Full Transcript

·YouTLDR

PONDASI PANCANG : part2a_Kelompok Tiang & Efisiensi Group - Hinawan T. Santoso, ST, MT

19:49IndonesianBy masdosenTranscribed Jul 12, 2026
Analisis video lain dengan ProGaransi uang kembali 30 hari
0:01

baik teman-teman kita akan lanjutkan di

0:04

pembahasan kita terkait dengan pondasi

0:07

tiang pancang ini yang bagian kedua di

0:11

mana kemarin bagian pertama kita sudah

0:13

membahas terkait dengan definisi tiang

0:16

pancang jenis-jenis tiang pancang fungsi

0:19

dari tiang pancang dan juga perhitungan

0:21

daya dukung untuk tiang pancang tunggal

0:24

nah kali ini kita akan

0:26

menghitung pengaruh daya dukung tiang

0:29

cang dalam bentuk kelompok Nah kira-kira

0:32

kalau sudah disatukan dalam satu

0:34

kelompok apakah Day dukung kemarin itu

0:37

menjadi berkurang ataukah akan bertambah

0:40

dan juga berapakah efisiensinya kalau

0:43

dia menjadi suatu kesatuan kelompok

0:46

Selain itu nanti juga ada terkait dengan

0:49

penjelasan metode pelaksanaan tiang

0:52

pancang dan juga metode pengawasan tiang

0:54

pancang nah saya cenderungnya ini lebih

0:57

menarik karena sudah ke lapangan jadi

1:00

teman-teman nanti ee bisa lebih

1:02

interaktif di bagian metode pelaksanaan

1:05

dan pengawasan

1:06

Oke saya

1:08

lanjutkan jadi capaiannya mata kuliah

1:12

pada pertemuan kali ini ya keedelan

1:14

nanti mahasiswa diharapkan mampu

1:17

menghitung kelompok tiang menjelaskan

1:19

metode Pelaksanaan serta pengawasan atau

1:21

kontrol mutu dari pondasi tiang pancang

1:24

nah ini sama subcapaiannya kita rinci

1:26

ada perhitungan kelompok tiang kemudian

1:29

metode pelaksanaan dan yang terakhir

1:31

adalah metode pengawasan dari pondasi

1:33

tiang pancang

1:35

Oke saya

1:38

lanjutkan untuk yang pertama kita akan

1:40

ee meninjau terkait dengan perhitungan

1:43

daya dukung tiang pancang dalam hal ini

1:46

kalau tiang tersebut sudah menjadi satu

1:49

kesatuan kelompok

1:51

tiang Nah sebagai pengantar jadi yang

1:55

dimaksud kelompok tiang ini sebenarnya

1:57

di lapangan itu akan kita sangat jarang

1:59

mukan tiang pancang yang hanya berdiri

2:02

sendiri atau single P ada ee beberapa

2:05

memang yang EE hanya satu atau single P

2:08

gitu ya mungkin karena konstruksinya

2:10

yang ringan dan lain sebagainya tapi

2:13

umumnya tiang pancang ini yang digunakan

2:15

secara berkelompok atau pel grou

2:18

disebutnya nah Nantinya di atas kelompok

2:21

tiang atau pel grou ini akan diletakkan

2:24

suatu konstruksi yang berupa Pur Nah

2:27

kalau teman-teman kurang paham

2:29

bahasa-bahasa ini Pur kan sebenarnya

2:31

dari bahasa Belanda ya atau kalau bahasa

2:33

Inggrisnya adalah fting atau pelkap

2:36

yaitu suatu struktur eh beton bertulang

2:40

gitu ya dengan ketebalan tertentu dan

2:42

lebar tertentu untuk fungsinya

2:44

mempersatukan kelompok tiang tersebut

2:47

serta mendistribusikan beban yang

2:49

berasal dari pilar atau kolom secara

2:52

merata kepada anggota-anggota dari

2:54

kelompok tiang yang ada jadi nanti dalam

2:58

perhitungannya pelk ini akan di anggap

3:00

sesuatu yang sangat kaku sempurna Kenapa

3:03

demikian sehingga nanti kalau ada akibat

3:07

