0:00
Halo teman-teman jumpa lagi bersama Kakak di channel legurles nah pada video kali ini kita akan melanjutkan pelajaran kita tentang statistika oh di video sebelumnya kita sudah belajar tentang populasi dan sampel pada video kali ini kita akan melanjutkan Bagaimana sih cara kita menyajikan suatu data yang sudah didapat nah sebelum kita lanjut jangan lupa untuk subscribe channel legurles tombol subscribe nya di sebelah kanan bawah ya Nah
0:26
Ada banyak cara untuk menyajikan data, yang pertama dalam bentuk tabel, nanti kita akan banyak ketemu soal-soal dalam bentuk tabel juga, menggunakan diagram batang seperti ini, menggunakan diagram lingkaran, atau juga bisa menggunakan poligon atau grafik.
0:43
dalam setiap menggambar tentunya kita memerlukan ukuran yang presisi, ukuran yang baik bukan ukuran yang salah-salah misalnya ketika kita mau menggambar diagram batang maka setiap satuan ini harus jelas nih harus jelas, tidak boleh asal-asalan, jaraknya harus sama supaya bisa mendapatkan diagram yang baik juga untuk poligon atau diagram garis
1:08
Nah untuk diagram lingkaran nanti yang penting adalah kita harus bisa mencari berapa derajat si sudutnya. Nah ini yang penting supaya kita bisa mencari berapa besar bagian dalam diagram lingkaran tersebut. Nah kita langsung aja coba untuk soal yang pertama. Disini diketahui ulangan H dan Matematika kelas 7F sebagai berikut. Kita disuruh menyajikan data tersebut dalam tabel dan juga diagram batang.
1:36
Nah kalau dalam tabel biasa nanti ada yang namanya data atau nilai, ada yang namanya frekuensi. Nah sebenarnya gampangnya kita bisa seperti ini, kita lihat dulu ada data berapa aja. Oh ada 4, ada nilai 4, ada nilai 5, ada nilai 6, 7, 8.
1:56
8 dan 9 gitu ya kita bisa menggunakan turus untuk menghitung kalau yang sedikit mungkin gampang tapi kalau yang banyak lebih mudah pakai turus ya kalau ini kan hanya sedikit kita bisa lihat oh ini 4 ini ada 4 1 ada 2 gitu ya ada 2 frekuensinya ada 2
2:16
Kalau yang 5 itu ada 2, 3. Kan kita agak bingung tuh ya. Ada di sebelah kiri, di sebelah kanan, sebelah atas. Jadi kalau menggunakan turus seperti ini. Ini ada angka 7. Kita kasih turus 1. Ada angka 6. Ada angka 6. Turus itu begini ya. Kita bikin 1, 2, 3, 4, 5. 1, 2, 3, 4, 5. Nah kemudian ada angka 8.
2:45
ada angka 4, nah tadi sudah ya angka 4 nya kalau kita bikin turus angka 5, ada angka 6 ada angka 9 ada angka 6 lagi ada angka 8, ada angka 9 ada angka 7, ada angka 6 lagi nah sudah 4, kita bikin gaya semiring ada angka 6 lagi ada angka 5 kemudian angka 8 lagi kemudian angka 7 lagi ada 4 lagi, ada 5 lagi dan ada 6 lagi
3:20
Nah, setelah membuat turusnya baru kita boleh mengubah si frekuensi ini menjadi berapa banyak gitu ya. Jadi nanti tabelnya itu hanya yang kiri dan yang kanan. Data untuk nilai 4 frekuensinya 2, untuk nilai 5 frekuensinya 3.
3:37
Untuk nilai 6 frekuensinya ada 7. Untuk nilai 7 frekuensinya ada 3. Untuk nilai 8 ada 3. Dan untuk nilai 9 ada 2. Akhirnya seperti itu. Gimana cara membuat diagram batangnya? Maka kita bikin dulu nih sumbunya. Kita bikin sumbu Y-nya. Kita bikin sumbu X-nya. Yang Y itu biasanya frekuensi. Ini nilai.
