kemudian nanti langsung dari 10 kita tentukan hingga besar. Ini pertanyaan, P3K paru waktu apakah bisa? P3K saat ini hanya fokus kepada P3K penuh waktu, Bapak-Ibu. Jadi rekan-rekan P3K paru waktu, karena dari segi regulasi BKN dan NGAMPAN pun masih belum, Bapak-Ibu, belum dipercamakan, maafkan.
Jadi kita masih lakukan fokus untuk teman-teman P3K yang penuh waktu. Mudah-mudahan next ada kebijakan kegelasan P3K paru-waktu. Sehingga dari kejuruan kanisnya juga kita bisa lakukan dengan proses. Lanjut.
Itu bedanya, tahapannya agak berbeda, tapi mudah-mudahan nanti bisa menggali. Ini administrasi dan portfolio. Nanti Bapak-Ibu akan kita kelompokkan TNC Provinsi atau Kabupaten Kota. Kategorinya Bapak-Ibu silakan nanti dipilih apakah JPT pertama. JPT pertama kalau di Kabupaten Kota ada di 28.
dua kategori ya, ada yang 2A, 2B, tapi pada prinsipnya adalah JPP terpambil. Jadi Pak Sekda mau ikut ataupun Pak Kadis Pendidikan mau ikut, silahkan saja Bapak Ibu mana yang direkomendasikan oleh Pak Bupati. Atau dua-duanya ikut, Pak Sekda ikut sebagai karya inovatif misalnya, kemudian Pak Kadis Ika sebagai karya inspiratif. Jangan-jangan saja, karena kan pada prinsipnya masing-masing bisa dijebatkan.
Jabatan Agung Nusratan juga sama Bapak Ibu, dua pengawas, dua employee, dan juga petugas. Jadi hasil karyanya nanti juga Bapak Ibu silahkan lihat ya, apakah lebih kepada produknya, kebaruan produknya, ataukah ke dampak pengaruhnya, keinspiratifnya gitu ya.
Kemudian data pegawai yang perlu dilengkapi, nanti Bapak-Ibu silakan lihat saja kurang lebih yang akan diisi, yang pasti harus ada karyanya apa, kemudian resitasi singkatnya apa.
Termasuk Bapak Ibu untuk PNS Provinsi nanti akan ada data kandidat yang otomatis terisi sesuai dengan aplikasi siap-siap bar. Jadi untuk para pegawai di Provinsi, kalau data-datanya sudah complete di siap-siap bar, insya Allah tidak perlu diisi lagi. Tinggal itu mungkin karya, kemudian update beberapa hal. Yang menilai Bapak Ibu untuk administrasi tentu tim pekerjaan. Juga nanti tim penilai juga melakukan penilaian untuk karya.
Nah ini dokumen administrasi yang harus dilengkapi dan rekan-rekan sudah mengingatkan format Bapak Ibu apakah baku di standar mimpi betul baku. Tapi kalau ada tambahan add-ons yang tidak mengurangi kewajiban itu masih boleh dilakukan ya, sesuai dengan tambahan. Tapi baiknya sih sesuai dengan format.
ada apa saja gitu ya kemudian daftar rewire tidur format sudah dihitungkan dari BKD ini nanti bisa di download kemudian SKP 2024-2025 minimal predikatnya baik Bapak Ibu
Termasuk untuk makalah Bapak Ibu melampirkan surat pernyataan pada halaman kedua makalah sesuai format sudah ditentukan dari BKB. Jadi ada surat pernyataan yang kemudian nanti Bapak Ibu harus lampirkan di makalah. Formatnya juga sudah komplit. Nanti silakan Bapak Ibu bisa dengar.
Kemudian surat rekomendasi dari PPK, ini diungkapi oleh fasilitator BKPSDN ataupun BKB, atau kalau dari Kepala Perangkat Daerah itu oleh Tengah Langkah Hargaan Bapak-Ibu, ini ditanda tangani oleh Kepala Perangkat Daerah. Untuk sepda khusus, ini satu perangkat daerah sepda itu ditanda tangani oleh Kepala Daerah Umum Bapak-Ibu. Kalau untuk kabupaten kota, ini bisa dilakukan oleh PPK, oleh Bupati Wali Kota, ataupun minimal.
Kalau di delegasi ekan, biasanya ada perwal, perbuk, dan delegasian kewenangan. Kalau itu sudah ada, harus ditandatangani, bisa ditandatangani oleh sepertaruh daerah.
Kemudian foto profil, Bapak Ibu ini contoh foto profil yang sesuai. Ada deskripsi juga nanti di dalam panduan yang akan disampaikan. SKC PMS, SK Pengangkatan, kalau untuk P3K, SK Pangkat Terakhir, termasuk SK Jabatan Terakhir bagi PMS, Bapak Ibu. Juga untuk P3K ini adalah surat perjanjian kerja untuk P3K, Bapak Ibu. Jadi harus dilanjutkan.
Evidence prestasi, ini dokumen evidence prestasi Bapak-Ibu haksi kalau memang sudah ada. Apakah wajib punya haksi? Tidak, tapi itu jadi nilai penambah. Sehingga untuk menunjukkan bahwa karya inovatif ini memang karya yang disamputkan, tentu penguatan dari haksi itu akan terlihat. Atau surat rekomendasi dari pihak eksternal Bapak-Ibu terkait karya inovatif atau inspiratif ini.
Stakeholder mapping, Bapak-Ibu, ya, matrik pelaksanaan kolaborasi dengan stakeholder, identifikasi para pihak mana saja, ini juga jadi besar dilihat ya kemampuan kolaborasi Bapak-Ibu semuanya, pihak-pihak mana yang kemudian mendapatkan manfaat, kemudian mana yang bekerja sama, ya itu bisa dimaping oleh Bapak-Ibu. Sertifikat dan surat tugas mengikuti pengembangan kompetensi, ini kalau ada Bapak-Ibu silakan dilampirkan.
kemudian juga piagam penghargaan, keputusan tentang pemberian penghargaan dan dokumentasi pengandungan halal ada, Bapak Ibu, ada di beberapa kabupaten-kabupaten yang sudah melakukan fleksi internal, misalnya untuk Semenang, para pegawainya bisa melampirkan ini. Untuk link evidence prestasi, Bapak Ibu, yang pertama link testimoni dari orang, instansi, lembaga, berupa pernyataan tentang originalitas karya. Jadi,
baiknya yang memang relevan saja Bapak Ibu jadi kalau misalnya ada bu bidan bikin produk tertentu di ruang rumput tugas sebagai bidan yang memberikan testimoni mungkin takut boleh, siap pelurahan boleh
Tapi kemudian yang tidak relevan adalah minta testimoni dari, katakanlah, dinas pekerjaan umum. Itu korelasinya aja jauh. Mungkin yang memang terkaitkan dia dan memberikan dukungan.
untuk pemaparan produk inovatif atau inspiratif dengan sistematika pendahuluan. Ini bisa berisi permasalahan, kendala, solusi yang diharapkannya apa, termasuk urgensi, pentingnya inovasi, inspirasi dalam penyelesaian pekerjaan Bapak Ibu. Kemudian unjuk kerja, cara kerja, sistem kerja, inovasi, inspirasi yang diterapkan.
Bagaimana inovasi itu berjalan, how it works. Kemudian dampak manfaatnya apa. Harus ada nih Bapak Ibu, before afternya setelah ada karya inovasi, setelah ada karya inspiratif terhadap lingkungan kerja. Bukan untuk diri sendiri saja, tapi untuk lingkungan unit terkecil, pemerintah dan mungkin Bapak Ibu yang bersinggungan masyarakat, Pak Lurah, Pak Camat.
Ini biasanya dampaknya langsung bersinggungan dengan masyarakat. Atau Bapak Ibu yang di dinas teknis di PM Desa, kemudian di Sukcapil itu juga langsung kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Kota, itu Bapak Ibu bisa cantumkan.
Bapak Ibu juga diminta menyampaikan kelebihan dan keunggulan ataupun kekurangan, tapi kekurangan di sini silakan Bapak Ibu kemas dengan smart, sehingga kekurangan ini jadi improvement di next step dari inovasi, inspirasi yang ada diterapkan dibandingkan dengan inovasi yang telah ada. Jadi Bapak Ibu diminta untuk mengkomparasi kelebihan.
antara karya Bapak Ibu kalau sudah ada karya serupa bedanya apa kemudian keunggulannya apa kemudian apa yang jadi kekurangan termasuk Bapak Ibu rencana dan strategi untuk penerapan dan memasyarakatkan inovasi inspirasi yang lebih luas
Jadi tidak hanya mendeskripsikan apa-apa saja yang kemudian Bapak Ibu buat, kekurangan, kelebihannya apa, tapi rencana pengembangan selanjutnya next step-nya apa Bapak Ibu supaya dampaknya itu lebih luas. Nah itu yang kemudian kita ingin lihat atau tim penilaian ingin lihat dari bahan presentasi yang akan Bapak Ibu sampaikan.
Hal lain untuk pendukung lainnya Bapak Ibu untuk bisa disampaikan ke tim penilai itu adalah kalau berupa produk, berupa aplikasi bisa diperlihatkan. Kalau misalnya adanya di lapangan Bapak Ibu punya dokumentasi video silakan. Metode lainnya silakan gimana Bapak Ibu. Yang penting bisa ditunjukkan. Kalau aplikasi harus bisa dicoba, kalau mati itu diragukan Bapak Ibu. Jadi kalaupun misalnya ada produk tertentu,
dibikin video, dibikin foto, nanti ketika kita cross-check memang harus ada produknya. Kurang lebih wawancaranya 35 menit Bapak Ibu, ini kurang lebih kadang kurang, kadang lebih ya, kadang 20 menit, kadang 45 menit ya Bapak Ibu. Ini kurang lebih 2 menitnya persiapan, pembukaan oleh tim penilai, sebagai
Gai Prolog Kemudian juga nanti penyampaian materi oleh peserta Kurang lebih 10 menit Lumayan Bapak Ibu 10 menit ini Kalau kata orang Inggris Pak Majahna lah Bapak Ibu Untuk mendeskripsikan hal-hal yang tadi Kemudian nanti 20 menit Untuk diskusi dan pendalaman materi Dengan tim penilai Ini kurang lebih 3 penilai Kemudian closing 3 menit Untuk
tim penilai, gitu ya, nanti dari tim penilai closing untuk sesi peserta yang pertama, nanti lanjut ke dua dan seterusnya, dari 50 Bapak Ibu ya, total ini kan 10-nya P3K 40-nya PNS, nanti diambil jadi dari 40 ini jadi 24, ini full yang menilainya Bapak-Bapak tim penilai semua, gitu ya, jadi Prof. Agus, Prof. Ridwan, dan Pak Peri nanti melakukan penilaian full di dalam proses wawancara ini lanjut
Kemudian, belum berubah. Seleksi tahap tiga, jadi Bapak-Ibu setelah administrasi, wawancara, kemudian juga ini kevisitasi lapangan, yang dilihat adalah pertama Bapak-Ibu harus menyiapkan produk. Apa sih inovasi yang kemudian Bapak-Ibu buat? Kemudian,
Bapak Ibu silahkan sesuaikan untuk evidensinya. Kita harus bisa lihat dari produk-produk ataupun inovasi yang dibuat
Kemudian bisa menghadirkan Bapak Ibu untuk memberikan testimoni dari rekan-rekan, dari pemerintah, BKD, BKPSDM, atasan, bawahan, rekan kerja. Silakan Bapak Ibu hadirkan yang memang bisa memberikan dukungan, bisa juga dari akademisi kalau memang diperlukan, kemudian dari pelaku usaha kalau memang berhubungan, termasuk juga dari komunitas Bapak Ibu, masyarakat.
Kemudian kalau ada media publikasi. Jadi ABCC game-nya main di sini, Bapak-Ibu. Kalau karyanya relevan dengan semua unsur, hadirkan semua boleh, Bapak-Ibu. Silahkan. Ini dilaksanakan secara hybrid apabila penerima manfaat tidak dapat hadir secara langsung. Jadi nanti untuk detail teknis sebetulnya akan kita informasikan pertahapan juga, Bapak-Ibu. Jadi akan kita arahkan, berikan pengarahan kepada peserta setelah pengumuman baru kita sampaikan brief untuk teknis pelaksanaannya seperti apa.
Ini tujuannya kenapa dilakukan visitasi, sebetulnya Bapak Ibu yang pertama kita ingin melihat tinjauan langsung di lapangan gitu ya, untuk kesesuaian apa yang dipresentasikan dan juga saat wawancara dengan kondisi aktual gitu ya. Jadi kadang-kadang ada tuh yang saat presentasinya bagus ketika kita ke lapangan gitu ya, menemukan
Tidak sesuai dengan ekspektasi ada Tapi yang bahkan melebihi ekspektasi Karena kemampuan mungkin gemper Saat wawancara dan presentasi Ternyata di lapangan luar biasa Itu dinamika penilaian Di situ saling melengkapi Kemudian mengetahui tanggapan
Dari atasan, rekan, bawahan gitu ya, di mana dia bekerja, termasuk tanggapan dari masyarakat dan para penerima manfaat gitu ya. Di sini juga biasanya tergali Bapak Ibu ya, dampak real dari inovasi ataupun karya inspiratif, the future, ini the future day masih yang lama pun, terhadap sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat.
Nah kemudian ini juga Bapak Ibu manfaat sebetulnya dampak untuk lingkungan kerja. Ini kurang lebih waktunya 2 jam, 10 menit persiapan untuk pembukaan dari tim kandidat dan penilai, 100 menit ini sesi kedua ya, ini diminta keluar ruangan pesertanya karena biasanya kita akan
Bergibah terkait dengan Kandidat dan juga karyanya Nanti 10 menit terakhir adalah Kandidat diminta untuk masuk kembali ke dalam ruangan Untuk penutupan Dengan durasi kurang lebih 10 menit Lanjut
Yang terakhir, setelah visitasi lapangan, Bapak-Ibu akan dilakukan seleksi adu gagasan. Adu gagasan ini kita undang ke kantor BKD Provinsi, Bapak-Ibu. Ini kurang lebih 20 finalis untuk PNS. Ini kita lakukan per kategori jabatan masing-masing 5-6.
Ini pada prinsipnya Bapak Ibu yang akan menilai adalah dua unsur. Kalau tadi wawancara, visitasi, dan portfolio oleh tim penilai. Kalau di sini sudah masuk tim pertimbangan penghargaan dan juga tim penilai.
Ini Bapak-Ibu kandidat akan ditempatkan pada satu ruangan per kategori untuk kita lakukan adu gagasan. Jadi nanti adu gagasan menghadirkan dua unsur tadi. Tema atau adu gagasan, biasanya kita ada tema tertentu yang memang sedang relevan di waktu dilakukannya adu gagasan. Nanti para kandidat akan beradu argumen terkait dengan tema tersebut dengan waktu yang disesuaikan dengan kebijakan moderator. Ini biasanya nanti rules-nya lebih teknis lagi.
