Full Transcript

·YouTLDR

PONDASI BOR: part1b_Konsep Perancangan & Contoh Hitungan Daya Dukung - Hinawan T. Santoso, ST, MT

38:15IndonesianBy masdosenTranscribed Jul 12, 2026
Analisis video lain dengan ProGaransi uang kembali 30 hari
0:00

Hai bunga Ok saya lanjutkan terkait

0:06

bahasan selanjutnya yaitu konsep

0:08

perencanaan pondasi bor konsep dasarnya

0:11

sama dengan kemarin kita mendesain tiang

0:13

pancang itu ya ya itu yang pertama jahe

0:16

dukung dari tiang bor dan tiang pancang

0:19

pondasi tiang terutama gitu ya boleh

0:21

kita sebutnya itu dipengaruhi oleh daya

0:24

dukung ujung atau and bearing capacity

0:27

nah ini Apabila nanti kapasitas daun

0:30

dukungnya berasal dari tekanan di ujung

0:33

tiangnya Iya ilustrasinya seperti ini

0:35

kalau kita punya tiang hujan di sini

0:38

tanah keras yang tanah lunak Ketika

0:40

nanti si ujung tiang mencapai tanah

0:42

keras dia sehingga semua gaya-gaya nanti

0:47

disupport oleh ujung dari si tiang ini

0:50

dia

0:52

Hai sehingga nah ini tidak makan ending

0:55

capacity ya today dukung ujung nah tanah

0:58

di sini mungkin karena tanah lunak dan

0:59

tidak memberikan kontribusi lekatan

1:01

boleh diabaikan lihat temen-temen yang

1:04

kedua D dukung UC Selimut atau friction

1:07

biringere City many kapasitas daya

1:10

dukung yang berasal dari D dukung

1:12

gesekan atau adhesi lekatan ya antara

1:15

bor file dengan tanah disekelilingnya

1:17

konsepnya seperti ini nah ini misalkan

1:19

kita tidak temukan tanah keras sampai

1:21

kedalaman tertentu Kita bisa gunakan

1:24

tadi sistemnya adalah lekatan atau

1:27

gesekan antara tanah dan material

1:30

pondasi kita Nah ini gitu ya yang

1:32

menahan adalah gesekan atau adhesi dari

1:34

material dan material tanah dan material

1:39

dari pondasi kita

1:41

Hai nah ini kalau digunakan tidak

1:44

ditemukan tanah keras yang cukup di

1:47

lokasi kita atau sangat dalam karena

1:49

kerasnya apa yang ketiga adalah

1:51

kombinasi dari n piring dan Vixion nah

1:54

ini kalau kita menghitung misalkan

1:56

ditemukan di lapangan kita mencapai

1:59

tanah keras dan juga friction nya bisa

2:02

memberikan kontribusi kita boleh

2:05

menggunakan yang kombinasi ini Jadi ini

2:07

umumnya atau lazimnya di lapangan

2:09

digunakannya sistem kombinasi ini dia

2:13

teman-teman boleh kita amrun

2:16

merencanakan yang ujung saja kalau kita

2:17

Yakin memang tanah kerasnya tercapai

2:19

atau gesekan selimut kalau memang tanah

2:22

di ujungnya tidak tercapai karena saking

2:25

dalamnya atau kombinasi jika memang di

2:28

sini ada memberikan kontribusi ujung dan

2:31

juga kontribusi dari lekatan dia

2:36

Ok saya Lanjutkan jika

2:38

Hai Nah kita akan mencoba menghitung

2:42

kemarin kita sudah jelaskan di pondasi

2:46

pancang ada beberapa metode perhitungan

2:49

daya dukung tiang itu dengan data

2:53

berdasarkan sondir dan SPT nah

2:57

sebenarnya di persamaan yang Data sondir

3:00

kemarin dengan mayerhoff itu Ya i p = q

3:05

sekali kan luasan ujungnya HP gitu ya

3:09

dibagi suatu faktor aman SF atau Oke

3:13

dukung limitnya k.h. alkalikan dengan

3:17

as-nya luasan selimut Setia dibagi

3:21

dengan suatu faktor aman sfbt itu bisa

3:25

digunakan juga di dalam pondasi borini

3:27

teman-teman hanya yang dipendekan snmpt

3:31

karena itu khusus untuk tiang pancang

3:33

nanti kita akan Jelaskan disini dengan

3:35

metode pendekatan lain selain rumus

3:38

lebih banyak disampaikan oleh beberapa

3:40

ahli termasuk disini saya sampaikan yang

3:43

belum kita sampaikan di tiang pancang

3:45

kita sampaikan di tiang bor ini yang

3:48

pertama adalah metode awko dan the user

3:51

Nah kalau metode ini dia D dukung

3:55

kapasitas tiang bor ini ini berdasarkan

3:59

data sondir ya dia tidak memperhitungkan

4:01

kuat dukung selimutnya alias dia hanya n

4:05

piringnya asumsinya apa pendekatan ini

4:08

karena dianggapnya perlawanan bisa Tanah

4:10

yang terjadi pada pondasi bor ya

4:13

gesekannya dianggapnya sangat kecil

4:14

sehingga boleh dikatakan Tidak ada

4:17

mungkin ini kasusnya penurunan rumus ini

4:20

karena si ujungnya tiang bor ini

4:22

menyentuh pada tanah keras atau batuan

4:24

sehingga untuk alasan konservatif atau

4:27

keamanan yang selimutnya sudah diabaikan

4:30

saja gitu ya temen-temen ini bisa

4:32

dipakai sehingga dia ke Ultimate itu

4:35

hanya akibat D dukung ujungnya Ibe

4:37

kalikan ABG

4:38

adalah tahanan ujung sondir nya

4:40

