DAHSYATNYA ISTIGHFAR ‼️ INILAH JANJI ALLAH KEPADA AHLI ISTIGHFAR | Ustadz Khalid Basalamah
Jadi kalau teman-teman lagi sakit lagi
terelilit hutang lagi butuh pekerjaan
lagi apa saja kata kunci untuk
mendapatkan jalan keluar adalah selalu
berdoa kepada Allah di waktu lapang
siapa membacanya pada pagi hari tulus
karena Allah kemudian dia meninggal
sebelum sore hari maka dipastikan dia
masuk ke dalam surga dan siapa yang
membacanya di malam hari walaupun cuma
sekali yakin dalam hatinya maka kemudian
dia meninggal sebelum pagi dipastikan
dia masuk ke dalam surga
Bismillahirrahmanirrahim teman-teman
sekalian Mungkin banyak orang di antara
kita kadang-kadang masih menganggap Reme
tentang masalah istigfar ini dan Taubat
padahal terlalu banyak statement paraf
yang menitik beratkan tentang pentingnya
masalah
ini ada sebuah buku yang memang buku ini
ditulis dengan judul keajaiban Istigfar
dan saya akan mengambil beberapa poin
dalam masalah
ini yang menarik adalah waktu saya
membuka Bua buku ini saya menemukan
cukup banyak statement para Salafus
Saleh berhubungan dengan masalah
istigfar ini kita akan mulai dari situ
baru kita panjang lebar menjelaskan
tentang makna istigfar dan juga
keutamaan-keutamaannya Abu Musa
radhiallahu Anhu sahabat nabi berkata
dahulu kita memiliki dua pelindung dari
azab dari
siksaan salah satunya telah pergi yaitu
keberadaan Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam di tengah-tengah kita dan
tersisa satu lagi yaitu
istigfar apabila ia juga telah pergi
dari diri seseorang maka binasalah dia
di zaman Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
kalau kita hidup di zaman itu kalau ada
sahabat yang berbuat dosa dia tinggal
datang kepada Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam Ya Rasulullah saya buat dosa
tolong mohonkan maaf kepada Allah nabi
istigfar Allah
kabulkan selain Dia juga bisa istigfar
tapi di zaman kita sekarang Baginda Nabi
sahuai wasallam sudah meninggal maka
kita tidak punya dari diri kita sendiri
yang harus betul-betul kita jaga kalimat
itu Rabbi IBN rahimahullah salah satu
ulama tabiin berkata merendahlah kalian
kepada Rabb kalian berdoalah kepadanya
dikala senggang karena Allah berfirman
Dalam Hadis Qudsi nabi S am bersabda
Allah
berfirmanahimtuulah Allah berfirman Dan
ini
kekal dibaca oleh orang beriman dalam
hadis yang
sahih Barang siapa yang berdoa kepadaku
di kala lapang dia lagi sehat lagi lagi
Kaya lagi punya jabatan ya lagi gembira
niscaya aku mengabulkan doanya Jika ia
berdoa di kalalah susah jadi kalau
teman-teman lagi sakit lagi terelilit
hutang lagi butuh pekerjaan lagi apa
saja kata kunci untuk mendapatkan jalan
keluar adalah selalu berdoa kepada Allah
di waktu lapang kadang-kadang
Subhanallah kita malah di waktu lapang
ini Malas beribadah karena melihat
nikmatnya Allah banyak merasa tidak
perlu berdoa padahal ini kata kunci
nanti kalau kita susah akan diterima
doanya lanjutan hadisnya Barang siapa
yang meminta kepadaku merengek memohon
kepada Allah Bahkan tak terhadap rahmat
Allah bagian daripada ibadah sudah sehat
minta ditambah kesehatan sudah kaya
minta ditambah kekayaan sudah punya
keturunan minta ditambahkan keturunan
terus tamak terap Rah Allah ini adalah
ibadah Siapa yang meminta kepadaku
niscaya aku
memberinya lanjutannya Barang siapa yang
merendah diri
kepadaku Makin tinggi jabatannya makin
baik kedudukannya makin banyak hartanya
makin sehat tubuhnya makin banyak nikmat