Kemudian nanti tim pertimbangan juga akan memberikan penilaian untuk proses ini. Nanti nilai akhirnya adalah tidak mutlak hanya dari adu gagasan Bapak-Ibu, tapi akumulasi dari setiap pentahapan pelaksanaan visitasi lapangan. Nanti ada bobot tertentu yang menjadi kebijakannya tim penilai. Kemudian kalau didapatkan juara 1, 2, dan 3. Lanjut.
Kemudian Bapak Ibu setelah adu gagasan selesai, ini baru nanti ke proses penganugerahan.
Bapak-Ibu, ini dokumentasi perjalanan tahun 2025 mulai dari prasosialisasi di bulan Maret, saat itu kita lakukan Zoom juga. Kemudian juga sosialisasi di bulan Mei. Ini saya belum bergabung sebetulnya di bidang PKAP. Ini dilakukan di Dinas Tanaman, Pangan, dan Hortikultura. Kemudian juga di...
rapat penentuan 100 besar ya jadi biasanya setelah pendaptaran ditutup nanti para dewan juri tim penilai akan melakukan penilaian portfolio ya sudah dengan hasil penilaian kita lakukan penentuan 100 besar kalau kemarin gitu ya kalau sekarang tentu akan berubah ya Bapak Ibu itu dilakukan di kantor BKD baru nanti kita lakukan wawancara di kantor BKD nah ini 2025
lanjut, kemudian ini proses nampaknya visitasi ya visitasi lapangan ini mulai dari yang terdekat di seberang kantor BKD Bapak Ibu saat itu RSKGM sampai dengan yang cukup jauh di mungkin di Jampang Kulon ya tahun kemarin itu di Jampang Kulon kita ada juga ini proses pelaksanaan visitasi lanjut, kemudian juga setelah visitasi lapangan ini kita ke kebun segala ya
Baru ini kita mungkin izin memperkenalkan Bapak-Ibu yang pertama adalah tim pertimbangan pemberian penghargaan selaku pembina dan pengarah. Pembina adalah Pak Gubernur, Pak KDM, kemudian juga pengarah Pak Wakil Gubernur Jawa Barat.
Selaku Ketua Pak Sekda, Dr. Herman Suryatman MSI, dan Pak Kepala BKD Selaku Sekretaris, Dr. Haji Dedi Supandi, SSTP MSI. Anggotanya, Bapak Ibu, ini adalah asisten administrasi umum, kemudian asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, kemudian juga asisten perekonomian dan pembangunan. Jadi kalau tahun kemarin,
Pak Asisten Pemerintahan Pak Asyaf Sukmana, Bu Nanin Pak Sumasna, Alhamdulillah komplit semua asisten dalam proses adu gagasan Bapak Ibu kemudian di BKD Provinsi Jawa Barat khususnya tim penghargaan ini selaku sekretariat Bapak Ibu penghargaan di Provinsi Jawa Barat
Untuk hari ini, untuk seleksi Bapak Ibu, selaku ketua Bapak Kepala BK di Provinsi Jawa Barat, ini Pak Dedy Supandi, tadi sudah memberikan arahan.
ini beliau menyusun perencanaan ya operasional pelaksanaan penilaian kemudian memimpin pelaksanaan penilaian mulai dari kemarin persiapan mulai besok pembukaan pendaftaran sampai nanti selesai penganugerahan kemudian juga nanti kita laporkan beliau melaporkan kepada pimpinan Wakil Ketua Pak Dadisa Dali SE KPMN selaku sekretaris BKD Provinsi Jawa Barat ini membantu Pak Kaban selaku ketua tim
Termasuk saya sendiri, Bapak Ibu, selaku sekretaris, ini secara teknis memang memimpin pelaksanaan kesekretariatan tim penghargaan Bapak Ibu untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan ASN berprestasi. Hal-hal lainnya juga yang ditugaskan oleh ketua tim penilai, Pak Deddy Supandi. Lanjut, itu susunan tim, ini adalah tim penilai Bapak Ibu, ini mungkin Bapak-Bapak
Bapak izin Pak Ribdoan, Pak Agus dan juga Pak Ferry ini selaku tim penilai seleksi ASN berprestasi yang sudah bertugas mungkin sejak awal menyusun instrumen untuk masing-masing kategori kemudian melakukan penilaian nanti pada masing-masing kategori termasuk mengusulkan ASN hasil kepada ketua tim penilai untuk disampaikan kepada tim penghargaan dan ditetapkan oleh Bapak Gubernur Jawa Barat
Itu yang terakhir juga membuat laporan pertanggung jawaban Ini bentuk akuntabilitas dari tim penilai kepada panitia Dan juga ini jadi bahan untuk kami Kenapa itu dilakukan? Makanya prinsip yang akuntabel Karena semuanya berbasis ada pertimbangan yang objektif Untuk setiap tahapan pelaksanaan dan instrumen Ini sekretariat Bapak Ibu nanti yang mungkin akan Banyak membantu untuk komunikasi
Ini tugasnya melaksanakan kesekretaryatan dan membantu kelancaran pelaksanaan tugas kami, saya pribadi mungkin di bidang PKAP untuk pengadministrasi yang kegiatan penilaian ASN berprestasi.
Ketua Tim Penghargaan, Pak Haji Dede Purnama. Ini sudah tidak asing tentu ya. Nama-nama ini di Bapak Ibu semuanya. Pak Dede Purnama, SAG MAP. Ini selaku analis SDM Aparatur Ahli Muda. Dan mungkin Bapak Ibu Lengiten, satu orang ya. Ibu Dewi, biasanya Bapak Ibu Kabupaten Kota, tim penilai, tektokannya dengan Ibu Dewi. Sehubungan dengan alih tugas ya, promosi Ibu Dewi. Kemudian nanti Bapak Ibu bisa kontakan dengan Pak Rizal. Jadi Pak Rizal,
Ini sebagai penelat teknis kebijakan jadi PIC ASN berprestasi Masih dibantu Bu Monik, Pak Beni dan juga Pak Iwan untuk seluruh proses Bapak Ibu Lanjut, kemudian juga nanti Bapak Ibu ada grupnya ya, semua informasi akan disampaikan Jadi seluruh link pendaftaran, kemudian juga pedoman teknis dan lain-lain akan di-share oleh Pak Rizal
Nah untuk penghargaan Bapak Ibu ini kita tetap memberikan komitmen walaupun ada penyesuaian. Untuk uang penghargaan kita berikan untuk juara 1 itu 20 juta Bapak Ibu. Kemudian untuk juara 2 ini kurang lebih 15 juta, untuk juara 3 ini kurang lebih 10 juta untuk bentuk penghargaan yang kita sampaikan yang finansial.
Yang non-finansialnya Bapak Ibu yang lain, ini piala Adigama untuk juara 1-2-3, kemudian ada piagam penghargaan dari Bapak Gubernur Jawa Barat, termasuk mock-up Bapak Ibu untuk kita siapkan. Ini yang sebetulnya tidak ternilai Bapak Ibu, yang priceless gitu ya, adalah...
kenaikan pangkat luar biasa ini berkesempatan untuk Bapak Ibu yang menjadi finalis dan Alhamdulillah Bapak Ibu insya Allah reg-reg lah kalau sudah mendapatkan KPLB ini hadiah-hadiah yang lain mungkin tetap bernilai tapi luar biasa ini puncak untuk penghargaan barangkali untuk Bapak Ibu ASN nanti adalah ada di kenaikan pangkat luar biasa
Di provinsi, ini jadi sistem rekognisi karir Bapak-Ibu, biasanya sudah pada di atas yang jadi juara dan finalis di dalam sistem box talenta. Kemudian juga nanti untuk mudah-mudahan dianugerah ASN, kita tunggu bersama Bapak-Ibu dari pusat. Jadi kami di Provinsi Jawa Barat sampai tahun 2026 tetap berkomitmen Bapak-Ibu, ini melakukan dan memberikan apresiasi untuk seluruh PNS ASN, P3K yang memang memiliki prestasi kinerja.
Ini nama-nama pemenang Bapak Ibu, ini mungkin Bapak Ibu ada yang kenal, mungkin ada yang bareng kemarin, ada yang mungkin melihat di media sosial. Ini kategorinya masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yaitu berdasarkan jenis karya, jenis karyanya Pak Aang.
Ini dokter hewan dari Kabupaten Garut, Bapak Ibu. Beliau karyanya adalah pengobatan tradisional dan herbal untuk optimalisasi kesehatan ternak petromak. Nah ini juara satu, selaku juara dua ini Pak
Dr. Haji Supriyadi SAG SHMH, ini mengangkat terkait dengan pesantren lansia Bapak Ibu. Kemudian juga Pak Tatang Hidayat dari Inovasi Kesling POC dan Pak Fing Hiu, ini dari Dinas Kesehatan di UPTD Puskesmas Cipaku Bapak Ibu dari Kabupaten Siamis.
Kemudian dari karya inspiratif, ini ada Bu Kim Igusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, beliau adalah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan saat mengajukan karyanya. Kemudian beliau adalah JPT, yang kedua adalah Bu Heni Entin Sulastri, beliau adalah JF.
Bapak Ibu di Kabupaten Kuningan, termasuk Bu Elis Nurhayati, ini sebagai jabatan fungsional, Kepala SMAN 2 Cibinong, Kabupaten Bogor, Dinas Pendidikan. Bapak Ibu ini dari provinsi. Untuk The Future Leader, Bapak Ibu ini ada Bapak Nur Hakim dari BKD Provinsi Jawa Barat, selaku analis kebijakan ahli pertama. Kemudian juga ada Bu Sofi Solihah dari Kota Tasik. Kemudian juga ada Dr. Risa.
Dr. Risa Wismalia MPD ini selaku guru ahli pertama dari Kabupaten Gayarut. Ini untuk kategori future leader. Dokumentasi penganugerahan Bapak Ibu. Alhamdulillah Bapak Ibu berkah untuk rekan-rekan tahun 2025. Ini disaksikan kurang lebih 3.500 orang untuk penganugerahannya di dalam kegiatan Abdi Nagri Menyulam Hari.
Jadi kami di BKD punya dua seksian Bapak Ibu, Abdi Nagri Menyulam Hari yang memang kita kumpulkan semua pegawai dan juga nanti yang tadi Pak Kepala sampaikan ini hanya untuk bebakti gitu ya, ngaprakawargi gitu nanti di Ciklet.
Nah insya Allah Bapak Ibu pengadugrahan yang 2026 pun akan kita lakukan dalam momentum yang sama Yaitu Abdi Nagri menyolam hari nanti disaksikan kurang lebih 3.000 orang ya Bapak Ibu untuk kegiatan di Sabuga Saat itu juga kita mengundang Bupati Wali Kota Bapak Ibu Karena Pak Gubernur hadir sehingga sebetulnya harapan kami itu menjadi atensi juga gitu ya Untuk pengembangan karir gitu ya Supaya terinformasikan juga karya-karya dari para kandidat
Bapak Ibu untuk tahun 2025 ya ini kita lakukan di Sabuga tapi kalau 2023-2024 ini kita lakukan mandiri di hotel gitu ya. Ini di 2023 di El Hotel ya kemudian juga 2020 ini kita lakukan ini saat COVID ya di Sabuga.
Lapangan gedung sate begitu di Aula Barat 2020, 2021 juga sama masih COVID-19, 2022 juga dilakukan Bapak Ibu. Tapi memang Bapak Ibu poinnya konsistensi kami Bapak Ibu di BKD Provinsi Jawa Barat dalam kondisi apapun. Mungkin hari ini lagi berisik soal efisiensi Bapak Ibu, kita tetap melakukan. Untuk setiap tahun kita berikan penghargaan, kita lakukan penganugerahan.
Kemudian Bapak Ibu untuk dari teman-teman ini patut bangga untuk para finalis Alhamdulillah baru saja kemarin TMT 1 April 2026
Maaf, 1 Mei ya. TMP-nya 1 Mei, karena kemarin nampaknya ada proses libur lebaran, sehingga biasanya sidang di BKN dilakukan di awal April, harus geser ya. Jadi kami menunggu informasi dari BKN. Baru tuntas, dan kemudian Alhamdulillah per Mei 2026, ini 4 pegawai dinyatakan lulus prestasi dan sidang prestasi di BKN, dan kemudian juga
di hadapan panelis dilakukan wawancara ini ada Pak Dwi Agus ini selaku finalis beliau mendapatkan KPLB ke 4C
keempat C, betul kemudian Pak Nur Hakim, ini dari 3C mendapatkan KPLB ke 3D ya, Bapak Ibu ini sudah 3D dan beliau adalah analis kebijakan ahli pertama, juara satu the future leader, Budia Bapak Ibu, ini dari 3B sebagai pelaksana, menjadi 3C kemudian Dr. Isep dari Jampang Kulon ahli pertama dari 3B ke 3C ini dilakukan terakhir 21 April baru beres wawancara Bapak Ibu, belum ke penetas
makanya agak terlambat nah gedung 1 lantai 5 di BKN ya Bapak Ibu ini dilakukan wawancara pendalaman sebelumnya ada sidang internal jadi kalau wawancara ini seperti kalau Bapak Ibu sudah terbiasa wawancara dengan tim penilai insya Allah lah Bapak Ibu bisa untuk finalis menghadapi wawancara dengan tim penilai dari BKN begitu
Ini proses yang menurut kami cukup membanggakan Bapak-Ibu ya, kenaikan pekat luar biasa. Kemudian selanjutnya, ini sebagai gambaran saja, walaupun 2024-2025 kita tunggu kabarnya masih belum ada. Jadi ada proses penilaian anugerah ASN Bapak-Ibu untuk base managerial dan base non-managerial.
Saat itu memang akhirnya dilakukan penyesuaian ya Bapak Ibu Sehingga untuk inovatif Pak Gin-Gin saat itu mewakili jenjang pertama gitu ya Kemudian Bu Erni untuk JA ya dari Bekasi mewakili jabatan administrator Pak Teguh ya Bapak Ibu Pak Lurah mewakili jabatan pengawas Dan saya sendiri saat itu masih di asesor mewakili base employee ASN untuk kategori jabatan non-managerial gitu ya
Dari 4 yang dikirimkan ke pusat, Alhamdulillah 2 diantaranya masuk sebagai juara 1 dan juara 2 Bapak Ibu. Artinya juga Alhamdulillah tim juri melakukan penilaiannya bisa noong Bapak Ibu seleranya di pusat itu seperti apa. Sehingga Alhamdulillah katakanlah juara 1, juara 2 dapat piagam dan penghargaan dari Pak Menteri Menpan saat itu.
Pak Azwar Anas dan juga ini dari Pak Basuki dan kalau Pak Teguh karpet merah Bapak Ibu, karpet merah tidak perlu pemberkasan, tidak perlu sidang langsung kenaikan pangkat luar biasa jadi saat ini Pak Teguh sudah 4A, tugasnya sudah berpindah kemarin kebetulan di Lurah, sekarang sudah di Sekcam kemudian saya juga sudah alih tugas, terakhir kemarin tahun lalu di Asesor
Kemudian dapat KPLB Bapak Ibu di 4A dari 3D, kemudian diamanahi tugas jadi Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan. Jadi dulu peserta, sekarang yang ngurus Bapak Ibu. Insya Allah mudah-mudahan semuanya lancar. Bapak Ibu ini gambaran sidang, jadi cukup menegangkan saat sidang berlangsung.