dikalikan AB luas penampang bawah dari

4:44

si tiang bornya nah

4:48

file untuk menghitung dari GB atau

4:51

tahanan ujung sondir tadi persatuan luas

4:53

gitu ya ini adalah nilai kisi-kisi

4:56

adalah nilai sonder hasil kita menguji

4:58

di lapangan dibagi suatu FB FB disini

5:02

adalah faktor empirik yang diturunkan

5:05

oleh Siau ko ini dan the Lancer

5:07

tergantung tipe tanah Nah untuk berber

5:10

biasanya diambil adalah tiga setengah

5:12

dia temen-temen Jadi ini hampir sama

5:14

kalau kita kemarin di panjang itu dibagi

5:17

kalau kondisi bebannya adalah beban

5:20

permanen Iya adalah bagi tiga kalau ini

5:23

dibaginya tiga setengah ini karena

5:25

pendekatan bikinnya ada faktor-faktor

5:27

lain yang dipertimbangkan sehingga

5:28

nilainya bisa tiga setengah

5:31

Hai sehingga kita kalau menghitung

5:32

kapasitas izin ingat ya dia label

5:35

berarti nanti harus dibagi antara Q ini

5:38

dengan suatu faktor SF nah disini dibagi

5:42

menurut dia kalau dasar tiangnya nanti

5:45

dibesarkan dengan diameternya kurang

5:48

dari dua meter gitu ya dia dipakainya

5:51

esnya dua setengah tapi kalau dasar

5:54

tiangnya dia tidak dibesarkan dia

5:57

dibaginya dengan dua ini Memang agak

6:01

sedikit berbeda dengan teori meyerhoff

6:03

kemarin hanya dibagi oleh Syekh yang ada

6:05

di sini kalau di Oppo ini Dia selain

6:08

tadi ada faktor koreksi empiris ini tiga

6:11

setengah nanti dia ada dibagi lagi

6:14

dengan SF disini dua lihat ntar jadinya

6:17

nih hampir mendekati 7 ya kita begini

6:21

kini yang pertama metode Accord Andrea

6:24

Lancer selanjutnya ada metode Smart

6:29

Manda Nottingham

6:31

Hai nah ini juga

6:32

Hai ahli ini memberikan rumusan empiris

6:36

untuk menghitung daya dukung ultimit

6:38

suatu pondasi tiang bor Nah itu sama ya

6:43

prinsipnya Q adalah tahanan ujung

6:45

ditambah tahanan selimut gimana tahanan

6:48

ujung ini nilainya adalah FB kali luasan

6:50

ujung ditambah selimut itu FS kalikan

6:54

luasan dari selimutnya nah ini FB ini

6:58

apa oleh smartphone dan Nottingham dia

7:01

adalah Omega dikalikan kece-kece adalah

7:05

hasil kita melakukan shoulder we ini

7:08

adalah koefisien korelasi nanti kita

7:10

Jelaskan di belakang FS adalah kwini

7:15

adalah koefisien tak berdimensi yang

7:17

diajukan oleh sih Smash mandan

7:20

Nottingham ini nah ini kita pelajari

7:22

secara detail di slide berikutnya sama

7:25

ini untuk menghitung daya dukung

7:27

nantinya perlu kita bagi kalau kita

7:30

ditanyakan D dukung ijinnya bertikai

7:32

label adalah kill time dibagi suatu

7:35

faktor aman Nah ini bisa diambil dua

7:37

setengah sampai 4 kita lihat tahanan

7:42

ujung satuan atau FB tadi atau FB nih

7:45

Maaf ya ini FB Harusnya itu adalah nilai

7:49

dari Omega kalikan kece dan dibatasi dia

7:53

tidak boleh lebih dari 150 kg per

7:56

sentimeter persegi ini adalah nilai

7:59

sonder yang sudah cukup kuat Gitu ya

8:02

sekitar 150-200 ini adalah daya dukung

8:06

tanah sondir yang dianggapnya sudah

8:09

sangat kuat Oke gimana ini koefisien

8:13

korelasi tadi Omega ini bergantung pada

8:16

nilai-nilai pada tabel dibawah ini jadi

8:19

nanti kalau kalian dapatkan nilainya

8:21

tanahnya pasir yang terkonsolidasi

8:23

normal gitu ya batin nilai FCR nya

8:26

adalah satu itu maka faktor unik hanya

8:29

adalah satu nanti kalau pasir yang

8:32

banyak kering

8:32

Halo atau pasir dengan nilai

8:36

konsolidasinya tadi 2-4 itu 0,67 kalau

8:40

kerikil halus atau pasir dengan

8:43

konsolidasi OCR nyata di 6-10 itu

8:47

dipakainya omeganya setengah nah

8:50

kemudian nanti kisah ini adalah

8:52

rata-rata sama-sama kemarin rata-rata

8:56

tahanan ujung dari data sondir nah kisah

8:59

ini dibagi tadi ada gc1 dan G2 ini

9:03

dirata-ratakan ya dibagi dua bisa satu

9:06

adalah rata-rata pada zona 0,7 D atau 4D

9:11

di bawah dasar tiang jadi ini tuh 0,7 D

9:15

sampai sekitar 4D di bawah dasar

9:17

tiangnya hampir mirip sama yang kemarin

9:20

dan kisi2 adalah isi rata-rata pada zona

9:23

8d di atas dari dasar tiangnya ini juga

9:26

hampir sama dengan kemarin prinsip yang

9:29

berpengaruh terhadap tahanan Ujung

9:33

Hai berlanjut ketahanan gesek atau efs

9:35

ini nilainya telah KF kali GF dengan

9:38

batasannya dia tidak boleh lebih dari

9:40

1,2 kg per sentimeter persegi qf adalah

9:45

tahanan gesek Sisi konus yang kita

9:47

dapatkan kalau kita uji sondir yang

9:49

pakai bikonus ya yang ada dua k.h.