Allah makin merendah niscaya kata Allah
aku akan mengangkat derajatnya artinya
allah makin muliakan di tengah-tengah
manusia dan barang siapa yang
mencurahkan dirinya beribadah kepadaku
niscaya aku akan merahmatinya Rahmat
artinya memberikan dia karunia dan
barang siapa yang memohon ampun kepadaku
niscaya aku akan
mengampuninya Ibnu jauzi berkata
rahimahullah iblis berkata aku
membinasakan anak cucu Adam dengan dosa
dan mereka membinasakanku dengan
istigfar dengan
Lailahaillallah Saya ulangi iblis
berkata aku membinasakan anak cucu Adam
dengan dosa dan mereka membinasakanku
membalas
menyerangku dengan istigfar dan dan
Lailahaillallah manakala aku melihat hal
itu pada mereka aku tanamkan hawa nafsu
pada mereka di mana mereka berbuat dosa
tapi tidak beristigfar karena mereka
mengira diri mereka berbuat
baik
kataada rahimahullah berkata al-quran
menunjuki kalian penyakit dan obat
penyembuh kalian Saya ulangi
Alquran menunjuki kalian penyakit dan
obat penyembuh untuk penyakit kalian itu
penyakit kalian adalah dosa dan obat
penyembuh kalian adalah
istigfar tidak ada teman-teman sekalian
yang menahan rezeki dari langit kecuali
dosa maka istigfar penyebab kita
mendapatkan kembali itu
semua Ali Bin Abi th radallah anu
berkata yang aneh adalah orang yang
binasa padahal keselamatan ada
bersamanya beliau ditanya apa
keselamatan itu kata Ali Bin Abi Thalib
istigfar jadi dengan istigfar Allah
tidak akan hukum dia karena dia langsung
minta maaf kepada
Allah Beliau juga berkata Radiallahu
anhu Ali berkata tidaklah seorang hamba
diilhami oleh Allah subhanahu wa taala
untuk beristigfar sementara dia Allah
berkehendak untuk mengazab nya maksudnya
kalau Allah mudahkan lisan kita
mengatakan astagfirullah dan hati kita
ikut dengan itu berarti Allah memang
ingin kita
selamat juga salah seorang yang Saleh
dari Salafus Saleh berkata hamba berada
di antara dosa dan nikmat hamba berada
di antara dosa dan nikmat keduanya tidak
akan menjadi baik kecuali nikmat
disyukuri dosa
diistigfari diriwayatkan juga dari
luukman Al
Hakim bahwa dia berwasiat kepada
putranya wahai anakku Allah memiliki
beberapa waktu tidak ditolak orang yang
meminta pada waktu itu maka Perbanyaklah
istigfar Aisyah berkata radhiallahu anha
Ummul mukminin
Tuba sebuah pohon yang penuh dengan
buah-buahan di surga nanti bagi yang
memperbanyak atau mendapat banyak
Istigfar dalam catatan buku
amalnya abuan minhal juga berkata
rahimahullah tidaklah seorang hamba
didampingi di dalam kuburnya oleh
pendamping yang lebih dicintaiya
daripada
istigfar alhan Basri berkata
rahimahullah Perbanyaklah istigfar di
rumah-rumah kalian di meja-meja makan
kalian di jalan-jalan kalian di
pasar-pasar kalian dan di
majelis-majelis kalian karena kalian
tidak tahu kapan ampunan akan
turun seorang badwi berkata Siapa yang
ingin menjadi tetangga kami di Tanah
kami maka hendaklah memperbanyak
istigfar karena istigghfar adalah awan
tebal yang mengandung air hujan yang
lebat maksudnya seorang badwi ada
pemimpin di padang pasir pernah berkata
semua orang yang mau datang ke kota kami
atau wilayah kami tinggal maka syaratnya
cuma satu berbanyak istigfar boleh
tinggal bersama
kami bakr bin Abdullah almuzani berkata
rahimahullah kalian banyak berbuat dosa
maka Perbanyaklah
istigfar karena seseorang kalau
menemukan istigfar di dalam catatan
amalnya pada setiap jarak dua baris dia
akan senang melihat tempat itu maksudnya
