Full Transcript

·YouTLDR

Pilihan Karir Setelah Lulus SMA/MA || Materi BK Kelas 12 Semester 1

17:36IndonesianTranscribed Jul 22, 2026
0:00

Halo

0:00

[Musik]

0:00

assalamualaikum warahmatullahi

0:02

wabarokatuh jumpa lagi dengan BK sahabat

0:05

seru bagaimana kabarnya teman-teman

0:07

semua mudah-mudahan selalu dalam kondisi

0:09

yang sehat dan selalu semangat untuk

0:11

belajar Oke untuk pertemuan kali ini

0:15

kita akan belajar materi yang ketiga

0:17

materi bimbingan konseling kelas 12

0:19

semester 1 dan judul pilihan karir

0:22

setelah lulus SMA atau Ma

0:35

setelah lulus dari SMA atau Ma secara

0:38

garis besar ada empat alternatif pilihan

0:41

karir diantaranya yaitu yang pertama

0:43

melanjutkan studi ke jenjang perguruan

0:46

tinggi Kemudian yang kedua mengikuti

0:48

kursus atau pelatihan yang ketiga

0:50

memasuki dunia kerja dan yang keempat

0:53

memasuki kehidupan berkeluarga kita akan

0:56

Uraikan satu persatu ya ini

1:00

Hai untuk yang pertama yaitu

1:02

merencanakan kelanjutan studi ke jenjang

1:04

perguruan tinggi dengan melanjutkan

1:07

pendidikan ke perguruan tinggi tentunya

1:09

kesempatan memperoleh pekerjaan yang

1:11

lebih baik akan semakin besar pula

1:14

apalagi saat ini tidak bisa dipungkiri

1:17

persaingan begitu ketat untuk mencapai

1:20

pekerjaan Disamping itu di dalam agama

1:22

dikatakan bahwa setiap Insan wajib

1:25

menuntut ilmu sepanjang Hayat usaha

1:28

berfikir dan mengoptimalkan fungsi pikir

1:31

akan mendatangkan pahala yang besar

1:33

kemiskinan sangat beresiko besar kepada

1:36

kekufuran atau lemahnya dan hilangnya

1:38

keimanan

1:39

perguruan tinggi yang tepat bukan

1:41

berarti yang mahal dan terkenal namun

1:44

yang sesuai dengan minat kemampuan

1:46

akademis serta kondisi sosial ekonomi

1:49

disamping kredibilitas dari perguruan

1:51

tinggi yang bersangkutan

1:54

ada beberapa hal yang harus diperhatikan

1:57

untuk menempuh studi lanjutan cemburuan

2:00

tinggi Berikut ini akan dikemukakan

2:02

berbagai informasi yang harus

2:04

dipertimbangkan dalam studi lanjutan ke

2:08

perguruan tinggi yaitu diantaranya

2:10

adalah

2:13

yang pertama status dan akreditasi

2:16

perguruan tinggi dilihat dari statusnya

2:19

perguruan tinggi dibagi menjadi dua

2:21

yaitu perguruan tinggi negeri atau PTN

2:23

dan perguruan tinggi swasta atau PTS

2:26

perguruan tinggi negeri adalah perguruan

2:30

tinggi yang dikelola oleh pemerintah

2:31

baik di bawah Departemen Pendidikan

2:33

Nasional maupun dibawah Departemen lain

2:36

milik pemerintah perguruan tinggi swasta

2:39

adalah perguruan tinggi yang dimiliki

2:41

dan dikelola oleh perseorangan atau

2:44

kelompok atau Yayasan tertentu umumnya

2:47

perguruan tinggi negeri mendapat subsidi

2:49

dari pemerintah dalam pengelolaan

2:50

pelaksanaan pendidikan lain halnya

2:53

dengan Pergub tinggi swasta pembiayaan

2:56

pengelolaan pelaksanaan pendidikan

2:58

menjadi tanggung jawab perguruan tinggi

3:00

Hai bersangkutan sepenuhnya

3:03

yang kedua yaitu jalur jejang pendidikan

3:06

dan bentuk perguruan tinggi ada dua

3:10

jalur pendidikan tinggi di Indonesia

3:12

yaitu jalur akademik dan jalur

3:14

profesional jalur akademik atau yang

3:17

biasa disebut jenjang sarjana atau satu

3:19

lebih menekankan pada penguasaan ilmu

3:22

pengetahuan serta pengembangannya

3:24

setelah lulus dari jalur ini mahasiswa

3:26

berhak memperoleh gelar dan terbuka

3:29

kesempatan untuk terus melanjutkan ke

3:31

jenjang yang lebih tinggi atau pasca

3:34

sarjana jalur pendidikan akademik

3:36

diselenggarakan oleh Universitas

3:38

Institut serta Sekolah Tinggi jalur

3:42

profesional atau sering disebut jenjang

3:44

Diploma menekankan pada penerapan

3:46

keahlian tertentu mahasiswa diarahkan

3:49

pada peningkatan kemampuan atau

3:51

keterampilan kerja serta aplikasi ilmu

3:55