9:52

adalah koefisien tak berdimensi nah ini

9:55

nanti tergantung Kevin ini adalah rasio

9:58

kedalaman dibagi diameter sih tiangnya

10:01

untuk kedalaman 8d pertama dari

10:04

permukaan tanah itu ya dari permukaan

10:06

kita ngebor KFC interpolasi nilainya

10:10

dari nol itu di permukaan tanah sampai

10:12

dua setengah di kedalaman 8d kemudian

10:17

setelah dari kedalaman 8d nilai

10:19

koefisien nanti berkurang dari dua

10:21

setengah sampai 0,89 satu pada kedalaman

10:25

20d gitu ya jadi nilainya ini nanti

10:28

berkurang lagi nah atau boleh kalau

10:31

untuk konser

10:33

tips cara keseluruhan kita memakainya

10:35

adalah 0,9 gitu ya Ibu tadi ada yang 02

10:39

Setengah Dewa setengah sampai 0,89 satu

10:42

tapi secara keseluruhan boleh kalau kita

10:44

tidak mau ribet pakainya adalah

10:49

Hai Oke kita lanjutkan metode berikutnya

10:52

dengan masih dari data sondir atau CPT

10:56

ini sih mayerhoff juga mengajukan

10:59

rumusan ini hampir sama kayak kemarin ya

11:02

cuma nanti di sini ada sedikit perbedaan

11:04

kita lihat sama D dukung Ultimate adalah

11:08

D dukung dari ujung ditambah dengan daya

11:10

dukung selimut ini adalah untuk ujungnya

11:14

FB kalian luasan ujung tiang Kemudian

11:17

untuk kehidupan selimut adalah FS

11:20

kalikan puasa selimutnya nah disini FB

11:23

adalah tahanan ujung satuan dan F

11:25

setelah tahanan gesek satuan nanti kita

11:28

lihat besarnya Seperti apa untuk

11:31

menghitung daya dukung ijin tiang Rocky

11:33

aalwebmail ini sama ya Q dibagi suatu

11:36

faktor aman nilainya dua setengah sampai

11:40

oke juga kita lihat tahanan ujung satuan

11:44

dan kesatuan yang diajukan oleh Mayor ho

11:46

jadi yang dimaksud tahanan ujung satuan

11:49

FB adalah nilainya Omega satu kali

11:52

omega2 kalikan nilai kisi-kisi adalah

11:55

hasil rata-rata sondir pada zona 1D

12:00

dibawa ujung tiang dan 4D di atas dari

12:02

ujung tiang ini lebih kecil ya 1D dan 4D

12:06

FB ini adalah tadi tahanan ujung satuan

12:10

nah gimana untuk tiang bor ini nantinya

12:12

nilainya dikalikan sekitar 70% saja 60

12:18

persen kekuatannya jadi hanya 0,7 sampai

12:21

0,5 nya kemudian omega1 ini adalah

12:24

koefisien modifikasi pengaruh skala nah

12:28

ini rumusannya adalah deplus 0,5 dibagi

12:31

2D dipangkatkan n nah ini kalau nilai

12:35

Dedenya ini lebih besar dari setelah

12:37

meter diameternya maka Omega

12:40

slime-nya adalah satu omega2 adalah mod

12:43

commission modifikasi untuk penetrasi

12:45

tiang dalam lapisan pasir padat saat l

12:50

kurang dari 10 D Nah ini rumusannya

12:53

adalah LDII bagi 10d Kalau l-nya lebih

12:56

dari 10d nanti omega2 ini adalah satu

13:00

nilainya nah ini Tinggal kita gunakan

13:02

kemudian tadi ada nilai m n ini adalah

13:06

nilai eksponensial gimana Nilainya

13:08

adalah 1 untuk pasir longgar nilai

13:11

gizinya kurang dari 5 kemudian dua untuk

13:14

pasir padat yang sedang isinya lebih

13:16

dari lima kurang dari 12 mph dan 3 untuk

13:20

pasir padat jika nilainya gizi lebih

13:22

dari 12 m pa2 untuk tahanan ujung satuan

13:27

kalau tahanan gesek satuan ini diambil

13:30

nilainya nanti bisa pakai rumus atas

13:33

atau bawah nah rumus atas ini bila nanti

13:36

kita memakainya adalah

13:40

kyfa atau kita pakai softwarenya adalah

13:42

bikonus sehingga kita punya nilai gizi

13:44

kita punya nilai F dan nanti nilainya

13:47

adalah

13:51

Hai jadi nilainya adalah f = k f kalian

13:53

efeknya perkataannya Nanti kayaknya bisa

13:57

diambilnya satu nah kalau teman-teman

14:00

melakukan sondir yang hanya single konus

14:03

bukan bikonus nanti bisa ada korelasi

14:06

ini untuk mengetahui Sisi gesek atau

14:09

lekatan sisi ekonomisnya kita pakai

14:11

rumus ini FX = kasih kalian DC jadinya

14:15

diketahui adalah isinya dengan nilai

14:18

kasih adalah 0,005 ya kasihnya telah

14:22

kehabisan modifikasi tahanan kondisi ini

14:24

menurut air hop juga sama nanti kasusnya

14:27

untuk reduksinya kita kalikan 70 sampai

14:31

50% ini dalam menghitung gaya gesek

14:35

tiangnya