Dulu saya dengan Bukadis Kominpo, Bu Ika dan Pak Gin-Gin, ini kita gelombang pertama di 2025 melaksanakan wawancara dan pendalaman langsung dengan Kepala BKN dan seluruh jajaran Eselon I, Bapak Ibu. Jadi dari Wakil Kepala BKN, para deputi juga hadir. Ini dilakukan pendalaman, Bu Ika dari 4D ke 4E, kemudian Pak Gin-Gin dari 4C ke 4D, dan saya sendiri dari 3D ke 4A.
Ini dilakukan dan kita serahkan Bapak Ibu di 25 April, karena kebetulan di periodenya 1 April. Jadi sama, saya dengan Bukadiskominfo itu 1 April 2025. Sehingga penganugerahan bisa dilakukan di 25 April 2025. Oke, Bapak Ibu masih lanjut. Ini sedikit kendala teknis, mohon maaf Bapak Ibu. Oke.
Bapak Ibu, itu rangkaian sampai dengan pendaptaran. Kita sampaikan dari tahapan. Saya pikir sudah sangat komplit bagaimana kita menyampaikan dari mulai perubahan kategori Bapak Ibu, kemudian juga dari jumlah peserta dari setiap kabupaten, kota, dan perangkat daerah, termasuk tahapan dari...
pemberkasan, seleksi administrasi portfolio, kemudian juga wawancara, setelah wawancara visitasi, lanjut aduga gasam, dan juga terakhir sampai benefit dan juga tindak lanjut untuk para peserta. Kemudian Bapak Ibu, selanjutnya saya dibantu sama Pak Haji Dede selaku ketua tim penghargaan. Ini yang hari-hari nongkrongin Bapak Ibu, rekan-rekan yang
yang mendaftar seleksi PNS berprestasi di 3 tahun terakhir mungkin untuk sebagai gambaran Bapak Ibu poinnya kami ingin memperlihatkan bahwa seleksi ini dilakukan fair untuk PNS Kabupaten Kota dan Provinsi
Pak Haji, monitor, barangkali bisa dilanjutkan penjelasan untuk periode ini, 3 tahun terakhir. Saya masih standby, masih bergabung. Nanti kita lakukan Q&A bareng-bareng, ada quiz juga. Jadi sekarang Pak Haji, mengak kami serahkan dulu ke Pak Haji Dede selaku ketua tim penghargaan. Mengak, insya Allah siap. Baik, kita lanjutkan. Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bapak dan Ibu yang saya hormati dalam acara sosialisasi ini kami juga ingin menginformasikan kepada Bapak dan Ibu baik ASN di Kebupaten Kota maupun di perangkat daerah Provinsi Jawa Barat bahwa pendaftaran seleksi PNS Pertentasasi atau ASN Pertentasasi dalam 3 tahun terakhir ini
Alhamdulillah memang responnya cukup baik tetapi mungkin belum sesuai dengan harapan ya masih terdapat perangkat daerah khususnya yang di tingkat Provinsi Jawa Barat yang belum menyampaikan atau mengutus perwakilan dari perangkat daerah untuk mengikuti asimilasi salah satunya adalah next itu tahun 2023
Itu dari 38 perangkat daerah, hanya ada kurang lebih 24 yang mendaftar. Masih terdapat perangkat daerah yang memang belum mengirimkan perwakilannya. Itu tahun 2023 ada 108 jumlah pendaftar dari perangkat daerah Provinsi Jawa Barat. Yang tersebar dari 54 inovatif,
kemudian 36 yang inspiratif, dan visualisatornya 18. Ini memang masih perlu ada dorongan-dorongan dalam keikutsertaan seleksi AS Interprestasi di tahun 2026 ini. Next, tahun 2024 juga sama ya.
Tahun 2024 juga sama. Ini masih terdapat perangkat daerah yang memang belum mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti ajang seleksi ASN berprestasi. Memang agak menurun tahun 2024. Itu sebanyak 75 penggawai yang mendaftarkan diri. Mungkin ini karena belum secara meluas ya.
Terkait dengan keikutsertaan seleksi ASN dan testasi di tahun 2024. Next. 2025 juga demikian.
Jadi masih kurang perhatian dari perangkat daerah untuk mengikuti ajang seleksi ASN dan prestasi. Dan mudah-mudahan di tahun 2026 ini perangkat daerah Provinsi Jawa Barat dapat mengirimkan semua keterwakilan
dari pegawai yang ada di lingkungan pemerintah daerah provinsi Jawa Barat tadi disampaikan bahwa maksimal di perangkat daerah itu 9 ya
Jadi semua kategori itu dapat diikuti dari perangkat daerah. Ada 9, 1 dari DPT, kemudian ada dari kategori-kategori yang lainnya itu diwakili oleh 2 orang, termasuk P3K. Dan mudah-mudahan ini juga bagi P3K menjadi peluang untuk mengikuti ASN berprestasi ini.
Dari Kabupaten Kota, Alhamdulillah dari tahun 2023,
Dari tahun 2023 itu selalu mendominasi peserta yang mengikuti seleksi ASN dan prestasi. Tahun 2003 ada 162, dari kebetulan kata hanya 2 kabupaten yang tidak mengirimkan perwakilannya. Dan tahun 2024 hanya 1 yang tidak mengirimkan pesertanya.
hampir semuanya mengirimkan perwakilan untuk mengikuti ASN berperisasi.
Dan selanjutnya di tahun 2025 juga ada satu kabupaten kota yang tidak mengirimkan. Dan rata-rata semua kabupaten kota mengirimkan perwakilan untuk mengikuti ajang ASN berprestasi ini. Dan mudah-mudahan di tahun 2026 ini semua kabupaten kota, baik perangkat daerah, juga perintah provinsi dapat mengirimkan perwakilan
peserta untuk mengikuti ASN berprestasi dan lebih semarak lagi ya karena ini juga disesuaikan kategori dengan jenjang jabatan ASN di lingkungan pemerintah kabupaten kota maupun di tingkat provinsi. Pemimpin yang saya hormati selanjutnya
Untuk pendaftaran, untuk pendaftaran ini seluruhnya segala bentuk pengelolaan, pendaftaran, dan penilaian peserta seleksi ASN dari prestasi ini
Itu melalui aplikasi e-penghargaan. Silakan Bapak dan Ibu kita bisa scan barcode untuk masuk ke sistem aplikasi e-penghargaan ini atau kita bisa mengetik ke kinerja.jabaroprop.id dari list penghargaan.
Nah perbedaannya untuk Kabupaten, Kota dan ASN Provinsi. Untuk ASN Provinsi itu bisa login langsung melalui Jabar Smart ASN. Atau melalui siap Jabar juga sudah bisa langsung. Di situ ada pilihan layanan
kemudian bisa masuk ke e-penghargaan berbeda dengan yang dari Kabupaten Kota itu harus daftar akun terlebih dahulu supaya bisa masuk ke ASN seleksi ASN terprestasi Insyaallah mungkin bisa dimulai hari esok ya tanggal 16 Juli itu bisa mulai daftar ya
untuk mengikuti ajang ASN berprestasi. Untuk selanjutnya, Bapak dan Ibu, kita mungkin bisa memperhatikan mengikuti untuk tutorial pendaftaran, kemudian verifikasi validasi. Nanti mungkin bisa dibantu oleh Kang Rijal untuk menampilkan video-video tutorial terkait dengan
penaptaran, kemudian fasilitator juga. Dan silakan bisa ditayangkan melalui aplikasi Zoom meeting ini. Nggak, silakan. Nggak bisa. Oh, nanti aja. Oh, nanti. Karena memang ada kendala teknis.
Jadi untuk tayangan tutorial terkait dengan seleksi ASN berklasiasi ini mungkin bisa ditunda terlebih dahulu. Dan selanjutnya untuk acara selanjutnya kami serahkan kembali kepada MC. Terima kasih atas segala perhatiannya. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Baik Bapak Ibu Tadi ada sedikit tadi pada tadi katanya ada tutorial ya Untuk Bapak Ibu Ada 5 video yang tadi ditayangkan di layar
Tentunya nanti Bapak Ibu kami persilahkan juga untuk menaksikan di barcode ataupun nanti teman-teman dari UMAS, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat akan men-share link tersebut di Instagram ISN Berprestasi ataupun di Instagram Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat.
Nah, Bapak-Ibu mohon izin ada video tutorial pada saat ASN berprestasi. Boleh dipelajari juga untuk para fasilitator kepegawaian dan juga Bapak-Ibu ASN baik dari perangkat daerah atau
Ataupun Kabupaten Kota, kami persilahkan juga untuk melihat tutorial pendaftarannya seperti apa. Ataupun juga P3K dari lingkup pemerintah perangkat daerah Provinsi Jawa Barat ataupun dari Kabupaten Kota, kami persilahkan ada videonya. Ada 5 video, kami persilahkan untuk dipilih sesuai dengan kebutuhan Bapak-Ibu dalam mengisi ataupun mendaftar dari ASN Represensi Provinsi Jawa Barat tahun 2026 ini.
Terima kasih.
Bapak-Ibu sekalian, KPU Kanunda, Profesor Insinyur Ridwan Sutriyadi, MT, PhD, IAP, IPU, saya persilahkan, dan juga Dr. Ferry Hardianto, SEMA, yang telah hadir. Saya persilahkan untuk memberikan sosialisasi penilaian dan tata cara pembuatan makalah. Sudah hadir, Bapak? Mohon izin, Prof? Ada, Pak.
Nah, Prof. Ridwan sudah hadir Bapak ya. Alhamdulillah. Suara saya terdengar. Saya terdengar. Sudah terdengar sangat jelas Pak. Iya, iya, iya. Pak Ferry, ada Pak Ferry. Saya duluan. Bangga Pak. Iya Bapak. Pak Kepala BKD Jabar, terus kemudian Bu Kabin, Pak Dede, dan tim dari BKD Jabar, Bapak semuanya, perkenalkan saya Ridwan.
Saya tim penilai, tapi mungkin lebih senior Pak Ferry dibandingkan dengan saya. Saya ingin menyampaikan kalau tadi Bu Kabin sudah menjelaskan secara detail, secara rinci terkait dengan kegiatan ASN berprestasi di Provinsi Jawa Barat ini. Mungkin kalau saya karena terlibat juga di beberapa kegiatan ASN
penilaian begitu ya kegiatan yang lain begitu ya itu juga bisa apa menjadi menarik untuk kegiatan apa SN berprestasi di provinsi Jawa Barat sebagai kita ketahui bersama bahwa Jawa Barat merupakan provinsi yang relatif besar dilihat dari luasan wilayah terus kemudian yang kedua jumlah dan kepadatan penduduknya
Kemudian selain itu dilihat juga dari keragaman lapangan usahanya. Beberapa hari yang lalu, saya baru selesai menjadi asesor juga sebagai tim penilai independen, sama juga seperti ini, tetapi untuk kegiatan lain di level nasional, yang menginformasikan bahwa ketika itu yang dilombakannya, mungkin bukan orang per orang,
tetapi itu kabupaten, kota, dan provinsi, ada karakteristik khas yang berhubungan dengan ketercapaian pembangunan daerah, kemudian nilai PDRB, lapangan usaha yang tersedia. Tapi ketika LOM ASN berprestasi yang menempel di
Masing-masing insana ASN di Provinsi Jawa Barat itu menjadi sesuatu yang khas mungkin ya. Dari kegiatan yang bertahun-tahun sama mungkin mirip dengan lamanya dengan keterlibatan di ASN berprestasi di Provinsi Jawa Barat di level nasional itu.
Jawa Barat termasuk juga provisi yang terpandang dalam hal masuk ke dalam long list calon juara demikian juga dengan beberapa kaupaten kota tapi yang menarik dari kegiatan tersebut begitu ya
Tidak mungkin menjadi nasional begitu ya Bila tidak ada peran ASN-nya itu sendiri gitu ya Selain ASN yang menjadi menarik ialah ekosistem bekerjanya begitu ya Dan tertunjukkan bahwa dari tim penilai ataupun dari institusi di level pusat Tertunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat termasuk yang ada Kalau dari sudut pandang ASN-nya itu agent of change-nya begitu ya
Bahkan ada beberapa ide atau tema inovasi yang berasal dari Provinsi Jawa Barat itu ditularkan ke tempat lain. Meskipun di tempat lain bisa berjuluk atau bernama yang sama ataupun bertransformasi menjadi inovasi yang lain. Tapi itu semua bermula dari...
Insan ASN di Promosi Jawa Barat itu sendiri Baiklah mungkin ketika saya menjelaskan ini Tidak terlepas dari latar belakang Keilmuan saya di bidang perencanaan dan kota Dan juga ada penafian terlebih dahulu Bahwa berapa tayangan disini Menggunakan bantuan artificial intelligence Supaya lebih jelas, lebih menarik Dan mudah dipahami Nah saya mungkin dimulai dari sini dulu Dan ini sepertinya untuk beberapa
audience ataupun pemirsa yang ada di sini sepertinya sudah apa memahami bahwa saya suka mengutip buku ini bukunya yalah planning under pressure ditulis oleh Rendan Hickling tahun 2005 ini menunjukkan bahwa
Perencanaan di level publik, baik di level provinsi ataupun di level kabupaten kota ataupun di level yang lebih rinci, selalu berada pada kondisi under pressure. Ada di level inti pusatnya yang menunjukkan bahwa insan-insan ASN itu ditantang untuk
memilih tindakan-tindakan secara strategis untuk merespon realitas yang terjadi di lapangan. Kemudian dalam konteks input prosesnya, berbagai macam pengaturan berusaha untuk dilakukan dalam konteks sistem pengambilan keputusan. Ini tidak terlepas dari pola pikir seorang perencana yang memang landasan keilmuannya yang pertama ialah terkait dengan
Teori yang berhubungan dengan informasi. Dan yang kedua. Itu yang berhubungan dengan. Hobi membuat atau mengintervensi sistem. Atau cybernetika itu. Mengintervensi sistem menjadi satu. Ada dalam bentuk policy analysis. Ada yang berbentuk social learning. Ada social reform dan social mobilization. Ataupun kombinasi di antara itu. Nah terus kemudian ada juga.
Tekanan lingkungan begitu ya Tekanan baik dari atas ke bawah begitu ya Faktor eksternal yang terus begitu ya Menekan proses meliputi Ada turbulensinya apalagi kalau sekarang ya Terjadi efisiensi fiskal begitu ya Kemudian yang lainnya Senantiasa dituntut adanya satu output begitu ya Output progress, output kemajuan begitu ya Nah seperti bagaimana itu bisa dilakukan
Kemudian yang menjadi menarik ialah ini sebelum memang harus mendorong terciptanya tadi bu Kabin cerita ada inovasi, ada inspiratif, ada inspirasi. Kita juga sebagai perencana, ini dari buku yang sama, harus memahami dunia perencanaan pembangunan di daerah itu selalu ada unprededitinya.
