0:00
halo halo Ana semua ketemu lagi dengan
0:16
saya Miss Vera dari Jakarta pada video
0:18
kali ini kita akan belajar mengenai pola
0:20
bilangan nah Sebelum kita belajar
0:23
mengenai pola bilangan kita akan melihat
0:25
dulu nih video tentang pertumbuhan
0:27
sebuah pohon bayangkan bahwa sebuah
0:31
pohon awalnya tubuh dari satu batang
0:34
pokok lalu bercabang berupa dahan dan
0:37
pada masing-masing bahan tersebut tubuh
0:39
ranting demikian seterusnya sampai
0:41
membentuk gugusan gugusan ranting yang
0:44
semakin besar ukurannya apabila setiap
0:47
dahan tumbuh dua ranting dalam setiap
0:49
bulan dapatkah kalian menentukan banyak
0:52
dahan dan ranting yang akan tumbuh dalam
0:54
pohon tersebut setelah satu tahun
0:56
Hai rangkaian bilangan yang menyatakan
0:58
banyak batang dahan dan ranting
1:01
membentuk pola bilangan misalnya 137 15
1:05
yang diperoleh dengan menggunakan aturan
1:08
tertentu dalam pembentukannya yaitu
1:11
ditambah 248 dan seterusnya Nah
1:15
uraian-uraian itu menunjukkan bahwa pola
1:17
bilangan merupakan susunan atau
1:20
rangkaian objek yang dibentuk dengan
1:22
aturan tertentu nah perhatikan contoh
1:25
berikut ya di sini Saya punya susunan
1:27
batang korek api nih perhatikan
1:31
Hai pada susunan batang korek api yang
1:33
pertama tersusun dari enam batang korek
1:35
api yang kedua adalah 11 yang ketiga 16
1:39
yang keempat adalah 21 nah ternyata
1:43
rangkaian-rangkaian ini selalu bertambah
1:46
5 maka aturan pembentukannya adalah
1:49
tambahkan lima untuk suku berikutnya
1:53
Hai contoh berikutnya
1:55
Hai di sini Saya punya pola bilangan
1:58
6-13 2027 dan seterusnya nah aturan
2:02
pembentukannya gimana nih ternyata
2:04
setelah kita lihat dia selalu bertambah
2:07
7 maka kalau kita susun dua suku
2:10
berikutnya adalah 34 dan 41 jadi aturan
2:15
pembentukannya adalah tambahkan 7 untuk
2:21
Hai contoh lagi di sini pola bilangannya
2:24
136 10 dan seterusnya terus
2:28
Hai di sini pola yang tersusun Apa suku
2:31
pertama dan suku kedua ditambah dua suku
2:34
ke-2 dan ke-3 ditambah tiga kemudian
2:36
ditambah empat dan seterusnya maka dua
2:39
suku berikutnya adalah ditambah lima dan
2:43
ditambah enam Maka yang disini 15 dan
2:46
selanjutnya adalah 21 jadi aturan
2:50
pembentukannya adalah tambahkan bilangan
2:53
asli berurutan mulai dari dua untuk suku
2:58
Hai contoh terakhir disini pula
3:00
bilangannya adalah 18 2764 dan
3:04
seterusnya 6 Perhatikan ya susunan
3:07
pola-pola ini kalau kita lihat adalah
3:09
satu ^ 3 2 ^ 3 3 ^ 3 4 ^ 3 maka dua suku
3:15
berikutnya berarti 5 pangkat 3 dan 6
3:17
pangkat tiga jadi suku yang kelima itu
3:21
adalah 125 dan suku yang ke enam itu
3:24
adalah 216 maka aturan pembentukannya
3:27
adalah pangkat tiga barisan bilangan
3:30
asli begitu nah Selamat belajar ya
3:34
Sampai ketemu di video berikutnya