14:38

Ok saya lanjutkan didata berikutnya

14:41

Kalau kita mempunyai data nspt

14:45

Hai Nah lo dipancang Kemarin kan juga

14:47

diberikan rumusan ya Eh untuk data SPT

14:52

dibagi untuk tiang yang punya deformasi

14:56

Sar dan deformasi kecil nah ini karena

14:59

borini tidak dipancangkan sehingga dia

15:01

tidak ada di formasi hanya ada beberapa

15:04

rumus pendekatan yang disajikan oleh

15:06

beberapa ahli yang pertama oleh Onil dan

15:09

Ritz ini sama sebenarnya rumus Q adalah

15:12

tipe ditambah Kya di tahanan ujung

15:15

ditambah tanah selimut gimana juga GB

15:18

ini adalah ada faktor tahanan ujung

15:19

dikalikan luasan ujung ditambah Kies nya

15:23

faktor tahanan gesek satuan dikalikan

15:26

luas selimutnya nah FB nilainya berapa

15:30

sionil dan riset ini merekomendasikan

15:33

bahwasanya tahanan ujung tiang bor pada

15:35

penurunan lima persen dari diameter

15:38

dasar tiang pasir itu bisa digunakan

15:41

rumusan ini yaitu FB = 0,6 * kan

15:45

Halo Sigma er kalikan 60 nanti dibatasin

15:49

nilainya tidak boleh lebih dari 4500 KPA

15:55

60 adalah nilai nspt rata-rata di Ujung

16:00

bawah tiang bor sampai 2B di bawahnya

16:05

jadi dari ujung sampai di bawah tiang

16:07

bor nya di atasnya tidak diperhitungkan

16:10

oleh dia kemudian dia juga tidak

16:14

dikoreksi terhadap overbodden jadi nilai

16:17

SPT ini nanti kalau kalian dapatkan yang

16:19

seperti di contoh soal kemarin itu sudah

16:22

dikoreksi terhadap alat tapi tidak

16:24

dikoreksi terhadap overbodden yaitu

16:26

berat tanah yang ada di atasnya jadinya

16:29

digunakan memang tidak diperlukan

16:30

koreksi terhadap cover boardingnya

16:34

Hai Nah kemudian ada Sigma er ini adalah

16:36

tegangan referensi ini dipakainya adalah

16:39

100 CTO 100 KM M2 ini teman-teman harus

16:44

hati-hati ya ini bermain dengan satuan

16:46

semua ada yang ton ada yang kg ada yang

16:50

KN ini harus diperhatikan jika nantinya

16:54

tiang bor dasarnya lebih dari 1,2 meter

16:57

maka FB dapat mengakibatkan penurunan

16:59

yaitu lebih dari satu ini maka

17:02

disarankan nanti nilai FB ini direduksi

17:05

menjadi nilai FBR caranya adalah

17:08

dikalikan faktor 4,7 belas kali Gan Dr

17:11

dibagi DB dikali kasih fb-nya Dr adalah

17:16

lebar referensi digunakan 300 mm

17:18

kemudian GB adalah lebar Ujung bawah

17:22

tiang bor nya nanti bisa digunakan ini

17:25

sehingga nilainya tereduksi

17:28

Noah Oke tahun untuk tahanan gesek

17:32

satuannya rumusnya apa ini kita pakai

17:35

nya adalah FX = faktor beta kalikah

17:38

Sigma er aksen beta sendiri adalah k di

17:42

kalikan Tangen dari sudut gesek antara

17:45

tanah dan tiangnya ya Nah nilai-nilai k

17:50

sudut gesek tadi itu kita bisa ambil

17:53

dari nilai-nilai pada tabel di bawah ini

17:57

nyanyi sudah disediakan dia tergantung

18:00

dari kalau kainnya pelaksanaannya Apakah

18:02

kering Apakah tadi basah gitu ya dengan

18:06

web atau sehari tadi cara kerjanya

18:08

apakah baik ataukah tidak terkontrol

18:12

atau buruk atau dengan selubung di bawah

18:15

air dengan casing ini mengarungi like a

18:18

kemudian nilai sudut gesekan tadi ini

18:21

pengaruhnya terhadap sudut gesek dalam

18:23

tanahnya nanti Apakah bila lubangnya

18:26

terbuka dengan pipa selubung

18:28

faradia satu dengan selari atau dengan

18:32

metode basah tadi dia satu kalau nanti

18:35

dengan pipa selubung permanen dia

18:36

menjadi 0,7 lia sih casing-nya tadi

18:40

tidak dicabut tapi memang dipersiapkan

18:42

untuk dicor di bawah lebih nah koefisien

18:46

beta itu juga dapat dihitung dengan

18:48

persamaan yang lebih simpel ini

18:49

teman-teman bisa digunakan ini juga

18:51

yaitu satu setengah dikurangi 0,135 akar

18:54

Z dibagi dr-z adalah kedalaman Di

18:58

tengah-tengah lapisan tanah itu ya

19:00

kemudian Dr adalah lebar dari

19:03

refrensinya jadi ini dipakainya 300 mm

19:07

nah kedalaman direkatkan lapisan tengah

19:10

Ini berarti ditinjau mana yang sedang

19:12

kita eh Tejo si kuat geseknya tadi nanti

19:18

kedalaman ini diambil tengah-tengahnya