dia buat dosa Mungkin dia tidak sengaja
atau dia sengaja lalu dia ikuti dengan
Astagfirullah wa atubu ilaih tentu di
sini ada nanti kita jirikan syarat ya
bukan cuma dengan lisan tapi harus
diikuti dengan hati Maka nanti kalau dia
terima buku amalnya hari kiamat ada dosa
ternyata ada istigfaranya ada dosa
ternyata ada istigfar istilahnya maka
akan menghapus itu Ibnu Taimiyah
rahimahullah berkata pikiranku terpaku
pada sebuah masalah yang Sulit Bagiku
ada pernah masalah dalam hidupku sulit
aku pecahkan maka aku beristigfar kepada
Allah 1000 kali sampai dadaku
dilapangkan dan masalah yang sulit
terpecahkan aku kadang berada di pasar
masjid atau sekolah tapi hal itu tidak
menghalangiku dari zikir dan istigfar
sampai aku meraih apa yang aku inginkan
ini teman-teman sekalian landasan Kenapa
saya mau membahas tentang masalah
indahnya istigfar dan tbat ini istigfar
itu sendiri adalah pengajuan permohonan
maaf kepada Allah sentara tbat
pengikraran untuk tidak mengulanginya
jadi kalau teman-teman di kantor gini
buat salah maafin saya Pak misalnya itu
istigfarnya seperti kita bilang ya Allah
maafin
sayaatnya adalah menulis ya surat
pernyataan tidak akan mengulangi
pelanggaran itu itu namanya toubat jadi
kalau kita bilang Astagfirullah wa atubu
ilai saya memohon maaf kepadamu ya Allah
dan saya bertekad tidak akan
mengulanginya dosa teman-teman sekalian
yang membutuhkan istigfar ini semuanya
dimulai dengan ketakutan kekhawatiran
kegelisahan tidak ada dosa orang lakukan
itu enak pasti kalau orang mau mencuri
mau berzina mau berbohong mau apa saja
menipu pasti dia penuh dengan
kegelisahan tidak ada orang dengan
ketenanan orang mau berzina di kamar
hotel takut dia khawatir banyak waswas
mau mencuri selalu sembunyi bahkan
kadang-kadang kalau sudah mencuri uang
sejuta saja kapan dia dengar kalimat
sejuta di pinggir jalan pun atau di luar
kantornya atau di kota lain maka dia
selalu merasa dia yang
ditargetkan maka tidak ada manfaatnya
dosa itu dimulai dengan ketakutan
diakhiri dengan
penyesalan dan ini kesalahan tapi kalau
ibadah dimulai dengan keikhlasan karena
Kalau tidak ikhlas tidak diterima
diakhiri dengan kegembiraan orang kalau
menikah dimulai dengan keikhlasan
ketulusan nanti bahagia setelah itu
berjalan Begu juga dengan dia melakukan
semua jenis ibadah maka ini perlu
dipahami sehingga kita tidak perlu
memilih dosa dan kita cukup memilih amal
saleh istigfar sendiri itu makna nya
dalam bahasa Arab semakna dengan asatr
atau menutupi atau
ditutupi dan para ulama memberikan
penjelasan tentang masalah sifat Allah
Salah satu sifat Allah adalah gfur atau
gffar Apa maknanya kata ulama-ulama di
antaranya arragib atau alkattabi berkata
alghffar adalah zat yang terus-menerus
tidak ada henti mengampuni dosa
hamba-hamba
setiap kali seorang hamba bertobat dari
dosa berulang dilakukan lagi setiap itu
pula ampunan berulang diberikan alghffar
adalah zat yang menutup dosa
hamba-hambanya menutupkan kain iba dan
belas kasihan kepada mereka sehingga dia
tidak menampakkan dosa sang Hamba pada
makhlukNya dan tidak merobek tirainya
yang menutupinya dengan azab yang akan
mencorengnya di mata mereka kata ulama
diambil daripada stat pi ini
rahimahullah kalau seandainya ada orang
buat dosa dan dia tutupi antara dia sama
Allah lalu dia bertobat kepada Allah
dipastikan Allah tidak akan membuka aib
itu tetapi kalau ada seseorang dalam
perbuatan dosa dia sudah diberikan