Ketidakpastiannya Ketidakpastiannya dari tiga sisi Begitu ya, dalam sisi nilai Dalam sisi lingkungan Environment, dan dalam sisi Decision making process Pengambilan keputusan Nah
Seringkali kalau dalam Unpacted Values itu kita tidak tahu nanti, tidak tahu pasti apa yang sebenarnya paling diinginkan atau diprioritaskan oleh masyarakat atau pimpinan di masa depan. Tapi kita harus bisa membaca itu. Baik dari satu sisi kebutuhan masyarakat dan mana yang menjadi program prioritas dari pimpinan itu sendiri. Ini sangat lekat dengan
kegiatan sehari-hari dari ibu bapak. Nah ini ada SCA, Strategic Choice Analysis di buku Planning Under Pressure itu. Nah biasanya diatasi dengan klasifikasi kebijakan mana yang paling prioritas. Bukan cara menunggu kebijakan itu matang secara pasif, melainkan secara aktif merancang mana, mencoba saja kebijakan-kebijakan tersebut.
Terus kemudian dalamnya juga berusaha melibatkan publik untuk memancing kejelasan atau arah nilai ataupun kebijakan tersebut. Bahkan ada pelatihan khusus yang berhubungan dengan ini, RIA begitu ya. Ketika kebijakan coba dilaksanakan begitu terus kemudian dievaluasi lagi kebijakannya itu begitu ya.
Kemudian yang kedua, unpredicted environment. Kita kekurangan data teknis atau model prediksi begitu ya. Kita tidak mampu menangkap dinamika lapangan yang kompleks. Nah ini mungkin terjadi ketika kita pertumbuhan ekonomi sebelum pandemi begitu ya. Terus kemudian ketika pandemi begitu ya. Dan pasnya pandemi seperti sekarang begitu ya.
Nah itu seperti bagaimana kita harus bertarget membuat satu permodelan simulasi begitu ya. Nah oleh sebab itu kalau tadi disampaikan sebelum pandemi itu ada empat tradisi merencana begitu ya. Membuat kebijakan begitu polisi analis, social learning, social reform, dan social mobilization. Jadinya kita harus terbiasa untuk bertransformasi. Kemarin, baru saja kemarin, kemarin silam itu
Saya menghadiri usulan proposal untuk perencanaan akli utama salah duanya itu dari Provinsi Jawa Barat. Dan ini saling berkaitan antara sosok ASN-nya itu dan terus kemudian membawa
tempat di mana bekerja yang memang tempat di mana bekerjanya itu daya administrasi yang sudah langganan menjadi juara. Itu terjunjakan di situ. Kemudian berikutnya, decision making proses. Kita tidak bisa memutuskan aksi kita sekarang karena keputusan intervensi dari agenda atau aktor lain belum ketahuan ujungnya. Seringkali kita bisa
Oh iya, bersingkat, baiklah. Kita tidak bisa memutuskan aksi kita sekarang karena keputusan intervensi dari agenda atau aktor lain belum ketahuan ujungnya. Nah tapi seringkali ini pun kita tetap dituntut untuk memberikan satu progres.
Dengan melalui adanya komunikasi antara lembaga yang aktif gitu dan tercatat, negosiasi yang secara informal gitu ya. Makanya di sini juga selain fokusnya ialah untuk menyiapkan ASN berprestasi, inovatif, dan inspiratif dengan lima kategori itu tadi, begitu ya.
Saya menyisipkan beberapa teori begitu yang kalau tidak sempat disampaikan silahkan mungkin oleh ibu bapak bisa dibaca. Selain ini salah satunya ialah planning under pressure itu. Planning under pressure berikutnya ialah kita harus memahami juga berbagai macam persoalan yang sebelum kita memberikan ramuan untuk menyelesaikannya ternyata ada lima kategori persoalan tersebut begitu ya.
Ada yang berhubungan dengan lingkungnya, ada yang berhubungan dengan kompleksitasnya, ada yang berhubungan dengan konflik, ada yang berhubungan dengan ketidakpastian, ada yang berhubungan dengan hanya sekedar harus menunjukkan progres saja. Jangan disentuh. Tadinya kotoran sudah ada, yang nyapu di situ itu yang lebih sederhana. Tapi yang lainnya mungkin yang menjadi lebih membutuhkan intervensi yang lebih. Jadi yang nomor lima itu yang paling mudah.
Bagaimana ini dalam konteks yang lebih luas, dalam konteks UK terkait dengan ASN pada skala global? ASN pada skala global itu ada yang terbaiknya di beberapa negara. Singapura, Estonia, Kanada, dan Denmark. Yang Singapura itu apa keungguran mereka? Mereka memiliki literasi data tingkat tinggi.
Dan terus kemudian berpikiran adaptif, fokusnya pada efisiensi layanan yang bisa lintas unit. Terus kemudian kalau Estonia, ini penguasaan penuh pada keamanan digital. Karena ketika menyatu dengan Eropa, Estonia ini menjadi fokus kepada pengembangan teknologi digital.
Kemudian yang Kanada dan Nerma ini pendekatannya berpusat pada masyarakat Empati tinggi dan adaptif terhadap keberagaman Nah kembali lagi ke SN Berperilai Provinsi Jawa Barat Itu ada dua begitu ya Ada karya inovatif dan inspiratif tadi sudah disinggung oleh Bu Kabit begitu ya
Kita lewat saja Nah seringkali kalau yang inovatif itu inovatif di sudut pandang yang mana Setidaknya mungkin ini kalau di buku saya Ada inovasi itu bisa berupa penataan institusional baru gitu ya Beserta kerangka kerjanya bisa berupa demokratisasi baru Yang berhubungan dengan upaya untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat begitu ya
Bisa juga bentuk baru dari keterlibatan masyarakat, ada proses pelayanan yang baru, ada solusi baru dari sudut pandang
manajerial dan organisasi, ada teknologi baru berikut aplikasinya tapi dalam konteks tentu saja tetap kelola pemerintahannya. Terus kemudian inovasi dengan inspirasi berbeda dengan yang dilakukan di ITB. Kami ada paket pelatihan yang namanya Adhira Jasa Danesa itu untuk korporasi di dalam ITB dan korporasi lainnya di luar ITB yang
Seringkali kalau yang di luar ITB itu concernnya ke privat begitu ya. Nah ini berbeda dengan ASN berprestasi itu. Ada dua hal yang menjadi penting yaitu kepentingan publik atau public concern dan kepedulian terhadap publik atau ada public interest dan public concern begitu ya. Yang ini kedua-duanya menjadi pertimbangan begitu ya.
Mulai dari satu sisi ketika memikirkan kepentingan publik Harus ada penyediaan air, akses rumah sakit, dan seterusnya Tapi kalau kepedulian, bagaimana proses warga Tarif transportasi yang naik, kasus pungutan liar di macam-macam Biaya parkir yang mahal pada hari-hari tertentu, di lokasi tertentu Ini menjadi dua hal yang menjadi penting Terus kemudian
kita tidak ingin apa inovasi atau inspirasi itu muter-muter disitu saja jadi harus ada payang menyelesaikan persoalan yang akut menyelesaikan persoalan saat ini mengantisipasi kebutuhan mendatang dan membentuk masa depan untuk konteks provinsi Jawa Barat sebagai ilustrasi begitu ya nah kategorinya sebetulnya tadi sudah disampaikan tapi ini katanya dipersingkat jadi mungkin
Yang pertama jabatan pembinaan tinggi pertama terbaik setidaknya ada lima kata kunci itu yang menjadi penting. Arah strategisnya seperti bagaimana, perubahan sistemiknya seperti apa, kolaborasi lintas sektor, kebijakan yang sifatnya resmi, kemudian ada dampak skala daerah dalam hal ini ada dalam konteks keupatan kota ataupun proses Jawa Barat bahkan yang lebih luas lagi begitu ya. Bisa pada tataran internasional ataupun global.
Kemudian yang kedua, jabatan administrator terbaik, apa lima kata kuncinya? Ada yang pertama itu, bukan sekedar manajerial, tapi manajerial tim. Kemudian yang kedua, perhatian terhadap unik kerja, terutama kinerjanya. Yang ketiga, tadi itu, UV, UE, UR, Amplified Value Development and Decision Making Process, ini diterjemahkan oleh jabatan administrator ini, penerjemahan kebijakan. Terus kemudian yang keempat,
Dua kata kunci lainnya adalah koraborasi antarbagian, antarunit, dan potensi untuk melakukan replikasi. Jabatan pengawas terbaik, ini apa lima kata kuncinya? Ada sudut pandang operasional, terutama supervisi operasional.
Yang berhubungan dengan level pengawas ini juga berhubungan dengan lapangan. Terutama berhubungan dengan pendalian lapangan. Terus kemudian levelnya menjadi skalanya harian. Masalah teknik sehariannya seperti apa. Kemudian disiplin kerja tim. Ini dalam konteks bukan hanya orang per orang, tapi harus ada tim dan kelancaran layanan. Tentu saja karena dalam konteks domennya publik. Kemudian best employee. Lima halnya itu ada kepraktisan.
Yang sifatnya solusi praktis yang mandiri Kemudian yang kedua tugas jabatan rutin Yang ketiga efisiensi waktu kerja Yang keempat sikap pelayanan langsung Dan yang kelima ini yang berhubungan dengan upaya untuk menolakan kesalahan kerja Atau ini kalau dalam konteks keinsinyuran K3L begitu ya
Kemudian yang terakhir, PPPK ini lima kata kuncinya, ada kontrak kinerja yang terukur, ini keterukuran, dimensi keterukuran. Kemudian yang kedua yang mirip dengan itu, akuntabilitas. Bukan hanya akuntabilitas, tapi akuntabilitas yang berhubungan dengan hasil. Yang ketiga itu disiplin, terutama dalam konteks kepatuhan. Yang keempat itu berhubungan dengan layanan, tapi...
Apa value addednya begitu ya nilai tambahnya Dan yang terakhir ialah profesionalisme dalam konteks kerja Ini mungkin ada yang ngerinci yang berhubungan dengan tadi bukti Yang harus dilampirkan juga tadi secara detail oleh Bu Kabin sudah disampaikan Begitu terkait dengan bukti Youtube itu ya Nah bagaimana dengan lanjutannya itu tadi ya
Biasanya ini diperinci begitu nanti mungkin bisa dibaca ada kalau untuk JPT ini kesaksian kepala daerah yang eksternalnya seperti bagaimana administrator terbaik itu atasan, bawahan ataupun rekan penguasa terbaik ada atasan, ada bawahan ataupun masyarakat luas gitu ya best employee rekan kerja dan masyarakat PPPK itu atasan dan eksternal Hal-hal penting yang harus diperhatikan tadi singgung juga oleh Pak Dede, oleh Bukabit
Oleh Pak Kaban juga menggunakan akun yang tepat saat pendaftaran. Pak Dede tadi cerita ada dua gitu ya. Ketepatan jenis karya, jangan sampai salah kamar, dukungan pengelola, penghargaan gitu ya.
Nah ini tadi bagaimana kemampuan masing-masing kategori itu menjabarkan judgment of balance itu lima hal itu Mungkin nanti bisa dibaca gitu ya untuk masing-masing tahabannya Ini juga jabaran bagaimana public concern dan public interest begitu ya Dalam konteks inovatif dan inspiratifnya begitu ya
Dalam konteks inovatif misalnya diwujudkan pada kemampuan kandidat melakukan identifikasi dan perumusan masalah yang real di lapangan. Konspiratif ini terwujud melalui kepekaan sosial. Kalau public interest dalam kriteria penilaian ini dinilai secara
sangat dominan pada bobot kemanfaatan karya dan daya ungkit atau dampaknya di semua kategori jabatan. Kemudian dalam uji lapangan, tim penelai melakukan observasi ini untuk level selanjutnya ketika lolos di berikutnya. Tadi ini disinggung oleh Bukabin, ada hubungan antara nilai dasar ASN dan filosofi daerah,
Dihubungkan juga dengan tema saat ini. Terus kemudian yang berikutnya yang menjadi penting adalah peran teknologi. Kita sekarang teknologi sudah banyak. Apalagi AI bahkan set menggunakan juga. Tapi jangan lupa untuk posisi teknologi itu. Nah di sini mungkin nanti bisa dibaca. Posisi teknologi itu seperti bagaimana untuk masing-masing jawatan. Dan...
Diharapkan bukan hanya Sekali saja menggunakan teknologi itu Ketika melakukan pilihan Teknologi ada konsekuensinya Nah oleh sebab itu disarankan Ada peta jalannya Karena mungkin saja ketika teknologi hadir Ekosistemnya belum terbentuk Dan belum di train Supaya manusianya Kebetulan dua minggu yang lalu Saya balik dari penilaian Provinsi Sulawesi Selatan Bagus
Teknologinya yaitu bantuan hardware untuk daerah yang terisolir terkait dengan pembelajaran jarak jauh. Tetapi ternyata ada yang mirip dengan Provinsi Jawa Barat juga. Karena keragaman bahasa itu menjadi kendala. Dan mentrain siapa yang akan memberikan materinya supaya bisa memahami secara interaktif
Bukan hanya materi yang disampaikan Tapi feedback yang disampaikan oleh Pengguna dari layanan tersebut Begitu ya Nah ini dari 5 itu Saya rekognisi Nah ini tahun kemarin Tahun kemarin itu Lebih dari 50% Sudah memiliki haki Begitu ya
Tapi haki bukan satu-satunya karena ada rekognisi yang lain begitu ya. Apa itu rekognisi yang lain? Pengakuan, penghargaan ataupun pengenalan formal terhadap suatu hal ataupun kualifikasi tertentu begitu ya. Nah ini mungkin penjabarannya kalau
Kita melihat KPBI, Kamus Besar Bahasa Indonesia, dan juga ada juga terkait dengan pendefinisian haki tersebut. Bagaimana cara memperolehnya. Ada yang bilang, oh gampang sekali, begitu ya. Terus kemudian tinggal daftar, dan itu murah, begitu ya. Tapi jangan lupa ada masa berlaku dan contoh realnya. Nah ini contohnya seperti bagaimana untuk masing-masing
apalah tahapannya terus kemudian kita harus memahami juga isu-isu yang terkini begitu ya selalu diantaranya dynamic governance ini yang memahami ini saya pernah membahas menjadi apa penguji dan bahkan pemimpin mungkin salah satu kepala BKP SDM gak tau sekarang masih atau belum salah satu kabupaten kota sekarang di Provinsi Jawa Barat begitu ya
Jadi sekarang kita berhubungan dengan orang-orang yang terutama Provinsi Jawa Barat ya Itu sudah melayak teknologi begitu ya Melayak proses pembangunan Jadi kita berhubungan dengan able people sebetulnya Dan terus kemudian sudah ada teknologi yang memungkinkan proses itu bisa berjalan dengan cepat Demikian juga dengan prosedurnya Jadinya kita berhubungan dengan agile proses Oleh sebab itu begitu ya
Kapabilitasnya harus dilihat juga per kategori itu tadi. Thinking ahead, thinking again, thinking across, dan culture dan perubahannya itu seperti bagaimana, itu bisa dilihat di sini untuk masing-masing tahapan. Terus jangan lupa, yang seringkali ada buku tulisannya Dave Richards terkait dengan Seven Seasons of Innovation, karakteristik kesalahan
asal melakukan inovasi ataupun inspiratifnya. Nah salah satunya mungkin di sini yang poin pentingnya yalah lack of vision. Jadi kurung batok, kalau dalam bahasa Sunda, sementara di tempat lain sudah jauh berkembang, kita merasa bahwa itu inovasi. Jangan lupa bahwa Provinsi Jawa Barat itu merupakan provinsi yang terpandang di level nasional karena seringkali inspirasi, inovasi, ataupun
Inspiratif orang-orangnya itu Ditelah dani oleh Insan-insan ASN di Provisi yang lain Nah ini kita tunjukkan Seven Seasons of Innovation untuk masing-masing kategori Mohon maaf ini ngebut Terus kemudian ada juga kemampuan berkomunikasi Getting to Yes, ini salah satu contoh Untuk konteks publik Nah bagaimana untuk 5 Kategori ini ada disebutkan disini Nah yang sering terjadi mungkin Beberapa hal yang berhubungan dengan
Jadi bukan menceritakan seperti yang kata Pak Rizal tadi, karena sudah ada resmi di buku pedoman, tetapi yang sering kali ini, sering terjadi kesalahan, narasi terlalu fokus pada hal-hal teknis, dan lain-lain.