19:20

nah ini juga ada catatan jika 60 nyata

19:23

di kurang dari 15 maka beta dapat

19:27

dihitung dengan

19:28

Taman ini silakan nanti kalau nilai

19:31

sptnya memang kurang dari 60 nya kurang

19:34

dari 15 digunakan rumus ini gitu ya

19:36

ingat 60 atau adalah nilai SWT yang

19:39

tidak dikoreksi terhadap overbodden jadi

19:42

berdatangan di atasnya memang diabaikan

19:44

dan hanya dikoreksi terhadap faktor

19:48

prosedur atau alat di lapangan kalibrasi

19:50

alatnya gitu ya Oke selanjutnya

19:54

Hai juga nilai Benny nanti bisa

19:56

digunakan untuk tanah non kohesif ini

19:59

disarankan oleh Kris dan kawan-kawan

20:01

bisa kita pakai ini kalau tanahnya pasir

20:05

dia bedanya 0,25 jika kedalamannya lebih

20:07

dari 2614 kalau pasir yang ada kerjanya

20:12

nanti bisa dengan rumusan ini kita sama2

20:15

dikurangi 0,5 Z ^ 0,75 nanti renangnya

20:19

ada dinilai ini untuk pasir berkerikil

20:23

atau cenderungnya kerikilnya banyak bisa

20:26

dipakainya adalah 0,25 jika Z berdosa

20:31

2651 ya teman-teman Beberapa rumusan

20:35

untuk menghitung daya dukung tanah untuk

20:38

pondasi bor Pile

20:40

Hai Ada lagi satu metode apabila kita

20:44

menggunakan data SPT yaitu metode

20:46

Luciano dekat dia juga memberikan

20:49

persamaan jadi Ini semua adalah

20:51

persamaan empiris ya teman-teman yaitu

20:54

Kyu sama adalah daya dukung ujung

20:57

ditambah tedung selimut nanya saja nanti

20:59

diaduk ujung ini dengan rumusan Alfa

21:02

kali-kali NB * luasan ujung nah selimut

21:06

ini adalah nilai beta dikalikan NS

21:10

dibagi 3 plus satu kali kan luas selimut

21:12

ya NS adalah nilai nspt rata-rata

21:16

sepanjang tiang nilainya disyaratkan

21:18

lebih besar dari tiga dan kurang dari 50

21:21

dia temen-temen Alfa dan beta adalah

21:24

koefisien dasar tiang untuk alfa-beta

21:27

adalah pengujian selimut yang nilainya

21:30

ini nanti tergantung dari tabel di

21:34

samping ini Nah caini tadi ada kofisien

21:37

dari jenis tanah di sini ada kalau

21:39

lempung dia 12 lam

21:40

Plano berlempung 20 tanah berpasir 25

21:44

pasir dan kerikil 40 Nah kalau Vision

21:47

dasar tiang atau al-falah di bisa

21:49

dilihat pada ini misalkan profile nih

21:51

disini untuk tanah lempung 0,85 kalau

21:54

Pasiran sekitar 0,5% selimut yang ditata

21:59

di juga bisa dilihat disini untuk full

22:02

file tergantung jenis tanah clean 0,8

22:06

kemudian intermediate Soul itu 0,65

22:09

kalau dia Pasiran 0,5 gitu ya

22:14

adith24plp

22:16

di tengah nah sama dengan pondasi

22:20

pancang kemarin setelah kita mendapatkan

22:23

daya dukung tiang tunggal Kita sesuaikan

22:27

terhadap beban yang ada gitu ya misalkan

22:29

di sini ada gaya aksial yang bekerja

22:31

sesuai sentris maka untuk menghitung

22:34

kebutuhan jumlah tiangnya dalam satu

22:36

kelompok itu adalah rumusannya adalah V

22:40

dibagi GTA V adalah gaya aksial yang

22:42

terjadi atau dari bangunan atasnya

22:44

dibagi dengan D dukung ijin tiangnya nah

22:50

ini Kitty yang ini ada baiknya

22:52

teman-teman nanti dikurangkan dulu

22:54

dengan berat yang nya ya supaya memang

22:58

bener-bener efektif City yang itu bisa

23:00

menahan beban yang terjadi jadi nanti

23:03

kalau kita dapat D dukung ujung tiang

23:06

ini ada baiknya teman-teman nanti

23:08

dikurangi dulu dengan berat tiangnya ya

23:10

karena berarti yang ini karena akan

23:12

mengurangi si kekuatan daya dukung

23:15

sebenarnya seperti

23:16

jadi nanti teman-teman kalau melakukan

23:18

perhitungan tolong dikoreksi ya yang

23:20

kemarin hanya berdasarkan aalwebmail

23:23

tiangnya ada baiknya kita benar-benar

23:25

kurangi dengan bereaksi tiang sendiri

23:28

sehingga memang ini murni yang

23:30

ditahannya adalah beban luarnya beban

23:33

cyber artiannya sudah kita kurangkan

23:35

disini Jadi ini nanti qwerty yang

23:38

dikurangi dari si berat yang jadi

23:40

berlabel netonya bener-bener yang

23:43

diterima atau yang mau ditahan oleh Siti

23:46

yang Oke selanjutnya nanti itu kita

23:51