beban yang bekerja pada kelompok tiang

3:09

tersebut dan mengalami penurunan maka

3:12

penurunan akan terjadi secara

3:15

seragam dan nanti apabila penurunan

3:18

tersebut selesai bidang pelkep akan

3:20

tetap menjadi suatu bidang yang datar

3:23

Nah karena mungkin saja di suatu

3:25

kelompok tiang itu kan karakteristik

3:27

tanahnya lain-lain ada yang ee kena batu

3:30

ada yang tidak dan lain sebagainya

3:32

sehingga penurunan lain-lain tapi karena

3:34

disatukan dengan pelkap yang kaku dan EE

3:37

kaku sempurna tadi maka penurunan akan

3:40

terjadi secara bersamaan juga nanti gaya

3:43

yang bekerja pada masing-masing tiang

3:45

karena kaku sempurna tadi diharapkan

3:47

berbanding lurus dengan penurunan tiang

3:50

yang terjadi Jadi diharapkan karena

3:52

sistemnya kaku Tadi nanti distribusi

3:54

beban pun akan terjadi secara merata

3:57

pada masing-masing anggota tiangnya

3:59

tidak ada hanya satu tiang yang menerima

4:01

beban sangat besar sedangkan yang

4:03

lainnya ee kecil seperti itu

4:07

ya

4:08

Nah kira-kira apa syarat-syarat yang

4:11

harus kita penuhi untuk merencanakan

4:14

suatu kelompok tiang Nah teman-teman di

4:16

sini punya ilustrasi saya ini mungkin

4:18

simpel Ya hanya tiang kelompok tiang

4:22

yang terdiri atas empat buah tiang

4:25

ee bulat gitu ada empat tiang tunggal

4:29

yang yang disatukan menjadi suatu

4:31

kelompok nah ini nantinya di atasnya ini

4:34

cara menyatukannya tadi adalah dengan

4:36

menggunakan Pur atau pelkap tadi guitu

4:39

ya Atau footing tadi nah syarat-syarat

4:42

yang harus kita perhatikan

4:44

dalam merencanakan suatu kelompok tiang

4:47

yaitu terkait dengan spasi atau jarak

4:50

antar tiang itu sendiri nah ini di ee

4:54

ilmu pondasi biasanya disyaratkan untuk

4:57

jarak atau spasi antar tiang ini dalam

4:59

suatu pel capap itu adalah 2,5 Kal

5:02

diameter dia harus lebih besar dari 2,

5:05

Kal diameter atau

5:07

dimensi tiang pancang Kalau memang dia

5:09

bukan ee lingkaran gitu ya dan lebih

5:13

kecil dari 3*ali diameter atau dimensi

5:17

tiang pancang nah ini ya teman-teman

5:19

jadi nanti kalau membuat konfigurasi

5:21

atau menempatkan tiang pancang

5:23

syarat-syarat inilah yang minimal harus

5:26

teman-teman penuhi kalau misal ini tidak

5:29

di penuhi kira-kira pengaruhnya apa Nah

5:31

ini kita

5:33

lihat jadi ketentuan tadi itu memang

5:36

sudah e melalui proses studi gitu ya

5:40

oleh ahli-ahli geoteknik dan rekayasa

5:43

pondasi Nah kalau misal ini spasi atau

5:47

jarak antar tiangnya ini kurang dari 2,5

5:50

kira-kira efeknya apa Nah ini bisa kita

5:52

ilustrasikan di gambar di samping ini

5:55

ini kita punya tiang satu tiang dua

5:57

tiang 3 gitu ya Nah ini

6:00

misalkan tiang satu sudah dipancang Nah

6:02

biasanya akibat pemancangan tiang ini

6:04

nanti ada kemarin kita belajar yang

6:06

namanya pemindahan volume tanah gitu ya

6:09

apalagi kalau pancangnya ini adalah

6:10

pejal sehingga ada beberapa tanah nanti

6:13

yang terdesak ke samping dan juga ada

6:15

yang Bahkan ke atas seperti ini gitu

6:17

nanti kita pancangkan yang kedua dia

6:20

akan memberikan Efek lagi desakan Tanah

6:23

ini ke samping kiri dan kanan bahkan ke