yang peta jalannya kepanjang tidak memuat strategi pelembagaan regulasi begitu ya bukti dukung juga demikian ini ada untuk masing-masing kategorinya dan ada juga berbagai macam persoalan secara teknis tautan video begitu ya tidak bisa dilihat begitu ya atau ketika dibuka kurangan iya, fatwa permohon Prof fatwa-fatwa semuanya tadi saya cek sudah kita saksikan bersama-sama
Langsung saja kita ke pembahasan berikutnya. Kami mengundang Dr. Ferry Herdianto SEMA. Sudah hadir, Pak Ferry? Ya, siap, Mangga. Siap, Pak. Saya persitakan, Pak. Pak sudah melayar, Mangga. Ya, baik. Langsung saja, ya. Pak, langsung saja. Baik, Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bapak-Ibu sekalian. Saya hormati dan saya kagumi Bu Kabit, Bu Nenden, Pak.
dan juga teman-teman di BKD bidang penghargaan yang setiap tahun rutin menyelenggarakan SM berprestasi Provinsi Jawa Barat serta rekan sesama juri Pak Profesor Ridwan Sutriesta Bapak Ibu sekalian baik yang dari PD Provinsi Jawa Barat ataupun juga teman-teman dari BKP SDM Kabupaten Kota baik
Saya melanjutkan saja mungkin materi sosialisasi ini yang mengarah atau memfokuskan kepada poin-poin yang menyangkut nanti penilaian. Karena penilaian ini sangat melekat dengan proses tahapan seleksi Bapak-Ibu. Jadi mohon ini menjadi pegangan sehingga nanti
bisa disosialisasi Bapak Ibu di masing-masing instasinya dan menjadi pegangan sehingga katakan tidak banyak yang harus kugur di tahapan ke-1 yaitu seleksi portfolio ataupun juga nanti berhadapan dengan seleksi 2 yang tadi Bu Nenek juga katakan wawancara lalu seleksi 3 visitasi lapangan dan seleksi 4
di adu gagasan yaitu di grand finalnya jadi semuanya bersambung Bapak Ibu dan ini mohon dijadikan sebuah pegangan ya sehingga nanti katakan tidak ada salah masuk kategori ketika waktu pendaftaran ataupun submit dokumen dan sebagainya baik saya mulai mohon izin ya untuk saya share screen
Sudah terlihat ya, Bapak Ibu ya. Jadi, kalau tadi Prof. Ridwan itu mengarahkan kepada bagaimana sebenarnya makalah yang harus dipaparkan sebagai sebuah ide ataupun juga pembuktian dari kinerja prestasi calon kandidat yang nanti akan mendaftarkan dirinya di ajang ASM Berprestasi tahun 2026.
Dan tadi juga sudah dipaparkan oleh Ibu Nenden dengan sangat detail bahwa ada perbedaan proses kategori dan penjenjangan di ASN berprestasi tahun-tahun sebelumnya dengan yang 2026. Karena berusaha untuk mengikuti pola format yang sama dengan kompetisi di level nasional ya. Sehingga nanti tidak perlu lagi ada penyesuaian ataupun juga pengkaderan untuk mempersiapkan di level nasional.
Sehingga sudah bisa langsung kita masuk ke dalam kandidat yang semestinya. Jadi Bapak Ibu kalau kemarin itu terbagi berdasarkan kepada fungsinya, yaitu fungsi inspiratif, fungsi inovatif, dan fungsi future leader. Kalau tahun ini tidak. Tahun ini didasarkan kepada penjenjangan level administrasinya ataupun jabatannya.
yaitu JPT, media JPT, Pratama, lalu administratur, pengawas, dan kemudian yang non-manajerial, yaitu teman-teman di fungsional, dosen, dan juga P3K. Dan hal inilah yang nanti membedakan bagaimana penilaian oleh tim juri terhadap pengkategorian yang ada di tahun 2026 ini. Baik-baik.
Materi untuk tematiknya juga sudah disampaikan dan itu ada 16 tema yang sekiranya bisa masuk untuk menjadi usulan ataupun jadi materi sebagai dasar pendaftaran untuk mengikuti PNS Perprestasi tahun ini.
Ada tema tentang pangan pertanian, energi, transportasi, lingkungan hidup, pelayanan publik, manajemen pemerintahan, perencanaan pembangunan, dan lain-lain. Ada 16 ya. Sehingga nanti bisa Bapak Ibu untuk diinformasikan siapapun kandidatnya itu agar memilih satu daripada 16 tematik ini. Lalu yang berikutnya adalah penjenjangan tadi ya, seperti saya sudah katakan.
Ada JPT media, JPT pertama, administrator, pengawas, dan base employee. Base employee ini terdiri dari yang non-managerial yang bisa fungsional dan kemudian juga P3K. Nah, untuk itu maka beberapa hal yang harus diperhatikan atau dipertimbangkan itu bagaimana kandidat nanti harus mengetahui apa komponen kriteria dan bebuat penilaiannya.
Bapak Ibu kalau bisanya melihat tabel ini nanti mohon baca dari kanan ke kiri Bukan dari kiri ke kanan biar lebih cepat untuk bisa menangkap apa yang diinginkan oleh panitia Misalnya katakan ini, yang pertama itu yang harus disediakan adalah dedukung judul karya inovasi atau inspirasi dan dampaknya Lalu link video, lalu link testimoni
Nah, baru kemudian isinya apa saja melihat ke kirinya. Kolom-kolom yang berada di kirinya. Judul, karya, link video, link testimoni, itu menyaku tentang pelayanan prima. Pelayanan prima itu apa? Tentang pohon bacanya nanti dari kanan ke kiri. Sehingga Bapak-Ibu nanti akan bisa memenuhi
Apa materi-materi yang harus disubmit dan disediakan agar bisa nanti masuk ke dalam seleksi tahapan yang pertama. Baik, lalu yang kedua yang dilihat nanti adalah foto profilnya. Karena ini semua nanti akan sebagai sebuah attachment atau lampirannya ketika Bapak Ibu nanti melakukan pendaftaran untuk seleksi tahap pertama.
Lalu portfolio, eh, foto profile, lalu surat rekomendasi dukungan pimpinan, lalu juga daftar riwayat hidup terbaru ataupun CV. Tinggal direvisi saja sampai kepada waktu terakhir Bapak Ibu submit. Kalau misalnya satu dua hari ingin submit sudah ada SK terbaik, sertifikat penghargaan, dan sebagainya silahkan masuk. Karena yang penting adalah bahwa semua yang dinyatakan di dalam
Dokumen-dokumen yang dilampirkan oleh Bapak Ibu sekalian, itu harus ada wujud fisiknya. Harus ada wujud fisiknya. Atau sebagai pembuktian. Nah, itu akan dilihat sebagai sebuah poin integritas. Apa itu integritas? Dilihat jujur, bertanggung jawab. Akan terlihat tutor of duty-nya Bapak kemana saja, Ibu kemana saja. Dari daftar riwayat hidup, yang pernah ditempatkan di dinas apa saja. Lalu penegasannya apa, dan sebagainya. Itu akan tertangkap dari
poin ataupun komponen penilaian nomor 2 yang akuntabel ini atau yang kita sebut namanya benar dari salah satu pancawalu ya nah lalu yang ketiga sasaran kinerja pegawai 2 tahun terakhir ya lalu SK CPNS SK jabatan terakhir dan seterusnya bisa dilihat sampai surat pengakatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja untuk yang P3K nah itu dilihat untuk
Mengukur kemampuan menyelesaikan tugas yang dilakukan oleh Bapak Ibu sekalian Terutama 2 tahun terakhir ya Dan itu akan terbaca bagaimana kompetisi Bapak Ibu sekalian Pernah masuk tim gugus apa Lalu juga tim kepanitiaan apa Tim kerja apa gitu ya Tim pokja apa Nah itu akan terbaca semuanya dari ini Dari dokumen-dokumen yang Bapak Ibu masukkan Nah sehingga itu akan menangkap poin nomor 3
Untuk kategori kompeten ataupun pinter. Baik, yang berikutnya Bapak Ibu sekalian yang masuk kategori 4. Nanti Bapak Ibu harus melihat link testimoni atasan tentang sosok kandidat. Harus ada tuh.
Sebelum dibuat, pertanyaannya pasti berapa lama pas testimoninya? Ya, jangan terlalu panjang, jangan terlalu pendek. Karena ini hanya testimoni dari atasan, bisa dibilang kalau yang paling bagus sebenarnya atasan tertinggi di instansi. Tapi kalau tidak atau sulit, berarti atasan langsung ya, atasan langsung dari instansi Bapak-Ibu sekalian. Itu mungkin sekitar 15 sampai 30 detik.
Dan kalau misalnya memang Bapak Ibu seorang yang sangat berprestasi, pasti tes dinominnya juga relatif lebih panjang. Tapi nggak usah terlalu berlebihan, yang penting bisa menjelaskan seperti apa sosok kandidat yang ikut didaftarkan dalam ASN berprestasi tahun 2026 ini.
Lalu juga dimintakan link testimoni dari pihak bawahan, lalu juga link testimoni dari pihak eksternal. Dan ini menjadi bagian dari bagaimana pengakuan terhadap kandidat untuk lingkungan sekitarnya, sehingga itu akan mendukung dari poin nomor 4, kriteria nomor 4 yaitu harmonis, termasuk di dalamnya adalah bugger singer.
Jadi sudah baik, gesit, fleksibel, adaptif gitu ya. Nah itu akan ketangkep kan dari link testimoni. Senang bergaul, loyal, dan semua ketangkep di sini. Dan berikutnya adalah link media sosial juga yang menyakut tentang interaksi kandidat dengan masyarakat sekitar ya. Jadi bisa saja itu melalui media sosial ya, YouTube, Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, dan sebagainya.
Bapak Ibu, banyak sekali ASN yang memiliki akun Youtube ataupun Facebook yang men-expose ataupun men-share tentang aktivitas kerjanya sehari-hari. Prestasi ini, prestasi itu, lalu juga termasuk tentang
Kalau dia itu orang yang inovatif, bagaimana dia menghasilkan suatu karya inovatif, itu biasanya banyak di-share oleh teman-teman kita yang sesama PNS ya. Dan itu bisa menjadi sebuah bukti, improvement sebagai sebuah penilaian bagi kami. Lalu juga yang jelas ya, termasuk juga dengan referensi-referensi.
Banyak juga PNS dari kompetisi tahun-tahun sebelumnya itu banyak yang suka menghasilkan buku atau menulis di koran gitu ya. Atau bikin rubrik dan sebagainya. Jadi itu sebuah hobi ataupun juga sebuah kegiatan ekstra kulikuler yang sebenarnya bisa dijadikan bukti.
bahwa Bapak Ibu itu bisa masuk sebagai ASN berprestasi tahun 2026. Nah, itu untuk tahapan yang pertama Bapak Ibu ya. Jadi mohon dilihat bahwa Bapak Ibu nanti dokumen-dokumen yang harus disubmit sebagai sebuah pembuktian portfolio, nanti tolong diinformasikan kepada calon kandidat dari instansi Bapak Ibu semua, itu kalau bisa selengkap-lengkapnya ya.
Dan sama di mana-mana juga biasanya kita itu sistem kebut semalam gitu ya. Satu hari sebelum penutupan baru kita ribut. Atau kita baru beruberan untuk bisa memasukkan semua kategori ini. Mudah-mudahan tidak ya. Karena takutnya kalau kita terburu-buru dan memasukkannya di detik-detik terakhir pada penutupan pendaftaran, takutnya nanti ada yang terlewat. Tapi yang jelas tolong Bapak Ibu melihat komponen-komponennya itu berdasarkan bobotnya.
Lihat Bapak Ibu, yang komponen nomor 1 itu 15% bobotnya Yang nomor 2 itu 10% Nomor 3 15% Nomor 4 10% dan nomor 5 10% Jadi memang panitia mengharapkan komponen terbesarnya itu ada di komponen nomor 1 Berorientasi pelayanan, Jagger, Bagger, Singer Dan yang nomor 3, komponen Pinter
Karena menyangkut tentang pembuktian karir dari Bapak Ibu sekalian, karena di sana ada SK-SK, ataupun juga informasi kinerja Bapak Ibu. Jadi itu jangan sampai miss yang di komponen 1 dan di komponen 3, karena dia bobotnya lebih tinggi daripada komponen yang lain.
Setelah masuk ke tahapan 1, maka kita masuk ke tahapan 2. Tahapan 2 presentasi dan wawancara. Nanti teknisnya akan disampaikan berikutnya. Tapi pada intinya, karena wawancara face-to-face, person-to-person, berhadapan langsung, maka instrumen penilaiannya ini sekaligus juga melihat apa sosok profil yang Bapak bawa atau kandidat bawa di dalam pertemuan di wawancara tersebut.
Banyak yang berusaha untuk menampilkan jati dirinya dan itu sangat bagus sekali, sangat keren sekali. Menggunakan pakaian adat Sunda atau batik khas dari kabupaten, kotanya masing-masing, maaf, silakan.
Itu menjadi bagian dari penilaian kami karena sosok profil dari Bapak Ibu sekalian ketika kita berhadapan itu sangat penentukan. Jadi mohon saja diinformasikan. Yang jelas maka harus rapih, harus bersih, harus memiliki sebuah tampilan yang sopan dan juga beradab sesuai dengan adat kesundaannya.