harus kroscek kalau nanti dia sudah jadi

23:53

suatu kelompok tiang kita harus dihitung

23:55

efisiensinya kemarin sudah kita Jelaskan

23:58

di pertemuan Sebelumnya kenapa harus

24:00

dihitung efisiensi karena nanti ada

24:02

overlapping tegangan dari si tanahnya

24:06

sehingga nanti akan mengurangi

24:08

efektivitas dari D dukung yang diterima

24:11

dari tiang tunggal dan kalau dia

24:13

bentuknya dalam bentuk kelompok seperti

24:15

ini

24:16

rumusannya sama pakai Converse labari

24:19

formula nah ini silakan ya temen-temen

24:21

DG adalah satu dikurangi Teta dibagi

24:24

90th ini adalah artis tangen Dedi bagi

24:27

es diameter dibagi spasi kemarin spasi

24:30

disyaratkan dia ideal adalah lebih dari

24:33

dua setengah kurang dari tiga gitu ya

24:35

dikalikan nanti nilai UN min 1 kalikan m

24:39

ditambah M1 kalian m dibagi MN m adalah

24:42

jumlah baris dalam yang kemudian n

24:45

jumlah yang dalam satu barisnya nanti

24:48

bisa dihitung efektivitasnya sehingga

24:52

nanti ketika kita sudah dapatkan

24:54

efisiensi kelompok tiang nanti kita

24:57

tinggal kalikan efisiensi kita kalikan

24:59

jumlah tiang kita klik ANTV dukung tiang

25:01

tunggalnya itu nanti kita muda dukung

25:05

kelompok tiang nanti itu kita bandingkan

25:08

dengan beban atau gaya yang ada apakah

25:13

lebih kecil atau lebih besar kalau dia

25:16

lebih kecil berarti tiang itu tidak kuat

25:18

harus dih

25:20

Hai konfigurasi ulang harus diatur entah

25:23

spasinya yang diukur atau jumlah

25:26

tiangnya ditambah hati-hati kalau spasi

25:28

ditambah Takutnya nanti kurnya menjadi

25:32

tidak efektif karena kalau ini semakin

25:35

panjang tebal poor ini juga harus

25:37

semakin tebal karena ini prinsipnya

25:40

adalah seperti balok nantinya kalau

25:42

semakin jaraknya jauh berjauhan Nah bisa

25:45

ditambah dengan jumlah tiang sehingga

25:47

nanti nilainya akan bisa terpenuhi

25:51

Hai Oke kita lanjutkan oh

25:55

Hai Nah ini mungkin contoh perhitungan

25:57

ya teman-teman untuk kita pelajari

26:00

bersama penggambaran tadi perhitungan

26:03

dari rumus yang sudah saya jelaskan

26:06

disini Diketahui data sondir untuk

26:09

perencanaan pondasi bor tersaji pada

26:11

Gambar disamping ini ada data IC dan

26:15

juga ini adalah Jumlah hambatan lekat

26:17

India ini bukan qf dengan Kevin Elvita

26:21

itu mungkin teman-teman kemarin sudah

26:23

belajar Mektan disana ada cara

26:26

menghitung tahanan lekatan silahkan

26:28

untuk dipelajari kembali kalau ini

26:31

adalah Jumlah hambatan perekatnya

26:33

satuannya juga lain kg per cm nah ini

26:36

ada data sampai kedalaman 19 M dia

26:40

mencapai 175n ini sudah sangat keras

26:44

temen-temen di atas 150 tadi dianggapnya

26:47

dia sudah keras pondasi tiang bor

26:51

direncanakan menggunakan diameternya 60

26:54

Tapi

26:55

dalaman nanti disesuaikan dengan data

26:57

sondir yang ada Jadi kita diminta

26:59

merencanakan nih ke dalamnya sampai

27:01

berapa diketahui mutu material betonnya

27:04

k350 hitung daya dukung ultimit pada

27:07

rencana pondasi tiang bor tersebut ya

27:11

Coba kita lihat dengan metode-metode di

27:14

depan tadi oke yang pertama karena ini

27:18

datanya adalah data sondir kita pakai

27:20

metode yang smartphone dan Nottingham

27:24

mungkin yang dilansir sama aku tadi kita

27:28

skip karena disini sih lekatan juga

27:33

memberikan kontribusi gitu ya

27:34

temen-temen Jadi kita pakai yang memang

27:36

kombinasi antara D dukung ujung dan

27:38

lekatan nah rumusnya tadi ini Q adalah

27:43

AB kali FB Ditambah sekali efs Ancol

27:46

kalau tadi rumusnya adalah AB kali Omega

27:49

dikalikan kiseia muntuk yang fb-nya

27:52

kalau efeknya adalah KF kali GF

27:55

Hai Nah kita hitung dulu yang tahanan

27:58

ujungnya tadi disyaratkan kalau metman

28:01

dan Nottingham adalah dibawah ini harus

28:04

4D dan diatasnya adalah 8B pengaruhnya

28:07

sehingga ini coba kita plotkan kalau ini

28:10

ada empat D kita batasi di 19 M

28:13

kebangkita tarik keatas my4d kalikan 60

28:17

jadi a 2,4 ini Kebetulan bisa kita