6:25

atas nah kalau spasinya ini terlalu

6:27

kecil dari 2,5d yang di syaratkan tadi

6:31

maka ketika kita pancangkan tiang ketiga

6:33

ini gitu ya

6:35

dikhawatirkan nanti karena ada desaan

6:37

volume tanah yang ditransferkan ke kiri

6:39

kanan atas gitu ya maka tiang yang sudah

6:43

dipancangkan tiang satu dan 2 ini akan

6:46

terangkat atau tercerabut Nah itu salah

6:48

satu Kenapa disyaratkan dia harus lebih

6:52

besar dari 2,5d nah ini dikhawatirkan

6:55

nanti ketika dipancangkan tiang

6:57

berikutnya dan Berikutnya ini akan

6:58

kondisinya nya akan terangkat Mal itu

7:01

kalau ee pemancangannya kurang dari

7:06

2,5d Nah

7:08

kalau spasinya dia lebih dari 3D atau

7:12

sangat jarang ini berarti ya sangat

7:14

berjauhan antara yang satu dengan yang

7:17

lainnya maka nanti tidak akan lagi

7:20

ekonomis karena berefeknya adalah ke

7:22

dimensi Pur atau pelkap Tadi nanti akan

7:25

menjadi besar nah selain pelkapnya nanti

7:29

menjadi besar juga ketebalan pelkap

7:31

karena dia spasinya antar tiangnya

7:34

berjauhan untuk mendapatkan kaku

7:37

sempurna tadi maka pelkap ini tebalnya

7:39

juga harus ditambah nah efeknya nanti

7:42

akan memperbesar dari biaya konstruksi

7:45

kita nah ini pada perencanaan pondasi

7:49

tiang gitu ya setelah jumlah tiang

7:51

pancang dan jarak tiang pancang telah

7:53

ditentukan maka kita bisa menentukan

7:55

luasan dari pel capap kita tadi jadi

7:58

kalau kita kemarin menghitung tiang

8:00

tunggal ketemu daya dukung beban yang

8:03

bekerja berapa dibagi daya dukung tiang

8:06

tunggal maka akan ketemu jumlah tiangnya

8:08

Nah nanti jumlah tiang ini kita

8:10

konfigurasikan kira-kira letaknya

8:12

Seperti apa dengan mengikuti jarak-jarak

8:14

S Tadi mau kita bikin satu baris dua

8:17

baris tiga baris gitu ya Nah nanti akan

8:20

mempengaruhi adalah luasan dari pel

8:22

capap atau Pur yang menyatukannya nah

8:25

ini ada ketentuan bila ternyata luas

8:27

pelkap total gitu ya setelah di buat

8:30

lebih kecil dari setengah luas bangunan

8:32

ini biasanya untuk bangunan-bangunan

8:34

gedung gitu ya yang lokasinya adalah

8:36

jadi satu kesatuan berbeda dengan

8:39

jembatan yang dia terpisah oleh Bentang

8:41

jembatan antara satu dengan yang lain

8:43

maka dipergunakan pondasi setempat

8:45

dengan pelkap di atas kelompok tiang

8:48

Jadi kalau luasannya masih kurang dari

8:50

setengah luas bangunan maka dia

8:51

dipisah-pisah antara pelkap sat dengan

8:53

pelkep yang lainnya namun jika luas

8:56

pelkep totalnya itu yang diperlukan

8:58

lebih besar dari setengah luas

9:00

bangunannya maka untuk menjaga keefektiv

9:03

eh

9:05

keefektivitasan dari pelkap itu malah

9:09

dipilih nantinya pondasi penuh atau

9:13

kalau kemarin bisa disebut pondasi rakit

9:15

atau R foundation di atas tiang tiang

9:18

panjang tersebut nah ini perlu

9:21

dipertimbangkan ya teman-teman nanti

9:22

kalau di gedung ini terutama kalau

9:25

luasan Pur dalam satu kelompok tiang

9:27

ternyata kurang dari setengah luas Bun

9:29

maka dipisah-pisahkan tapi kalau lebih

9:32

dari setengah dari luas bangunannya

9:34

Ternyata pelk yang dibutuhkan maka

9:35