dan teknologi secara umum perguruan

3:57

tinggi di Indonesia dibedakan menjadi

4:00

hanya itu Universitas Institut Sekolah

4:03

Tinggi akademi dan Politeknik

4:06

masing-masing jenis memiliki

4:08

karakteristik yang berbeda Universitas

4:11

menyelenggarakan program pendidikan

4:12

Akademi atau sarjana dan atau profesi

4:16

atau Diploma dalam sejumlah ilmu

4:18

pengetahuan tertentu Universitas

4:20

memiliki program studi paling beragam

4:22

mulai dari ilmu eksakta sampai sosial

4:26

Institute menyelenggarakan program

4:28

pendidikan Agan demi sarjana dan atau

4:31

profesional atau Diploma dalam kelompok

4:33

ilmu pengetahuan sejenis misalnya

4:36

instingtif Institut Pertanian Bogor

4:38

Institut Teknologi Bandung dan sebaiknya

4:42

Sekolah Tinggi menyelenggarakan program

4:44

pendidikan akademik atau sarjana dan

4:47

atau profesional atau Diploma dalam

4:50

lingkup satu disiplin ilmu tertentu

4:52

misalnya Sekolah Tinggi Manajemen

4:55

Informatika Komputer atau STMIK Sekolah

4:58

Tinggi Akuntansi atau STAN dan lain

5:00

sebagainya

5:01

Academy menyelenggarakan program

5:04

pendidikan profesional atau Diploma

5:06

dalam satu atau bagian sebagian cabang

5:09

ilmu pengetahuan tertentu misalnya

5:11

Akademi bahasa Akademi sekretaris

5:14

Akademi Perawat dan sebagainya kemudian

5:18

polytechnic menyelenggarakan program

5:20

pendidikan profesional atau Diploma

5:22

dalam sejumlah bidang pengetahuan khusus

5:25

misalnya Politeknik electropolish teknik

5:28

manufaktur dan sebagainya

5:32

yang ketiga yaitu sistem penerimaan

5:35

mahasiswa

5:36

setiap perguruan tinggi mempunyai cara

5:38

tersendiri dalam menjaring mahasiswanya

5:40

secara garis besar sistem penerimaan

5:43

mahasiswa baru di perguruan tinggi

5:45

negeri dilaksanakan secara nontes atau

5:47

penelusuran bakat minat dan kemampuan

5:50

dan tes atau ujian saringan masuk yang

5:53

diselenggarakan oleh perguruan tinggi

5:55

yang bersangkutan sistem penerimaan

5:57

mahasiswa baru secara non tes

5:59

dilaksanakan Ini penelusuran bakat minat

6:01

dan kemampuan dari calon mahasiswa

6:04

biasanya perguruan tinggi akan

6:06

mengirimkan undangan atau edaran tentang

6:09

penerimaan mahasiswa secara nontes

6:11

kepada sekolah menengah atas dengan

6:13

persyaratan tertentu antara lain siswa

6:16

menduduki peringkat satu hingga sepuluh

6:19

istilah yang dipergunakan oleh setiap

6:22

perguruan tinggi dalam penerimaan

6:23

mahasiswa baru secara nontes

6:25

berbeda-beda ada pmdk

6:27

kemudian ada BPKB

6:31

ada pssb

6:33

anda pbud

6:36

dan lain sebagainya ujian tulis secara

6:40

mandiri dilaksanakan oleh sebagian besar

6:42

perguruan tinggi negeri di Indonesia

6:47

kemudian yang keempat perguruan tinggi

6:49

kedinasan perguruan tinggi kedinasan

6:52

adalah perguruan tinggi di bawah

6:54

Departemen lain selain Departemen

6:55

Pendidikan Nasional umumnya lulusan

6:58

perguruan tinggi kedinasan langsung

7:00

lihat dengan Departemen bersangkutan

7:02

sehingga banyak yang bisa langsung

7:03

mendapatkan pekerjaan tanpa harus tes

7:06

lagi keunggulan dari perguruan tinggi

7:08

kedinasan adalah biaya murah bahkan ada

7:11

yang gratis mendapat uang saku adanya

7:13

kepastian kerja atau prospeknya cerah

7:15

serta fasilitas lengkap untuk dapat

7:18

diterima di perguruan tinggi kedinasan

7:20

dituntut syarat-syarat tertentu yang

7:22

terkadang dirasa berat oleh sebagian

7:24

kalangan siswa namun sebenarnya Setiap

7:27

manusia memiliki energi yang tidak

7:29

terbatas untuk membangun dirinya manusia

7:32

dapat melakukan apa saja yang

7:34

diinginkannya apabila memiliki Obsesi

7:37

untuk sukses Jalan akan terbentang

7:40

menuju tujuan asal memiliki program dan

7:43

melaksanakannya tetap membangun

7:45

kepercayaan diri serta lu pula tak lupa

7:48

mendekatkan diri kepada Allah

7:50

subhanahuwata'ala

7:52

[Musik]

