0:10
kartu BPJS Bapak sudah tidak aktif ya?
0:13
Biasanya ada tunggakan yang belum
0:16
dibayar sih. Bapak mau bayar tunai aja?
0:20
Oh, ya udah, Pak. Mohon maaf ya. Ini
0:23
resep obatnya sama BPJS-nya saya
0:55
Halo, Dek. Halo, Mas.
1:01
ini? Lagi ngantar orderan, Dek.
1:48
Ee iya, Pak. Yohanes, dulu saya jemaat
2:04
Diambil dulu, Pak, amploknya
2:50
Yesus Yesus kau cahayaku.
3:02
kau dia dalam terangku.
3:21
Mari angkat pujian untuk Tuhan kita.
3:27
nafas. Oh firman-Mu Bapa, firman-Mu
4:00
Engkau tahu kerinduan Ibu inini.
4:04
Maka di dalam nama Yesus aku perintahkan
4:06
kau untuk berteri. Hey
4:36
mukjizat terjadi Jadi di tempat ini.
4:41
Ibu Rini silakan turun dengan mendorong
4:54
Bapa, Engkau melihat tangan-tangan yang
4:56
terangkat. Kami menyerahkan diri
5:01
Percaya kuasa-Mu akan menyembuhkan dan
5:05
Engkau tahu isi hati kami. Di saat kami
5:08
memberi kepadamu, Engkau tidak akan
5:10
pernah meninggalkan kami.
5:13
Sama seperti firman-Mu
5:16
tentang janda miskin yang memberikan dua
5:21
Bagi Anda yang siap disembuhkan, mari
6:10
Saudara-saudaraku terkasih di mana pun
6:12
Anda berada. Jika Anda mer
6:41
Kata dokter, "Saya harus minum obat tiap
6:46
Uang saya sudah habis dan saya sudah
6:49
enggak punya apa-apa lagi.
6:53
Saya tidak cerita ke keluarga,
7:06
kita tidak membankan masalah hidup kita
7:10
Entah itu dokter, apalagi keluarga.
7:14
Serahkan sepenuhnya hanya pada Tuhan.
7:19
Apalagi Bapak sebetulnya kan sudah tidak
7:21
butuh obat itu lagi. Tuhan sudah
7:24
menyediakan cara lain yang lebih besar.
7:31
Banyak orang melihat mukjizat terjadi
7:34
ketika mereka berani merelakan
7:35
kepunyaannya kepada Tuhan.
7:39
Tapi saya sudah tidak punya apa-apa
7:44
Tuhan tidak pernah meminta kita memberi
7:47
lebih dari apa yang kita miliki.
7:52
Roh Kudusnya bisikin saya
7:55
katanya masih ada. Coba Anas pikir lagi.
8:13
Hanya itu yang saya punya. Apa bisa?
8:17
Ya, Tuhan itu melihat kerelaan.
8:20
Bukan seberapa banyak yang bisa kita
8:22
beri, tapi bagaimana kita memberikannya.
8:26
Dengan kerelaan hati Pak Yohanes,
8:29
motor itu menjadi persembahan yang
8:30
berharga di mata Tuhan.
8:42
Saya akan memberikan motor saya dengan
8:51
kerelaan hati Pak Yohanes.
8:54
Cukup bawa motor BPKB dan juga STNK-nya
8:59
ke sekretariat gereja.
9:01
Nanti Pak Nania akan urus semuanya.
9:05
Baik. Boleh saya bantu doa Pak Yohanes?
9:18
Bapa yang di dalam surga,
9:24
dengan kerendahan hati.
9:28
Kau telah ketuk hati, Pak Yohanes, untuk
9:30
memberi bagi kemuliaan.
9:34
Bapa, kau tahu semua pergumulan Pak
9:41
Kau tahu penyakitnya.
9:45
Kami berdoa dan percaya
9:47
penyakit ini telah sembuh,
9:51
penyakit yang telah hilang di dalam nama
9:53
Tuhan Yesus. Oh, terima kasih banyak
10:03
Baik, Pasar, nanti saya akan ke sini
10:08
gimana bisnis trip ke Shanghai kemarin?
10:11
Seru, Pak. Seru banget. Ini saya bawa
10:54
Pak. Siapa ini dong? Dibantu dong. Ah,
11:04
Mas. Jangan kasar gitu dong,
11:39
saya mau nanya, Mas anu tadi waktu ada
11:44
doa mukjizat kesembuhan kok Mas gak
11:47
angkat tangan? Sembuhan.
11:53
Oh. Apa karena saya enggak lihat ya,
11:59
Santai, Mas. Saya enggak apa-apa kok.
12:03
Saya kan enggak sakit. Jadi buat apa
12:19
Saya enggak cerita ke keluarga, takut
12:22
nyusahin mereka, Mas.
12:26
Tapi cuman keluarga loh, Mas, yang tahu
12:28
seberapa kencang masnya ngorok ketika
12:37
Bisa jadi mukjizat yang Mas cari itu
12:40
udah ada di rumah, lagi nunggu Mas
13:03
terima kasih ya. Saya pulang dulu.
13:19
Aku sudah mencoba melawan sendiri, tapi
13:22
sekarang aku serahkan semuanya.
13:32
Kami serahkan semuanya Tuhan.
13:39
Engkau selalu bersama kami.
13:42
Walau aku tidak tahu apa yang akan
13:49
aku tidak akan sendiri.
13:55
kami tidak akan sendiri.