disatukan menjadi satu kesatuan penuh

9:38

pondasi tiang pancang ya teman-teman

9:42

Oke saya

9:45

lanjutkan Nah tadi kita sudah belajar

9:49

terkait dengan pondasi tunggal ketika

9:53

disatukan menjadi suatu kelompok tiang

9:56

atau grup tiang yang disatukan oleh

9:59

suatu Pur atau pelkap gitu ya atau

10:02

foting nah ketika beban-beban ini

10:05

nantinya bekerja teman-teman Nah di sini

10:08

kita punya suatu beban vertikal gitu ya

10:11

V yang bekerja pada suatu kelompok tiang

10:14

yang bekerja secara sentris ini mungkin

10:17

dari e beban-beban di bangunan atas gitu

10:20

ya Di mana titik tangkap dan

10:22

resultantenya bekerja berhimpit dengan

10:25

titik berat kelompok tiang maka kita

10:27

dapat menghitung jumlah kebutuhan dari

10:30

tiang pancang kita nah ini dalam hal ini

10:33

kita tidak meninjau beban yang eksentris

10:35

ya kita akan meninjaunya beban sentris

10:37

supaya lebih mudah di mana Kalau kita

10:40

punya beban sentris V ini berada di

10:44

tepat titik tangkap atau titik berat

10:47

antara tiang-tiang pancang ini Maka

10:51

kalau kita ingin mengetahui Berapa

10:53

jumlah tiang pancang yang dibutuhkan

10:56

rumusannya adalah seperti ini NP adalah

10:59

jumlah tiang v adalah beban yang bekerja

11:03

gitu ya dibagi dengan Q tiangnya Nah

11:07

mungkin beban V Ini adalah beban hidup

11:09

dan beban mati termasuk beban dari berat

11:11

Pur sendiri ini itu kita masukkan

11:14

sebagai beban V sedang Ki tiang ini

11:16

kemarin sudah kita hitung adalah daya

11:18

dukung izin tiang Nah kalau lebih

11:21

presisi lagi atau lebih tepatnya lagi

11:23

ini adalah beban yang diizinkan bekerja

11:25

kemarin dikurangi dengan berat tiangnya

11:27

sendiri sehingga ketika V dibagi Q tiang

11:31

nantinya kita akan dapatkan yang namanya

11:33

jumlah kebutuhan tiang dalam

11:37

satu kelompok tiang ini nah kemarin

11:40

ee sudah kita kasih contoh yang tiang

11:43

tunggal hari ini kita akan pelajari

11:45

Bagaimanakah kalau ternyata bebannya

11:47

bekerja lebih besar dari Day dukung

11:50

tiang tunggalnya Nah nanti jumlahnya

11:53

seberapa akan kita lihat

11:55

Oke saya

11:57

lanjutkan nah

11:59

apabila tadi tiang-tiang tadi bekerja

12:02

dalam satu kesatuan kelompok tiang ini

12:05

ternyata ada yang namanya efisiensi

12:08

kelompok tiang gitu ya jadi Perhitungan

12:11

jumlah tiang dengan metode yang

12:13

sebelumnya tadi yang V dibagi dengan Q

12:15

tiang tadi alel tiang itu ternyata perlu

12:18

dikoreksi sebab nanti Day dukung

12:21

kelompok tiang itu bukanlah Day dukung

12:23

tiang tunggal yang dikalikan dengan

12:25

jumlah kebutuhan

12:26

tiangnya ini ada suatu

12:30

koreksi akibat adanya intervensi atau

12:33

tumpang tindihnya garis-garis tegangan

12:35

dari tiang tiang tiang tunggal yang sing

12:38

berdekatan antara satu dengan lain yang

12:40

dinamakan sebagai grp Action Nah

12:43

pengurangan Day dukung kelompok tiang

12:45

ini akibat group action dinyatakan dalam

12:47

suatu angka yang dinamakan efisiensi

12:50

kelompok tiang atau

12:52

EG rumusannya Seperti apa Jadi ini ya

12:55

teman-teman rumusannya adalah

12:58

EG = 1 - suatu Teta / 90 gitu ya

13:05