28:21

pasangkan Disini di 16,6 nanti 8d

28:26

menyesuaikan delapan kali enam dan 4,8

28:29

sehingga di sini kita Betawi

28:32

kedalamannya gitu ya Nah nilai C1 adalah

28:34

nilai rata-rata sondir pada 8d di atas

28:40

ujung Pian ini kita lihat saja hasil

28:44

selanjutnya berapa kita jumlahkan kita

28:47

bagi dengan atau kita cari rata-ratanya

28:49

ini sekitar kita temukan nilainya 17,6 3

28:53

garis hijau ini menandakan

28:55

Hai nilai rata-ratanya temen-temen ya

28:57

setelah kita jumlahkan dan kita bagi

28:59

tadi ini rata-rata itu ternyata

29:01

disekitar Nilai ini yang saya berikan

29:04

garis itu ini yaitu 17,6 yang kg per

29:09

sentimeter persegi ngantuk qc2 di area

29:11

bawah 4D ini kita coba tambahkan kita

29:14

bagi kita rata-rata akan didapatkan 144

29:18

nilainya sekitar di sini nih jadi nilai

29:20

ini kalau dijumlahkan dirata-ratakan

29:22

kira-kira nilainya adalah disini

29:24

sehingga nilai ini dan ini kita ratakan

29:28

kembali kita dapatkan nilai gizi ini

29:30

yaitu setengah kali tadi 17,6 3-1 4442

29:35

dibagi dua ya ketemu 8103 kg per

29:39

sentimeter persegi kita buat n KN

29:42

menjadi 8103 KN per m2 sehingga kita

29:46

bisa hitung bahwasanya dengan rumusan

29:51

tadi FB adalah Omega kali GTA dengan

29:54

batasan maksimalnya

29:55

Mbah 150 kg per sentimeter persegi

29:59

asumsinya disini tanahnya adalah pasir

30:02

terkonsolidasi normal sehingga kita

30:04

pakai faktor omeganya adalah satu kita

30:07

masukkan satu kalian 8103 ketemunya

30:11

adalah 8103 KN per m2 nah ini kurang

30:17

dari Rp15.000 n per m2 atau kalau dalam

30:21

kg tadi ini 150 kg per sentimeter

30:24

persegi jadi dia masih di bawahnya

30:26

sehingga rumus ini bisa dipergunakan Oke

30:30

kita lanjutkan untuk tahanan ujungnya

30:33

kita tinggal kalikan yaitu luasan ujung

30:36

dikalikan faktor tahanan ujung satuan

30:39

tadi ya yang sudah kita hitung kita

30:41

dapatkan nilainya 22 899 KN ia

30:46

temen-temen untuk perlindungan

30:48

berikutnya adalah tahanan gesek nah

30:50

rumusannya adalah QS = wawasan selimut

30:53

dikalikan tahanan dari selimut

30:55

Hai nah ini kita hitung selimutnya

30:58

adalah luas link Slipi lingkaran ya

31:02

dikalikan panjangnya di mana panjang

31:04

tadi 16,6 kita dapatkan 3127 M2 efs ini

31:10

adalah ckvb AFF ini kita ambil tadi

31:16

pengaruh LPD tapi untuk simplifikasi

31:18

kita pakai 0,9 cfinex kita hitung nih

31:24

temen-temen dengan menggunakan rumusan

31:26

yang mungkin teman-teman buka dulu

31:28

praktikum ikannya ketika menghitung

31:30

qnanz ada rumusan bisa dibuat dalam

31:34

tabel Excel untuk memudahkan ini kita

31:36

dapatkan nilainya adalah 0,37 sehingga F

31:41

= 0,9 kali 0,37 kg per sentimeter

31:45

persegi didapatkan 333 KN per m2 untuk

31:51

tahanan gesek satuannya nah ini Tinggal

31:53

kita kalikan luasannya

31:55

Hai maka didapatkan 1429 KN Waduk

32:00

Ultimate tinggal kita jumlahkan Q = qb

32:04

didapatkan 3330 1,2 KN atau kalau dalam

32:09

Tony 333 ton newsmedia belum kita bagi

32:14

dengan SF untuk mendapatkan Halo l-nya

32:17

atau ijinnya

32:20

Oke kita lanjutkan dengan metode kedua

32:23

mayat hop nanti kita coba bandingkan

32:26

nilainya Seperti apa sama kalau merek

32:29

yang membedakan adalah ketentuan dari

32:33

nilainya ini Nah tadi disampaikan 1D dan

32:36

4D gitu ya jadi ini tiang ini bisa kita

32:39

perpanjang kalau tadi hanya 16,6 karena

32:42

syaratnya sih Miro adalah hanya 1D bisa

32:45

kita perpanjang sampai 18 koma

32:49

ke-4 gitu ya jadi letaknya di sini Coba

32:53

kita hitung temen-temen rumusannya tadi

32:55

tahanan ujung persatuan luas FB adalah

32:58

Omega satu kali Omega dua kali QC nah

33:02

kisah ini kita dapatkan disini nilainya

33:06

sekitar kita rata-rata kan ya tadi dari

33:09

nilai ini sekitar di 126.com a87 kg per

33:14

sentimeter persegi jadi pengaruh nilai

33:17

gizi dari 4D di atas dan satu di dibawah

33:20

ini kita rata-rata kan kita dapatkan

33:21

nilainya ini Nah karena D = 6 meter

33:26

lebih dari setengah meter maka omega1