4:09
tapi tergantung nanti ya soalnya gimana boleh dari satu tapi kalau kita mau mulai dari empat biasanya guru ada yang mengajarkan bikin begini dulu ya bikin rumput sedikit maka nanti kita start dari empat dari lima dari enam tujuh delapan dan sembilan nanti ini frekuensinya satu dua tiga empat lima enam tujuh
4:41
Untuk yang 4 ada 2. Nah, nanti kita mesti bikin kiri kanan sama lah. Kira-kira ya. Jadi 4 ini kira-kira di tengahnya. Yang ininya di 2. 5 nya itu di 3. Nah, ini kita tarik 3. Maka 5 nya kira-kira begini. Dan seterusnya. Nanti kira-kira tabela seperti ini. Tabela akan jadi seperti ini.
5:04
Kira-kira seperti itu untuk yang pertama. Yang kedua nih ya sekarang. Sekarang kalau tadi kita tabel dan juga diagram batang. Sekarang kita mencoba diagram lingkaran. Jadi disini diketahui jumlah siswa berdasarkan tempat tinggalnya. Dan kita disuruh menggambarkan diagram lingkaran.
5:23
Nah kalau disuruh menggambarkan diagram lingkaran maka kita menjumlahkan dulu. Jadi ini siswa asal kurahan A itu jumlahnya ada 11. Siswa asal kurahan B jumlahnya ada 23. Kita jumlahkan dulu nih jumlah datanya semua siswanya berapa. 11 ditambah 23.
5:45
Ditambah 39, ditambah 34, ditambah 55, ditambah 18. Nanti ini hasilnya adalah 180 siswa. Nah, kita akan membuat diagram lingkarannya. Maka kita butuh mencari besar sudut dari masing-masing bagian. Maka kita akan mencari besar sudutnya si A. Carinya gimana, Kak? Oh, kita lihat frekuensinya si A. Ini kita mau cari sudutnya si A.
6:15
frekuensinya A itu, jadi frekuensi A dibagi totalnya dikali 1 lingkaran itu 360 derajat, maka dikali 360 derajat. Sehingga ini nanti 11 per 180 dikali 360, ini boleh dibagi, bagi 180 hasilnya 2, nanti ini jadi 22 derajat.
6:41
Untuk yang B kita hitung juga 23 langsung ya Per 180 dikali 360 Ini buat dicoret Jadinya nanti ini 46 derajat Untuk yang C 39 per 180 dikali 360 Dicoret 2 Ini dikalikan hasilnya 78 derajat Untuk yang D 34 derajat
7:08
per 180 dikali 360 ini boleh dicoret 2 nanti ini dapat 68 derajat untuk yang E itu 55 dibagi 180 dikali 360 ya boleh dicoret nanti ini hasilnya adalah 110 derajat terakhir untuk yang F ya untuk yang F
7:35
Itu berarti 18 per 180 dikali 360. Nah, ini kalau dicoret. Dapat hasilnya 36 derajat ya. 18 kali 2. Nah, kalau sudah kita bikin lingkarannya. Kita bikin satu garis dulu. Kemudian kita menghitung si A. Si A 22 derajat. Maka dari sini busurnya kita hitung 22 derajat. Nah, ini adalah bagiannya si A. 22 derajat.
8:08
Kemudian kita hitung bagian yang B, berarti sekarang acuan menghitungnya, acuan derajatnya bukan dari garis yang pertama, tapi dari garis yang kedua nih. Dari garis yang kedua itu 46 derajat, kita hitung ke sini 46 derajat. Ini bagian yang B. Kemudian bagian yang C 78 derajat. Jadi kita hitungnya dari garis yang ini sekarang ya. Bagian yang C 78 derajat. 78 derajat.