dikalikanung N - 1 n adalah jumlah tiang

13:10

dalam satu baris gitu ya dikalikan

13:13

dengan m m jumlah baris tiangnya Nah

13:16

kalau ini adalah misalkan n itu jumlah

13:18

dalam satu baris 3 gitu ya m adalah

13:21

Jumlah barisnya berarti juga ada 3 kalau

13:23

dalam kasus ini gitu ya atau jumlah

13:25

kolomnya nanti ditambah M - 1 Kal n n

13:29

Dib m * n nah ini Tinggal dimasukkan

13:32

saja teman-teman mungkin yang harus kita

13:34

perhatikan adalah Teta tadi sudut Teta

13:37

ini adalah arkes Tangen dari d di/ s

13:42

jadi d adalah diameter atau dimensi

13:44

tiangnya

13:46

dibagi spasi atau jarak pusat satu tiang

13:49

ke pusat tiang yang lain gitu ya

13:52

satuannya dalam derajat Nah jadi ini

13:54

kalau konsepnya bujur sangkar atau

13:57

konfigurasinya tiang panjang dan dalam

13:59

suatu susunan bujur sangkar kita punya

14:02

di sini S ya s-nya seperti ini tadi m

14:06

saya sampaikan misal n ini adalah jumlah

14:08

baris ini barisnya ada berapa Ada 1 2 3

14:12

gitu ya teman-teman Nah nanti n-nya ada

14:14

berapa n-nya misal kolomnya juga ini

14:16

dalam hal ini ada tiga kalau dia

14:20

konfigurasinya segitiga bisa saja di

14:22

lapangan kalau memang kebutuhannyaya

14:24

tiga Biasanya seperti ini maka spasi

14:26

adalah jarak antara pusat satu tiang

14:28

dengan dengan tiang yang lainnya seperti

14:30

ini

14:31

Oke gitu ya nanti kita akan coba

14:34

praktikkan dalam perhitungan sehingga ee

14:36

rumusan ini lebih jelas

14:39

kembali nah Sehingga nantinya di duukung

14:43

kelompok tiang itu akan menjadi jadi Q

14:46

TK ini adalah Day dukung suatu kelompok

14:49

tiang berarti dia nilai efisiensi dari

14:51

kelompok tiang dikalikan jumlah tiangnya

14:54

dikalikan dari Day dukung allowable dari

14:58

masing-masing tiangnya di mana Nanti

15:01

dari dukung kelompok tiang ini tentu

15:02

saja harus lebih besar dari gaya luar

15:05

yang bekerja di ee kelompok tiang

15:08

tersebut guu ya teman-teman Nah

15:10

ilustrasinya seperti ini kenapa tadi ada

15:13

istilahnya intervensi atau overlpping

15:15

dari masing-masing kelompok tiang ini

15:17

sehingga didapatkan nilai efisiensi Nah

15:20

jadi kalau tiang tunggal kan bekerjanya

15:22

hanya satu bagian ini ya Nah ini kita

15:24

asumsinya di sini adalah poin Biring

15:27

pile atau n Biring Pile sehingga hanya

15:29

bekerja di ujungnya Misalkan seperti itu

15:31

Nah Seperti yang saya sampaikan tadi ada

15:34

efek

15:35

ee 6 sampai 10d ke atas dan 2D ke bawah

15:39

gitu ya Ee regangan-regangan yang

15:41

terjadi di bawah tanah akibat gaya dari

15:45

tiang yang menekannya nah ini kalau

15:48

disatukan menjadi suatu grup tiang atau

15:51

kelompok tiang ternyata dia ada

15:53

overlapping antara bagian tiang satu

15:56

dengan yang lainnya nah overlapping

15:58

inilah yang tadi dinamakan intervensi

16:01

sehingga kita harus menghitung yang

16:03

namanya adalah efisiensi ee dari grup

16:06

tiangnya Nah kita lihat teman-teman

16:09

dalam contoh soal kira-kira aplikasinya

16:11

Seperti

16:14

apa Nah ini contoh perhitungan saya

16:17

ambil

16:18

masih terkait atau berkaitan dengan

16:21

contoh soal pada pertemuan sebelumnya

16:24