peringatan oleh Allah penyesalan rasa
takut kegelisahan kekhawatiran tetap
saja dia Terabas dan tidak diikuti
dengan istigfar maka dipastikan Allah
akan membongkar aib
itu maka ini hati-hati dan Allah tidak
pernah jenuh dalam masalah ini kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis
Bukhari Muslim Allah tidak akan pernah
jenuh sampai kalian
jenuh kalau kita sudah jenuh baru Allah
tinggalkan tapi kalau kita tidak jenuh
tetap selalu begitu maka Allah subhanahu
wa taala akan terima kata Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam Allah
berfirman kalau ada seorang hamba yang
beristigfar lalu dia buat dosa dia
istigfar lagi dia buat dosa dia istigfar
lagi maka Allah akan mengatakan
sesungguhnya dia tahu dia punya Tuhan
yang selalu mengampuni maka aku sudah
memaafkannya juga ada seorang sahabat
mengatakan Ya Rasulullah kalau aku buat
dosa apa yang harus aku lakukan kata
Nabi Sallallahu alaii wasallam istigfar
kata dia kalau aku melakukannya lagi
kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
istigfar terus saja orang itu mengulangi
dan terus saja Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mengatakan
istigfar tapi teman-teman sekalian kita
harus meniti beratkan poin penting dalam
masalah istigfar ini Tentunya karena
memang kita selalu pasti akan buat dosa
ya tidak ada di antara kita yang tidak
luput dari dosa teman-teman sekalian
dengan Tergantung orang itu melampaui
batas atau dia hanya terjerumus pada
keadaan-keadaan yang dia tidak bisa
menghindar misalnya tapi dia harus sadar
dosa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
sudah mengatakan itu dalam sebuah hadis
yang sahih k Adam khun W wirul
khabun semua adadam pasti berbuat dosa
tetapi sebaik-baik mereka adalah yang
selalu atau banyak bertaubat dan tbat
artinya dia berikrar kepada Allah tidak
akan mengulanginya gitu kan di sini
bukan kita mengatakan lakukan ah dosa
Lalu istigfar dosalah istigfar bukan itu
yang dimaksud karena nanti akan kita
Jelaskan ada statement para ulama yang
mengatakan kalau istigfar itu hanya
boleh diikuti dengan lisan dan hati dan
memang dia bertekad tidak mengulanginya
kalau orang seperti ini kemudian dia
terjerumus dalam dosa satu waktu tanpa
dia sengaja lagi atau dalam kondisi
tidak sadar maka tetap Allah akan terima
istigfarnya Tapi kalau istigfar hanya
permainan lisan Astagfirullah Tapi tetap
saja masih dalam sesuatu yang haram
dengan dengan tidak niat meninggalkannya
maka ini Tentu saja istigfarnya itu
butuh istigfar yang lain sebagaimana
dijelaskan oleh para
ulama saya jelaskan misalnya atau ini
penyampaian disampaikan oleh para ulama
berhubungan dengan masalah itu Ibnu
qayyim berkata
rahimahullah Siapa yang beristigfar
dengan
lisannya dan tidak diikuti oleh
hatinya maka berarti istigfarnya itu
harus diikuti dengan istigfar yang lain
ya artinya memang dia bermain-main dalam
masalah istigfarnya itu mirip dengan
kalau kita kerja di kantor seperti ini
mohon maaf sama atasan maafin saya Pak
tapi besok diulangi
lagi minta maaf lagi lusa ulangi lagi
besok atau lusanya atau hari setelahnya
maka ini dipecat tentunya walaupun Allah
subhanahu wa taala berbeda dengan
keadaan manusia berulang-ulang pun kita
mengerjakan maka Allah subhanahu wa
taala masih bisa memaafkannya tapi ingat
memang pada saat kita minta maaf pertama
itu atau pada saat dosa memang diikuti
dengan kehadiran hati istigfar ini
teman-teman hanya boleh untuk diri kita