8:38
Kira-kira seperti itu sampai nanti hasilnya akan seperti ini. Nah, di sini kakak tampilkannya persentase. Tapi kalau kita akan hitung dengan busur, ini nanti 22 derajat. Sesuai dengan besar yang kita hitung. Nah, arahnya boleh berlawanan jarum jam seperti yang kakak buat. Boleh searah. Kalau di sini searah. Ini 40 derajat.
9:04
Ini berarti 78 derajat si C. Si D 68 derajat. Ini adalah 110 derajat. Paling besar si E. F 36 derajat. Kira-kira seperti itu ya cara menggambar diagram lingkaran. Sekarang kita coba untuk soal yang ketiga. Nah ini adalah data perkembangan nilai ulangan ijub. Kita disuruh membuat grafik perkembangan nilainya. Nah kalau kita lihat di sini grafiknya itu artinya...
9:34
Nah ini berarti ini adalah nilai ya Grafik, kalau grafik kita mau tahu dia naik atau turun Ini nilainya Sedangkan kesini adalah Kesini adalah ulangan yang keberapa Ya ulangan keberapa nih Ulangan ke, misalkan disini ulangan pertama Kemudian ulangan kedua Ulangan ketiga Ulangan keempat Ulangan kelima Ulangan keenam
10:02
Nah, sumbu Y-nya itu adalah nilainya. Kalau biasanya kalau grafik Y-nya itu nilainya. Karena kita pengen tahu pergerakan harian, pergerakan bulanan, seperti kurs. Itu kan pergerakannya tiap hari. Di sini paling rendah adalah 55. Paling tinggi itu 85. Oke, sekarang kakak bikin ininya jangan lupa ya. Kalau di SI, ini kakak bikin 55, 60, 65, 70,
10:33
75 80 85 ya kakak sebisa mungkin dia sama tapi kalian nanti kalau ulangan harus pakai penggaris ya nah kita lihat dulu ya matematika jadi kalau punya banyak data begini kita kerjakan satu-satu yang matematika ulangan pertama 65 nah disini gitu ya ulangan keduanya 60 oh disini ulangan ketiganya 75 meningkat nih ijub belajar dia ulangan ketiga
11:06
Ulangan keempatnya 80 Ulangan kelimanya 65 Turun lagi Dia lupa belajar mungkin Ulangan keenamnya jadi 70 Nah kemudian titik-titik ini kita hubungkan Nah ini adalah Perkembangan ulangan Matematika IJUB Ternyata naik turun grafiknya
11:35
Nah lebih enak kalau kalian punya beberapa warna. Jadi nanti untuk yang fisika kita bisa bikin warna yang berbeda. Ulangan pertamanya 55. Ulangan keduanya 80. Wah wujud meningkat drastis fisikanya. Ulangan ketiganya 75 disini. Nah ini kan kalau misalkan berbeda warna jadi kelihatan gitu ya. Ulangan keempatnya 70.
12:03
Turun terus hijab ulangannya. Mungkin dia stres, dibutuhkan pacar gitu ya. Ulangan kelimanya itu 65. Ulangan ke enamnya itu 60. Sehingga grafik perkembangan ulangan hijab seperti ini. Untuk fisikanya nih. Dia naik, dia turun, turun, turun, turun. Nanti semua dikerjakan untuk semua datanya. Jadi kalau untuk soal ini nanti grafiknya kira-kira seperti ini.
12:35
Nah ini yang abu-abu itu adalah... Nanti kalau kita buat pakai Excel gitu ya. Keluarnya bagus nih. Ada legendanya. Ada keterangannya. Nanti kalian juga mesti bikin keterangannya ulangan. Ini yang biru matematika. Dia naik sama seperti yang putih. Kakak bikin yang putih. Yang orange ini fisika. Sama ya. Orange. Nah nanti yang...