Nah, ini kunci yang mohon menjadi perhatian Bapak Ibu. Tolong Bapak Ibu, nanti ini bisa disampaikan. Ini slide yang termasuk salah satu yang penting yang harus dipahami. Jadi, nanti kita akan masuk ke dalam hirarki penilaian bersasaran jenis kriteria yang baru ini. Itu terbagi berdasarkan inspiratif dan inovatif. Ini sifatnya bukan pemisahan kriteria, tapi pemilihan tematik.
Jadi Bapak Ibu, bahwa Bapak Ibu nanti boleh memilih inspiratif ataupun inovatif tematiknya. Tematik yang inspiratif dan inovatif. Tapi Bapak Ibu nanti dalam penilaian tidak dibagi berdasarkan kepada kelompok inspiratif dan inovatif, tidak. Ini hanya bagian dari tematiknya. Jadi misalnya katakan, tematik inspiratif itu bisa untuk yang dari...
kategori manajerial dan non-manajerial lalu yang inovatif juga gitu boleh diambil tematik yang inovatif itu untuk yang manajerial dan manajerial jadi kalau seandainya kita bagi nih tadi juga sudah disampaikan oleh Bu Kabit ya tahun ini dibagi kriteria ASI terbaiknya berdasarkan base manajerial dan base non-manajerial kalau tahun-tahun sebelumnya itu base inspiratif
base inovatif dan base future leader. Nah sekarang nggak ada. Sekarang berubah menjadi base managerial dan base non-managerial. Sehingga inspiratif dan inovatifnya itu masuk sebagai pilihan. Jadi misalnya nanti Bapak Ibu itu akan menginformasikan kepada Bu Kadis ataupun Pak Kadis yang ingin mengikuti karena masuk kelompok JPT Madya, maka bangga.
Tematiknya yang dipilih itu bisa inspiratif ataupun juga bisa inovatif. Lalu juga nanti misalnya katakan GBT pertama para kabit gitu ya, ataupun juga mungkin juga sekdis gitu ya termasuk dalamnya, itu bisa memilih apakah itu inspiratif ataupun juga inovatif.
Jadi ini menjadi pilihan, inspiratif atau inovatif Kalau dulu kan enggak, kalau dulu kita masuk kelompok inspiratif atau kelompok inovatif Sekarang enggak, ini pilihan di tematiknya Sehingga itu berlaku untuk semua Begitu pun untuk jabatan administrator dan jabatan pengawas Nah, hanya mungkin nanti mohon kepada teman-teman dari kabupaten kota Agar tidak terjadi penumpukan Misalnya katakan
Usulan 4 orang dari Kabupaten Bandung Mudah-mudahan jangan semuanya memilih tematik inovatif Mudah-mudahan ya, mudah-mudahan Tapi ada ragamnya, ada yang memilih inspiratif maupun inovatif Baik itu nanti kandidat untuk GPT Media, GPT Pratama, Direktur Inspirator, ataupun juga Jabatan Pengawas Ya
Jadi mohon itu dipertimbangkan ya Bapak Ibu sekalian, mana yang nanti terutama untuk Kabupaten Kota itu dimajukan untuk mengikuti lomba administrasi. Kalau bisa, kalau bisa. Kalau bisa itu beragam, ada yang inspiratifnya ataupun ada yang inovatifnya. Karena ini kan pilihan ya tematiknya.
Oke, jadi kalaupun misalnya ada dua kadis yang harus ikut gitu ya, atau diminta ikut dan bersedia ikut, kalau bisa yang satu inspiratif, yang satu inovatif. Jangan dua-duanya inovatif ya, karena nanti saling bersaing satu dengan yang lain kalau seperti itu. Karena nanti persaingannya kan di level jabatan, bukan di level kelompok tematik gitu ya. Jadi mudah-mudahan itu bisa menjadi keragaman
Dan strategi untuk bisa nanti para kandidatnya masing-masing tembus ke seleksi berikutnya dan berikutnya. Dan mohon juga tematiknya itu nanti bisa mengakomodasi lima pancawalu ya ini. Ya Bapak Ibu ya. Pilih tematiknya, pilih judulnya, pilih gambaran daripada nanti portfolio-nya ataupun juga...
output yang nanti mau disampaikan, produk yang nanti mau disampaikan, itu meliputi cager, bagger, bener, pinter, dan single. Kalau bisa lima-limanya meliputi poin ini. Kalau bisa, dan mudah-mudahan bisa. Dan kemudian untuk yang best non-managerial, bisa kita lihat untuk yang fungsional, dosen, dan juga best employee, ASN, yang fungsional pelaksanaan,
Itu juga sama, tapi biasanya mereka memang melekat ke tupoksinya atau tusinya masing-masing ya. Jadi tidak lagi memilih seperti ya kalau misalnya memang fungsionalnya fungsional di sektor perikanan gitu. Biasanya itu inovasi, nggak perlu lagi harus memilih apakah ini milih ke tematik ataupun inovasi gitu.
Jadi biasanya kalau misalnya dia nanti di dinas sosial gitu, kemungkinan fungsional di dinas sosial pasti kinerjanya itu banyak terkait dengan inspiratif. Jadi itu sudah melekat ya, sudah mengikuti. Tapi kalau misalnya yang manajerial, struktural, nah itu bisa kemudian merekrutasi.
rekayasa mendesain tematiknya itu apakah inspiratif ataupun inovatif silahkan itu pilihannya nanti disampaikan kepada para kandidatnya nah lalu kami kasih juga indikator kata kunci ya kata kunci Bapak Ibu nanti kata kunci untuk materi yang disampaikan sebagai sebuah hasil kinerja berprestasi
Dari para kandidat, itu kalau bisa sudah diarahkan kepada poin-poin seperti kolom yang ketiga ini. Contoh, CPT Madya itu kinerjanya kebijakan ataupun regulasi. Jadi kalau misalnya katakan gitu ya, Dinas Kadis Lingkungan itu tematiknya tentang pengelolaan sampah organik,
Nah di dalam papernya, di dalam pengajuan bukti kinerjanya, kalau bisa pengelola sampah organik itu sudah menjadi regulasi. Apakah itu katakan per gub ataupun per wal ataupun juga per bub gitu. Ataupun juga cap gub, cap wal, cap bub.
Bahkan kalau bisa yang lebih bagus lagi, itu sudah menjadi perda. Maka itu kita harapkan nanti tematiknya ke sana. Karena ini untuk level kepala dinas. Jadi kalau bisa itu sudah menjadi sebuah tematik yang memang ada kebijakannya dan sudah tercipta regulasinya. Nah, itu satu.
Sekarang untuk yang JPT pertama. Nah, kalau bisa di dalam tematiknya mengungkapkan kinerja prestasinya, itu menyangkut tentang tata kelola atau sistem kerja. Misalnya katakan pembuatan aplikasi digital, ataupun sistem database, gitu ya, ataupun mekanisme efisiensi. Nah, itu adanya di JPT pertama. Nggak perlu hasil kerjanya itu terbatas.
Sudah menjadi kebijakan ataupun ada regulasinya. Tidak perlu kalau untuk yang JPT pertama. Yang ada regulasinya itu hanya di JPT media. Tapi ini sudah dilaksanakan sebagai sistem kerja inovasi ataupun sistem kerja yang inspiratif dari kandidat dan itu sudah terbukti dan termanfaatkan. Lalu kalau yang untuk administratur itu adalah output berprestasi terkait kinerja program dan kegiatan.
Kesuksesan program dan kegiatan itu menjadi ciri khas tematik untuk kelompok administratur Misalnya melakukan penyuluhan sampai seberapa besar penyuluhannya itu sukses Baik dari sisi belanja publiknya, sisi daripada keterlibatan sektor publiknya sampai kepada respon masyarakat misalnya dan seterusnya
Ataupun misalnya program Paket ABC gitu ya Enggak silahkan
Tapi yang jelas, berbeda dengan media, itu tematiknya sudah ada berupa kebijakan ataupun terbentuknya regulasi, lalu peratama tatak lola ataupun sistem kerja. Kalau administrasi itu lebih simpel lagi, lebih sempit lagi, yaitu hanya menyangkut kesuksesan prestasi di program ataupun kegiatan. Bangga, silahkan.
Nah untuk pengawas itu terkait dengan perencanaan dan monitoring evaluasi tematiknya Sehingga Bapak Ibu kita bisa melakukan perbedaan nanti Bapak Ibu bisa menjelaskan kepada teman-teman calon kandidat Apa perbedaannya nanti di dalam tematik yang mau diusulkan Prestasi kerja yang mau diusulkan Baik itu JPT media, JPT peratama, administratur, dan pengawas Jadi nggak mungkin sama Karena ini memang kan sudah leveling ya
Yang paling, GPT-Media itu paling berat memang penilaian ataupun kira-kira bobot penilaian untuk prestasinya. Nggak mungkin kalau kita menilai untuk KD saat ini hanya berdasarkan aplikasi yang dibuat. Ah, udah nggak. Kita nggak mau begitu. Nanti pancawaluyanya tidak berbentuk. Sehingga kalau untuk jajaran S-LON 2, KD dan sederajat, kita mintakan kinerja sampai beliau-beliau ini bisa
menghasilkan sebuah regulasi. Nah itu baru keren. Itu juga menurun ke JPT Pratama, S-LON 3, Administrator, dan Pengawas. Nah kalau memang yang non-manajerial, fungsional dan itu juga P3K, itu nanti akan dilihat prestasi kerja individu. Dari tematiknya itu. Karena dia biasanya mengerjakan hal yang sama, itu-itu saja dari tahun ke tahun. Kalau dia itu fungsional di katakan tanaman
Pala Wijak, ya dia kan akan konsisten, kan, meneliti ataupun juga menghasilkan kinerja terkait dengan pengembangan Pala Wijak. Sapi Pasundan, misalnya, dengan Sapi Pasundan. Sehingga prestasinya yang dilihat bukan berdasarkan kepada aspek tata kelola pemerintahannya. Nah, itu hanya untuk bagian di tematik manajerial. Jadi, ini yang
Dua slide yang sebelumnya dengan yang ini mohon ini menjadi pegangan Bapak-Ibu sekalian dan disosialisakan kepada calon kandidat sehingga mereka tidak salah membuat pengajuan output kinerjanya, tematik kinerjanya sehingga nanti sesuai masuk kepada masing-masing jenjang jabatan yang menjadi penilaian dalam ASN tahun ini.
Itu yang paling penting kalau menurut saya Bapak Ibu, selebihnya semua itu ada di link, nanti bisa di klik ya, link buku pedaumannya. Dan yang paling jelas nanti misalnya katakan inovatif. Bapak Ibu harus dilihat nanti kalau bisa, bobot terbesarnya ada di mana? Kucinya itu aja. Kalau misalnya bobot terbesarnya ini 25% ada di daya ungkit dan dampak inovatif. Maka
dalam membuat tematiknya itu harus mampu mengungkapkan daya mungkin dan inovatifnya sampai seberapa bagus, sampai seberapa unggul, sampai seberapa baik. Jadi itu yang menjadi catatan bagi tim dan panitia. Kalau inspiratif, itu bobot terbesarnya ada di daya mungkin dan dampak inspiratif. Bagaimana sosok kandidat itu mampu mengeksplor dan mengembangkan
Ngayomi dari stakeholder yang ada dengan kegiatan-kegiatan dan pola kerja berprestasi yang dimiliki oleh kandidat. Misalnya katakan kepala dinas DP3 AKB punya program sekolah lansia, sudah ada cap group-nya, dan itu ternyata daya ungkit dan inspiratifnya luar biasa bagi para lansia di Jawa Barat. Nah itu contoh misalnya gitu. Nah itu harus diungkatkan dengan sangat baik di dalam tematiknya.
Karena itu yang menjadi poin terbesar 30%. Atau misalnya katakan ada di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak tentang mekanisme mengatasi bullying anak sekolah, anak SD atau anak SMP di Kabupaten Kota. Kalau sudah jadi misalnya CAPBUP ataupun CAPWAL, nah itu yang akan dilihat. Sampai seberapa besar itu
Terespon oleh stakeholder terkait dengan kebijakan pengetasan bullying di anak sekolah Nah itu yang kalau kita bisa nilai mendapat porsi yang paling besar Itu yang harus dieksplor Jadi sekali lagi Bapak Ibu nanti tolong diinformasikan pada calon kagindat Lihat poin mana dari struktur penilaian yang dilakukan oleh panitia Yang dari yang terbesar lalu diturunkan Sehingga nanti
fokus daripada para kandidat itu bisa secara bertahap ya dimulai dari yang membuatnya paling besar lalu lebih kecil lagi dan yang paling kecil untuk bisa mendapatkan perhatian. Nah, tahap tiga itu nanti kita ada visitasi lapangan sama juga nanti visitasi lapangan, tapi visitasi lapangan memang itu sangat ditentukan dalam on-site ya jadi
Bagaimana tampilan profil daripada calon di lokasi itu akan sangat menentukan bagaimana panitia menilai daripada kandidat. Dan terakhir soal adu gagasan, ini juga menjadi hal yang luar biasa dan tolong diinformasikan bahwa adu gagasan ini sebenarnya yang paling penting itu adalah mentalitas. Mentalitas kalau sampai lolos di babak adu gagasan, mentalitas. Jangan salah, karena ini...
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, maka kalau tahun-tahun sebelumnya ketika ada gagasan, kepala dinas bisa bertemu dengan fungsional. Jadi atasan bisa ketemu dengan bawahan. Atau misalnya katakan, apa namanya, ASN provinsi bisa ketemu dengan ASN kabupaten kota. Jadi mental itu sangat menentukan. Dan Bapak-Ibu sekalian tidak usah cemas, karena se...
Lama ini menurut pengalaman yang kami dapatkan, ternyata tingkat persaingan dari ASN Provinsi dan Kabupaten Kota juga sangat tinggi. Juara satu itu belum tentu dan sudah pasti dari ASN Provinsi, tidak ada jaminan itu. Karena beberapa tahun kita dapatkan justru juara satunya itu juga berasal dari Kabupaten Kota.