33:28

tadi harus kita hitung pakai rumus ini

33:30

kita masukkan saja kita dapatkan omega1

33:34

0,92 dan omega2 Karena airnya lebih dari

33:38

10d itu ya sehingga kita jagun akan

33:43

nilai omega2 adalah satu ini kalau 10

33:47

dengan hanya enam meter ya

33:49

Hai dengan disini sudah sampai 18 m

33:52

sehingga omega2 kita ambil satu maka

33:55

kita tinggal masukkan ke rumus Omega

33:57

satu kali Omega dua kali DC ini

33:59

didapatkan nilainya 11670 2,04 n per m2

34:05

Nah karena tiang bor tadi nilai FB ini

34:09

disarankan untuk diambilnya nilainya

34:11

adalah sekitar 70 persennya saja atau

34:14

50% Nya sehingga didapatkannya 8170 lo n

34:20

per m2 Nah untuk menghitung tahanan

34:23

ujung ini tinggal kita kalikan wawasan

34:25

sehingga kita dapatkan nilainya 2389 6

34:30

KN

34:33

Ayo kita lanjutkan tanam geseknya

34:35

Seperti apa Nah tahanan gesek ini tadi

34:38

selain dihitung dari hambatan perekatnya

34:41

juga bisa dari hubungan empiris kisahnya

34:46

nah ini sebab kita pakai yang hubungan

34:48

empiris Kece jadi FX = kasih * cisse

34:51

dimana kasih ini tadi kita sampaikan di

34:53

depan adalah 0,005 sehingga kita cari

34:58

dulu nilai F1 ini ya hubungannya karena

35:02

disini

35:04

Ayo kita bagi Siti yang ini

35:07

Hai berdasarkan si kedalamannya iya

35:12

Hai Nah di sini kita coba bagi tiang itu

35:15

menjadi tiga buah kedalaman yang pertama

35:19

tadi sekitar lima meter yang kedua

35:22

sekitar sembilan meter yang ketiga

35:25

adalah sampai di ujungnya gitu ya

35:27

teman-teman Nah pembagian ini Biasanya

35:29

kita lihat dari berdasarkan nilai

35:32

tahanan gizinya atau hambatan lekat

35:35

tanya Mana yang mendekati gitu ya ini

35:38

kira-kira disini dia Hampir seragam

35:40

kemudian disini bisa kita kelompokkan

35:42

dan ini bisa kita kelompokkan itu ya

35:44

Atau memang ini tidak harus seperti ini

35:48

kita mendefinisikan berapa harus kita

35:52

baginya tapi biasanya adalah dilihat

35:55

dari harga ujinya bisa saja ini kita

35:59

teruskan sampai sini yang ini kita

36:00

sendiri kan juga bisa Iya ini dalam hal

36:05

ini kita bagi menjadi tiga segmentasi

36:07

sehingga nilai QC rata-rata dari 0-5 ini

36:12

ya Di

36:12

khusus yang F1 ini adalah sekitar tadi

36:16

rata-ratanya 14,9 hingga kita kalikan

36:19

disini 14,9 beli 0,005 ketemu adalah

36:24

0,075 produk setengah KPA fs2 dari

36:28

kedalaman 5 sampai di 9 biar temen-temen

36:33

kita masukkan kita dapatkan nilainya

36:35

10,2 eps 3 dari 9 sampai di ujung

36:39

tiangnya gitu ya ini kita dapatkan

36:42

nilainya sekitar 0,75 35 kg per

36:46

sentimeter persegi atau 7 3,5 KPA Nah

36:50

selanjutnya untuk menghitung vs Ya

36:52

tinggal kita Sigma atau kita jumlahkan

36:54

ada di F1 F2 F3 nih semakin banyak

36:57

sebenarnya semakin detail ya kita bagi

36:59

misalkan per 55 sini 595 lagi itu ya

37:02

juga akan lebih baik lagi sehingga nanti

37:06

kita tinggal kalikan wawasan dan nilai

37:09

tadi kita dapatkan nilai 1400

37:13

26,27 n sehingga kuat dukung ultimatenya

37:17

kita jumlahkan nilainya 3785 8 KN nah

37:22

kesimpulannya apa kita coba resume dari

37:24

Sweet Nothing hem tadi 333.com satu ton

37:29

ya kemudian Minho viewnya 3785 ton nah

37:33

ini metode kedua ini today ini masih

37:36

memberikan hasil yang cukup bagus

37:39

korelasinya masih tidak ekstrim tidak

37:42

terjadi selisih yang cukup besar

37:46

Oke mungkin sampai disini penjelasan

37:49

saya terkait dengan pondasi bor pada

37:52

bagian pertama yaitu teori sampai dengan

37:55

rancangannya dengan menggunakan data

37:58

sondir dan SPT hasil akan atau

38:01

temen-temen bila ada pertanyaan untuk

38:04

ditanyakan dalam sesi diskusi Terima

38:08

kasih silakan teman-teman kalau ada

38:12

pertanyaan

Lanjutkan dengan YouTLDR

Analisis video lain dengan Pro

Proses video baru, telusuri setiap timestamp, bandingkan sumber, dan simpan hasilnya di pustaka Anda.

Dapatkan Pro — US$12/bulanGaransi uang kembali 30 hari

More transcripts

Explore other videos transcribed with YouTLDR.