dan untuk orang lain yang masih atau
dalam keadaan beriman kalau orang dalam
keadaan tidak beriman maka tidak boleh
kita memohon ampun
untuknya kalau dia masih hidup kita
boleh meminta agar Allah berikan dia
Hidayah petunjuk tapi kita tidak boleh
memohon agar dosanya dia Maafkan itu
sesuai dengan statement para ulama pada
saat Nabi Ibrahim Alaihi Salam berkata
kepada ayahnya waktu ayahnya berkata
dalam Surah Maryam ayat 46 azubillahim
minasyaitanirrajim laillam tantahi
arjumandak wahjurni maliya Jika kamu
tidak berhenti mend mendakwahiku Hai
Ibrahim Ini kata ayahnya Ibrahim alaih
salam maka niscaya kamu akan kurajam
atau akan kubunuh dan tinggalkan aku
untuk waktu yang lama pergi dari aku gak
usah urus aku padahal ayahnya dalam
keadaan kafir maka setelah kata-kata ini
keluar Ibrahim alaih salam menjawab
dengan santun Beliau mengatakan lanjutan
ayatnya qamun
alikagfirakabi inahu Hafi Ibrahim
berkata Semoga keselamatan dilimpahkan
kepadamu wahai Ayahku aku akan memohon
ampun bagimu kepada rabku sesungguhnya
Dia sangat baik kepadaku Maryam ayat 47
di sini Ibrahim alaih salam memohon
ampun atau akan memohon ampun untuk
ayahnya yang dalam keadaan kafir itu
ditegur oleh Allah sub
Allah subhahu wa taala menyebutkan dalam
surah ataubah ayat 114 jadi Setelah
diohon dia akan memohon ampun maka Allah
melarang dia memohon ampun untuk
keluarganya atau ayahnya dalam keadaan
kafir dan Allah mengingatkan Setelah
datang peringatanahbrah meninggalkan itu
dalam firmannya 114illah
dan permintaan ampun dari Ibrahim kepada
Allah untuk bapaknya tidak lain hanyalah
karena suatu janji yang telah
diikrarkannya kepada bapaknya itu maka
takkala jelas bagi Ibrahim bahwa
bapaknya itu adalah musuh Allah dalam
keadaan kafir maka Ibrahim berlepas diri
darinya sesungguhnya Ibrahim adalah
seseorang yang sangat lembut hatinya
lagi
penyantun juga tidak boleh memohon ampun
bagi orang-orang musyrik ya sama kafir
musk tapi orang musyrik ini sebenarnya
mereka beriman sama Allah tapi masih
menyekutukan Allah subhanahu wa taala
sebagaimana Allah mengingatkan nabinya
Muhammad
sallahubii was di dalam FirmanNya surah
ataubah
[Musik]
113illah yang artinyalah sepat nya bagi
nabi nabi Muhammad sallallahu alaihi
wasallam dan orang-orang yang beriman
meminta ampun kepada Allah bagi
orang-orang musyrik walaupun orang-orang
musyrik itu adalah kaum kerabatnya
sesudah jelas bagi mereka bahwasanya
orang-orang musyrik itu adalah penghuni
neraka
jahanam kalau dalam keadaan hidup kita
minta agar Allah subhanahu wa taala
memberikan dia Hidayah kalau sudah mati
lebih lebih jauh lagi lebih tidak bisa
dimohonkan ampun kalau sudah meninggal
dalam keadaan kafir makanya teman-teman
yang masih punya kerabat yang non
mususlim usahakan bagaimana dia bisa
untuk membantu ya
Ee menyampaikan kepada dia Hidayah
menyampaikan kepada dia syahadat dan
tidak usah khawatir Apakah dia terima
atau tidak tugas kita
menyampaikan waktu Abu Thalib disebutkan
dalam sebuah riwayat yang
sahih waktu Abu Thalib Paman Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam akan
meninggal dunia itu menjelang kematian
nabi sahu alh wasallam datang
menjenguknya sementara di sisinya ada
Abu Jahal lalu Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam berkata Hai Pamanku ha u
ucapkan Lailahaillallah sebuah kalimat
yang bisa aku Sebutkan sebagai
argumentasi atau hujah bagimu di sisi
Allah hari kiamat Abu Jahal dan Abdullah