Yang bisa mengalahkan misalnya kepala dinas level provinsi Jadi tidak usah ada keraguan ya Terkait dengan nanti diadu gagasan Dan sekarang juga itu dibuat memang agak sedikit berbeda Sehingga karena kita sudah membaginya berdasarkan kepada kelompok jabatan Maka nanti kadis ketemu dengan kadis Kabit ketemu dengan kabit Gitu ya
Lalu pengawas ketemu dengan pengawas, baik itu level provinsi dengan kabupaten kota, ataupun sesama provinsi, ataupun juga sesama kabupaten kota. Jadi sekarang agak sedikit lebih, mungkin persaingannya tidak sedramatis tahun-tahun sebelumnya, di mana kadis bisa ketemu dengan, katakan pengawas gitu ya, atau eslon 2 bisa ketemu dengan eslon 4, gitu, udah nggak ada. Jadi sekarang itu berdasarkan persaingan,
jenjang jabatan, jadi diinformasikan sehingga nanti akan kelihatan sekali bagaimana penampilan output kinerja hasil reputasi dan juga profile dari masing-masing kandidat itu akan terpaparkan dengan baik kalau didasarkan kepada jabatan ini, baik itu level provinsi ataupun level kabupaten kota, baik
Saya pikir itu bagaimana nanti penilaian akan kami lakukan mulai dari seleksi 1, seleksi 2, seleksi 3, sampai seleksi 4 Grand Final aduh gagasan dan mudah-mudahan ini bisa disampaikan tadi jangan lupa kunci dari tahun ini adalah dalam pembuatan tematik Bapak Ibu ya karena juga tahun ini
Pancawaluya itu lebih diterapkan dalam penilaian, aspek penilaian. Dan juga pemilihan tadi pembagian apa bedanya nanti untuk jalur JPT Madya dengan Pratama, dengan administrasi, dan pengawas. Lihat ini ya. Jadi kalau ada JPT Madya yang ikut tapi belum punya prestasi dia menghasilkan sebuah kebijakan ataupun menghasilkan sebuah regulasi,
Ya boleh saja ikut tapi nanti pertanggung jawabannya akan sangat berat Karena akan berhadapan dengan para kadis-kadis yang sudah bisa menghasilkan sebuah kebijakan dengan regulasi Baik itu keputusan-keputusan ataupun peraturan gubernur wali kota bupati atau bahkan sampai perda ya Peraturan daerah Oke saya pikir itu saja
Mudah-mudahan ini bisa menjadi informasi yang nanti dapat disampaikan kepada calon kandidat
Mohon maaf kalau saat ini terburu-buru dan juga banyak yang terpotong karena waktu juga menyesuaikan yang tersedia hari ini. Maka nanti dalam tanya-jawab kita bisa eksplor kira-kira hal yang lebih spesifik. Demikian, mohon maaf sekali lagi kalau ada yang tidak berkenan. Wa maafiq, wa maafiq, wa maafiq. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya kembalikan kepada MC.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ketutupan yang telah memberikan tadi ya, ada beberapa yang mungkin menjadi highlight ya untuk kita semua. Tadi ada tematiknya kan. Makan tetai juga di situ harus bisa memikirkan apa nih yang ingin diajukan gitu ya. Apakah mendeser nanti ke tematik di...
Inspiratif ataupun innovatif Nah Bapak Ibu, hadir teman-teman yang berbahagia Berikut di layar terdapat video tutorial Pendaftaran ASN berprestasi Tadi sudah kita perlihatkan juga Dari Pak Dede ada 5 video tutorial tentunya Yang harus Bapak Ibu mungkin ya Perlukan Tadi ada video tutorial untuk teman-teman fasilitator Ataupun teman-teman ASN yang ingin mendaftar Boleh mencari
Mengklik video sesuai dengan kebutuhan dari ibu bapak akan kita semua, seperti itu Baik selanjutnya, ini akan ada sesi tanya jawab Namun sebelum itu biar semangat lagi Bapak Ibu mohon izin Kita akan melaksanakan kahut terlebih dahulu ya Kami persilahkan untuk Bapak Ibu untuk mengikuti kahutnya Nah buka handphonenya, Mangga kami persilahkan ya
Tadi nih, apa yang sudah dipaparkan oleh pematari-pematari kita mengenai ASN berprestasi profusi Jawa Barat tahun 2026 ini, kita akan...
Tanyakan kembali di games berupa Kahoot. Maka Bapak Ibu untuk dibuka di https.2. Kahoot.it dengan pin games 480730. Maka saya persilahkan untuk masuk terlebih dahulu di Kahoot.it-nya.
untuk teman-teman yang bergabung di YouTube BKD Provinsi Jawa Barat juga akan persilakan untuk mengikuti ya kita seruan-seruan sebelum nanti kita akan beranjak kepada sesi tanya-jawab bersama pemateri dan juga akadete yang ingin menanyakan apa nih yang masih penasaran mengenai ASN privatisasi prosesnya seperti apa? kami persilakan yang sudah bergabung oke
Wanizin kahut.it ya Nah ini dengan game spinnya 480, 730 Ini yang baru gabung sekitar 14 orang Nah ayo akan teteh semua Nah oke sudah banyak lanjut lagi ya oke Wah wow cukup banyak sekali nih Oke
39 orang, 43 orang, 44, 45 Oke, terus Oke, nanti juga diinformasikan Anggat Teteh Yang nanti menang, boleh DM Instagramnya dari ASN Berprestasi Persiwa Barat ya Jangan lupa untuk screenshot bener gak namanya ya Yang tertera gitu ya Oke
lanjut pin gamesnya ada di layar bapak muhiyidin itu gamesnya udah ada di layar pin gamesnya 480730 nah udah ada di layar pak oke kita akan tutup ya 5 4 3 2 1 kita akan mulai gamesnya
Oke, Bapak-Ibu mohon perhatikan pertanyaan dan isi sesuai dengan kemampuan Bapak-Ibu dan pengetahuan Bapak-Ibu setelah tadi menyaksikan materi-materi yang telah dipepatkan ya. Pertanyaan pertama, apa tujuan utama penyelenggaraan ASN berprestasi Provinsi Jawa Barat? Nah, Mangga dibaca.
Yang merah menentukan pejabat terbaik untuk promosi jawabannya. Yang kuning apresiasi ASN yang berprestasi, inovatif, inspiratif, dan berintegritas. Yang biru memberikan penghargaan berdasarkan masa kerja. Yang terakhir menentukan ASN dengan pendidikan tertinggi. Oke, jawabannya adalah yang kuning ya. Apresiasi ASN yang berprestasi, inovatif, inspiratif, dan berintegritas. Jadi siapa saya yang mendapatkan posisi pertama?
Miga BKD Garut Oke lanjut lagi Untuk pertanyaan kedua Sistem yang menjadi landasan utama Penyelenggaraan ASN berprestasi adalah Sistem senioritas Sistem karir tertutup Sistem patronas Sistem merit Nah tadi udah disinggung Apa nih? Jawabannya
Oke sistem merit jawabannya masih ada juga yang jawabnya sistem patronase Cina nya tenang-tenang ya Bapak Ibu Siapa yang mendapatkan posisi pertama? Eh Fesun, oh Fesun oke oke oke Mega Garut jadi ketiga ya oke gak apa-apa lanjut lagi Pertanyaan berikutnya Berapa jumlah kategori ASN berprestasi Profesi Jawa Barat tahun 2026? Nah ada berapa kategori Bapak Ibu nih?
Awas, jangan salah ya. 3, 4, 5, atau 6? Dan jawabannya adalah 5 kategori. Yang ngejawab 4 kategori, oke. Yang ngejawab 3 kategori kayaknya masih bernostalgia ya tahun 2025, nggak apa-apa ya. Jawabannya 5 kategori, siapakah yang peringkat pertama? Mega BKD Garut. Oke, lanjut kakak.
Berikut ini termasuk kategori ASN berprestasi adalah Nah, Cama Terbaik, Guru Terbaik, Jabatan Administrator Terbaik, Sekretaris Desa Terbaik Apa nih? Jawabannya adalah Jabatan Administrator Terbaik ya Bapak Ibu ya Oke, siapakah yang menuduki pertama? Disusul sama Mimi ya Oke ya
minum susu pagi-pagi mimi ya oke kategori yang diperuntukkan bagi ASN dengan status P3K adalah nah best employee jabatan administrasi terbaik jabatan pengawas terbaik atau P3K terbaik ini kayaknya gampang dibahas juga Bapak Muhyiddin tang curah-curah Bapak Muhyiddin oke P3K terbaik ya oke siapakah yang menduduki peringkat pertama masih mimi oke lanjut lagi
ASN hanya diperbolehkan mengikuti berapa kategori seleksi? Nah, bebas memilih kategori maksimal 2 kategori, maksimal 3 kategori, atau 1 kategori sesuai jenjang jabatan. 1 kategori sesuai jenjang jabatan. Jawaban yang betul ya. Oke lanjut, siapakah yang diberikan pertama? Ada nabilah. Oke, si ular, si luman ya. Oke lanjut. No.
Pemenang ASN berprestasi juara 1-3 dapat pengikuti kembali seleksi setelah? Nah, berapa tahun nih? 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun, atau 5 tahun? Jawabannya adalah 3 tahun ya Bapak Ibu, baru boleh pengikuti lagi Lanjut lagi, siapakah juara yang pertama? Masih Nabilah ya
Nabilah luar biasa. Oke. Nilai minimal SKP yang harus dimiliki peserta dalam 2 tahun terakhir adalah? Nah, cukup, sangat baik, memuaskan, atau baik? Oke, jawabannya tadi sudah dibahas juga ya. Betul jawabannya adalah baik. Oke, lanjut. Siapakah juara yang pertama? Oke, masih siluman ular Nabilah. Oke, lanjut.
Salah satu persyaratan umum peserta adalah Pernah mengikuti organisasi politik Berusia maksimal 45 tahun Tidak pernah terkena hukuman disiplin Atau memiliki gelar magister Nah, ini apa nih? Persyaratan umum peserta Nah, apa tuh? Jawabannya adalah
Tidak pernah terkena hukuman disiplin Tadi Bukabit juga menyinggung Tidak boleh terkena hukuman disiplin ya Siapakah? Oke masih Nabila Siluman Ular yang mendapatkan juara 1 Lanjut lagi Karya inovatif ditandai dengan karakteristik berikut Kecuali Apa tuh? Oke bersifat rahasia dan tidak dapat diverifikasi Siapakah juara pertama?
Masih Nabila siluman ular ya Oke lanjut lagi Fokus utama karya inspiratif adalah Coba Bapak Ibu, boleh dibaca Meningkatkan pendapatan daerah Memberikan keteladanan dan pengaruh positif bagi lingkungan Yang biru menciptakan aplikasi digital baru Atau menambah jumlah pegawai Disini Nabila, kayaknya emang ular hebat tangannya Memberikan keteladanan dan pengaruh positif Siapa kajian pertama?
Masih nabilah siluman ular Oke lanjut lagi Filosofi pembangunan Jawa Barat yang menjadi landasan ASN berprestasi adalah Trisarfi, Tridharma, Sapta Pesona, atau Pancawaluya Sabubukna Oke, kayaknya udah sebarat tau ya Bapak Ibu ya Wih, 59 orang betul ya Pancawaluya jawabannya ya Lanjut siapakah juara yang pertama?
Wah, Nabila. Oh, ini Wupeng Graduation. Selamat. Lanjut lagi. Wupeng, Wupeng, ya. Penguin Graduation. Oke. Nilai pinter dalam pancawalu ya menggambarkan S&Y. Nah, berintegritas, kompeten dan inovatif, sehat, jasmani dan rohani, atau sigap dan produktif. Jawabannya adalah betulnya kompeten dan berinovatif ya. Siapakah?
Wah, WUPE memang ya, graduasi yang pertama, hebat, luar biasa, yang pertama, lanjut lagi kakak Tagline ASN berprestasi Profit Jawa Barat tahun dari 26 adalah, tadi singgung ya, yang pertama ASN unggul, Indonesia maju, ASN hebat, Jabar kuat, Jabar juara, ASN berkarya, ngabdi, kelawan prestasi, ngeraksa, Jabar istimewa Apa tuh? Oke, ngabdi, kelawan prestasi, ngeraksa, Jabar istimewa
Siapakah juara pertama? Wah, Wupeng ya, hebat. Sudah lulus dari S3 kayaknya. Lanjut lagi. Berapa jumlah total pemenang ASN berprestasi Provinsi Jawa Barat tahun 2026 yang akan ditetapkan? Tadi sudah dibahas. Ini seluruhnya ya. 5 orang, 15 orang, 10 orang, atau 25 orang? Oke, jawabannya adalah 15 orang, Bapak Ibu ya. Oke, lanjut lagi kakak.
Ah, wupeng. Lanjut lagi, Kak. Bapak-Ibu, ini pertanyaan terakhir, tapi ini adanya. Apakah kepanjangan nilai ASN berakhlak pada huruf K? Yuk, apaan? Oke, kompeten ya. Jawabannya adalah kompeten, tapi pasti banyak yang salah menjawab di kolaboratif ya. Oke, siapakah jurus 1, 2, 3? Kita akan screenshot terlebih dahulu dulu.
juara ketiga dipenangkan oleh jungkok oh ini ular berbisa Alhamdulillah ini sun ya juara kedua dan juara pertama adalah wupeng penguin berprestasi Provinsi Jawa Barat luar biasa ya
Nabilah kasihan juara keempat, kelima, apa-apa ya. Semoga nanti bisa juara ke satu, ke dua, ke tiga di PRS Keputusan Persidangan Jawa Barat ya. Oke, Bapak Ibu terima kasih untuk Rupeng, Sun, dan juga satu lagi siapa? Jungkok ya. Saya persilahkan untuk screenshot lebih dahulu di handphonenya. Dibuktikan bahwa Anda juara satu, juara dua, juara tiga. Nanti boleh screenshot-nya disampaikan di DM Instagramnya ASN Keputusan Persidangan Jawa Barat tahun 2020.
Baik Bapak Ibu, terima kasih. Selanjutnya nanti kita akan ada tanya jawab. Namun mohon izin kita akan jeda sejenak karena berkumandang Azan Suwad. Baik Bapak Ibu, kita akan memulai kembali. Ini di layar sudah kami share untuk materi sosialisasi. Maka linknya dapat di download terlebih dahulu di bit.ly. Matari sosialisasi WISN BP Jabar 2026 ya.
Untuk teman-teman yang bergabung secara virtual di Youtube, juga kami persilakan untuk mendownload materi yang telah di-share oleh tim Aditya. Dan berikutnya, kami persilakan untuk Bapak-Ibu untuk bertanya. Namun sebelumnya, mohon izin untuk raise hand terlebih dahulu pertanyaan yang ingin diajukan untuk teman-teman ataupun pematerian. Maka, Bapak-Ibu yang ingin bertanya, kami persilakan untuk raise hand terlebih dahulu.
Terima kasih.
Atau tidak? Kalau sekarang mungkin sudah disahkan peraturan gubernurnya. Jadi saya persilahkan juga untuk Bapak Ibu bertanya sedemikian rupa apa yang ingin ditanyakan kepada teman-teman ataupun kepada tim penilai yang telah memberikan materi tadi. Yang pertama ini sudah resen dari Dinsos ya. Oke. Saya persilahkan Ibu, Ibu Mimi ya. Iya.
Kalau misalnya batas usia pensiun untuk peserta ini
ini itu yang pensiunnya maksimal kapan karena mungkin sebenarnya di DIN SOS itu ada kandidat yang cocok untuk mendaftar tapi tahun ini dia pensiun nah gitu jadi pengen tahu maksimalnya itu kapan gitu untuk pensiunnya terima kasih oke siap teman-teman pandidnya apakah ini langsung dijawab atau terlupa atau di jawab maka kejel dibantu
- Siap, Pak Tunggung, Pak Mojak. Mohon izin, Ibu, terkait dengan batas usia pensiun, sebetulnya kita hanya membatasi batas usia pensiun itu di tahun 2027, Bu.