7:54

selanjutnya yang kelima pertimbangan

7:56

mendasar yang harus diperhatikan untuk

7:58

studi lanjutan kepergok ini yang pertama

8:00

fokus keinginan primer yaitu

8:02

pertimbangan cita-cita primer pasca

8:05

lulus Seperti apakah kebutuhan ekonomis

8:08

hasrat belajar dalam bidang sains murni

8:10

atau menjadi budayawan politikus

8:13

pengacara pengusaha dan lain sebagainya

8:16

Kemudian yang kedua fokus bakat Apakah

8:18

teknik sosial-humaniora

8:20

kedokteran bisnis agrobisnis dan lain

8:24

sebagainya kemudian yang ketiga fokus

8:27

penjurusan bidang studi yaitu penentuan

8:30

jurusan atau bidang studi harus

8:32

diprioritaskan terlebih dahulu sebelum

8:34

menentukan perguruan tinggi yang dipilih

8:36

jurusan atau program studi terkait

8:38

dengan kesuksesan studi dan cita-cita

8:41

serta bakat yang dimiliki sedangkan

8:43

perguruan tinggi cenderung berkaitan

8:45

dengan pilihan tempat dan kemampuan

8:47

finansial atau keuangan kemudian yang

8:49

keempat fokus kemampuan baik kemampuan

8:52

akademik maupun non akademik termasuk

8:54

didalamnya daya dukung ekonomi keluarga

8:57

sekalipun misalnya

9:00

kedokteran kedokteran memang jurusan

9:02

yang menjanjikan tapi ingat masa studi

9:05

rata-rata mencapai enam hingga tujuh

9:07

tahun dan biaya praktikum relatif lebih

9:10

mahal jika daya dukung ekonomi orangtua

9:13

pas-pasan tentu akan mendapat banyak

9:15

masalah lain cerita jika orang tua kita

9:18

mampu untuk membiayainya

9:22

pilihan yang kedua yaitu mengikuti

9:24

kursus atau pelatihan

9:29

kursus merupakan satuan pendidikan luar

9:32

sekolah yang terdiri atas sekumpulan

9:34

warga masyarakat yang memberikan

9:36

pengetahuan keterampilan dan sikap

9:38

mental tertentu bagi warga belajar

9:40

misalnya kursus komputer kursus menjahit

9:44

kemudian pelatihan kerja ini merupakan

9:47

keseluruhan kegiatan untuk memberi

9:49

memperoleh meningkatkan serta

9:51

mengembangkan keterampilan atau keahlian

9:54

produktivitas disiplin sikap dan etos

9:56

kerja pada tingkat keterampilan dan

9:59

keahlian tertentu Hai sesuai dengan

10:01

jenjang dan klasifikasi jabatan atau

10:03

pekerjaan baik di sektor formal maupun

10:06

sektor nonformal

10:08

pada dasarnya antara Pendidikan dan

10:10

Pelatihan memiliki substansi yang sama

10:12

yaitu proses transformasi untuk

10:15

meningkatkan pengetahuan keahlian

10:17

kompetensi dengan suatu cara atau metode

10:20

tertentu dan ditempat tertentu kalau

10:23

pendidikan formal adanya di sekolah atau

10:26

perguruan tinggi sedangkan pelatihan

10:28

adanya di tempat kursus atau

10:29

diklat-diklat di lembaga yang telah

10:32

memiliki legalitas pendidikan dengan

10:34

pelatihan merupakan suatu rangkaian yang

10:36

tak dapat dipisahkan dalam sistem

10:38

pengembangan sumberdaya manusia

10:40

yang di dalamnya terjadi proses

10:43

perencanaan penempatan dan pengembangan

10:45

tenaga manusia tujuan yang baik dalam

10:48

sebuah training adalah memiliki

10:50

kemampuan untuk melakukan sesuatu bukan

10:53

memiliki kemampuan untuk mengetahui

10:55