13:03
Sosiologi itu yang abu-abu, yang Bahasa Indonesia itu yang kuning. Nah, kira-kira seperti itu ya. Jadi kalau untuk grafik, sama saja seperti diagram batang dan harus bagus nih jaraknya nih. Supaya grafiknya bagus. Kita coba soal yang keempat. Nah, di sini adalah data kendaraan yang digunakan oleh 100 murid di Sekolah Ijuk Prestasi di Jakarta. Dari data ini kita diminta untuk menyajikan dalam bentuk diagram lingkaran.
13:33
Nah, kalau kalian susah membaca datanya, agak bingung gitu maksud kakak, maka lebih baik datanya itu kita bikin menjadi tabel. Jadi kita punya nilai kendaraan, kita punya frekuensinya, ada berapa anak. Nah, yang pertama itu ada jalan kaki. Jalan kaki ada 12. Kemudian si mobil, itu kita tinggal baca 24.
14:08
kemudian si motor yang naik motor kalau kita lihat itu 40 nah sekarang yang sepeda itu 15 yang naik kendaraan umum apot itu adalah 9 nah kalau sudah maka kita butuh menghitung berapa banyak sih jumlah datanya ya ini tinggal dijumlahin 12 tambah 24 ditambahkan lagi dengan 40 tambahkan lagi 15 tambahkan 9 hasilnya itu adalah
14:40
100 anak, oh ini sebenarnya ada 100 murid ya, nah ini harusnya jumlah datanya sama nih kalau nggak ada yang aneh gitu ya mungkin satunya teleportasi gitu jadi nggak masuk data sini nah langkah berikutnya kita adalah menghitung besaran sudutnya jadi kita menghitung besaran berapa sih besar sudut untuk si jalan si jalan ini berarti 12 per 100 dikali 360 ya ini boleh dicoret jadi 3,6 3,6 dikalikan dengan 12
15:12
itu hasilnya adalah 43,2 derajat nah ini kakak angkanya kurang bagus karena koma-koma kemudian kita menghitung derajat yang mobil yang mobil ini adalah 24 per 100 dikali 360 ini boleh dicoret dicoret lagi 3,6 kali 24 hasilnya itu adalah 86,4 derajat kemudian kita menghitung juga derajat yang motor
15:43
Ini 40 per 100 dikali 360. Maka ini kalau dicoret 3,6 dikali 40, 36 dikali 4 itu 144 derajat. Kemudian kita hitung derajat yang sebeda. Ini 15 per 100 dikali 360 derajat.
16:07
corot lagi ya jadi 3,6 dikali 15 hasilnya adalah 540 derajat terakhir yang naik umum juga kita hitung 9 per 100 dikali 360 nanti hasil adalah 32,4 derajat
16:30
Sama seperti tadi ya, jadi kita bikin lingkarannya gitu, kemudian kita bikin satu garis dulu, kita hitung derajatnya, oh 144 derajat, 144 derajat, ya terus berapa? 54 derajat. Ini dihitung nih, ini adalah si motor, gitu ya, ini adalah si sepeda. Nanti dapatnya seperti ini kira-kira, ya, di mana kalau yang jalan kaki,
16:59
itu 12,12% atau ini 43,2 derajat tadi yang naik umum 32,4 derajat terus yang kuning ini apa sepeda sepeda 54 derajat
17:17
yang abu-abu paling besar ini yang naik motor itu 144 derajat jadi ini kalau diukur pakai busur 144 derajat yang orange itu mobil itu 86,4 derajat jadi kira-kira seperti itu ya jadi menyajikan data itu mudah sekali yang penting kita tahu bagaimana cara mengerjakannya di masing-masing diagram dan juga mengerjakannya tidak boleh salah-salah ya kalau salah-salah pasti hasilnya tidak baik
17:45
Terima kasih buat teman-teman yang sudah menonton. Selamat belajar. Kalau teman-teman merasa video ini bermanfaat, ayo dibagikan kepada teman-teman yang lain supaya mereka juga bisa belajar. Jangan lupa ya like video ini dan subscribe channel Legurules dan juga follow Instagramnya Legurules. Terima kasih.