bin Abi Umayyah berkata Hai Abu Thalib
Apakah kau membenci agama Abdul Muthalib
Bapakmu maka mereka berdua terus
senantiasa mengulang-ulangi perkataan
mereka sampai akhirnya perkataan
terakhir yang diucapkan oleh Abu Thalib
adalah saya tetap berpegang pada agama
Abdul Muthalib atau agama menyembah
berhala musyrik maka Nabi Sallallahu
Alaihi Wasallam bersabda Aku akan terus
memohon ampun untukmu selama aku tidak
dilarang maka turunlah firman Allah
subhanahu wa taala
makanainabiin walladina amanu aastagfiru
Lil musyrikina wauu Uli Quba Min ba'di
Ma tabahum anahum Ashabul jahim tidaklah
sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang
yang beriman memohon ampun kepada Allah
bagi orang-orang musyrik walaupun
orang-orang musyrik itu adalah kaum
kerabatnya sesudah jelas bagi mereka
bahwasanya orang-orang musyrik adalah
penghuni neraka jahanam maksudnya
meninggal dalam keadaan kafir kemudian
juga dalam surah alqasas ayat 56 Allah
berfirmanubillahasyaitanirim inakah
ahahah Sesungguhnya kau tidak bisa
memberikan petunjuk Hai Muhammad kepada
orang yang kau kasihi tapi Allah
memberikan petunjuk kepada orang yang
dikehendakinya dan Allah lebih
mengetahui orang-orang yang mau menerima
petunjuk artinya makna ayat ini
teman-teman sekalian kalau ada orang
memang Allah sudah tahu sebagai pencipta
tidak mau bertauat tidak mau baik maka
Allah sesatkan sekalian ada orang begitu
Subhanallah kita sudah berikan nasihat
kita berikan masukan tidak mau dengar
bahkan sampai kepadanya argumentasi
segala macam dia tidak mau tahu ya Dan
ini berbahaya tentunya
peringatan-peringatan Allah datang dia
tidak mau maka Allah sesatkan sekalian
Allah sibukkan dia dengan kemaksiatannya
wubillah tentunya begitu juga
teman-teman tidak boleh memohon ampun
untuk orang-orang munafik untuk
orang-orang munafik sebagaimana
disebutkan kisah tentang Abdullah bin
Ubay bin Ubay ini salah satu pemimpin
orang munafik di Madinah pada saat dia
sakit keras dia mengatakan Hai Muhammad
dia mengatakan Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam tentu karena dia lebih tua dari
Nabi dia panggil Muhammad gitu kan
memang dia orang munafik bukan muslim
dia pura-pura Islam maka dia mengatakan
datanglah jenguk aku maka datanglah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam menjenguknya
lalu kemudian setiap kali Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam nasihati
selalu saja dia nolak dan dia selalu
mengatakan mana sekutuku Yahudi Fulan
Yahudi Fulan atau Suku Fulan dan suku
Fulan sampai akhirnya waktu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam nasihati dia
mengatakan Sudahlah Muhammad Bukan
saatnya bicara masalah
itu saya hanya ingin pada saat saya
meninggal maka engkau memberikan bajumu
ini agar aku dikafani dengannya dan
mohonlah ampun
untukku maka Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam mengatakan Baiklah aku akan
lakukan gitu kan ternyata setah nabi
Sallahu alhi wasallam keluar beberapa
saat meninggalah Abdullah bin Ubay ini
anaknya Abdullah ini ada anak dia
namanya Abdullah juga sampai diberikan
julukan Abdullah si a munafik dan
Abdullah si anak si Mukmin orang beriman
anaknya dan sangat kuat imannya datang
kepada Nabi Sallallahu alaii wasallam
mengatakan Ya Rasulullah Sesungguhnya
aku meminta pakaian anda Untuk
mengkafani Ayahku dan aku juga mohon
agar anda memohon ampun untuknya maka
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengatakan Baiklah aku akan melakukannya