sesuatu perbedaan utama dari training

10:58

dan pendidikan

11:00

pada beberapa hal yaitu waktu training

11:03

dalam jangka waktu singkat sedangkan

11:06

pendidikan lebih lama kemudian dalam

11:08

bidang kajian training spesifik

11:10

pendidikan lebih luas dan tujuan

11:12

training untuk meningkatkan kinerja atau

11:15

skill tertentu yang langsung diterapkan

11:17

dalam pekerjaan sedangkan pendidikan

11:19

lebih umum dan menyeluruh training ini

11:22

lebih menekankan training by doing dan

11:24

penguasaan secara parsial sedangkan

11:27

pendidikan lebih berupa penambahan

11:28

pengetahuan secara keseluruhan penanaman

11:31

konsep serta pembentukan pola pikir dan

11:34

pola sikap

11:34

[Musik]

11:36

selanjutnya memasuki dunia kerja ini

11:40

merupakan pilihan yang ketiga setelah

11:42

lulus SMA

11:43

bekerja merupakan suatu kebutuhan

11:46

manusia dengan bekerja manusia berharap

11:49

akan dibawa kepada keadaan yang lebih

11:50

baik dan memuaskan bagi dirinya

11:52

pekerjaan adalah Sumber penghasilan

11:55

kesempatan mengembangkan diri serta

11:57

aktualisasi diri disamping untuk

11:59

berbakti Hai sebagai suatu kesempatan

12:01

hendaknya pekerjaan tidak disia-siakan

12:04

dan harus dilaksanakan dengan

12:05

sebaik-baiknya bekerja merupakan

12:08

perwujutan Citra manusia dari Tuhan yang

12:10

diberi kemampuan untuk menguasai alam

12:13

semesta secara bijaksana dan

12:15

bertanggungjawab karena itu orang yang

12:18

tidak mau atau malas bekerja adalah

12:20

orang yang tidak menjunjung martabat

12:22

diri sendiri sebagai manusia

12:25

manusia hanya dapat hidup sebagai

12:27

pribadi terhormat dan mandiri apabila

12:30

dapat menghayati dirinya sendiri sebagai

12:32

pribadi yang bertanggung jawab membangun

12:35

serta memelihara kehidupan yang

12:37

manusiawi setiap manusia diberi bekal

12:40

dan kemampuan yang berbeda Begitu juga

12:42

dengan pekerjaan terhadap berbagai macam

12:45

pekerjaan yang menyerap waktu pikiran

12:47

dan tenaga sebagai imbalannya orang yang

12:50

bekerja mempunyai hak balas karya atau

12:52

penghasilan akan tetapi bekerja bukan

12:55

hanya untuk mencari uang harta atau

12:57

kekayaan melainkan sebagai salah satu

13:00

dan iman kepada Allah Subhanahu wa

13:02

ta'ala

13:04

untuk mendapatkan pekerjaan ada beberapa

13:07

tahap yang harus dilaksanakan yang

13:09

pertama mencari lowongan kerja Kemudian

13:12

yang kedua mengikuti tes atau seleksi

13:16

berikut ini ada beberapa hal yang harus

13:18

diperhatikan dalam mencari dan memilih

13:21

pekerjaan yang pertama mendaftarkan diri

13:23

Deep Departemen Tenaga Kerja sebagai

13:25

calon pencari kerja kemudian membaca

13:28

koran atau majalah yang memuat lowongan

13:30

pekerjaan kemudian melihat informasi

13:32

lowongan kerja melalui media elektronik

13:34

seperti televisi internet dan sebagainya

13:36

kemudian rajin mengunjungi pusat-pusat

13:39

perkantoran dan pameran bursa kerja

13:41

selanjutnya bergaul dan bertanya kepada

13:44

orang-orang yang sudah bekerja dan

13:45

memantapkan rasa percaya diri

13:48

[Musik]