Jadi untuk batas usia pensiun yang bisa diikut sertakan sebagai peserta di tahun 2026 ini adalah yang batas usia pensiunnya di tahun 2027. Jadi ketika yang bersangkutan pensiun di Januari 2027 seperti itu, itu masih bisa ikut di kegiatan imunitum. Namun bagi peserta ASN yang pensiunnya di Desember atau November di 2026, itu belum bisa diikut sertakan
dalam ajang ini gitu Bu. Seperti itu Ibu. Oke, cukup ya Ibu Mimi, cukup ya. Aman ya? Siap. Terima kasih. Oke, siap. Terima kasih dari Dinsos. Saya persilakan juga untuk yang resen dari Kabupaten Kuningan. Saya persilakan. Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
Ada dua hal yang akan kami tanyakan. Yang pertama terkait pegawai ASM yang pernah terkena bukti.
Misalkan masyarakat kerja yang bersamputan 20 tahun, kukudisnya itu pada saat yang bersamputan di masyarakat kerja 5 tahun. Secara aturan kukudis kalau telah menyelesaikan masyarakat kukudisnya 1 tahun dan penilaian 1 tahun itu kalau kedua itu sudah selesai.
dalam hal ini tahun ketiga, masuk tahun ketiga yang bersampulan sudah selesai melaksanakan masa hubis begitu pula dengan sifat keterangan bunda hubis biasanya kita keluarkan sifat keterangan bebas hubis karena yang terkait hubis itu biasanya satu tahun menjalani masa hubis satu tahun penilaian dan tahun ketiganya selesai nah ini apakah yang terkait hubis tadi
harus benar-benar bebas dari publis selama masa kerja yang bersantuhan atau tadi ada ketentuan lain mengikuti ketentuan bebas publis dan kali ini tahun kerja yang bersantuhan selesai masa publis seperti itu yang pertama dan untuk yang kedua kapasitas jumlah
pendaftaran dari komponen itu kan maksimal 10 orang idealnya memang tadi dibagi per kategori itu satu misalkan JPT, RINOMATIK 1, INSPIRATIK 1 tapi misalkan kami misalkan dari JPT ataupun
misalkan dari kategori lainnya tidak satu-satu. Contoh di PP misalkan kami kosong inspiratif dan inovatifnya. Nah yang dari administrator ini malah kami mendapatkan 4 kandidat nih. Nah jadi
Apakah boleh dari misalkan kabupaten yang penting maksimal 10 orang gitu tapi tidak satu-satu yang penting 10 orang saja seperti itu pertanyaannya. Terima kasih semuanya.
Walaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Tadi pertanyaan pertama tadi ya, gimana kalau ada ASN yang telah menentaskan ya masa hukuman disiplinnya, apakah boleh mengikuti atau tidak? Yang kedua itu tadi kapasitasnya gimana kalau misalnya ngirim 10 tapi tidak sesuai dengan peta jabatannya, jabatan-jabatan yang tadi tertera? Angga, Kang Ijal atau dari tim penghargaan? Silahkan. Siap, mantep tuhan, Kang Uja. Ada dua pertanyaan ya, Ibu mohon izin gitu.
Yang pertama itu aturan yang masalah hukum, hukuman disiplin. Sebenarnya nanti kita coba share juga dasar hukum yang menjadi acuan daripada pelaksanaan ASN berprestasi tingkat provinsi Jawa Barat ini. Sudah terbit peraturan Gubernur Jawa Barat nomor 22 tahun 2026 yang nanti kita akan share. Yang di dalamnya sebetulnya sudah menyebutkan secara jelas di pasal 8, Bapak-Ibu.
kriterinya dan persyaratan pemberian penghargaan
Aisian Perpestasi tingkat provinsi, sebagaimana dimaksud. Yang pertama, taat dan setia kepada Pansetilan dan Undang Dasar. Terus yang kedua, tidak pernah dipidana penjara berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara. Terus yang ketiga, tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin sedang maupun berat, Bapak-Ibu. Dan tidak pernah mengikuti organisasi terlarang.
Jadi di poin C, di pasal 8 ayat 1, poin C itu sudah jelas sebetulnya, tidak pernah dijatuhi. Jadi meskipun yang bersangkutan, misalkan masa kerjanya sudah 25 tahun, terkena hukdisnya, hukdis sedang dan berat, itu di masa kerja kelima. Namun di pergub ini, untuk saat ini, aturan menjadi pedoan kita bersama, itu mensyaratkan tidak pernah sama sekali terkena hukuman disiplin, seperti itu.
Lalu yang kedua, untuk kuota, memang betul, Ibu mohon izin, untuk kapasitas maksimal di kabupaten-kota itu 10 orang untuk calon kandidat yang dapat dikirimkan oleh kabupaten-kota. Dan idealnya memang betul, tiap kategori itu maksimal di 2 orang. Baik itu karyanya inspiratif ataupun inovatif. Itu tematik untuk karya seperti itu. Lalu pertanyaannya adalah, jika satu kabupaten-kota,
mengalami surplus pada kategori tertentu dan defisit pada kategori tertentu. Misalkan tadi dicontohkan di jabatan pengawas, misalkan dua kategori, tapi hanya bisa mengirimkan satu orang di kategori jabatan pengawas. Lalu di jabatan administrator, misalkan yang harusnya maksimal dua orang, ada calonnya itu empat orang.
Jadi untuk saat ini, Bapak-Ibu sekalian, untuk pengkategorian, kita mutlak jumlahnya untuk saat ini
tiap kategori itu maksimal 2 orang, dan satu instansi, Kabupaten-kota, itu hanya dapat mengirimkan maksimal 10 orang sesuai dengan pembagian kategori, sesuai dengan jenjang jabatan yang telah ditentukan. Jadi mohon berkenannya Bapak-Ibu sekalian di Kabupaten-kota dan di OPD, yang misalkan ada beberapa kategori yang terlalu surplus, dan ada beberapa kategori yang kebunuh,
kekurangan kandidatnya, itu masih ada waktu sekitar 1 bulan setengah untuk mencoba menggali kembali potensi-potensi ASN di daerah Bapak-Ibu sekalian. Seperti itu, Ibu Ijin. Oke, dari... Boleh saya tambahkan? Tadi pertanyaan dari daerah mana?
Hai Tau Patria dan kuningan-kuningan teh dari Kuningan puter mohon maaf tadi sudah disampaikan oleh Kang Rizal ya mengenai bahwa tahun ini memang itu masing-masing calon kandidat berdasarkan kriteria ataupun jenjang jabatannya sudah maksimal dua tidak bisa tidak bisa surplus ya
Nah sekarang bagaimana masalahnya agar bisa nanti Kabupaten Kota tidak salah kirim. Karena kalau misalnya tadi digambarkan ada satu calon kandidat untuk administratur sampai 4 orang, berarti kan harus kirim 2 orang. Nah tolong nanti teman-teman BKP SDM lihat dari profil keempat orang tersebut.
Fokuskan kepada tadi yang aspek penilaiannya bobot tertinggi Paling bagus siapa Dari 4 orang itu Lalu tadi sudah disampaikan ya dalam presentasi Bahwa poin penilaian itu mohon dilihat dari bobot tertinggi
Sehingga kalau pun seandainya ada yang berlebih di administratur, tolong teman-teman BKPSDM Kabupaten Kota menseleksi sendiri dan pilihannya tolong juga didasarkan kepada mana kandidat yang punya nilai tertinggi pada bobot yang terbesar. Nah itu yang dikirim.
Jadi takutnya nanti ketika terpilih dan salah pilih nanti malah takutnya tidak bisa bersaing. Kan Mubazir ya padahal punya 4. Nanti kalau salah kirim tadinya sebenarnya itu ya harusnya bagus dan bisa mewakili juara untuk Kabupaten Kuningan. Nanti malah akhirnya kalah bersaing. Jadi punten mohon maaf.
kepada teman-teman dari Kuningan dan juga wilayah yang lain, tolong itu yang tadi sudah dipaparkan, fokus kepada poin-poin penilaian yang bobotnya tertinggi, itu bisa dijadikan dasar untuk meseleksi kalau ada yang surplus calon kandidat untuk masing-masing layer atau jabatan yang diperlombakan. Itu saja mungkin dari saya, terima kasih. Saya kembalikan. Mohon izin, Pak Ferry. Mohon izin, Bu Kabit, mungkin ada penambahan?
Oke, nampaknya sudah ya. Selanjutnya mungkin Bapak Ibu ada yang ingin bertanya lagi mengenai materi-materi yang tadi disampaikan, tentunya mengenai tata jarak ataupun dari ketentuan-ketentuan yang telah ditentukan sesuai dengan ketentuan yang disahkan oleh Gubernur Jawa Barat.
Mengenai ASN berprestasi yang diselenggarakan di tahun 2026 ini, ada lagi? Yang dipertanya, saya persetujukan untuk ASN terlebih dahulu? Oke.
Nampaknya Kang Ijal cukup jelas ya untuk yang dipeparkan, tapi Bapak Ibu jika nanti di tengah perjalanan ataupun ketika dia melamun gitu dan ada hal yang ingin ditanyakan, saya persilakan juga untuk langsung bertanya saja kepada teman-teman dari tim penghargaan ASN berprestasi 3 Profesi Jawa Barat tahun 2026.
Baik Bapak Ibu, agar secepatnya ya, tadinya kita akan break dulu, namun agar cepat, kami akan persilahkan untuk Bapak Ibu masuk ke desk atau di break room di ruangannya masing-masing. Sudah tertera di layar, Bapak Ibu ya. Untuk room 1, room 2, room 3, ini kami persilahkan, ini dari perangkat daerah, dari perangkat daerah pemerintah Provinsi Jawa Barat tentunya, dari...
mulai dari Badan Kepegawaian Daerah sampai pada Badan Penanggulan Bencana Daerah. Di room berikutnya, di room 4 dan 5, itu kami persilahkan untuk teman-teman dari BKD, BKPSDM, Kebupatan-Kepota untuk bergabung di room 4 dan di room 5. Nanti di room pertama, ini ada Bapak Dede Purnama yang akan menanggungi dari BKD, Inspektorat, Sekolah Rakyat DPRD, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Pengembangan Supertaya Manusia, Badan Pendapatan Daerah,
dan juga Badan Pertelitian dan Pengembangan Daerah, Sekretariat Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Kesatuan Bangsa dan Politi, dan juga Satuan Polisi Pamungkeraja, itu kami masukkan dengan Pak Dede ya, di ruangan pertama atau rumah puan.
Berikutnya Pak Benny, saya persilakan juga untuk Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Bencana, Dinas Sumber Daya Air, Badan Perhubungan, Dinas Perkebunan, Dinas Perindustrian dan Pertagangan, Dinas Peribusata dan Kebudayaan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pernanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Bina Marga dan Perataan Ruang, Dinas Kelautan dan Perikanan, dan Dinas Pendidikan. Saya persilakan untuk masuk
Di break room. Di room 2. Dengan Pak Benny Kustian. Untuk di break room berikutnya. Di break room ketiga. Dengan Pak Iwan Setiawan. Atau dengan Pak Ellen. Atau Bu Ellen.
Kami mempersilahkan untuk Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Dinas Pemuda dan Alah Raga, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Dinas...
Keperdudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kehutanan, Dinas Komunikasi dan Informatika, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Saya persyukur untuk masuk ke Room 3 bersama Pak Iwan dan juga Ibu Ellen. Dan berikutnya, untuk Kabupaten Kota, saya persyukur bergabung di Room 4
Bersama Pak Rizal untuk Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Cerebon, Kabupaten Garut, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Sukabumi. Kami persilakan untuk bergabung dengan Pak Rizal. Dan berikutnya untuk di Room...
Break Room kelima dengan Ibu Monika. Saya persilakan untuk Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Bandung, Kota Banjar, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Cimahi, Kota Cirebon, Kota Depok, Kota Sukabobi, dan Kota Tasikmalaya. Saya persilakan untuk bergabung di Break Room kelima. Saya persilakan, kita akan buka Break Room kelima.
Baik Bapak Ibu, terima kasih untuk perhatian hari ini. Pamit untuk diri, saya Razza Zafi. Maaf-maaf bila ada kesalahan dan kata-kata yang kurang berkenan. Bila hitab-hidab. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami persilakan untuk bergabung di break room-nya masing-masing. Terima kasih. Kami persilakan untuk Bapak Ibu untuk bergabung di break room-nya masing-masing. Tadi sudah ada pembagian. Kami persilakan.
Jika lupa, kami persilahkan ada di layar Bapak Ibu bergabung di ruangan mana. Break room ruangan mana, kami persilahkan. Bapak Ibu, maka kami persilahkan untuk masuk. Dan jangan lupa, jangan salah masuk room-nya, Bapak Ibu ya. Itu sesuai dengan data. Untuk BKPSDM Majalengkak, itu masuknya ke Parizel ya, di room 4.
Bapak Ibu, Manga, yang salah room, kami persilahkan juga untuk berpindah. Bisa di move to ya, di pinggirnya. Jadi, Bapak yang salah, Mbak Rijal.
Bapak Ibu, kalau misalnya salah, untuk bisa move ruangannya, Bapak Ibu, ada di move to ya, di pinggirnya. Buka break room, ada di move to. Saya langsung, satu aja ya.
Lanjutkan dengan YouTLDR
Analisis video lain dengan Pro
Proses video baru, telusuri setiap timestamp, bandingkan sumber, dan simpan hasilnya di pustaka Anda.
More transcripts
Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Opus 5 released! Is it better than Fable?
Mastra · English

Leilão de Embriões Nelore PO DNA Genética Aditiva
LANCE RURAL OFICIAL · Portuguese (Portugal, Brazil)

Leilão Peso Pesado Rima Agropecuária
LANCE RURAL OFICIAL · Portuguese (Portugal, Brazil)

النبي .. جبران خليل جبران .. إقرا بودانك
اقرا بودانك · Arabic

Leilão Internacional CIA
LANCE RURAL OFICIAL · Portuguese (Portugal, Brazil)

23° Mega Leilão Genética Aditiva - 1ª Etapa Fêmeas Nelore PO
LANCE RURAL OFICIAL · Portuguese (Portugal, Brazil)

كتاب رسالة الغفران
كتابي المنقذ · Arabic

Erkenntnistheorie 7 Immanuel Kant II
Dominik Finkelde - Hochschule f. Philosophie · English

Schwarze Löcher Erklärt - Von der Geburt bis zum Tod
Dinge Erklärt – Kurzgesagt · German

Como construir uma esfera de Dyson – A Megaestrutura Suprema
Em Poucas Palavras – Kurzgesagt · Portuguese (Portugal, Brazil)

[Histoire des sciences] L’histoire de l’intelligence artificielle (IA)
CEA · French

ميكانيكا الكم│1│الواقع الوهمى - كيف بدأ الكم ؟!
Sharafestien - شرفشتــاين (Sharafestien) · Arabic