dan bawalah jenazah ayahmu untuk aku
salati di masjidku ini maka dibawalah
jenazahnya orang munafik ini waktu Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam mau salat
kata Umar Bin Khattab radhiallahu Anhu
aku belum pernah bersikap tegas kepada
nabi am seperti bersikap pada saat itu
aku pun memegang pundak nabi sallahuai
wasam mengatakan Ya Rasulullah ini
munafik jangan disalati maka nabi karena
kalau kalau kalau mensalatinya salat
jenazah empat kali takbir di Takbir yang
ketiga kita memohon ampun buat si mayit
dan istigfar nabi dikabulkan oleh Allah
subhanahu wa taala maka Umar mengatakan
Ya Rasulullah jangan mohon ampun orang
ini munafik banyak sekali permasalan
dilakukan pada saat masih hidup gitu
maka Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
mengatakan Aku akan terus beristigfar
untuknya selama aku belum dilarang
karena bentuk cinta beliau kepada
umatnya maka turunlah firman Allah
subhanahu wa taala yang mengingatkan
nabi alaihiatu wasalam di dalam firman
yang sangat masyhur surah at-taubah ayat
80
istagfirlahum A tastagfir lahum in
tastagfir lahum Sabina marratan
yagfirallahu lahumika binahum kafaru
Billahi wasasulih wallahuahil fasin kaau
memohon ampun bagi mereka atau tidak
memohon ampun bagi mereka adalah sama
saja Hai Muhammad kendakti pun Kau
memohon ampun bagi mereka 70 kali namun
Allah sekali kali tidak akan memberikan
ampunan kepada mereka yang demikian itu
karena mereka telah kafir kepada Allah
dan rasulnya dan Allah tidak memberi
petunjuk kepada kaum fasik kata ulama
ayat ini jelas turun melarang Baginda
Nabi alaihiatu wasalam untuk ya
beristigfar dan juga ya memohon ampun
untuk orang-orang munafik tidak cukup di
situ Allah turunkan surah aubah ayat 84
melarang Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
untuk mensalati jenazah-jenazah mereka
sebagaimana bunyi firman Allah ataubah
ayat 84 auzubillahim minasyaitanirrajim
wa tusolli ala Ahad W tusolli ala ahadin
minhum mata abad W takum ala qobri
innahum kafaru Billahi wasasul Wu wahum
fasikun janganlah kamu sekali-kali
mensalati jenazah seorang yang mati di
antara mereka maksudnya kaum munafik dan
janganlah kamu berdiri mendoakan di
kuburnya sesungguhnya nya mereka telah
kafir kepada Allah dan rasulnya dan
mereka mati dalam keadaan
fasik sementara Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam kalau mengantar jenazah para
sahabat maka beliau selalu mengatakan
istagfiru Li akhikum fainnahulana yusal
sekarang memohon ampunlah kalian kepada
Tuhan kalian untuk teman kalian ini
karena suesngguhnya dia sekarang akan
ditanya baik teman-teman sekalian lebih
dalam kita membahas masalah ini khudil
bin Iyad juga berkata
ya manusia paling berdusta adalah mereka
yang mengulangi perbuatan dosa yang
pernah dilakukannya kita sekarang
meninggalkan tidak boleh memohon ampun
untuk orang-orang tadi itu sudah cukup
sekarang kita kembali ke diri kita
sendiri bagaimana kita bertaubat dan
istigfar kepada Allah tapi fudil
mengingatkan sebelum Belau membahas
lafaz-lafaz istigfar dan ada beberapa
poin berhubungan dengan masalah itu
adalah kata fudil iad salah satu ulama
tabiin
rahimahullah manusia paling berdusta
adalah manusia yang mengulangi perbuatan
BSA yang pernah
dilakukannya manusia paling bodoh adalah
yang memperlihatkan amal kebaikannya
manusia yang paling dekat dengan Allah
justru yang takut kepadanya dan manusia