bagian sat di mana kemarin kita sudah

16:27

menghitung eh Ded duukung tiang tunggal

16:31

gitu ya Di mana kemarin kita punya

16:34

ukuran tiangnya adalah 40* 40 cm ya

16:37

persegi dan didapatkan Q tiang ini ini

16:41

setelah dikurangi dengan berat tiang

16:42

adalah

16:44

37,73 ton nah diketahui di sini gaya

16:47

aksial V Tadi yang bekerja baik akibat

16:50

deadload maupun leelad di total di

16:52

jumlahkan itu sekitar 140 ton nah

16:56

diminta kita adalah menghitung jumlah

16:59

kebutuhan tiang dan juga efisiensi

17:01

kelompok tiangnya Seperti apa Nah untuk

17:04

menghitung jumlah tiang tadi kita pakai

17:07

rumusan yang ada di depan tadi NP adalah

17:10

gaya aksial dibagi dengan daya dukung

17:13

tiang tunggalnya nah ini 140 / 37,73 ini

17:18

sekitar

17:19

3,71 nah ini biasanya kita bulatkan

17:22

menjadi buah tiang pancang gitu ya Nah

17:26

ini perlu kita cek teman-teman buah ini

17:29

kalau di komposisikan atau

17:32

dikonfigurasikan misalkan seperti ini

17:34

tadi syaratnya adalah asumsi jarak antar

17:37

tiang adalah S = 3D 3 k dimensi atau

17:41

lebar dari tiangnya 120 ya syaratnya

17:44

seperti ini nah ini kalau kita

17:47

konfigurasikan seperti ini di mana Ini

17:49

Tiang 1 2 3 4 jarak pusat ke pusat tiang

17:52

biasanya tadi Eh 2,5 sampai 3D gitu ya

17:57

kita pakai 3D 1000 200 di sini ini jarak

18:01

ke tepi ini biasanya ee sekitar 1 sampai

18:04

1,5d tergantung nanti memang kebutuhan

18:07

dari rencana Seperti apa untuk

18:10

menghitung di tepinya ini nah ini akan

18:13

kita cek kira-kira kalau kita

18:15

konfigurasikan tiangnya seperti ini ini

18:18

efisien atau tidak atau ada pengaruh

18:20

pengurangan atau tidak Gitu ya Nah

18:22

efisiensi kelompok tiang tadi rumusannya

18:24

adalah ini nah ini kita lihat

18:27

teman-teman kita cari dulu sudut Teta

18:31

Teta tadi adalah arkes tangan dari D

18:34

atau lebar tiang dibagi dengan spasi

18:36

tiangnya jadi arkes tangan 40 / 1200 ini

18:41

ketemunya sekitar 1,91 derajat gitu ya

18:45

Nah di sini dalam kasus ini kita punya

18:47

nilai m adalah 2 karena barisnya ada 2

18:50

dan n-nya juga ada du kolomnya ada du

18:53

Nah kita coba hitung masukkan ke rumus

18:56

tadi gitu ya teman-teman kita masukkan

18:59

saja nilai-nilai yang ada didapatkan di

19:01

sini efisiensi Grupnya adalah

19:05

0,98 maka Day dukung tiang dalam suatu

19:09

kelompok tiang yang dimaksud dengan

19:11

konfigurasi ini itu kita kalikan ya

19:13

efisiensi kali jumlah tiang kali daya

19:15

dukung tiang tunggalnya kita masukkan

19:18

ternyata dengan empat buah tiang dan

19:21

efisiensi yang ada kita masih punya

19:25

147,90 Ton di mana nilai nya lebih besar

19:29

dari beban yang bekerja yaitu 140 ton

19:33

sehingga dapat dikatakan bahwasanya

19:35

kelompok tiang ini masih mampu dalam

19:38

menahan beban luar yang ada nah itu

19:41

terkait dengan perhitungan

19:44

efisiensi kelompok atau grup tiang

Lanjutkan dengan YouTLDR

Analisis video lain dengan Pro

Proses video baru, telusuri setiap timestamp, bandingkan sumber, dan simpan hasilnya di pustaka Anda.

Dapatkan Pro — US$12/bulanGaransi uang kembali 30 hari

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.