13:50

setiap calon tenaga kerja pada umumnya

13:53

harus mengikuti tes atau seleksi seleksi

13:55

tersebut biasanya yang pertama seleksi

13:58

administrasi ini akan seleksi terhadap

14:00

berkas yang dikirim kelengkapan berkas

14:03

persyaratan yang diminta merupakan

14:05

penentu kelulusan tes ini pada umumnya

14:07

persyaratan yang diminta oleh penerima

14:09

tenaga kerja adalah surat lamaran

14:11

fotokopi ijazah fotokopi KTP Surat

14:14

Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK

14:17

dari kepolisian

14:18

pasfoto ukuran tiga kali 4/4 kali enam

14:22

dan daftar riwayat hidup kemudian yang

14:24

kedua seleksi akademis ini merupakan

14:27

seleksi yang berhubungan dengan

14:28

penalaran atau kemampuan belajar

14:30

biasanya seleksi ini bersifat tertulis

14:33

materi.tes umumnya dalam bidang bahasa

14:35

Indonesia bahasa Inggris dan pengetahuan

14:37

umum kemudian yang selanjutnya Psycho

14:39

Test atau tes kemampuan secara

14:41

keseluruhan psikotes dilaksanakan untuk

14:44

mengetahui seberapa besar kesesuaian

14:46

antara pekerjaan dengan kepribadian

14:48

pelamar kerja tes ini meliputi tes bakat

14:52

minat kecepatan dan ketelitian kerja dan

14:55

sikap kerja kemudian yang selanjutnya

14:58

tes wawancara

15:00

kami beberapa kali seksi pihak pencari

15:02

tenaga kerja biasanya memanggil para

15:04

pelamar yang memenuhi kriteria penilaian

15:07

untuk mengikuti wawancara

15:08

selanjutnya yang terakhir seleksi

15:10

kesehatan ini merupakan tes fisik tes

15:13

fisik dilaksanakan untuk mengukur

15:15

sejauhmana kesesuaian antara fisik

15:17

antara pelamar kerja dengan tuntutan

15:20

pekerjaan biasanya tes ini meliputi tes

15:23

penglihatan pendengaran ketahanan fisik

15:25

dan lain sebagainya

15:28

pilihan yang terakhir yaitu memasuki

15:31

kehidupan keluarga Allah menciptakan

15:33

manusia berpasang-pasangan menikah atau

15:36

berkeluarga merupakan salah satu

15:38

kebutuhan manusia untuk melanjutkan

15:39

keturunannya menikah hukumnya wajib bagi

15:42

yang sudah mampu Namun demikian untuk

15:44

berumah tangga tidaklah mudah untuk

15:46

memasuki kehidupan berkeluarga atau

15:48

menikah diperlukan berbagai macam

15:50

pertimbangan kesiapan secara fisik

15:53

maupun ekonomi sangat diperlukan di

15:55

samping kesiapan mental ketika kita

15:57

memutuskan untuk menikah berarti kita

15:59

sudah hampir ia bertanggung jawab bukan

16:01

hanya untuk diri sendiri tetapi terhadap

16:03

anak keluarga suami atau istri kita dan

16:07

lingkungan orang yang sudah berumah

16:09

tangga secara otomatis sudah dianggap

16:11

dewasa walaupun secara usia masih belia

16:15

berbagai macam tanggung jawab ekonomi

16:17

sosial moral akan dibebankan kepada kita

16:20

kita dituntut untuk dapat memberi nafkah

16:23

kepada laki-laki dapat memelihara

16:26

keluarga anak dan suami apabila kita

16:30

perempuan di samping itu lingkungan dan

16:32

keluarga akan menuntut kita untuk

16:34

bertanggungjawab laki layaknya orang

16:36

dewasa baik secara ekonomi sosial etika

16:39

dan moral sekiranya setelah lulus SMA

16:44

memutuskan untuk menikah harus

16:46

diperhatikan secara matang karena

16:49

pernikahan di usia dini umumnya

16:51

mengalami banyak hambatan dan tantangan

16:55

Nah demi akan tadi teman-teman materi

16:58

tentang pertimbangan di dalam memilih

17:01

karir setelah lulus SMA mudah-mudahan

17:03

materi ini bermanfaat untuk kita semua

17:05

dan kita bisa terapkan dalam kehidupan

17:07

kita

17:08

Terimakasih telah menonton video ini

17:10

kita ketemu lagi di video-video

17:13

berikutnya

17:13

wassalamu'alaikum warahmatullahi

17:15

wabarakatuh

17:19

[Musik]

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.

Get the TLDR of any YouTube video

Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.

Try YouTLDR Free