tidak akan sempurna sehingga agamanya
mampu mengalahkan nafsunya dan manusia
tidak akan binasa sehingga nafsunya
mengalahkan agamanya dan ini sebuah
nasihat yang luar biasa Oleh karena itu
teman-teman kita harus betul-betul
menjaga sekali kita istigfar memang kita
jaga diri kita dari dosa saya sudah
katakan tadi dosa itu selalu diawali
dengan ketakutan diakhiri dengan
penyesalan tapi kalau ada seseorang
terjerumus dalam dosa jangan dia putus
asa Dari rahmat Allah tetap dia kembali
kepada Tuhannya karena setan kata para
ulama seringkiali kalau seseorang sudah
berbuat dosa maka dia membuatnya putus
asa kamu kan sudah kotor kamu sudah
terlanjur buat lakukan aja lagi Kamu kan
sudah minum khamar segelas terlanjur
kamu sudah berzina sekali terlanjur kamu
sudah mencuri sek terlanjur lakukanlah
dia suruh mengulangi padahal dengan
mengulangi dosa tersebut berarti juga
mempersiapkan diri untuk menerima dosa
atau hukuman lebih banyak yang benar
adalah kalau kita melakukan dosa
langsung bertobat kepada Allah istigfar
dan kembali memohon kepada Allah
subhanahu wa taala agar hati kita
ditenangkan untuk tidak mengulangi dosa
itu
lagi ada beberapa jenis lafaz-lafaz
istigfar yang ditulis oleh para ulama di
anaranya adalah yang pernah Nabi
Sallallahu Alaihi Wasallam baca
disebutkan dalam hadis Bukhari
rbfirliub Alya innaka
antwwaburahim rbigfirli artinya ya
Tuhanku wahai penciptaku ampunilah aku
Dan terimalah tobatku watb
alaibfirli watb alaiya innaka antaabahim
Sesungguhnya kau Maha menerima tbat lagi
maha penyayang juga Nabi alaihiatu
wasalam bersabda dalam sebuah hadis yang
diriwayatkan Abu Daud Tirmidzi alhakim
dan ini sahih sesuai dengan syarat Imam
Bukhari Muslim siapun yang membaca
Astagfirullah alladzi La ilaha illa hual
hayyul Qayyum Wa atubu ilaih ada sifat
Allah alhyu alqayyum Yang artinya aku
memohon ampun kepada Tuhan Allah yang
tidak ada Tuhan yang berhak disembah
kecuali dia yang maha hidup ini tadi
alhyu lagi yang terus-menerus mengurus
makhlukNya ini alqayyum dan aku bertobat
kepadanya maka akan diampuni dosanya
walaupun sebanyak Bui di lautan
astagfirullahalim astagfirullahzi
laahaillaulayyum waubu ilai juga ada
lafaz yang lain diriwayatkan oleh Imam
Bukhari Muslim Nabi Sallallahu Ali
wasallam sering membaca Astagfirullah wa
atubu ilaih ini yang paling ringkas
Astagfirullah wa atubu ilaih
Astagfirullah wa atubu ilaih ini juga
artinya aku memohon ampun kepada Allah
dan bertaubat kepadanya di anara juga
yang diajarkan nabi Sallahu Al wasallam
adalah sayidul istigfar atau tuannya
istigfar yang berbunyi Allah antbi
laahaill
antaq abuka ah
ya
[Musik]
allahenga yang
engauu aku
[Musik]
u Aku berlindung kepadaMu dari kecelikan
yang aku perbuat atau dosa yang aku
perbuat aku mengikuti Nikmatmu atau Aku
mengakui nikmat Aku mengakui Nikmatmu
kepadaku serta Aku mengakui dosa-dosaku
Oleh karena itu ampunilah aku karena
sesungguhnya tidak ada yang mengampuni
dosa kecuali engkau dan ini disebutkan
oleh riwayat Imam muslim dan Ini kata
nabi sahuai wasallam Siapa yang
membacanya pada pagi hari tulus karena
Allah kemudian dia meninggal sebelum
sore hari maka dipastikan dia masuk
dalam surga dan siapa yang membacanya di
malam hari walaupun cuma sekali yakin
dalam hatinya maka kemudian dia
meninggal sebelum pagi dipastikan dia
masuk ke dalam surga
Get the TLDR of any YouTube video
Transcribe, summarize, and repurpose videos in 125+ languages — free, no signup required.